Rang Teknik Journal
ISSN : 25992081     EISSN : 25992090
RANG TEKNIK JOURNAL, merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang diterbitkan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang terbit 2 (dua) kali dalam setahun.
Articles
61
Articles
Analisis Transportasi Terhadap Penerapan Arus Lalu Lintas Satu Arah

Ishak, Ishak

Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 1 No 2 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.313 KB)

Abstract

Perubahan arus lalulintas satu arah (One Way Street)  pada ruas jalan yang diterapkan Pemerintah Kota Jambi tentunya akan berimbas pada pengguna jalan  yang  semakin meningkat karena  menghubungkan ke jalan utama. Dengan semakin meningkatnya para pengguna jalan (kendaraan bermotor) maka akan mempengaruhi kinerja dan tingkat pelayanan jalan tersebut. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini memiliki tahapan-tahapan, mulai dari studi literatur dan pengumpulan data secara primer dan sekunder. Selanjutnya pengumpulan data hambatan samping dilakukan dengan menghitung dan mencatat jumlah aktivitas samping jalan pada lokasi penelitian selama periode pengamatan yang dilakukan oleh beberapa surveyor. Hasil perhitungan kecepatan arus bebas Kol. Amir Hamzah yang menggunakan arus satu arah didapat sebesar 51 km/. Derajat kejenuhan ( DS) atau tingkat pelayanan  jalan satu arah (One Way Street) Kategori C dan Kategori B, berarti arus lalu lintas masih baik (lancar)

ANALISIS PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA MOJOSARI KECAMATAN MANTUP

Kartikasari, Dwi

Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 1 No 2 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.264 KB)

Abstract

Pertambahan jumlah penduduk tiap tahunnya tentu memperbesar kebutuhan air bersih, sehingga sistem distribusi air bersih sangat penting. Dalam penelitian ini sumber air yang digunakan sebagai sistem distribusi air bersih adalah dari waduk yang ada di Desa Mojosari Kecamatan Mantup. Desa Mojosari terdapat sebuah waduk yang berada di tengah desa dengan luasan 2 Ha dan kedalaman 3 meter. Tahap analisa data meliputi perhitungan proyeksi jumlah penduduk, perhitungan besar debit sampai tahun proyeksi, analisa volume waduk Desa Mojosari, kecepatan aliran pipa, analisa kehilangan tinggi tekan mayor losses dan minor losses. Dari hasil penelitian diketahui kapasitas waduk yang ada saat ini di Desa Mojosari adalah 6.000.000 lt. Sedangkan kebutuhan puncak musim kemarau terjadi selama dua bulan sebesar 14.452.731 liter.  Jadi waduk yang ada belum mampu mencukupi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Desa Mojosari. Kehilangan tinggi tekan pipa total akibat gesekan (mayor losses) dan perubahan karakteristik aliran (minor losses) yaitu sebesar 55,27 m. Kata Kunci: Distribusi Air Bersih, Kapasitas Waduk, Desa Mojosari, Mayor Losses

ANALISIS PERILAKU STRUKTUR ATAS GEDUNG ASRAMA PUSDIKLAT IPDN BASO, BANGUNAN WING 1 DENGAN BEBAN GEMPA BERDASARKAN SNI 03-1726-2012

Masril, Masril

Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 1 No 2 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.558 KB)

Abstract

Perancangan struktur bangunan di daerah rawan gempa seperti Bukittinggi harus mengikuti peraturan-peraturan yang ditetapkan pemerintah. Pemerintah telah menerbitkan peraturan tentang Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, yaitu SNI 03-1726-2002 dan pemerintah juga telah menerbitkan peraturan terbaru tentang Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, yaitu SNI 03-1726-2012. Perlu untuk diketahui perbedaan antara kedua peraturan tersebut, serta nilai perbandingan dimensi struktur yang direncanakan berdasarkan SNI 03-1726- 2002 dengan dimensi struktur yang direncanakan berdasarkan SNI 03-1726-2012. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan hasil design antara realisasi lapangan yang telah dirancang menggunakan SNI terdahulu dengan SNI terbaru yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Struktur dianalisa melewati tahapan seperti halnya perencanaan dimulai dari preliminary design, pembebanan struktur, pembebanan gempa menggunakan metoda terbaru yaitu respons spectrum atau memasukkan grafik berdasarkan tabel percepatan dasar batuan, analisa gaya yang terjadi pada struktur dengan menggunakan SAP 2000 versi demo, penulangan berdasarkan hasil output SAP 2000 versi demo, membandingkan penulangan realisasi lapangan dengan hasil analisa. Didapatkan hasil bahwa bangunan didesign  menggunakan faktor keamanan yang tinggi sehingga hasil analisis tidak menyimpang dari realisasi lapangan yang terlihat pada hasil penulangan kolom, balok utama, balok anak, ring balok, dan plat masih lebih kecil dari pada realisasi penulangan di lapangan.

