Intek Akuakultur
The scope of Intek Aquaculture Journal include System and Technology, Biotechnology, Nutrition and Feed, Fish Health Management, Water Quality Management , Reproduction and Genetics in the field of Aquaculture.
Articles
29
Articles
Rasio konversi pakan benih ikan kerapu cantang (Epinephelus fuscoguttatus x Epinephelus lanceolatus) dengan pemberian dosis recombinant growth hormone (rGH) yang berbeda

Hendriansyah, Ahmad, Putra, Wiwin Kusuma Atmaja, Miranti, Shavika

Intek Akuakultur Vol 2 No 2 (2018): Intek Akualultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

penelitian ini menggunakan hormon rekombinan pertumbuhan (rGH) dengan dosis yang berbedapada pakan. tujuan penelitian iniadalah mengetahui dosis rGH yang terbaik untuk menurunkan rasio konversi pakan (fcr) benih ikan kerapu cantang. metode penelitianyang digunakanadalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan K tanpa rGH; A pemberian RGH 5 mg/kg pakan; B 6 pemberia rGH mg/kg pakan; dan C pemberian rGH 7 mg/kg pakan dengan tiga ulangan. hasil enelitian terbaik adalah perlakuan B dengan nilai parameter penelitian sebagai berikt : bobot mutlak 31,56±4,28 g, dan rasio konversi pakan 1,27±0,16.

Pengaruh perbedaan suhu terhadap laju penyerapan kuning telur larva ikan bawal bintang (Trachinotus blochii)

Ariska, Risma, Irawan, Henky

Intek Akuakultur Vol 2 No 2 (2018): Intek Akualultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 2 ?? 5 Maret 2018 di Desa Pengujan, Teluk Bintan II, Kabupaten Bintan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlakuan suhu terbaik untuk perkembangan larva ikan bawal bintang. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 perlakuan, yaitu A (28°C), B (30°C), C (32°C) dan C (34°C) dengan 3 kali ulangan pada tiap perlakuan. Hasil penelitian didapatkan bahwa perlakuan A (28°C) memiliki penyusutan penyusutan volume kuning telur terbaik yaitu  84.432.467,5 µm3 dan laju penyerapan kuning telur terbaik yaitu  4.690.692,6 µm3/jam.

Isolation and Identification of Lactid Acid Bacteria from Intestine of Silver pompano (Trachinotus blochii)

Irwansyah, Irwansyah

Intek Akuakultur Vol 2 No 2 (2018): Intek Akualultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The purposes of this study were to isolation and identification the Lactid acid bacteria from intestine of silver pompano (Trachinotus blochii).  This study were did by In-vitro.  The procedur of this study were isolated the lactid acid bacteria from intestine of Silver pompano, colony morphology test, bacteria cell morphology test, the Gram stain, catalase test, motility test, fermentation type test, fermentation of carbohidrate test and physiology test.  The study results got four lactid acid bacteria isolates consist of B7-P4-K2, B8-P4-K1, B8-P4-K3 and B10-P4-K2. The morphology colony shown spherical and white, morphology cell shown bacil and cocci with positive Gram stain, non-motil and negative catalase test. Based on the identification B7-P4-K2 and B8-P4-K1 isolates were Lactobacillus genus, and B8-P4-K3 and 10-P4-K1 isolates were Enterecoccus genus.

Pengaruh Pemberian Hormon Tiroksin Pada Pakan Pellet Megami Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Kerapu Cantang (Epinephelus fuscoguttatus-Lanceolatus)

Dedi, Dedi

Intek Akuakultur Vol 2 No 2 (2018): Intek Akualultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kerapu cantang E. fuscoguttatus-lanceolatus merupakan salah satu jenis ikan laut yang bernilai ekonomis serta dapat dikembangkan menjadi komoditas budidaya yang menjanjikan. Permasalahan budidaya E. E. fuscoguttatus-lanceolatus yakni pertumbuhan ikan yang masih tergolong lamban sehingga mendorong peneliti untuk melakukan kajian terkait dengan pengaruh pemberian Tiroksin pada pakan pellet. Hasil yang diperoleh Tidak ada pengaruh yang signifikan perlakuan hormon tiroksin yang diberikan terhadap pertumbuhan panjang, berat, serta bobot harian ikan kerapu cantang E. fuscoguttatus-lanceolatus. Akan tetapi berdasarkan uji statistik data penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pertumbuhan panjang, berat, serta bobot harian pada masing-masing perlakuan hormon. Tingkat keberhasilan hidup ikan kerapu cantang E. fuscoguttatus-lanceolatus tergolong tinggi, serta laju mortalitasnya tergolong rendah. Dosis perlakuan paling tinggi pada laju pertumbuhan panjang ikan dan penambahan bobot serta pertumbuhan harian ikan kerapu cantang E. fuscoguttatus-lanceolatus yakni pada perlakuan 0,6 mg/kg-pakan

Pengaruh suhu terhadap daya tetas telur ikan kakap putih (lates calcarifer)

hasibuan, rusna benedikta, irawan, henky, yulianto, tri

Intek Akuakultur Vol 2 No 2 (2018): Intek Akualultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pengaruh Suhu Terhadap Daya Tetas Telur ikan Kakap Putih (Lates calcarifer). Tanjungpinang Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji. Pembimbing oleh Hengky Irawan dan Tri Yulianto.Pengaruh suhu merupakan parameter penentu daya tetas yang diberikan terhadap telur ikan kakap putih. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh suhu terhadap daya tetas telur ikan kakap putih (Lates calcarifer). Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu A pemberian suhu 28oC, B pemberian suhu 30oC, C pemberian suhu 32oC dan D pemberian suhu 34oC . Hasil penelitian terbaik adalah perlakuan D 44,67% (daya tetas), D 87413.33% (waktu penetasan), dan  C 2,33% (abnormalitas).

