cover
Filter by Year
SIKLUS: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 24431729     EISSN : 25493973
SIKLUS: Jurnal Teknik Sipil adalah wadah untuk penyebaran informasi tulisan ilmiah bidang Teknik Sipil. Diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning, dua kali dalam setahun pada bulan April dan bulan Oktober
Articles
44
Articles
PENGGUNAAN MATERIAL LOKAL QUARRY MUARA TAKUS SEBAGAI BAHAN CAMPURAN LAPISAN PONDASI ATAS PADA PEKERASAN JALAN RAYA

Soehardi, Fitridawati

SIKLUS: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kabupaten  Kampar merupakan salah satu daerah di Provinsi Riau  yang mempunyai banyak sumber material yang dapat digunakan sebagai bahan lapis pondasi pada  jalan raya. Hampir setiap tahunnya Material-material ini dieksploitasi secara besar-besaran untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur terutama pekerjaan jalan raya. Sehingga dengan bertambahnya kebutuhan  terhadap material-material  tersebut  dapat mengakibatkan  deposit material di daerah tersebut akan semakin berkurang. Jika tidak ada upaya penanganan guna mencari sumber-sumber material alternatif lainnya, kemungkinan besar daerah ini harus mendatangkan material-material tersebut dari daerah lain yang tentunya membutuhkan biaya trasportasi yang relatif tinggi. Penelitian ini menggunakan Agregat Desa Muara Takus  sebagai agregat halus dan Kasar. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimen. Pengujian meliputi uji kadar air, gradasi, abrasi, pemadatan, dan California Bearing Ratio (CBR). Hasil penelitian menunjukkan bawa agregat Desa Muara Takus memenuhi Spesifiksi Umum 2010 Revisi 3 dengan abrasi = 33,7%, butiran pecah = 100/98,82, Nilai CBR = 62,28 %, sementara γd max = 2,187 gr/cm3 and wopt =5,37%.

PENGARUH PENGGUNAAN ZEOLIT ALAM SEBAGAI FILLER PADA CAMPURAN AC-BC DITINJAU DARI NILAI VITM

saleh, alfian

SIKLUS: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Indonesia has a wealth of natural resources is high, including mineral resources into pavement materials. Utilization of natural resources such as raw materials pavement still has not been developed, especially to overcome the problems related to premature pavement damage. Asphalt Pen. 60/70 and natural zeolite is a natural asset that can be used, but the study linked the two materials are still not widely practiced.Merging the two materials in the testing done with the design of the test specimen using 5 filler content variation, the variation of 1 (100% stone dust: 0% natural zeolite), variation 2 (75% stone dust: 25% natural zeolite), variation 3 (50% stone dust: 50% natural zeolite), variations 4 (25% stone dust: 75% natural zeolite) and variation 5 (0% stone dust: 100% natural zeolite). Then from the value obtained KAO Marshaal testing to obtain VITM value. And the results obtained that the higher bitumen content, then the value of VITM will decrease. This means that the higher the bitumen content, the cavity in the mix will be reduced. This happens because the addition of asphalt to make the air cavity that there is increasingly reduced because filled by asphalt.  

ANALISA KUAT DUKUNG PONDASI BORED PILE BERDASARKAN DATA PENGUJIAN LAPANGAN (CONE DAN N-STANDARD PENETRATION TEST)

Jusi, Ulfa

SIKLUS: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pondasi merupakan suatu pekerjaan yang sangat penting dalam suatu pekerjaan teknik sipil, karena pondasi inilah yang memikul dan menahan suatu beban yang bekerja diatasnya yaitu beban konstruksi atas. Tujuan dari studi ini untuk menghitung kuat dukung tiang bored pile dari hasil sondir dan standar penetrasi test (SPT) kemudian membandingkan hasil kuat dukung tiang bored pile. Metode perhitungan kuat dukung untuk data sondir menggunakan metode Schmertmann dan Nottingham serta metode Meyerhoff, untuk data SPT menggunakan metode O’Neil dan Reese, metode Meyerhoff, metode Coyle dan Castello. Berdasarkan data sondir diperoleh hasil perhitungan dari metode Schmertmann dan Nottingham titik sondir S-3 Qu = 2026,44  kN, dengan metode Meyerhoff diperoleh Qu = 2276,20 kN. Sementara untuk data SPT diperoleh hasil perhitungan dari metode O’Neil dan Reese Qu =  476,21  kN, metode Meyerhoff Qu = 1948,87 kN dan metode Coyle dan Castello Qu = 734,37 kN. Dari hasil perhitungan kapasitas kuat dukung bored pile dari data sondir, metode Schertmann dan Nottingham lebih optimis, begitu pula metode O’Neil dan Reese untuk data N-SPT dengan safety factor yang relatif kecil.

