TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam
TA‘LIM: Jurnal Studi Pendidikan Islam published by Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Darul' Ulum Lamongan. TA‘LIM Journal that focus studies on Islamic Education. This journal is published twice a year in January and July.
Articles
13
Articles
Memperkuat Eksistensi Pendidikan Islam Di Era 4.0

Priatmoko, Sigit

TALIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2018): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.619 KB)

Abstract

Tulisan ini berupaya mendorong perlunya reformasi masif di tubuh pendidikan Islam. Reformasi ini diperlukan agar pendidikan Islam mampu menjawab tantangan dan tuntutan zaman yang terus mengalami perubahan. Selain itu, tulisan ini juga berupaya memberikan tawaran solutif kepada pendidikan Islam dalam menghadapi Era Revolusi Industri 4.0. Sebagaimana dikertahui bersama, bahwa era 4.0 membawa dampak yang luas dalam segala lini kehidupan, tak terkecuali dalam bidang pendidikan. Era yang melahirkan fenomena disruption ini menuntut dunia pendidikan Islam untuk turut menyesuaikan diri. Lulusan pendidikan Islam kini dihadapkan pada tantangan, tuntutan, dan kebutuhan baru yang belum pernah ada sebelumnya. Sehingga perlu dilakukan pembaruan dan inovasi terhadap sistem, tata kelola, kurikulum, kompetensi sumber daya manusia, sarana dan prasarana, budaya, etos kerja, dan lain-lain. Jika tidak demikian, pendidikan Islam akan semakin tertinggal dan usang. Oleh karena itu, perlu dicari langkah-langkah kongkrit bagi pendidikan Islam agar mampu tetap bersaing di era disrupsi ini. Langkah solutifnya adalah dengan turut mendisrupsikan diri.

Eksistensi Pendidikan Pesantren : Kritik Terhadap Kapitalisasi Pendidikan

Ulum, Miftachul

TALIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2018): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.974 KB)

Abstract

Pesantren berkembang dengan sebuah tradisi yang melingkupinya yang ditopang oleh kehadiran kiai sebagai penjaga keutuhan dan konsistensi pendiriannya, watak dan ideologi kiai menyatu dengan kelembagaan pesantren. Eksistensi pesantren dalam pengembangan pendidikan sampai saat ini masih terjaga dengan baik, tanpa banyak bergantung uluran tangan dalam meningkatkan konsistensi pendidikan. Banyak hal yang menarik dari pesantren dan  tidak terdapat pada lembaga lain yaitu mata pelajaran bakunya yang ditekstualkan pada kitab-kitab salaf (klasik) atau kitab kuning. Pesantren yang memberikan pendidikan pada masa-masa sulit, masa perjuangan melawan kolonial dan merupakan pusat studi yang tetap survive sampai masa kini. Keberadaan pesantren dalam menyelenggarakan pendidikan serta pembentukan karakter telah teruji, sehingga banyak tokoh-tokoh nasional yang lahir melalui pendidikan di pesantren. Namun seiring dengan dunia global , ranah pendidikan pun mengalami perubahan, dari yang berorientasi menyiapkan sumberdaya manusia sebagai bagian dari penguatan keimanan kepada Yang Maha Kuasa, beralih kepada kehidupan materialistik. Sistem pendidikan yang berhaluan liberal kapitalistik adalah seluruh bentuk pengelolaan pendidikan yang dijadikan sebagai sarana untuk memperoleh keuntungan finansial belaka, yang tidak menghiraukan lagi pentingnya pendidikan bagi setiap anak. Namun yang jelas kehadiran pesantren menjadikan salah satu mementum tetap eksistensinya dalam pengembangan pendidikan yang selalu mengedepankan pada tujuan pendidikan yang haqiqi yang selalu berlandaskan syiar Islam.

Pendidikan Karakter Prespektif Al-Quran Hadits

Fitri, Anggi

TALIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2018): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.059 KB)

Abstract

Pendidikan karakter merupakan upaya-upaya yang dirancang dan dilaksanakan secara sistematis untuk membantu peserta didik memahami nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Allah, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya, dan adat istiadat. Tulisan ini bertujuan untuk Memahami formulasi konsep pendidikan karakter prespektif Al-Quran dan Hadits. Melalui telaah pemahaman secara tekstual dan kontekstual. Permasalahan yang ada dijawab melalui penelitian kepustakaan (library research). Data-data dikumpulkan dari berbagai referensi; baik primer, sekunder, maupun data pendukung. Data-data yang ada dianalisis dengan pendekatan hermeneutik dengan cara content analysis (analisis isi). Hasil penelitian menunjukkan Hadis-hadis yang diangkat dalam penelitian ini mengandung karakter atau perilaku manusia terhadap Tuhan, diri sendiri, sesama manusia, dan lingkungannya. Beberapa konsep pendidikan karakter yang dapat diungkap dari Al-Quran dan Hadits tersebut adalah Pertama, landasan pendidikan karakter, Kedua. Konsep pendidikan karakter dalam islam. Ketiga, Tahap-tahap pembentukan pendidikan karakter. Keempat, Metode Iinternalisasi pendidikan karakter. Kelima, Peran Guru dan orang tua dalam pendidikan karakter.

