Jurnal Arsir
ISSN : 25801155     EISSN : 26144034
Jurnal Arsitektur Arsir is published by Architecture Department, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Palembang. It reviews any subjectt related to the field of architecture. Published a twice a year; in June and December; there are two version of publication; ISSN 2580-1155 (print) and ISSN 2614-4034 (online)
Articles
28
Articles
Tengaran Sebagai Elemen Penting Pembentuk Citra Kota

Kamil, Erfan M, Angrini, Sisca Novia, Jaya, Meldo Andi

Arsir Vol 2, No 2 (2018): ARSIR
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.156 KB)

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menempatkan tengaran sebagai salah satu dari beberapa atribut kota yang dapat dijadikan sebagai pembentuk citra kota yang efektif. Metoda yang digunakan adalah pendekatan dari Kevin Lynch sebagaimana tertuang dalam Image of the city yang telah dimodifikasi dengan menggunakan tengaran sebagai pusat pembahasannya. Lokasi penelitian dibatasi pada daerah tertentu di kota Palembang, terutama pada lokasi pusat kota. Metoda peta mental adalah metoda yang populer digunakan untuk menentukan persepsi berdasarkan aspek kinerja bentuk fisik yang dapat dilihat. Hasil penelitian ini nantinya adalah daftar obyek sebahagian besar adalah karya arsitektur yang dapat digunakan untuk membentuk identitas kota Palembang, baik secara lokal maupun internasional. Pemilihan lokasi di pusat kota dan hanya pada elemen tengaran ini dilakukan untuk membatasi sekaligus memperdalam kajian yang dilakukan terhadap obyek yang potensial tersebut

Pengaruh Material Bangunan Terhadap Kekuatan Lantai Kamar Mandi Pada Rumah Tinggal

Sary, Reny Kartika

Arsir Vol 2, No 2 (2018): ARSIR
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.305 KB)

Abstract

Kamar mandi merupakan sebuah ruangan yang wajib ada pada suatu bangunan, baik itu bangunan private maupun bangunan publik karena ruangan ini memiliki fungsi yang sangat penting sebagai penunjang kegiatan dalam suatu bangunan. Banyak pemilik rumah membuat kamar mandi pribadi didalam kamar tidurnya, agar tidak terganggu dengan penghuni yang lain atau orang lain yang sedang bertamu kerumah. Kamar mandi pada saat ini bukan saja sebagai tempat untuk membersihkan diri tapi juga sebagai ruang privat yang dijadikan sebagai pengejahwantahan dari pemilik bagunan tersebut. Permasalah yang terjadi pada saat ini, pembuatan kamar mandi sering  tidak memperhatikan kaidah keselamatan serta kaidah konstruksi yang benar. Adapun permasalahan yang terjadi pada kamar mandi baik pada perkantoran, mall dan khususnya perumahan adalah sering meledaknya keramik lantai, ini terjadi karena pada bagian bawah lantai keramik tersebut terlalu lembab sehingga menyebabkan air dari sisa pemakaian bekas kamar mandi maupun dari air tanah keluar melalui spesi keramik. Adapun sebab lain adalah turunnya tanah pada kamar mandi dikarenakan terlalu sering tergenang air atau dikarenakan banjir yang mengakibatkan tanah dan spesi dibawah keramik menjadi turun. Turunnya tanah dan keramik yang berada dikamar mandi tersebut menyebabkan kamar mandi menjadi tidak aman bagi penggunanya, karena; 1) keramik yang turun akan menyisakan lubang yang bisa membuat cidera pada kaki, 2) keramik yang turun akan membuat rongga pada keramik dan retakan pada spesi sehingga akan mengundang kedatangan binatang-binatang melata yang sangat berbahaya.

