JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN SISTEM INFORMASI
ISSN : 24074322     EISSN : 25032933
JATISI bekerja sama dengan IndoCEISS dalam pengelolaannya. IndoCEISS merupakan wadah bagi para ilmuwan, praktisi, pendidik, dan penggemar dalam bidang komputer, elektronika, dan instrumentasi yang menaruh minat untuk memajukan bidang tersebut di Indonesia. JATISI diterbitkan 2 kali dalam setahun (September dan Maret), makalah yang diterbitkan JATISI minimal terdiri dari 60% dari luar Sumatera Selatan, dan 40% dari Sumatera Selatan. Makalah yang diterbitkan melalui tahap review oleh reviewer yang berpengalaman dan sudah memiliki makalah yang diterbitkan di jurnal internasional yang terindeks SCOPUS.
Articles 81 Documents
Sistem Informasi Akademik Berbasis Web pada SMK Pelayaran Sinar Bahari Palembang

Kornelia*, Kornelia*, Yuliati, Emi, Hermanto, Dedy

JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN SISTEM INFORMASI Vol 1 No 1 (2014): JATISI SEPTEMBER 2014
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.625 KB)

Abstract

SMK Pelayaran Sinar Bahari Palembang merupakan sekolah dengan konsentrasi pendidikan pelayaran. Adapun permasalahan pada SMK Pelayaran Sinar Bahari Palembang adalah informasi akademik maupun non akademik hanya bisa diperoleh di lingkungan sekolah saja. Pengembangan Sistem Informasi Akademik berbasis web ini diharapkan dapat menjadi media alternatif bagi siswa, guru, maupun pihak sekolah, untuk memperoleh informasi baik akademik maupun non akademik selain di lingkungan sekolah. Pengembangan sistem pada penelitian ini menggunakan metode iterasi dalam, untuk pengembangan sistem berbasis web. Dalam tahap perancangan menggunakan alat bantu antara lain diagram konteks, diagram dekomposisi, DAD, ERD, relasi antar tabel, STD Chart dan desain antar muka sesuai dengan yang diusulkan. Penerapan Sistem Informasi Akademik berbasis web ini dapat mempermudah untuk siswa dan orang tua dalam mengakses informasi yang diberikan pihak sekolah

Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Berbasis Web untuk Penyebaran Lokasi Puskesmas di Kota Tangerang

Supriati, Ruli, Santoso, Sugeng, Juniarno, Anjar

JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN SISTEM INFORMASI Vol 1 No 1 (2014): JATISI SEPTEMBER 2014
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.816 KB)

Abstract

Pusat Kesehatan Masyarakat atau di singkat Puskesmas sangatlah dibutuhkan bagimasyarakat Indonesia pada umumnya, apalagi saat sekarang ini biaya pengobatan sangatlahmahal bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.Untuk itulah diperlukan pilihan saranakesehatan yang terjangkau seperti puskesmas. Untuk itu diperlukan adanya suatu sisteminformasi geografis berbasis web yang menyediakan informasi mengenai lokasi puskesmas diKota Tangerang. Sistem informasi geografis(GIS) dalam pencarian lokasi tentu membutuhkanletak atau suatu posisi yang dikenal sebagai informasi geografis. Informasi geografis yangpaling banyak digunakan masyarakat pada saat ini yaitu aplikasi Google Maps. Dalamperancangan dan pengembangan aplikasi, digunakan waterfall model dan sumber data yangdigunakan dalam penelitian ini yaitu Peta Kota Tangerang yang diperoleh dari Google MapsAPI dan data lokasi puskesmas yang di peroleh dari dinas kesehatan Kota Tangerang danPuskesmas Kota Tangerang. Hasilnya adalah adanya satu aplikasi system yang dapatdioperasikan oleh masyarakat luas dengan tujuan untuk mengetahui letak puskesmas yangberada di kota Tangerang. Sehingga masyarakat dapat mengetahui lokasi puskesmas hanyadengan menggunakan key word untuk pencarian lokasi puskesmas. Sistem Informasi geografisdapat mengetahui jalan yang harus dilewati menuju puskesmas.