ANALISIS SAMBUNGAN SEKRUP PADA KONSTRUKSI RANGKA ATAP BAJA RINGAN MENURUT SNI 7971:2013

Apriani, Widya, Lubis, Fadrizal, Anggraini, Muthia, Anggraini, Muthia

SIKLUS: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kegagalan struktur rangka atap bangunan dengan material baja ringan atau baja canai dingin dapat terjadi oleh beberapa sebab, misalnya faktor perencanaan dan  pelaksanaan. Pada tahun 2016 terjadi kegagalan struktur rangka atap pada suatu gedung di Pekanbaru yang mengakibatkan hampir keseluruhan rangka atap bangunan rubuh. Kegagalan yang terjadi pada sambungan dan tekuk di beberapa batang yang terjadi pada beberapa joint atau sambungan antara ringbalk beton dan rangka batang. Penelitian dilakukan dengan melakukan pemodelan rangka atap baja canai dingin menggunakan SAP 2000 untuk mengetahui gaya dalam struktur. selanjutnya dilakukan desain sambungan menurut SNI 7971:2013 tentang baja canai. Sambungan yang akan dianalisis merupakan sambungan rangka baja ringan dengan menggunakan self-drilling screw yang didesain menurut ketentuan SNI 7971:2013. Hasil penelitian menunjukkan terjadi kegagalan sambungan yang dipengaruhi oleh mode bearing, karena kapasitas geser desain yang diperoleh lebih besar dari kapasitas tariknya, sehingga jumlah sekrup yang digunakan lebih sedikit. Kapasitas sambungan  pada kasus ini ditentukan oleh kapasitas geser sekrup. Desain kapasitas geser sedikit di atas gaya dalam maksimum yang bekerja. Sedangkan, kapasitas tarik profil jauh kapasitas geser yang bekerja. Sambungan cukup kuat menahan gaya-gaya dalam rangka baja ringan yang menahan kombinasi beban gravitasi dan beban angin, beban hujan, sehingga sambungan bukanlah menjadi penyebab terjadinya keruntuhan struktur rangka atap.

ANALISIS TEGANGAN BIDANG (PLANE STRESS) DINDING GESER (SHEAR WALL) GEDUNG BERTINGKAT

Raharja, Sondra, Suryanita, Reni, Djauhari, Zulfikar

SIKLUS: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Salah satu upaya untuk memperkuat struktur bangunan gedung bertingkat tinggi adalah dengan membuat shear wall yang terhubung dan terintegrasi dengan struktur portal gedung tersebut.  Shear wall merupakan salah satu komponen struktur yang berfungsi untuk menahan gaya geser akibat timbulnya gaya lateral gempa. Gaya lateral gempa yang bekerja, menyebabkan timbulnya tegangan-tegangan pada bidang shear wall. Tegangan-tegangan bidang shear wall ini berupa tegangan normal arah x (sxx), tegangan normal arah y (syy) dan tegangan geser arah xy (txy).  Analisis tegangan bidang ini disebut juga Analisis Plane Stress, yaitu analisa tegangan bidang dengan perbandingan antara tebal dan lebar  atau antara tebal dan tinggi  adalah kecil.  Jika tebal dalam arah sumbu z, maka z sangat kecil.  Dalam riset ini, selain tegangan bidang shear wall yang dihasilkan dari analisis plane stress, juga diperoleh deformasi sebagai hasil dari terjadinya perpindahan akibat pengaruh gaya luar pada setiap elemen bidang. Joint displacement yang paling besar terjadi pada titik paling atas pada shear wall, yaitu sebesar 0.26 m pada titik 20 dan 21.  Sedangkan pada titik paling bawah atau pada dasar tidak terjadi perpindahan, karena pada dasar shear wall, joint dikekang dengan perletakan sendi. Kemudian dari hasil perpindahan tersebut akan dihasilkan gaya dan regangan pada setiap elemen bidang shear wall.Tegangan maksimum terjadi pada elemen 1, yaitu elemen yang paling bawah dari shear wall. Besar tegangan pada elemen ini adalah sebesar sxx = 4039,579 kN/m2, syy = 20197,579 kN/m2 dan txy = 14208,841 kN/m2. Hasil tegangan bidang tersebut selanjutnya digunakan untuk perencanaan konstruksi beton bertulang shear wall.