Tingkat Efesiensi Pakan dan Pertumbuhan Benih Ikan Bawal Bintang dengan Pemberian Dosis recombinant Growth Hormone (rGH) yang berbeda

Zulpikar, Zulpikar, Irawan, henky, Atmaja Putra, Wiwin Kusuma

Intek Akuakultur Vol 2 No 2 (2018): Intek Akualultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rGH dan dosis rGH yangterbaik terhadap efesiensi pakan dan pertumbuhan benih ikan bawal bintang.Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2017 selama 35 hari di Balai Benih IkanDesa Pengujan, Kabupaten Bintan Kepulauan Riau. Metode yang digunakan ialaheksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3ulangan. Menggunakan analisis data dengan One-Way ANOVA menunjukkanbahwa hormon rGH memberi pengaruhnya terhadap benih ikan bawal bintangdengan dosis 6 mg/kg pakan dimana efesiensi pakan 72,06 % pertumbuhan bobottubuh akhir 12,47 g dan pertumbuhan bobot mutlak 9,78 g.

Identifikasi dan Prevalensi Endoparasit pada Ikan Bawal Bintang (Tracinhotus Blochii) di Lokasi Budidaya Perikanan Teluk Bintan

filzah, syafitri, Razai, Tengku Said, Wulandari, Rika

Intek Akuakultur Vol 2 No 2 (2018): Intek Akualultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis endoparasit dan prevalensi yang menginvasi ikan bawal bintang (Tracinhotus blochii). Penelitian ini dilakukan secara in vitro. Prosedur penelitian meliputi metode sampling ikan sebanyak 5% secara acak pada 3 lokasi budidaya, kemudian melakukan purifikasi endoparasit dengan teknik isolasi. Proses identifikasi endoparasit dilakukan secara manual mengacu pada buku manual identifikasi oleh Kabata (1985) dan Rigby (1998). Penelitian ini berhasil mendapatkan satu jenis endoparasit dengan genus Camallanus pada organ usus dengan nilai prevalensi 4,4%.

Kelimpahan Kopepoda (Copepods) sebagai Stok Pakan Alami di Perairan Desa Pengudang, Bintan

Razai, Tengku Said, Putra, Imam Pangestiansyah, Suhud, M. Aris, Firdaus, Muhammad

Intek Akuakultur Vol 2 No 1 (2018): Intek Akualultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.241 KB)

Abstract

Kopepoda merupakan salah satu elemen penting dalam rantai makanan pada ekosistem perairan. Perannya pada rantai makanan untuk transfer energy dari produsen ke konsumen tingkat pertama, yakni sebagai makanan bagi ikan-ikan kecil pada fase larva. Pengamatan dilakukan secara purposive sampling pada 3 stasiun penelitian (kawasan muara sungai, area penangkapan, serta permukiman penduduk). Teridentifikasi sebanyak 7 spesies kopepoda diantaranya Callanus sp., Lucicutia sp., Macrosetella sp., Nauplius sp., Oithona sp., Rhincalanus sp., Scolecithricella sp. Kelimpahan copepod  diperairan Desa Pengudang rata-rata sebesar 188,14 ind/L. Dari 7 jenis kopepoda yang dijumpai, jenis kopepoda Callanus sp., Macrosetella sp., Nauplius sp., Oithona sp., Rhincalanus sp., dan Scolecithricella sp. yang umumnya telah dikembangkan untuk digunakan sebagai pakan alami.

Spawning Fish Silver Pompano (Trachinotus blochii) Study with Hormonal Induction

putra, wiwin kusuma atmaja

Intek Akuakultur Vol 2 No 1 (2018): Intek Akualultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.076 KB)

Abstract

The purpose of this study was to find out how hormonal induction  procedures and the quality of spawning results by observation and literature review. The time and place for testing hormone products is July 2018 at the BBI Pengujan. The research method is field observation of spawning Silver pompano fish with induction of several different hormones and reviewing literature. The research procedure included the implementation of spawning tests with 4 hormone inducers in 4 pairs of Silver pompano who were ready to spawn and conducted a literature study. The results of the study were induction of the hormone WOFA-FH, hCG Chorullon and Ovaprim spawning, while the Polaris hCG hormone did not occur spawning.  

Food Habit of Eel Tailed Catfish (Plorosidae) of Pengujan Fleet, Bintan District, Riau Island Province

triyulianto, triyulianto

Intek Akuakultur Vol 2 No 1 (2018): Intek Akualultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.32 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know the type of fish food sembilang in waters of Pengujan Bay, Bintan Regency, Riau Islands Province. The research method is field survey with sampling of 35 fishes caught by fisherman catch. The research procedure involves the preparation of tools, materials, fish, surgery, observations, and descriptive data analysis. The results of this research are the types of fish food sembilang in bay waters of tembeling including crab, crustacean, gastropod and bivalvia.