DINTEK
ISSN : 19793855     EISSN : 25988891
Articles 56 Documents
PEMBENTUKAN KERAK KALSIUM KARBONAT (CaCO3) DALAM PIPA BERALIRAN LAMINER DENGAN VARIASI TEMPERATUR DAN PENAMBAHAN ADITIF ASAM MALAT (C4H6O5) Usamah, Muhammad
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.76 KB)

Abstract

ABSTRAK  Pembentukan kerak (scale) merupakan masalah yang sering dijumpai dalam pipa dalam dunia industri. Terjadinya kerak karena adanya reaksi kimia antara kandungan-kandungan ion pembentuk kerak yang terlarut di dalam air. Kalsium karbonat (CaCO3) adalah salah satu jenis kerak yang banyak dijumpai.  Akibat adanya pengerakan ini akan merugikan yaitu mempertebal dinding pipa yang dilewati cairan dan dapat mempengaruhi laju aliran ataupun perpindahan panas. Oleh karena itu harus dilakukan pencegahan untuk menghambat pertumbuhan kerak dalam pipa tersebut. Dalam penelitian ini dilakukan eksperimen tentang pertumbuhan kerak kalsium karbonat dalam pipa uji, dengan mereaksikan larutan CaCl2 dan Na2CO3 masing-masing dengan konsentrasi Ca2+ 3500 ppm dengan  laju alir 30 ml/menit dan temperatur yang digunakan adalah 25, 30 dan 400C. Asam Malat (C4H6O5) ditambahkan ke dalam larutan sebagai aditif dengan konsentrasi 0, 3, dan 5 ppm. Bentuk Kristal kalsium karbonat dapat dilihat dari hasil kajian morfologi yang dilakukan dengan menggunakan SEM, dari hasil SEM menunjukkan bahwa pada temperatur 25oC tanpa aditif kerak yang terbentuk adalah jenis kalsit dan vaterit, sedangkan dengan aditif 5 ppm kerak yang terbentuk adalah jenis vaterit dengan ukuran kristal yang lebih besar dan terdapat juga bentuk kalsit, namun jenis vaterit yang lebih dominan. Sedangkan pada temperatur 40oC tanpa aditif jenis kristal yang terbentuk adalah jenis aragonit yang menyerupai tumpukan jarum.
PEMODELAN DAN ESTIMASI SUMBERDAYA NIKEL LATERIT SITE PULAU PAKAL PT. ANTAM (PERSERO) TBK UBP NICKEL MALUKU UTARA MENGGUNAKAN METODE INVERSE DISTANCE WEIGHT DAN ORDINARY KRIGING Conoras *, Wawan AK; Tabaika **, Mardiman
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.938 KB)

Abstract

ABSTRAK Pemodelan dan estimasi Sumberdaya nikel laterit bertujuan untuk mengetahui penyebaran sumberdaya yang ditampilkan dalam bentuk blok model serta mengetahui hasil estimasi nikel laterit yang akurat dan komersial dari suatu endapan. Hasil pemodelan dan estimasi sumberdaya memprsentasikan bentuk dan penyebaran dari endapan mineral sehingga memudahkan dalam melakukan penambangan serta dapat memperkirakan batas-batas penambangan berdasarkan hasil pemodelan dan estimasi sumberdaya. Data yang digunakan dalam pemodelan dan estimasi sumberdaya nikel laterit terdiri dari data bor hasil eksplorasi, koordinat bor, dan klasifikasi kadar eksplorasi. Metoda Pengolahan dan analisa data menggunakan pemodelan dan Metode estimasi sumberdaya nikel laterit menggunakan pendekatan metode Inverse Distance Weight (IDW) dan Ordinary kriging dengan ukuran grid terbesar 25 M³ dan model ukuran blok 25 M x 25 M tebal blok 3 M dan ukuran blok terkecil 12,5 M x 12, 5 M tebal block terkecil 1.5.  Hasil estimasi Sumberdaya Ni metode Inverse Distance Weight (IDW) dengan total tonase sebesar 1,221,090 ton kadar Ni 1.96, kadar Fe 15.91, dan Total hasil estimasi metode Ordinary kriging1,604,063 dengan kadar Ni 1.52 dan kadar Fe 20.01 ton. Berdasarkan hasil estimasi, dilakukan perbandingan kedua metode terhadap data bor eksplorasi (data Komposit kadar Ni). Dari grafik  hasil perbandingan terlihat pola grafik kadar kadar Ni yang lebih cenderung mengikuti pola grafik kadar data bor eksplorasi/ data komposit Ni adalah pola grafik data dari metode Ordinary kriging dibandingkan pada metode Inverse Distance Weight
Studi Identifikasi Potensi Pertambangan Bahan Galian Pasir dan Batu di Wilayah Kecamatan Sahu Timur dan Ibu Selatan Kabupaten Halmahera Barat Karim, Razak; Conoras, Wawan A.K
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1776.133 KB)

