cover
Contact Name
Rina Setiana
Contact Email
-
Phone
021-78849120
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Ruang 108 Lantai 1 Gedung Pendidikan dan Laboratorium Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI Kota : Depok Kodepos : 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Indonesia
Published by Universitas Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Indonesia (JKI) merupakan jurnal keperawatan tertua di Republik Indonesia yang terbit sejak Januari 1997. JKI mempunyai visi menjadi jurnal unggulan di Indonesia yang menjadi acuan pembaca artikel keperawatan di seluruh dunia. Selama periode penerbitan, JKI telah menerbitkan artikel mengenai ilmu pengetahuan, teknologi, dan riset keperawatan dalam semua bidang keperawatan dan bidang lain yang terkait, dengan penekanan pada isu dan kecenderungan berskala nasional, regional, dan global. Pengelolaan yang baik dan teratur menghasilkan telah terakreditasinya JKI.
Arjuna Subject : -
Articles 289 Documents
Analisis teori nyeri: Keseimbangan antara analgesik dan efek samping Imami Nur Rachmawati
Jurnal Keperawatan Indonesia ##issue.vol## 12, ##issue.no## 2 (2008): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Theories in nursing are classified into grand theory, middle-range theory, and low range or practice theory. In the daily practice, it is important for a nurse to understand and apply nursing theory. One of the practice theory introduced in 2000-s is related to pain management. The aim of this article is to describe an analysis of pain management theory: a balance between analgesic and side effects based on Walker and Avant’s method. Key words: pain management, theory analysis
Analisa Konsep Koping : Suatu Pengantar Achir Yani S Hamid
Jurnal Keperawatan Indonesia ##issue.vol## 1, ##issue.no## 1 (1997): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.482 KB)

Abstract

Analisa konsep koping merupakan suatu upaya membahas phenomena-phenomena yang mendasari mekanisme pertahanan diri. Pada penelitian yang dilakukan banyak difokuskan pada perilaku, strategi dan gaya koping dibandingkan penggunaan yang tepat istilah pola koping. Hasil penelitian menunjukkan mekanisme koping mempunyai hasil positif dan negatif dan memberikan dampak yang sejalan terhadap penanganan stres yang menimbulkan koping tersebut. Pembahasan konsep koping sangat penting karena dapat membantu kemampuan klien dalam membatasi masalah dengan menggunakan strategi koping yang paling efektif.
Peranan Perawat dan Bidan Dalam Pelayanan Konseling Kontrasepsi Mantap Azrul Azwar
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 1, No 1 (1997): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.165 KB)

Abstract

Untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan kontrasepsi mantap, sejak tahun 1984 telah diselenggarakan pelayanan konseling kontrasepsi oleh bidan terlatih, yang kemudian sejak lima tahun terakhir juga oleh perawat terlatih. Penelitian ini bermaksud mendapatkan informasi tentang pendayagunaan perawat dibandingkan dengan bidan dalam pelayanan konseling kontrasepsi mantap. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan pengamatan terhadap 117 perawat dan bidan yang mengikuti pelatihan konseling kontrasepsi mantap pada tahun 1994. Hasil penelitian menyimpulkan pendayagunaan perawat dan bidan dalam pelayanan konseling kontrasepsi mantap memberikan hasil yang tidak berbeda bermakna.
Peran Perawat Dalam Penerapan ‘PHC’ Pada Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak – Keluarga Berencana Junaiti Sahar
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 1, No 1 (1997): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.891 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksploratif yang bertujuan menguraikan kegiatan yang dilakukan perawat dan mengindentifikasi faktor yang mempengaruhi kegiatan perawatan dalam pelayanan KIA dan KB di Puskesmas dan di masyarakat. Penelitian dilakukan terhadap empat perawat yang masing-masing bekerja di Puskesmas Induk dan Puskesmas Pembantu di Bogor dan Puskesmas Induk dan Puskesmas Pembantu di Depok. Tiap perawat diamati oleh dua orang peneliti selama jam kerja untuk mengetahui jumlah waktu yang digunakan untuk kegiatan KIA dan KB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosentase waktu rata-rata yang digunakan perawat untuk pelayanan KIA dan KB adalah 29,6% dari total waktu pelayanan Puskesmas. Waktu yang lain digunakan oleh perawat untuk melaksanakan kegiatan pemeriksaan, penyuntikan, pengisian kartu pemanggil pasien dan menyiapkan obat. Perawat yang bekerja pada Puskesmas di Bogor menunjukkan bobot kegiatan paling tinggi dalam pelayanan KIA dan KB, sedangkan tiga perawat lainnya, hanya melakukan kegiatan pada Balai Pengobatan, depot obat dan kegiatan non keperawatan lain. Kegiatan perawat tertinggi di Posyandu adalah pemberian imunisasi dan pemantauan pertumbuhan yaitu 89,3% dari kegiatan lain. Puskesmas yang memberikan kewenangan yang lebih besar kepada perawat dan perawat dengan kemampuan lebih untuk melakukan pelayanan KB, ternyata menunjukkan cakupan KB yang cukup tinggi, yaitu 82,4%. Beberapa faktor yang menyebabkan perawat kurang berperan dalam pelayanan KIA dan KB antara lain karena perawat tidak diberikan kewenangan untuk memberikan pelayanan KIA dan KB, serta uraian tugas yang kurang jelas dan tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan perawat.
Pengaruh Faktor-Faktor Sosial Demografis dan Psikososial Pada Praktik Kesehatan Ibu Pramigravida Selama Kehamilan Maria A. Wijaya Rini
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 1, No 1 (1997): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.561 KB)

