cover
Contact Name
Muh. Fajaruddin Natsir
Contact Email
ahmadfajarislam@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jnikunhas@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : -     EISSN : 26216507     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Tatanan Rumah Tangga Masyarakat Desa Parang Baddo Natsir, Muh. Fajaruddin
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol 1, No 3 (2019): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Februari 2019
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.165 KB)

Abstract

Program PHBS di Rumah Tangga merupakan upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat. PHBS di Rumah Tangga dilakukan untuk mencapai Rumah Tangga berperilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan rumah tangga masyarakat di Desa Parang Baddo meliputi faktor predisposing (pengetahuan), enabling (observasi), dan behavior (perilaku). Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Dilaksanakan pada 2 dusun yang terdapat di desa Parang Baddo yaitu dusun Parang Bianara dan dusun Parang Baddo. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen penelitian berupa kuesioner yang terdiri dari pertanyaan mengenai indikator PHBS. Penelitian ini menggunakan analisis univariat. Dari dua dusun yang diteliti, dengan sampel sebanyak 147 Rumah tangga, terlihat bahwa indikator yang memiliki pencapaian tertinggi yakni indikator Kepemilikan jamban dan konsumsi sayur dan buah. Pencapaian hasil yang didapatkan yakni dusun Parang Baddo sebesar 63,2% dan Parang Bianara 58,65 Bila dibandingkan dengan target PHBS Kementerian Kesehatan 70%, angka yang didapatkan oleh kedua dusun tersebut masih dibawah target. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada masyarakat desa Parang Baddo khususnya dusun Parang Baddo dan Parang Bianara masih dibawah standar target Kementerian Kesehatan.
PENGARUH CREAM BIJI LADA HITAM (Piper nigrum L.) TERHADAP PENYAKIT VITILIGO susila, ida -; Susila, Ida -
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Juni 2019
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.073 KB)

Abstract

Biji  lada hitam banyak digunakan sebagai bahan baku bumbu dapur dan bahan dasar masakan. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa bahwa kandungan piperine yang terdapat dalam biji lada hitam selain memberikan rasa pedas, hasil sintesisnya bisa membantu menstimulasi pigmentasi akan tetapi penelitian dan pengaplikasian terutama dalam bidang kesehatan masih terbatas sehingga perlu dilakukan banyak penelitian lebih lanjut.Penelitian ini untuk menguji biji lada hitam sebagai obat penyakit vitiligo dalam bentuk cream serta proporsi yang tepat untuk mendapatkan produk cream yang baik. Variasi perbandingan (1:1) lada hitam dengan basis cream yang berbeda yakni vaselin, adeps lanae, emulgade dan aleum sesame&cera flava. Pengujian yang dilakukan meliputi uji pH, uji organoleptik, uji efektivitas cream lada hitam dan uji mikrobiologi.Hasil pengujian pH diperoleh hasil bahwa pH cream 7.5, merupakan pH normal untuk kulit. Pengujian organoleptik dengan analisis menggunakan ANOVA menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi penambahan lada hitam signifikan pada warna, tekstur, kepadatan dan kesukaan panelis. Pengujian efektivitas cream lada hitam menggunakan Uji T Paired diperoleh nilai T hitung sebesar 7.646 sedangkan T tabel adalah 1.74588 sehingga nilai T hitung > T tabel, artinya terdapat perbedaan signifikan luas paparan vitiligo sebelum dan sesudah diberi cream lada hitam. Uji Mikrobiologi yakni pengujian Angka Lempeng Total menunjukkan jumlah mikroba pada sampel sebesar 2.5 x 103 Cfu/gram. Tingginya nilai Angka Lempeng Total tersebut masih memenuhi persyaratan cemaran mikroba oleh BPOM yakni sebesar 104.
INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA POLUTAN KARBON MONOKSIDA DI TERMINAL MALENGKERI KOTA MAKASSAR Utama, Deddy Alif
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Juni 2019
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (983.293 KB)

