Journal EVALUASI
ISSN : evaluasi     EISSN : 26152886
EVALUASI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam dengan (P-ISSN 2580-3387 dan E-ISSN 2615-2886) adalah jurnal ilmiah yang berkala dan diterbitkan oleh Prodi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah STAI Ma`had Aly Al-Hikam Malang. Jurnal ini dikhususkan untuk mengkaji ilmu Manajemen Pendidikan Islam. Pengelola sangat mengapresiasi atas kontribusi dalam bentuk artikel dari kalangan akademisi, dosen dan peneliti dalam disiplin ilmu manajemen pendidikan Islam untuk dipublikasikan dan disebarluaskan melalui mekanisme seleksi naskah, telaah dan penyuntingan. seluruh artikel yang dipublikasikan merupakan pandangan dan gagasan yang bersifat individu dari penulis tidak mewakili jurnal ini ataupun lembaga afiliasi penulis.
Articles
30
Articles
SASARAN PEMBENAHAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM

Rosidin, Mohamad

journal EVALUASI Vol 1, No 1 (2017): EVALUASI-edisi MARET
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.131 KB)

Abstract

Manajemen pendidikan Islam ikut bertanggung jawab dalam membenahi aneka problematika yang mendera pendidikan Islam melalui solusi yang sistematis, terutama menggunakan skema POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Tulisan ini membahas enam sasaran pokok pembenahan manajemen pendidikan Islam, mengingat problem tidak pernah absen dari keenamnya. Secara garis besar, keenam sasaran tersebut dipilah menjadi dua komponen, yaitu insani dan non-insani. Pada komponen insani, manajemen pendidikan Islam bertugas mengkreasi pendidik yang mampu memfungsikan dirinya sebagai leader sekaligus manager; serta mengkreasi peserta didik yang mampu membina dirinya sebagai orang pandai, bukan orang bodoh. Terkait komponen non-insani, manajemen pendidikan Islam menyasar tujuan pendidikan agar memadukan antara tujuan pragmatis dan idealis secara harmonis; mengusahakan realisasi kurikulum aktual yang mendekati bahkan melampaui kurikulum ideal; menciptakan metode pendidikan yang memadukan pendekatan student-oriented dengan teacher-oriented secara proporsional; serta menyelenggarakan evaluasi pendidikan yang ditujukan pada bakat maupun prestasi peserta didik.

MANAJEMEN PEMBELAJARAN AQIDAH AHLU AL-SUNNAH WA AL-JAMAAH DI PONDOK PESANTREN NURUL ISLAM JEMBER

DWI WIDODO, ARI

journal EVALUASI Vol 2, No 1 (2018): EVALUASI-edisi MARET
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.331 KB)

Abstract

Ditengah munculnya berbagai aliran yang dinilai menyimpang dari mainstream, banyak cara yang dilakukan dalam rangka penguatan aqidah dan klarifikasi terhadap kritik, berbagai tuduhan bid‘ah, syirik, kafir yang kerap di alamatkan kepada penganut setia mazhab Abu al-Hasan al-Ash‘ari dan Abu Manshur al-Maturidi. Pondok pesantren Nurul Islam Jember, merupakan salah satu dari sekian banyak pesantren di Indonesia yang melakukan penguatan ‘aqidah ahlu al-sunnah wa al-jama‘ah terhadap para santrinya secara serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana Manajemen pembelajaran ‘aqidah ahlu al-sunnah wa al-jama‘ah di pondok pesantren Nurul Islam Jember. Adapun aspek yang akan diteliti yaitu mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajarannya. Penelitian tentang manajemen pembelajaran ‘aqidah ahlu al-sunnah wa al-jama‘ah di pondok pesantren Nurul Islam Jember ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif-studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi partisipasi moderat, wawancara mendalam dan dokumentasi. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa proses perencanaan di PP. Nurul Islam Jember ini yang dimulai dari perumusan tujuan, proses kebijakan dan prosedur perencanaan, kesemuanya itu telah berjalan sesuai dengan teori dan konsep-konsep yang ada kecuali pada strategi pengorganisasian dan rekrutmen tenaga pendidiknya. Sedangkan dalam pelaksanaan pembelajarannya, semuanya bagus kecuali pada pengelolaan ruang kelas dan guru. Dan pada tahap evaluasi, ditinjau dari segi waktunya di pesantren ini dilakukan sebanyak tiga kali yaitu bulanan, tengah dan akhir semester. Dan ditinjau dari sisi bentuknya evaluasi ada dua macam, yaitu pertama berbentuk laporan capaian materi, kedua berbentuk ujian tulis.Kata kunci : Manajemen pembelajaran ‘aqidah ahlu al-sunnah wa al-jama‘ah.

