Paedagoria | FKIP UMMat
ISSN : -     EISSN : -
Articles 113 Documents
EKSPERIMEN EFEK FOTO LISTRIK BERBASIS SIMULASI PhET

Anwar, Khairil, Isnaini, M, Utami, Linda Sekar

Paedagoria | FKIP UMMat Vol 4, No 2 (2013): September
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Matakuliah fisika modern harus ditunjang dengan praktikum atau eksperimen. Banyak gejala fisika yang sulit diamati secara langsung karena bersifat abstrak, seperti efek foto listrik. Selain itu peralatan-peralatan eksperimen yang digunakan sangat mahal secara ekonomi. Untuk mengatasi hal tersebut, dapat digunakan beberapa alat bantu eksperimen berupa media simulasi berbasis komputer, diantaranya PhET (Physics Education Tecnology). Oleh karena itu telah dilakukan pengujian media  PhET dengan spesifikasi simulasi efek foto listrik sebagai alat eksperimen untuk menentukan konstanta Planck (h) dan menunjukkan apakah energi kinetik foto-elektron bergantung pada intensitas cahaya atau tidak. Panjang gelombang dari suatu cahaya ditetapkan dari suatu panel pemilihan fungsicahaya pada perangkat lunak, kemudian data tegangan balik (V0) ditentukan sesuai dengan laju energi kinetik elektron yang bergerak menuju anoda. Selanjutnya untuk meningkatkan ketelitian, data matematis elektronvolt (eV0) dengan seperpanjang gelombang cahaya )/1( λ dianalisis dengan metode regresi linier. Perhitungan regresi untuk memperoleh nilai kemiringan grafik dilakukan dengan program Ms. excel. Hasil analisis menunjukkan bahwa media simulasi PhET memberikan tingkat ketelitian yang baik pada penentuan tetapan Planck sebesar (6,80 ± 0,09)×10-34 J.s. Sedangkan energi kinetik foto-elektron ditunjukkan  bahwa tidak bergantung pada intensitas cahaya. Dapat dinyatakan bahwa dengan media PhET dapat membuktikan nilai tetapan Planck dan meningkatkan ketrampilan proses dalam pembelajaran, sehingga diharapkan dapat mambantu dalam memahami konsep dan teori efek foto listrik secara mudah, cepat, dan praktis.

PENGARUH KUNJUNGAN WISATAWAN TERHADAP PENDAPATAN PENGUSAHA KERAJINAN ANYAMAN BAMBU DI DESA LOYOK KECAMATAN SIKUR KABUPATEN LOMBOK TIMUR TAHUN 2012

Sukuryadi, Sukuryadi, Pramunarti, Agung

Paedagoria | FKIP UMMat Vol 4, No 2 (2013): September
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Karya andalan daerah NTB yang cukup terkenal adalahkain tenun, gerabah dan hasil kerajinan anyaman. Salah satu pengembangan daerah penghasil kerajinan anyaman bambu yang ada di propinsi NTB, khususnya di KabupatenLombok Timur adalah Desa Loyok Kecamatan Sikur yangmerupakan rute menuju kawasan wisata alam Tete Batu cukup menarik perhatian wisatawan baik asing maupunlokal, terbukti dengan padatnya pengunjung terutama pada hari-hari besar dan acara tertentu. Desa Loyok berada disalah satu jalur/rute menuju kawasan wisata Tete Batu tersebut sering terjadi tempat persinggahan wisatawan terutama sekali wisatawan asing atau manca negara untuk sekedar melihat bahkan sering membeli cendera mata anyaman bambu yang ada. Keberadaan usaha anyaman bambu tersebut tidak hanya dapat memberikan manfaat bagi pengrajinitu sendiri, aka tetapi juga dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Tujuan dari penelitian iniadalah untuk mengetahui pengaruh kunjungan wisatawan terhadap pendapatan pengusaha kerajinan anyaman bambu didesaLoyok Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur Tahun 2012. Dalam penelitian kuantitatif, Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah  metode statistik,  yaitu melalui penggunaan rumus statistik yaitu rumus Product Momen. Pengambilan data dengan cara memberikan kuesioner yang pertanyaannya telah disediakan 30 soal dengan  2 option yaitu option a dan b. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa volume kunjungan Wisatawan yang datang berkunjung ke wilayah Desa Loyok sangat mempengaruhi tingkat pendapatan para pengrajin anyaman bambu atau dengan kata lain, volume kunjungan wisatawan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan para pengrajin anyaman bambu, yang ada di Desa Loyok Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur serta hasil  analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Kunjungan Wisatawan Terhadap Pendapatan Pengusaha kerajinan Anyaman Bambu Di Desa Loyok Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur Tahun 2012. Hal ini dibuktikan oleh nilai rhitunglebih besar dibandingkan r tabel, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antar variabel. Sehingga, hipotesis nihil (Ho) ditolak  dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.

