cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
DINTEK
ISSN : 19793855     EISSN : 25988891     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018" : 7 Documents clear
PENGURANGAN NON VALUE ADDED ACTIVITIES MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA Yunitasari, Elly Wuryaningtyas
DINTEK Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.174 KB)

Abstract

              Abstrak Tujuan penelitian ini adalah upaya melakukan peningkatan kinerja.Target khusus penelitian ini adalah menghilangkan waste yang terjadi dalam proses sekaligus meningkatkan kapabilitas pada proses. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Lean Six Sigma.Lean Six Sigma merupakan kombinasi antara Lean dan Six Sigma dapat didefinisikan sebagai filosofi bisnis, pendekatan sistemik dan sistematik untuk mengidentifikasi dan menghilangkan pemborosan atau aktifitas-aktifitas yang tidak bernilai tambah (non value added activities) melalui peningkatan terus menerus untuk mencapai tingkat kinerja enam sigma,dengan cara mengalirkan produk (material,work in process,output) dari pelanggan internal dan eksternal untuk mengejar keunggulan dan kesempurnaan berupa hanya memproduksi 3,4 cacat untuk setiap satu juta kesempatan atau operasi (3,4 DPMO). (Gasperz.2006, hal 1-2).Integrasi antara Lean dan Six Sigma akan meningkatkan kinerja melalui peningkatan kecepatan dan akurasi (zero defect).Pendekatan Lean akan memperlihatkan non value added (NVA) dan value added (VA) serta membuat value added mengalir secara lancar sepanjang value stream process,sedangkan Six Sigma akan mereduksi variasi dari value added itu. (Gasperz.2006, hal 9).Perumusan masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi non value added activities dan waste.Tahapan dalam melakukan penelitian ini yaitu menghitung Data Value Add dan Non Value Add,menghitung Process Cycle Time (PCE),menghitung Sigma Level,mengidentifikasi dan menghitung waste serta mengetahui penyebab terjadinya waste processes menggunakan Fish Bone Diagram,melakukan analisis dengan metode FMEA. Perbaikan total lead time dari 710 menit,setelah dilakukan perbaikan menjadi 681 menit.Diperoleh peningkatan sebesar 29 menit.Nilai efisiensi sebelum perbaikan adalah 60,56% kemudian setelah dilakukan perbaikan naik menjadi 58,88%.
ANALISA UNIT PENGOLAHAN BATUAN ANDESIT DI PT. MOTUL KELURAHAN SULAMADAHA KECAMATAN TERNATE BARAT KOTA TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA Fahri, Rahman; Djunaidi, Muhammad
DINTEK Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.801 KB)

Abstract

ABSTRAK  Dalam upaya peningkatan produksi pada proses pengolahan serta pemanfaatan batu Andesit maka perlu adanya perencanaan yang cukup matang dengan suatu pertimbangan yang ekonomis.  Salah satu syarat sehingga usaha berjalan sesuai dengan yang direncanakan, maka dibutuhkan suatu unit pengolahan yang sinergi agar tercapai tujuan yang diinginkan. Tujuan penelitin Untuk mengetahui produksi di unit pengolahan  PT MOTUL Kelurahan Sulamadaha.   Metode penelitian yang digunakan dalam peneitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dimana suatu bentuk penelitian yang bertujuan mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena-fenomena yang ada.  Hasil Penelitian Adalah untuk ukuran luas hopper sebesar 5,904 m2 dengan kapasitas produksi dari crusher sebesar 4,554 T/jam (30,074 T/hari) yang terdiri dari produksi kerakal sebesar 1,188 T/jam (7,326 T/hari), Kerikil dengan produksi 1,386 T/jam (9,878 T/hari) dan Pasir dengan produksi 1,98 T/jam (12,87 T/hari). Untuk kapasitas screen sebesar 29,29 T/jam serta kapasitas belt conveyor sebesar 12,5 T/jam. kesimpulan Ada beberapa kendala yang dihadapi, yaitu: terdapatnya batu andesit yang berukuran ≥256 mm yang tidak bisa di lakukan peremukan oleh crusher dikarenakan ukuran tersebut lebih besar dari mouth crusher sebesar ≥3000 kg. Selain dari ukuran batu yang akan di lakukan peremukan, hambatan yang didapatkan dari waktu kerja dimana waktu memulai kerja saat selesai istirahat selama 30 menit, waktu perbaikan alat selama 60 menit dan waktu yang terbuang (pemanasan alat, pengisian bahan bakar dan keperluan lain dari operator) selama 30 menit.  
BIAYA PRODUKSI EXCAVATOR KOMATSU PC-200 PADA KEGIATAN PENAMBANGAN PASIR DI PT. MAKUGAWENE KELURAHAN SULAMADAHA KOTA TERNATE BARAT Makatita, Jamaikal; Djainal, Herry
DINTEK Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.374 KB)

