cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Manejemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 53 Documents
Fungsi Lembaga Penjaminan Simpanan Dalam Membangun Sistem Perbankan Yang Solid Demi Kelangsungan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia Thabib, Prawitra; Kurniawan, Faizal
Jurnal Manejemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2 (2018): Edisi Khusus. : JURNAL MANAJEMEN ASET INFRASTRUKTUR & FASILITAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.449 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v2i0.4913

Abstract

Krisis moneter yang menghantam Indonesia tahun 1998, yang berakibat dilikuidasinya 16 bank, sempat membuat kepercayaan masyarakat pada perbankan menurun. Maka untuk mengatasinya, pemerintah sempat mengeluarkan kebijakan memberikan jaminan untuk seluruh kewajiban bank terhadap nasabahnya, termasuk simpanan masyarakat (blanket guarantee). Kebijakan blanket guarantee terbukti dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan, melalui sistem perbankan yang solid dan trust masyarakat kepada lembaga bank, maka institusi perbankan dapat memberikan dukungan dalam proyek insfrastruktur di Indonesia, karena dalam setiap pengerjaan proyek infrastruktur pasti membutuhkan dukungan finansial institusi bank. Sejalan dengan hal tersebut, dibutuhkan suatu penyempurnaan perangkat aturan sistem perbankan kedepannya, khususnya dibidang penjaminan simpanan. Penyempurnaan ini bertujuan untuk menciptakan individu bank yang andal dan menciptakan sistem perbankan yang sehat, efisien dan kompetitif, yang diharapkan dapat terhindar dari systemic risk serta dapat mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Permodelan Bangkitan Dan Tarikan Perjalanan Moda Sepeda Motor Di Wilayah Perkotaan Gresik Tahun 2018 Amijaya, Jimi; Suprayitno, Hitapriya
Jurnal Manejemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2 (2018): Suplemen. 2 : JURNAL MANAJEMEN ASET INFRASTRUKTUR & FASILITAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.305 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v2i0.4819

Abstract

Kota Gresik sebagai ibu kota Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur dikenal sebagai kota industri, pertumbuhan dan perkembangannya cukup meningkat setiap tahun. Terdapat banyak pergerakan arus lalu lintas khususnya jam puncak pagi menggunakan moda sepeda motor, hal tersebut dikarenakan jam berangkat kerja bersamaan dengan berangkat sekolah dan mengakibatkan permasalahan transportasi semakin kompleks. Oleh karena itu diperlukan penelitian mengenai pemodelan bangkitan dan tarikan perjalanan moda sepeda motor yang terjadi di wilayah perkotaan Gresik. Metoda yang dipakai adalah pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer didapatkan dari survei wawancara rumah tangga (household interview) untuk mendapatkan data asal tujuan perjalanan sebanyak 700 sampel. Sedangkan data sekunder berupa data populasi dan kuat tarik zona dari Gresik Dalam Angka 2016. Penelitian ini menghasilkan jumlah bangkitan dan tarikan sepeda motor. Bangkitan perjalanan didapatkan dari perhitungan analisa regresi linier zona untuk mendapatkan rumus yang akan menghasilkan jumlah bangkitan perjalanan. Hasil bangkitan perjalanan terbanyak sejumlah 15.906 motor/jam di zona 16. Tarikan perjalanan didapatkan dari perhitungan proporsi kuat tarik dikalikan dengan bangkitan perjalanan. Hasil dari tarikan perjalanan terbanyak sejumlah 22.095 motor/jam di zona 17.
Kinerja Lalu-lintas Simpang di Kalen-Majenang Akibat Pembangunan Saluran Irigasi Waduk Kalen di Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan Wibisono, R. Endro; Donny Cahyono, M. Shofwan
Jurnal Manejemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2, No 2 (2018): JURNAL MANAJEMEN ASET INFRASTRUKTUR & FASILITAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.985 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v2i2.4345

