cover
Filter by Year

Analysis
BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil adalah wadah publikasi ilmiah di bidang ke teknik sipilan. Bentang pertama kali terbit pada bulan Januari 2013. Bentang terbit dua kali dalam satu tahun. Saat ini bentang telah memiliki E-ISSN dan telah terindeks google scholar, IPI, SINTA.
Articles
69
Articles
OPTIMASI GREEN TIME SIMPANG BERSINYAL DENGAN MENGGUNAKAN PTV VISSIM DALAM MENINGKATKAN KINERJA SIMPANG

Eka Putra, Reza Asriandi, Ramanda, Ferriyansyah

BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 6 No 2 (2018): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.36 KB)

Abstract

Kinerja simpang merupakan salah satu tantangan utama dalam sistem transportasi perkotaan. Pergerakan dalam sistem transportasi membutuhkan hubungan antar ruas yang memadai. Oleh karena itu manajemen persimpangan menjadi suatu hal yang perlu diperhatikan. Salah satu metode pengelolaan simpang adalah dengan optimasi green time pada simpang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan besar pengaruh optimasi green time pada simpang dengan menggunakan aplikasi PTV VISSIM. Terdapat 3 buah data yang dikumpulkan sebagai data primer yaitu data arus lalu lintas, data green time, serta data geometri jalan. Data primer yang diperoleh dimasukan ke dalam simulasi PTV VISSIM sehingga diperoleh kinerja persimpangan berupa panjang antrian 916 m serta tundaan total 4381 detik. Selanjutnya dilaksanakan optimasi persimpangan sehingga menghasilkan green time yang berbeda pada setiap lengannya yaitu untuk pendekat utara selama 30 detik, selatan 22 detik timur 46 detik, dan barat 39 detik. Dari hasil optimasi simpang tersebut diperoleh perubahan kinerja simpang yaitu panjang antrian 892 m dan tundaan total 3632 detik. Kata kunci: PTV Vissim, Kinerja Simpang, Tundaan, Optimasi Simpang, Green Time

EVALUASI SALURAN DRAINASE PADA JALAN RAYA SARUA-CIPUTAT TANGERANG SELATAN

Yulius, Elma

BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 6 No 2 (2018): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.67 KB)

Abstract

Tangerang Selatan merupakan kota terbesar kedua di Provinsi Banten setelah Kota Tangerang yang sering mengalami banjir. Penyebab permasalahan banjir yang melanda kota ini yang alih fungsi lahan yang terjadi dalam waktu yang sangat cepat akibat pembangunan yang terus dilakukan dan saluran drainase yang sudah ada tidak mampu menampung air hujan. Salah satu contoh Jalan Sarua, Ciputat Tangerang selatan masih terjadi genangan atau banjir. Terjadinya genangan pada daerah ini karena sistem yang berfungsi untuk menampung banjir/genangan itu tidak mampu menampung debit yang mengalir, hal ini disebabkan oleh kapasitas sistem yang menurun dan debit aliran air yang meningkat. Selain itu, kondisi saluran drainase pada jalan Sarua juga tidak mampu mengalirkan air yang ada pada saluran, banyaknya sampah yang terdapat pada saluran, serta kurangnya perhatian masyarakat terhadap saluran drainase yang ada. Dalam penelitian ini dilakukan survey lokasi untuk meninjau kondisi eksisting pada saluran. Analisa yang digunakan untuk menghitung debit banjir dan debit saluran adalah menngunakan analisa hidrologi dan analisa hidrolika. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya perbedaan debit antara debit banjir dan debit saluran. Debit pada saluran lebih kecil dari pada debit banjir yang terjadi, sehinnga saluran tidak cukup lagi mengalirkan air hujan. Debit pada saluan didapat 1,05 m3/det sedangkan debit banjir yang terjadi 1,14 m3/det.   Kata Kunci : Drainase, Banjir, Debit

ANALISIS BIAYA KECELAKAAN LALU LINTAS PADA RUAS JALAN NASIONAL DI KOTA PEKANBARU

Rhoma, Benny Hamdi

BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 6 No 2 (2018): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.86 KB)

