cover
Filter by Year
Tarbiyatuna
Journal Tarbiyatuna contains scientific articles and research results in the field of Islamic education include; Islamic Education Thought, Islamic Education Management, Islamic Education Policy, Issues of Islamic Education, Islamic Education Philosophy, Basic Islamic Education, Islamic Religious Education, and Islamic Education Curriculum. This journal is published twice a year, June and December.
Articles
41
Articles
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru Kelas Terhadap Hasil Belajar IPA di MI Muhammadiyah Kalibanger Kabupaten Temanggung

Purnamawanti, Cahyaning, Suliswiyadi, Suliswiyadi, Nugroho, Irham

Tarbiyatuna Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi pedagogik guru kelas terhadap hasil belajar IPA di MI Muhammadiyah Kalibanger Kabupaten Temanggung. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MI Muhammadiyah Kalibanger Kabupaten Temanggung yang berjumlah 218 siswa. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI MI Muhammadiyah Kalibanger Kabupaten Temanggung yang berjumlah 34 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket dan dokumentasi yang digunakan untuk mengetahui variabel kompetensi pedagogik guru kelas dan hasil belajar IPA. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis korelasi product moment dengan menggunakan bantuan SPSS for windows versi 20.0. Hasil analisis diskriptif dari penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru kelas dalam kategori baik, mencapai 52,95%. hasil belajar IPA dalam kategori baik, mencapai 55,88%. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji korelasi product moment diperoleh nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,619, berdasarkan rumus df=N-nr=34-2=32 diketahui r tabel pada taraf signifikansi 5% yaitu 0,349 dan r tabel pada taraf signifikan 1% yaitu 0,449, maka rxy sebesar 0,619 tersebut lebih besar apabila dibangdingkan dengan r tabel pada taraf signifikansi 5% maupun pada taraf signifikansi 1%. Dengan demikian Ha yang diajukan diterima, sedangkan Ho ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa ada korelasi positif antara kompetensi pedagogik guru kelas dengan hasil belajar IPA siswa kelas VI MI Muhammadiyah Kalibanger.

Resepsi Estetik Pada Lukisan Kaligrafi Sakban Yadi

Akbar Pahala, Agam

Tarbiyatuna Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Al-Qur’an hadir untuk merespon setiap kondisi dan situasi berbagai masalah, salah satunya adalah respon terhadap aspek keindahan, reaksi ini muncul baik dari aspek tulisan, aspek bacaan, maupun aspek bunyi. Berbagai macam ragam respon yang muncul berdasarkan pemahaman dan keahlian yang dimiliki setiap manusia baik dengan cara melihat atau mendengar. Bagi Sakban Yadi makna merupakan bagian yang terpenting dari suatu proses pembacaan guna melahirkan suatu interaksi dan tafsiran diantara manusia dan Al-Qur’an itu sendiri. Tanpa adanya pembaca dan penafsir dari Al-Qur’an itu sendiri teks tidak akan mampu berbicara mengenai dirinya sendiri. Penelitian ini dimaksudkan guna menjelaskan bagaimana proses interaksi antara Sakban Yadi dengan Al-Qur’an itu sendiri di dalam membangun makna dan kemudian memvisualisasikan kedalam bentuk karya seni lukis kaligrafi. Peneliti berasumsi bahwa karya kaligrafi Sakban Yadi memiliki relevansi antara prespektif Sakban Yadi sebagai seorang muslim yang sekaligus sebagai seorang seniman yang melibatkan pada proses pemahamannya terhadap isi kandungan Al-Qur’an. Peneliti disini ingin mendiskripsikan bagaimana pola dan proses berfikir Sakban Yadi dalam membaca teks Al-Qur’an dan kemudian mengaktualisasikannya kedalam bentuk karya seni lukis kaligrafi Al-Qur’an.