PERANAN EKSPLORASI PUSTAKA UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN MENULIS PADA SISWA KELAS IV SDN GUNUNG AGUNG

Resmiyati, Resmiyati

Paedagoria | FKIP UMMat Vol 9, No 1 (2018): April
Publisher : Muhammadiyah University of Mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.31764/paedagoria.v9i1.276

Abstract

Abstrak: Penelitian ini untuk mengungkapkan peran Bagaimana Pendekatan Eksplorasi Pustaka dapat meningkatkan ketrampilan menulis pada siswa kelas IV di SDN Gunung Agung,  Kecamatan Pringgarata,  Kabupaten Lombok Tengah tahun 2014/2015. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif jenis penelitia tindakan kelas dua siklus, pengumpulan data dengan metode tes, pustaka, observasi, dan dokumentasi. Diperoleh hasil, yaitu: Kategori A mengalami kenaikan 4%. Kategori B mengalami kenaikan 35%. Kategori C mengalami kenaikan 10%. Kategori D mengalami penurunan 46%. Kategori E mengalami penurunan 4%. Kesimpulan bahwa Kegiatan Eksplorasi Pustaka dapat meningkatkan kemampuan menulis dalam Peembelajaran Bahasa Indonesia bagi siswa kelas IV SDN Gunung Agung Tahun 2014/2015.Abstract:  This research is to reveal the role of How Exploration Approach Pustaka can improve writing skills in fourth grade students in Gunung Agung Elementary School, District Pringgarata, Central Lombok regency 2014/2015. Using a qualitative descriptive approach type of second class action research cycle, data collection by test method, library, observation, and documentation. The results obtained, namely: Category A has increased 4%. Category B increased 35%. Category C has increased 10%. Category D has decreased by 46%. Category E has decreased by 4%. Conclusion that Activity Exploration Pustaka can improve writing skill in Indonesian Language Learning for grade 4 student of SDN Gunung Agung Year 2014/2015.

UPAYA PELESTARIAN POTENSI PARIWISATA DAN PENGEMBANGAN EKOWISATA KAWASAN KONSERVASI TAMAN WISATA ALAM BANGKO-BANGKO DESA BATUPUTIH KECAMATAN SEKOTONG KABUPATEN LOMBOK BARAT

Rochayati, Nurin, Pramunarti, Agung, Herianto, Agus

Paedagoria | FKIP UMMat Vol 7, No 1 (2016): April
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menjelaskan upaya BKSDA NTB dalam pelestarian potensi pariwisata yangterdapat di kawasan konservasi TWA Bangko-Bangko; 2) Untuk menjelaskan permasalahan yang dihadapi BKSDANTB dalam pelestarian potensi pariwisata di kawasa konservasi TWA Bangko-Bangko; 3) Untuk menjelaskanpenerapan konsep dan desain pengembangan ekowisata di kawasan konservasi TWA Bangko-Bangko. Dalampenelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah suatu proses penelitianilmiah untuk memahami masalah-masalah manusia dalam konteks sosial dengan menciptakan gambaranmenyeluruh dan kompleks yang disajikan, melaporkan pandangan terperinci dari para sumber informasi, sertadilakukan dalam setting yang alamiah tanpa adanya intervensi apa pun dari peneliti. Asumsi dari desain penelitiankualitatif lebih menekankan pada proses, bukannya hasil atau produk, peneliti merupakan instrumen kunci ataupokok, peneliti kualitatif melibatkan kerja lapangan, yaitu secara fisik berhubungan dengan orang, latar, lokasi atauinstitusi untuk mengamati atau mencatat perilaku dalam latar alamiah, dan proses penelitian kualitatif bersifat induktif.Dalam penelitian ini, peneliti memilih jenis pendekatan studi kasus. Adapun fokus pendekatan studi kasus adalahspesifikasi kasus dalam suatu kejadian baik itu yang mencakup individu, kelompok budaya ataupun suatu potretkehidupan.

