cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal EVALUASI
ISSN : 25803387     EISSN : 26152886     DOI : -
EVALUASI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam dengan (P-ISSN 2580-3387 dan E-ISSN 2615-2886) adalah jurnal ilmiah yang berkala dan diterbitkan oleh Prodi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah STAI Ma`had Aly Al-Hikam Malang. Jurnal ini dikhususkan untuk mengkaji ilmu Manajemen Pendidikan Islam. Pengelola sangat mengapresiasi atas kontribusi dalam bentuk artikel dari kalangan akademisi, dosen dan peneliti dalam disiplin ilmu manajemen pendidikan Islam untuk dipublikasikan dan disebarluaskan melalui mekanisme seleksi naskah, telaah dan penyuntingan. seluruh artikel yang dipublikasikan merupakan pandangan dan gagasan yang bersifat individu dari penulis tidak mewakili jurnal ini ataupun lembaga afiliasi penulis.
Articles 44 Documents
KONSEP KEPEMIMPINAN PERSPEKTIF TASAWUF POSITIF MODERN Buchori Muslim, Ahmad
journal EVALUASI Vol 3, No 1 (2019): EVALUASI-edisi MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.194 KB) | DOI: 10.32478/evaluasi.v3i1.225

Abstract

Sufism as the core of Islamic teachings emerged by providing solutions and therapies for human problems by bringing closer to Allah the Creator. However, Sufism has been perceived as an inner practice that detaches itself from the world. However, lately, there is an understanding of Sufism which does not make its practitioners withdraw from the environment and instead requires its practitioners to go down to the community and contribute to solving problems faced by their communities. Sufism is known as "Positive Sufism" or neo-Sufism. Positive Sufism is a turning point of conservative Sufism. If conservative Sufism suggests that Sufism surges, then positive Sufism gives the impression that Sufism must be grounded. It must appear in all social life, and also contribute to solving world problems. This includes issues regarding leadership. The study method used is qualitative, the method of presenting the data is descriptive analysis, and it is designed with a library approach that explores some of the literature relating to the discussion of leadership concepts of modern positive Sufism perspectives. Therefore reviewing the concept of leadership and the criteria of a leader in the realm of Sufism is an alternative that can be done. So that it is expected to give an alternative picture like a leader who wants to run the wheel of his leadership based on Sufi souls, a Sufism expert
MANAJEMEN GURU ERA OTONOMI DAERAH Faishal Haq, Muhammad
journal EVALUASI Vol 1, No 2 (2017): EVALUASI-edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.953 KB) | DOI: 10.32478/evaluasi.v1i2.72

Abstract

Guru adalah salah satu faktor yang sangat penting yang mempengaruhi kualitas pendidikan secara umum dan secara khusus prestasi peserta didik. Pendidikan yang berkualitas hanya akan dapat diwujudkan jika tersedia guru yang berkualitas. Untuk mewujudkan guru yang berkualitas diperlukan manajemen guru yang efektif mulai dari pengangkatan, penempatan, induksi, kesejahteraan, dan pengembangan profesi guru.Metode analisis dilakukan dengan membandingkan manajemen guru yang telah dilakukan selama ini dengan manajemen guru yang ideal. Dengan demikian dapat diketahui perbedaannya yang selanjutnya diberikan saran-saran pemecahannya.Kenyataannya manajemen guru di Indonesia dari waktu-kewaktu semakin tidak efektif. Manajemen guru banyak dipengaruhi oleh politik lokal dan sering dipolitisasi oleh penguasa. Manajemen guru belum dilaksanakan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel. Oleh karena itu diperlukan perubahan yang mendasar dalam manajemen guru yang dimulai dari perubahan undang-undang dan peraturan pemerintah.
ANALISIS STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH Faishal Haq, Muhammad
journal EVALUASI Vol 1, No 1 (2017): EVALUASI-edisi MARET
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.846 KB) | DOI: 10.32478/evaluasi.v1i1.63