MODERNISASI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF NURCHOLISH MADJID

Munir, Miftakhul

journal EVALUASI Vol 1, No 2 (2017): EVALUASI-edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.85 KB)

Abstract

Konsep awal Nurcholish Madjid dalam memodernisasi pendidikan berangkat dari sistem pendidikan Gontor sebagai model. Tetapi, lebih jauh lagi model pendidikan yang digagas Nurcholish Madjid adalah untuk memadukan unsur keislaman, keindonesiaan, dan keilmuan. Modernisasi pendidikan yang digagas Nurcholish Madjid pada dasarnya mengacu pada pertumbuhan metode berpikir filosofis, dan membangkitkan kembali etos keilmuan Islam yang pada masa klasik Islam telah memperhatikan hasil yang cukup gemilang. Sebagai landasan historis, modernisasi pendidikan berangkat pada penelaahan kembali kejayaan umat Islam pada masa klasik.

Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di SMP Islam Darul Karomah Mandaranrejo Pasuruan

Maruf, Muhammad

journal EVALUASI Vol 1, No 1 (2017): EVALUASI-edisi MARET
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.311 KB)

Abstract

Kepemimpinan adalah proses kegiatan seseorang yang memiliki kemampuan untuk mendorong, mempengaruhi, mengarahkan, dan menggerakkan individu-individu supaya timbul kerjasama secara teratur dalam upaya mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama, kualitas pendidikan adalah sebagai usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi pembawaan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan nilai-nilai dalam masyarakat dan kebudayaan, untuk itulah maka pendidikan harus benar-benar memiliki kualitas bagi manusia. Pemimpin pendidikan dalam hal ini adalah Kepala Sekolah sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan dan pengajaran di lembaga pendidikan, harus memiliki kesiapan dan kemampuan untuk membangkitkan semangat kerja personal. Penelitian ini dilakukan mencari sistem kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMP Islam Darul Karomah Mandaranrejo Pasuruan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian berupa studi kasus di SMP Islam Darul Karomah Mandaranrejo Pasuruan. Pengumpulan data diambil dari wawancara, observasi dan dokumentasi yang semuanya dikumpulkan dan dianalisis untuk menjawab permasalahan penelitian yang diajukan peneliti dalam fokus penelitian. Adapun informan penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, wakil kepala sekolah bidang sarana & prasarana dan guru di SMP Islam Darul Karomah.Dalam penelitian tentang kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMP Islam Darul Karomah Mandaranrejo Pasuruan. Peneliti menemukan bahwa Kepala Sekolah memegang peranan yang sangat penting dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan Islam di SMP Islam Darul Karomah . Tipe kepemimpinan yang dikembangkan Kepala Sekolah SMP Islam Darul Karomah selalu berupaya untuk terus melakukan peningkatan kualitas pendidikan dengan memposisikan dirinya sesuai dengan perannya yaitu sebagai administrator dan supervisor. Adapun usaha Kepala Sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMP Islam Darul Karomah antara lain dengan mengadakan full day school, mengadakan program remedial khusus, membangun gedung tingkat dua, membuat lapangan basket, meningkatkan kualitas guru, menambah mata pelajaran khusus, dan pembiasaan sholat berjamaah. Sedangkan sebagai administrator Kepala Sekolah berusaha untuk mengelola dan mengawasi bidang administrasi kesiswaan, pengajaran, kepegawaian, keuangan serta sarana dan prasarana dengan sebaik-baiknya. Adapun sebagai supervisor kepala Sekolah berusaha membantu memberi supervisi kepada stafnya dalam menyusun program, mempertinggi kecakapan dan ketrampilan mengajar, serta mengadakan evaluasi secara kontinyu.

Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Melestarikan Budaya Mutu Sekolah

Said, Akhmad

journal EVALUASI Vol 2, No 1 (2018): EVALUASI-edisi MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (980.486 KB)

Abstract

Bertolak pada Peraturan Menteri pendidikan Nasional, no 28 tahun 2010, tentang penugasan kepala sekolah bahwa kepala sekolah berfungsi sebagai leader dan manajer di sekolah yang mempunyai peran penting dalam mewujudkan visi dan misi sekolah. Hal ini sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan Nasional dimana kepala sekolah adalah seorang guru yang diberikan tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau madrasah untuk memimpin dan mengelola sekolah atau madrasah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Mengelola sekolah atau madrasah memerlukan model dan gaya kepemimpinan. Model dan gaya kepemimpinan kepala sekolah bukanlah suatu kebetulan, akan tetapi ada nilai-nilai yang mendasarinya. yaitu dimensi soft yang mempengaruhi terhadap kinerja individu dan mutu, yaitu nilai-nilai (values), keyakinan (belief), norma, budaya mutu (culture) pembentuk budaya mutu sekolah merupakan perpaduan nilai-nilai, keyakinan, asumsi, pemahaman, dan harapan yang diyakini oleh warga sekolah serta dijadikan pedoman bagi perilaku dan pemecahan masalah internal dan eksternal yang mereka hadapi dan merupakan dasar dan landasan bagi perubahan dalam hidup pribadi atau kelompok.

ACTUATING DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN DAN AL-HADITS (Kajian Al-Quran dan Al-Hadits Tematik)

Nurcholiq, Mochamad

journal EVALUASI Vol 1, No 2 (2017): EVALUASI-edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.472 KB)

Abstract

Actuating sebagai salah satu fungsi dan sekaligus tahapan dari manajemen, banyak diartikan sebuah usaha menggerakkan atau menjalankan. Dalam suatu lembaga pendidikan, actuating dapat diartikan menggerakkan atau memberi pengarahan kepada sumber daya yang ada di lembaga tersebut, apakah sumber daya manusia ataupun sumber daya-sumber daya lainnya.Menggerakkan sumber daya manusia adalah suatu proses yang dilalui mulai dari perencanaan sumber daya manusia, rekruitmen, pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia, serta motivasi yang diberikan kepada sumber daya itu. Sedangkan menggerakkan sumber daya lainnya adalah usaha memaksimalkan penggunakan sumber daya yang ada atau menggerakkan elemen-elemen organisasi untuk melakukan semua aktivitas-aktivitas yang telah direncanakan.Salah satu faktor penting dalam penggerakan ini adalah pemimpin, sehingga banyak diklaim bahwa fungsi ketiga dari manajemen adalah leading (memimpin). Hal ini disebabkan karena semua bentuk pengendalian berujung pada diri pemimpin, dan hal inilah yang menyebabkan pemimpin berperan secara dominan pada fungsi ketiga ini. Pemimpinlah yang mengawali untuk menggerakkan dan menjalankan aktivitas-aktivitas organisasi.Dalam tulisan ini akan dibahas tentang bagaimana literatur Islam dalam hal ini rujukan utamanya menyinggung tentang fungsi manajemen ketiga yaitu penggerakan. Adakah bukti sejarah Islam yang telah mendudukkan penggerakan sebagai suatu langkah dalam mengatur/ memanaje suatu organisasi. Melalui kajian Quran dan Hadits tematik ini diharapkan dapat memunculkan tawaran atau khazanah yang tersembunyi khususnya mengenai fungsi manajemen yang berhubungan dengan penggerakan.

MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI DISIPLIN ILMU

Naim, Zaedun

journal EVALUASI Vol 1, No 2 (2017): EVALUASI-edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.865 KB)

Abstract

Suatu lembaga pendidikan pastilah memerlukan yang namanya manajemen. Dikatakan demikian karena dengan manajemen mencakup pengaturan secara luas, baik dari segi sumber daya manusia sekolah maupun hal hal yang terkait lembaga itu tersendiri. Contoh saja dalam hal siswa, perlu yang namanya manajemen kesiswaan, karena dengan manajemen kesiswaan, Siswa diatur atau didesain bagaimana siswa itu menguasai mata pelajaran dengan baik sehingga menghasilkan lulusan yang baik pula. Oleh karenanya manajemen pendidikan merupakan bagian dari khazanah keilmuan. Dikatakan demikian karena dari kata ilmu itu sendiri apabila kita kaji dan telaah, maka sangatlah luas isi cakupannya, bisa dalam hal pendidikan atau hal - hal lain.Dari uraian tersebut bisa dipahami bahwasanya dalam bidang pendidikan terutama pendidikan Islam perlu yang namanya suatu ilmu yang dinamakan manajemen. Dikatakan demikian karena dengan manajemen, pendidikan Islam itu di kelola dengan baik sehingga menghasilkan apa yang diharapkan. Oleh karena itu dari sini perlu dikaji secara mendalam agar lebih memahamkan yang dikehendaki manajemen pendidikan Islam sebagai disiplin ilmu.

MANAJEMEN PERSONALIA SEBAGAI UPAYA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PERSONALIA DI MADRASAH

Romdloni, -

journal EVALUASI Vol 1, No 1 (2017): EVALUASI-edisi MARET
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.722 KB)

Abstract

Manajemen adalah suatu proses penataan dengan melibatkan sumber-sumber potensial baik yang bersifat manusia maupun yang bersifat non manusia dalam rangka mencri tujuan yang efektif dan efisien. Adapun manajemen personalia adalah manajemen yang menitik beratkan perhatiannya kepada soal-soal pegawai atau personalia di dalam suatu organisasi. Keberhasilan suatu pendidikan tidak hanya dilihat dari manajemen kelas, kurikulum, murid dan sebagainya, tetapi juga manajemen personalia ikut berperan dalam keberhasilan suatu pendidikan. Maka diperlukan manajemen personalia. Manajemen personalia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan kegiatan-kegitan, pengadaan, pengembangan dan pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pelepasan sumberdaya manusia agar tercapai berbagai tujuan individu dan organisasi dalam masyarakat. Kata

PENJAMINAN MUTU PENILAIAN PENDIDIKAN

Salamah, Umi

journal EVALUASI Vol 2, No 1 (2018): EVALUASI-edisi MARET
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.666 KB)

Abstract

Standar Penilaian Pendidikan adalah kriteria mengenai mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik. Standar penilaian oleh pendidik menurut BSNP mencakup standar umum, standar perencanaan, standar pelaksanaan, standar pengolahan dan pelaporan hasil penilaian serta standar pemanfaatan hasil penilaian. Masing-masing standar ini memiliki prinsip-prinsip dan kriteria yang ditetapkan oleh BSNP. Sementara itu, penilaian hasil belajar yang dilakukan oleh satuan pendidikan memiliki dua standar pokok yang harus diperhatikan, yaitu: standar penentuan kenaikan kelas dan standar penentian kelulusan.

PENINGKATAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) MELALUI MANAJEMEN KELAS

Romdloni, -

journal EVALUASI Vol 1, No 2 (2017): EVALUASI-edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.918 KB)

Abstract

Sistem desentralisasi pendidikan di era sekarang ini memberikan peluang kepada setiap lembaga sekolah untuk meningkatkan kualitas mutu sekolah yaitu dengan mengimplementasikan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Konsep Manajemen Kelas ini berusaha untuk memberikan penyelesaian terhadap masalah di kelas, yang cakupannya tidak hanya terbatas pada penyampaian materi, akan tetapi mencakup beberapa hal yang menyeluruh untuk mengorganisasi kelas antara lain: pertama kegiatan akademik berupa perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran. Kedua kegiatan administratif yang mencakup kegiatan procedural dan organisasional seperti penataan ruangan, pengelompokan siswa dalam pembagian tugas, penegakan disiplin kelas, pengadaan tes, pengorganisasian kelas, pelaporan. Jadi konsep manajemen kelas adalah berusaha memberdayakan potensi kelas yang ada seoptimal mungkin untuk mendukung proses interaksi edukatif dalam mencapai tujuan pembelajaran yang efektif khususnya dalam materi PAI.