cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal
ISSN : 08531629     EISSN : 08531629     DOI : -
Majalah Ilmiah Biologi Biosfera : A Scientific Journal merupakan peer reviewed jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman. Media ini mewadahi hasil-hasil penelitian di bidang biologi tropika yang terbit tiga kali setahun (Januari, Mei, September).
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 36, No 1 (2019)" : 7 Documents clear
Keanekaragaman Jenis Ikan di Perairan Lebak Jungkal Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir pada Musim Hujan dan Kemarau Ridho, Mohammad Rasyid; Patriono, Enggar; Haryani, Rita
Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal Vol 36, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mib.2019.36.1.958

Abstract

The research about fishes diversity in Lebak Jungkal waters in Pampangan District Ogan Komering Ilir Regency in rainy and dry season was conducted on February till July 2013. The aim of this research were to analyzed diversity index and Evenness index of fishes  in Lebak Jungkal in rainy and dry season. Fish samples were collected using purposive random sampling method. The obtained samples were count for species and individual number of each species as a basis for estimating the diversity and evenness indexes. During rainy season, as much as 3,406 fish individuals were caught and were identified into 17 fish species, while a sum of 2,019 individuals were collected in dry season and were placed into 14 fish species. The result of diversity index (H’) categorized intermediet and diversity index (H’) in dry season (0.142-1.754) was lower than rainy season (1.862-2.008). Otherwise, Evenness index (E) in dry season (0.566-0.604) more evenly distributed than rainy season (0.061-0.625). 
Distribution of Salacca zalacca ‘Kelapa’ Widodo, Pudji; Herawati, Wiwik; Sukarsa, Sukarsa
Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal Vol 36, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mib.2019.36.1.634

Abstract

Salak or snake fruit (Salacca zalacca) or salak is a kind of popular fruit originated from Sumatra and Java. There are many cultivars including both the wild and the hybrid ones. One of many cultivars namely S. zalacca ‘Kelapa’ was observed for their distribution.  This cultivar is considered to be unusual because it has only a few spines on its petioles. This cultivar was previously found only in Karangasem Bali especially in the subdistrict of Sibetan, Selat, and Rendang and in Batujajar in West Java.  A new record was found in Banjarnegara especially in Sokanandi Village. A map of the distribution of this cultivar is presented. 
Identifikasi Bakteri Asam Laktat dari Limbah Cair Sagu dengan Gen 16S rRNA Kasi, Pauline Destinugrainy; Ariandi, Ariandi; Tenriawaru, Eka Pratiwi
Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal Vol 36, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mib.2019.36.1.924

Abstract

Bakteri Asam Laktat (BAL) telah diisolasi dari limbah cair sagu yang diperolah langsung dari industri pengolahan sagu tradisional di Malangke Barat, Sulawesi Selatan. Isolat murni BAL diperoleh dari sampel limbah cair sagu, masing-masing dari limbah cair sagu yang disimpan selama 1 hari (F1). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi BAL dari limbah cair sagu dengan menggunakan gen 16S rRNA. Ekstraksi DNA dilakukan dengan menggunakan Genaid Presto™ Mini gDNA Bacteria Kit GBB100, kemudian sampel diamplifikasi menggunakan primer 16S rRNA (16sRNA-F 5’-AGAGTTTGATCCTGGCTCAG-3’ dan 16S RNA-R 5’- GTTTACCTTGTTACGACTT-3’) dengan panjang basa 1300 bp. Sampel yang telah diamplifikasi kemudian disekuensing ke 1st Base. Hasil analisis filogenetik menunjukkan similaritas 100% dengan Lactobacillus mali DSM 20444 dan similiaritas 98% dengan Lactobacillus  satsumensis NRIC 0604
Jenis, Frekuensi Kemunculan, dan Persentase Penyakit Cendawan pada Tanaman Sayuran Sucanto, Eddy Tri; Abbas, Muachiroh
Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal Vol 36, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mib.2019.36.1.719

Abstract

Tanaman sayuran sangat berperan dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan dan gizi karena sayuran kandungan mineral dan vitamin yang dimiliki. Upaya tersebut terkendala oleh banyaknya jenis penyakit cendawan pada tanaman sayuran sehingga menimbulkan penurunan produksi termasuk  di kawasan Baturraden. Berbagai upaya perlu dilakukan untuk mengatasi serangan penyakit pada tnaman sayuran di Wilayah Baturraden. Namun agar penanganan dapat berjalan secara efektif diperlukan informasi awal sepeti frekuensi dan prosentase penyakit cendawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui frekuensi kemunculan dan prosentase penyakit cendawan pada tanaman sayuran tanaman sayuran di wilayah Baturraden. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode survey dengan pengambilan sampel secara Purposive random sampling pada 15 lokasi yang berbeda. Jenis penyakit cendawan diidentifikasi berdasarkan karaktersitik dan gejala penyakit yang ada. Frekuensi kemunculan dan persentase penyakit dihitung dan selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Selama penelitian ditemukan sebanyak 10 jenis penyakit cendawan pada tanaman sayuran di wilayah Baturrade. Frekuensi kemunculan tertinggi sebanyak 300 kali dengan persentase penyakit cendawan mencapai 100%. Sementara itu, frekuensi kemunculan sebesar 45 kali memiliki prosentase sebesar 15%. Nilia frekuensi kemunculan dan prosentase penyakit cendawan tersebut mengindikasikan bahwa serangan penyakit cendawan pada tanaman sayuran di wilayah Baturraden sangat tinggi.
Isolasi Cendawan yang Berperan dalam Proses Pembuatan Pliek U (Makanan Fermentasi Khas Aceh) Asril, Muhammad; Perdana, Analekta Tiara; Mahyarudin, Mahyarudin; Asmarany, Anja; A’yun, Qurrota
Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal Vol 36, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mib.2019.36.1.807

