cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Educan : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 25979043     EISSN : 26156997     DOI : -
Educan: Jurnal Pendidikan Islam is a journal published by Islamic Education Departement Faculty of Education University of Darussalam Gontor. ISSN : 2597-9043. It publishes only original papers on Islamic education. Educan is a scientific media to develop the quality of academicians in Islamic universities in Indonesia, especially in the University of Darussalam Gontor. The aim of Educan journal is to publish high-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of Islamic education. The scope of this journal is about Islamic Education, Moral Education, Education of Pesantren (Pondok), Education Technology, Learning Methods, Curriculum Design and Development. It was first published in 2017 in press version and published by an online system in 2018.
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
IMPLEMENTASI CHARACTER BUILDING DI SMA MUHAMMADIYAH 1 PONOROGO (Perspektif Pendidikan Islam) Saputro, Anip Dwi; Sulistiyo, Dohan; iman, Nurul
Educan : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2017): Poblematika Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi character building berdasarkan perspektif Pendidikan Agama Islam dalam menunjang belajar mengajar. Peneliti juga mengkaji bagaimana para guru menerapkan character building kepada peserta didiknya serta mengetahui faktor penghambat dan pendukungnya. Adapun metode yang digunakan yakni metode kualitatif dengan  menggunakan pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Objek dalam penelitian ini berada di SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo. Kesimpulan yang dapat diperoleh dari penelitian ini bahwasannya perspektif character building di SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo memunculkan penanaman karakter berupa nilai religius, nilai kdisiplinan, nilai peduli lingkungan, nilai peduli sosial, nilai kejujuran, dan nilai cinta Tanah Air. Sebaliknya faktor penghambatnya adalah pribadi siswa yang heterogen dan kebiasaan lama murid yang masih terbawa hingga SMA. Sedangkan faktor pendukungnya adalah fasilitas berupa tenaga-tenaga pengajar yang mampu mencerminkan pendidikan character building berupa berjabat tangan di gapura sekolah setiap pagi dengan semua guru, membaca al-Qur’an ketika sebelum pembelajaran, dan lain sebagainya.
MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU utomo, sandi aji
Educan : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan dalam dunia pendidikan dapat diukur dari berbagai aspek. Mulai dari kualitas murid, kualitas pendidik, suasana lingkungan sekolah, sampai system administrasi sekolah. Akan tetapi, factor utama yang paling mempengaruhi dinamika pendidikan di sekolah adalah pemimpin yang bertanggung jawab atas berjalannya miliu pendidikan, dalam hal ini adalah kepala sekolah. Kepala sekolah adalah seorang manajer yang mengatur semua kegiatan pendidikan di sekolah tersebut. Mulai dari kegiatan akademik, kegiatan non academik, bahkan sampai bimbingan profesionalisme tenaga pendidik. Profesionalisme seorang guru dalam mengajar memang tidak hanya bergantung pada kepala sekolah saja, namun peran kepala sekolah dalam membimbing profesionalisme guru tidak bisa dianggap remeh. Kepala sekolah selaku pimpinan harius bertanggung jawab terhadap profesionalitas guru supaya kegiatan belajar mengajar di sekolah dapat berjalan dengan lancar. Tulisan ini adalah hasil dari penelitian yang dilakukan penulis untung mengamati peranan manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalitas guru di SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta. Tulisan ini diharapkan dapat membentu memahami kinerja manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui profesionalitas guru.