Manajemen Pengembangan MGMP Bahasa Arab Madrasah Tsanawiyah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Chabib, Abdul

Tarbiyatuna Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan dari penelitian ini  yaitu untuk mendapatkan gambaran secara umum tentang manajemen pengembangan MGMP bahasa Arab MTs Propinsi DIY terkait dengan pengembangan organisasi, kegiatan dan program, sumber daya manusia, sarana prasarana, pembiayaan, pengelolaan, serta pemantauan dan evaluasi. Kemudian apa saja yang menjadi problematika dalam pengembangan MGMP, serta langkah-langkah apa yang telah dilakukan oleh para pengurus MGMP bahasa Arab MTs Propinsi DIY. Teori yang digunakan dalam pisau analis tersebut yaitu; teori manajemen SDM, teori pengembangan SDM, pengembangan Organisasi,pemecahan masalah, dan pedoman standar MGMP bahasa Arab MTs. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus, dan mengambil subjek penelitian di MGMP Propinsi DIY. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi, observasi dan wawancara. Adapun analisis data dilakukan dengan cara mengumpulkan, menyajikan, mereduksi, dan menarik kesimpulan dari pengembangan MGMP bahasa Arab MTs Propinsi DIY . Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa :MGMP bahasa Arab MTs Propinsi DIY sudah memiliki struktur organisasi yang mandiri, sehingga berdampak pada pengembangan program dan kegiatan, SDM, pembiayaan, pengelolaan dan pemantauan serta evaluasi., dengan harapan MGMP bisa menaungi semua kebutuhan guru bahasa Arab, sehingga peran seorang guru bisa dirasakan dan bisa mempengarui pembelajaran pendidikan bahasa Arab yang ada dilingkungan sekolah nya masing-masing di semua MTs dilingkungan KemenagPropinsi DIY

Pembentukan Karakter Melalui Pembudayaan Agama

Fajar Isbakhi, Ari

Tarbiyatuna Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kemajuan suatu bangsa sangat tergantung kepada karakter seseorang, hal itu perlu diperhatikan secara komprehensif baik oleh keluarga,guru maupun masyarakat yang tinggal disuatu tempat. Maka dari itu penulis memaparkan pembudayaan agama dalam pembentukan karakter siswa yang bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk pembudayaan agama dan sekaligus mengetahui faktor pendukung serta penghambat dalam menerapkan pembudayaan agama di sekolah. Karena pembudayaan atau pembiasaan agama sangat  penting pengaruhnya dalam pembentukan karakter siswa, salah satunya siswa menjadi lebih disiplin dalam segala kegiatan,terutama dalam hal Ibadah, disiplin ilmu dan lain sebagainya. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian field research yang bersifat kualitatif. Hasil dari penelitian ini mampu memotivasi para guru dalam memberikan perhatian kepada siswa untuk lebih mengenal akan Tuhannya dan sekaligus membiasakan siswa untuk berprilaku sesuai dengan ajaran Agama.

Kebijakan-Kebijakan Pendidikan Agama Islam Dalam Memberantas Korupsi

Hermawan, Hermawan

Tarbiyatuna Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Hasil Penelitian yang telah dilakukan oleh berbagai lembaga menunjukkan tindak pidana korupsi di Indonesia termasuk yang paling tinggi. Bahkan salah satu aspek yang memalukan adalah mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim. Peristiwa tersebut kadang memunculkan pertanyaan yang menggelitik, manakah yang salah? nilai-nilai Agama Islam atau pemeluk Agamanya?, tentu jawabannya adalah pemeluk Agama Islam yang belum memahami Islam secara universal, atau hanya memahami nilai-nilai Agama Islam cukup dengan kognitif saja tanpa menghiraukan aspek afektif dan psikomotorik. Salah satu cara yang ditempuh untuk menurunkan angka tindak pidana korupsi adalah lewat pendidikan, entah itu pendidikan karakter dan Agama, pendidikan anti korupsi dan sebagainya. Dari sinilah penulis tertarik untuk menyampaikan hasil pemikirannya berbasis analisis teks terkait dengan kebijakan-kebijakan Pendidikan Agama Islam dalam meminimalisir tindak pidana korupsi yang telah dilakukan di Indonesia. Setelah diteliti secara teks setidaknya ada tiga kebijakan yaitu: 1) Revitalisasi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, 2) Internalisasi Pendidikan Karakter dan Antikorupsi, dan 3) Optimalisasi peran pemerintah dan masyarakat.