Abstract

ABSTRAK Dalam upaya memenuhi target produksi yang maksimal PT. Makugawene, menggunakan peralatan mekanis sebagai alat penunjang dalam melakukan kegiatan penambangan tersebut, adapun dalam kegiatan penambanganya spefisikasi dalam penggunaan pemilihan alat memiliki peran yang sangat penting, hal ini di maksudkan untuk kelancaran suatu pekerjaan serta memaksimalkan hasil produksi. Adapun salah satu peralatan yang digunakan dalam kegiatan penambangan adalah Excavator sebagai alat untuk mengambil material, Alat muat yang digunakan oleh PT.Makugawene adalah Excavator Komatsu PC 200 dengan kapasitas bucket 0,97 m3.  Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari data Primer dan data Sekunder. Data Primer di peroleh  dengan pengamatan langsung terhadap objek penelitian untuk mendapatkan data secara  nyata di lapangan. Adapun data primer yang diperoleh dilapangan yaitu, Waktu Kerja Efektif, Faktor pengisian (Fill Factor), Faktorfaktor yang mempengaruhi produksi, Biaya Operasi Dan Kepemilikan, Waktu Edar Cycle Time. Sedangkan Data Sekunder yaitu data yang tidak diperoleh langsung dilapangan tetapi diperoleh berupa dokumentasi atau referensi yang tersedia di perusahaan ataupun instansi terkait, berupa, Dokumentasi Lapangan, Spesifikasi Alat, Teknik Pengumpulan data Berdasarkan pengamatan di lapangan dan hasil perhitungan cycle time, produksi alat muat dan perhitungan biaya produksi dari alat gali muat Excavator Komatsu PC-200, terjadinya pengurangan jam kerja efektif, disebabkan oleh umur alat yang semakin tua oleh karenanya pergerakan alat dalam satu siklus cycle time  semakin lama. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Kemampuan produksi alat muat Excavator Komatsu PC-200 pada penambangan pasir adalah 144,092 m3/jam, 1080,69  m3/hari dan  32420,7 m3/bulan dengan waktu kerja efektif yaitu 7.5 jam/hari, Biaya Operasional produksi alat Excavator yang dikeluarkan perjam adalah Rp 3.136.247
UPAYA PENAGGULANGAN DAMPAK NEGATIF AKIBAT KEGIATAN PABRIK PEREMUK BATU GAMPING DI PT. SELO LINTANG JAYA YOGYAKARTA Djunaidi, Muhammad; Arif, Abd Kadir D
DINTEK Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.614 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan dari penulisan ini, yaitu seberapa besar dampak yang diakibatkan oleh kegiatan pabrik peremukan, baik dampak positif atau dampak negatif sehingga dapat dipakai sebagai pedoman untuk melakukan pencegahan terhadap dampak negatif yang mungkin akan terjadi dan juga melakukan upaya peningkatan dampak positif agar menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat Kebisingan dengan kriteria sangat jelek (90 - 92 dB) terjadi diwilayah pabrik peremukan, padahal Nilai Ambang Batas (NAB) untuk wilayah pabrik sebesar 85 dB, Kebisingan dengan kriteria jelek (80 - 82 dB), sebagian besar (90 %) terjadi di wilayah tegalan tanpa penghuni (areal pabrik peremuk) sehingga dampak yang terjadi tidak begitu berpengaruh penting terhadap masyarakat, Kebisingan dengan kriteria sedang (60 - 69 dB), berada di wilayah bagian barat dan utara dari pabrik peremukan batugamping. Kebisingan dengan kriteria baik (50 - 59 dB), berada di wilayah bagian timur dari pabrik peremukan batugamping
EVALUASI KADAR PRODUKSI NIKEL LATERIT DI PT. ANTAM TBK Masuara, Abjan Hi
DINTEK Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.795 KB)

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan mengumpulkan lebih banyak data-data sekunder dari kegiatan eksplorasi awal sampai detil yang telah dilakukan disertai hasil-hasil studi di daerah penelitian. Data-data eksplorasi meliputi data-data assay kadar Ni beserta posisi sampelnya dilengkapi dengan metode pengambilan contoh, serta prosedur dari kegiatan eksplorasi yang telah dilakukan. Kemudian dilakukan analisis yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar perbedaan kadar Ni yang terjadi antara data eksplorasi dengan realisasi penambangan, dan melakukan analisis terhadap beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab terjadinya perbedaan kadar tersebut. Penelitian diawali dengan pengamatan di lapangan untuk mempelajari faktor-faktor yang secara khas berperan dalam genesa endapan nikel laterit di daerah penelitian yang kemungkinan faktor-faktor ini tidak diperhitungkan dalam genesa endapan nikel laterit secara general, tetapi memiliki peranan yang penting dan bersifat unik yang hanya terjadi di daerah penelitian yang berperan dalam distribusi kadar nikel, misalnya kondisi hidrogeologi, morfologi, aktivitas longsoran, dan lain-lain. Dari hasil analisis diketahui selisih kadar antara eksplorasi dengan realisasi penambangan spebesar  0,06% dengan persentase penurunan kadar sebesar 2,60%.
PRANCANGAN PABRIK CINNAMIC ALDEHYDE DARI ASETALDEHIDA DAN BENZALDEHIDA DENGAN KAPASITAS 30.000 TON PER TAHUN Abukasim, Sudarto M
DINTEK Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.744 KB)

