cover
Contact Name
M. Lutfi Firdaus
Contact Email
M. Lutfi Firdaus
Phone
-
Journal Mail Official
pascapendipa@unib.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
PENDIPA Journal of Science Education
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 20869363     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
PENDIPA Journal of Science Education is a peer-reviewed, open-access journal covered all aspect of science and science education. PENDIPA journal welcomes the submission of scientific articles related to mathematics, physics, chemistry, biology, and its educational implementation in a school, higher education and other educational institution. We encourage scientist, lecturer, teacher and student to submit their original paper to the journal. PENDIPA journal is published by Graduate School of Science Education - University of Bengkulu, three times a year on February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 59 Documents
Pemahaman siswa SMA tentang keanekaragaman genetik berdasarkan eksperimen DNA mitokondria Cuora amboinensis Sumatera Fitriani, Yulinda; Ruyani, Aceng; Karyadi, Bhakti
PendIPA Journal of Science Education Vol 2, No 2 (2018): june
Publisher : PendIPA Journal of Science Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstrak           Indonesia kaya akan keanekaragaman hayati, salah satunya adalah Coura amboinensis yang terletak di Aceh, Bengkulu dan Enggano. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media pembelajaran audio visual yang dikembangkan dari hubungan kekerabatan Coura amboinensis dari Aceh, Bengkulu, Enggano menggunakan DNA mitokondria untuk digunakan sebagai referensi ketika mengisi Lembar Diskusi Siswa untuk mengukur kemampuan siswa kelas 10 Madrasah Aliyah Ja -alhaq Bengkulu untuk materi keragaman genetik. Tipe Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dianalisis pengembangannya. Hasil penelitian menunjukkan desain media dengan merakit kegiatan eksperimen DNA Cuora amboinensis menjadi video pembelajaran melalui tahapan analisis kurikulum, validasi ahli membentuk media audio visual yang mampu menarik perhatian siswa saat pembelajaran karena video terdiri dari video pengantar berasal dari youtube, isi dari seri dan penutup proses eksperimental. Hasil penelitian media ini menyimpulkan bahwa penggunaan media pengajaran audio visual berhasil membuat siswa mudah memahami materi keragaman genetik. Kata kunci: Pemahaman siswa; keanekaragaman genetik; eksperimen DNA; Cuora amboinensis.
PENDIPA Journal of Science Education 2018 JOURNAL, PENDIPA
PendIPA Journal of Science Education Vol 2, No 1 (2018): February
Publisher : PendIPA Journal of Science Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENDIPA Journal of Science Education 2018
PENENTUAN NILAI EMISIVITAS WARNA MENGGUNAKAN PENERANGAN PADA MINIATUR RUANG BERBENTUK KUBUS DAN PROSES PEMBELAJARAN FISIKA KELAS X SMK NEGERI 2 BENGKULU TENGAH urra, cariti dassa; mayub, Afrizal; Farid, M
PendIPA Journal of Science Education Vol 1, No 1 (2017): october
Publisher : PendIPA Journal of Science Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT            This study aims to: know the value of emissivity of purple, green, blue, red, light green, light blue, orange, yellow, pink, and improvement of learning outcomes by using PBL model on the concept of heat transfer class X TKR SMKN 2 Bengkulu Tengah, and explain the difference of students cognitive learning outcomes in high, medium and low group. This study deals with the measurement of color emissivity and its implementation in physics learning on the topic of heat transfer. The population in this study is all students of class X SMK Negeri 2 Bengkulu Tengah academic year 2016/2017. The sample is taken by purposive sampling technique, that is class X.TKR (Light Vehicle Technique) which is taught by Problem Based Learning (PBL) model. This research is a quasi experimental research with One Group pretest-posttest design. The results showed that the purple comet value was 0.91, the green emissivity (going green) was 0.84, the blue emissivity (true blue) was 0.77, the red color emissivity (talk of the town) 0.66, light green color emissivity (apple martini) of 0.61, blue sky emissivity of 0.54, orange torch emission of 0,50, emissivity of light brown (pastry puff) of 0.46, yellow color emission (absolute yellow) of 0.37, and pink emissivity (crystal pink) of 0.24; There is an increase in learning outcomes on the concept of high, medium and low group high caloric transfer with N-gain values of 0.76 (high), 0.64 (medium), and 0.46 (moderate); There was a difference of students cognitive learning outcomes in the high, medium and low groups shown by Fcount> Ftable (4.40> 3.35) at the 5% significance level.
Pembelajaran probing prompting untuk meningkatkan berpikir kritis siswa anggota kelompok ilmiah remaja Megasari, Megasari; Sundaryono, Agus; Firdaus, M Lutfi
PendIPA Journal of Science Education Vol 2, No 2 (2018): june
Publisher : PendIPA Journal of Science Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kegiatan ilmiah mahasiswa dapat dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR). Anggota KIR diharuskan memiliki keterampilan berpikir kritis dalam mencari topik untuk menulis makalah ilmiah. Salah satu metode pembelajaran yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pemikiran kritis siswa KIR adalah dengan mempelajari instruksi yang dibantu oleh video-assisted. Sebuah eksperimen semu dengan desain desain one pretest-posttest dilakukan untuk mengukur tingkat berpikir kritis anggota KIR dengan memberikan pretest sebelum mempelajari probing yang mendorong tes video-aided dan post setelah belajar dorongan video-assisted probing. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji efektivitas dan uji Wilcoxon. Hasil data dengan efek pengukuran nilai efek diperoleh E> 0,8 yang berarti ada peningkatan berpikir kritis sebelum dan sesudah belajar. Uji Wilcoxon diperoleh nilai p (Z) = 0,0344. Nilai p (Z) <0,05 yang berarti kemampuan berpikir kritis siswa meningkat dari pretest ke posttest. Kata kunci: Probing prompting; berpikir kritis; kelompok ilmiah remaja
Pengukuran kualitas dan muka air tanah di sekitar PT. Bio Nusantara Teknologi untuk mendukung proses pembelajaran fisika Septianingsih, Dwi Alfina; Firdaus, M. Lutfi; Farid, Muhammad
PendIPA Journal of Science Education Vol 2, No 1 (2018): February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.956 KB) | DOI: 10.33369/pendipa.v2i1.4420

