Journal EVALUASI
ISSN : evaluasi     EISSN : 26152886
EVALUASI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam dengan (P-ISSN 2580-3387 dan E-ISSN 2615-2886) adalah jurnal ilmiah yang berkala dan diterbitkan oleh Prodi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah STAI Ma`had Aly Al-Hikam Malang. Jurnal ini dikhususkan untuk mengkaji ilmu Manajemen Pendidikan Islam. Pengelola sangat mengapresiasi atas kontribusi dalam bentuk artikel dari kalangan akademisi, dosen dan peneliti dalam disiplin ilmu manajemen pendidikan Islam untuk dipublikasikan dan disebarluaskan melalui mekanisme seleksi naskah, telaah dan penyuntingan. seluruh artikel yang dipublikasikan merupakan pandangan dan gagasan yang bersifat individu dari penulis tidak mewakili jurnal ini ataupun lembaga afiliasi penulis.
Articles
30
Articles
RETRACTION NOTICE TO: Managing Learning for Quality Improvement of Islamic Education.

Mutholingah, Siti

journal EVALUASI Vol 3, No 1 (2019): EVALUASI-edisi MARET
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.595 KB)

Abstract

artikel dengan judul Managing Learning for Quality Improvement of Islamic Education telah di lakukan pencabutan dari vo. 2 no. 2 tahun 2018 Jurnal Evaluasi, pada tautan daring http://e-journal.staima-alhikam.ac.id/index.php/evaluasi/article/view/169. karena ditemukan sudah terbit pada jurnal an-nuha vol2.no.2 tahun 2015. pada tautan daring http://ejournal.staimadiun.ac.id/index.php/annuha/article/view/47Isi artikel yang dibuat atas nama ibu Siti Mutholingah ini sebenarnya asli dan murni dibuat oleh yang bersangkutan, namun ada pihak yang tidak bertanggungjawab mengirimkan tulisan beliau di jurnal lain beberapa tahun lalu tanpa seizin dan sepengetahuan beliau dan baru ketahuan setelah ibu Siti Mutholingah mempublish di jurnal Evaluasi edisi september 2018 ini. Jadi sebenarnya yang berhak mempublish artikel tersebut adalah ibu Siti Mutholingah karena artikel tersebut ditulis oleh beliau.

BIAYA MUTU PENDIDIKAN

Qomarudin, A. Qomarudin

journal EVALUASI Vol 2, No 2 (2018): EVALUASI-edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.15 KB)

Abstract

Biaya mutu (kualitas) merupakan kajian dalam perusahaan yang konsen pada bidang bisnis, tetapi kemudian instansi yang menawarkan jasa mengadopsi beberapa manajemen yang sudah lama dipakai pada produk barang dan termasuk salah satunya adalah biaya mutu. Pendidikan merupakan golongan perusahaan/instansi yang menawarkan jasa, maka lembaga pendidikan adalah salah satu instansi yang perlu mengadopsi hal-hal terkait strategi pengelolaan pada perusahaan/instansi produk barang, tetapi pelaksanaannya harus disesuaikan dengan bidang pendidikan itu sendiri. Biaya mutu dilakukan dengan tujuan untuk mencapai penataan dan pengelolaan instansi secara baik yang disesuaikan dengan manajemennya agar terpenuhinya kepuasan konsumen/pelanggan (baik pelanggan internal maupun eksternal).

PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI PENDIDIKAN BERBASIS PONDOK PESANTREN

ULUM, MIFTACHUL

journal EVALUASI Vol 2, No 2 (2018): EVALUASI-edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1061.327 KB)

