cover
Filter by Year

Analysis
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia
Published by Universitas Bengkulu
Jurnal Pendidikan Matematika Reflesia telah memiliki P-ISSN: 2548-4435 (Media Cetak) dan E-ISSN : 2615-8752 (Media Online) yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu, yang memuat artikel-artikel yang berisi tentang hasil-hasil penelitian, telaah/tinjauan pustaka, kasus lapangan atau gagasan dalam bidang ilmu matematika dan Pendidikan Matematika.
Articles
30
Articles
Nilai-nilai matematika pada batik Besurek Bengkulu

Haji, Saleh, Yumiati, Yumiati

Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pascasarjana Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Batik besurek Bengkulu merupakan produk budaya masyarakat Bengkulu yang menjadi salah satu warisan budaya Indonesia mengandung berbagai nilai kehidupan. Salah satunya mengandung nilai-nilai matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai matematika yang terkandung dalam batik besurek Bengkulu tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa batik besurek Bengkulu mengandung berbagai nilai matematika. Kesimpulan penelitian adalah terdapat sekurangnya terdapat 4 nilai matematika yang terkandung pada batik besurek Bengkulu yaitu: 1. Kesepakatan, 2. Konsisten dalam sistem, 3. Memiliki simbol yang kosong arti, dan 4. Memperhatikan semesta pembicaraan.

Komparasi hasil belajar geometri pada siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif dilengkapi aplikasi swishmax, pembelajaran kooperatif tanpa swishmax, dan model pembelajaran konvensional

Sahrir, Sahrir, Ratumanan, Tanwey Gerson

Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pascasarjana Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji penerapan pembelajaran kooperatif yang dilengkapi dengan aplikasi Swishmax. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 20 Ambon, dengan menggunakan jenis penelitian quasi experimental. Kelas pertama dijadikan kelas eksperimen 1, menggunakan model pembelajaran kooperatif dilengkapi dengan aplikasi Swishmax. Kelas kedua dijadikan kelas eksperimen 2, menggunakan model pembelajaran kooperatif tanpa aplikasi Swishmax. Kelas ketiga dijadikan kelas kontrol, menggunakan pembelajaran konvensional. Data berupa hasil tes, dianalisis menggunakan uji Analisis Varians Satu Jalur yang dilanjutkan dengan uji Tukey’s HSD. Dari analisis tersebut diperoleh: (1) Terdapat perbedaan hasil belajar Geometri yang signifikan antara kelas yang menggunakan aplikasi swishmax berbantuan model pembelajaran kooperatif, model pembelajaran kooperatif tanpa aplikasi swishmax dan model pembelajaran konvensional; dan (2) Hasil belajar Geometri siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif berbantuan aplikasi Swishmax lebih tinggi dari kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tanpa aplikasi Swishmax dan kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional. 

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LUBUKLINGGAU

Yanti, Asria Herda

Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pascasarjana Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan komunikasi matematika dan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL)  dengan pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang  digunakan dalam penelitian ini adalah Nonequivalent (pretest-posttest) Control-Group Design yang dilaksanakan pada semester ganji Tahun Pelajaran 2016-2017 di SMP Negeri 2 Lubuklinggau. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pretest dan posttest. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan Uji Anava dua sisi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sig. > 0,05 artinya kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran PBL lebih baik dari kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Sumbangan model pembelajaran PBL terhadap peningkatan kemampuan komunikasi sebesar 43% dan terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah sebesar 58% dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.Kata Kunci: Model Problem Based Learning (PBL), Kemampuan Komunikasi, Kemampuan Pemecahan Masalah

PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN STARTEGI GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMKN 3 REJANG LEBONG

Utami, Clara Ade, Haji, Saleh, Zamzaili, Zamzaili

Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pascasarjana Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Problem Based Learning dengan strategi Group Investigation Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMKN 3 Rejang Lebong.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi exsperimental)yang dilaksanakan di SMKN 3 Rejang Lebong pada semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018 dengan populasi penelitian adalah semua siswa Kelas X SMKN 3 Rejang Lebong dan sampel penelitian ini adalah kelas X FARMASI (Kelas Kontrol) dan kelas X TSM (Kelas Eksperimen). Dari hasil penelitian diketahui bahwa terdapat pengaruh Pendekatan Problem Based Learning dengan Group Investigation terhadap kemampuan berpikir kritis Karena nilai signifikan kemampuan berpikir kritis pada tabel kecil dari 0,05 maka terima H1, berarti terdapat pengaruh pembelajaran Problem Based Learning dengan strategi Group Investigation terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Besarnya pengaruh perlakuan pertama terhadap kemampuan berpikir kritis adalah 52,1%. Kata Kunci:Problem Based Learning, Group Investigation, Kemampuan Berpikir Kritis