Abstract

Salah satu sektor yang berperan penting dalam penurunan kualitas udara diseluruh dunia adalah transportasi. Di antara polutan yang berasal dari sektor transportasi dan berpotensi menyebabkan penurunan kualitas udara, karbon monoksida (CO) adalah salah satu yang paling berbahaya dari polutan lainnya. Indeks standar pencemar udara diukur untuk untuk menilai potensi pajanan yang dihasilkan oleh karbon monoksida di Terminal Malengkeri Kota Makassar. Sampel adalah udara ambien di sekitar wilayah Terminal Malengkeri. Sampel udara ambien diukur melalui dua tahap pengukuran yaitu pada saat awal pekan (senin-rabu) dan pada saat akhir pekan (kamis-sabtu) sebanyak tiga kali dalam sehari (pagi, siang, dan sore) dalam rentang waktu 1 jam pengukuran untuk melihat konsentrasi CO. Delapan titik pengukuran dipilih pada wilayah Terminal Malengkeri. Dari hasil penelitian, terdapat peningkatan konsentrasi CO sebesar 22,44% antara awal pekan dan akhir pekan baik untuk pengukuran 1 jam maupun 8 jam. Adapun konsentrasi rata-rata karbon monoksida dalam sepekan untuk seluruh titik sampel dengan pengukuran 8 jam adalah sebesar 252,29, dengan nilai tertinggi dimiliki oleh titik sampel 4 yaitu sebesar 454,02 µg/m3. Nilai ISPU polutan CO di Terminal Malengkeri Kota Makassar sebesar 2.193,84. Nilai tersebut dikategorikan sebagai berbahaya bagi setiap makhluk hidup yang menghirupnya. Selain itu jika dilihat berdasarkan titik pengambilan sampel, nilai ISPU tertinggi berasal dari titik 4 yaitu sebesar 3.948,03 dan dikategorikan sebagai berbahaya. Nilai tersebut lebih tinggi sekitar 44,43% dari nilai ISPU rata-rata untuk seluruh titik pengukuran.Kata kunci: ISPU, karbon monoksida, bus terminal
Effectiveness Of WWTP Quality Using Bio Media In Hospital Hikmah, Masamba Birawida, Agus Bintara
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Juni 2019
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.651 KB)

Abstract

Liquid waste from hospitals contains high enough organic and inorganic compounds, chemical compounds, pathogenic microorganisms, toxic and radioactive chemicals which, if not managed properly, will adversely affect the hospital environment and the community surrounding the hospital. The purpose of this study was to determine the description of the wastewater distribution system, the treatment process and the effectiveness of WWTP in terms of the parameters of pH, Temperature, BOD, COD and Total Coliform. This type of research is observational with a descriptive approach. The sample size is 60 samples with taking points at the inlet and outlet of WWTP Hospital Hikmah Masamba. The frequency of sampling is done twice a day for three days. Sample examination was carried out at the Environmental Engineering and Disease Control Center (BTKLPP) Makassar Class I. Laboratory test results are compared with the Minister of Environment Decree Number 5 of 2014 concerning Waste Water Quality Standards for Businesses and / or Health Service Facilities Activities. The results showed that the distribution of wastewater using a closed, water-resistant piping system flowed smoothly and separated from the rainwater drainage channel. Hospital waste water treatment process. Hikmah Masamba uses the Bio-Media Process system. Results of examination of laboratory wastewater from Hikmah Masamba Hospital at the Outlet level average for pH parameters: 7.21, Temperature: 26.3 oC, BOD5: 26.04 mg / l, COD: 64.23 mg / l, and Total Coliform :> 160,000 colonies / 100 ml. The conclusion of this study for the wastewater distribution process meets the requirements in accordance with Kepmenkes No. 1204 of 2004 concerning the Health requirements of the Hospital, the process of liquid waste treatment is running well and optimally, except for chlorinated tubing that is not functioning. Hospital IPAL is effective in reducing parameters suhu, BOD5 and COD which are indicated by the results of examinations that have met the requirements, but have not been effective in reducing pH and Total Coliform parameters.
Tingkat Pendapatan, Metode Pengasuhan, Riwayat Penyakit Infeksi dan Risiko Kejadian Stunting di Kota Samarinda Naim, Tanti Asrianti
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Juni 2019
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.576 KB)

Abstract

Nutritional problems in Indonesia, especially in children are still quite high. Nutritional problem in children including stunting with high proportion of 37,2%. This was an observational analytical study with a retrospective method to determine the risk of stunting in underfive years old children (toddler) based on the level of family income, parenting method, and history of infectious diseases in children on the working area of Juanda Public Health Center Samarinda, 2018. The population in this study was toddlers on the working area of Juanda Public Health Center Samarinda with 99 respondents consisting of 33 cases and 66 controls. The results showed that families with lower to middle income levels had a four times greater risk of stunting compare to middle to upper income level families (OR: 3,877; 95%CI: 1,329-11,310). The parenting method and history of infectious diseases did not show a significant relationship with the incidence of stunting in this research. Further research is needed to investigate other factors for stunting, include environmental factors
IDENTIFIKASI FORMALIN PADA MAKANAN MENGGUNAKAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA Dewi, Sinta Ratna
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Juni 2019
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.668 KB)