Implementasi Metode Pendidikan Seks Untuk Anak Dalam Keluarga (Perspektif Pendidikan Islam)

Martini, Martini, Mawardi, Imam

Tarbiyatuna Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pendidikan seks menjadi salah satu isu yang hangat diperbincangkan oleh semua lapisan masyarakat. Topik berkaitan metode pendidikan seks merupakan aspek penting untuk diperbicangkan karena perlu difahami secara jelas dan mendalam sebelum program tersebut dilaksanakan. Ketiadaan metode pendidikan yang efektif akan menghambat atau membuang waktu dan tenaga secara percuma dalam upaya pendidikan. Untuk itu dalam melaksanakan tanggungjawab pendidikan seks harus kembali pada konsep Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pendidikan seks dalam Islam. Selain itu, untuk mengetahui metode penyampaian pendidikan seks pada anak serta implementasinya dalam lingkup keluarga. Penelitian ini merupakan suatu penelitian literatur yang biasa dikenal dengan Library Research. Dalam tingkatan penjelasannya, penelitian ini bersifat deskriptif karena penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sedangkan dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode dokumentasi. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan menggunakan metode Content Analysis. Hasil penelitian implementasi metode pendidikan seks untuk anak  dalam  keluarga (perspektif pendidikan Islam ) menunjukan bahwa: (1) Pendidikan seks dalam Islam merupakan bagian integral dari pendidikan akidah, akhlak, dan ibadah. Pendidikan seks adalah upaya pengajaran, penyadaran, dan penerangan mengenai arti, fungsi dan tujuan seks, sehingga anak dapat menyalurkan dengan benar. Pendidikan seks dalam Islam untuk anak adalah sebagai tindakan preventif. Keluarga merupakan tempat yang terbaik untuk menyampaikan informasi tentang seks. Orang yang pertama bertanggungjawab atas pendidikan seks adalah orangtua. (2) Metode pendidikan seks menurut Islam meliputi: keteladanan, pembiasaan, tanya jawab, nasehat, cerita, perumpamaan, dan hukuman. (3) Implementasi metode pendidikan seks untuk anak dalam keluarga disesuaikan dengan katakteristik setiap fase pertumbuhan kejiwaan anak, serta dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan.

Pengaruh Lingkungan Keluarga Dan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Keberagamaan Siswa Di SMA Muhammadiyah 1 Kota Magelang

Mujiati, Umi, Triyanto, Andi

Tarbiyatuna Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Keberagamaan Siswa di SMA Muhammadiyah 1 Kota Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini meliputi siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Kota Magelang. Adapun sampel penelitian ini berjumlah 27 siswa teknik yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan stratified  proportional  random. Pengumpulan data diperoleh dengan cara angket/kuesioner, sedangkan untuk menganalisis data dilakukan dengan  analisis kuantitatif dengan statistik. Untuk mengetahui Pengaruh Lingkungan  Keluarga dan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Keberagamaan Siswa di SMA Muhammadiyah 1 Kota Magelang menggunakan bantuan program SPSS 16.0 for windows. Hasil analisis deskriptif dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Lingkungan keluarga berada pada kategori baik (rata-rata  =  48%); (2) Pergaulan teman sebaya berada pada kategori sangat baik (rata-rata 41%); dan (3) Perilaku keberagamaan berada dalam kategori sangat baik  (rata-rata 70%). Hasil analisis regresi berganda menunjukkan (4) Tidak ada pengaruh lingkungan keluarga terhadap perilaku keberagamaan siswa,  koefisien uji t variabel lingkungan keluarga 0,607 < 2,05 taraf signifikan 5%  nilai t tabel, probabilitas 0,550 > 0,05; (5) Ada pengaruh teman sebaya terhadap perilaku keberagamaan siswa,  koefisien uji t variabel teman sebaya 3,436 > 2,05 taraf signifikan 5%  nilai t tabel, probabilitas 0,002  > 0,05; dan (6) Ada pengaruh lingkungan keluarga dan teman sebaya secara bersama-sama terhadap perilaku keberagamaan siswa dengan perolehan F = 10.010 dengan    probabilitas  0,001 <  0,05;  Koefisien  determinasi  0,455 mengandung  pengertian  bahwa  pengaruh  lingkungan keluarga  dan teman sebaya terhadap perilaku keberagamaan siswa  adalah  sebesar  40,5%. Sedangkan  54,5% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diketahui.