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 LUBUKLINGGAU TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Yanti, Dwi, Fauziah, Anna, Friansah, Drajat

Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pascasarjana Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Masalah penelitian ini adalah apakah ada pengaruh model pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan koneksi matematika siswa kelas X SMA Negeri 4 Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2015/2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan koneksi matematika siswa kelas X SMA Negeri 4 Lubuklinggau. Jenis penelitian ini adalah True Eksperimental Design, yaitu eksperimen yang dianggap sudah baik, karena sudah memenuhi persyaratan eksperimen, yaitu dengan adanya kelompok lain yang tidak mengalami eksperimen yang diamati, sehingga perubahan yang terjadi antara sebelum penelitian dan setelah penelitian benar-benar terlihat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 4 Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2015/2016, yang terdiri dari 267 siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara acak dengan cara pengundian. Setelah dilakukan pengundian, terpilih dua kelas sebagai sampel yaitu kelas X.3 sebagai kelas eksperimen yaitu kelas yang diberikan pengajaran dengan menggunakan model pembelajaran kontekstual dan kelas X.4 sebagai kelas kontrol yaitu kelas yang diberikan pengajaran konvensional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes yang berbentuk uraian, kemudian menggunakan nilai Gain ternormalisasi (N-gain). Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji-t semu. Berdasarkan hasil analisis uji-t semu pada taraf  signifikan ? = 0,05, diperoleh thitung  (4,38)  (1,71), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan koneksi matematika siswa kelas X SMA Negeri 4 Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : kontekstual, Koneksi Matematika

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN SELF REGULATED LEARNING IN MATHEMATICS BERBASIS PEMECAHAN MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN METAKOGNITIF SISWA DI SMA NEGERI 2 BENGKULU

Lestari, Novia Ayu, Widada, Wahyu, Zamzaili, Zamzaili

Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pascasarjana Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran Self Regulated Learning in Mathematics berbasis pemecahan masalah terhadap kemampuan metakognitif siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 2 Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan subjek penelitian siswa Kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Bengkulu. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini yaitu Kelas XI MIPA B untuk eksperimen  dan Kelas XI MIPA D sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar angket untuk mengetahui kemampuan metakognitif. Teknik analisis data terdiri dari teknik analisis ujicoba instrumen dan analisis uji hipotesis. Analisis uji hipotesis penelitian menggunakan anava. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh strategi pembelajaran Self Regulated Learning in Mathematics berbasis pemecahan masalah terhadap kemampuan metakognitif. Besar pengaruh strategi pembelajaran Self Regulated Learning in Mathematics berbasis pemecahan masalah terhadap kemampuan metakognitif siswa sebesar 31,8%. ­Kata Kunci:  Self Regulated Learning in Mathematics, pemecahan masalah, kemampuan Metakognitif

Pengaruh Model Pembelajaran Assurance, Relevance, Interest, Assesment, Satisfaction (Arias) Integratif dan Kemampuan awal Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Sekolah Menengah Pertama di Kepahiang

Kurniawati, Eka, Hartanto, Hartanto, Zamzaili, Zamzaili

Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pascasarjana Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The purpose of learning mathematics in particular is to develop creative activity of students in understanding the concepts and solve math problems, math learning include five standards to be met, among others; problem solving, concept understanding, communication, relationships, and presentation. The learning model ARIAS integrative is one model of learning is complex because it contains an element of confidence that motivate students to participate in learning better, curiosity of learning outcomes is conditioned can explore student interest, the relevance of learning material with everyday life to make learning activities into more meaningful, evaluation and reinforcement is given a great influence on the success of the students in understanding the concepts and solve math problems students, all activities are performed in an integrated manner. The purpose of this study was to determine the effect of learning model and the differences in the ability of understanding of concepts and problem solving between classes eksperiment and control. These results indicate the influence of the learning model ARIAS integrative capabilities conceptual understanding and problem solving respectively by 7% dan16,7% by value Fh respectively 33.1915 and 11.1132, which means an integrative teaching model ARIAS affect the capability of understanding concepts and problem solving math students. Differences in the average value of the ability of understanding the concept gained an experimental class superior to 11.13% compared to the control class. While the mathematical problem solving ability of students showed the difference in the average value of the two classes of 18.39. Significant values obtained from the research on the ability of conceptual understanding and problem solving of 0.000 which indicates that there are differences in the ability of understanding the concept and troubleshooting of both classes of both the value pretest-posttest and posttest-postes of the two classes with the same initial capability.Keywords: Integrative Arias, Concepts Understanding and Troubleshooting

