cover
Filter by Year

Analysis
Articles
32
Articles
Hubungan Antaran Nyeri Reumatoid Arthritis Dengan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Kehidupan Sehari-hari Pada Pra Lanjut Usia Di Wilayah Kerja Puskesmas Oesao Kabupaten Kupang

Dida, Defebria Nasusda

CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 3 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : LP3M Stikes CHMK

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.756 KB)

Abstract

Nyeri Reumatoid Arthritis, Tingkat Kemandirian, Pra Lansia

Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada pekerja seks di Lokalisasi KArang Dempel Kupang

bire logo, hendra andryanus

CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 3 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : LP3M Stikes CHMK

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.505 KB)

Abstract

ABSTRAKBire Logo, Hendra Andryanus. 2017. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan HIV/AIDS pada Pekerja Seks di Lokalisasi Karang Dempel. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Citra Husada Mandiri Kupang.Betan, Yasinta, S.Kep,Ns.,MNS dan Dion, Yohanes, S.Kep,NS.,M.KesAcquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) adalah suatu kumpulan gejala penyakit kerusakan sistem kekebalan tubuh, bukan penyakit bawaan tetapi didapat dari hasil penularan. Penyakit ini disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV). Upaya pencegahan pada populasi beresiko tinggi seperti PSK  yang karena pekerjaannya   beresiko terhadap penularan HIV/AIDS melalui pencegahan yang efektif seperti penggunaan kondom setiap kali melakukan transaksi seksual dengan banyak pasangan seksual. Health Belief Model (HBM) merupakan sebuah model psikologi yang dapat digunakan untuk memprediksi sebab munculnya perilaku sehat. HBM berfokus pada belief individu akan percieved seriousness/severity, percieved suspectibility, precieved benefits and barriers dan cues to action. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada pekerja seks di Lokalisasi Karang Dempel.Metode dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 118 responden. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 20 juli- 20 agustus 2017 di Lokalisasi Karang Dempel Kupang. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada responden.Hasil penelitian didapatkan lebih dari sebagaian besar responden memiliki persepsi kerentanan, keseriusan, manfaat dan hambatan, isyarat untuk bertindak dan perilaku pencegahan HIV/AIDS tergolong baik. Hasil uji chi square diperoleh p value untuk masing-masing faktor ≤ 0,05. Kesimpulan, ada hubungan antara persepsi kerentanan, persepsi keseriusan, persepsi manfaat dan hambatan, serta isyarat untuk bertindak dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS. Kata kunci : Persepsi kerentanan, persepsi keseriusan, persepsi manfaat dan hambatan, isyarat untuk bertindak, perilaku pencegahan HIV/AIDS.

Screen Based Activity dan Status Gizi pada Anak Sekolah Dasar di Kota Kupang

Zogara, Eroz

CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 3 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : LP3M Stikes CHMK

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.495 KB)

Abstract

Latar belakang. Screen based activity pada anak adalah segala aktivitas yang dilakukan anak berkaitan dengan penggunaan media berbasis layar (televisi, komputer, video game, dan gadget). Anak yang mempunyai aktivitas berbasis layar lebih panjang dilaporkan mempunyai risiko lebih besar untuk mengalami obesitas dibandingkan anak dengan aktivitas berbasis layar lebih rendah. Screen based activity lebih dari 2 jam/hari akan meningkatkan risiko kegemukan. Aktivitas berbasis layar akan mengurangi aktivitas fisik anak. Kurangnya aktivitas fisik menjadi salah satu faktor risiko kegemukan dan obesitas.Tujuan. Untuk menganalisis hubungan screen based activity dengan status gizi anak sekolah dasar di Kota Kupang.Metode. Jenis penelitian ini adalah cross-sectional. Responden penelitian adalah siswa kelas I dan II. Sampel penelitian sebanyak 170 siswa.Hasil. Responden lebih lama melakukan aktivitas menonton televisi dan bermain handphone dalam seminggu dibandingkan aktivitas berkaitan dengan layar lainnya. Responden yang menghabiskan waktu >28 jam seminggu untuk melakukan screen based activity sebanyak 30,59% . Jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, maka lebih banyak perempuan yang melakukan screen based activity ≤28 jam seminggu dibandingkan laki-laki. Lebih banyak responden yang memiliki status gizi normal. Hasil uji statistik membuktikan tidak ada hubungan antara status gizi dengan screen based activity (p-value 0.86).Kesimpulan. Siswa yang melakukan screen based activity >28 jam cukup banyak. Oleh karena itu, perlu perhatian orang tua dan guru untuk mengurangi screen based activity siswa sehingga nantinya tidak banyak siswa yang mengalami kelebihan gizi.