Relevansi Pemikiran Muhammad Iqbal Dalam Pembentukan Karakter Siswa Di Era Millenium

Kholidah, Zakiyah

TALIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2018): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.264 KB)

Abstract

Muhammad Iqbal adalah ulama besar dari India yang memberi pengaruh pada dunia Islam, salah satu perhatiannya adalah pada pendidikan karakter. Untuk menghadapi era millenium dibutuhkan pribadi yang tangguh dan bertanggung jawab, dan motivasi tinggi untuk meraih cita-cita. Seorang siswa yang masih berada pada masa perkembangan pesat secara fisik dan pikiran mudah terpengaruh dari berbagai hal, baik hal positif maupun negatif. Oleh karena itu, seorang guru wajib membekali pada siswa-siswi sebuah pendidikan karakter dengan contoh nyata dan pembiasaan. Hasil dari pembiasaan pendidikan karakter menjadi pegangan siswa dalam menghadapi masa depan yang penuh tantangan dan banyak perubahan. Melihat kondisi siswa yang ada di negara Indonesia banyak yang terkena imbas teknologi dan mengalami krisis moral menjadikan berbagai kalangan untuk memberi perhatian dan penyelamatan dengan berbagai cara dan metode. Muhammad Iqbal menawarkan pendidikan karakter untuk menyelamatkan dan mencegah siswa dari krisis moral adalah melalui pembentukan karakter berupa peneladanan, pengembangan potensi diri siswa, dan menumbuhkan sikap toleransi.

Hakikat, Nilai-Nilai Dan Strategi Pembentukan Karakter (Akhlak) Dalam Islam

Nawali, Ainna Khoiron

TALIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2018): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.42 KB)

Abstract

Tulisan ini akan membahas tentang hakikat, nilai-nilai dan strategi pembentukan karakter dalam Islam. Melihat lingkungan disekitar kita, terutama daerah perkotaan banyak anak yang berusia pelajar tidak mempunyai karakter yang baik dalam kesehariannya, bahkan setiap perilakunya tidak terdapat nilai-nilai yang sesuai dengan ajaran Islam. Seperti membolos sekolah, tawuran dan lain-lain, bahkan orang berpendidikan pun kerap mempunyai karakter buruk seperti korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Setiap orang mempunyai hakikat karakter yang berbeda-beda, untuk itu perlu adanya strategi tertentu agar setiap orang mempunyai karakter yang sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma masyarakat dan tentunya sesuai dengan ajaran Islam.

Pengembangan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Di Bidang Kesiswaan, Kepegawaian Dan Keuangan Di Sma Muhammadiyah 1 Gresik

Suradji, Muchamad

TALIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2018): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.347 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang secara tidak langsung telah banyak mempengaruhi dunia pendidikan dan pembelajaran di negara ini. Perkembangan tersebut sangat fundamental dan telah membawa perubahan yang signifikan dalam percepatan dan inovasi penyelenggaraan pendidikan. Akan tetapi, dalam menyikapi perkembangan tersebut, tidak semua pihak atau kalangan mampu meresponnya dengan baik. Oleh sebab itu, untuk dapat memberikan dampak yang positif, salah satu yang perlu dilakukan adalah pengembangan teknologi informasi dan komunikasi  yang dilakukan melalui pendayagunaan TIK di bidang pendidikan yang mencakup peran TIK sebagai substansi pendidikan, alat bantu pembelajaran, fasilitas pendidikan, standar kompetensi, penunjang administrasi pendidikan, alat bantu manajemen satuan pendidikan, dan infrastruktur pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan datanya adalah: observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis kualitatif. Adapun langkah-langkah dalam teknik analisis data meliputi, reduksi data, display data dan verifikasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengembangan teknologi informasi dan komunikasi di bidang kesiswaan di SMA Muhammadiyah 1 Gresik diterapkan dalam hal: penerimaan siswa baru, pelaporan hasil belajar, dan pengendalian disiplin siswa. Pada bidang kepegawaian, teknologi dikembangkan dalam hal perencanaan pegawai dan penilaian kepegawaian. Sedangkan dalam bidang keuangan yaitu mengembangan layanan dalam bidang keuangan dengan bekerjasama dengan Bank BRI Syari’ah

Kompetensi Multikultural Untuk Melahirkan Keunggulan Beragam Bagi Lembaga Pendidikan Islam

Futaqi, Sauqi

TALIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2018): January
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.38 KB)