Pengaruh Faktor Implementasi Metode Pembelajaran Rangking Satu Dalam Keterampilan Menulis Siswa Di MI Muhammadiyah Mendut

Maria Ulfa, Siti, Suliswiyadi, Suliswiyadi

Tarbiyatuna Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor implementasi metode pembelajaran rangking satu dalam keterampilan menulis siswa kelas rendah MI Muhammadiyah Mendut. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa MI Muhammadiyah Mendut yang berjumlah 113 siswa. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 19 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket, observasi, dan dokumentasi yang digunakan untuk mengetahui variabel faktor implementasi metode pembelajaran rangking satu, variabel keterampilan menulis siswa. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis korelasi product moment dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS For Windows versi 16,0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor implementasi metode pembelajaran rangking satu MI Muhammadiyah Mendut dalam kategori cukup. Hal tersebut dibuktikan dengan jawaban responden dalam kategori cukup yaitu mencapai 52,63%. Keterampilan menulis siswa MI Muhammadiyah Mendut dalam kategori baik, yang dibuktikan jawaban responden dalam kategori baik yaitu sebesar 68,42%. Analisis korelasi product moment diperoleh nilai rxy hitung sebesar 0,722. Hasil tersebut menunjukkan Ho ditolak dan Ha diterima, yaitu ada pengaruh antara faktor implementasi metode pembelajaran rangking satu dalam keterampilan menulis siswa kelas rendah MI Muhammadiyah Mendut.

Pendidikan Taruna/Taruni Akademi Militer Dalam Membentuk Karakter Bangsa Melalui Spiritualitas Keagamaan

Riyanto, Slamet, Tohirin, M

Tarbiyatuna Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pendidikan Taruna/Taruni Akademi Militer dalam Membentuk Karakter Bangsa Melalui Spiritualitas Keagamaan pada Pelaksanaan Shalat Berjamaah dan Shalat Sunat Tahajud di Akademi Militer Magelang. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif.  Populasi dalam penelitian ini adalah Taruna/Taruni Tingkat III Sermadatar Akademi Militer berjumlah 195 Taruna/Taruni yang beragama Islam dengan perincian 179 Taruna dan 16 Taruni dari jumlah keseluruhan 228 Taruna/Taruni.  Adapun sampel penelitian ini berjumlah 6 Taruna/Taruni dengan perincian 3 Taruna dan 3 Taruni mewakili Taruna/Taruni Tingkat III Sermadatar, dengan menggunakan teknik wawancara terstruktur dan observasi yang diberikan kepada responden secara acak.  Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) persepsi pengasuh tentang pentingnya nilai religius dalam pelaksanaan shalat berjamaah dan shalat sunat tahajud merupakan salah satu sumber yang melandasi terbentuknya karakter Taruna/Taruni dan sangat penting pula ditanamkan ekskul keagamaan kepada Taruna/Taruni karena dengan bekal keagamaan yang kuat akan memperkokoh pondasi iman dan moral Taruna/Taruni di masa depan. (2) peran lembaga dalam mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan yaitu menyediakan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan, memberikan izin kepada Bintal untuk mengadakan program kegiatan, mendukung adanya kegiatan-kegiatan keagamaan yang ada di dalam maupun di luar kesatrian, serta memberikan teladan yang baik bagi Taruna/Taruni Akademi Militer. (3) pelaksanannya melalui program ekskul keagamaan, termasuk di dalamnya mengintensifkan shalat berjamaah dan shalat sunat tahajud, sehingga menjadi budaya yang positif dan diharapkan meskipun lembaga pendidikan Akademi Militer ini bukan pesantren, namun perilaku santri dapat diterapkan di kehidupan Taruna dan Taruninya.

Manajenem Kurikulum Pengembangan Pribadi Muslim (KPPM) (Studi di SD Islam Al-Azhar 31 Yogyakarta)

Baihaqi, Akhmad

Tarbiyatuna Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang dipergunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar yang disusun untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional dengan memperhatikan tahap perkembangan peserta didik dan kesesuaiannya dengan lingkungan, kebutuhan pembangunan nasional, perkembangan ilmu pengetahuan, dan teknologi serta kesenian, sesuai dengan jenis dan jenjang masing-masing satuan pendidikan itu. Isi kurikulum pendidikan dasar, harus memuat lima kelompok bahan kajian (Pasal 6 PP Nomor.19 tahun 2005), diantaranya adalah pendidikan agama. Menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan agama harus ada pada semua jenis, alur, dan jenjang pendidikan. Hal ini merupakan usaha untuk memperkuat keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama yang dianut oleh peserta didik, memperhatikan tuntunan untuk menghormati (pemeluk) agama lain dan menjaga kerukunan antar umat beragama dalam masyarakat untuk mewujudkan persatuan nasional