Studi Komparasi Desain Meubel Ruang Tunggu Terhadap Kenyamanan Pengunjung Bioskop XXI Bandung Indah Plaza Dengan CGV Bandung Electronik Center

Andrianawati, Aida, Anwar, Hendi, Fidinillah, Amany, Goestien, Chintya Sagita

Arsir Vol 2, No 2 (2018): ARSIR
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.007 KB)

Abstract

Industri hiburan pada era modern merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam menyeimbangkan hidup. Terutama untuk masyarakat urban dengan tingkat perekonomian menengah keatas yang pola hidupnya sangat sibuk. Industri hiburan adalah salah satu fasilitas yang banyak dipergunakan untuk melepaskan kepenatan. Salah satu industri hiburan yang sering dikunjungi masyarakat urban bioskop. Bioskop  merupakan pertunjukkan yang diperlihatkan dengan gambar (film) yang disorot sehingga dapat bergerak. Bioskop juga dapat diartikan sebagai tempat untuk menonton pertunjukkan film dengan menggunakan layar lebar, dimana gambar dari film diproyeksikan ke layar dengan menggunakan proyektor. (Badan Pusat Statistik, 2016). Bioskop banyak sekali jenisnya akan tetapi bioskop di Kota Bandung ada dua jenis yaitu XXI dan CGV. Bioskop XXI dan CGV ini mempunyai karakter yang berbeda baik dari segi interior, fasilitas pengunjung maupun jenis filmnya. Dalam penelitian ini akan membahas masalah interior, terutama desain meubel dari kedua jenis bioskop tersebut. Hal ini sangat menarik untuk dijadikan studi komparasi mengingat desain meubel di ruang tunggu merupakan fasilitas yang sangat penting karena berpengaruh terhadap kenyamanan pengunjung. Metodologi penelitian yang akan dipakai adalah deskriptif kualitatif. Studi komparasi ini akan mengambil desain meubel ruang tunggu, menganalisa dari perbedaannya dan menyimpulkan hasil akhir yang berkaitan dengan penggayaan desain serta pengaruhnya terhadap  kenyamanan pengunjung bioskop.

Pengukuran Durasi Waktu Berwudhu dan Volume Penggunaan Air Pada Masjid-Masjid di Kota Palembang

Mafra, Ramadisu, Kurnia, Kurnia, Ardabili, Ardabili, Ferdiansyah, Ferdiansyah, Handaka, Handaka, Irawan, Irawan

Arsir Vol 2, No 2 (2018): ARSIR
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.795 KB)

Abstract

Kenyataan bahwa waktu antrean untuk berwudhu begitu lama sehingga membuat jema’ah menjadi masbuk seringkali dijumpai di beberapa Masjid, tidak terkecuali di kota Palembang, terutama pada Masjid yang berlokasi di jalan umum, dimana jema’ah yang hadir bukan penduduk setempat. Salah satu faktor penyebabnya adalah tidak sebanding antara Jemaah dan jumlah kran wudhu yang tersedia, hal ini disebabkan tidak tepatnya perhitungan jumlah kran, dikarenakan tidak diketahuinya durasi waktu berwudhu harian jema’ah. Faktor lainnya adalah kecepatan air pada kran yang terlalu kecil hingga mempengaruhi lamanya waktu berwudhu, atau kecepatan air yang terlalu besar akan menimbulkan pemborosan air. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan durasi waktu berwudhu dan volume penggunaan air pada masjid-masjid di Kota Palembang, dengan metode time motion study, berlokasi di 25 Masjid di Kota Palembang dengan 734 sampel, diambil menggunakan teknik purpose sample,  pengolahan data dengan metode timeline video player dan analisis tendensius sentral mean, untuk mendapatkan rata-rata durasi waktu berwudhu dan volume rata-rata air yang digunakan, kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian diperoleh durasi waktu berwudhu rata-rata ± 64,2 detik, dengan volume penggunaan air sebesar ± 4,42 liter pada tiap kran dengan kecepatan air ± 0,070 liter per detik

Faktor-Faktor Kebertahanan Kampung Malang, Semarang

Susanti, Anityas Dian, Harani, Arnis Rochma, Hasan, Muhammad Ismail

Arsir Vol 2, No 2 (2018): ARSIR
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.798 KB)

Abstract

Semarang merupakan kota unik dengan banyak permukiman tradisional yang membentuk kota tersebut, dan umumnya disebut kampung. Karena letaknya ditengah kota maka disebut sebagai kampung kota. Kampung Malang adalah salah satu kampung kota yang berada di kelurahan Purwodinatan, Kota Semarang. Letaknya yang sangat strategis dan bertahan secara wilayah dari tekanan pengembangan kota. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan faktor-faktor yang menyebabkan kampung Malang masih bertahan hingga saat ini. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode studi kasus, dengan pembahasan deskriptif. Hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa faktor kebertahanan dari kampung Malang karena adanya batas area komersil dengan area permukiman, adanya sejarah bermukim, serta faktor ekonomi.

