cover
Contact Name
Putri Pradnyawidya Sari
Contact Email
putr003@kominfo.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
putr003@kominfo.go.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunika : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika
ISSN : 23031700     EISSN : 25795899     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Komunika adalah Media Komunikasi Ilmiah yang mempublikasikan hasil-hasil penelitian/kajian/telaah yang berfokus dibidang Komunikasi, Media dan Informatika. Jurnal Komunika terbit 3 kali dalam setahun dan diharapkan dapat menampung karya-karya ilmiah yang bermanfaat dan berkualitas.
Arjuna Subject : -
Articles 60 Documents
PENGARUH MOTIVASI PADA AKSEPTABILITAS BRILIAN MENGGUNAKAN UTAUT MODEL Suhandiah, Sri; Ayuningtyas, Ayuningtyas
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 5, No 3 (2016): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.68 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v5i3.850

Abstract

Motivasi merupakan energi dalam diri seseorang yang digunakan untuk mencapai tujuan. Kemauan menggunakan teknologi untuk membantu belajar juga membutuhkan motivasi. Penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan motivasi dalam model UTAUT dan pengaruhnya pada akseptabilitas penggunaan Brilian serta menguji pengaruh gender pada minat pemanfaatan dan perilaku penggunaan Brilian. Penelitian dilakukan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 291 orang mahasiswa jurusan sistem informasi Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya dan diuji menggunakan path analysis. Hasil penelitian menyatakan bahwa model UTAUT menunjukkan adanya keterkaitan antara motivasi dan akseptabilitas Brilian. Motivasi (intrinsic dan ekstrinsik) dinyatakan memiliki keterkaitan yang signifikan dan berpengaruh secara positif terhadap perilaku penggunaan Brilian sedangkan faktor gender tidak mempengaruhi akseptabilitas Brilian.
ARSITEKTUR E-KIOS DI SURABAYA Kardono, Suryo Setiyo
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 5, No 1 (2016): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.928 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v5i1.637

Abstract

Kota Surabaya merupakan salah satu kota di Indonesia yang telah menerapkan electronic government di dalam menjalankan urusan pemerintahanya. Untuk meningkatkan layanan publik di Surabaya maka berdasarkan Peraturan Walikota Surabaya nomor 28 tahun 2013 Pada bulan Maret Tahun 2013, Kota Surabaya mulai meluncurkan layanan terpadu bernama Surabaya Single Window (SSW). Layanan ini akan memudahkan warga kota maupun warga asing yang ingin berinvestasi di Surabaya. SSW adalah salah satu layanan pengurusan perizinan pemerintah kota Surabaya yang terintegrasi secara online, dengan perangkat yang digunakan disebut dengan E-Kios. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan interview pada dinas terkait mengenai arsitektur yang digunakan dalam E-Kios yang ada di kota Surabaya, hardware, software apa yang digunakan. Dari sini diketahui kalau untuk server di E-Kios menggunakan sistem FOSS (Free Open Source Software), sementara untuk workstasion yang disebarkan untuk digunakan oleh masyarakat menggunakan sistem propietary dengan Windows 8 sehingga arsitektur yang digunakan oleh E-Kios ini bersifat open platform. Hal ini bisa menjadi acuan bagi daerah-daerah lain yang ingin mengembangkan layanan publik berbasis elektronik bagi masyarakatnya.
PEMANFAATAN AUGMENTED REALITY (AR) SEBAGAI PROTOTYPE MEDIA BELAJAR PENDUKUNG DALAM PRAKTIKUM PENYAMBUNGAN SERAT OPTIK Usada, Elisa
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 7, No 1 (2018): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.076 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v7i1.1221