The Implementation of Personnel Management to Produce Good Quality of Education syahid, nor; Mubarok, Hanif
Educan : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2017): Poblematika Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to: 1) To describe the implementation of personnel management to produce good quality of education at SMK PGRI 2 Ponorogo. 2) to describe the quality of education at SMK PGRI 2 ponorogo. 3) To describe the supporting and obstacle factors in implementation of personnel management at SMK PGRI 2 Ponorogo. This study uses qualitative methods through field research. In collecting the data,  researchers using three methods, interview method, observation method, and documentation method. In analizing data, researchers use model analysis of Miles & Huberman,namely, data reduction, data display, and  verification.The results of this study are: 1) Personel management at SMK PGRI 2 Ponorogo has been managed as well as possible through, personnel planning, personnel recruitment, personnel selection, personnel appointment, personnel palcement, personnel maintenances, personnel developemnt, personnel termination, personnel termination, and personnel approach. 2) A good education quality standards based vocational education in this school are: many graduates are absorbed in the industrialized world, educators or instructors have successful experience in the application of skills and knowledge, school environment are replica of industry, practical tools standarised by industrial world, many in cooperation with the industrial world, as well as the performance of graduates in accordance with the expectations of the industry. 3) The supporting factors in implementation of personnel management at SMK PGRI 2 Ponorogo is: teachers placement adjusted with the competencies, teachers are given freedom to improve their quality, the harmonious school environment, practical tools standarised by indutrial world, teacher’s welfared is guaranteed. While the obstacle factor is: gain training and developmen that have ever been held before, a broken practice tools when teaching and learning activities, and the presence of teacher who are less able to manage class well.
Evaluasi Pembelajaran Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama (Studi Kasus di SMPN 2 Ponorogo) Saifulloh, Ahmad; Safi’i, Imam
Educan : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian adalah bagian yang sangat penting dalam pembelajaran dan pengajaran. Jika pembelajaran mempunyai peran yang penting dalam mengembangakan spiritual siswa, maka fungsi evaluasi sebagai penyedia informasi untuk menialai kesuksesan belajar sangat dibutuhkan. Tanpa adanya kegiatan evaluasi, tidak akan ditemukan informasi tentang baik buruknya kegiatan belajar mengajar yang sudah diterapkan. Dalam beberapa aturan, etika dan perbuatan tidak bisa diabaikan dalam evaluasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan (1) Rencana evaluasi belajar dalam Pendidikan Agama Islam di SMP 2 Ponorogo. (2) Penerapan evaluasi belajar pada materi Pendidikan Agama Islam kelas Sembilan SMP 2 Ponorogo. (3)  Hasil dari evaluasi pembelajaran materi Pendidikan Agama Islam pada kelas Sembilan SMP 2 Ponorogo dan feedback yang didapat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan metode induktif. Data akan dianalisa menggunakan metode desktiptif kualitatif. Proses pengumpulan datanya adalah dengan menggunakan metode observasi, dokumentasi dan interview. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya tahap perencanaan telah dirumuskan dalah tahapan evaluasi.  Secara umum pelaksanaan evaluasi pembelajaran mata pelajaran PAI di SMP N 2 Ponorogo bisa dinyatakan tidak baik walaupun pelaksanannya sudah sesuai dengan prinsip-prinsip evaluasi pendidikan, seperti: prinsip berkesinambungan, menyeluruh dan objektif dan alat ukur yang dipergunakan valid dan reliabel yakni dapat mengukur sesuai dengan apa yang mau diukur dan hasil yang diperoleh dapat dipercaya. akan tetapi dalam pelaksanaanya tidak sesuai dengan apa yang telah direncanakan.