Abstract

Pliek u merupakan produk residu hasil fermentasi kelapa oleh mikroorganisme tertentu secara spontan. Produk hasil fermentasi ini telah dimanfaatkan secara turun temurun oleh masyarakat Aceh sebagai bahan bumbu masak seperti pembuatan sayur, olahan ikan dan sambal buah-buahan, sedangkan minyak yang dihasilkan selama proses fermentasi dijadikan sebagai obat-obatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis cendawan yang berperan sebagai fermentor alami selama proses pembuatan pliek u. Cendawan diisolasi dari substrat kelapa yang telah terfermentasi selama 5 hari dan ditumbuhkan di media Potato Dextrose Agar. Pengamatan makroskopis dilakukan dengan mengamati warna spora dan warna misellium, sedangkan pengamatan mikroskopis dilakukan dengan teknik slide culture yaitu mengamati bentuk dan ukuran spora. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 isolat cendawan yang terdiri dari 6 isolat dari genus Aspergillus yaitu A. niger 1, A. niger 4.1, A. niger 5, A. flavus 3, A. flavus 4.2, A. flavus 6. Sedangkan 3 isolat lainnya merupakan Penicillium citrinum, Thielaviopsis paradoxa dan Geotrichum candidum. Keberadaan cendawan ini dipengaruhi oleh substrat yang digunakan pada fermentasi pliek u. Selain itu, juga diperoleh minyeuk simplah yang berwarna kuning dan merupakan produk samping selama proses fermentasi pliek u. Hasil ini menegaskan bahwa cendawan yang berperan dalam proses pembuatan pliek u sangat beragam tergantung proses pembuatannya.
Kepadatan dan Penyebaran serta Status Resistensi Nyamuk (Diptera: Culicidae) dari Daerah Endemis dan Non Endemis DBD di Wilayah DIY Windyaraini, Dila Hening; Giyantolin, Giyantolin; Maulidi, Ilzam Shadik; Marsifah, Titi
Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal Vol 36, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mib.2019.36.1.756

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia tidak terkecuali di wilayah DIY. Jumlah penderita dan luas daerah penyebarannya semakin bertambah seiring dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk. Keberadaan tempat perindukan nyamuk sangat erat kaitannya dengan kemelimpahan nyamuk karena merupakan sarana berkembangbiaknya larva nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tempat perindukan vektor dengue dan status resistensinya terhadap insektisida organofosfat di daerah endemis dan non endemis DBD di DIY. Sampling larva dan pengamatan tempat perindukan nyamuk dilakukan di Kelurahan Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta dan Kelurahan Panjatan, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo. Nilai House Index (HI), Container Index (CI), dan Breteau Index (BI) diperoleh dari hasil survei karakterisasi tempat perindukan. Penetapan status resistensi dilakukan dengan uji biokemis terhadap nyamuk dewasa. Peningkatan aktivitas enzim esterase non-spesifik ditemukan pada nyamuk dari 2 RW di daerah endemis dan 4 dusun di daerah non endemis. Nilai HI, CI dan BI Kelurahan Sorosutan adalah sebesar 45 %, 21,95 %, dan 35, sedangkan Kelurahan Panjatan sebesar 6,31 %, 14 % dan 14. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat aktivitas enzim esterase non spesifik pada nyamuk di daerah endemis dan non endemis DBD serta kepadatan dan penyebaran vektor DBD lebih tinggi di daerah endemis dibandingkan non endemis DBD.Kata kunci : DBD, nyamuk, endemis, status resistensi tempat perindukan
Hubungan Jenis Kelamin dengan Kejadian Infeksi HBV dan HCV pada Orang dengan HIV/ AIDS (ODHA) Sidjabat, Forman Novrindo; Humairoh, Durroh; Estri, MM Riyaniarti
Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal Vol 36, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mib.2019.36.1.706

Abstract

Data statistik Ditjen PP dan PL Kemenkes RI menyebutkan  bahwa  kasus  HIV/AIDS  di  Indonesia  sampai  bulan  Maret 2016 mencapai 276.511 penderita, dan 11,4% diantaranya tercatat di Jawa Timur (Jatim). Orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) sering terkena virus hepatitis, sekitar sepertiganya memiliki penyakit infeksi bersamaan dengan HBV atau HCV, yang dalam jangka panjang akan menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara jenis kelamin dengan kejadian infeksi HBV dan HCV pada ODHA. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 81 orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang melakukan tes HIV di Laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran Kota Kediri. Penelitian ini tidak menemukan adanya hubungan antara jenis kelamin dengan kejadian infeksi HBV dan HCV pada orang dengan HIV/AIDS (ODHA). 

Page 1 of 1 | Total Record : 7