Abstract

Kecelakaan menjadi salah satu pembunuh terbesar di Indonesia yang telah banyak merenggut korban jiwa maupun harta benda. Oleh karena besarnya kerugian tersebut maka sangat diperlukan adanya suatu studi khusus tentang karakteristik kecelakaan dan biaya kerugian akibat kecelakaan dalam upaya peningkatan keselamatan lalu lintas di jalan raya. Penelitian ini mengambil kasus pada Ruas Jalan Nasional di Kota  Pekanbaru. Data sekunder berupa laporan kecelakaan yang didapatkan dari Ditlantas Polda Riau. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis karakteristik kecelakaan lalu lintas, dan menghitung biaya kecelakaan yang terjadi pada Ruas Jalan Nasional di Pekanbaru dengan metode The Gross Output (Human Capital). Dari hasil perhitungan menggunakan metode The Gross Output (Human Capital), Maka di dapat angka biaya kecelakaan di jalan nasional Kota Pekanbaru selama tiga tahun (2014-2016) sebesar Rp. 6.323.769.000 (enam milyar tiga ratus dua puluh tiga juta tujuh ratus enam puluh sembilan ribu rupiah). Kata kunci : Kecelakaan lalu lintas,  jalan raya, Gross Output, pekanbaru.

ANALISIS WAKTU PENCAMPURAN DAN PERENDAMAN TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR BETON PADA PERKERASAN JALAN

Nuryati, Sri

BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 6 No 2 (2018): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.328 KB)

Abstract

Mortar atau sering disebut mortar beton merupakan sebagai bahan dasar dari campuran beton yang berupa pasir, agregat kasar, semen dan air, biasanya digunakan untuk bahan pengecoran dan plesteran dinding. Mortar bisa menciptakan sebuah ikatan yang kuat antara  batu bata, jangkar atau logam untuk mencegah masuknya air dan kelembaban ke dalam struktur. Kurang homoginnya waktu pencampuran bahan mortar membuat mutu mortar berkurang kekuatannya, mulai dari retak-retak sampai lepasnya ikatan terutama pada pekerjaan plesteran dinding dan lantai. Pemakaian mortar beton sebagai bahan beton juga digunakan untuk pekerjaan perkerasan jalan dengan beban bergerak di atasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu yang tepat atau optimal pada pencampuran mortar untuk mendapatkan mutu mortar yang berkwalitas dan dapat djadikan rekomendasi pada pekerjaan struktur. Metode yang dilakukan dengan pengujian laboratorium. Durasi waktu pencampuran bervariasi mulai dari 3,6,9,12, dan 15 menit, dan masa perawatan atau perendaman benda uji selama 28 hari kemudian dilakukan pengujian kuat tekan mortar. Berdasarkan hasil pengujian diketahui bahwa, pencampuran bahan mortar selama 3 menit sampai 12 menit nilai kuat tekannya meningkat yaitu berturut-turut sebesar 292,01 kg/cm², 320,74 kg/cm², 347,41 kg/cm² dan 397,33 kg/cm². Tetapi pada lama pencampuran selama 15 menit nilai kuat tekan mortar menurun yaitu sebesar 366,55 kg/cm², hal ini disebabkan karena bahan material telah mengalami perubahan bahan mortar akibat perubahan mekanik mortar.   Kata kunci : waktu pencampuran, mortar beton, kuat tekan

ANALISIS PERBANDINGAN PERENCANAAN FORTAL FRAME PERLETAKAN JEPIT-JEPIT DAN SENDI-SENDI DENGAN VARIASI SUDUT KEMIRINGAN ATAP

Meidiani, Srikirana, Riwayati, Susi, Imriany, Dessy

BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 6 No 2 (2018): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.236 KB)

