cover
Filter by Year
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra
Metasastra: Jurnal Penelitian Sastra is a journal published by Balai Bahasa Jawa Barat, ISSN printed 2085-7268 and ISSN online 2503-2127. This journal is a literary research journal that publishes various research reports, literature studies, and literary papers on literature. Published periodically twice a year in June and December. This journal also serves as a media dissemination of information research results and literature review.
Articles
186
Articles
‚Äč
Cerita Rakyat Nenek Luhu: Tinjauan Vladimir Propp

Hasan, Nita Handayani

METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Cerita rakyat Nenek Luhu merupakan cerita rakyat yang sangat populer di masyarakat Maluku, khususnya Kota Ambon. Melalui isi dalam cerita ini ditemukan asal-usul beberapa tempat wisata yang ada di Kota Ambon. Selain itu, mitos keberadaan tokoh Nenek Luhu memiliki nilai mistis dan disegani oleh masyarakat Kota Ambon. Oleh karena itu, merupakan hal yang menarik untuk menganalisis fungsi pelaku dan penyebarannya menggunakan pendekatan Vladimir Propp. Penelitian ini menganalisis fungsi-fungsi pelaku pada dongeng Nenek Luhu dengan menggunakan teori struktural Vladimir Propp. Analisis pada fungsi pelaku bertujuan untuk mengetahui struktur naratif yang terkandung dalam cerita Nenek Luhu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka. Hasil dari penelitian ini ditemukan delapan fungsi pelaku dalam cerita rakyat Nenek Luhu, terdapat tiga pola cerita yang menunjukan alur maju, namun memiliki akhir cerita yang mengambang, dan Cerita Nenek Luhu memiliki empat lingkaran tindakan.

Unsur Seksualitas yang Direpresentasikan Tokoh Novel Pasung Jiwa Karya Okky Madasari: Analisis Wacana Kritis Teun A. van Dijk

Nurlaily, Alfaratna Septi

METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari menggambarkan dinamika kehidupan seseorang yang penuh polemik dan selalu diperlakukan tidak adil di dalam kehidupannya, terutama saat dihubungkan dengan seksualitas perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan adanya diskriminasi terhadap nasib perempuan yang berhubungan dengan seksualitas di dalam masyarakat sebagaimana yang direpresentasikan dalam novel Pasung Jiwa. Untuk mewujudkan hal tersebut, penelitian ini menggunakan studi diskursif dan pendekatan kualitatif dengan analisis wacana kritis yang dikembangkan oleh Teun A. van Dijk, terutama dengan melihat tiga dimensi, yaitu dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Masalah penelitian ini adalah bagaimana unsur seksualitas direpresentasikan dalam novel Pasung Jiwa. Hasil penelitian menemukan bahwa novel Pasung Jiwa adalah sarana kritik pengarangnya terhadap perilaku masyarakat dalam hubungannya dengan seksualitas. Selain itu, wacana seksualitas dimunculkan dalam novel menggambarkan upaya memarjinalkan perempuan.

Membaca Perempuan dalam Celoteh Perempuan

Nurfaidah, Resti

METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Artikel berjudul ďMembaca Perempuan dalam Celoteh PerempuanĒ merupakan penelitian terhadap kumpulan cerpen berjudul Celoteh Perempuan yang berkisah tentang perempuan dari sudut female gaze. Mayoritas kisahnya berkaitan dengan pembentukan eksistensi jati diri, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. Masalah dalam artikel ini dibatasi pada kondisi penunjukan jati diri para perempuan dalam cerita, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. Tujuannya adalah untuk menunjukkan kondisi tokoh perempuan dalam cerita pada saat mereka ingin menunjukkan jati diri, baik di ranah domestik maupun di ranah sosial, terutama ketika mereka mendapatkan pertentangan dari diri sendiri ataupun lingkungan sosial setempatóbaik dari sesamanya maupun dari lawan jenis. Metode yang digunakan dalam penyusunan artikel ini adalah kualitatif dengan dasar analisis deskriptif komparatif. Konsep teoretis yang digunakan adalah feminisme eksistensialisme dari Simone de Beauvoir. Hasil analisis yang diperoleh adalah (a) empat tokoh perempuan dalam Celoteh Perempuan adalah perempuan yang mampu memupuk jati diri dan menunjukkan eksistensi pada diri sendiri maupun ranah sosial; dan (b) keputusan yang diambil oleh tokoh perempuan belum dapat berterima dengan pandangan ranah sosial.