AKULTURASI ISLAM DALAM BUDAYA TRADISI MERARIQMASYARAKAT SASAK DI DESA SELEBUNG KECAMATAN JANAPRIA KABUPATENLOMBOK TENGAH TAHUN 2014

Mu’aini, Mu’aini, Rosada, Rosada, Sasmanda, Sipa

Paedagoria | FKIP UMMat Vol 5, No 2 (2014): September
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak: Penelitian bertujuan untuk untuk mengetahui tradisi  merariqdan akulturasi Islam dalam budaya lokal dalam tradisi merariq  masyarakat sasak di desa Selebung Kecamatan Janapria Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2014. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah masyarakat Selebung Kecamatan Janapria. Pengumpulan data dilakukan melalaui observasi, wawancara, dan dokumen. Analisis menurut Miles dan Huberman, yaitu (1). Reduksi data, (2) Penyajian data, (3) penarikan simpulan. Hasil penelitian Tradisi  Merariq  atau kawin lari Masyarakat Sasak memiliki banyak retual atau tahapan-tahapan sebagai berikut; merariqatau kawin lari, melapor kepada kepala lingkungan,nyelabar, melakukan pernikahan, rebak pucuk, begawe, sorong serah, nyongkolan, dan bales lampak. Akulturasi budaya dapat terjadi karena keterbukaan suatu komunitas masyarakat akan mengakibatkan kebudayaan yang mereka miliki akan terpengaruh dengan kebudayaan komunitas masyarakat lain. Selain keterbukaan masyarakatnya,  perubahan kebudayaan yang disebabkan “perkawinan“ dua kebudayaan bisa juga terjadi akibat adanya pemaksaan dari masyarakat asing memasukkan unsur kebudayaan lokal. Akulturasi budaya bisa juga terjadi karena kontak dengan budaya lain, sistem pendidikan yang maju yang mengajarkan seseorang untuk lebih berfikir ilmiah dan objektif, keinginan untuk maju, sikap mudah menerima hal-hal baru dan toleransi terhadap perubahan. Akan tetapi  dalam tradisi ada perbedaan pendapat dikalangan para tokoh adat dengan tokoh agama di tengah-tengah masyarakatsasak. Tradisimerariqmasyarakat sasak banyak mengubah persepsi pelaksanaan merariq atau pernikahan sesuai dengan ajaran islam.Abstract: The research aims to to know the tradition of merariqdan acculturation of Islam in local culture in tradition merariq sasak society in Selebung village of Janapria District Central Lombok Regency Year 2014. This research use descriptive quantitative research method. The subject of this research is the Selebung community of Janapria District. Data collection is done through observation, interviews, and documents. Analysis according to Miles and Huberman, namely (1). Reduction of data, (2) Presentation of data, (3) withdrawal of conclusions. The results of the Merariq Tradition or the elopement of the Sasak Society have many of the following retreats or stages; merariqatau eloping, reporting to the head of the environment, nyelabar, do weddings, rebuk bud, begawe, push shove, nyongkolan, and bales lampak. Cultural acculturation can occur because the openness of a community will result in the culture they have will be affected by the culture of other communities. In addition to the openness of its people, cultural changes caused by the "marriage" of two cultures can also occur due to the coercion of foreign society incorporating elements of local culture. Cultural acculturation can also occur because of contact with other cultures, advanced educational systems that teach a person to be more scientific and objective thinking, the desire to move forward, the easy acceptance of new things and the tolerance for change. However, in the tradition there are differences of opinion among indigenous figures with religious leaders in the midst of the societysasak. Tradisimerariqmasasak community much change the perception of the implementation of merariq or marriage in accordance with Islamic teachings.

UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKn MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI NOGOSAREN GAMPING SLEMAN

Nadziroh, Nadziroh

Paedagoria | FKIP UMMat Vol 6, No 2 (2015): September
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This study is intended to increase the student’s achievement and process to excute the social studies learning withRole Playing approach.This study is a Classroom Action Research (CAR) implemented to 4th elementary students inSDN Nogosaren Gamping Sleman as the object of study. This study contains two cycles, starts from planning,implementation, monitoring, reflecting and improving. The data were collected by using learning achievement test,observations, and interviews. The data from learning achievement tests were analyzed by using the descriptivequantitative technique. The data from observations and interviews were analyzed by using the descriptive qualitativetechnique on the basics of the results of the observation and reflection.Findings suggest that by the Role Playingapproach implementation, the civic education can get its best result. The student’s score increases. It is proved bythe average score in each examination. At the first cycle, the average score is 69,43 and the second cycle is 74,90.