Abstract

Fortal Frame adalah struktur yang terdiri dari elemen-elemen linear, umumnya balok dan kolom yang saling dihubungkan pada ujung-ujungnya oleh joints (titik hubung). Pada umumnya bangunan Fortal Frame lebih sering menggunakan profil baja tunggal WF, karena untuk bangunan yang membutuhkan ruang volume yang besar seperti gudang, bangunan serbaguna, bangunan pasar tradisional, Aula, Pabrik, Hanggar Pesawat dan lain sebagainya maka type bangunan portal frame dengan baja WF sering digunakan. Sehubungan dengan hal tersebut maka peneliti mencoba untuk mengetahui tingkat ekonomis dari sisi berat pemakaian konstruksi baja profil WF pada bangunan Fortal Frame. Penelitian ini membandingkan berat pemakaian konstruksi baja yang terdiri dari Gording, Balok dan Kolom pada  fortal frame perletakan jepit-jepit dan perletakan sendi-sendi dengan variasi kemiringan atap. Fortal frame direncanakan dengan bentang 18 M dan tinggi kolom 7 M dengan variasi kemiringan atap 20°; 25° dan 30°. Penelitian ini dilakukan dengan menghitung beban dan momen yang terjadi pada fortal frame secara manual dengan bantuan exel. Rumus-rumus yang digunakan adalah rumus empiris yang mengacu pada SNI, buku Teknik Sipil dan Buku Mekanika Struktur. Hasil penelitian menunjukkan berat pemakaian kontruksi baja (gording, balok dan kolom) pada fortal frame perletakan jepit-jepit cenderung naik atau linear dengan semakin besarnya kemiringan atap yaitu dengan variasi kemiringan 20°; 25° dan 30° diperoleh berat konstruksi baja masing-masing : 18912,46 kg, 20857,73 kg dan  23289,51 kg. Sedangkan pada perletakan sendi-sendi diperoleh berat konstruksi baja masing-masing: 20550.46 kg , 19288.83 kg  dan 25901.01 kg. Berdasarkan data yang diperoleh menunjukkan bahwa pada fortal frame  perletakan jepit-jepit berat minimal konstruksi terjadi pada kemiringan atap 20° yaitu sebesar 18912,46 kg dan pada perletakan sendi-sendi terdapat berat optimum pada kemiringan atap 25° yaitu sebesar 19288,83 kg. Kata Kunci :Fortal Frame, Profil WF, Perletakan Jepit-Jepit, Perletakan Sendi-Sendi, Berat Kontruksi

EVALUASI PELAKSANAAN PEKERJAAN PROYEK REHABILITASI GEDUNG DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL DAN BAPPEDA KOTA BEKASI

Taufan, Acep Ali, Paryati, Ninik, Yulius, Elma

BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 6 No 1 (2018): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1444.489 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi suatu proyek untuk dapat diketahui dan diantisipasi terjadinya keterlambatan progress proyek. Dalam proses evaluasi proyek ini dilakukan identifikasi mendalam terhadap aspek - aspek yang mempengaruhi keterlambatan progress proyek, seperti aspek teknis, sumber daya manusia dan keuangan. Dilakukan survey/investigasi ke lapangan untuk mengetahui permasalahan yang mengakibatkan terjadinya keterlambatan dan menganalisis data-data untuk mengidentifikasi adanya indikasi keterlambatan progress atau kerugian proyek secara dini. Untuk dapat mengetahui kinerja suatu proyek yang harus selalu sesuai dengan target - target rencana, metode yang dipakai adalah metode Earned Value Method (EVM) dengan indikator - indikator : Actual Cost of Work Perform (ACWP), Budgeted Cost of Work Perform (BCWP), Budgeted Cost of Work Scheduled (BCWS). Hasil perhitungan Earned Value Method (EVM) ini di dapat nilai ACWP sebesar Rp. 430.164.472 sebagai biaya aktual yang harus dibayarkan pada minggu ke-15 dengan keterlambatan -22,385%, nilai BCWP didapat sebesar Rp. 452.804.707,- sampai minggu ke-15 untuk biaya pelaksanaan dan untuk perhitungan BCWS pada minggu ke-15 dengan progress pekerjaan mencapai 36,478% di butuhkan budget sebesar Rp.1.172.029.385,-. Maka dalam penelitian ini proyek mengalami keterlambatan sampai dengan minggu ke-15 sebesar -22,385% dan di perkirakan akan mengalami kerugian sebesar Rp. 946.370.216,- Kata kunci: earned value method, evaluasi proyek, kurva S, optimalisasi.

KAJIAN BENTUK GEOMETRIK INTERCHANGE KRUKUT PADA RUAS JALAN TOL DEPOK – ANTASARI (DEPANTAS) DAN CINERE – JAGORAWI (CIJAGO) BERDASARKAN SISTEM PEMBAYARAN TERBUKA

Amin, Chairul, Budhiaty, Happy, Sylviana, Rika

BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 5 No 1 (2017): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1971.591 KB)