Kajian Ruang Publik Kota Antara Aktivitas Dan Keterbatasan

Hantono, Dedi, Hanafiah, Ully Irma Maulina, Sidabutar, Yuanita FD

Arsir Vol 2, No 2 (2018): ARSIR
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Ruang esensinya adalah tempat manusia hidup dan beraktivitas. Namun tidak semua aktivitas dapat terakomodir karena setiap ruang dibatasi dengan fungsinya masing-masing. Bagi ruang pribadi keterbatasan ruang tersebut merupakan karakteristik utama bagi ruang itu sendiri sedangkan pada ruang publik yang memiliki berbagai macam aktivitas harus dapat menampung berbagai aktivitas di dalamnya. Untuk itulah perlu dilakukan kajian mengenai ruang publik terhadap permasalahan keterbatasan ruang yang sering ditemukan. Tulisan ini merupakan hasil kajian literatur mengenai timbulnya ruang bersama pada ruang publik kota. Ada beberapa teori yang diambil dari beberapa ahli serta beberapa hasil penelitian dalam artikel jurnal untuk mendukung teori dan melihat kenyataan di lapangan. Pada akhir tulisan diambil suatu kesimpulan untuk melihat bagaimanakah terbentuknya ruang bersama di ruang publik kota.

Studi Komparasi Desain Meubel Ruang Tunggu Terhadap Kenyamanan Pengunjung Bioskop XXI Bandung Indah Plaza Dengan CGV Bandung Electronik Center

Andrianawati, Aida, Anwar, Hendi, Fidinillah, Amany, Goestien, Chintya Sagita

Arsir Vol 2, No 2 (2018): ARSIR
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Industri hiburan pada era modern merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam menyeimbangkan hidup. Terutama untuk masyarakat urban dengan tingkat perekonomian menengah keatas yang pola hidupnya sangat sibuk. Industri hiburan adalah salah satu fasilitas yang banyak dipergunakan untuk melepaskan kepenatan. Salah satu industri hiburan yang sering dikunjungi masyarakat urban bioskop. Bioskop  merupakan pertunjukkan yang diperlihatkan dengan gambar (film) yang disorot sehingga dapat bergerak. Bioskop juga dapat diartikan sebagai tempat untuk menonton pertunjukkan film dengan menggunakan layar lebar, dimana gambar dari film diproyeksikan ke layar dengan menggunakan proyektor. (Badan Pusat Statistik, 2016). Bioskop banyak sekali jenisnya akan tetapi bioskop di Kota Bandung ada dua jenis yaitu XXI dan CGV. Bioskop XXI dan CGV ini mempunyai karakter yang berbeda baik dari segi interior, fasilitas pengunjung maupun jenis filmnya. Dalam penelitian ini akan membahas masalah interior, terutama desain meubel dari kedua jenis bioskop tersebut. Hal ini sangat menarik untuk dijadikan studi komparasi mengingat desain meubel di ruang tunggu merupakan fasilitas yang sangat penting karena berpengaruh terhadap kenyamanan pengunjung. Metodologi penelitian yang akan dipakai adalah deskriptif kualitatif. Studi komparasi ini akan mengambil desain meubel ruang tunggu, menganalisa dari perbedaannya dan menyimpulkan hasil akhir yang berkaitan dengan penggayaan desain serta pengaruhnya terhadap  kenyamanan pengunjung bioskop.