TINJAUAN KECEPATAN KENDARAAN PADA WILAYAH ZoSS DI JALAN LINTAS TIMUR PROVINSI RIAU

Soehardi, Fitridawati, Putri, Lusi Dwi, Saleh, Alfian

SIKLUS: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Zona Selamat Sekolah (ZoSS) adalah lokasi atau wilayah di ruas jalan tertentu yang merupakan zona kecepatan berbasis waktu untuk mengatur kecepatan kendaraan di lingkungan sekolah. Batas kecepatan izin maksimum memasuki ZoSS khususnya di jalan lintas Timur adalah 25 km/jam dan secara garis besar batas kecepatan izin kendaraan yang melewati ZoSS di Indonesia umumnya adalah 20-30 km/jam. Secara garis besar kecepatan kendaraan yang melalui lokasi ZoSS lebih tinggi dari kecepatan izin. Untuk memastikan kecepatan rata-rata kendaraan dan menentukan tingkat pelanggaran kendaraan yang melintasi wilayah ZoSS maka diperlukan data primer yang mana sampel diambil secara acak berdasarkan survey lapangan selama 3 (tiga) hari pada lokasi sekolah yang memiliki fasilitas ZoSS, yaitu SDN 002 Kiyap Jaya, SDN 004 Lubuk Ogong, SDN 012 Pangkalan Baru. Sebagai pembandingnya adalah sekolah yang tidak memiliki fasilitas ZoSS yaitu sekolah SDN 007Simpang Beringin, SDN 001 Sei Kijang, dan TK Karya Bunda. Data diambil pada kondisi jam sibuk yaitu pukul 06.00-08.00 dan pada pukul 11.00-13.00 WIB. Data yang didapat adalah jarak tempuh dan waktu tempuh kendaraan. Kedua data tersebut dapat menghasilkan nilai kecepatan baik itu kecepatan tiap kendaraan maupun kecepatan rata-rata kendaraan yang melewati wilayah ZoSS. Hasil dari penelitian, kecepatan kendaraan yang melewati wilayah ZoSS tidak sesuai dengan kecepatan izin yaitu 34 km/jam  sedangkan kecepatan rata-rata pada wilayah yang tidak memilki fasilitas ZoSS adalah 36 km/jam. Hal ini menunjukkan bahwa kendaraan yang melewati ZoSS ini tidak mengikuti peraturan batas maksimum wilayah ZoSS dan dapat berpotesi membahayakan siswa-siswa Sekolah Dasar pengguna jalan.

EVALUASI KERENTANAN BANGUNAN GEDUNG TERHADAP GEMPA BUMI BERDASARKAN ASCE 41-13

Adeswastoto, Hanantatur, Djauhari, Zulfikar, Suryanita, Reni

SIKLUS: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Gedung Menara Lancang Kuning merupakan salah satu bangunan bertingkat tinggi di Pekanbaru yang memiliki kerentanan yang cukup besar terhadap gempa. Bangunan ini harus dapat bertahan terhadap gempa agar resiko bahaya yang terjadi dapat diminimalisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerentanan bangunan gedung terhadap gempa bumi. Dalam penelitian ini dilakukan evaluasi berdasarkan ASCE 41-13. Evaluasi  Tahap 1 pada ASCE 41-13 merupakan metode evaluasi cepat sehingga dapat menjadi acuan untuk evaluasi tahap selanjutnya. Evaluasi dimulai dengan menentukan tingkat bencana, tingkat seismisitas, dan penentuan tingkat kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan Gedung Lancang Kuning memenuhi tingkat kinerja yang menjadi acuan.

PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DENGAN METODE WORK SAMPLING PROYEK PERUMAHAN DI KOTA PEKANBARU

Yanti, Gusneli

SIKLUS: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Produktivitas tenaga kerja merupakan salah satu unsur utama dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan suatu proyek konstruksi, tapi sering kali penggunaan tenaga kerja yang tidak efektif.  Work sampling adalah salah satu metode pendekatan yang bisa digunakan untuk mengukur produktivitas dengan cukup mudah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa produktivitas pekerja tukang batu pada pekerjaan pasangan dinding batu bata serta plesteran pada proyek perumahan di Kota Pekanbaru dengan metode work sampling. Besarnya produktivitas dari tenaga kerja dapat dilihat dari hasil perhitungan waktu baku. Waktu baku adalah waktu yang diselesaikan oleh tenaga kerja dalam melaksanakan pekerjaanya pada kondisi standar. Ukuran produktivitas yang didapat dari analisa ini adalah Labor Utilization Rate (LUR).  Hasil analisa work sampling menunjukkan bahwa secara keseluruhan LUR hasil pengamatan dan analisis pada Proyek Perumahan di Kota Pekanbaru adalah sebesar 72,37% dengan proporsi untuk kegiatan effective 66,03%, essential contributory sebesar 25,79% dan ineffective sebesar 8,18%.