Rancang Bangun Edugame Pembelajaran Kesehatan Gigi untuk Anak-AnakBerbasisUNITY 3D

Hernowo, Theofilus Fiendi, Sulviana, Evi, Willy, Willy, Teddy, Hernando Ivan

JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN SISTEM INFORMASI Vol 1 No 1 (2014): JATISI SEPTEMBER 2014
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.595 KB)

Abstract

Game adalah sarana bermain yang dapat dijadikan hiburan untuk mengisi waktu luang bagi kebanyakan orang. Namun ada baiknya jika game yang dimainkan adalah game yang bersifat mendidik sehingga selain bermain para pengguna juga dapat sambil belajar untuk menambah pengetahuan mereka. Game edukasi berbasis Unity 3D ini dibuat mengenai kesehatan gigi untuk anak-anak yang mana game ini nantinya dapat dijadikan sarana pembelajaran bagi pengguna untuk mengetahui betapa pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini. Game engine yang digunakan dalam mengembangkan game adalah Unity 3D yang mana di dalam proses pembuatan game edukasinya berisikan karakter pemain, objek 3D, animasi dan texture. Karakter player yang dipakai adalah objek pasta gigi yang mana nantinya akan dipakai oleh pengguna untuk bermain dan menyemprotkan pasta gigi ke kuman-kuman dan bakteri. Metodologi yang digunakan dalam membangun game edukasi ini adalah metodologi prototyping dengan tujuan utama game edukasi ini adalah agar pengguna dapat menjadikan game ini sebagai media pembelajaran tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi. Aplikasi game ini diharapkan dapat dijadikan sarana belajar bagi pengguna agar selalu menjaga kebersihan gigi.

Sistem Pakar untuk Diagnosa Penyakit yang Disebabkan oleh Nyamuk Berbasis WEB

Syamsuddin, Sadly, Ahyuna, Ahyuna

JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN SISTEM INFORMASI Vol 1 No 1 (2014): JATISI SEPTEMBER 2014
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.285 KB)

Abstract

Perkembangan yang pesat pada ilmu kedokteran dan penemuan obat-obatan serta metode penyembuhan melahirkan suatu ketergantungan satu sama lain antara dokter dan pasiennya. Masalah akan timbul apabila dokter tidak dapat mengidentifikasi dengan tepat penyakit menurut gejala-gejala yang diderita oleh pasiennya, begitu pula dengan pasien yang mungkin sulit untuk memberi pemaparan yang jelas mengenai gejala-gejala yang mereka derita kepada dokternya.Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem pakar yang mampu mengadopsi pengetahuan manusia atau dokter ke komputer yang dirancang untuk memodelkan kemampuan manusia atau dokter tersebut menyelesaikan masalah seperti layaknya seorang pakar. Penelitian ini merancang suatu sistem pakar dimana sistem pakar ini bertujuan untuk mendiagnosa penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Sistem pakar ini dirancangan dengan alat pemodelan sistem Unified Modeling Language(UML), MySQL sebagai sistem manajemen basis data SQL dan PHP sebagai bahasa pemrograman. Setelah sistem dapat diimplementasikan maka dilakukanlah pengujian sistem dengan metode Black Box. Hasil dari sistem yang dibangun adalah sebuah sistem pakar yang mampu melakukan diagnosa penyakit yang disebabkan oleh nyamuk dengan tingkat akurasi yang baik dan hampir tidak ditemukan kesalahan yang ada pada tiap form komponen yang diuji.

Analisis Usability pada Aplikasi Akreditasi

Hascarya, Prayudha Wibi, Winarno, Wing Wahyu, Sudarmawan, Sudarmawan

JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN SISTEM INFORMASI Vol 1 No 1 (2014): JATISI SEPTEMBER 2014
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.862 KB)