APLIKASI PETANI PINTAR DALAM MONITORING DAN PEMBELAJARAN BUDIDAYA PADI BERBASIS ANDROID

Wijaya, Rian Farta, Utomo, Rahmad Budi, Niska, Debi Yandra, Khairul, Khairul

Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 1 No 2 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.297 KB)

Abstract

Petani adalah suatu pekerjaan yang dilakukan dengan menanam tanaman dan kemudian memanen hasil tanaman untuk dijual atau dikonsumsi. Petani harus memiliki pengetahuan mengenai tanaman yang akan ditanam untuk mendapatkan hasil panen yang baik. Aplikasi Petani pintar dibuat untuk menjadi media bantu Petani muda yang belum memiliki pengetahuan yang cukup dalam melakukan kegiatan bertani. Aplikasi Petani pintar dibuat dengan menyajikan informasi penting seperti teknik budidaya, penyakit, hama, dan manfaat yang berkaitan pada tanaman padi. Tanaman padi dipilih menjadi pokok materi dikarenakan padi merupakan pilihan makanan utama yang dibutuhkan manusia yang berada di Indonesia, dan pada saat ini juga Petani sudah berkurang jumlahnya.

PERENCANAAN ULANG PENGATURAN FASE ALAT PENGATUR LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN BERSINYAL DI PERSIMPANGAN JL. JEND. SUDIRMAN – KIS MANGUN SARKORO

Nasmirayanti, Rita

Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 1 No 2 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.837 KB)

Abstract

Sebuah perencanaan jalan yang baik tidak terlepas dari perencanaan persimpangan yang terdukung dengan baik juga, karena tak jarang terlihat terjadnya konflik dipersimpangan.Mengatasi konflik yang terjadi pada persimpangan menjadi hal yang wajib bagi seorang enginer dalam desain sebuah persimpangan.Pengaturan pada persimpangan pun harus dipertimbangkan secara efesien.Adalah menjadi  hal yang memerlukan perhatiandan menarik untuk diteliti persimpangan pada ruas jalan Jl.Jend.Sudirman – Jl Rasuna Said dan Jl.KIS Mangun Sarkoro – Jl.Ujung Gurun. Menurut pengamatan awal peneliti diperlukan rekayasa  terhadap persimpangan tersebut terutama dalam hal pengaturan perencanaan ulang fase lampu lalu lintas  jalan pada persimpangan tersebut. Melihat kondisi existing yang ada pada saat ini, seringnya terlihat terjadinya kemacetan dan tundaan yang panjang pada ruas jalan tersbut.Ditambah lagi dengan terlihatnya terjadi konflik dipersimpangan tersebt, menjadikan hal yang sangat dirasa perlu untuk diteliti dan diharapkan dari evauasi yang ada dapat melahirkan suatu rekomendasi baru terhadap perbaikan kinerja di persimpangan tersebut.Penelitiaan ini dilakukan dengan pengamatan dan pengambilan data secara langsung pada lokasi persimpangan lalu melakukan perhitungan dan analisa terhadap data lapangan tersebut.Data lapangan ini menjadi acuan mendasar dalam rekayasa ulang terhadap kinerja persimpangan yang ada.Pada kondisi setelah perencanaan ulang dengan pengaturan sinyal 4 fase dengan BKJT pada pendekat Timur (Jl. Kis Mangunsarkoro) .Dari nilai-nilai dengan melakukan perubahan fase sinyal menjadi 4 fase maka tiap simpang mengalami penurunan derajat kejenuhan tetapi masih > 0,75. Maka dilakukan kembali perencanaan ulang persimpang yang layak digunakan kembali.Yaitu dengan menggeser marka jalan yang ada sehingga LM semakin lebar dan menekan angka derajat kejenuhan menjadi lebih kecil.Kata Kunci : Konflik, Persimpangan, Fase, Tundaan