Metode Pendidikan Akhlak Pada Anak Usia Dini di Bustanul Athfal Aisiyah Mangkujayan Ponorogo Khomsiyatin, Khomsiyatin; Iman, Nurul; Ariyanto, Ayok
Educan : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2017): Poblematika Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan akhlak sangatlah penting untuk diberikan sedini mungkin. Karena saat usia dini adalah waktu yang tepat untuk memberikan rangsangan yang positif kepada anak. Pendidikan akhlak harus ditanamkan pada usia dini karena penanaman akhlak pada usia dini menentukan perkembangan akhlak selanjutnya. Peneliti mengambil lokasi penelitian di Bustanul Athfal Aisiyah Mangkujayan Ponorogo dengan pertimbangan bahwa lembaga ini memiliki banyak sekali prestasi-prestasi dan perkembangan lembaga yang sangat cepat.Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui bagaimana metode pendidikan akhlak yang dipakai, 2) hasil dari pendidikan akhlak, 3)serta faktor yang menghambat dan juga faktor yang mendukung dalam proses pendidikan akhlak.Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif. Dalam penelitian ini mendeskripsikan data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dokumentasi yang kemudian dideskripsikan sehingga dapat memberikan kejelasan tentang model pendidikan akhlak pada anak usia dini di Bustanul Athfal Aisiyah Mangkujayan Ponorogo.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat dikemukakan bahwa 1) Metode pendidikan akhlak yang dipakai di lembaga ini adalah dengan metode keteladanan, metode pembiasaan, metode nasehat dan bercerita. Metode keteladanan yang diterapkan di lembaga ini contohnya guru menjadi teladan yang utama dalam hal ibadah. Contoh lain dalam hal keteladanan apabila ada sampah guru langsung mengambil sampah dan membuang ke tempat sampah. Sedangkan dalam hal pembiasaan contohnya pembiasaan sholat dhuha, pembiasaan dalam hal adab makan minum, pembiasaan adab di kamar mandi 2) Adapun hasil dari pendidikan akhlak secara umum sudah baik walaupun masih ada sebagian kecil sisiwa yang akhlaknya kurang baik akan tetapi semua guru selalu terus berusaha untuk membimbing mereka agar menjadi lebih baik lagi. Hasil dari pendidikan akhlak ini bisa dilihat dari adab mereka terhadap orang tua, guru, adab makan minum, adab di kamar mandi sudah baik. 3) Faktor yang menghambat dalam proses pendidikan akhlak diantaranya tidak sejalannya pendidikan atau pengajaran yang ada di sekolah dengan yang ada di rumah, , sedangkan faktor yang mendukung dalam proses pendidikan akhlak diantaranya adanya buku penghubung antara wali murid dan guru sehingga memudahkan orang tua untuk mengontrol anaknya, adanya parenting atau pelatihan.
تطبيق قيم الصدق في نفوس طلبة من خلال مادة العقيدة والأخلاق Mukhlas, Muhammad; Hafiduddin, Zaki Akbar
Educan : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2017): Poblematika Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

أهداف البحث هي: 1.) الكشف عن طريقة تدريس مواد العقيدة والأخلاق التي تحتوي علي قيم الصدق بالمدرسة العالية الحكومية "الثانية" فونوركو. 2.) الكشف تطيق قيم الصدق في نفوس الطلبة الفصل الحادي عشر من خلال مادة العقيدة والأخلاق بالمدرسة الثانوية الحكومية الثانية فونوركو      في هذا البحث إستخدم الباحث طريقة الدراسة الميدانية الكيفية. للحصول علي البيانات الواضحة، استخدم الباحث منهج المقابلة (Interview Method)، والملاحظة (Observation Method)، والوثائق المكتوبة (Documentary) إلي أن حصل علي معلومات شتىّ عن حشو قيم الصدق في مواد العقيدة والأخلاق للمستوى الحادي عشر بالمدرسة العالية الحكومية "الثانية" فونوركو. سلك الباحث في تحليل البيانات علي طرق ميلس و هويرمان (Miles and Hubberman)، والخطوات في تحليل البيانات يشمل علي ثلاثة: (1) تخفيض البيانت (Data Reduction)  (2) عرض البيانت (Data Display) (3) أخذ الإستنباطبعد تمام هذا البحث فأخذ الباحث الاستنباط علي الأمور الآتية: 1.) إن الطريقة المستخدمة في تدريس المواد التي تحتوي علي قيم الصدق وإنها مشروطة (Conditional) حسب وقت الخصة في التدريس ومن بعض طرق التدريس المستخدمة في تدريس هذه المادة هي الطريقة الحوارية، والطريقة الإلقائية، والطريقة التنقيبية. هذه لسهولة المدرس في تدريس مادة المواد التي علي قيم الصدق. 2.) كان تطبيق قيم الصدق بالمدرسة العالية الحكومية الثانية فونوركو تضع علي شكل النتيحة (Score) ومن بلغ إلي حد معينة فدعت المدرسة والديهم لمعرفة شخصية أولادهم في المدرسة. وبعض النشاط الذي تدافع إلي حشو قيم الصدق بالمدرسة العالية الحكومية الثانية فونوركو أن كل لنشاط عقدته المدرسة والطلبة مسؤولون بذلك، وكان المدرس مراقبا علي هذا الأمر.  وهذا لمعرفة علي أنهم مصدقون أم عكس ذلك. وضع مقصف الصدق حيث أنهم يأخذون الأطمة ثم دفعها علي الفور.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER MENURUT KONSEP YUSUF QARDHAWI Samsirin, Samsirin