Abstract

Badan Akreditasi Propinsi Sekolah Menengah Daerah Istimewa Yogyakarta yang selanjutnya disingkat dengan BAP SM DIY, saat ini web akreditasi online yang di gunakan oleh BAP-SM DIY tersebut berbentuk Aplikasi pendaftaran online yang di sertakan menu informasi nilai dan daftar sekolah yang telah dan akan di akreditasi . Menurut (Karnohartomo dkk, 2012) dalam pengembangan perangkat lunak yang interaktif, terdapat dua sasaran utama yang dijadikan parameter keberhasilan, yaitu usability dan user experience goals, maka aplikasi tersebut harus dapat memberikan kesempatan kepada pengguna untuk menyelesaikan aktivitasnya pada aplikasi tersebut sebaik mungkin. Analisa dalam penelitian ini menggunakan metode PLS (Partial Least Square). Menurut Tanenhaus dkk, (2010), PLS merupakan metode analisis yang powerfull karena tidak didasarkan pada banyak asumsi. Metode PLS mempunyai keunggulan di antaranya, data tidak harus terdistribusi normal multivariate (indikator dengan skala kategori, ordinal, interval sampai rasio dapat digunakan pada model yang sama) dan ukuran sampel tidak harus besar. Berdasarkan hasil pengujian reliabilitas menunjukan bahwa seluruh penilaian item dalam kuesioner ini reliabel, karena angka Cronbach Alpha > 0,70 dan Composite reliability > 0,7. Perbedaan terlihat bahwa nilai cronbachs alpha dan composite reliability paling besar adalah dari path analisis dengan intervensi. Hubungan Error dengan Usability yaitu nilai korelasi 0,9051 yang berarti bahwa semakin tinggi error maka semakin tinggi usability Hubungan antar variabel learnability dengan efficiency yaitu nilai korelasi sebesar 0,1343 yang berarti bahwa semakin tinggi learnability maka semakin tinggi efisiensi.

Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Akademik (Studi Kasus SMA Negeri 1 Talang Kelapa Palembang)

Irfandi, Azhar, Liansyah, Okta, Cofriyanti, Ervi, Hermawan, Hermawan

JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN SISTEM INFORMASI Vol 1 No 1 (2014): JATISI SEPTEMBER 2014
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.196 KB)

Abstract

Sistem informasi akademik merupakan suatu sistem yang memberikan layanan berupa data akademik. Dalam hal ini, penulis mengambil SMA Negeri 1 Talang Kelapa sebagai tempat penelitian, karena sistem informasi akademik yang ada di sekolah tersebut belum terkelola dengan baik, sehingga sulit dalam pelaksanaan aktifitas-aktifitas akademik yang ada, seperti sulitnya penentuan kriteria siswa kelas X yang layak masuk jurusan IPA atau IPS, proses pencarian data siswa data guru yang masih membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga informasi sulit diperoleh dengan cepat, bentuk penyimpanan arsip yang masih banyak membutuhkan lemari arsip, sulitnya wali murid mengetahui bahwa anaknya hadir atau tidak di sekolah, serta sulitnya mendapatkan informasi tentang alumni siswa dan memberikan informasi pengumuman kepada alumni berupa undangan, misalnya undangan acara reuni SMA. Berdasarkan alasan tersebut, penulis mengembangkan sebuah sistem informasi akademik yang terkomputerisasi untuk membantu menyelesaikan beberapa masalah akademik yang terjadi. Metodologi pengembangan menggunakan metodologi SDLC model RAD (Rapid Application Development) yang memiliki 4 fase yaitu fase kebutuhan dengan melakukan observasi, wawancara dan studi literatur, fase perancangan dengan membuat pemodelan data dan proses, perancangan basis data dan perancangan antar muka, fase konstruksi dengan membuat kodekode program dan fase pelaksanaan yang memberikan hasil dari pengujian dan pengenalan sistem yang telah diselesaikan. Dengan adanya sistem informasi akademik yang penulis kembangkan dapat membantu proses akademik SMA Negeri 1 Talang Kelapa khususnya untuk mewujukan visi sekolah yang telah ditetapkan.

Sistem Pakar Mendeteksi Penyakit Tanaman Terong Belanda dengan Menggunakan Metode Forward Chaining

Sinaga, Mikha Dayan

JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN SISTEM INFORMASI Vol 1 No 1 (2014): JATISI SEPTEMBER 2014
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.141 KB)

Abstract

Sistem pakar ini menggunakan mesin inferensi dengan metode Forward Chaining. Penalaran dilakukan berdasarkan dari gejala-gejala yang tampak secara fisik terhadap tanaman Terong Belanda. Berdasarkan gejala-gejala tersebut dibuatlah rule-rule yang kemudian menjadi knowledge base yang akan diterapkan ke dalam mesin inferensi untuk mengetahui penyakit apa yang dialami oleh tanaman Terong Belanda tersebut. Hasil program ini menunjukkan bahwa sistem pakar dapat digunakan sebagai suatu media yang dapat memberikan informasi tentang tanaman Terong Belanda. Sistem pakar ini dapat digunakan untuk mempercepat pencarian dan pengaksesan terhadap pengetahuan oleh orang-orang yang membutuhkan informasi.