Abstract

Persimpangan antar dua ruas jalan tol Depok – Antasari dan Cinere – Jagorawi harusdifasilitasi dengan sebuah interchange agar lalu lintas yang akan berpindah jalur antar dua ruasjalan tol tersebut terpenuhi. Titik pertemuan kedua ruas jalan tol terletak di Kelurahan Krukut,Kota Depok.Metode pemilihan interchange didasarkan pada beberapa hal antara lain volume lalulintas harian dan metode pembayaran yang berlaku. Seiring perkembangan lalu lintas dandidukung dengan keputusan pemerintah maka sistem pembayaran jalan tol diubah dari sistemtertutup menjadi sistem terbuka, maka hal ini berpengaruh pada perubahan bentuk interchangeyang digunakan. Pada awal perencanaan, bentuk interchange Krukut ini menggunakan bentukdouble terumpet dengan gerbang tol pada aksesnya, bentuk ini tidak dapat digunakan padasistem terbuka. Ada dua tipe yang cocok untuk melayani kondisi seperti ini yaitu dirrectinterchange dan cloverleaf interchange, namun kondisi topografi Krukut tidaklah ideal untukkedua tipe interchange tersebut disebabkan adanya utilitas yang tidak bisa diganggu karenamelayani listrik dan gas di provinsi DKI dan Jawa Barat yaitu 3 jalur SUTET 500 Kva, 1 jalurSUTT 150 Kva, dan jalur pipa gas. Untuk itu diperlukan modifikasi bentuk ideal interchangemenjadi suatu bentuk yang lain tanpa menghilangkan bentuk dasar interchange tersebut namunmampu melayani lalu lintas antar kedua ruas jalan tol yang tentunya tidak lagi menggunakangerbang tol.Berdasarkan hasil penelitian maka didapat sebuah bentuk interchange yang dimodifikasidari bentuk asalnya cloverleaf dengan 8 ramp penghubung dengan menggunakan kombinasibentuk direct ramp, semi direct ramp dan loop ramp. Bentuk baru interchange ini dinamakanmodification cloverleaf interchange.

PERENCANAAN PEMBANGUNAN GEDUNG PARKIR UNISMA BEKASI DENGAN MENGGUNAKAN STRUKTUR BAJA

Suryana, Nana, Darma, Eko, Prihesnanto, Fajar

BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 5 No 1 (2017): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.863 KB)

Abstract

Ketersediaan petak parkir di Universitas Islam 45 Bekasi pada saat ini tidaksebanding dengan bertambahnya jumlah mahasiswa yang membawa motor karenaketerbatasan luas lahan parkir yang tersedia, salah satu alternatif pemecahannya adalahdengan membangun gedung parkir.Perencanaan gedung parkir ini dianalisis dengan metode analisa statik ekuivalen.Hasil dari analisis berupa aksial, momen, geser. Analisis beban dorong statik pada strukturgedung, dengan menggunakan cara analisis statik 2 dimensi, linier dan non linier, dimanapengaruh gempa rencana terhadap struktur gedung dianggap sebagai beban-beban statikyang menangkap pada pusat massa masing-masing lantai, yang nilainya ditingkatkan secaraberangsur angsur sampai melampaui pembebanan yang menyebabkan terjadinya pelelehan(sendi plastis) pertama di dalam struktur gedung, kemudian dengan peningkatan bebanlebih lanjut mengalami perubahan bentuk elastis plastis yang besar sampai mencapaikondisi di ambang keruntuhan. Kemudian menentukan pemilihan dimensi balok portalutama pada portal dan balok anak terhadap momen pada balok portal akibat gaya-gayayang bekerja pada struktur gedung parkir tersebut.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan: (1) Lantai 1, 2 dan 3dibutuhkan balok anak sebanyak 60 x 3 batang menggunakan profil WF 250 x 125 x 6 x 9,elemen portal balok WF 300 x 300 x 10 x 15 sebanyak 56 x 3 batang, WF 500 x 200 x 10 x 16sebanyak 30 x 3 batang dan WF 200 x 200 x 8 x 12 sebanyak 8 x 3 batang, dan kolom WF400 x 400 x 13 x 21 sebanyak 55 x 3 batang. (2) Lantai 4 (empat) dibutuhkan kolom WF 350x 350 x 12 x19 sebanyak 22 batang. Profil aman terhadap momen, geser, dan defleksi.