Abstract

Sistem pendidikan di Indonesia secara nasional mempunyai standar dalam pengelolaannya. Secara umum standar pengelolaan pendidikan dibuat untuk menseragamkan kualitas manajemen di sekolah/madrasah. Namun secara khusus perlu untuk dianalisis pada masing-masing poin guna pengembangan kualitas pelayanan pendidikan pada sekolah/madrasah yang melaksanakannya. Analisis tersebut haruslah mampu menunjang lebih maju untuk pengembangan lembaga pendidikan menjadi lebih profesional dan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
SUPERVISI KLINIS Nurcholiq, Mochamad
journal EVALUASI Vol 1, No 1 (2017): EVALUASI-edisi MARET
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.647 KB) | DOI: 10.32478/evaluasi.v1i1.62

Abstract

Pendekatan klinis atau supervisi klinis berasumsi bahwa proses belajar guru untuk berkembang selalu terkait dengan proses belajar guru sendiri yang bersifat invidual. Pendekatan klinis merupakan proses tatap muka antara supervisor dengan guru. Pertemuan ini membicarakan masalah mengajar dan yang berhubungan dengannya. Oleh karena itu dalam supervisi klinis supervisor dan guru berperan sebagai teman sejawat dalam memecahkan masalah-masalah pembelajaran. Untuk tipe guru yang berbeda-beda, maka pengawas harus membedakan juga jenis strategi supervisi klinis yang akan digunakan. Tipe guru yang profesional cocok digunakan strategi non-direktif, tipe guru tukang kritik dan guru yang sibuk bisa digunakan strategi kolaboratif. Sedangkan untuk guru yang tidak bermutu, pengawas diharapkan lebih bisa aktif dalam membimbing dan mengajari guru ini, sehingga strategi yang tepat adalah supervisi klinis langsung.
SASARAN PEMBENAHAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Rosidin, Mohamad
journal EVALUASI Vol 1, No 1 (2017): EVALUASI-edisi MARET
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.131 KB) | DOI: 10.32478/evaluasi.v1i1.68

Abstract

Manajemen pendidikan Islam ikut bertanggung jawab dalam membenahi aneka problematika yang mendera pendidikan Islam melalui solusi yang sistematis, terutama menggunakan skema POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Tulisan ini membahas enam sasaran pokok pembenahan manajemen pendidikan Islam, mengingat problem tidak pernah absen dari keenamnya. Secara garis besar, keenam sasaran tersebut dipilah menjadi dua komponen, yaitu insani dan non-insani. Pada komponen insani, manajemen pendidikan Islam bertugas mengkreasi pendidik yang mampu memfungsikan dirinya sebagai leader sekaligus manager; serta mengkreasi peserta didik yang mampu membina dirinya sebagai orang pandai, bukan orang bodoh. Terkait komponen non-insani, manajemen pendidikan Islam menyasar tujuan pendidikan agar memadukan antara tujuan pragmatis dan idealis secara harmonis; mengusahakan realisasi kurikulum aktual yang mendekati bahkan melampaui kurikulum ideal; menciptakan metode pendidikan yang memadukan pendekatan student-oriented dengan teacher-oriented secara proporsional; serta menyelenggarakan evaluasi pendidikan yang ditujukan pada bakat maupun prestasi peserta didik.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN AQIDAH AHLU AL-SUNNAH WA AL-JAMAAH DI PONDOK PESANTREN NURUL ISLAM JEMBER DWI WIDODO, ARI
journal EVALUASI Vol 2, No 1 (2018): EVALUASI-edisi MARET
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.331 KB) | DOI: 10.32478/evaluasi.v2i1.82