Abstract

Di Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan terdapat Waduk Kalen didekat Jalan Raya Babat. Saat ini sedang dilaksanakan pembangunan Saluran Primer Prijetan, dan Saluran Sekunder Kandangrejo di sepanjang Jalan Balongsari (Kalen – Pasar Kedungpring), serta pembangunan Saluran Sekunder Kandangrejo di sepanjang sisi Jalan Olahraga (ruas Jalan Kedungpring – Jalan Majenang). Adanya operasional pembangunan saluran di sisi jalan tersebut akan memberi pengaruh langsung terhadap kinerja lalu-lintas disekitar Simpang Raya Babat, Simpang Pasar Kedungpring, dan Simpang Majenang. Karena kendaraan yang melintas sudah tentu didominasi oleh kendaraan berat/ barang. Pengerjaan pembangunan saluran irigasi sekunder disepanjang sisi Jalan Kalen – Jalan Majenang dioperasikan tahun 2019. Hasil perhitungan kinerja lalu-lintas Simpang A pasca konstruksi (2019) angka Derajat Kejenuhan (DK) = 0,626, dengan Tingkat Pelayanan (TP) C (cukup). Simpang B pasca konstruksi (2019) angka Derajat Kejenuhan (DK) = 0,646, denganTingkat Pelayanan (TP) C (cukup). Simpang C pasca konstruksi (2019) angka Derajat Kejenuhan (DK) = 0,390, dengan Tingkat Pelayanan (TP) B (baik) dimana menurut MKJI arus stabil pergerakan dibatasi, tingginya volume lalu-lintas.
Peranan Aspek Lingkungan dalam Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Razif, Mohammad
Jurnal Manejemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2, No 2 (2018): JURNAL MANAJEMEN ASET INFRASTRUKTUR & FASILITAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.92 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v2i2.4342

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami peranan aspek lingkungan dalam Manjemen Aset Infrastruktur, penelitian ini dilakukan dengan menguraikan pengertian aspek dan dampak lingkungan, jenis kegiatan pembangunan dan pengoperasian infrastruktur beserta fasilitasnya yang menimbulkan dampak lingkungan. Suatu aspek lingkungan hidup penting adalah aspek lingkungan hidup yang memiliki satu atau lebih dampak lingkungan hidup penting. Dampak lingkungan hidup sendiri diartikan perubahan pada lingkungan, baik yang merugikan atau menguntungkan keseluruhan atau sebagian disebabkan oleh aspek lingkungan suatu organisasi. Kegiatan manajemen aset infrastruktur dan fasilitasnya merupakan kegiatan yang secara umum menimbulkan dampak lingkungan sehingga perlu menyusun amdal atau UKL-UPL sesuai dengan penting atau tidaknya dampak lingkungan yang akan ditimbulkannya. Untuk kegiatan manajemen aset infrastruktur dan fasilitasnya yang sudah dan sedang beroperasi tapi belum memiliki izin lingkungan, masih perlu menyusun DELH (Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup) atau DPLH (Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup) sesuai dengan penting tidaknya dampak lingkungan yang sudah dan sedang berlangsung. Pelaksanan dokumen amdal, UKL-UPL, DELH, DPLH perlu dilaporkan dengan membuat pelaporan setiap 6 bulan sekali ke Dinas Lingkungan Hidup di Kabupaten/Kota/Propinsi atau ke Kementerian Lingkungan Hidup disesuaikan dengan kewenangannya masing-masing.
Tinjauan Aspek Ekonomi Pemanfaatan Reclaimed Asphalt Pavement dari Jalan Nasional di Provinsi Jawa Timur Widayanti, Ari; Asih Aryani Soemitro, Ria; Jaya Eka Putri, Januarti; Suprayitno, Hitapriya
Jurnal Manejemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2 (2018): Suplemen. 2 : JURNAL MANAJEMEN ASET INFRASTRUKTUR & FASILITAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.163 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v2i0.4822