Abstract

Identification of potential minerals, is a preliminary activity in the inventory of potential mineral resources in an area. In this study, the process of identifying sand and rock excavation was carried out in the area of ​​East Sahu Subdistrict and South Ibu District, West Halmahera, North Maluku Province. This study uses the preliminary exploration method step approach which is carried out by mapping the excavation material and observations and sampling in the field. The results of the study showed that the research area consisted of Volcanic Geomorphic units and Geomorphic Fluvial Units. Where volcanic geomorphic units are formed due to volcanic activities that are dated / quarterly. This unit is filled with quarterly volcanic rock units, consisting of volcanic breccia rocks occupying 25% of the research area. This lava rock also has an area of ​​7-9% of the area of ​​investigation. Whereas for Alluvial deposits containing coastal sand deposits and volcanic breccia it has an area of ​​only 2-3% of the total area of ​​investigation. The remaining 62% is filled by tuffa rock units which are pyroclastic material in the form of falling pyroclastic and glide / flow pyroclastic. In addition, this volcanic material can be used as building materials such as home foundations, stone temples / decorative stones, road foundation, for road pavement even as asphalt road mixtures. Abstrak Identifikasi potensi bahan galian, merupakan suatu kegiatan pendahuluan dalam menginventarisir potensi sumberdaya bahan galian disuatu wilayah. Dalam penelitian ini, proses identifikasi bahan galian pasir dan batuan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Sahu Timur dan Ibu Selatan kabupaten halmahera barat provinsi maluku utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan tahapan metoda eksplorasi pendahuluan yang dilakukan dengan cara pemetaan bahan galian dan pengamatan serta pengambilan sampel dilapangan. Hasil penelitian memperlihatkan pada daerah penelitian terdiri dari satuan Geomorfik Vulkanik dan Satuan Geomorfik Fluvial. Dimana satuan Geomorfik vulkanik terbentuk akibat adanya aktivitas – aktivitas gunung api yang berumur recen/kuarter. Satuan ini diisi oleh satuan batuan vulkanik kuarter, terdiri dari batuan breksi vulkanik menempati 25% dari luas wilayah penelitian. Batuan lava ini juga memiliki luasan 7-9% dari luas wilayah penyelidikan. Sedangkan untuk endapan Alluvial yang berisikan endapan pasir pantai dan breksi vulkanik memiliki luasan hanya 2-3% dari luas wilayah penyelidikan. Sisanya sekitar 62% diisi oleh satuan batuan tuffa yang merupakan material piroklastik berupa piroklastik jatuhan maupun piroklastik luncuran/aliran. Selain itu juga material vulkanik ini dapat dimanfaatkan sebagai material bangunan seperti pondasi rumah, batu temple / batu hias, dasar pondasi jalan, untuk perkerasan jalan bahkan sebagai material campuran jalan aspal.    
IMPLEMENTASI DATA MINING UNTUK MEMPREDIKSI JUMLAH PEREDARAN KENDARAAN RODA EMPAT DI KOTA TERNATE MENGGUNAKAN METODE C.45 Hamza, Sahriar
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.982 KB)

Abstract

The purpose of the research is to determine the growth rate of Four-Wheel Vehicles in Ternate. The implementation of data mining using the C.45 Algorithm aims to predict the circulation of four-wheeled vehicles in Ternate through the year as an attribute in determining a value.  The results are obtained from the gain and ratio through the classification process toward brand and number of vehicles based on the year. The data shows that there was an increase in the number of circulation of four-wheeled vehicles in Ternate in 2013 to 2016, which was 0.91%. This will predict to increase in the following year.
IDENTIFIKASI SAMPAH DI KELURAHAN MAKASAR TIMUR MENGGUNAKAN ANALISIS GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS) SEBAGAI ANCAMAN BENCANA DI KOTA TERNATE Rasai *, Julhija; Fatah **, Rahmat Abdul
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.154 KB)

