cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
DINTEK
ISSN : 19793855     EISSN : 25988891     DOI : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018" : 7 Documents clear
POTENSI LONGSORAN DINDING SUNGAI TUGURARA DI KOTA TERNATE, PROVINSI MALUKU UTARA rasai, Julhijah
DINTEK Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sungai Tugurara merupakan salah satu sungai yang memiliki potensi terjadinya longsoran kembali pada dinding sungai, yang berada pada kawasan gunungapi Gamalama. Potensi atau ancaman longsoran pada dinding sungai tersebut dipengaruhi oleh kondisi batuan yang belum terlitifakisi baik. Sungai Tugurara secara administrasi di apit oleh tiga Kelurahan yaitu Kelurahan Tubo, Kelurahan Akehuda dan Kelurahan Dufa-Dufa. Metode yang digunakan dalam perolehan data berdasarkan analisis Geographic Information System (GIS) dari data citra Google Earth dan identifikasi dimensi titik potensi longsoran berdasarkan survey lapangan. Hasil penelitian diketahui bahwa sungai Tugurara dengan jarak pengamatan 2.708 m, dari muara sungai teridentifikasi memiliki potensi terjadinya longsoran kembali pada 11 stasiun pengamatan lapangan dengan kemiringan dinding sungai tidak stabil rata-rata 780, kemiringan minimum 700 dan kemiringan maksimum >850. Hal tersebut juga dikarenakan sungai Tugurara memiliki formasi batuan berupa endapan lahar muda yang belum terlitifakisi
PENERAPAN SISTEM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DIPT. PERTAMINA (PERSERO) TERMINAL BBM TERNATE Daryanto, Harun; Djainal, Herry
DINTEK Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Menyadari pentingnya sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang bertujuan untuk melindungi tenaga kerja dan orang lain yang ada di tempat kerjaPT. Pertamina (PERSERO) Terminal BBM Ternate merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di bidang usaha minyak dan gas bumi yang beroperasi di Kelurahan Jambula, Kecamatan Kota Ternate Selatan, Provinsi Maluku Utara. Proses kerja atau kegiatan yang berlangsung dalam Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Ternate diantaranya penerimaan, penimbunan dan penyaluran BBM. Telah dilakukan penelitian di PT. Pertamina (Persero)Terminal BBM Ternate Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja secara umum dan pada bagian penerimaan BBM secara khusus di Terminal BBM Ternate.Metode penelitian yang digunakankualitatif deskriptif teknik pengambilan data di lakukan melalui tiga cara yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi pada pihak LK3 dan Pimpinan Pertamina di Terminal BBM Ternate. Hasil yang diperoleh dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dilakukan oleh pekerja di TBBM Ternate darisistem K3 yang telah dilaksanakan sesuai peraturan dan kebijakan K3 melalui program K3 yang dijalankan secara berkala, adanya sistem reward dan punishment, penanggulangan kebakaran dan pencegahan nearmiss accident, serta setiap minggu melakukan safety talk di semua unit / bagian Terminal BBM. Disetiap lokasi yang memiliki potensi risiko yang perlu diperhatikan serta perilaku K3 yang belum membudaya ditambah dengan konsumen yang tidak memahami K3. Kata Kunci :  Sistem Keselamatan,Kesehatan Kerja, TBBM Ternate.
IMPLEMENTASI METODE PROFILE MATCHING DALAM PENENTUAN KEPUTUSAN PENERIMA BANTUAN RUMAH LAYAK HUNI DI DESA TRANS MAIDI KOTA TIDORE KEPULAUAN Noh, Junaidi
DINTEK Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi kemiskinan adalah dengan memberikan bantuan rumah layak huni. Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan Kota Tidore Kepulauan sebagai bagian dari pemerintah juga mengambil peran dalam hal ini. Pemberian bantuan yang dilakukan juga didasari pada pertimbangan kondisi objektif calon penerima.  Penelitian dilakukan untuk mendiskusikan bagaimana membuat program komputer berupa sebuah system yang dapat membantu memutuskan pemberian bantuan pada calon penerima. System ini dibuat dengan metode profile matching. Hasil dari system yang dirancang diimplementasikan pada pengambilan keputusan pemberian bantuan pada masyarakat calon penerima di desa Trans Maidi Kota Tidore Kepulauan. Dari hasil perancangan dan uji coba diperoleh hasil keputusan yang diambil didasarkan pada rangking para kandidat. Metode profil yang digunakan mampu memberikan hasil sebagaimana mestinya
PENGARUH WAKTU PENGILINGAN MENGUNAKAN BALL MILL TERHADAP UKURAN PARTIKEL BATUAN BASALT Asis, Sardin
DINTEK Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Tujuan Penelitian Untuk mengetahui  besar nilai Reduction Ratio (RR) Ball Mill  proses Kominusi (Size Reduction) Pada batuan basal,sehingga peneliti dapat mengetahui besar energi pengerusan yang di butuhkan oleh ball mill selama proses pengolahan berlangsung.Metode Penelitian yang digunakan adalah metode Pengamatan langsung di laboratorium, Berdasarkan HasilPerhitungan di laboratorium Pengujian sampel dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana besar nilai Reduction Ratio (RR) Pada Ball Mill  prosesKominusi (Size Reduction) pada material  batuan basalt. Dengan waktu dan berat yang di dapat dalam percobaan ini adalah: 0,1kg dengan total waktu pengoperasian selama 0,15menit menghasilkan ukuran butir 0,67.gram, Dari perhitungan reduction ratio yang dilakukan diperoleh Radiction ratio terbaik berada pada diameter 7,9 dengan berat sampel 0,1kg dengan nilai 68,695 sedangkan yang terendah berada pada nilai 16,528  dengan diameter 7,9 sehingga dapat dikatakan bahwa reduction ratio berhubungan dengan besarnya umpan dan diameter, semakain besar maka reduction ratio semakin kecil dan sebaliknya.