Abstract

Kehadiran kiai sebagai penjaga keutuhan , konsistensi pendiriannya, watak dan ideologi kyai menyatu dengan kelembagaan pesantren, maka dalam pesantren konsistensi dan petuah dari seorang pengasuh menjadi sumber pengambilan keputusan. Pengasuh menjadi sumber dan magnet bagi santri untuk selalu patuh dan tunduk dalam kehidupan dilingkungan pondok pesantren. Santri hidup dan  berkembang menjadi bernilai karena telah ditempa dengan kegiatan dan lingkungan yang terpatri dalam jiwa santri. Terbentuknya kultur khas pesantren inilah yang membedakannya dengan sistem pendidikan di luar pesantren yang meliputi nilai keikhlasan, nilai kesederhanaan, nilai kemandirian, nilai persaudaraan yang dilandasi oleh semangat agama dan nilai kebebasan. Santri melakukan kegiatan dari bangun tidur dipagi hari sampai menjelang akan tidur, santri telah ditempa dengan aktifitas yang selalui bernilai sehingga karakter santri atau siswa pun terbentuk. Pendidikan karakter merupakan penanaman kebiasaan (habit) tentang hal-hal yang baik dalam kehidupan, sehingga seseorang memiliki kesadaran dan pemahaman yang tinggi, serta kepedulian dan komitmen untuk menerapkan kebajikan dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan pendidikan karakter dapat dilakukan secara terintegrasi dalam setiap keseharian, baik melalui pembelajaran dikelas maupun dilingkungan luar kelas, maka hanya di pondok pesantren  kegiatan tersebut lebih mudah untuk dilaksanakan, dimana  siswa atau santri dapat terkontrol dengan lingkungan yang telah terbentuk

PENINGKATAN MUTU PENDIDIK PERSPEKTIF ISLAM

Rahmatullah, Rahmatullah

journal EVALUASI Vol 2, No 2 (2018): EVALUASI-edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1265.681 KB)

Abstract

Problematika yang terjadi saat ini menyatakan bahwa kualitas atau mutu pendidik di Indonesia masih sangat jauh dari kategori ideal. Problem pendidik masih menjadi fenomena dan isu utama dalam peningkatan mutu pendidikan secara umum. Penelitian ini mencoba untuk menguraikan hakekat mutu pendidik, standar/kriteria pendidik bermutu perspektif Islam, dan upaya peningkatan mutu pendidik perspektif Islam.Dari kajian literatur yang peneliti lakukan, penelitian ini menghasilkan pertama, hakekat mutu pendidik adalah proses yang terus berkelanjutan tanpa henti. Kedua, kriteria dan standart pendidik menurut perspektif Islam sangat ideal dan sesuai dengan kondisi dan lingkungan. Ketiga, Upaya untuk meningkatkan mutu pendidik, setidaknya harus memenuhi tiga komponen yakni tugas yang jelas, individu yang diberi tugas harus memiliki kemampuan, dan standarisasi pendidik yang jelas.

PERAN LABORATORIUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN PESERTA DIDIK ( Studi Kasus di SMA Negeri 3 Malang)

Wijaya, Subur

journal EVALUASI Vol 2, No 2 (2018): EVALUASI-edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1381.718 KB)

Abstract

Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan bahwa Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang di perlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.Laboratorium Pendidikan selanjutnya disebut laboratorium, adalah unit penunjang akademik pada lembaga pendidikan, berupa ruangan tertutup atau terbuka, bersifat permanen atau bergerak, dikelola secara sistematis untuk kegiatan pengujian, kalibrasi, dan/atau produksi dalam skala terbatas, dengan menggunakan peralatan dan bahan berdasarkan metode keilmuan tertentu dalam rangka pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Jadi Laboratorium agama adalah suatu unit penunjang akademik yang di dalamnya terdapat alat peraga praktik keagamaan, mulai dari yang berbasis hard copy, e-book, software digital, dan lain-lain. Hal ini bertujuan agar pendidikan agama Islam yang diajarkan di sekolah tidak hanya sekedar teori keagamaan saja dalam artian peserta didik hanya mampu mendengarkan akan tetapi lebih dari itu, para peserta didik diajak untuk mengeksploitasi dan mempraktikkan pengetahuan agama yang didapat melalui sarana media laboratorium agama.Pendidikan agama dimaksudkan untuk peningkatan potensi spiritual dan membetuk peserta didik agar menajdi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa  dan berakhlak  mulia.  Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, dan moral sebagai perwujudan  dari pendidikan agama. Peningkatan potensi spiritual mencakup pengamalan, pemahaman, dan penanaman nilai-nilai keagamaan, serta pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan individual  ataupun kolektif kemasyarakatan. Peningkatan potensi spiritual tersebut pada akhirnya  bertujuan pada  optimalisasi berbagai potensi  yang dimiliki manusia  yang aktualisasinya mencerminkan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan.Proses kegiatan belajar dan mengajar di laboratorium agama sedikit banyak dapat menciptakan atmosfir pembelajaran yang efektif, inovatif dan menyenangkan, berdasarkan pengamatan peneliti salah satu indikasinya adalah siswa dapat lebih aktif dalam menyimak pelajaran yang disampaikan. Dalam proses transfer of knowledge yang di lakukan di lab agama bisa dikatakan peserta didik dapat cepat menerima materi karena mereka bukan hanya dari sisi teori tetapi sedikit banyak mereka dapat mengapikasikannya langsung, dengan cara mempraktikan, berdiskusi, tanya jawab dan lain-lain.