Abstract

ABSTRAK   Persampahan di Kota Ternate menjadi masalah baru yang menjadi ancaman bencana khususnya di Kelurahan Makasar Timur, sampah menjadi perdebatan masyarakat yang dipersoalkan terkait tumpuan serta genangan sampah yang dimungkinkan berasal dari kelurahan yang berada dihulu atau berasal dari kelurahan target itu sendiri yaitu Kelurahan Makasar Timur. Kegiatan reklamasi pantai yang tidak efektif berdampak pada genangan air yang terakumulasi dengan sampah tersebar diberbagai sudut kelurahan target. Oleh sebabnya permasalahan penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi sumber utama penyebab sampa dan luas sebaran sampah di Kelurahan Makasar Timur, yang di analisis menggunakan Geographic Information System (GIS) dengan data citra google earth dan survey lapangan. Hasil penelitian teridentifikasi bahwa penyebab utama persampahan di Kelurahan Makasar Timur, dinyatakan bahwa bukan atau tidak berasal dari kelurahan dihulu atau kelurahan sekitar kelurahan target. Hal tersebut tentunya berdasarkan data jaringan drainase sebagai media pembawa sampah ternyata tidak berpotensi sampah dan terdapat satu sungai mati (barangka) yang membentang memotong Kelurahan Makasar Barat, beberapa meter dari kelurahan target                                                                                                                                                       masuk ke dalam sungai. Analisis Geographic Information System (GIS) mengidentifikasikan dua blok tumpuan serta genangan sampah yang tersebar dengan masing-masing luasan pada blok A, seluas 4.49 Ha dan blok B, seluas 1.28 Ha. Komposisi sampah didominasi plastik dan sisah makan yang dibuang tidak pada tempatnya akibat dari ketidak sadaran masyarakat yang menyebabkan persoalan utama di Kelurahan Makasar Timur.
OPTIMASI RECOVERY EMAS DAN PERAK DENGAN SIANIDASI PADA DEPOSIT BIJIH EMAS KADAR RENDAH DI PT. NUSA HALMAHERA MINERALS DAERAH GOSOWONG KABUPATEN HALMAHERA UTARA, PROVINSI MALUKU UTARA Sarempa1, Apriani; Isjudarto**, Ag.
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.841 KB)

Abstract

ABSTRAK Pemodelan dan estimasi Sumberdaya nikel laterit bertujuan untuk mengetahui penyebaran sumberdaya yang ditampilkan dalam bentuk blok model serta mengetahui hasil estimasi nikel laterit yang akurat dan komersial dari suatu endapan. Hasil pemodelan dan estimasi sumberdaya memprsentasikan bentuk dan penyebaran dari endapan mineral sehingga memudahkan dalam melakukan penambangan serta dapat memperkirakan batas-batas penambangan berdasarkan hasil pemodelan dan estimasi sumberdaya. Data yang digunakan dalam pemodelan dan estimasi sumberdaya nikel laterit terdiri dari data bor hasil eksplorasi, koordinat bor, dan klasifikasi kadar eksplorasi. Metoda Pengolahan dan analisa data menggunakan pemodelan dan Metode estimasi sumberdaya nikel laterit menggunakan pendekatan metode Inverse Distance Weight (IDW) dan Ordinary kriging dengan ukuran grid terbesar 25 M³ dan model ukuran blok 25 M x 25 M tebal blok 3 M dan ukuran blok terkecil 12,5 M x 12, 5 M tebal block terkecil 1.5.  Hasil estimasi Sumberdaya Ni metode Inverse Distance Weight (IDW) dengan total tonase sebesar 1,221,090 ton kadar Ni 1.96, kadar Fe 15.91, dan Total hasil estimasi metode Ordinary kriging1,604,063 dengan kadar Ni 1.52 dan kadar Fe 20.01 ton. Berdasarkan hasil estimasi, dilakukan perbandingan kedua metode terhadap data bor eksplorasi (data Komposit kadar Ni). Dari grafik  hasil perbandingan terlihat pola grafik kadar kadar Ni yang lebih cenderung mengikuti pola grafik kadar data bor eksplorasi/ data komposit Ni adalah pola grafik data dari metode Ordinary kriging dibandingkan pada metode Inverse Distance Weight.
PEMETAAN POTENSI PERTAMBANGAN BAHAN GALIAN PASIR DAN BATU DI WILAYAH KECAMATAN JAILOLO TIMUR KABUPATEN HALMAHERA BARAT Karim, Razak
DINTEK Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1652.448 KB)