Abstract

Jalan raya merupakan salah satu aset infrastruktur transportasi yang berperan dalam distribusi barang dan orang, perkembangan ekonomi, wilayah, sosial dan politik. Pemanfaatan Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) sebagai campuran perkerasan jalan merupakan langkah efisiensi biaya pemeliharaan dan pembangunan jalan berdasarkan komponen biaya yang terjadi. Tujuan studi ini adalah memperoleh aspek ekonomi ditinjau dari perbandingan biaya penggunaan RAP dengan material alam.Metode yang digunakan adalah studi literatur dari peneliti terdahulu tentang aspek ekonomi pemanfaatan RAP dari jalan nasional di Provinsi Jawa Timur. Hasil yang diperoleh adalah pemanfaatan RAP bisa menghemat biaya sebesar 14,88% untuk lapisan AC-WC, 14% untuk lapisan AC-BC, dan 20,4% untuk lapisan AC-Base. Material RAP merupakan material yang ekonomis dan ramah lingkungan untuk dapat dimanfaatkan sebagai lapisan perkerasan jalan.
Studi Kesiapan Daerah Untuk Investasi Infrastruktur Sosial Berbasis Pembiayaan Non APBN/APBD Hesna, Yervi; Suraji, Akhmad; Rahmadani, Suchi; Ikhwanul Satria, Eka
Jurnal Manejemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2 (2018): Edisi Khusus. : JURNAL MANAJEMEN ASET INFRASTRUKTUR & FASILITAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.967 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v2i0.4912

Abstract

Pembangunan Infrastruktur harus dipenuhi dari sumber pendanaan lain guna melakukan akselerasi pembangunan infrastruktur di Indonesia yang pemenuhannya  dapat dilakukan dengan menggunakan skema pendanaan alternative seperti Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan Pembiayaan Infrastruktur Non-Anggaran (PINA). Skema pendanaan alternatif ini dapat dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan pembangunan infrastruktur indonesia. Setiap daerah yang ada di indoneseia dapat menjalanlan skema KPBU dan PINA untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur, khususnya infrastruktur sosial. Maka dari itu perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis kesiapan daerah dalam investasi infrastruktur sosial berbasis PINA di Sumatera Barat. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis kesiapan daerah mengunakan faktor-faktor penentu kesiapan daerah berupa : (1) kesiapan regulasi daerah yang mendorong investasi infrastruktur, (2) kesiapan dari kemajuan ekonomi daerah, (3) kesiapan dari perangkat operasional. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Sumatera Barat belum mengamanatkan kebijakan PINA dalam RPJMD dan untuk masih melakukan penyusunan regulasi terkait PINA.
Tinjauan Awal Struktur Jaringan Jalan di Kota Banda Aceh Mutiawati, Cut; Suprayitno, Hitapriya
Jurnal Manejemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2 (2018): Suplemen. 2 : JURNAL MANAJEMEN ASET INFRASTRUKTUR & FASILITAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.635 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v2i0.4823

Abstract

Transportasi merupakan salah satu yang tidak penting dalam menunjang pembangunan. Salah satu prasarana transportasi adalah jaringan jalan. Jaringan jalan ini memiliki peran penting untuk memperlancar distribusi orang dan barang dari satu tempat ketempat lainnya. Hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi, sosial, budaya dan keamanan nasional serta pemerataan pembangunan. Banda Aceh adalah ibukota Provinsi Aceh yang menjadi pusat berbagai kegiatan seperti perdagangan, pendidikan dan jasa lainnya. Penelitian ini membahas tentang evaluasi Struktur Jaringan Jalan di Kota Banda Aceh. Di Kota Banda Aceh dan Kawasan Sekitar 5 Pusat Kawasan Primer dan 9 Kawasan Sekunder penting. Jaringan Jalan di Kota Banda Aceh terdiri dari 11 ruas jalan Arteri Primer, 12 ruas jalan Kolektor Primer, 4 ruas jalan Arteri Sekunder dan 13 ruas Jalan Kolektor Sekunder. Struktur Jaringan Jalan dapat diumumkan dengan baik, karena semua Pusat Kegiatan Primer Utama dan semua Kawasan Sekunder Utama menyetujui dengan baik oleh Ruas-ruas Jaringan Jalan sesuai dengan Fungsinya.
Pencarian Rumus Perhitungan Jumlah Sampel Minimal yang Digunakan Pada Penelitian Perilaku Perjalanan Terdahulu Susanti, Anita; Asih Aryani Soemitro, Ria; Suprayitno, Hitapriya
Jurnal Manejemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2 (2018): Suplemen. 2 : JURNAL MANAJEMEN ASET INFRASTRUKTUR & FASILITAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.81 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v2i0.4824

