cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal Of Holistic Nursing Science
ISSN : 19791453     EISSN : 25797751     DOI : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 2 No 2 (2015)" : 5 Documents clear
EFEKTIVITAS AKUPRESUR DAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP INSOMNIA PADA WANITA PERIMENOPAUSE DI DESA PANCURANMAS MAGELANG Meylana, Nathazia
Journal Of Holistic Nursing Science Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.956 KB)

Abstract

Latar Belakang: Insomnia merupakan salah satu gejala yang muncul pada wanita perimenopause. Terapi nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk mengatasi insomnia diantaranya akupresur dan aromaterapi lavender namun perbedaan efektivitas belum diketahui. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas akupresur dan aromaterapi lavender dalam mengatasi insomnia pada wanita perimenopause. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan two group prettest and posstest design. Jumlah sampel penelitian yaitu 40 orang, 20 orang kelompok akupresur dan 20 orang kelompok aromaterapi lavender. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Pemilihan terapi menggunakan teknik simple random sampling. Titik akupresur yang digunakan adalah titik PC 6, HT 7 dan SP 6. Akupresur diberikan selama 6 hari pemijatan dilakukan 40 kali disetiap titiknya selama 10 menit dan aromaterapi lavender diberikan selama 7 hari, dihirup selama 10 menit. Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner Insomnia RatingScale KSPBJ-IRS (Kelompok Studi Psikiatri Biologi Jakarta) Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa akupresur dan aromaterapi efektif untuk mengurangi insomnia pada wanita perimenopause dengan p value 0,008 (p < 0,05). Kesimpulan: Akupresur dan aromaterapi lavender efektif dalam mengatasi insomnia pada wanita perimenopause, tetapi terapi akupresur lebih efektif dalam mengatasi insomnia. Saran: Kedua terapi tersebut dapat dijadikan sebagai terapi alternatif untuk mengatasi insomnia pada wania perimenopause
PERUBAHAN DISFUNGSI ENDOTEL AORTA PADA TIKUS GALUR PUTIH REMAJA YANG TERPAPAR ALCOHOL TERHADAP PEMBERIAN CURCUMIN Widiyanto, Puguh; Ekanto, Budi
Journal Of Holistic Nursing Science Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.325 KB)

Abstract

Tubuh manusia memiliki kemampuan untuk mencegah dan memperbaiki disfungsi endotel dengan memproduksi antioksidan. Antioksi dan primer ini akan mencegah timbulnya oksidasi akibat radikal bebas, sehingga endotel pembuluh darah tidak akan mengalami disfungsi dan tidak terjadi aterosklerotik pada arteri. Dalam keadaan, dimana jumlah radikal bebas sangat berlebih di dalam darah, antioksidan yang diproduksi oleh tubuh tidak efektifl agi, sehingga diperlukan antioksidan dari luar (sekunder). Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimen, dengan metode post test only control group design. Analisis statistik yang dipergunakan adalah uji T, untuk menilai pengaruh pemberian antioksidan (curcumin). Dari hasil penelitian ini maka terbukti bahwa ada pengaruh positif, bahwa Curcumin dapat mencegah disfungsi sel endotel dengan karakteristk tidak timbulnya sel busa pada aorta tifus jantan remaja yang terpapar alcohol kronik.  Saran yang diajukan adalah menambah konsumsi antiokidan (curcumin) untuk memperbaiki kerusakan endotel pembuluh darah (sklerosis)
EFEKTIVITAS AKUPRESUR DAN HIPNOTERAPI DALAM MENGATASI DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMK MUHAMMADIYAH SALAMAN Khasanah, Lailatul; Astuti, Retna Tri
Journal Of Holistic Nursing Science Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.977 KB)