ANALISIS PENGARUH SOSIAL EKONOMI KELUARGA TERHADAP TINGKAT KECUKUPAN MINERAL KALSIUM, ZAT BESI, DAN ZINK PADA REMAJA LAKI-LAKI USIA 13—18 TAHUN DI INDONESIA

SEMBIRING, ANITA CHRISTINA

CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 3 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : LP3M Stikes CHMK

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.539 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko tingkat kecukupan kalsium, zat besi dan zink pada remaja laki-laki.Penelitian ini dilakukan dengan metode cross sectional study dengan menggunakan data sekunder hasil Riskesdas 2010, dengan subjek penelitian adalah remaja laki-laki umur 13—18 tahun. Data konsumsi pangan dikumpulkan dengan metode recall 24 jam yang selanjutnya diolah menjadi asupan kalsium, besi, dan zink menggunakan daftar kandungan gizi. Tingkat kecukupan masing-masing zat gizi tersebut dihitung menggunakan kecukupan gizi hasil WNPG 2012. Berdasarkan hasil analisis data,prevalensi defisiensi kalsium dan zink pada remaja laki-laki usia 13—18 tahun di Indonesia masih sangat tinggi yaitu masing-masing 72.8% dan 68.6%. Prevalensi defisiensi zat besi juga masih tinggi  yaitu sebesar 51.9%. Faktor-faktor yang terbukti mempengaruhi tingkat kecukupan kalsium, zat besi dan zink pada remaja laki-laki adalah usia, pendidikan ayah, status ekonomi serta daerah tempat tinggal (p<0.05). Sedangkan tingkat pendidikan ibu, pekerjaan ayah dan pekerjaan ibu tidak berpengaruh terhadap tingkat kecukupan kalsium, zat besi, dan zink pada remaja laki-laki usia 13—18 tahun.

HOING TOMODOK SEBUAH RITUAL KEHAMILAN WANITA HAMIL LAMAHOLOT

kewa2, Merry kewa

CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 3 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : LP3M Stikes CHMK

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.128 KB)

Abstract

Latar belakang: Kematian ibu merupakan salah satu indikator penting untuk mengukur derajat kesehatan suatu negara. Semakin tinggi Angka Kematian Ibu (AKI) semakin buruk derajat kesehatan negara tersebut. Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi 289/100.000 Kelahiran Hidup (KH). Di Nusa Tenggara Timur, (AKI) mencapai 133/100.000 KH, 3 diantaranya meninggal di Rumah Sakit Dr.Hendrikus fernandez Larantuka. Kematian ini disebabkan oleh terlambat masuk rumah sakit. Tujuan penelitian: Mengungkap pengalaman wanita hamil Lamaholot melakukan ritual kehamilan ho’ing temodok sebelum masuk rumah sakit. Metode: Menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini adalah wanita hamil Lamaholot yang mengalami komplikasi kehamilan dan persalinan yang terlambat masuk rumah sakit berjumlah 6 (enam) orang, pemilihan informan ditentukan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (indepth interview) menggunakan panduan wawancara semi terstruktur. Analisa data menggunakan Interpretive Phenomenological Analysis (IPA). Hasil: Ibu hamil Lamaholot melakukan ritual kehamilan ho’ing temodok setelah mendapat tanda-tanda persalinan, sebelum melakukan ritual kehamilan ho’ing temodok terlebih dahulu menyiapkan segala keperluan untuk ritual, persiapan dan pelaksananan ritual ho’ing temodok membutuhkan waktu yang lama. Ritual kehamilan ho’ing temodok merupakan tradisi peninggalan leluhur yang sudah mengakar dan wajib dilakukan demi keselamatan ibu dan bayi. Kesimpulan: Faktor budaya memiliki peran penting menguatkan keyakinan wanita hamil Lamaholot. Pemahaman wanita hamil Lamaholot melakukan ritual ho’ing temodok setelah mendapatkan tanda-tanda persalinan dipengaruhi oleh tradisi dan budaya yang sudah mengakar. Meskipun persiapan dan pelaksanan ritual kehamilan ho’ing temodok membutuhkan waktu lama namun wanita hamil Lamaholot bersedia melakukan semua persiapan dan pelaksanaan ritual tersebut. Kata kunci: Ibu Hamil, ritual, hoing temodok, Lamaholot