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi air tanah di sekitar perkebunan sawit di Desa Pondok Kelapa-Bengkulu yang dilakukan dengan menggunakan resistivity-meter metode geolistrik, konfigurasi elektroda Wenner. Data pengukuran muka air tanah dan hasil kualitas air diperoleh pada 4 lokasi penelitian. Interpretasi kurva resistivitas dengan Res2dinv menunjukkan bahwa daerah Pondok Kelapa masih memiliki potensi air tanah dengan jarak 0,5 m. Keempat lokasi diantaranya: (1) pada rata-rata kedalaman 1,967 m dengan pH 6, besi 0,0021 mg/L dan kekeruhan 54,16 NTU; (2) pada rata-rata kedalaman 2,935 m dengan pH 6, besi 0,0022 mg/L dan kekeruhan 37,12 NTU; (3) pada rata-rata kedalaman 2,240 m dengan pH 5,8, besi 0,0021 mg/L dan kekeruhan 35,65 NTU; dan (4)pada rata-rata kedalaman 2,678 m dengan pH 5,7, kandungan besi 0,0011 mg/L dan kekeruhan 19,02 NTU. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat kecenderungan hubungan terbalik antara kualitas air dan muka air tanah dari segi kekeruhan. Hasil penelitian ditampilkan sebagai penunjang proses pembelajaran Fisika yakni pengembangan LKPD berbasis service learning materi Hukum Ohm penerapan pengukuran geolistrik yang berorientasi pada pengembangan reflective thinking dengan desain ADDIE (Analisys, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Kemampuan hasil belajar 21 siswa SMK kelas X-ATP (Agribisnis Tanaman Perkebunan) didapat dengan peningkatan hasil Ngain antara nilai pretest dan posttest sebesar 0,66 yakni berada dalam kategori sedang.Kata Kunci: Kualitas air; muka air tanah; PT Bio Nusantara Teknologi; pembelajaran fisika.
Studi Komponen Kimia Pelepah Sawit Varietas Tenera Dan Pengembangannya Sebagai Modul Pembelajaran Kimia Arpinaini, Arpinaini; Sumpono, Sumpono; Yahya, Ridwan
PendIPA Journal of Science Education Vol 1, No 1 (2017): october
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.19 KB) | DOI: 10.33369/pendipa.v1i1.3006