Abstract

Formaldehid atau disebut juga formalin merupakan zat kimia berbahaya bagi manusia sehingga sangat dilarang digunakan sebagai bahan baku makanan, tetapi masih banyak produsen makanan seperti dalam pembuatan mie basah, lontong, ketupat, tahu, bakso, sosis, bahkan dalam pembuatan kecap masih menggunakan bahan formalin sebagai bahan tambahan untuk mengawetkan makanan. Penggunaan bahan ini dimaksudkan agar bahan makanan yang dijual bisa disimpan dalam jangka lama dan tidak mudah rusak. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional study dengan mengumpulkan data primer berupa pengujian sampel makanan yang diambil secara purposive random sampling. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi formalin pada bahan makanan yang mengandung formalin yang terdapat dibeberapa pasar tradisional di Samarinda dengan menggunakan ekstrak bahan alami yaitu ekstrak kulit buah naga.  Dari hasil penelitian pengujian formalin dengan uji menggunakan kulit buah naga ditemukan 6 sampel positif mengandung formalin antara lain pentol bakso, ikan asin dan udang rebon Kata kunci: identifikasi, formalin, kulit buah naga
FAKTOR DETERMINAN YANG BERPENGARUH TERHADAP KETERSEDIAAN DATA SET PRIORITAS DI DINAS KESEHATAN A, Rumainum; Rantetampang, A.L.; Zainuri, A.
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Juni 2018
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.242 KB)

Abstract

Latar belakang:Data dan informasi menjadi penting di era Good Governance, di mana mengharuskan  penganggaran berbasis kinerja yaitu uang yang ada diharuskan menghasilkan target kinerja tertentu. Evaluasi kinerja tidak dapat diukur keberhasilannya apabila tidak ada data, atau data yang ada tidak lengkap atau tidak benar atau tidak tepat waktu sehingga menghambat kemajuan dalam hal pelayanan kesehatan. Ketidakmampuan membuat profil melalui penyediaan data set prioritas kabupaten/kota merupakan gambaran ketidaktahuan kabupaten/kota terhadap kondisi daerahnya.Tujuan penelitian: Diketahuinyafaktor determinan yang berpengaruh terhadap ketersediaan Data Set Prioritas pada dinas kesehatan kabupaten/kota di Provinsi Papua.Metode Penelitian: Tipe penelitian deskriptif analitisdengan teknikanalisisis chi square. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2016-Januari 2017 di empat Dinas Kesehatan Kabupaten (Merauke, Paniai, Sarmi, Biak Numfor) . Populasi sebanyak 78 orang dengan sampel sebanyak 55 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian:Faktor yang tidak berpengaruh terhadap ketersediaan data set prioritas yaitu sarana (ρ-value= 0,710; RP = 1,625; CI95%= 0,303 – 8,704), imbalan  (ρ-value= 0,703; RP = 7,555; CI95%= 0,166 – 3,430), dan SOP (ρ-value= 0,661; RP = 1,357; CI95%= 0,237 – 7,784). Faktor yang berpengaruh terhadap ketersediaan data set prioritas yaitu supervisi (ρ-value= 0,000; RP = 2,000; CI95%= 1,290 – 3,100), dan dukungan atasan (ρ-value= 0,000; RP = 3,000; CI95%= 1,467 – 6,137).Kata Kunci : Determinan, Ketersediaan Data Set Prioritas .
KONDISI SANITASI RUMAH, PERILAKU KESEHATAN DAN KEJADIAN DIARE MASYARAKAT PESISIR DI DESA PIRU huliselan, Johan; Selomo, Makmur; La Ane, Ruslan
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol 1, No 3 (2019): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Februari 2019
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.347 KB)

Abstract

Penyakit diare di Kabupaten Seram Bagian Barat masih merupakan masalah kesehatan masyarakat setiap tahunnya, pada tahun 2014 tercatat bahwa penyakit diare menempati urutan ke tiga berdasarkan data 10 penyakit terbanyak  di Puskesmas Piru. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kondisi sanitasi rumah, perilaku kesehatan dan kejadian diare pada masyarakat pesisir di Desa Piru Kabupaten Seram Bagian Barat. Jenis penelitian deskritif dengan jumlah sampel yaitu 169 responden. Metode yang digunakan dengan mengamati kondisi sanitasi rumah yang ada pada masyarakat pesisir dan kemudian melakukan wawancara dengan menggunakan kuesioner, Hasil penelitian ini menunjukan bahwa responden yang memiliki sarana pembuangan sampah yang memenuhi syarat yaitu sebanyak 61 orang (36,1 %), tidak memenuhi syarat sebanyak 108 orang (63,1 %). Adapun responden yang memiliki, sarana pembuangan air limbah yang memenuhi syarat yaitu sebanyak  26 orang (15,4 %), yang tidak memenuhi syarat sebanyak 143 orang (84,6 %), dan responden yang terkena diare yaitu sebanyak 108 orang (63,9 %) dan tidak mengalami diare yaitu sebanyak 61 orang (36,1 %), penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu diperhatikan syarat-syarat dalam pembuatan saluran air limbah, dan pembinaan tentang pengolahan sampah serta penyuluhan tentang diare dari instasi terkait.
PENGARUH PEMBERIAN BISKUIT UBI JALAR UNGU (Ipomea Batatas L. Poiret) TERHADAP STATUS GIZI KURANG PADA ANAK BALITA USIA 12-36 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SOMBA OPU A. Ibrahim, Irviani; Syarfaini, Syarfaini; Muslimah. N, Nur
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Juni 2018
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.635 KB)

