HUMANIS
ISSN : 24608076     EISSN : -
Jurnal HUMANIS adalah media publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Nasional Lhokseumawe, Aceh, sebagai upaya untuk mempublikasikan ide dan gagasan mengenai isu-isu terkini yang berhubungan dengan permasalahan sosial dan humaniora. Jurnal ini mencakup beberapa kajian antara lain: Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Politik dan Pemerintahan, Ilmu Hukum, Ilmu Ekonomi, Pendidikan, Budaya, dan Isu-isu lain yang masih dalam lingkup Social Sciences and Humanities. Jurnal HUMANIS terbit dua kali dalam setahun (Maret dan September).
Articles 19 Documents

Mutaleb, Abdul

HUMANIS Vol 3 No 3 (2016): VOLUME 3, NOMOR 3, SEPTEMBER 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Nasional Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini tentang efektivitas kinerja Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan efektivitas kinerja Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Utara (DPRK) dan hambatannya dalam meningkatkan efektivitas kinerjanya dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif  yang bersifat deskriptif yang menghasilkan data berupa kata-kata tertulis atau lisan dari peristiwa dan perilaku yang dapat diamati. Adapun teknik memperoleh data digunakan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data ditempuh melalui empat langkah yaitu koleksi data, mereduksi data, penyajian data dan mengambil kesimpulan  (verifikasi). Hasil penelitian ditemukan bahwa kinerja Badan Kehormatan DPRK Aceh Utara sudah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam tata tertib dan kode etik DPRK yaitu menjaga dan memelihara citra, nama baik, martabat dan kehormatan lembaga DPRK dari pandangan masyarakat. Kesimpulannya bahwa kinerja Badan Kehormatan DPRK sudah dilaksanakan dengan baik, yaitu mengevaluasi dan meneliti anggota DPRK yang melanggar kode etik dan tata tertib DPRK, walaupun dalam pelaksanaannya belum efektif, karena masih terdapat berbagai kelemahan. Kepada Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Aceh Utara dapat melaksanakan kinerjanya melalui pelaksanaan peran, tugas pokok dan fingsinya secara maksimal dan efektif. Diharapkan agar Badan Kehormatan Dewan (BKD) dapat melakukan tugas dan fungsinya dengan memiliki kewibawaan walaupun anggota Badan Kehormatan juga merangkap menjadi anggota DPRK.

farida, Ratna

HUMANIS Vol 1 No 1 (2015): VOLUME 1, NOMOR 1, MARET 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Nasional Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini tentang efektivitas lima hari kerja dalam meningkatkan pelayanan publik yang berlokasi penelitiannya pada Kantor Camat Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan efektivitas pelaksanaan lima hari kerja dalam meningkatkan pelayanan publik di Kantor Camat Lhoksukon. Permasalahan yang terjadi bahwa efektivitas lima hari kerja bagi pegawai yaitu sejauh mana seseorang menunjukkan tingkat keberhasilan kegiatan dalam mencapai suatu tujuan dalam organisasi, dalam hal ini efektivitas digunakan untuk melihat kebijakan lima hari kerja yang meliputi jam kerja disiplin dan insentif. Dan juga terlihat adanya gejala atau fenomena antara lain, kantor pada siang hari sudah sepi karena tidak ada lagi aktivitas yang harus dikerjakan. Sehingga penerapan lima hari kerja menjadi anggaran Negara lebih banyak dan menjadi pemborosan. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis pendekatan kualitatif  yang bersifat deskriptif. Adapun prosedur memperoleh data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 14 orang yang ditentukan secara furposive dan snowboll. Teknik analisa data adalah deskriptif kualitatif yang menempuh langkah-langkah antara lain koleksi data, reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan (verifikasi data). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk efektivitas lima hari kerja memunculkan pengaruh positif yang memberikan kemajuan dalam pelayanan publik dan pengaruh negatif yang mengurangi implementasi kebijakan lima hari kerja di Kantor Camat Lhoksukon, kemudian faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan dalam efektivitas lima hari kerja belum bisa meningkatkan pelayanan publik, dikarenakan tidak didukung oleh faktor lainnya seperti minimnya sumber daya aparatur yang berkualitas dan juga fasilitas kerja yang terbatas. Kesimpulan bahwa efektivitas lima hari kerja tidak mampu meningkatkan pelayanan publik, jika faktor pendukung seperti sumber daya aparatur yang berkualitas dan fasilitas kerja yang memadai belum tercukupi di Kantor Camat Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara.