Abstract

Background: Dysmenorrhea is a phenomenon that often occurs in young girls when menstruation. Non pharmacological therapies that are usedninclude acupressure and hypnotherapy techniques. Objective: To determine differences acupressure techniques and techniques hipnoerapi in dysmenorrhea in adolescent in SMK Muhammadiyah Salaman. Methods: The study is a Rancanga quasy Experiment with the design of the study two group pre post test design, which consists of two intervention groups, one group was given acupressure intervention and the intervention group was given hypnotherapy. Results: The results of acupressure group Wilcoxon test showed that the value of p = 0.000 (p <0.05) and in the hypnotherapy group showed that the value of p = 0.000 (p <0.05), so disimpulakan H0 rejected and Ha is accepted that there is a difference significant between before and after the act of acupressure and hypnotherapy. The second difference is marked by the results rereta techniques decrease in pain in the acupressure group mean value is $ 1.47 less than the decrease in pain in the hypnotherapy group mean value is 2.42 with a significant p value = 0.014 (p <0.05). Conclusion: Hypnotherapy techniques are more effective compared with acupressure technique in dysmenorrhea. Suggestion: With the results of this study are expected adolescent girl can do acupressure techniques and hypnotherapy in dysmenorrhea
EFEKTIVITAS AROMATERAPI LAVENDER DAN AROMATERAPI LEMON TERHADAP INTENSITAS NYERI POST SECTIO CAESAREA (SC) DI RUMAH SAKIT BUDI RAHAYU KOTA MAGELANG Rahmawati, Ina; Rohmayanti, Rohmayanti
Journal Of Holistic Nursing Science Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.753 KB)

Abstract

Latar belakang: Nyeri merupakan suatu keadaan yang tidak nyaman yang sering dirasakan oleh pasien post sectio caesarea. Aromaterapi dapat digunakan untuk mengatasi nyeri post sectio caesarea. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antara aromaterapi lavender dan aromaterapi lemon di Rumah Sakit Budi Rahayu Kota Magelang. Metode:penelitian ini menggunakan metodequasy experimentdengan rencangan two group pre-test and post-test designdengan sampel 56 responden, 28 responden kelompok aromaterapi lavender dan 28 responden kelompok aromaterapi lemon. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive samplingInstrumen yang digunakan adalah numeric rating scale (NRS). Data diolah dengan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney.Hasil: hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aromaterapi lavender dan aromaterapi lemon efektif dalam menurunkan skala nyeri post sectio caesarea dengan p value 0,009 (p < 0,05). Kesimpulan: Aromaterapi levender dan aromaterapi lemon efektif dalam menurunkan skala nyeri post sectio caesarea,tetapi aromaterapi lemon lebih efektif dalam mengatasi nyeri post sectio caesarea dengan nilai rata-rata sebesar 4 lebih besar dibandingkan rata-rata aromaterapi lavender yaitu 2,15.Saran: Rekomendasi penelitian ini adalah supaya menggunakan aromaterapi lavender dan aromaterapi lemon sebagai intervensi alternatif yang digunakan untuk menurunkan nyeri post sectio caesarea.
EFEKTIFITAS PIJAT OKSITOSIN DAN SENAM NIFAS TERHADAP PROSES INVOLUSIO UTERI IBU POSTPARTUM SPONTAN DI RS PKU TEMANGGUNG Istikhomah, Istikhomah; Rahayu, Heni Setyowati Esti
Journal Of Holistic Nursing Science Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.574 KB)

Abstract

Background: The cause of maternal postpartum hemorrhage is atonic uterus or uterine subinvolusio. Uterine involution is the return of the uterus in a state of pre-pregnancy form and position.Oxytocin massage and parturition gymnastic are actions that can optimize the process uterine involution.  Oxytocin massage is an act of massaging the spine from fifth to sixth costa until the scapula. Parturition gymnastics is a kind of gymnastic performed by postpartum mothers indepently. Objective: This study aimed to analyze the effectiveness of oxytocin massage and parturition gymnastics in accelerating the process of maternal postpartum spontaneous uterine involusion. Methods: This study used Quasi Experiment with post test only design with three comparison treatments. Total sample was 39 people, divided into three groups and each group of 13 people. The sampling technique used consecutive sampling. Selection of therapy using the division of the group. Oxytocin massage and parturition gymnastics performed two times, the first action performed 6 hours after birth and the second act was done after 4 hours. Measuring instrument used was the observation sheet uterine  involusion. Results: This study showed that oxytocin massage, parturition gymnastics, oxytocin massage and parturition gymnastics, is an effective way to speed the process spontaneous uterine involusion postpartum mothers with p value of 0.000 (p <0.05).Conclusion: Oxytocin massage, parturition gymnastics, oxytocin massage and parturition gymnastics, effective to accelerate the process uterine involusion, however, doing both of oxytocin massage and parturition gymnastic was more effective. Suggestion: Both of these actions can be used as an alternative therapy to accelerate the process of spontaneous postpartum maternal uterine involusion.

Page 1 of 1 | Total Record : 5