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN LINGKUNGAN DENGAN PERILAKU PROLINGKUNGAN SEKOLAH ADIWIYATA (Studi Kasus SDN 21 Taluak Kab. Agam)

Martini, Martini

Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 1 No 2 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.724 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan lingkungan dengan perilaku prolingkungan pada peserta didik sekolah dasar (SD) Adiwiyata. Perilaku prolingkungan dianalisis dengan model teori Lawrence Green dan pengetahuan lingkungan diukur menggunakan skala NEP. Hasil penelitian ini sesuai dengan teori Lawrence Green yakni pengetahuan lingkungan tidak berhubungan dengan perilaku prolingkungan pada peserta didik sekolah Adiwiyata. Hasil analisis perilaku prolingkungan didapatkan bahwa perilaku prolingkungan sekolah Adiwiyata sangat baik. Dengan demikian program Adiwiyata mempunyai pengaruh positif dalam mengubah perilaku prolingkungan

PERINGKAT FAKTOR PENYEBAB YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA KLAIM DARI KONTRAKTOR KE OWNER PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA PADANG

Ariani, Vivi

Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 1 No 2 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.305 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini mempresentasikan hasil survei tentang penentuan peringkat faktor yang mempengaruhi terjadinya pengajuan klaim oleh penyedia jasa berdasarkan pengalaman dan pemahaman yang dimiliki atas tuntutan yang menjadi tanggung jawab pemilik proyek (pengguna jasa) pada proyek-proyek swasta dan pemerintah di Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya tuntutan/klaim pada proyek konstruksi. Adapun pelaksanaan penulisan artikel ini diorganisasikan sebagai berikut: Pertama kajian literatur terkait klaim konstruksi dipaparkan dan diikuti dengan penyebab terjadinya pengajuan klaim yang dilaksanakan oleh penyedia jasa. Selanjutnya adalah analisis dan diskusi dan diakhiri oleh konklusi dan rekomendasi. Metodologi penelitian ini didesain bentuk penelitian kuantitatif dengan penyebaran survey kuesioner kepada praktisi industri konstruksi untuk menjawab tujuan penelitian. Pengumpulan data survey kuesioner  dilakukan kepada stakeholder proyek konstruksi di Kota Padang, meliputi pemilik proyek (owner), konsultan perencana, konsultan pengawas dan kontraktor. Teknik analisa data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif yaitu: rata-rata (mean) dan standar deviasi. Mean digunakan untuk mengetahui nilai rata-rata dari jumlah respon untuk tiap jawaban yang tersedia. Selanjutnya berdasarkan mean dan standar deviasi ditetapkan rangking masing-masing pernyataan. Analisa dilanjutkan dengan menghitung natural cut off point untuk mereduksi peringkat/rangking. Dari hasil analisa, diperoleh 12 faktor (dari 28 faktor)  penyebab terjadinya klaim konstruksi oleh kontraktor terhadap pemilik proyek. Luaran penelitian diharapkan dapat membantu manajer proyek untuk mempermudah proses pengajuan dan efisiensi keberhasilan klaim proyek konstruksi.  Kata kunci: Klaim, Proyek Konstruksi, Kontraktor dan Pemilik

PEMBUATAN KAPAL NELAYAN FIBERGLASS KOTA PADANG DENGAN METODE HAND LAY UP

Ardhy, Sanny, Putra, Meiki Eru Eru, Islahuddin, Islahuddin Islahuddin

Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 1 No 2 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.511 KB)