., Ruslan

HUMANIS Vol 4 No 1 (2017): VOLUME 4, NOMOR 1, MEI 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Nasional Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Majelis Permusyawaratan Ulama Kabupaten Aceh Utara adalah lembaga Pemerintah Kabupaten Aceh Utara yang mengurusi masalah keagamaan, kepemimpinan lembaga ini dipersepsikan dan diharapkan masyarakat pada level rendah. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan persepsi dan harapan yang dirasakan masyarakat terhadap Majelis Permusyawaratan Ulama Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini dilakukan pada Majelis Permusyawaratan Ulama Kabupaten Aceh Utara, sampel penelitian sebesar 200 orang imum meunasah, penelitian menggunakan alat ukur berskala 1 sampai 5 yang kehandalannya diuji dengan croubach alpha 0,5 dan analisis data menggunakan uji sampel berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan dimensi instruksi konsultasi, partisipasi, delegasi dan pengendalian adalah handal dengan aplha statistik di atas 0,5. Hasil uji beda rerata untuk kelima dimensi tidak signifikan pada 0,408, sehingga Ha ditolak di mana terdapat beda rerata antara persepsi dan harapan. Diharapkan kepemimpinan Majelis Permusyawaratan Ulama Kabupaten Aceh Utara dapat meningkatkan kinerja pimpinan dan organisasi dalam mengimplementasikan Syariat Islam di Kabupaten Aceh Utara.

Bahri, Saiful

HUMANIS Vol 3 No 3 (2016): VOLUME 3, NOMOR 3, SEPTEMBER 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Nasional Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini berjudul “Peran Komunikasi Vertikal Terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Aceh Utara”. Tujuan diadakannya penelitian ini, adalah untuk mengetahui peran komunikasi vertikal dalam meningkatkan kinerja pegawai ditinjau dari komunikasi dari atas ke bawah dan komunikasi dari bawah ke atas dalam meningkatkan meningkatkan kinerja. Penelitian ini berdasarkan kepada teori komunikasi yang memandang bahwa efek suatu komunikasi tertentu yang berupa perubahan sikap akan tergantung pada sejauhmana komunikasi itu diperhatikan, dipahami/dimengerti dan diterima oleh organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa komunikasi vertikal yang dilakukan oleh Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Aceh Utara dalam meningkatkan kinerja pegawai dalam beberapa hal perlu diperhatikan yakni efektivitas dalam pemberian reward dan juga kesejahteraan pegawainya. Adapun hal-hal yang ingin peneliti rekomendasikan sebagai bahan masukan untuk memperoleh hasil yang diinginkan sebaiknya Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Aceh Utara meruntuhkan sistem birokrasi yang menyebabkan input atau ide dari bawah  tidak  sampai ke tingkat atas secara utuh.

BA, Junaidi

HUMANIS Vol 2 No 1 (2016): VOLUME 2, NOMOR1, 1 MARET 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Nasional Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini tentang “Pemanfaatan kebijakan dana alokasi desa bersumber dari APBN Tahun 2015 dalam pemberdayaa masyarakat”. Lokasi penelitian  pada Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara. Dasar pertimbangan dipilihnya lokasi penelitian ini karena timbulnya fenomena bahwa pemanfaatan kebijakan alokasi dana desa bersumber APBN tahun 2015 dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur desa dan tidak dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat. Pada hal dari jumlah penduduk 17.289 jiwa diantaranya 7832 penduduk miskin (35%) belum pernah mendapat pemberdayaan ekonomi dari pemerintah.  Sehingga kondisi kehidupan mereka semakin memprihatikan Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini termasuk dalam jenis pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data ditempuh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Tehnik analisa data ditempuh melalui langkah-langkah koleksi data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan (ferivikasi). Informan yang digunakan sebanyak 13 orang, terdiri dari Camat, Kasi Pemerintahan dan Kasi Pembangunan, Kepala Mukim, Geuchik Gampong serta tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Informan ditentukan secara purposif yaitu berdasarkan kriteria yang mampu mewakili populasi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan dana desa pada tahun 2015 lebih mengutamakan pembangunan infrastruktur seperti di Gampong Manyang Baroh membangun jalan plat beton dan pengerasan jalan dengan biaya Rp. 211.586.000. Di Gampong Tanjong Mulien memanfaatn dana desa untuk jalan rabat beton dan drainase Rp. 203.000.000. Di Gampong Calong membangun jalan rabat beton Rp.204.000.000. Di Gampong U membangun jalan plat beton, rabat beton dan pengerasan jalan Rp. 217.000.000. Belum memanfaatkan untuk pemberdayaan maasyarakat. Kesimpulan bahwa pemanfaatan kebijakan dana desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2015 belum dimanfaatkan secara efektif, karena lebih mengutamakan pembangunan infrastruktur desa dan tidak memanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat.

