Journal Of Holistic Nursing Science
ISSN : 19791453     EISSN : 25797751
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 4 No 2 (2017)" : 6 Documents clear
PENGALAMAN KELUARGA DALAM MERAWAT ANGGOTA KELUARGA YANG MENGALAMI HALUSINASI DI KABUPATEN MAGELANG Amin, Muhammad Khoirul; Pinilih, Sambodo Sriadi; Yulaikah, Ana
Journal Of Holistic Nursing Science Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.462 KB)

Abstract

Latar Belakang: Keluarga yang memiliki anggota keluarga yang menderita skizofrenia, menganggap penderita sebagai aib bagi keluarga dan membuat mereka mengalami isolasi sosial. Oleh karena itu, penderita skizofrenia sering kali disembunyikan dan dikucilkan agar tidak diketahui oleh masyarakat. Kurangnya pengetahuan dari keluarga dalam hal merawat pasien, menjadi faktor utama dalam meningkatnya angka kekambuhan penderita skizofrenia. Beberapa faktor yang dapat memengaruhi pengetahuan, diantaranya: tingkat pendidikan, motivasi, pengalaman, dan persepsi Tujuan Penelitian: Penelitian ini dibuat untuk mengeksplorasi bagaimana pengalaman keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami halusinasi. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan camera digital dan atau alat perekam, panduan wawancara, dan  field note (catatan lapangan). Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil analisis tema, diperoleh empat tema besar terkait pengalaman traumatik perempuan pasca banjir lahar dingin. Empat tema tersebut adalah respon psikologi, respon kognitif, hubungan sosial, dan makna hidup
PENGARUH GUIDED IMAGERY DALAM MENURUNKAN STRESS SISWA MENGHADAPI PROSES BOARDING SCHOOL DI SMK KESDAM IV KOTA MAGELANG Sugiyanti, Desi Ari; Suhariyanti, Enik; Priyanto, Sigit
Journal Of Holistic Nursing Science Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.64 KB)

Abstract

Adolescence is a period of transition from childhood to adulthood. In adolescence can also be called the period of "storms and stresses" a period in which emotional tension increases as a result of physical changes and glands. Stress in schools arises from the various uncomfortable pressures felt by students, thus triggering physical and psychological tensions that result in changing behavior and affecting students own learning achievements cognitively. To know the effect of guided imagery in reducing stress level of students in facing Boarding school process at SMK Kesdam IV/Diponegoro Magelang City. The research design used in this research is Quasi Experiment with two group type pre post test with control group, the analysis used is paired-samples t-test. Guided imagery influence on decreasing stress level in students who experience boarding school process at SMK Kesdam IV / Diponegoro with p-value = 0,000 with mean of decrease 4,83 compared to control group with mean of decrease 2,37. The level of stress on the boarding school process can go down with guided imagery
EFEKTIVITAS PENERAPAN BEDSIDE INTERPROFESSIONAL ROUNDS (BIR) UNTUK MENINGKATKAN HUBUNGAN INTERPERSONAL PERAWAT DAN DOKTER Sulistyowati, Arlina Dhian; Kristina, Tri Nur; Santoso, Agus
Journal Of Holistic Nursing Science Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.153 KB)

Abstract

Effective teamwork affects job satisfaction so as to improve outcomes in health care in clinical practice. Interpersonal relationship between nurse and phsycian is one of interpersonal relationship that takes place in hospital work environment. Form of interpersonal relationship between nurse and phsycian can be seen from the relationship of collaboration in providing care to the patient during the care. Bedside Interperprofessional Rounds (BIR) is one method to improve collaboration between nurses and phsycian in addition to patient beds that aim to communicate, coordinate, make joint decisions and take responsibility in the care of patients during hospitalization. Implementation of appropriate and effective collaborative methods is an effort that can be used in order to improve interaction between professionals in the work environment Hospital. This study aims to prove the effectiveness of the application of Bedside Interprofessional Rounds (BIR) to improve interpersonal relationships between nurses and phsycian. The research design used was quasi experimental with pre-post test design with control group. The sample size was 20 respondents in the control group and 20 respondents in the intervention group were taken with the sampling consecutive sampling technique. The results of this study indicate that the application of Bedside Interprofessional Rounds (BIR) can improve the interpersonal relationship between nurses and phsycian.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN DAN ANALISIS KEBUTUHAN ORANGTUA YANG MENGALAMI KECEMASAN DENGAN BAYI SAKIT KRITIS DI NICU RSUD PROF.DR. MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTO Siwi, Adiratna Sekar; Fatimah, Sari; Emaliyawati, Etika
Journal Of Holistic Nursing Science Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.668 KB)