Abstract

Kapal nelayan dari bahan kayu lambat laun sudah mulai ditinggalkan oleh nelayan. Kini, nelayan sudah banyak beralih menggunakan kapal dari material fiberglass. Ini dikarenakan jumlah bahan kayu yang sudah semakin terbatas, dan harganya juga sangat mahal. Selain itu, kapal kayu membutuhkan banyak sekali perawatan dan masa pakainya juga terbatas. Sementara kelebihan kapal fiberglass antara lain, usia atau masa pakai kapal lebih tahan lama, perawatan jauh lebih mudah dan hemat biaya (cost). Kapal fiber juga jauh lebih ringan, dan lebih maksimal dalam produksi tangkap ikan. Proses pembuatan kapal fiberglass yang banyak dibuat, menggunakan teknik Fiberglass Reinforced Plastic (FRP). Dalam pembuatan kapal fiber, ada dua metode laminasi yang sering digunakan, yakni Hand Lay Up dan Chopper Gun. Metode ini adalah metode laminasi yang paling mudah dan sederhana. Hand Lay Up adalah metode cetakan terbuka (open mould). Metode ini dilakukan dengan cara mengaplikasikan resin pada bahan penguat dengan menggunakan kuas/rol. Penelitian dilakukan di daerah nelayan Pantai Muaro Padang. Ada lima unit kapal nelayan fiberglass yang menjadi sampel. Tujuan penelitian ini untuk membantu nelayan, khususnya memproduksi kapal fiberglass yang jauh lebih baik untuk memaksimalkan hasil tangkapan ikan.Kata Kunci : FRP, hand lay up, resin, open mould, Pantai Muaro

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MUTASI KARYAWAN PADA PT. SAKATO JAYA DENGAN METODE MULTI FAKTOR EVALUATION PROSES

Arman, Arman, Efendy, Zainul, Nelfira, Nelfira, Sugiarto, Edo

Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 1 No 2 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.966 KB)

Abstract

Proses pengambilan keputusan penyeleksian mutasi karyawan di PT. Bina Sakato Jaya Kiliran Jao saat ini masih dilakukan secara sederhana yaitu menggunakan Microsoft Office dalam penentuan karyawan yang dimutasi mempunyai faktor penilaian Disiplin, Prestasi kerja, dan Tanggung Jawab. Dalam pengambilan keputusan seleksi mutasi karyawan di instansi ini cukup lamban dan masih memakai aspek subjektif. Oleh Karena itu perlu dibuat sebuah aplikasi yang mampu menentukan seleksi mutasi karyawan yang optimal yang dapat membantu pimpinan instansi dalam mengambil keputusan yang lebih objektif. Untuk keputusan yang berpengaruh secara strategis, lebih dianjurkan menggunakan sebuah pendekatan kuantitatif seperti Multifactor Evaluation Process (MFEP). Dalam pengambilan keputusan dengan multifaktor, pengambilan keputusan secara subyektif dan intuitif dapat dihindarkan.

PERANCANGAN ALAT BANTU MESIN BUBUT UNTUK MENAIKKAN GAYA CEKAM (Studi Kasus untuk Produk Poolschif, Part dari Mikroskop Elektron)

Yusuf, Nefli, Kamil, Agus

Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 1 No 2 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.964 KB)

Abstract

Produk poolschijf merupakan bagian (part) dari mikroskop elektron berbentuk pipih karena itu sulit dicekamketikadimesin oleh mesin bubut CNC (Computer Numerical Control).Pada penelitian ini dilakukan perancangan alat bantu (fixture) untuk menaikkan gaya cekam ini agar dapat dipenuhi parameter permesinan optimum yang diinginkan. Parameter permesinan optimum yang ingin dicapai adalah kecepatan potong (cutting speed) 200 m/min, kecepatan makan (feed) 0,3 mm/put, kedalaman potong 1,5 mm pada kecepatan spindle 1500 rpmmenggunakan pahat insert Taegutec, grade TT5100(P20). Sebelumnya tanpa menggunakan alat bantu kondisi permesinan adalah kecepatan potong (cutting speed) 160 m/min, kecepatan makan (feed) 0,15 mm/put, kedalaman potong 1,0 mm. Dari hasil perancangan alat ini diperoleh kenaikkan gaya cekam 40,91% menjadi 2,2 Mpa sekaligus menurunkan gaya centrifugal serta menambah kekakuan benda kerja sehingga kondisi pemotongan optimum yang diinginkan dapat tercapai. Dipihak lain terjadi pengurangan waktu permesinan dan pengurangan bahan baku produk. Demikian penggunaan alat bantu ini dapat menurunkan ongkos produksi serta menghemat bahan baku.