KARAKTER TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SURGA YANG TAK DIRINDUKAN SERTA APLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

Maulinda, Rerin

Paedagoria | FKIP UMMat Vol 8, No 2 (2017): September
Publisher : Muhammadiyah University of Mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.31764/paedagoria.v8i2.76

Abstract

Abstrak - Dalam pandangan umum sebuah nilai terwadahi dalam kerangka kebudayaan masyarakat, karena kebudayaan merupakan salah satu sistem nilai. Di tataran filsafat dan kebudayaan, Sutan Takdir Alisyahbana dan Ki Hajar Dewantara mengenalkan rasa kebangsaan itu melalui proses kristalisasi konsep budaya bangsa. Dalam pengembangan budaya bangsa harus berlandaskan pada nilai-nilai sosial bangsa yang selama ini telah berperan besar dalam memajukan bangsa Indonesia. Karya sastra menjadi sarana untuk menyampaikan pesan tentang kebenaran, tentang apa yang baik dan yang buruk. Karya sastra seharusnya memberi manfaat positif bagi pembaca. Kandungan nilai yang tersimpan dalam karya sastra harus digali agar sampai kepada pembaca. Karya-karya sastra yang memberikan nilai-nilai sebagaimana fungsi sastra utile memberikan kegunaan kepada pembaca. Penerapan nilai-nilai tersebut akan berkontribusi pada pembentukan karakter individu maupun masyarakat yang akan mampu meretas nilai-nilai inti yang luhur sehingga dapat digunakan sebagai pilot pembentukan budaya bangsa secara nasional. Dalam hal ini, karya sastra sangat mendukung pembentukan karakter sesorang yang disebabkan oleh alur kisahnya. Karakter Tokoh Utama yang terdapat dalam novel Surga Yang Tak Dirindukan, berdasarkan hasil analisis terdiri dari enam karakter tokoh utama. Adapaun karakter tokoh utamadalam novel Surga Yang Tak Dirindukan, yaitu: (a) Religius. (b) Peduli Lingkungan. (c)Kreatif. (d) Toleransi. (e) Tanggung Jawab. (f) Kerja Keras.  Abstract - In general view a value is embodied within the framework of the culture of society, because culture is one of the value system. At the level of philosophy and culture, Sutan Takdir Alisyahbana and Ki Hajar Dewantara introduce the sense of nationality through the process of crystallizing the nation's cultural concept. In the development of the nation's culture must be based on the social values of the nation that has been playing a major role in advancing the nation of Indonesia. Literary works are a means to convey the message of truth, about what is good and what is bad. Literary works should have positive benefits for the reader. The content of the value stored in the literary works must be extracted to reach the reader. Literary works that provide values as well as utility literary functions provide usefulness to the reader. Implementation of these values will contribute to the formation of individual characters and communities that will be able to pave the core values of the noble so that it can be used as a pilot of national culture formation nationally. In this case, literary works strongly support the formation of one's character caused by the plot of the story. The character of the main character in the novel of the Unwanted Heaven, based on the analysis result consists of six characters of the main character. The characters of the main characters in the novel of Heaven Not Missed, namely: (a) Religious. (b) Care for the Environment. (c) Creative. (d) Tolerance. (e) Responsibility. (f) Hard Work.

EVALUASI SUMBERDAYA BATUGAMPING DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

Alpiana, Alpiana, Rahmawati, Diah, Anggraeni, Juraedah Dwi

Paedagoria | FKIP UMMat Vol 7, No 2 (2016): September
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kabupaten Lombok Timur memiliki potensi sumberdaya yangmelimpah baik berupa mineral logam, non logam dan batuan. Kurangnya informasi mengenai jumlah  sumberdaya yang dimiliki menjadi salah satu aspek belum berkembangnya sektor pertambangan di Lombok Timur khususnya. Kabupaten Lombok Timur bagian selatan yaitu di Kecamatan Jerowaru di indikasikan memiliki sumberdaya batugamping yang melimpah. Untuk itu dilakukan perhitungan jumlah sumberdaya batugamping di Desa Pemongkong Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi daerah Jerowaru menyangkut sumberdaya dan cadangan batugamping, tata guna lahan, demografi, dan aspek-aspek yang berhubungan dengan pertambangan untuk pengembangan kedepan. Sedangkan tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi bahan galian batugamping yang dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal. Adapun metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode daerah pengaruh. Dari hasil perhitungan sumberdaya akan di estimasi nilai sumberdaya batugamping di Kecamatan Jerowaru.Dengan menggunakan metode daerah pengaruh dengan tebal rata-rata yang berbeda maka di dapatkan nilai estimasi sumberdaya sebesar 25.918.419,11 ton untuk tebal rata-rata 2 meter, 51.836.838,22 ton untuk tebal rata-rata 4 meter, 77.755.257.34  untuk tebal rata-rata 6 meter, 103.673.676,40 ton untuk tebal rata-rata 8 meter dan 129.592.095,50 ton untuk tebal rata-rata 10 meter. Nilai perhitungan endapan ini termasuk dalam perhitungan sumberdaya tereka. Untuk nilai perhitungan sumberdaya dan cadangan yang lebih akurat maka sebaiknya dilakukan pengambilan conto dengan melakukan pemboran.