PERANCANGAN KEY PERFORMANCE INDICATOR (KPI) INSTALASI RADIOLOGI MENGGUNAKAN METODE BALANCED SCORECARD DI RS BAPTIS BATU

Uly, Verliana Floyani

CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 3 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : LP3M Stikes CHMK

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.645 KB)

Abstract

Pendahuluan: Instalasi Radiologi RS Baptis Batu merupakan salah satu dari lima revenue center (pusat biaya produksi). Sebagai pusat biaya produksi, pengukuran kinerja unit merupakan hal yang perlu dilakukan di Instalasi Radiologi agar visi dan strategi yang dimiliki rumah sakit dapat diterjemahkan dengan baik , terukur serta sesuai. Salah satu cara dalam mengukur kinerja Instalasi Radiologi adalah dengan Key Performance Indicator (KPI). Balanced scorecard (BSC) adalah sebuah sistem manajemen yang mampu membantu organisasi untuk menajamkan visi dan strategi, menerjemahkan menjadi tindakan. Metode BSC menjadi pilihan dalam mengatasi permasalahan penyusunan indikator unit di RS Baptis Batu karena metode ini sangat efektif untuk menentukan kinerja rumah sakit secara akurat dan komperehensif. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah menyusun KPI menggunakan BSC. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan data primer melalui observasi dan wawancara serta data sekunder berupa laporan bulanan maupun laporan tahunan. Hasil: Hasil dari penelitian ini adalah KPI di instalasi radiologi RS Baptis Batu. Kata Kunci : Balanced scorecard (BSC), Key Performance Indicator (KPI).  

HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KEPATUHAN PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE (ANC) PADA IBU HAMIL DI KECAMATAN LOA KULU KABUPATEN KUTAI KARTA NEGARA

Pakki, Irfansyah Baharuddin

CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 2 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : LP3M Stikes CHMK

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.089 KB)

Abstract

Abstrak Pendahuluan : Data SDKI tahun 2007 mencatat AKI di Indonesia mencapai 228 per 100.000 kelahiranhidup. Target RPJMN tahun 2014sebesar 118 per 100.000 kelahiran hidup. Cakupan Antenatal Care (ANC) merupakan pemeriksaan yang dilakukan ibu hamil kepada tenaga kesehatan, kontak ibu hamil terhadap tenaga kesehatan utamanya dengan bidan. Menurut laporan Dinas Kesehatan Propinsi Kalimantan Timur tahun 2016, cakupan ANC adalah sebesar 86,34 %. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara 74,8%. Angka ini masih dibawah target yaitu 95%,Dari data Puskesmas Loa Kulutahun 2015,jumlah sasaran 623 dan jumlah kunjungan 491 orang bumil, hal ini menujukan bahwa cakupan ANC belum mencapai target. Tujuan : mengetahui faktor yang berhubungan dengan kesehatan ibu hamil di Kecamatan Loa Kulu melalui pengukuran pengetahuan ibu hamil tentang Antenatal Care, sikap serta dukungan suami terhadap kepatuhan ibu hamil dalam melakukan Antenatal Care. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian obeservasional dan merupakan survey analitik  dengan rancangan Cross Sectional Study. Penelitian ini dilakukan pada Mei-Juli 2016di Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara.Sampel yang diambil adalah jumlah ibu hamil pada Trimester III (kehamilan 28 – 39 minggu ) yang berjumlah 105  Orang.. Hasil penelitian : Menunjukkan ada hubungan pengetahuan terhadap kepatuhan ANC ibu hamil  di  dengan P value 0,002. Ada hubungan sikap ibu hamil terhadap Kepatuhan ANC dengan nilai P value : 0,026.Ada hubungan dukungan suami terhadap Kepatuhan ANC ibu hamil  dengan nilai P : 0,027< 0,05 Simpulan : Ada hubungan antara  pengetahuan, sikap dan dukungan suami dengan kepatuhan pemeriksaan Antenatal Care (ANC). Petugas kesehatan perlu memberikan penyuluhan atau sosialisasi tentang Antenatal Care (ANC), risiko kehamilan tidak hanya di Puskesmas, Posyandu, dan Fasilitas Kesehatan lainya, akan tetapi lebih mendalam lagi pada kelompok – kelompok pengajian dan arisan.         Kata kunci : Ibu hamil, Kepatuhan Pemeriksaan, Antenatal Care (ANC)  