Educan : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan akhlak (moral education) atau pendidikan karakter (character education) dalam konteks sekarang sangat relevan untuk mengatasi krisis moral yang sedang melanda di negara kita. Krisis tersebut tejadi karena proses pembelajaran cenderung mengajarkan pendidikan moral dan budi pekerti sebatas teks dan kurang mempersiapkan siswa untuk menyikapi dan menghadapi kehidupan yang kontradiktif. Dari alasan tersebut, peneliti tertarik menganalisis salah satu kitab yang dikarang oleh Yusuf Qardhawi yaitu  Al-Khasais Al-’Ammah lil Islam. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif dengan kajian pustaka (library research), maka dalam pengumpulan data penulis menggunakan tehnik dokumentasi yaitu untuk membaca dan menggali dari data primer yaitu kitab Al-Khasais Al-’Ammah lil Islam dan sekunder yang berkaitan dengan penelitian dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis, yaitu mendeskripsikan gagasan manusia dengan menganalisis yang bersifat kritis. Berdasarkan analisis data, dapat diketahui bahwa dalam kitab Al-Khasais Al-’Ammah lil Islam terdapat tujuh nilai-nilai pendidikan karakter yaitu: Ar-Rabbaniyyah, Al-Insaniyyah, As-Syumul, Al-Wasathiah, Al-Waqi’iyyah, Al-Wuduh, dan Al-Jam’u Baina As-Sabat Wal-Murunah. Nilai ini juga merupakan pilar-pilar pendidikan karakter menurut konsep Yusuf Al-Qardawi. Tujuan dari pendidikan Yusuf Al-Qardhawi ialah untuk menjadi manusia yang baik dalam hubungannya dengan Allah maupun manusia dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari, melalui penanaman nilai dengan metode ibadah yaitu dengan membiasakan menjalankan kewajiban-kewajiban atau melakukan kebaikan.
دور قيادة رئيس المدرسة في ترقية الكفاءة العملية لمعلمي التربية الإسلامية Maryat, Akrim -; syahbudi, auji
Educan : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2017): Poblematika Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penulisan skripsi ini ialah : (1) Untuk mengetahui  peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan etos kerja guru PAI di SMP KUMI TARAKAN. (2) Untuk mengetahui kendala apa saja yang terdapat dalam melaksanakan peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatan etos kerja guru PAI.Penelitian ini adalah penelitian lapangan, Penelitian ini termasuk penelitian (deskriptif kualitatif), untuk mendapat data yang diperlukan, penulis menggunakan metode obsevasi, wawancara, serta dokumentasi sehingga mendapatkan keterangan yang jelas mengenai peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan etos kerja guru PAI di SMP KUMI TARAKAN. Sedangkan untuk mengelola data-data tersebut sehigga dapat mencapai pada kesimpulan yang sempurna maka penulis menggunakan (teori miles dan huberman) yaitu data reduction, yang berarti penelitian merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan kepada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya, data display (penyajian data) yaitu dengan uraian-uraian singkat dan pengambilan kesimpulan dari data terkumpul.            Dari hasil penelitian penulis menunjukkan bahwa: 1) Bahwa adanya peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan etos kerja guru PAI . adapun model kepemimpinan yang ada di SMP KUMI TARAKAN yaitu model kepemimpinan transformasional 2) Pelaksanaan penerapan kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan etos kerja guru PAI terdapat dalam pengarahan, perencanaan, evaluasi yang terlaksana dalam perkumpulan mingguan, bulanan, tahunan ataupun dalam persiapan menghadapi kegiatan penting sekolah seperti pembentukan panitia ujian tengah semester (UTS), ujian akhir semester (UAS), ujian nasional (UN) bagi siswa kelas IX, ataupun Panitia penerimaan siswa baru dan Kendala yang terjadi dalam pelaksanaan peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan etos kerja guru PAI, ialah sarana prasarana sekolah, lingkungan sekolah dan masyarakat sekolah yaitu dewan guru, dan wali siswa.