PENGGUNAAN MEDIA KOMPUTER UNTUK MENINGKATKAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM LEARNING PADA MATA KULIAH FILSAFAT MATEMATIKA MAHASISWA S2 PRODI MATEMATIKA FKIP UNIVERSITAS BENGKULU

Nirwana, Nirwana

Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pascasarjana Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This research aims to improve the quality of learning and student learning outcomes in the eyes of mathematical philosophy with the use of computers through the application of learning models of quatum learning. This research is a Classroom Action Research (CAR) consisting of three cycles. Each cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection. The subject of this research is a graduate student of mathematics education FKIP UNIB whose philosophy of mathematics in the odd semester of academic year 2017/2018. The research instrument used is observation and test sheet. The observed data sheet was scored with a score of 1-3 (1 = less, 2 = enough, and 3 = good). Test data is processed to search for average, absorbency, and mastery learning. Learning is said to be completed individually if the value of students ? 70 and completed in classical if ? 85% of students got ?70. The use of computer media to improve the process and learning outcomes through quantum learning model learning in mathematics philosophy courses can improve learning outcomes in postgraduate students of mathematics education FKIP UNIB. The average score of student learning activity in cycle I was 28 in sufficient category, then increased in cycle II that is to be 32 in good category, then increase again in cycle III that is to be 35 in good category. The application of this model can also improve students learning process in the postgraduate program of mathematics education of FKIP University of Bengkulu, that is understanding of matter with average value of cycle I is 64, cycle II is 73,3 and third cycle is 82,7. Absorption ability of first cycle student is 64%, second cycle is 73,3%, and cycle III is 82,7%, and completeness of study cycle I is 65%, cycle II is 85% and cycle III is 100%.Keywords: computer media, learning outcomes, quantum learning

Pengaruh Model Pembelajaran Extended Triad Level ++ Terhadap Kemampuan Konjektur Pada Analisis Real Di Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Junizon, Maliyo, Widada, Wahyu, Nirwana, Nirwana

Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pascasarjana Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Artikel ini memaparkan hasil Penelitian tentang pengaruh model pembelajaran extended triad level ++ dan self efficacy terhadap kemampuan konjektur mahasiswa pada Analisis real di Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Jenis Penelitian adalah penelitian eksperimen dengan desain quasi experimental yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Bengkulu pada semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017 dengan populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa pendidikan matematika dan sampel penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan matematika semester V. Terdapat dua kelas penelitian yakni satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas sebagai kelas kontrol. Data dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan uji Ancova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran extended triad level ++ dan self efficacy terhadap kemampuan konjektur dengan nilai probabilitas p < 0,05. Selain itu, berdasarkan nilai rsquare model pembelajaran extended triad level ++ dan self efficacy memberikan pengaruh sebesar 26,9% terhadap kemampuan konjektur dan menunjukkan kemampuan konjektur mahasiswa yang diajar melalui model pembelajaran Extended Triad Level ++ lebih baik dari pada mahasiswa yang diajar menggunakan model konvensional.  Kata Kunci: Model pembelajaran Extended Triad Level ++,Self Efficacy, kemampuan konjektur

PENGARUH KEYAKINAN DIRI, KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP, MOTIVASI SISWA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA (STUDI KAUSALITAS DI MAN I KOTA BENGKULU)

Hakasinawati, Hakasinawati, Widada, Wahyu, Hanifah, Hanifah

Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pascasarjana Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung antara keyakinan diri, kemampuan pemahaman konsep, motivasi siswa, terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasinya adalah siswa Kelas XI IPA MAN 1 Kota Bengkulu. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling), sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus dari Taro Yamane atau Slovin. Instrumen dengan skala likert digunakan dalam pengambilan data. Data dianalisis dengan teknik analisis jalur. Dengan taraf signifikansi 5%, hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh langsung positif secara signifikan antara keyakinan diri , kemampuan pemahaman konsep , motivasi siswa  terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika; keyakinan diri ( , kemampuan pemahaman konsep  terhadap motivasi siswa, serta keyakinan diri (  terhadap kemampuan pemahaman konsep.Kata Kunci: keyakinan diri, kemampuan pemahaman konsep, motivasi siswa, dan kemampuan pemecahan masalah matematika