., Husnan

HUMANIS Vol 3 No 3 (2016): VOLUME 3, NOMOR 3, SEPTEMBER 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Nasional Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian yang dilaksanakan ini berkaitan dengan efektivitas kebijakan pemerintah dalam mengeluarkan Ijazah Paket C bagi lulusan SMA, maka keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai sarana pendidikan kesetaraan mendukung tujuan pembangunan pendidikan yang dijalankan Pemerintah Daerah. Untuk mengetahui lebih lanjut kebijakan pengeluaran ijazah paket C perlu dilakukan penelitian lanjutan. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kabupaten Aceh Utara, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan informan yang telah ditentukan secara snow ball dan studi kepustakaan. Hasil penelitian yang diperoleh menyebutkan bahwa kebijakan yang dilaksanakan pemerintah dengan mengeluarkan ijazah paket C dirasa membantu masyarakat putus sekolah untuk memperoleh ijazah sebagai bekal dalam melamar pekerjaan, begitu pula halnya kepemilikan ijazah paket C oleh PNS dapat digunakan untuk meningkatkan karir PNS, karena ijazah paket C diakui dan disamakan dengan ijazah SMA sederajat dan berlaku secara Nasional. Adanya kebijakan Pemerintah mengeluarkan izin Paket C telah memmbantu pemuda yang putus sekolah, siswa yang tidak lulus mengikuti ujian nasional untuk ikut ujian paket C terkendala oleh kualitas sumber daya tutor yang mengajar di PKBM masih belum mencukupi, untuk itu penerapan manajemen sumber daya manusia harus dimaksimalkan. Termsuk juga fasilitas belajar mengajar yang minim untuk digunakan siswa dalam menambah pengetahuan dan kemampuan dalam mempelajari berbagai mata pelajaran yang diberikan tutor.

Hamzah, Amiruddin

HUMANIS Vol 1 No 1 (2015): VOLUME 1, NOMOR 1, MARET 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Nasional Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini tentang implementasi kebijakan program keluarga harapan (PKH) di Kecamatan Tanah Luas. Dasar pertimbangan dipilihnya fokus dan lokasi penelitian ini karena program PKH sangat bermanfaat bagi RTSM dalam membantu biaya kesehatan dan pendidikan anak-anak miskin, namun implementasi program PKH di Kecamatan Tanah Luas tidak sesuai dengan yang diharapkan, karena banyak RTSM yang seharusnya mendapatkan bantuan PKH dimaksud tetapi tidak didapatkannya Permasalahan yang terjadi adalah terbatasnya dana program bantuan PKH, adanya intervensi pihak ketiga dan adanya sebagian penerima bantuan yang menggunakan dana bantuan tidak tepat sasaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi kebijakan program keluarga harapan (PKH) serta hambatannya di Kecamatan Tanah Luas. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini jenis kualitatif yang bersifat deskriptif  dengan cara mengamati apa yang terjadi di lapangan sebagaimana adanya. Adapun  teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi/kepustakaan. Teknik analisa data ditempuh langkah-langkah yaitu mentabulasi data, reduksi data, pengolahan data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Informan yang digunakan sebanyak 14 orang yang ditentukan secara purposif, terdiri dari camat, pendamping PKH, tokoh masyarakat dan penerima bantuan PKH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapat informan menyatakan bahwa implementasi kebijakan program keluarga harapan (PKH) di Kecamatan Tanah Luas belum terwujud sebagaimana diharapkan, karena masih ada sebagian RTSM tidak mendapatkan bantuan dimaksud, terbatasnya dana dan adanya intervensi pihak ketiga. Kesimpulannya bahwa kebijakan program keluarga harapan (PKH) sudah dilaksanakan walupun implementasinya belum sebagaimana diharapkan, karena masih banyak terdapat kelemahan seperti adanya intervensi, terbatasnya dana dan adanya pengalihan penggunaan bantuan yang tidak tepat sasaran. Kepada camat bersama pendamping PKH Kecamatan Tanah Luas agar mencari solusi yang terbaik agar semua hambatan dalam implementasi kebijakan program keluarga harapan (PKH) dapat terwujud sebagaimana yang diinginkan warga masyarakat Kecamatan Tanah Luas.