PENGGUNAAN BAHAN BAKAR MINYAK TERHADAP KECEPATAN KENDARAAN DAN NILAI WAKTU PERJALANAN DI WILAYAH KOTA BEKASI

Nuryati, Sri

BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 5 No 1 (2017): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.202 KB)

Abstract

Pertambahan penduduk di wilayah perkotaan berpengaruh besar terhadapperkembangan diberbagai sektor terutama di sektor transportasi khususnya wilayah KotaBekasi. Tingkat pelayanan jalan pada persimpangan ruas jalan Ahmad Yani – jln. M.Hasibuan – jln. KH Noer Ali dan persimpangan jalan Chairil Anwar – jalan H. JoyoMartono di kota Bekasi pada jam-jam sibuk mengalami penurunan yang cukup tinggi.Tingkat pendapatan per kapita seseorang berpengaruh terhadap nilai waktu perjalanan(value of travel time, VOT), dimana semakin tinggi tingkat pendapatan seseorang makasemakin tinggi pula nilai waktu perjalanannya. VOT juga dipengaruhi oleh jenis kendaraan,usia dan tujuan perjalanan.Analisis konsumsi bahan bakar minyak (BBM) terhadap tingkat kecepatankendaraan dalam km/jam pada penelitian ini menggunakan perbandingan metode BinaMarga dan metode PCI , sedangkan nilai waktu perjalanan (VOT) di hitung berdasarkantingkat pendapatan rata-rata per orang per bulan dan tingkat kesejahteraan (welfaremaximation) yang menggunakan kendaraan pribadi di wilayah Kota Bekasi tahun 2016.Hasil perhitungan biaya konsumsi bahan bakar (BBM) berdasarkan variasikecepatan kendaraan metode PCI menunjukan bahwa pada kecepatan rata-rata 40 km/jamdengan jenis kendaraan mobil penumpang sebesar Rp. 435,431, /1000 km, bus besar sebesarRp. 1.031.458,/1000 km dan truk besar sebesar Rp. 890.288,/1000 km. Sedangkan denganmetode Bina Marga, mobil penumpang sebesar Rp. 1.750,- / km, bus sebesar Rp. 4.381,-/kmdan truk sebesar Rp. 6.986,- /km. Hal ini disebabkan karena metode Bina Margamemasukkan beberapa parameter dalam perhitungan. Hasil analisis nilai waktu (VOT) diwilayah Kota bekasi dengan tingkat pendapatan per kapita per bulan pada kecepatan 10km/jam sebesar Rp. 3.906,-/km/orang/bulan lebih tinggi jika dibandingkan pada kecepatan70 km/jam yaitu sebesar Rp. Rp. 558,-/km/orang/bulan.

KAJIAN SINYAL DAN GEOMETRIK JALAN PERSIMPANGAN JALAN MT. JOYOMARTONO DENGAN JALAN TARUM BARAT – JALAN CHAIRIL ANWAR DI KOTA BEKASI

Hartono, Rudik, Sylviana, Rika, Nuryati, Sri

BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 5 No 1 (2017): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.786 KB)

Abstract

Kemacetan yang terjadi pada persimpangan Jalan MT. Joyomartono dengan JalanTarum Barat – Jalan Chairil Anwardiakibatkan oleh bertambahnya jumlah kendaraanyang terus meningkat setiap tahunnya yang tidak diimbangi dengan peningkatanpembangunan jalan raya, pengoperasian fasilitas lalu lintas belum optimal dan perilakukurang disiplin pengguna jalan. Berdasarkan tinjauan operasional (kondisi awal) kelakuanpengemudi kendaraan bermotor sering menyebabkan waktu tundaan (delay), waktu hilang(lost time), panjang antrian (queue lenght), dan kendaraan terhenti (stop rate) yang relatiftinggi, sehingga hal ini patut ditinjau kembali mengenai kapasitas persimpangan yang adasaat ini.Perolehan data pada penelitian ini adalah mengunakan metode survai yaitu meliputisurvai volume lalu lintas, survai kecepatan lalu lintas, survai geometrik simpang dan survaiwaktu sinyal lalu lintas selama 3 (tiga) hari; hari kerja dan hari libur, yaitu tanggal 9,11,15Agustus 2004. Analisa data yang dilakukan mencakup analisa operasional dan analisaperencanaan dengan program KAJI (Kapasitas Jalan Indonesia) ver 1.10x.Hasil analisis operasional 3 fase pada kondisi awal menunjukkan bahwa tingkatpelayanan simpang pada hari kerja dan hari libur adalah macet total atau dengan tingkatpelayanan pada level F analisis. Dari analisa beberapa alternatif 3 (tiga) yang menghasilkanpelayanan simpang pada hari kerja pada “B“. Tingkat pelayanan simpang pada hari liburpada level B. Sehingga dari hasil analisa perencanaan ini dapat diartikan kondisi kapasitassimpang pada analisa ini termasuk katagori kapasitas yang ideal dan optimal.