cover
Filter by Year
Jurnal Keperawatan Indonesia
Published by Universitas Indonesia
Articles
289
Articles
Pengalaman Seksualitas Perempuan Menopause

Puspita Palupi

Jurnal Keperawatan Indonesia ##issue.vol## 16, ##issue.no## 1 (2013): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.481 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran makna dan arti pengalaman seksualitas perempuan menopause. Sebanyak delapan perempuan yang mengalami menopause paling lama tiga tahun berpartisipasi dalam penelitian fenomenologi deskriptif ini melalui wawancara mendalam. Partisipan diperoleh melalui purposive sampling. Data dianalisis dengan metode Collaizi. Hasil penelitian menemukan enam tema: 1) Makna hubungan seksual; 2) Perubahan siklus respon seksual pada masa menopause; 3) Dimensi psikologis dalam seksualitas; 4) Dimensi sosiokultural dalam seksualitas; 5) Kebahagiaan seksualitas pada masa menopause; dan 6) Kebutuhan informasi tentang pelayanan kesehatan seksual. Hasil ini memberikan gambaran pentingnya perawat maternitas memahami dimensi seksualitas perempuan menopause untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Diperlukan penelitian selanjutnya terutama yang meneksplorasi secara mendalam dimensi seksualitas khususnya psikologis dan sosiokultural pada perempuan menopause.

PENGENDALIAN FAKTOR RISIKO HIPERTENSI PADA AGREGAT LANSIA MELALUI KUNJUNGAN RUMAH

Putu Ayu Sani Utami

Jurnal Keperawatan Indonesia ##issue.vol## 16, ##issue.no## 1 (2013): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.994 KB)

Abstract

Kunjungan rumah merupakan bentuk pelayanan keperawatan yang dilakukan di rumah lansia, berfungsi untuk mengendalikan faktor risiko hipertensi pada agregat lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengendalian faktor risiko hipertensi pada agregat lansia yang sudah dan belum mendapatkan kunjungan rumah di sebuah Kelurahan di Depok. Jenis penelitian menggunakan desain deskriptif komparatif dengan pendekatan cross sectional. Melalui teknik cluster random sampling diperoleh 176 lansia yang terbagi dalam kelompok yang mendapatkan kunjungan rumah dan yang tidak. Data dianalisis dengan chi square, independent t-test dan Mann Withney test. Hasil penelitian membuktikan bahwa pengaturan diet, pembatasan perilaku merokok, manajemen stres, pengendalian tekanan darah, pengaturan perilaku berolahraga dan status gizi lansia yang mendapatkan kunjungan rumah lebih baik dibandingkan lansia yang tidak. Tingkat stress, tekanan darah sistolik dan diastolik pada agregat lansia dengan hipertensi yang belum mendapatkan kunjungan rumah lebih tinggi dibandingkan lansia yang mendapatkan kunjungan rumah. Upaya promotif dan preventif yang dilakukan perawat komunitas melalui kunjungan rumah dapat mengendalikan faktor risiko hipertensi pada agregat lansia.n

PENGETAHUAN TANDA BAHAYA KEHAMILAN DAN PERILAKU PERAWATAN KEHAMILAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III

Fandiar Nur Isiaty

Jurnal Keperawatan Indonesia ##issue.vol## 16, ##issue.no## 1 (2013): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.225 KB)

Abstract

Salah satu penyebab tingginya angka kematian ibu adalah komplikasi kehamilan yang dapat muncul melalui tanda bahaya kehamilan. Pengetahuan ibu hamil dalam mengenali tanda bahaya dapat menjadi salah satu penentu perawatan kehamilan untuk mencegah komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tanda bahaya kehamilan dengan perilaku perawatan kehamilan pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dengan responden penelitian berjumlah 96 ibu hamil trimester III yang sedang melakukan kunjungan antenatal care di Puskesmas Cimanggis dan Puskesmas Sukmajaya. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara pengetahuan tanda bahaya kehamilan dengan perilaku perawatan kehamilan pada ibu hamil trimester III (p= 0,135; α= 0,05). Peneliti memberikan rekomendasi kepada petugas kesehatan agar lebih memotivasi ibu hamil untuk merawat kehamilan dengan baik.

PENINGKATAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA MELALUI KOMUNIKASI ORGANISASI DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT

Yulistiana Rudianti

Jurnal Keperawatan Indonesia ##issue.vol## 16, ##issue.no## 1 (2013): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.004 KB)

Abstract

Komunikasi organisasi merupakan proses yang memberikan manfaat untuk peningkatan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi organisasi dan kinerja perawat pelaksana. Desain penelitian menggunakan korelasi deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional terhadap 156 perawat pelaksana di ruang rawat inap. Instrumen penelitian memiliki reliabilitas 0,8716 – 0,8776. Hasil uji chi square membuktikan adanya hubungan antara komunikasi organisasi dengan kinerja perawat pelaksana (p= 0,046; α= 0,05). Variabel yang paling berpengaruh terhadap kinerja perawat pelaksana adalah supervisi dan pengarahan. Upaya meningkatkan komunikasi organisasi dengan cara melakukan supervisi dan pengarahan sesuai pedoman perlu dilakukan sehingga dihasilkan kinerja yang semakin baik.

PENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI MELALUI BRISK WALKING EXERCISE

Sukarmin Sukarmin ( 1,2*, Elly Nurachmah3, Dewi Gayatri3 1. STIKES Muhammadiyah Kudus, Keperawatan Medikal Bedah, Kudus 59316, Indonesia 2. Program Studi Magister, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia, Depok 16424, Indonesia 3. Fakultas Ilmu Keperawatan, Un )

Jurnal Keperawatan Indonesia ##issue.vol## 16, ##issue.no## 1 (2013): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.594 KB)

Abstract

Brisk walking exercise merupakan salah satu bentuk moderate aerobic exercise yang direkomendasikan oleh ahli jantung di Amerika dan Eropa sebagai salah satu perubahan gaya hidup pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh brisk walking exercise terhadap tekanan darah pasien hipertensi di Kudus. Penelitian dilakukan pada penderita hipertensi di unit rawat jalan dua rumah sakit di Kudus dengan metode penelitian eksperimen randomized control trial (RCT) dengan pendekatan pre dan post with control. Penelitian dilakukan pada 42 responden ( 21 responden kelompok kontrol dan 21 kelompok intervensi). Hasil uji paired t test perubahan tekanan darah sistolik dan diastolik kelompok kontrol menunjukan adanya nilai yang bermakna (p= 0,000 dan p= 0,026; α= 0,05). Untuk itu, perlu adanya penerapan brisk walking untuk penatalaksanaan hipertensi di rumah sakit maupun puskesmas (komunitas).

PERBANDINGAN PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PASIEN HEMIPARESE MELALUI LATIHAN ROM UNILATERAL DAN BILATERAL

Yanti Cahyati ( i1,2*, Elly Nurachmah3, Sutanto Priyo Hastono4 1. Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Jurusan Keperawatan, Tasikmalaya 46115, Indonesia 2. Program Studi Magister, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia, Depok 16424, Indonesia 3. Fakultas Ilmu )

Jurnal Keperawatan Indonesia ##issue.vol## 16, ##issue.no## 1 (2013): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.073 KB)

Abstract

Hemiparese pada klien stroke dapat menyebabkan klien mengalami berbagai kecacatan. Latihan Range of Motion (ROM) merupakan salah satu bentuk latihan yang dinilai efektif untuk mencegah terjadinya kecacatan. Latihan ROM bisa dilakukan dengan pendekatan bilateral yang dapat memberikan efek yang lebih baik dibandingkan dengan unilateral training. Penelitian bertujuan mengidentifikasi perbandingan latihan ROM unilateral dan bilateral terhadap kekuatan otot pasien hemiparese akibat stroke iskemik. Penelitian menggunakan desain Quasi Experiment pre dan post test design. Jumlah sampel 30 responden yang terdiri dari kelompok intervensi I dan intervensi II. Evaluasi penelitian dilakukan pada hari pertama dan ketujuh. Teknik pengambilan sampel consecutive sampling. Hasil penelitian menunjukkan kekuatan otot meningkat pada kedua kelompok intervensi dan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok intervensi (p= 0,018, α= 0,05 ). Penelitian lebih lanjut tentang pengaruh penggunaan latihan ini secara terprogram dalam menangani pasien stroke dengan hemiparese perlu dilakukan.