STUDI KONTAMINASI ASPERGILLUS FLAVUS DAN PARASITICUS PADA MAKANAN BERBAHAN BAKU KACANG TANAH

Sine, Juni Gressilda

CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 2 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : LP3M Stikes CHMK

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.866 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya kontaminasi Aspergillus flavus dan Aspergillus parasiticus pada beberapa jenis makanan yang berbahan baku kacang tanah yang di pasarkan di Kota Denpasar. Metode pengambilan sampel dilakukan secara Purposive Sampling. Penentuan sampel yang dipilih adalah lima jenis makanan berbahan baku kacang tanah, yaitu kacang asin, kacang kapri, rempeyek kacang tanah, enting kacang tanah dan bumbu kacang tanah. Sampel diambil secara acak  sebanyak dua merek produk dari lima jenis makanan berbahan baku kacang tanah dan untuk setiap jenis makanan. Penentuan tempat pengambilan sampel adalah pasar swalayan dan pasar tradisional yang ada di Kota Denpasar, dimana pasar swalayan dan pasar tradisional tersebut diambil 30 persen dari jumlah pasar swalayan dan pasar tradisional yang ada. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada pasar swalayan, populasi A.flavus tertinggi ditemukan pada RK2 sebesar 320 x 103 Cfu/g dan terendah pada BP1 sebesar  40 x 103 Cfu/g, sedangkan populasi A.parasiticus hanya ditemukan pada RK1 sebesar  40 x 103 Cfu/g. Pada pasar tradisional, populasi A.flavus tertinggi ditemukan pada RK2 sebesar 440 x 103 Cfu/g dan terendah pada KK1 sebesar  40 x 103 Cfu/g, sedangkan populasi A.parasiticus ditemukan pada RK1 dan KK2 sebesar 40 x 103 Cfu/g. Kata Kunci : Kontaminasi, A.flavus, A.parasiticus, Bahan baku Kacang tanah

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DROP OUT PENGOBATAN KATEGORI I PADA PENDERITA TB PARU DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KOTA KUPANG

klemens, margareth christin

CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 2 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : LP3M Stikes CHMK

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.898 KB)

Abstract

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DROP OUT PENGOBATAN KATEGORI I PADA PENDERITA TB PARU DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KOTA KUPANG

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DAN STATUS SOSIAL EKONOMI KELUARGA DENGAN STATUS GIZI BALITA YANG BERKUNJUNG KE PUSKESMAS RIMBO KEDUI KABUPATEN SELUMA

Khairani, Nurul

CHMK HEALTH JOURNAL Vol 2 No 2 (2018): CHMK HEALTH JOURNAL
Publisher : LP3M Stikes CHMK

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.913 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dan status sosial ekonomi keluarga dengan status gizi balita yang berkunjung ke Puskesmas Rimbo Kedui Kabupaten Seluma. Jenis penelitian ini adalah Survey Analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu yang memiliki balita yang berkunjung ke Puskesmas Rimbo Kedui Kabupaten Seluma pada bulan Januari-April 2017 berjumlah 162 orang dengan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling. Jumlah  sampel  yang digunakan sebanyak 62 orang ibu. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji  statistik Chi-Square (χ2) melalui Program SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 62 orang ibu yang memiliki balita terdapat 52 ibu (83,9%) yang memiliki balita dengan status gizi baik, terdapat 32 ibu (51,6%) berpengetahuan baik dan terdapat 31 ibu (50,0%) dengan status sosial ekonomi keluarga sejahtera. Penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita yang berkunjung ke Puskesmas Rimbo Kedui Kabupaten Seluma dengan kategori hubungan sedang, ada hubungan yang signifikan antara status sosial ekonomi keluarga dengan status gizi balita yang berkunjung ke Puskesmas Rimbo Kedui Kabupaten Seluma dengan kategori hubungan sedang. Diharapkan kepada pihak Puskesmas agar lebih meningkatkan kegiatan seperti penyuluhan dan promosi kesehatan kepada masyarakat tentang status gizi balita terutama pada kasus gizi buruk dan gizi kurang. Kata kunci : pengetahuan ibu, status sosial ekonomi, status gizi balita