KONSEP DASAR DAN TATA KELOLA MANAJEMEN PESERTA DIDIK DI SEKOLAH

Naim, Zaedun

journal EVALUASI Vol 2, No 2 (2018): EVALUASI-edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.914 KB)

Abstract

Di dunia pendidikan salah satu yang menjadi fokus perhatian dan sangat penting adalah peserta didik. Karena salah satu indikator bisa dikatakan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di sekolah adalah bisa di lihat dari prestasi peserta didik, sehingga  sekolah perlu sekali memahami dan mendalami bagaimana memanage dan  mengembangkan potensi dalam diri peserta didikOleh karenanya proses pendidikan yang bermutu akan menghasilkan lulusan yang bermutu dan relevan dengan pembangunan.Pemahaman dan implementasi manajemen peserta didik sangat penting guna tercapainya cita-cita yang diinginkan oleh sekolah bisa tercapai, yakni keberhasilan peserta didik dalam menuntaskan apa yang sudah diprogramkan oleh sekolah.

RETRACTED: Managing Learning for Quality Improvement of Islamic Education

Mutholingah, siti

journal EVALUASI Vol 2, No 2 (2018): EVALUASI-edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1666.325 KB)

Abstract

artikel dengan judul Managing Learning for Quality Improvement of Islamic Education telah di lakukan pencabutan dari vo. 2 no. 2 tahun 2018 Jurnal Evaluasi, pada tautan daring http://e-journal.staima-alhikam.ac.id/index.php/evaluasi/article/view/169. karena ditemukan sudah terbit pada jurnal an-nuha vol.2.no.2 tahun 2015. pada tautan daring http://ejournal.staimadiun.ac.id/index.php/annuha/article/view/47.Isi artikel yang dibuat atas nama ibu Siti Mutholingah ini sebenarnya asli dan murni dibuat oleh yang bersangkutan, namun ada pihak yang tidak bertanggungjawab mengirimkan tulisan beliau di jurnal lain beberapa tahun lalu tanpa seizin dan sepengetahuan beliau dan baru ketahuan setelah ibu Siti Mutholingah mempublish di jurnal Evaluasi edisi september 2018 ini. Jadi sebenarnya yang berhak mempublish artikel tersebut adalah ibu Siti Mutholingah karena artikel tersebut ditulis oleh beliau.Pemberitahuan pencabutan dari artikel tersebut dapat ditemukan di http://e-journal.staima-alhikam.ac.id/index.php/evaluasi/article/view/188

MEMBANGUN KEDISIPLINAN SISWA MELALUI AKTIVITAS KEAGAMAAN (Studi Kasus di SMKN 1 Grati Pasuruan Jawa Timur)

Maruf, M.