Analisis Kemampuan Berpikir Reflektif Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Persegi Bagi SiswaKelas VIII SMP Kristen 02 Salatiga Tahun Ajaran 2017/2018

Kartika Dian, Christiana, Kriswandani, Kriswandani, Ratu, Novisita

Paedagoria | FKIP UMMat Vol 9, No 1 (2018): April
Publisher : Muhammadiyah University of Mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.31764/paedagoria.v9i1.245

Abstract

Abstrak: Berpikir reflektif merupakan kegiatan yang  membuat siswa berusaha menghubungkan pengetahuan yang diperolehnya untuk menyelesaikan permasalahan baru yang berkaitan dengan pengetahuan lamanya. Berpikir reflektif meliputi tiga fase/ tingkat yaitu reacting (berpikir reflektif untuk aksi),  comparing (berpikir reflektif untuk evaluasi) dan contemplating (berpikir reflektif untuk inkuiri kritis). Untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir reflektif siswa, maka dilakukan penelitian dengan jenis deskriptif  kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 3 siswi kelas VIII SMP Kristen 02 Salatiga yang dipilih secara purposive sampling pada materi bangun datar segi empat dengan kemampuan awal yang berbeda. Dari hasil analisis, siswa berkemampuan awal tinggi dapat dikatakan reflektif, kemampuan awal sedang  dikatakan cukup reflektif, dan kemampuan awal rendah dikatakan kurang reflektif.Abstract: Reflective thinking is an activity that keeps students trying to connect their acquired knowledge to solve new problems related to their old knowledge. Reflective thinking involves three phases / levels of reacting (thinking reflectively for action), comparing (reflective thinking for evaluation) and contemplating (reflective thinking for critical inquiry). To know the level of reflective thinking ability of students, then conducted research with descriptive qualitative type. The subjects of this study were 3 VIII grade students of SMP Kristen 02 Salatiga who were chosen by purposive sampling on the rectangular building material with different initial capability. From the results of the analysis, high initial students can be said to be reflective, the initial ability is said to be quite reflective, and low initial ability is said to be less reflective.

SIKAP MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN GEOGRAFI YANG TELAH MENEMPUH MATA KULIAH PKLH TERHADAP PERATURAN LARANGAN MEROKOK DI AREA KAMPUS FKIP UM MATARAM

Nizaar, Muhammad

Paedagoria | FKIP UMMat Vol 5, No 1 (2014): April
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Sebagai bentuk manifestasi dari peraturan larangan  merokok oleh pemerintah maka diberlakukan Kawasan Tanpa Asap Rokok (KTR) di berbagai tempat umum, tidak luput juga kampus UM Mataram NTB. Melalui penelitian ini maka diharapkan adanya informasi mengenai sikap mahasiswa terhadap peraturan bebas asap rokok di FKIP UM Mataram serta pemahaman mereka terhadap bahaya asap rokok bagi kesehatan lingkungan. Penelitian ini menggunakan desain kombinasi kualitatif dan kuantitatif (mixing method)dengan sampel mahasiswa FKIP Prodi Pendidikan Geografi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa mahasiswa prodi Pendidikan Geografi yang telah menempuh mata kuliahPendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup telah memahami dengan baik bahaya asap rokok bagi kualitas lingkungan udara di area kampus FKIP UM Mataram. Sikap responden terhadap peraturan larangan merokok di area kampus diperoleh sebanyak 50% mahasiswa bersikap sangat positif atau sangat setuju terhadap aturan larangan merokok di area kampus dan sebanyak 26.5% bersikap positif atau setuju, bersikap negative atau tidak setuju sebanyak 15.5%, dan 8% bersikap sangat negatif atau sangat tidak setuju terhadap aturan larangan merokok di area kampus FKIP  UM Mataram.

Page 1 of 12 | Total Record : 113