Pengaruh Material Bangunan Terhadap Kekuatan Lantai Kamar Mandi Pada Rumah Tinggal

Sary, Reny Kartika

Arsir Vol 2, No 2 (2018): ARSIR
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kamar mandi merupakan sebuah ruangan yang wajib ada pada suatu bangunan, baik itu bangunan private maupun bangunan publik karena ruangan ini memiliki fungsi yang sangat penting sebagai penunjang kegiatan dalam suatu bangunan. Banyak pemilik rumah membuat kamar mandi pribadi didalam kamar tidurnya, agar tidak terganggu dengan penghuni yang lain atau orang lain yang sedang bertamu kerumah. Kamar mandi pada saat ini bukan saja sebagai tempat untuk membersihkan diri tapi juga sebagai ruang privat yang dijadikan sebagai pengejahwantahan dari pemilik bagunan tersebut. Permasalah yang terjadi pada saat ini, pembuatan kamar mandi sering  tidak memperhatikan kaidah keselamatan serta kaidah konstruksi yang benar. Adapun permasalahan yang terjadi pada kamar mandi baik pada perkantoran, mall dan khususnya perumahan adalah sering meledaknya keramik lantai, ini terjadi karena pada bagian bawah lantai keramik tersebut terlalu lembab sehingga menyebabkan air dari sisa pemakaian bekas kamar mandi maupun dari air tanah keluar melalui spesi keramik. Adapun sebab lain adalah turunnya tanah pada kamar mandi dikarenakan terlalu sering tergenang air atau dikarenakan banjir yang mengakibatkan tanah dan spesi dibawah keramik menjadi turun. Turunnya tanah dan keramik yang berada dikamar mandi tersebut menyebabkan kamar mandi menjadi tidak aman bagi penggunanya, karena; 1) keramik yang turun akan menyisakan lubang yang bisa membuat cidera pada kaki, 2) keramik yang turun akan membuat rongga pada keramik dan retakan pada spesi sehingga akan mengundang kedatangan binatang-binatang melata yang sangat berbahaya

Tengaran Sebagai Elemen Penting Pembentuk Citra Kota

Kamil, Erfan M, Angrini, Sisca Novia, Jaya, Meldo Andi

Arsir Vol 2, No 2 (2018): ARSIR
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menempatkan tengaran sebagai salah satu dari beberapa atribut kota yang dapat dijadikan sebagai pembentuk citra kota yang efektif. Metoda yang digunakan adalah pendekatan dari Kevin Lynch sebagaimana tertuang dalam Image of the city yang telah dimodifikasi dengan menggunakan tengaran sebagai pusat pembahasannya. Lokasi penelitian dibatasi pada daerah tertentu di kota Palembang, terutama pada lokasi pusat kota. Metoda peta mental adalah metoda yang populer digunakan untuk menentukan persepsi berdasarkan aspek kinerja bentuk fisik yang dapat dilihat. Hasil penelitian ini nantinya adalah daftar obyek sebahagian besar adalah karya arsitektur yang dapat digunakan untuk membentuk identitas kota Palembang, baik secara lokal maupun internasional. Pemilihan lokasi di pusat kota dan hanya pada elemen tengaran ini dilakukan untuk membatasi sekaligus memperdalam kajian yang dilakukan terhadap obyek yang potensial tersebut

Faktor-Faktor Kebertahanan Kampung Malang, Semarang

Susanti, Anityas Dian, Harani, Arnis Rochma, Hasan, Muhammad Ismail

Arsir Vol 2, No 2 (2018): ARSIR
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Semarang merupakan kota unik dengan banyak permukiman tradisional yang membentuk kota tersebut, dan umumnya disebut kampung. Karena letaknya ditengah kota maka disebut sebagai kampung kota. Kampung Malang adalah salah satu kampung kota yang berada di kelurahan Purwodinatan, Kota Semarang. Letaknya yang sangat strategis dan bertahan secara wilayah dari tekanan pengembangan kota. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan faktor-faktor yang menyebabkan kampung Malang masih bertahan hingga saat ini. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode studi kasus, dengan pembahasan deskriptif. Hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa faktor kebertahanan dari kampung Malang karena adanya batas area komersil dengan area permukiman, adanya sejarah bermukim, serta faktor ekonomi.