., Rasyidin

HUMANIS Vol 4 No 1 (2017): VOLUME 4, NOMOR 1, MEI 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Nasional Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Aceh setelah sepuluh tahun MoU Helsinki sebagai bule print baru pembangunan Provinsi Aceh disegala bidang, baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial, hukum dan budaya. Blue print tersebut telah melahirkan Undang-undang Nomor 11 tahun 2006 tentang pemerintahan Aceh (UUPA), dari UUPA lahirnya  partai politik lokal sebagai kenderaan politik masyarakat Aceh dalam  mewujudkan governing Aceh yang lebih bermarwah dan bermertabat. Governing Aceh dalam mengurus daerah ini belum menunjukkan Hasil yang menggembirakan di segala bidang. Misalnya di bidang pemerintahan belum mampu memberikan pelayanan publik yang memuaskan masyarakat Aceh, di bidang Ekonomi juga menunjukkan hasil yang belum signifikan. Masih terdapat Masyarakat miskin sekatar 17.7 persen padahal dana otonomi khusus yang tinggi, namun belum mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang optimal

Ahyar, Juni

HUMANIS Vol 3 No 3 (2016): VOLUME 3, NOMOR 3, SEPTEMBER 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Nasional Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pengaruh Kondisi Psikologi Komunikan Terhadap Efektivitas Dakwah pentingnya bagi seorang juru dakwah (da’i) untuk menyampaikan dakwahnya bukan hanya sekedar dipahami, direnungkan dan dirasakan saja, terlebih bagaimana agar seorang komunikan benar-benar menjalankan apa yang disampaikan. Pendekatan psikologis adalah pendekatan yang paling penting dan yang paling berpengaruh untuk tercapainya tujuan dakwah yang baik dan efektif. Tujuan Penelitian ini penulis ingin mengetahui metode dakwah bagi seorang (da’i) dalam konteks psikologi masyarakat, sehingga menjadikan sebuah dakwah yang sukses dan efektif. Sedangkan yang menjadi fokus masalah dalam penelitian ini adalah penulis mengkaji tentang ilmu psikologi dakwah dan bentuk psikologi masyarakat  dan para (da’i) di Desa Simpang Empat, Kuta Blang dan Pusong Lama dalam terhadap sebuah pesan dakwah yang efektif. Teori humanisme yang diperkenalkan oleh Abraham Maslow, penulis gunakan untuk menganalisis kebutuhan manusia secara hirarki sehingga berpengaruh kepada terbentuknya psikologi seseorang. Teori ini menjelaskan apabila seseorang telah dapat memenuhi semua kebutuhan yang tingkatannya lebih rendah, maka motivasi lalu diarahkan kepada terpenuhinya kebutuhan aktualisasi diri, yaitu kebutuhan untuk mengembangkan potensi atau bakat dan kecenderungan tertentu. Disinilah psikologi seseorang terbentuk. Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penulis  berinteraksi dengan bahan bacaan dan penelitian yang berkaitan dunia dakwah atau bahkan melakukan wawancara mendalam dengan para (da’i) dan, sehingga pertanyaan-pertanyaan yang spesifik dapat diletakkan pada konteks yang tepat untuk dianalisis. Informan penelitian penulis ambil secara purposive sampling, yang memiliki ciri-ciri atau karakteristik sebagai (da’i) dan pendengar dakwah  yang aktif di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi psikologi masyarakat dan juga lingkungan sangat berpengaruh besar terhadap efektif dan berlangsungnya dakwah yang baik dan sukses. Menjadi sebuah keharusan bagi seorang (da’i) untuk lebih mempelajari psikologi agar terciptanya dakwah (rahmatan lil ‘alamin).

Bahri, Saiful

HUMANIS Vol 2 No 1 (2016): VOLUME 2, NOMOR1, 1 MARET 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Nasional Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui dan menganalisa apakah keterampilan, disiplin dan keramahan petugas berpengaruh dan signifikan terhadap kinerja Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Aceh Utara. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pengujian regresi berganda. Uji validitas, uji reliabilitas. Variabel independen dalam penelitian ini adalah keterampilan, disiplin dan keramahan petugas. Variabel dependen adalah kinerja Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Aceh Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat pemohon izin, dengan purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 100 orang. Hasil penelitian yang dilakukan dengan uji F (α=0,000) membuktikan bahwa secara simultanketerampilan, disiplin dan keramahan petugas berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Aceh Utara. Hasil penelitian yang dilakukan dengan uji t membuktikan bahwa secara parsial keterampilan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (α=0,000). Disiplin memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (α=0,001) dan keramahan petugas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (α=0,000). Bagi Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Aceh Utara diharapkan hasil penelitian ini dapat bermanfaat dalam pengambilan keputusan manajemen untuk meningkatkan kinerja organisasi.

Page 1 of 2 | Total Record : 19