Penerapan Hidden Markov Model (HMM) pada Pengenalan Penutur

Mukhlisa, Mukhlisa, Gultom, Maryati, Alamsyah, Derry

JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN SISTEM INFORMASI Vol 1 No 1 (2014): JATISI SEPTEMBER 2014
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.6 KB)

Abstract

Suara manusia bergantung pada posisi atau bentuk rongga yang dimiliki, sehingga karakter suara yang dimiliki setiap orang unik dan menjadi identitasnya. Pengenal penutur (speaker recognition) adalah proses mengenali siapa yang bicara berdasarkan informasi yang terdapat di dalam gelombang wicara. Pengenal penutur dapat digunakan sebagai sistem absensi, keamanan dan sebagainya. Sistem pengenal penutur pada penelitian ini dibentuk melalui dua proses utama yaitu pelatihan (training) dan pengenalan (recognition), dimana Mel Frequency Cepstrum Coefficients (MFCC) digunakan untuk ekstraksi fitur, kemudian model suara dibentuk berdasarkan Hidden Markov Model (HMM).Hasil penelitian menujukkan bahwa pengujian secara real time menggunakan mikrofon tingkat akurasinya 30%. Sedangkan pengujian dari file rekaman 100%. Tingkat akurasi sangat bergantung pada kemampuan clustering dan klasifikasi.

Penerapan Metode Forward Chaining untuk Mendeteksi Penyakit THT

Verina, Wiwi

JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN SISTEM INFORMASI Vol 1 No 2 (2015): JATISI MARET 2015
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.192 KB)

Abstract

Penyakit Telinga, Hidung dan Tenggorokan telah menjadi suatu penyakit yang cukup banyak diderita oleh masyarakat dunia. Peningkatan penyakit THT yang semakin tinggi, tidak diiringi oleh jumlah tenaga ahli. Dalam hal ini perlu dilakukan sebuah analisa untuk mempercepat proses diagnosa. Oleh karena itu perlu menggunakan aplikasi sistem pakar yaitu aplikasi komputer yang berprilaku layaknya seorang ahli. Sistem pakar mampu memecahkan masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh seorang pakar dengan menggunakan basis pengetahuan, fakta dan teknik penalaran. Dalam analisa ini menggunakan metode forward chaining sebagai mesin inferensi. Dalam pendekatan ini dimulai dari informasi masukkan dan selanjutnya menggambarkan kesimpulan, pelacakan kedepan mencari fakta yang sesuai dengan aturan IF-THEN. Berdasarkan pengujian sistem tingkat keakurasian metode forward chaining untuk mendeteksi penyakit THT yaitu 100%, dimana sesuai dengan data yang didapat dari pakar THT untuk menentukan penyakit berdasarkan gejala yang ada.

Analisis Kinerja Algoritma Fuzzy C-Means dan K-Means pada Data Kemiskinan

Ulfah, Aniq Noviciatie, ‘Uyun, Shofwatul

JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN SISTEM INFORMASI Vol 1 No 2 (2015): JATISI MARET 2015
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.559 KB)

Abstract

Salah satu upaya untuk mewujudkan program pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam rangka untuk pengentasan kemiskinan adalah dengan melakukan pendataan data kemiskinan warganya. Pemerintah telah merumuskan pendataan dengan melakukan pembobotan terhadap 15 indikator kedalam 3 kelompok. Banyaknya data dan indikator yang harus digunakan tentunya akan menimbulkan kesulitan dalam pelaksanaannya, tidak efektif dan kurang obyektif. Oleh karena itu diperlukan otomatisasi dalam proses clustering data kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja antara algoritma FCM dan K-means yang diimplementasikan pada data kemiskinan di Desa Girijati Purwosari menjadi 3 cluster. Beberapa tahapan yang harus dilakukan sebelum dilakukan clustering, terebih dahulu dilakukan prapengolahan yaitu data cleaning dan data transformation untuk selanjutnya dilakukan clustering menggunakan kedua algoritma tersebut. Hasil perhitungan digunakan untuk membandingkan antara algoritma FCM dengan K-Means. Kesesuaian data antara algoritma FCM dengan perhitungan indikator kemiskinan di Desa Girijati sebesar 50% dan untuk algoritma K-Means sebesar 83,33%. Algoritma K-Means lebih tepat digunakan pada pengelompokan data kemiskinan berdasarkan ketiga kriteria kemiskinan dibandingkan algoritma FCM.