Abstract

ABSTRACT The availability of data and information on the potential of mineral resources has a very important role in supporting investment in mining business activities. To realize this, the researchers collaborated with the West Halmahera District Government to conduct an investigation of Potential and Mapping Identification of the Sand and Stone Minerals Areas, especially in East Jailolo Subdistrict. The problem is how to provide basic data information regarding the potential of the existing minerals on site, both for the government, the private sector, businessman and the public community. And how potential of the minerals can be utilized optimally in the context of increasing mining business activities, and increasing Regional Original Income. The methodology and scope of this activity is to identify potential locations for economical of minerlas extraction. Technically, a study of the potential preparation of minerals is carried out through research and analysis of rock samples and conditions at the location of the investigation include geological, technical and distribution aspects. From the results of field investigations and analysis of actual conditions obtained; (1) At the location of the investigation found several types of potential rock and sand minerals in the form of volcanic rocks, the availability of which is almost completely spread throughout the investigation area. (2) These volcanic rocks are acidic to intermediate rocks, some of which are found fresh, and some are weathered. (3) This rock is found in the steep morphology of the hills to be very steep because of the very good condition of the rock characteristics. (4) The characteristics of these rocks include ; has water resistance, spesific gravity of 2.3-2.7 and compressive strength of 600–2400 kg/cm2, where these volcanic rocks can be used as home foundations materials, stone temples/ornamental stones, road coatings and foundations, and for other building materials. From the results of the investigation it is recommended that all parties manage the potential of the stone and sand, this can be done to provide income in the form of taxes and levies to the regional government.
PEMODELAN KADAR NIKEL LATERIT DAERAH PULAU OBI DENGAN PENDEKATAN METODA ESTIMASI ORDINARI KRIGING Conoras, Wawan A.K.
DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.749 KB)

Abstract

Pemodelan endapan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam bidang eksplorasi terutama  dalam  penaksiran  cadangan. Penelitian ini dilakukan untuk memodelkan geometri endapan bijih nikel laterit dengan metoda estimasi geostatistik Ordinary kriging (OK). Hasil estimasi OK kadar pada Blok  memiliki nilai kadar rata-rata Ni 0.91%  dan Fe 33.00% dengan Standar Deviasi masing-masing  Ni 0.25% dan Fe 11.74%. Hasil estimasi OK memperlihatkan Ni dengan kadar Ni > 1.6% hanya menempati wilayah utara Blok sedangkan sedangkan Ni kadar rendah berada di tengah blok menyebar ke selatan blok dan di ikuti dengan kenaikan Fe > 30%  yang juga menempati tengah sampai selatan blok.  
DESAIN PELEDAKAN OPTIMAL TAMBANG BAWAH TANAH METODE UNDERHAND CUT AND FILL Kusrima, Anita
DINTEK Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis terhadap parameter peledakan yang dijadikan sebagai acuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat produksi peledakan yang dihasilkan adalah geometri dari pemboran dan peledakan yang meliputi : burden, spacing, kedalaman lubang dan stemming, serta fragmentasi batuan yang dihasilkan. Hasil analisis diperoleh produksi sebesar 937,803 ton/hari atau 26.258,45 ton/bulan dengan ukuran fragmentasi yang dihasilkan sebesar:  11,469 cm dalam cut dan 13,57 cm di luar cut, dengan prioritas bukaan heading perhari adalah 3 (tiga. Hal ini menandakan bahwa target produksi yang ditetapkan tidak tercapai, yaitu sebesar 30.000 ton/bulan. Setelah dilakukan perubahan terhadap desain peledakan, maka didapat hasil produksi 1.343,055 ton/hari atau 37.605,54 ton/bulan dengan fragmentasi baik,  yaitu : 10,328 cm di dalam cut dan 19,2 cm di luar cut
SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT THT Kunup, Rosita; **, Santosa
DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.097 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menyusun sebuah sistem pakar yang digunakan untuk diagnosis penyakit Telinga, Hidung dan Tenggorokan, dimana pengguna bisa mendiagnosis sendiri berdasar gejala yang dirasakannya.  Aplikasi Sistem Pakar ini menggunakam bahasa pemograman visual basic, dengan  menggunakan metode representasi kaidah produksi untuk merepresentasikan pengetahuan tentang jenis-jenis penyakit beserta gejala, Metode penelusuran yang digunakan dalam mesin inferensi menggunakan metode penelusuran(forward chaining). Hasil uji konsultasi dengan sistem ini menunjukkan bahwa sistem mampu menentukan jenis penyakit yang diderita pasien. Dan aplikasi ini menghasilkan keluaran berupa informasi penyakit yang diderita berdasarkan gejala yang dirasakan oleh pasien.