journal EVALUASI Vol 2, No 2 (2018): EVALUASI-edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1083.183 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk membantu kepala sekolah dalam membangun dan membina kedisiplinan siswa melalui aktivitas keagamaan di sekolah. Dalam penelitian ini, menggunakan pendekatan Deskriptif Kualitatif dengan jenis penelitian Study Kasus (Case Study). Data dalam penelitian ini didapatkan dari observasi, interview dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas keagamaan yang dilaksanakan di SMKN 1 Grati Pasuruan membangun kedisiplinan para siswanya sebab dirancang secara sistematis dengan bimbingan, pemberian informasi, pengawasan serta peningkatan kualitas para siswa pada aspek keagamaan, supaya tercipta sikap mental dan pengembangan potensi yang positif sehingga menjadi insan kamil, yakni mempunyai sikap akhlakul karimah dan memiliki keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT. Dengan adanya kegiatan keagamaan ini, sangat membantu siswa untuk belajar disiplin dalam segala hal mulai dari disiplin masalah ibadah maka dengan begitu bukan masalah ibadah saja yang disiplin tetapi masalah belajar juga ikut disiplin. Adapun Aktivitas keagamaan yang dilaksanakan di SMKN 1 Grati Pasuruan terbagi menjadi tiga tahapan yaitu pertama : aktivitas harian yang terdiri dari shalat dhuha berjama’ah, sholat dhuhur berjama’ah dan program 6 S (Salam, Salim, Senyum, Sapa, Sopan, Santun) yang dilaksanakan setiap hari, kedua : aktivitas mingguan yang terdiri dari shalat jum’at berjama’ah, majlis ta’lim ( khusus untuk siswi perempuan ), dan pembacaan istighasah, dzikir, dan asmaul husna, ketiga : aktivitas pilihan yang terdiri dari ekskul al – banjari, BTQ ( Baca Tulis Qur’an ) dan qiro’ah.

MANAJEMEN GURU ERA OTONOMI DAERAH

Faishal Haq, Muhammad

journal EVALUASI Vol 1, No 2 (2017): EVALUASI-edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.953 KB)

Abstract

Guru adalah salah satu faktor yang sangat penting yang mempengaruhi kualitas pendidikan secara umum dan secara khusus prestasi peserta didik. Pendidikan yang berkualitas hanya akan dapat diwujudkan jika tersedia guru yang berkualitas. Untuk mewujudkan guru yang berkualitas diperlukan manajemen guru yang efektif mulai dari pengangkatan, penempatan, induksi, kesejahteraan, dan pengembangan profesi guru.Metode analisis dilakukan dengan membandingkan manajemen guru yang telah dilakukan selama ini dengan manajemen guru yang ideal. Dengan demikian dapat diketahui perbedaannya yang selanjutnya diberikan saran-saran pemecahannya.Kenyataannya manajemen guru di Indonesia dari waktu-kewaktu semakin tidak efektif. Manajemen guru banyak dipengaruhi oleh politik lokal dan sering dipolitisasi oleh penguasa. Manajemen guru belum dilaksanakan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel. Oleh karena itu diperlukan perubahan yang mendasar dalam manajemen guru yang dimulai dari perubahan undang-undang dan peraturan pemerintah.

SUPERVISI KLINIS

Nurcholiq, Mochamad

journal EVALUASI Vol 1, No 1 (2017): EVALUASI-edisi MARET
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.647 KB)

Abstract

Pendekatan klinis atau supervisi klinis berasumsi bahwa proses belajar guru untuk berkembang selalu terkait dengan proses belajar guru sendiri yang bersifat invidual. Pendekatan klinis merupakan proses tatap muka antara supervisor dengan guru. Pertemuan ini membicarakan masalah mengajar dan yang berhubungan dengannya. Oleh karena itu dalam supervisi klinis supervisor dan guru berperan sebagai teman sejawat dalam memecahkan masalah-masalah pembelajaran. Untuk tipe guru yang berbeda-beda, maka pengawas harus membedakan juga jenis strategi supervisi klinis yang akan digunakan. Tipe guru yang profesional cocok digunakan strategi non-direktif, tipe guru tukang kritik dan guru yang sibuk bisa digunakan strategi kolaboratif. Sedangkan untuk guru yang tidak bermutu, pengawas diharapkan lebih bisa aktif dalam membimbing dan mengajari guru ini, sehingga strategi yang tepat adalah supervisi klinis langsung.