Abstract

This study aims to (1) determine the levels of the components of the Tenera variety of palm oil compounds including extractives, holocellulose, ? - cellulose, and lignin. (2) Analyze the utilization of the pulp of Tenera varieties as pulp raw materials based on their chemical components; (3) application of chemistry learning module to improving student learning outcomes. Determination of extractive substance content with TAPPI test methods Q: 204; lignin content T: 222; holocellulose Q: 9 levels and ?-cellulose content with TAPPI test methods T: 204. then lignin, holocellulose and ?-cellulose produced from the procedure were characterized by an IR spectrophotometer. The results of the study were module and implemented in ICHO students in SMAN 2 Kota Bengkulu. The data of the research results were analyzed by ANOVA test at 5% level. The results of the characterization of lignin, holocellulose and ?-cellulose with FTIR obtained a distinctive peak of the respective functional groups of the macromolecules. From the research also obtained the average value of chemical component content on the palm velvet varieties of tenera according to their part of base, middle, ends with mean for extractive substance 8.49%, 7,87%, 6,74%, lignin 20,7 %, 18.95%, 16.69%. holocellulose 81.57%, 80.33%, 79.24% and ?- cellulose 44.57%, 43.56%, 43.26%. Based on the results of the variance analysis, the difference in position (base, center, tip) on the palm oil of the tenera varieties on extractive, lignin, holocellulose and ?-cellulose substances has significant differences. Based on the chemical component classification of Indonesian wide wood leaf, sheep betera varieties of tenera in all three positions are used as pulp raw materials because they have moderate lignin content, high levels of Holocellulose and moderate levels of ?-cellulose. The result of module implementation in students there is a significant difference between pretest and posttest value. The use of modules in learning in science groups can improve student learning outcomes.
Uji fotokatalisis reduksi benzaldehida menggunakan titanium dioksida hasil sintesis Eddy, Diana Rakhmawaty; B, Sanidya Saraswati; Rustaman, Rustaman
PendIPA Journal of Science Education Vol 2, No 2 (2018): june
Publisher : PendIPA Journal of Science Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sintesis senyawa organik pada umumnya membutuhkan pelarut yang cukup berbahaya karena bersifat toksik dan karsinogenik. Saat ini terdapat cara untuk sintesis senyawa organik baru yang tidak menggunakan pelarut berbahaya yaitu menggunakan salah satu semikonduktor sebagai fotokatalis yaitu titanium dioksida. Titanium dioksida (TiO2) digunakan sebagai fotokatalis yang ramah lingkungan karena bersifat lembam, stabilitas termalnya baik, non-toksik, tahan pada suhu tinggi dan aktifitas katalitiknya yang cukup baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan aktivitas fotokatalitik TiO2 hasil sintesis dengan variasi pH dibandingkan dengan TiO2 P25 Degussa dalam mereduksi senyawa organik yaitu benzaldehida. Uji aktivitas fotokatalitik dilakukan terhadap benzaldehida, lalu diuji identifikasi gugus fungsi yaitu uji Ritter dan uji Lucas untuk mengidentifikasi produk yang dihasilkan, didapatkan TiO2 P25 Degussa dan TiO2 pH 3 dengan aktivitas fotokatalitik paling baik dalam mereduksi benzaldehida. Kata kunci: Fotokatalis; titanium dioksida; benzaldehida.
Pemetaan ancaman bencana banjir kecamatan sungai serut, sebagi media pembelajaran topik bahasan global warming di SMKN 3 Kota Bengkulu Efriyani, Eva; Nirwana, Nirwana; Farid, Muhammad
PendIPA Journal of Science Education Vol 2, No 1 (2018): February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.618 KB) | DOI: 10.33369/pendipa.v2i1.4424

Abstract

 AbstrakAda kecenderungan peningkatan kuantitas banjir yang terjadi di Kota Bengkulu dalam setiap tahunnya. Salah satu wilayah yang selalu mengalami bencana banjir adalah kecamatan Sungai Serut, khususnya wilayah Kelurahan Tanjung Agung, Tanjung Jaya dan Kelurahan Semarang. Banjir yang terjadi di wilayah tersebut tergolong tipe banjir karena tumpahan air sungai yang menggenang karena elevasi rendah. Pemetaan ancaman banjir di Kecamatan Sungai Serut dilakukan dengan mengukur ketinggian di setiap titik pengukuran, menggunakan GPS. Pengukuran jarak sungai terdekat dan jarak dari garis pantai dilakukan menggunakan google earth. Pemetaan wilayah terkena dampak dan ancaman banjir tidak saja penting untuk perencanaan wilayah, akan tetapi juga untuk media pembelajaran di sekolah. Pada proses pembelajaran tentang pemenasan global, banjir menjadi salah satu dampak yang terjadi kerenanya. Banjir yang terjadi di Kecamatan Sungai serut dapat ditelusuri kejadiannya karena debit Sungai Bengkulu yang sangat besar. Debit yang sangat besar tidak langsung ditampung oleh laut, karena pada saat itu laut dalam kondisi pasang. Kejadian laut pasang disaat musim penghujan mengindikasikan adanya anomali yang terjadi di laut, yang besar kemungkinan disebabkan karena dampak pemanasan global. Banjir sebagai media pada  topik bahasan pemanasan global mampu meningkatkan hasil belajar pada konsep pemanasan global siswa ekstrakulikuler KIR SMK Negeri 3 Kota Bengkulu kelompok tinggi, sedang dan rendah. Hal ini di buktikan dengan nilai N-gain untuk kelas tinggi adalah sebesar 0,75 dalam katagori tinggi, kelas sedang sebesar 0,52 dalam katagori sedang, dan kelas rendah sebesar 0,44 dalam katagori sedang. Kata kunci: Banjir, potensi banjir, pemanasan global, hasil belajar.
Pembelajaran Fisika Konsep Kalor Dengan Menggunakan Media Pirolisis Sampah Plastik Untuk Meningkatkan Ketrampilan Berpikir Kritis Siswa Di SMAN 3 Bengkulu Tengah kalsum, Umi; Sundaryono, Agus; Farid, M
PendIPA Journal of Science Education Vol 1, No 1 (2017): october
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.501 KB) | DOI: 10.33369/pendipa.v1i1.3019