PREDIKTOR PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK MENYUSUI EKSKLUSIF PADA IBU PASKA BEDAH SESAR

Isyti’aroh Isyti’aroh ( h1,2*,Setyowati3, Efy Afifah3 1. STIKES Muhammadiyah Pekalongan, Pekalongan 51172, Indonesia 2. Program Studi Magister, Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Depok 16424, Indonesia 3. Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia, Depo )

Jurnal Keperawatan Indonesia ##issue.vol## 16, ##issue.no## 1 (2013): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.935 KB)

Abstract

Bayi 0-6 bulan memerlukan ASI eksklusif untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Akan tetapi berbagai kendala dirasakan ibu untuk menyusui eksklusif terutama pada ibu paska bedah sesar. Penelitian ini bertujuan mengetahui prediktor pengambilan keputusan untuk menyusui eksklusif pada ibu paska bedah sesar. Desain yang digunakan adalah potong lintang, dengan 97 responden, dan analisis data dengan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan 53.6% responden memutuskan untuk menyusui eksklusif. Prediktor pengambilan keputusan untuk menyusui eksklusif adalah paparan informasi, pengetahuan, sikap tentang menyusui eksklusif, dukungan keluarga, dan dukungan petugas kesehatan, sedangkan yang tidak berhubungan adalah umur, pendidikan, paritas, dan nyeri. Prediktor paling dominan yang mempengaruhi pengambilan keputusan untuk menyusui eksklusif adalah sikap yang baik tentang menyusui eksklusif. Penelitian ini merekomendasikan agar mempertimbangkan sikap tentang menyusui eksklusif, pengetahuan tentang menyusui eksklusif, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan dan penyebaran informasi tentang menyusui untuk mensukseskan program menyusui eksklusif.

STATUS GIZI, AKTIVITAS FISIK, DAN USIA MENARCHE REMAJA PUTRI

Septiana Wulandari ( 1*, Titin Ungsianik Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Depok )

Jurnal Keperawatan Indonesia ##issue.vol## 16, ##issue.no## 1 (2013): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.745 KB)

Abstract

Abstrak Saat ini usia menarche remaja putri di Indonesia lebih cepat dibanding beberapa waktu lalu, hal tersebut dapat dipengaruhi berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan status gizi dan aktivitas fisik dengan usia menarche. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelatif. Sampel penelitian yakni 87 remaja putri kelas 5 dan 6 sebuah sekolah dasar (SD), serta kelas 1 dan 2 sebuah sekolah menengah pertama (SMP) di Jakarta Timur yang diambil dengan menggunakan teknik cluster sampling. Kuesioner penelitian ini meliputi usia menarche, status gizi, dan aktivitas fisik. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan status gizi dengan usia menarche, tetapi usia menarche berhubungan dengan aktivitas fisik. Peneliti merekomendasikan untuk memberikan informasi tentang menarche kepada masyarakat dan mempersiapkan ibu jika anaknya mengalami menarche yang lebih cepat.

STRATEGI PEMBERDAYAAN MENINGKATKAN IKLIM ORGANISASI PERAWAT PELAKSANA DI RUMAH SAKIT

Noraliyatun Jannah ( 1,2*, Hanny Handiyani3, Hening Pujasari3 1. PSIK, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala Darussalam, Banda Aceh 23111, Indonesia 2. Program Studi Magister, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia, Depok 16424, Indonesia 3. Fakultas Il )

Jurnal Keperawatan Indonesia ##issue.vol## 16, ##issue.no## 1 (2013): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.539 KB)

Abstract

Iklim organisasi dipengaruhi oleh pemberdayaan. Tujuan penelitian cross sectional ini untuk mengetahui hubungan struktur pemberdayaan dengan iklim organisasi perawat pelaksana di suatu rumah sakit di Depok, Jawa Barat. Hasil penelitian pada 101 perawat pelaksana (total sampling) menggunakan dua instrumen (CWEQ-II dan OCQ) menunjukkan mayoritas perawat mempersepsikan struktur pemberdayaan cenderung rendah sedangkan iklim organisasi cenderung baik. Uji Chi Square membuktikan struktur pemberdayaan (kesempatan, informasi, dukungan, sumber daya, kekuatan formal, kekuatan informal) berhubungan dengan iklim organisasi (p= 0,000–0,031; α= 0,05). Faktor yang paling berpengaruh pada iklim organisasi dalam penelitian ini adalah dimensi kekuatan informal, sehingga perlu ditingkatkan di rumah sakit tersebut. Perawat manajer perlu memiliki keterampilan kepemimpinan dalam pemberdayaan perawat pelaksana untuk meningkatkan iklim organisasi dan pelayanan keperawatan.