Abstract

Gizi kurang merupakan keadaan gizi seseorang dimana jumlah energi yang masuk lebih sedikit dari energi yang dikeluarkan, sehingga tidak memenuhi angka kecukupan gizi, yang dinyatakan berdasarkan indikator BB/U dengan nilai z-score yaitu, -3 SD s/d <-2 SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biskuit ubi jalar ungu terhadap status gizi kurang pada anak balita usia 12-36 bulan di wilayah kerja puskesmas Somba Opu. Penelitian ini merupakan penelitiankuantitatif lapangandengan desain non randomized pre-post controldesign melalui pendekatan quasi eksperimental.Jumlah sampel sebanyak 36 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purpossive sampling.Metode Analisis menggunakan paired-test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak  ada pengaruh status gizi pada kelompok intervensi (p=0.067)dan kelompok kontrol (p=0.137), ada pengaruh asupan energi pada kelompok intervensi (p=0.003)dan kelompok kontrol (p=0.008),tidak ada pengaruh asupan protein pada kelompok intervensi (p=0.529)dan kelompok kontrol (p=0.395),tidak ada pengaruh asupan vitamin C pada kelompok intervensi (p=0.122)dan kelompok kontrol (p=0.445),ada pengaruh asupan zat besi pada kelompok intervensi (p=0.030)dan kelompok kontrol (p=0.030),ada pengaruh berat badan pada kelompok intervensi (p=0.000)dan kelompok kontrol (p=0.000).Pemberian biskuit ubi jalar ungu dan biskuit tepung terigu belum mampu mengubah status gizi (BB/U) anak balita gizi kurang selama 30 hari ditandai dengan rata-rata nilai Zscorenya masih berada pada angka <-2 SD menandakan anak balita masih berada pada kategori gizi kurang. Jadi disarankan agar dilakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui durasi dan frekuensi yang efisien untuk pemberian intervensi guna mendapatkan hasil yang optimal. Kata Kunci : Gizi Kurang, anak batita usia 12-36 bulan, biskuit ubi jalar ungu, biskuit tepung terigu
STUDI KARAKTERISTIK DAN KUALITAS BOD DAN COD LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANTO DG. PASEWANG KABUPATEN JENEPONTO B. Anwar Mallongi, Rahmat
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Juni 2018
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.63 KB)

Abstract

Rumah Sakit sebagai salah satu tempat atau sarana pelayanan untuk menangani, merawat dan pengobatan akan menghasilkan limbah cair dalam jumlah yang cukup banyak dan kualitasnya perlu mendapat perhatian karena di dalamnya mempunyai bahan yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat dan lingkungannya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai karakteristik dan kualitas BOD, COD air limbah di Rumah Sakit Umum Daerah Lanto Dg. Pasewang Kabupaten Jeneponto Tahun 2015.Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dalam pendekatan deskriptif.Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling, Sampel dalam penelitian ini adalah air limbah yang berasal dari 2 titik yaitu Inlet dan Outlet IPAL.Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel air limbah Rumah Sakit Umum Daerah Lanto Dg. Pasewang Kabupaten Jeneponto, dapat ditarik kesimpulan bahwa kadar BOD pada inlet dengan nilai rata-rata 112,3 mg/l, pada Outlet dengan nilai rata-rata 58 mg/l tidak memenuhi syarat, dan kadar COD pada inlet IPAL dengan nilai rata-rata 234,6 mg/l, pada Outlet IPAL dengan nilai rata-rata 92,3 mg/l tidak memenuhi syarat sesuai Standar Baku Mutu Air Limbah Cair Kegiatan Rumah Sakit berdasarkan Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor : 69 Tahun 2010 Tentang Baku Mutu dan Kriteria Kerusakan Lingkungan Hidup Lampiran II Poin D.3 Baku Mutu Air Limbah Bagi Kegiatan Rumah Sakit.Diharapkan kepada pihak pengelolah dan manajemen rumah sakit untuk mengalokasikan dana operasional yang dibutuhkan dalam rangka pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air Limbah terutama pada tangki aerob/anaerob serta filtrasi.Kata Kunci : Kualitas Air Limbah, BOD, COD, Suhu, dan pH

Page 1 of 3 | Total Record : 24