Abstract

ABSTRAK  Untuk memenuhi berbagai kebutuhan di dalam negeri, perlu adanya prarancangan suatu pabrik. Salah satunya cinnamic aldehyde yang dibuat dengan mereaksikan asetaldehida dan benzaldehida. Cinnamic aldehyde (C9H8O) merupakan cairan yang berwarna kuning dengan bau yang tajam digunakan secara khusus untuk pembuatan minyak wangi, yang dikomersilkan di Prancis tahun 1937. Cinnamic aldehyde juga digunakan sebagai penambah aroma dalam pembuatan permen, sabun serta obat-obatan.  Prarancangan pabrik cinnamic aldehyde dari asetaldehida dan benzaldehida dengan kapasitas 30.000 ton per tahun yang direncanakan didirikan tahun 2015 untuk menunjang kebutuhan dalam negeri berdasarkan data impor BPS dari tahun 2001-2005. Dengan mengetahui proses reaksi dan karakter bahan baku (sifat fisik dan kimia) maka dapat dihitung neraca massa dan panas hasil reaksi yang ditunjang dengan alat utama yaitu mixer, reaktor, netralizer, filter, decanter, dan menara distilasi. Berdasarkan tinjauan katalis yang digunakan yang tidak dapat menyebabkan korosi, maka pabrik Cinnamic Aldehyde dari Acetaldehyde dan Benzaldehyde tergolong sebagai pabrik beresiko rendah. Perhitungan evaluasi ekonomi menunjukkan: 1) Keuntungan sebelum pajak Rp 142.983.917.990,30 per tahun dan keuntungan setelah pajak Rp 71.491.958.995,15 per tahun, 2) ROI (Return On Investment) sebelum pajak 54,42% ROI sesudah pajak 27,21 % dan ROI sebelum pajak untuk pabrik berisiko rendah minimal  44% untuk pabrik yang beresiko tinggi, 3) POT (Pay Out Investment) sebelum pajak 1,55 Tahun, POT sesudah pajak 2,68 Tahun dan POT sebelum pajak untuk pabrik berisiko tinggi maksimal 2 tahun, 4) BEP (Break Event Point) adalah 52,745 % dan SDP (Shut Down Point) adalah 37,011 %. BEP untuk pabrik kimia pada umumnya berkisar antara 40 – 60 %, dan 5) DCF (Discounted Cash Flow) diperoleh dari trial sebesar 25,103%. Dari data hasil perhitungan analisis ekonomi di atas dapat disimpulkan bahwa Pabrik Cinnamic Aldehyde dari Acetaldehyde dan Benzaldehyde kapasitas produksi 30.000 ton/tahun ini layak didirikan.
METODE HITUNGAN KAPASITAS DUKUNG ULTIMATE PONDASI DENGAN MENGGUNAKAN DATA UJI CPT Hermanto, Joni; Shandy, Sary; Said, Mohammad
DINTEK Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.332 KB)

Abstract

ABSTRAK Pondasi merupakan bangunan utama suatu konstruksi yang harus dirancang lebih kokoh, agar dapat mendukung beban superstrukstur. Kapasitas dukung tanah dapat ditentukan dengan cermat berdasarkan hasil uji data pengujian lapangan, berupa CPT dan SPT. Perencanaan tipe pondasi harus disesuaikan dengan pembebanan, perilaku lapisan tanah, dan jenis pembebanan yang bekerja. Hasil uji ini dikorelasikan dengan persamaan empiris (persamaan Schmertmann, 1978), sehingga dapat diperoleh nilai kapasitas dukung ujung ultimateqbu yang bekerja pada ujung tiang. Hasil hitungan kapasitas dukung pondasi qu lokasi Bandara Sultan Babullah Kota Ternate mengacu pada persamaan Schmertmann (1978), masing-masing lajur memanjang dan bujur sangkar sebesar 16,474 kg/cm2 dan 28,051 kg/cm2. Hasil hitungan data pemeriksaan CPT untuk qc1 mengacu pada L + 0,7B sampai L + 4B dan qc2 dengan L sampai L – 8B yang variasi nilai qbu dipengaruhi oleh kedalaman tanah keras/panjang tiang pancang rencana.   

Page 1 of 1 | Total Record : 7