Abstract

Baby with critical condition should receive care in NICU (Neonatal Intensive Care Unit). This process can trigger parents’ anxiety which can induce another problem such as difficulty to involve in decision making regarding patient’s condition. Parents’ anxiety can be caused by several factors depend on parents’ needs. This research aim to analyze factors that can influence parents’ anxiety during accompanied their baby in NICU and analyze their needs start from the least important until the most important.                 This research is a quantitative cross sectional study. Total respondent in this study are 70 persons with consecutive sampling method. All respondent in this study receive mother-baby questionnaire, HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) and NFNI (NICU Family Needs Inventory). Data analysis was conducted using Chi Square.                 From the result of the study we can get information that factor which related with parents’ anxiety is parents’ experience to taking care their baby in NICU (p value 0.000) and baby’s treatment length of stay (p value 0.000). And the parent’s needs during accompany their baby sorted from the most important one are need for closeness (65 % respondents), need for certainty (55 % respondents), need for comfort (30 % respondents), need for support (18.3 % respondents), and need for information (15 % respondents).                 Closeness between parents and baby during treatment, and parents’ experience to taking care their baby in NICU are very important because it can increase not only bonding between them but also baby’s condition. Parents’ involvement during delivering care to baby in NICU also can reduce patient’s length of treatment, increase quality of care, and reduce parents’ anxiety during accompanying their baby in NICU. Therefore further assessment for parents’ anxiety and needs during accompanying their baby in NICU is very crucial.
PENGARUH BERDO’A PADA SAAT BEDSIDE HANDOVER TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUANG FALMBOYAN RSUD ’45 KUNINGAN Pranatha, Aria; Karimah, Tarwiatun
Journal Of Holistic Nursing Science Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.874 KB)

Abstract

Latar Belakang: Berdo’a pada saat bedside handover menjadi salah satu pemenuhan kebutuhan spiritual pasien yang selama ini kurang diperhatikan. Sehingga, perlu upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan dalam meningkatkan tingkat kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berdo’a pada saat bedside handover terhadap tingkat kepuasan pasien di ruang Flamboyan RSUD ’45 Kuningan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi experiment dengan rancangan penelitian one group pre and post test without control group. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 19 responden sebelum penerapan berdo’a pada saat bedside handover dan 19 responden sesudah penerapan berdo’a pada saat bedside handover. Teknik pengambilan sampel menggunakan non random sampling dengan jenis total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner kepuasan pasien dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Handover. Hasil: Tingkat kepuasan pasien sebelum penerapan berdo’a pada saat bedside handover sebanyak 9 responden puas, 9 responden cukup puas, 1 responden tidak puas dan tingkat kepuasan pasien sesudah penerapan berdo’a pada saat bedside handover sebanyak 13 responden puas, 6 responden cukup puas dan tidak didapati responden yang merasa tidak puas. Hasil uji t-test independent (2-tailed) didapatkan angka p value sebesar 0.80 (p > 0.05). Simpulan: Tidak adanya pengaruh yang signifikan dari penerapan berdo’a pada saat bedside handover terhadap tingkat kepuasan pasien di ruang Flamboyan RSUD ’45 Kuningan. Disarankan bagi pihak rumah sakit untuk melakukan perbaikan SOP yang sudah ada dengan menambahkan berdo’a pada saat bedside handover, dan memberikan penekanan kepada perawat pelaksana melalui kepala ruangan untuk menerapkan berdo’a pada setiap bedside handover.
PENGARUH BERDO’A PADA SAAT BEDSIDE HANDOVER TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUANG FALMBOYAN RSUD ’45 KUNINGAN Pranatha, Aria; Karimah, Tarwiatun
Journal of Holistic Nursing Science Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.874 KB) | DOI: 10.31603/nursing.v4i2.1117

Abstract

Latar Belakang: Berdo’a pada saat bedside handover menjadi salah satu pemenuhan kebutuhan spiritual pasien yang selama ini kurang diperhatikan. Sehingga, perlu upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan dalam meningkatkan tingkat kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berdo’a pada saat bedside handover terhadap tingkat kepuasan pasien di ruang Flamboyan RSUD ’45 Kuningan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi experiment dengan rancangan penelitian one group pre and post test without control group. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 19 responden sebelum penerapan berdo’a pada saat bedside handover dan 19 responden sesudah penerapan berdo’a pada saat bedside handover. Teknik pengambilan sampel menggunakan non random sampling dengan jenis total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner kepuasan pasien dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Handover. Hasil: Tingkat kepuasan pasien sebelum penerapan berdo’a pada saat bedside handover sebanyak 9 responden puas, 9 responden cukup puas, 1 responden tidak puas dan tingkat kepuasan pasien sesudah penerapan berdo’a pada saat bedside handover sebanyak 13 responden puas, 6 responden cukup puas dan tidak didapati responden yang merasa tidak puas. Hasil uji t-test independent (2-tailed) didapatkan angka p value sebesar 0.80 (p > 0.05). Simpulan: Tidak adanya pengaruh yang signifikan dari penerapan berdo’a pada saat bedside handover terhadap tingkat kepuasan pasien di ruang Flamboyan RSUD ’45 Kuningan. Disarankan bagi pihak rumah sakit untuk melakukan perbaikan SOP yang sudah ada dengan menambahkan berdo’a pada saat bedside handover, dan memberikan penekanan kepada perawat pelaksana melalui kepala ruangan untuk menerapkan berdo’a pada setiap bedside handover.

Page 1 of 1 | Total Record : 6