Abstract

Fasilitas adalah salah satu komponen penting yang harus dikelola dengan baik, ekonomis dan efesien sesuai dengan prinsip-prinsip Manajemen Aset Fasilitas. Perhitungan jumlah sampel minimal sangat dibutuhkan bagi kasus Karakteristik Perilaku Perjalanan. Kasus tersebut seringkali berhubungan dengan jumlah populasi yang sangat besar. Oleh karena itu diperlukan suatu penelitian awal mengenai bentuk-bentuk rumus perhitungan jumlah sampel minimal yang banyak digunakan oleh peneliti terdahulu berdasarkan studi literatur. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya rumus perhitungan jumlah sampel minimal yang digunakan oleh peneliti terdahulu. Apabila rumus tersebut ada, maka dapat diketahui bentuk-bentuk rumus perhitungan jumlah sampel minimal yang digunakan oleh peneliti terdahulu bagi Kasus Proporsi. Metode penelitian dilakukan berdasarkan studi literatur. Hasil penelitian dapat disampaikan beberapa hal penting sebagai berikut: 1). Peneliti terdahulu banyak yang tidak membahas mengenai rumus perhitungan jumlah sampel yang digunakan pada penelitiannya; 2). Peneliti terdahulu banyak yang hanya menuliskan jumlah sampel saja tanpa adanya rumus perhitungan jumlah sampel yang digunakan. Berdasarkan uraian di atas, maka dapat ditarik kesimpulan perlu adanya penelitian lanjutan untuk dapat menemukan Metoda yang Tepat bagi Kasus Penelitian Karakteristik Perilaku Perjalanan berupa Proporsi. Hal tersebut penting untuk dilakukan, mengingat bahwa Kasus Penelitian Karakteristik Perilaku Perjalanan sangat berkaitan dengan jumlah populasi, jumlah surveyor dan biaya yang besar serta waktu pelaksanaan yang cukup lama.
First Mapping Experiment of the Infrastructure & Facility Asset Management Knowledge Developement in JMAIF and Reflexion on Scientific Paper Stipulation for JMAIF Suprayitno, Hitapriya; Asih Aryani Soemitro, Ria
Jurnal Manejemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2 (2018): Suplemen. 2 : JURNAL MANAJEMEN ASET INFRASTRUKTUR & FASILITAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.751 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v2i0.4910

Abstract

Infrastructure & Facility Asset Management knowledge need to be developed. JMAIF has been established, among others, to develop this knowledge. Knowledge Development Framework has been proposed. A mapping experiment need to be executed. The experiment shows, that among the 6 knowledge blocks, it is only 4 blocks which are filled. Three actions need to be executed : writting 5 Basic Knowledge in sequence, improving the Framework and executing Cross Mapping. Paper stipulation concerns scientific requirement and paper type needed. Sientific requirements are based on fact, logic, new, never been published. Types of scientific paper needed for JMAIf are : idea paper, characteristic paper, profesional experience paper, research paper, review paper.
Identifikasi Permasalahan dalam Pengembangan Jalan Tol di Provinsi Jawa Timur Hadi Kusuma, Surya; Ulfa Aulia, Belinda; Farikha, Nida
Jurnal Manejemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2 (2018): Suplemen. 2 : JURNAL MANAJEMEN ASET INFRASTRUKTUR & FASILITAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.969 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v2i0.4821

Abstract

Pengembangan infrastruktur jalan tol menjadi salah satu pemicu pesatnya pertumbuhan dan sebagai pengikat antar wilayah pada Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur. Saat ini, berdasarkan buku Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Timur Tahun 2011-2031 diketahui terdapat 14 (empat belas) rencana pengembangan jalan tol di Provinsi Jawa Timur dengan total progres adalah sebesar kurang lebih 81% (delapan puluh satu persen) untuk pembebasan lahan dan kurang lebih 49% (empat puluh sembilan persen) untuk proses konstruksi. Adapun penelitian ini dilakukan guna mengidentifikasi faktor apa saja yang menjadi penyebab permasalahan dalam pengembangan jalan tol tersebut. Metode yang digunakan adalah melalui analisa deskriptif kualitatif dengan metode indepth interview serta menggunakan analisa pohon masalah (root cause analysis). Secara garis besar, berdasarkan hasil akhir penelitian ini diketahui bahwa permasalahan utama dalam realisasi pembangunan jalan tol di Provinsi Jawa Timur adalah adanya kendala dalam pembebasan lahan baik itu tanah wakaf maupun tanah kas desa, serta adanya perbedaan tahun perencanaan dengan dokumen sektoral level Nasional.