PREDIKSI TINGKAT KINERJA STRUKTUR GEDUNG KANTOR BERDASARKAN MUTU BETON DENGAN METODE JARINGAN SARAF TIRUAN

Setiawan, Beny, Suryanita, Reni, Djauhari, Zulfikar

SIKLUS: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Gempa adalah fenomena alam yang tidak dapat diprediksi kekuatan, kapan dan dimana akan terjadi, fenomena alam ini menjadi salah satu faktor perusak utama bagi wilayah-wilayah yang dilewati jalur patahan. Kerugian yang diakibatkan gempa sangat besar, mulai dari kerusakan sarana - prasarana infrastruktur, ekonomi dan juga banyak menelan korban jiwa. Penelitian ini akan dilakukan analisis struktur dengan menggunakan analisis riwayat waktu (time history) dengan bantuan software elemen hingga. Pemodelan berdasarkan struktur bangunan gedung kantor yang direncanakan pada tahun pada tahun 2014, dan standar tingkat kinerja struktur berdasarkan FEMA 356. Pemilihan perencanaan gedung ini dikarenakan perencanaan tersebut tidak memperhitungkan beban gempa dalam analisis strukturnya. Beban gempa yang digunakan adalah gempa El-Centro yang akan diskalakan sesuai skala lokasi pembangunan, 0,25g, 0,50g, 0,75g dan 1,00g. Selain itu mutu beton juga divariasikan menjadi 11 mutu beton yang dimulai dari 15 MPa hingga 25 MPa untuk proses pelatihan jaringan saraf tiruan agar dapat memprediksi tingkat kinerja struktur bangunan gedung kantor. Hasil dari penelitian ini pada analisis tingkat kinerja sesuai dengan analisis riwayat waktu dengan gempa yang diskalakan pada lokasi pembangunan adalah SAVE atau sangat aman dikarenakan daerah pembangunan merupakan daerah tidak rawan gempa, sedangkan hasil pelatihan JST menghasilkan nilai R2 sebesar 98,11% dan MSE 0,00025 yang berarti pelatihan JST memiliki tingkat kesalahan sangat kecil dan keterkaitan tiap unsur pelatihan sangat bagus. Hasil dari testing JST mendapatkan nilai R2 sebesar 94,59% dengan nilai MSE 0,00082 yang berarti JST memiliki tingkat validitas tinggi dengan tingkat kesalahan sangat kecil yang hampir mendekati 0 (nol).

ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN SIKAMENT-NN TERHADAP KARAKTERISTIK BETON

Megasari, Shanti Wahyuni, Winayati, Winayati

SIKLUS: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Beton ready mix merupakan solusi dalam pengadukan beton dengan kapasitas besar, namun penggunaan beton ready mix di lapangan sering mengalami beberapa kendala terkait waktu perjalanan ke lokasi yang tidak lancar dan kebutuhan akan mempercepat pengerasan beton setelah dituang. Untuk mengatasi masalah tersebut, kemajuan teknologi beton telah menghasilkan bahan tambah (admixture) yang dapat membantu dalam menjaga kualitas dan kelecakan (workabilty) beton. Salah satu produk keluaran dari PT. Sika Indonesia adalah Sikament-NN. Sikament-NN merupakan superplasticizer untuk membantu menghasilkan kekuatan awal dan kekuatan akhir tinggi. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh variasi persentase bahan tambah Sikament-NN terhadap karakteristik kuat tekan beton. Perancangan beton menggunakan metode Department of Environment (DOE) dengan cetakan sampel berbentuk silinder ukuran diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Persentase penambahan Sikament-NN sebanyak 0%, 0,3%, 0,8%, 1,3%, 1,8%, 2,3%. Pengujian kuat tekan beton dilaksanakan pada umur 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kecenderungan (trend) grafik kuat tekan rata-rata mengalami peningkatan dengan penambahan persentase Sikament-NN sebesar 1,3% dan 1,8%. Persamaan yang dihasilkan dari kuat tekan rata-rata adalah y = -0,551x2 + 6,791x + 23,81. Nilai kuat tekan rata-rata tertinggi diperoleh pada penambahan 1,8% Sikament-NN yaitu sebesar 38,65 MPa. Pengujian statistik dengan menggunakan analisis varians (Analysis of Variance - ANOVA) menyatakan bahwa terdapat interaksi atau perlakuan yang sangat nyata antara kuat tekan beton dengan penambahan Sikament-NN. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penambahan Sikament-NN berpengaruh terhadap peningkatan karakteristik kuat tekan beton.