Abstract

Ditengah munculnya berbagai aliran yang dinilai menyimpang dari mainstream, banyak cara yang dilakukan dalam rangka penguatan aqidah dan klarifikasi terhadap kritik, berbagai tuduhan bid‘ah, syirik, kafir yang kerap di alamatkan kepada penganut setia mazhab Abu al-Hasan al-Ash‘ari dan Abu Manshur al-Maturidi. Pondok pesantren Nurul Islam Jember, merupakan salah satu dari sekian banyak pesantren di Indonesia yang melakukan penguatan ‘aqidah ahlu al-sunnah wa al-jama‘ah terhadap para santrinya secara serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana Manajemen pembelajaran ‘aqidah ahlu al-sunnah wa al-jama‘ah di pondok pesantren Nurul Islam Jember. Adapun aspek yang akan diteliti yaitu mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajarannya. Penelitian tentang manajemen pembelajaran ‘aqidah ahlu al-sunnah wa al-jama‘ah di pondok pesantren Nurul Islam Jember ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif-studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi partisipasi moderat, wawancara mendalam dan dokumentasi. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa proses perencanaan di PP. Nurul Islam Jember ini yang dimulai dari perumusan tujuan, proses kebijakan dan prosedur perencanaan, kesemuanya itu telah berjalan sesuai dengan teori dan konsep-konsep yang ada kecuali pada strategi pengorganisasian dan rekrutmen tenaga pendidiknya. Sedangkan dalam pelaksanaan pembelajarannya, semuanya bagus kecuali pada pengelolaan ruang kelas dan guru. Dan pada tahap evaluasi, ditinjau dari segi waktunya di pesantren ini dilakukan sebanyak tiga kali yaitu bulanan, tengah dan akhir semester. Dan ditinjau dari sisi bentuknya evaluasi ada dua macam, yaitu pertama berbentuk laporan capaian materi, kedua berbentuk ujian tulis.Kata kunci : Manajemen pembelajaran ‘aqidah ahlu al-sunnah wa al-jama‘ah.
MODERNISASI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF NURCHOLISH MADJID Munir, Miftakhul
journal EVALUASI Vol 1, No 2 (2017): EVALUASI-edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.85 KB) | DOI: 10.32478/evaluasi.v1i2.73

Abstract

Konsep awal Nurcholish Madjid dalam memodernisasi pendidikan berangkat dari sistem pendidikan Gontor sebagai model. Tetapi, lebih jauh lagi model pendidikan yang digagas Nurcholish Madjid adalah untuk memadukan unsur keislaman, keindonesiaan, dan keilmuan. Modernisasi pendidikan yang digagas Nurcholish Madjid pada dasarnya mengacu pada pertumbuhan metode berpikir filosofis, dan membangkitkan kembali etos keilmuan Islam yang pada masa klasik Islam telah memperhatikan hasil yang cukup gemilang. Sebagai landasan historis, modernisasi pendidikan berangkat pada penelaahan kembali kejayaan umat Islam pada masa klasik.
Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di SMP Islam Darul Karomah Mandaranrejo Pasuruan Maruf, Muhammad
journal EVALUASI Vol 1, No 1 (2017): EVALUASI-edisi MARET
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.311 KB) | DOI: 10.32478/evaluasi.v1i1.64

Abstract

Kepemimpinan adalah proses kegiatan seseorang yang memiliki kemampuan untuk mendorong, mempengaruhi, mengarahkan, dan menggerakkan individu-individu supaya timbul kerjasama secara teratur dalam upaya mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama, kualitas pendidikan adalah sebagai usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi pembawaan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan nilai-nilai dalam masyarakat dan kebudayaan, untuk itulah maka pendidikan harus benar-benar memiliki kualitas bagi manusia. Pemimpin pendidikan dalam hal ini adalah Kepala Sekolah sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan dan pengajaran di lembaga pendidikan, harus memiliki kesiapan dan kemampuan untuk membangkitkan semangat kerja personal. Penelitian ini dilakukan mencari sistem kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMP Islam Darul Karomah Mandaranrejo Pasuruan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian berupa studi kasus di SMP Islam Darul Karomah Mandaranrejo Pasuruan. Pengumpulan data diambil dari wawancara, observasi dan dokumentasi yang semuanya dikumpulkan dan dianalisis untuk menjawab permasalahan penelitian yang diajukan peneliti dalam fokus penelitian. Adapun informan penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, wakil kepala sekolah bidang sarana & prasarana dan guru di SMP Islam Darul Karomah.Dalam penelitian tentang kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMP Islam Darul Karomah Mandaranrejo Pasuruan. Peneliti menemukan bahwa Kepala Sekolah memegang peranan yang sangat penting dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan Islam di SMP Islam Darul Karomah . Tipe kepemimpinan yang dikembangkan Kepala Sekolah SMP Islam Darul Karomah selalu berupaya untuk terus melakukan peningkatan kualitas pendidikan dengan memposisikan dirinya sesuai dengan perannya yaitu sebagai administrator dan supervisor. Adapun usaha Kepala Sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMP Islam Darul Karomah antara lain dengan mengadakan full day school, mengadakan program remedial khusus, membangun gedung tingkat dua, membuat lapangan basket, meningkatkan kualitas guru, menambah mata pelajaran khusus, dan pembiasaan sholat berjamaah. Sedangkan sebagai administrator Kepala Sekolah berusaha untuk mengelola dan mengawasi bidang administrasi kesiswaan, pengajaran, kepegawaian, keuangan serta sarana dan prasarana dengan sebaik-baiknya. Adapun sebagai supervisor kepala Sekolah berusaha membantu memberi supervisi kepada stafnya dalam menyusun program, mempertinggi kecakapan dan ketrampilan mengajar, serta mengadakan evaluasi secara kontinyu.
Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Melestarikan Budaya Mutu Sekolah Said, Akhmad
journal EVALUASI Vol 2, No 1 (2018): EVALUASI-edisi MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (980.486 KB) | DOI: 10.32478/evaluasi.v2i1.77