SUMBER DAYA PASIEN MEMPENGARUHI POLA HIDUP PASIEN SETELAH OPERASI CORONARY ARTERY BYPASS GRAFT

Chatarina Setya Widyastuti ( 1,2*, Hening Pujasari3, Ratna Sitorus3 1. AKPER Panti Rapih, Yogyakarta 55584, Indonesia 2. Program Studi Magister, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia, Depok 16424, Indonesia 3. Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia, Depok 1 )

Jurnal Keperawatan Indonesia ##issue.vol## 16, ##issue.no## 1 (2013): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.177 KB)

Abstract

Bedah pintas koroner atau Coronary Artery Bypass Graft (CABG) adalah tindakan pembedahan untuk mengatasi dampak sumbatan arteri koroner pada klien dengan gangguan sindroma koroner akut. Dampak dari pembedahan ini menuntut klien untuk dapat menyesuaikan pola hidupnya agar gangguan berulang dapat dihindari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pola hidup pasien setelah operasi CABG. Penelitian dengan metode deskriptif analitik ini menggunakan pendekatan cross sectional. Sebuah kuesioner yang sudah valid dan reliabel telah digunakan untuk mengumpulkan data. Sampel penelitian ini adalah 61 pasien yang dipilih dengan teknik convenience sampling. Data dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara sumber daya yang dimiliki pasien dengan pola hidup pasien setelah operasi CABG (p= 0,005; α= 0,05). Berdasarkan temuan ini direkomendasikan agar perawat sebaiknya memperhatikan sumber daya yang dimiliki pasien seperti keuangan, keterjangkauan fasilitas kesehatan, waktu, kekuatan fisik dan informasi saat memberikan pendidikan kesehatan terkait pola hidup yang harus dijalankan pasien.

Issues
All Issue ##issue.vol## 16, ##issue.no## 2 (2013): Juli ##issue.vol## 16, ##issue.no## 1 (2013): Maret ##issue.vol## 15, ##issue.no## 3 (2012): November ##issue.vol## 15, ##issue.no## 2 (2012): Juli ##issue.vol## 15, ##issue.no## 1 (2012): Maret ##issue.vol## 14, ##issue.no## 3 (2011): November ##issue.vol## 14, ##issue.no## 1 (2011): Maret ##issue.vol## 13, ##issue.no## 3 (2010): November ##issue.vol## 13, ##issue.no## 2 (2010): Juli ##issue.vol## 13, ##issue.no## 1 (2010): Maret ##issue.vol## 12, ##issue.no## 3 (2008): November ##issue.vol## 12, ##issue.no## 2 (2008): Juli ##issue.vol## 12, ##issue.no## 1 (2008): Maret ##issue.vol## 11, ##issue.no## 2 (2007): September ##issue.vol## 11, ##issue.no## 1 (2007): Maret ##issue.vol## 10, ##issue.no## 2 (2006): September ##issue.vol## 10, ##issue.no## 1 (2006): Maret ##issue.vol## 9, ##issue.no## 2 (2005): September ##issue.vol## 9, ##issue.no## 1 (2005): Maret ##issue.vol## 8, ##issue.no## 2 (2004): September ##issue.vol## 8, ##issue.no## 1 (2004): Maret ##issue.vol## 7, ##issue.no## 2 (2003): September ##issue.vol## 7, ##issue.no## 1 (2003): Maret ##issue.vol## 6, ##issue.no## 2 (2002): September ##issue.vol## 6, ##issue.no## 1 (2002): Maret ##issue.vol## 5, ##issue.no## 2 (2001): September ##issue.vol## 5, ##issue.no## 1 (2001): Maret ##issue.vol## 2, ##issue.no## 8 (1999): Desember ##issue.vol## 2, ##issue.no## 7 (1999): September ##issue.vol## 2, ##issue.no## 6 (1999): Mei ##issue.vol## 1, ##issue.no## 4 (1998): Juli ##issue.vol## 1, ##issue.no## 3 (1997): Desember ##issue.vol## 1, ##issue.no## 2 (1997): Juli ##issue.vol## 1, ##issue.no## 1 (1997): Januari