Abstract

Institut Teknologi Telkom Purwokerto saat ini masih mengalami kendala keterbatasan perangkat praktikum pada beberapa mata kuliah praktikum, salah satunya adalah pada penyelenggaraan praktikum penyambungan serat optik. Perangkat penyambungan yaitu fusion splicer yang dimiliki oleh laboratorium ITTP saat ini baru berjumlah satu buah. Eksplorasi mahasiswa terhadap perangkat fusion splicer hanya terbatas pada saat pertemuan praktikum saja. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan dikembangkan media belajar pendukung yang memberi peluang kepada mahasiswa untuk dapat mengeksplorasi perangkat fusion splicer selain di laboratorium. Teknologi AR dapat menampilkan model 3D dari suatu perangkat beserta animasinya, sehingga mahasiswa dapat mengetahui bentuk usion splicer beserta bagian-bagiannya. AR juga dapat menampilkan video, sehingga aktifitas penggunaan fusion splicer secara nyata dapat ditampilkan kepada mahasiswa. Rumusan masalah yang akan dikaji lebih lanjut adalah bagaimana susunan muatan materi praktikum yang akan ditampilkan, interaktifitas yang akan diterapkan, dan apakah aplikasi dapat tampil dengan baik di smartphone. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah SDLC dengan siklus waterfall. Penelitian menghasilkan prototype media belajar praktikum berbasis mobile AR dengan materi yang disampaikan; persiapan praktikum, pemotongan serat optik, penyambungan serat optik, dan pengetesan. Interaksi dengan pengguna menggunakan virtual button.
IMPLEMENTASI METODE SERVQUAL DAN SAW UNTUK ANALISA KEPUASAN PASIEN BERDASARKAN KUALITAS PELAYANAN POLI RAWAT JALAN Putro, Sigit Susanto; Rahmanita, Eza; Isnaniyah, R Siti
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 6, No 2 (2017): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.106 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v6i2.1119

Abstract

Pelayanan rumah sakit berperan penting dalam menjaga nama baik sebuah instansi rumah sakit. Untuk mencapai pelayanan yang prima, perlu adanya suatu ulasan kepada pegawai rumah sakit agar dapat melakukan peningkatan dan perbaikan dalam pelayanannya. Oleh sebab itu dibangun aplikasi analisa kepuasan pasien berdasarkan kualitas pelayanan rumah sakit untuk mengetahui sejauh mana kualitas pelayanan yang diberikan kepada pasien. Aplikasi ini mengimplementasikan metode Service Quality (ServQual) untuk menghitung kualitas pelayanan yang diberikan dan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk melakukan perhitungan pembobotan dan pencarian prioritas. Berdasarkan uji coba sistem yang dilakukan pada 8 poli rawat jalan di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan didapatkan hasil pihak rumah sakit harus memperbaiki jadwal kedatangan dokter dengan nilai gap sebesar 0,8900, nilai ini lebih tinggi dibandingkan pernyataan yang lain. Sedangkan poli mata pada instalasi ini memiliki prioritas terbesar untuk dilakukan perbaikan dibandingkan dengan 7 poli lainnya dengan nilai akhir 0,9229. Dengan hasil yang didapatkan tersebut, diharapkan pihak rumah sakit dapat memberikan perbaikan pelayanannya.
Information Technology Governance untuk Manajemen Delivery dan Support Information Technology Menggunakan Framework COBIT 4.1 (Studi Kasus: Pemerintah Kota Surabaya) Mulyo, Agus Ulum
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 6, No 1 (2017): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1148.825 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v6i1.1011

Abstract

Tata kelola Teknologi Informasi (TI) akan berjalan dengan baik tergantung pada manajemen harmonisasi antara business strategy dan strategi TI instansi pemerintah, manajemen sumber daya TI dan manajemen resiko yang berhubungan dengan TI. Nilai TI merupakan elemen kunci untuk pendukung jalannya proses bisnis penyelenggaraan tata kelola TI di pemerintahan. Pencapaian nilai TI (IT value) memerlukan kerangka kerja (framework) supaya dapat mengontrol tata kelola lembaga.COBIT (Control Objectives for Information and Related Technology) didesain untuk keperluan tata kelola TI guna mengelola keseluruhan pengertian, pemahaman dan manajemen resiko serta keuntungan yang saling terkait antara informasi dan teknologinya. COBIT merupakan platform teknis TI yang independen yang dapat diadopsi oleh setiap organisasi, berstandar terbuka guna pengontrolan teknologi informasi. Tujuan yang akan dicapai pada penulisan ini adalah menghasilkan usulan dan rekomendasi terhadap tata kelola TI domain delivery dan support sebagai bagian dari proses tata kelola TI bagi pemerintah kota Surabaya guna mewujudkan lembaga pemerintahan yang profesional, transparan dan akuntabel dalam mencapai visi “Surabaya Cerdas dan Peduli”. Hasil kajian ini adalah proses TI dalam domain delivery dan support masih dikelola secara sebagian, sehingga ke depan untuk mendapatkan manfaat maksimal dari nilai TI yang diinvestasikan memerlukan perhatian yang lebih komprehensif dan integral.
INTENSITAS KOMUNIKASI MASYARAKAT NELAYAN DESA BLETOK KABUPATEN SITUBONDO Eko, Bambang Riawan
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 5, No 2 (2016): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.514 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v5i2.846