Abstract

Bertolak pada Peraturan Menteri pendidikan Nasional, no 28 tahun 2010, tentang penugasan kepala sekolah bahwa kepala sekolah berfungsi sebagai leader dan manajer di sekolah yang mempunyai peran penting dalam mewujudkan visi dan misi sekolah. Hal ini sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan Nasional dimana kepala sekolah adalah seorang guru yang diberikan tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau madrasah untuk memimpin dan mengelola sekolah atau madrasah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Mengelola sekolah atau madrasah memerlukan model dan gaya kepemimpinan. Model dan gaya kepemimpinan kepala sekolah bukanlah suatu kebetulan, akan tetapi ada nilai-nilai yang mendasarinya. yaitu dimensi soft yang mempengaruhi terhadap kinerja individu dan mutu, yaitu nilai-nilai (values), keyakinan (belief), norma, budaya mutu (culture) pembentuk budaya mutu sekolah merupakan perpaduan nilai-nilai, keyakinan, asumsi, pemahaman, dan harapan yang diyakini oleh warga sekolah serta dijadikan pedoman bagi perilaku dan pemecahan masalah internal dan eksternal yang mereka hadapi dan merupakan dasar dan landasan bagi perubahan dalam hidup pribadi atau kelompok.
ACTUATING DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN DAN AL-HADITS (Kajian Al-Quran dan Al-Hadits Tematik) Nurcholiq, Mochamad
journal EVALUASI Vol 1, No 2 (2017): EVALUASI-edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Mahad Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.472 KB) | DOI: 10.32478/evaluasi.v1i2.69

Abstract

Actuating sebagai salah satu fungsi dan sekaligus tahapan dari manajemen, banyak diartikan sebuah usaha menggerakkan atau menjalankan. Dalam suatu lembaga pendidikan, actuating dapat diartikan menggerakkan atau memberi pengarahan kepada sumber daya yang ada di lembaga tersebut, apakah sumber daya manusia ataupun sumber daya-sumber daya lainnya.Menggerakkan sumber daya manusia adalah suatu proses yang dilalui mulai dari perencanaan sumber daya manusia, rekruitmen, pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia, serta motivasi yang diberikan kepada sumber daya itu. Sedangkan menggerakkan sumber daya lainnya adalah usaha memaksimalkan penggunakan sumber daya yang ada atau menggerakkan elemen-elemen organisasi untuk melakukan semua aktivitas-aktivitas yang telah direncanakan.Salah satu faktor penting dalam penggerakan ini adalah pemimpin, sehingga banyak diklaim bahwa fungsi ketiga dari manajemen adalah leading (memimpin). Hal ini disebabkan karena semua bentuk pengendalian berujung pada diri pemimpin, dan hal inilah yang menyebabkan pemimpin berperan secara dominan pada fungsi ketiga ini. Pemimpinlah yang mengawali untuk menggerakkan dan menjalankan aktivitas-aktivitas organisasi.Dalam tulisan ini akan dibahas tentang bagaimana literatur Islam dalam hal ini rujukan utamanya menyinggung tentang fungsi manajemen ketiga yaitu penggerakan. Adakah bukti sejarah Islam yang telah mendudukkan penggerakan sebagai suatu langkah dalam mengatur/ memanaje suatu organisasi. Melalui kajian Quran dan Hadits tematik ini diharapkan dapat memunculkan tawaran atau khazanah yang tersembunyi khususnya mengenai fungsi manajemen yang berhubungan dengan penggerakan.