Abstract

The objectives of this research are (1) to know the value of density, viscosity, fog point, oil absorption caloric, odor, color and fire sensitivity, in pyrolysis of plastic garbage from condenser one and two adsorbed using zeolite and activated charcoal, (2) the content contained in pyrolysis plastic waste oil adsorbed using active zeolite and charcoal, (3) knowing differences in critical thinking skills among students who learn to use guided inquiry learning model with students who study conventionally on physics learning. Convert plastic waste into fuel oil using a pyrolysis process with two water condensers, then plastic waste pyrolysis oil adsorbed using activated zeolite and charcoal. The results showed that the density value of the adsorbed oil for one condenser was 772 Kg / m3 and the condenser was 770 Kg / m3, the viscosity value of the adsorbed oil from the condenser one and two had the same value of 0.49 m2 / s, the fog point value oil that has been adsorbed on the condenser yield one and two is the same value that is -18oC, the calorific value of oil absorption, color, odor, and fire sensitivity shows the more adsorbent and the longer the adsorption process, the oil absorbs the smaller, , the odor does not sting, and the fire sensitivity gets smaller. GC-MS test results obtained the most compounds contained in pyrolysis oil plastic waste that has been adsorbed that is 1,3,5-trimethylcyclohexene. The implementation of physics learning on the concept of heat shows that there are differences in critical thinking skills in control and experiment class. Based on different test on posttest result the first material got 0,022 and postest second material equal to 0,047, the value is smaller than level of significance 0,05 so Ha accepted.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR ANTARA MODEL PEMBELAJARAN CLIS (CHILDREN’S LEARNING IN SCIENCE) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KIT IPA DI SMP NEGERI 21 KOTA BENGKULU Suryani, Novi Ade; Sakti, Indra; Purwanto, Andik
PendIPA Journal of Science Education Vol 2, No 1 (2018): February
Publisher : PendIPA Journal of Science Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui hasil belajar dengan model pembelajaran  CLIS (Children’s  Learning in Science) menggunakan Media Kit IPA di SMP Negeri 21 Kota Bengkulu. (2). Mengetahui hasil belajar dengan model pembelajaran  CLIS (Children’s  Learning in Science) tanpa menggunakan Media Kit IPA di SMP Negeri 21 Kota Bengkulu. (3). Untuk mengetahui  seberapa besar perbedaan hasil belajar fisika antara model pembelajaran CLIS (Children’s  Learning in Science) yang menggunakan media kit IPA dan tidak menggunakan Media Kit IPA di SMP Negeri 21 Kota Bengkulu. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan sampel terdiri dari dua kelas. Instrumen penelitian ini berupa 10 butir soal berbentuk pilihan ganda yang dibagi dalam tiga tahapan pembelajaran. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis uji-t. Hasil dari penelitian ini bahwa hasil belajar yang dicapai oleh siswa dengan model pembelajaran CLIS  (Children’s Learning In Science) menggunakan media kit IPA diperoleh rata-rata sebesar 65,26, sedangkan hasil belajar yang dicapai siswa dengan model pembelajaran (Children’s Learning In Science) tanpa menggunakan media kit IPA sebesar 61,67, dengan hasil perhitungan thitung sebesar 2,813.Kata kunci: Model Pembelajaran CLIS (Children’s  Learning in Science), Media Kit IPA, hasil belajar.