Morbid Chic: Refleksi Konsep Psikoanalisis Lacanian dalam Novel LíHyper Justine Karya Simon Liberati

Intan, Tania

METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan keberadaan fenomena Morbid Chic di dalam novel LíHyper Justine karya Simon Liberati, melalui kajian psikologi sastra khususnya dengan konsep Jacques Lacan. Gagasan tentang Morbid Chic memberikan nafas baru dalam genre literature Prancis kontemporer yang dianggap stagnan dan membosankan. Morbid Chic merupakan sebuah dunia yang menggambarkan keburukan, kebobrokan, hal-hal tabu, dan sifat tak bermoral manusia yang sudah dianggap biasa bahkan cenderung telah menjadi hal yang menantang untuk dilakukan. Dari sudut pandang psikologi, Morbid Chic dianggap sebagai realisasi konsep Lacanian, yaitu kajian tentang ekspresi hasrat, hawa nafsu, dan pemuasan kebutuhan seseorang. Pemenuhan hasrat secara alamiah memang harus dilakukan karena manusia selalu berada dalam keadaan tidak utuh/ berkekurangan. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa dalam novel tersebut, Morbid Chic berwujud pada tindak kejahatan, kekerasan, degradasi moral, serta obsesi seksual dan material dari para tokohnya yang berasal dari motif-motif Obsesi, Hasrat, Fetishis, Negasi, dan Transformasi Objek-Hasrat.

Kontribusi Penelitian Filologi untuk Pengembangan Studi Sejarah

fitriani, reli, Maímun, Titin Nurhayati, Kosasih, Ade

METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini membahas hasil penelitian dalam bidang filologi, baik dalam bentuk tesis maupun disertasi tentang naskah yang mengandung informasi sejarah. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana kontribusi penelitian filologi terhadap naskah dapat bermanfaat dalam pengembangan studi sejarah. †Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan metode sejarah yang meliputi heuristik. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari beberapa tesis dan disertasi serta beberapa artikel dari jurnal terindeks Nasional seperti Metasastra, Jumantara, dan Patanjala. Berdasarkan sumber data tersebut, peneliti menemukan berbagai macam genre sejarah yang tersimpan dalam naskah mulai dari sejarah kepemimpinan, sejarah silsilah keturunan, sejarah seorang pemuka agama, sejarah penjajahan, serta sejarah Islamisasi.

Sń?kar Cina Gambuh: Anomali Metrum Gambuh pada Teks Swara Sń?stra

Wijanarko, Fajar

METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 11, No 1 (2018)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.517 KB)

Abstract

The writing of sastra kapujanggan (poetry literature) is always used the meter as rule should be obeyed. However, the study of meter as the rules poetry is rarely found. If we are given the necessary attention, there are many meters that have not been identified or it lost along with the loss of literature. The main aim of this research is to reveal the Cina Gambuh meter in the text of Swara Sń?stra as an anomaly meter of Gambuh song pattern. This study is done by focusing on discipline of philology and codicology as the method. While, the method of codicology is done by comparing an alphabet pattern of the Swara Sestra with another text from Pakualamans scriptorium in a similar script style to identify the text. The other aim of this study is to identify another variety meter and add the list meter of Gambuh. At the end of the study, the anomaly song pattern of Gambuh, in fact, is a creativity of the writer Jayengminarsa from Pakualaman.

Abstrak Bahasa Inggris

Hidayat, Sarip

METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 11, No 1 (2018)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.821 KB)

Abstract

Choragraphy Tubuh Nyai dalam Novel Mirah Dari Banda Karya Hanna Rambe: Kajian Politik Ruang Pascakolonial

Santoso, Joko

METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 11, No 1 (2018)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.851 KB)

Abstract

This research examines how the representation of choragraphy of Nyai‚??s body in Hanna Rambe‚??s ‚??Mirah dari Banda‚?Ě. The theory used is the politics of Sara Upstones postcolonial space that states that bodies and places are politically related to each other. The research uses a qualitative research method. The result of research reveals two findings. Firstly,¬† ¬†there are choragraphy and ambiguity of self-meaning. There is no meaning or ideas on Nyai‚??s space and body. Secondly, there are choragraphy in space and body in between. The result of a cross between Nyai and his master is Indo-European children. Both conditions occur due to ¬†her Indo‚??s child ¬†in European-Dutch power.

HALAMAN DEPAN: Metasastra Vol. 11, No. 1, Juni 2018

Hidayat, Sarip

METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 11, No 1 (2018)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.817 KB)

Abstract

Perbandingan Legenda Ciung Wanara dengan Cindelaras serta Kajian Budaya Lokal

Rahman, Fauzi

METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 11, No 1 (2018)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.795 KB)

Abstract

This research aims to compare the story of Ciung Wanara (West Java) and Cindelaras (East Java). In addition to comparing the two stories, this study also explores the cultural values contained in each story. The¬† research applies a qualitative method with comparison technique and content analysis. A comparative study uses ¬†an analysis of one literature with another, or comparing literature with other field of art. The result of the research shows that, despite being similar, the cultural background causes the two stories¬† to have differences. A folktale has a cultural tradition inherent to the habit undertaken by the society in which the story develops. In the Ciung Wanara story, there is a tradition of cockfights, naming babies based on natural events, and belief in mythology. While in the story of Cindelaras, besides having the same things, we also find ¬†the representation of culture, especially the image of the king‚??s mistress as instead of the queen.