Abstract

Banyaknya orang duduk bergerombol di pelabuhan atau tempat-tempat umum pada masyarakat nelayan cukup menggelitik untuk dipertanyakan apa saja yang mereka bicarakan dalam aktivitas tersebut, sehingga munculah permasalahan dalam penelitian ini : “ Bagaimana Intensitas Komunikasi dan Materi apa yang dibicarakan oleh Masyarakat Nelayan Desa Bletok”. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh nelayan yang bertempat tinggal di Desa bletok, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo. Sampel diambil sebanyak 30% sehingga ketemu 55 orang responden,. Setelah data dikumpulkan dengan mengisi koesioner ternyata sebanyak tiga orang jawabannya tidak sesuai dengan yang diharapkan sehingga respondennya menjadi 52 orang. Jumlah ini yang diolah dengan menggunakan SPSS. Kesimpulan yang diperoleh adalah: (1) Intensitas komunikasi yang dilakukan oleh nelayan desa Bletok dalam berhubungan sesama komunitas lebih tinggi dibanding dengan yang lain. Meskipun sebagian masyarakat nelayan Desa Bletok memiliki Hp, tetapi perangkat ini kurang dimanfaatkan secara optimal. (2) Informasi yang dibicarakan dalam berhubungan secara langsung dengan keluarga, tetangga dan komunitas adalah informasi yang terkait dengan masalah disekitar lingkungannya. Sedangkan informasi yang dibicarakan dengan tokoh formal adalah tentang pekerjaan sebagai nelayan dan informasi yang dibicarakan dengan tokoh non formal adalah masalah agama. Sebaliknya informasi yang dibicarakan oleh nelayan dengan menggunakan Hp adalah informasi terkini yang dibahas media massa.
MEDIA WHATS APP SEBAGAI RUANG POLITIK DALAM MENGHADAPI PILKADA SERENTAK DI KOTA MAKASSAR TAHUN 2018 Nur, Emilsyah
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 7, No 1 (2018): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.532 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v7i1.1400

Abstract

Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yaitu untuk memberikan gambaran pemanfaatan media Whats App sebagai ruang  politik dalam menghadapi pilkada serentak di Kota Makassar tahun 2018. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melakukan wawancara langsung dengan informan sebagai narasumber dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang terjadi dalam media Whats App adalah komunikasi dua arah/ interaktif dan secara realtime. Dalam kampanye politik, kandidat bisa saling berhubungan langsung dengan khalayak melalui tulisan di wall atau forum diskusi lainnya yang bisa di koment oleh tiap orang. Pemanfaatan media sosial seperti Whats App untuk kampanye politik ternyata belum merata, nampaknya belum bisa mengoptimalkan manfaat internet dan media sosial. Padahal media sosial ini selain sebagai sarana bersosialisasi atau pemasaran secara online, bisa dimanfaatkan pula sebagai alat kampanye politik yang terbilang praktis.
PENENTUAN JADWAL KERJA BERDASARKAN KLASIFIKASI DATA KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE DECISION TREE C4.5 (Studi Kasus Universitas Muhammadiyah Surabaya) Novianti, Triuli; Santosa, Iwan
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 5, No 1 (2016): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.171 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v5i1.633