Implementasi Strategi Group to Group dan Crossword Puzzle Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fiqih. Bahroni, Imam; Kholis, Nur
Educan : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arrisalah Islamic boarding school is one of the famous boarding school in East Java that teach both of Islamic learning and scientific learning. Fiqh lesson is one of important lessons that teach in that boarding school. Many strategies applied by teacher to teach student more easily.  Group to Group and Crossword Puzzle is impressive strategy that chosen by many teacher in Fiqh teaching. This research aim to (1) describes the implementation of Group to Group and Crossword Puzzle strategy to develop student’s learning activity in Fiqh lesson. (2) Describes the implementation of Group to Group and Crossword Puzzle strategy in Fiqh learning. (3) describe the student’s value improvement in Fiqh learning after implemented with Group to Group and Crossword Puzzle strategy. The research outcome shown that (1) the implementation of Group to Group and Crossword Puzzle strategy can increase student’s learning activity in Fiqh lesson. (2) The implementation of Group to Group and Crossword Puzzle strategy include in three steps, the opening, learning activity, and closing activity. (3) The improvement was found in student’s learning result of Fiqh lesson after implemented by Group to Group and Crossword Puzzle strategy.
الاستراتيجية في رفع جودة التربية بالإدارة المؤسّسة على المدرسة Abdullah, Ahmad Farouq; Muflihuddin, Ahamad
Educan : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2017): Poblematika Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

أهداف هذا البحث هي: (1) الكشف عن تنفيذ الاستراتيجية بالإدارة المؤسسة على المدرسة في رفع جودة التربية فى مدرسة الثانوية مطلع الأنوار سوكاماجو (2) الكشف عن العوامل الدافعة والمانعة فى تنفيذ الإدارة على أساس المدرسة بمدرسة الثانوية مطلع الأنوار سوكاماجو.وكان هذا البحث من نوع الدراسة الميدانية الوصفية (Deskriptif Qualitative) وللحصول على ما يحتاج، إليه من المواد، استخدم الباحث بثلاث طرق، هي منهج الملاحظة (Observation Method)، منهج المقابلة (InterviewMethod) والوثائق المكتوبة (Written Record)، ليبلغ إلى ما هو أوضح من البيان عن الإدارة المؤسسة على المدرسة في رفع جودة التربية فى مدرسة الثانوية مطلع الأنوار، ولتدقيق هذه النتائج المحصولة عليها وتحسينها وإصلاحها إلى أن تتدرج إلى درجة الكمال، إستخدم الباحث منهج ميلس و هوبيرمان (Miles and Huberman)، وذلك يحتوي على تحفيض البيانات (Data Reduction)، وذلك أن يلخص الباحث البيانات الموجودة مع اختيار الأمور المهمة ثم تركيزها إلى القضايا المهمة تبحث فيها مواضعها ونموذجها، وعرض البيانات (Data Display) وذلك بالبيان المختصر والاستنباط (Conclusion Taking).ونتيجة هذا البحث: 1) وبمناسبة تطور الجودة التربوية فالاستراتيجية في تنفيذ الإدارة المؤسسة على المدرسة فى المدرسة الثانوية مطلع الأنوار سوكاماجو تحتوي على إعداد الفكرة، تصنيف المدرسة، مرحلة التنفيذية، أجهزة تنفيذ الإدارة المؤسسة على المدرسة. 2) (1) أما العوامل التي تدفع تنفيذ الإدارة المؤسسة على المدرسة، فهي وجود الدافع الحكومي بشكل التشاوُر والتنسيق، والحكومة تعطي للمدرسة سلطة في إثبات رؤيتها، وشعارها، وأهدافها التربوية بوُسع ووُضُوحٍ، والقيادة المختارة والديمقراطية في الأخذ بالتقارير. (2) وأما العوامل التي تمنع تنفيذ الإدارة المؤسسة على المدرسة، فهي كان المدرسون أحيانا غير منتظمين في الدراسة، عدم وجود تدريب المدرسين بالإدارة المؤسسة على المدرسة، الوسائل والتسهيلات غير كاملة.

Page 1 of 3 | Total Record : 28