PENERAPAN METODE AHP DAN SAW UNTUK SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN CALON PENERIMA BEASISWA PADA GLOBAL SCIENCE INSTITUTE (GSI) TERNATE Hamid, Mustamin; suratin, zikrullah; Assagaf, Agil
DINTEK Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Global Science Institute (GSI) Lembaga kursus yang bertugas untuk memberikan pelatihan dan kerja, untuk memudahkan Lembaga ini menilai yg berhak mendapatkan beasiswa, perlu dibangun sebuah sistem pengambilan keputusan (SPK). Sistem pendukung keputusan ini bertujuan untuk menentukan calon penerima beasiswa dengan menggunakan metode SAW dan AHP. Metode ini dipilih karena mampu menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif-alternatif yang ada, dalam hal ini alternatif yang dimaksud yaitu calon penerima beasiswa yang layak mendapatkan beasiswa berdasarkan kriteria kriteria yang telah ditentukan.Sistem yang dihasilkan mampu melakukan perengkingan terhadap calon penerima beasiswa, sehingga memudahkan pihak Lembaga Pelatihan dan Kerja Global Science Institute Ternate (LPK-GSI) dalam pengambilan keputusan untuk menentukan yang berhak mendapatkan beasiswa.
STUDY PEMANFAATAN CITRA GOOGLE EARTH DALAM PEMETAAN AREA PERTAMBANGAN BAHAN GALIANC (NON LOGAM) DI PULAU TERNATE Rasai, Julhijaj
DINTEK Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Bahan Galian non logam merupakan bahan baku yang menjadi penopang kebutuhan pembangunan gedung dan perumahan penduduk khususnya di Kota Ternate mengingat jumlah penduduk yang semakin hari semakin meningkat. Hal ini dikarenakan Pulau Ternate merupakan pusat kota perdagangan dan pusat pendidikan di Provinsi Maluku utara sehingga menyebabkan terjadinya urbanisasi, dimana penduduk desa berbondong – bondong pindah ke kota. Selain itu, lokasi yang mempunyai potensi akan bahan Galian tersebut tersebar di berbagai tempat oleh karena itu perlu adanya sebuah identifikasi tentang letak dan luas area Galian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dimana letak serta luas lokasi aktifitas peambangan bahan galian non logam  yang ada di Pulau Ternate sedangkan metodeyang digunakan dalam penelitian ini adalah penggabungan dari teknik pemetaan dengan data penginderaan jauh (Citra Google Earth)  dan metode survei dimana survei dilakukan dengan menggunakan alat berupa GPS 78 S untuk mendapatkan titik koordinat dari lokasi Galian di Pulau Ternate yang akan dikonversi menjadi data vektor (point). Ada beberapa tahapan yang dilakukan dalam pemetaan ini yaitu input data raster (citra), georeference citra, croping citra, input koordinat lapangan dan digatasi polygon area. Berdasakan hasil pemetaan yang dilakukan di Pulau Ternate terindikasiterdapat 6 lokasi Galian dengan 9 area bukaan tambang yang tersebar di berbagai tempatyaitu di Kelurahan Loto, Kelurahan Tobololo, Kelurahan Sulamadaha, Kelurahan Kalumata, Kelurahan Tarau dan Kelurahan Tubo.
STUDI PENCEMARAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DAN TEMBAGA (Cu) PADA SEDIMEN LAUT DI PELABUHAN BASTIONG KOTA TERNATE PROPINSI MALUKU UTARA Nurhamiddin *, Fauziah; Hi. Ibrahim **, Marshus
DINTEK Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui status perairan di sekitar pelabuhan Bastiong, apakah sudah tercemar atau belum. Penelitian bertujuan mengukur kandungan logam Pb dan Cu pada sedimen, mengetahui tingkat kecemaranan setiap lokasi pengamatan serta membandingkannya terhadap baku mutu air laut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai kandungan logam Pb dan Cu serta tingkat kecemaranan di perairan pantai pelabuhan Bastiong. Sampel sedimen yang di ambil dari lokasi pantai sekitar pantai pelabuhan Bastiong akan diperiksa konsentrasi Cu dan Pb menggunakan metode spektrofotometri serapan atom. Metode Spektrofotometri Serapan Atom adalah metode analisis untuk penentuan unsur-unsur logam dan metaloid yang berdasarkan pada penyerapan (absorpsi) radiasi oleh atom-atom bebas dari unsur tersebut.  Kawasan pantai sekitar pantai pelabuhan Bastiong kecamatan kota Ternate Selatan,  kota Ternate diduga telah mengalami pencemaran baik perairan pantai sekitar pelabuhan maupun sedimen laut yang ada di sekitar pelabuhan. Khususnya sedimen karena sedimen merupakan dasar dari perairan yang menjadi tempat akumulasi limbah dari ceceran limbah kapal itu sendiri maupun limbah buangan rumah tangga dan aktivitas penduduk yang bermukim di sekitar pantai.  Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terlihat perairan di sekitar pelabuhan Bastiong konsentrasi logam Cu dan Pb sudah cukup, yaitu sudah lebih besar dari batas baku mutu air laut yang dikeluarkan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 51. Tahun 2004, baik baku mutu untuk biota laut (0,008 ppm) maupun baku mutu untuk wisata bahari dan pelabuhan (0,05 ppm).  tinggi dan bisa kategorikan sudah  tercemar logam berat

Page 1 of 1 | Total Record : 7