Abstract

Banyaknya karyawan yang telah dan yang baru bekerja di sebuah lembaga, menuntut adanya kebijakan dalam penempatan dan pembagian jadwal kerja karyawan yang tepat. Dengan adanya penempatan dan pembagian jadwal kerja tersebut diharapkan bisa mensinergikan semua unsur yang ada di lembaga tersebut sehingga kuantitas dan kualitas kerja karyawan bisa meningkat dan terselesaikan tepat pada waktunya. Salah satu teknik yang ada pada data mining adalah klasifikasi. Dengan menerapkan teknik klasifikasi pada data-data karyawan dan jadwal kerja, diharapkan nantinya dapat menghasilkan suatu pola-pola tertentu.Metode yang digunakan adalah metode Decision Tree dan algoritma yang digunakan untuk membentuk pohon keputusan adalah algoritma C4.5. Metode penelitian yang dipakai adalah deskriptif kualitatif. Teknik memperoleh data didapat dari observasi data karyawan UM Surabaya. Beberapa tahapan pada penelitian ini antara lain : eksplorasi data karyawan UMSurabaya tahun 2015, transformasi data. Kemudian, dilakukan pengujian validitas model. Dari pohon keputusan ini dapat dibuat aplikasi untuk menampilkan jadwal kerja karyawan berdasarkan klasifikasi data umur dan jenis kelamin. Pada tahap akhir, hasil klasifikasi kinerja karyawan ini dievaluasi dan validasi dengan cross validation. Hasil penelitian berupa aplikasi penjadwalan kerja karyawan dengan metode decision tree algoritma C4.5 sebagai acuan dalam membuat kebijakan dan tindakan untuk efektifitas manajemen kinerja karyawan dengan memakai cross validation 5 fold di dapatakurasi pengujian sebesar 70%.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP ECOMMERCE Sari, Putri Pradnyawidya
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 6, No 3 (2017): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.735 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v6i3.1235

Abstract

Tingginya pengguna media online di Indonesia menimbulkan optimisme para pelaku industri untuk mulai beralih kebisnis media online. Para creator digital mulai mengkonvergen segala bentuk perkembangan gaya hidup masyarakat dengan teknologi digital termasuk ecommerce.  Banyaknya ecommerce yang bermunculan di internet menyebabkan masyarakat mempunyai banyak pilihan untuk memanfaatkannya. Oleh karena itu ketika media online ecommerce menjadi sangat produktif di internet maka menjadi menarik apabila melakukan analisis mengenai parameter-parameter yang mempengaruhi media online ecommerce dan sejauh mana tingkat kepercayaan masyarakat terhadap website travel. Dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda maka diharapkan dapat memberikan analisa yang compatibel mengenai media online ecommerce. Berdasarkan analisa yang sudah dilakukan terhadap data yang diperoleh dari survei online untuk penelitian analisis faktor kepercayaan masyarakat terhadap media online ecommerce adalah dari semua variabel pada faktor personality hanya variabel pendidikkan saja yang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel tingkat kepercayaan media online ecommerce. Maka dapat disimpulkan bahwa pendidikkan merupakan variabel terpenting dalam pengaruhnya terhadap tingkat kepercayaan media online ecommerce.
ANALISIS ISI OPINI PUBLIK TENTANG KEBIJAKKAN PEMERINTAH PUSAT DI BIDANG SOSIAL, EKONOMI DAN BUDAYA Purwandini, Fita Sari
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 6, No 1 (2017): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.672 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v6i1.1035

Abstract

Berdasarkan data kajian Opini Publik pada Surat kabar Jawa Pos edisi  Februari 2015 dapat disimpulkan bahwa 1). Issue kebijakan pemerintah ditemukan sebanyak 40 bidang pemberitaan , sektor sandang sebanyak 1 kali, sektor pangan sebanyak 8 kali, sektor papan sebanyak 8 kali, sektor kesehatan sebanyak 9 kali, sektor Pendidikan sebanyak 13 kali. Sector Peran Serta Masyarakat sebanyak 1 kali. Informasi terkait kebijakan pemerintah lainnya seperti sanitasi tidak terekspos oleh surat kabar Jawa Pos edisi Februari. Melihat Surat kabar Jawa Pos terbukti mengtamakan berita dan pendidikan sesuai fungsi media, sebagai sumber informasi. 2) Hasil kajian pada Surat kabar Jawa Pos edisi Februari terkait pemberitaan Subyek Berita, menemukan Frame Tentang Kementerian/Lembaga, bekerja sudah maksimal tetapi belum berhasil. Hal ini karena kurang profesional 3). Kesan berita;  terkait pemberitaan kebijakan pemerintah yang di ekspos surat kabar Jawa Pos edisi Februari adalah kesan positif. 4). Jenis kelamin narasumber, lebih besar berjenis kelamin laki-laki saja. Dari pada nara sumber perempuan.