Abstract

Abstrak : Tulisan ini berupaya mendorong perlunya pengembangan kompetensi multikultural bagi lembaga pendidikan Islam. Pengembangan kompetensi ini didasarkan pada perkembangan dan permasalahan global yang memaksa lembaga pendidikan Islam harus memainkan perannya.  Dalam menjalankan peran ini, peningkatan kompetensi multikultural bisa menjadi satu tawaran yang relevan. Dalam persaingan global, kompetensi multikultural tidak hanya menjadi benteng kebudayaan nasional, tetapi juga menjadikan para generasi lebih adaptif terhadap perubahan dan memiliki fleksibilitas di dalam menghadapi berbagai kemungkinan. Dengan watak multikultural bangsa Indonesia dan moderatisme pendidikan Islam, sangat besar kemungkinan lembaga pendidikan Islam mampu melahirkan keunggulan yang beragam. Kajian dalam tulisan ini ingin melakukan konseptualisasi kompetensi multikultural yang dirasa menjadi salah satu kompetensi penting dalam menghadapi persaingan global. Selain itu, kajian ini juga ingin menegaskan bahwa kompetensi multikultural tidak hanya dipahami dalam konteks harmoni sosial, melainkan harus dikembangkan menjadi strategi pendidikan Islam dalam melahirkan perubahan dan kemajuan yang tanpa merusak tatanan kemanusiaan. Di samping kompetensi multikultural bisa dipahami sebagai modal budaya dan sosial bagi kesuksesan para lulusan pendidikan Islam, ia juga bisa dipahami dalam kerangka modal bagi pengembangan lembaga pendidikan Islam dalam melahirkan keunggulan yang beragam dan kompetitif secara global.

Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah melalui Total Quality Management (TQM) di Madrasah Ibtidaiyah Wahid Hasyim Yogyakarta

Maghfiroh, Lailatul

TALIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2018): January
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.346 KB)

Abstract

Abtrak : Konsep Total Quality Management (TQM) di MI Wahid Hasyim mempunyai karakteristik sebagai berikut: fokus pada pelanggan baik pelanggan internal maupun eksternal, memiliki obsesi yang tinggi terhadap kualitas, menggunakan pendekatan ilmiah dalam pengambilan keputusan dan pemecahan masalah, memiliki komitmen jangka panjang, membutuhkan kerjasama tim (teamwork), memperbaiki proses secara berkesinambungan, menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan, memberikan kebebasan yang terkendali, memiliki kesatuan tujuan, dan adanya keterlibatan dan pemberdayaan SDM. Sedangkan pelaksanaan Manajemen Peningkatan Mutu Terpadu di Madrasah meliputi Perencanaan Strategi Mutu (visi, misi, tujuan, strategi institusional jangka panjang, pengawasan dan evaluasi), peningkatan mutu proses (Kurikulum dan Proses pembelajaan), peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM), peningkatan mutu lingkungan, peningkatan mutu pelayanan, peningkatan mutu output.

Filsafat Pendidikan Islam dan Tameng Moralitas Bangsa

Habibah, Sulhatul

TALIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2018): January
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.387 KB)

Abstract

Abstrak : Artikel ini melihat absurditas pola perilaku orang terdidik tetapi perilakunya korup. Tidaklah mungkin pendidikan mencederai moral sebab misi suci pendidikan membentuk kemanusiaan luhur: menaikkan tarafnya lebih tinggi dari sekedar lingkup fisik dan jangka pendek. Ada kekeliruan dalam proses pendidikan di Indonesia yang tidak menghasilkan perilaku orang terdidik menjadi pribadi bersih. Artikel ini menganalisa dan mengkritik pandangan umum pendidikan sebagaimana berlangsung dan dianggap umum di Indonesia. Pendekatan dalam artikel ini menggunakan filsafat pendidikan Islam: menjabarkan apa sebenarnya landasan filosofis pendidikan dalam tinjauan Islam. Tinjauan kefilsafatan kiranya sudah tepat untuk menelaah basis perilaku moral manusia. Hasil dari penelitian ini digunakan untuk memperkuat keutuhan bangsa sekaligus menyelamatkannya dari bahaya krisis moral yang sudah merajalela.

Kurikulum 2013 Dalam Prespektif Teori Pembelajaran Konstruktivis

Waseso, Hendri Purbo

TALIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2018): January
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.703 KB)

Abstract

Abstrak : Tulisan ini berupaya membuktikan keterlibatan teori pembelajaran konstruktivisme dalam konsep kurikulum 2013. Melalui kajian pustaka, diketahui bahwa pendekatan saintifik dalam kurikulum 2013 mengandung asumsi-asumsi pembelajaran yang ada dalam teori pembelajaran konstruktivisme. Secara lebih spesifik, kegiatan seperti mengamati, menanya, menalar dan mencoba dalam pendekatan saintifik kurikulum 2013 menampilkan ciri-ciri dari proses pembelajaran konstruktivisme yaitu 1) proses untuk mengubah gagasan/ide siswa yang sudah dimilikinya yang mungkin salah; 2)kemandirian dalam konstruksi pengetahuan; 3) belajar merupakan pembentukan makna (meaning) dengan cara membangun atau mengkonstruksi hubungan antara pengetahuan yang telah dimiliki oleh pembelajar dan pengetahuan yang sedang dipelajari, proses pembelajaran yang berlangsung secara terus-menerus dan aktif; dan 4)belajar juga menyangkut kesedian pembelajar untuk menerima pengetahuan yang sedang dipelajari, sehingga pembelajar bertanggung jawab tentang belajarnya.