Abstract

Faktor-faktor sosial demografis dan psikososial yang berpengaruh pada praktik kesehatan ibu hamil di Amerika Serikat ditinjau kembali, sebagai dasar untuk melihat implikasinya pada pramigravida di Indonesia selama trimester kedua. Faktor-faktor sosial demografis meliputi ras, usia, pendidikan dan status sosial ekonomi. Faktor-faktor psikososial mencakup dukungan sosial, motivasi dan stres. Tiga belas jurnal kesehatan dan keperawatan di Amerika Serikat dikaji. Hasilnya menunjukkan bahwa, dengan mengabaikan ras, selama kehamilan wanita di Amerika Serikat melakukan penyesuaian terhadap praktik kesehatannya. Diantaranya beberapa kelompok budaya di Amerika Serikat, faktor-faktor sosial demografis berpengaruh pada perbedaan praktik kesehatan ibu. Status sosial ekonomi dan dukungan sosial merupakan faktor dominan dan penentu kuat pada praktik kesehatan ibu. Penelitian menunjukkan ketidaksesuaian hasil yang berkaiatan dengan pengaruh stres dan motivasi pada praktik kesehatan ibu.
Pola Penyelesaian Masalah Belajar Mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia Sari Mulyati; Budi Anna Keliat
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 1, No 1 (1997): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.857 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola penyelesaian masalah yang digunakan, mengidentifikasi pola penyelesaian masalah dan mengetahui perbedaan pola penyelesaian masalah mahasiswa baru FIK-UI program A dengan program B tahun 1992/1993. Metode penelitian Deskriptif Eksploratif dengan sampel sebanyak 67 orang yang terdiri dari 27 orang mahasiswa baru program A dan 40 mahasiswa baru program B. Data yang terkumpul dianalisa dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial, dalam menguju hipotesa yang digunakan T Test Hipotesa untuk selisih mean. Hasil yang diperoleh menunjukkan lima pola penyelesaian masalah yang digunakan mahasiswa bersifat konstruktif, yaitu mengembangkan dan mempertahankan kompetensi dan percaya diri, mengembangkan persepsi yang positif tentang situasi kehidupan, mengurangi tekanan melalui pengalihan, tidak mengurangi tekanan melalui penggunaan substansi dan atau mengekspresi marah, serta tidak menghindari konfrontasi dan menarik diri. Nilai rata-rata tertinggi adalah tidak menggunakan pola penyelesaian masalah dengan cara mengurangi tekanan melalui penggunaan substansi dan atau mengekspresi marah. Terdapat perbedaan pola penyelesaian masalah mahasiswa baru program A dan B. Penyelesaian masalah program A lebih konstruktif dibanding program B, hal ini berarti menolak hipotesa H1 dan menerima hipotesa H0 dan setelah diuji dengan T Test menunjukkan perbedaan yang tidak bermakna (λ 0,01 dan T 2,36).
Kesehatan Jiwa Wanita Usia Pada Usia Produktif: Suatu Kajian Masalah Achir Yani S Hamid
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 1, No 1 (1997): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.11 KB)

Abstract

Kesehatan jiwa wanita sangat mempengaruhi kesehatan wanita. Pada usia produktif gangguan kesehatan jiwa wanita sering berhubungan dengan: perannya sebagai istri, ibu dan pekerja; kondisi kesehatan fisik terutama kondisi bagian tubuh yang menjadi simbol kewanitaan; serta penganiayaan fisik atau mental. Proses berduka, kemurungan, psikosa paska melahirkan, bunuh diri merupakan reaksi negatif dari gangguan terhadap kesehatan jiwa.
Perbedaan Persepsi Harapan antara Keluarga dan Lansia tentang Pemenuhan Kebutuhan Lansia Selama Tinggal Bersama Achir Yani S Hamid; Rislah Dibah
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 1, No 2 (1997): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.533 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguraikan perbedaan persepsi keluarga dan lansia tentang pemenuhan kebutuhan lansia selama mereka tinggal bersama. Sampel terdiri dari tiga puluh keluarga (anak/menantu wanita Lansia) dan 30 Lansia wanita yang dipilih secara purposive dan tinggal dalam satu rumah. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang besar antara harapan keluarga dengan Lansia dalam hampir semua pemenuhan kebutuhan Lansia, kecuali kebutuhan spiritual.
Dampak Hospitalisasi Neonatus pada Keluarganya Allenidekania Allenidekania
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 1, No 2 (1997): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.945 KB)

Abstract

Gangguan tali kasih antara keluarga dan bayinya dapat timbul bila bayi-bayi dirawat inap. Respons kehilangan dapat timbul pada orang tua, saudara sekandung, maupun anak/bayi yang sakit. Hal yang sama juga terjadi bila bayi meninggal. Reaksi berduka dapat diobservasi dari perubahan fisiologis dan psikologis yang dialami keluarga.Kemampuan orangtua dan saudara sekandung untuk mengatasi proses berduka dipengaruhi oleh kepribadian, latar belakang sosial budaya serta system pendukung. Perawat dapat mendukung keluarga dengan memberikan asuhan keperawatan yan difokuskan pada bantuan terhadap keluarga dalam menghadapi proses berduka secara optimal.
Perspektif Keperawatan Kesehatan Jiwa di Masa Depan Budi Anna Keliat
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 1, No 2 (1997): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.5 KB)

Abstract

Masalah kesehatan jiwa di Indonesia cenderung terus meningkat, sehingga memerlukan tindak penanggulangan yang menyeluruh dan berkesinambungan. Pelayanan keperawatan kesehatan jiwa merupakan bagian integral dari pelayanan visi kesehatan jiwa mempunyai falsafah, visi dan misi yang mengacu pada paradigm keperawatan tentang fenomena sentral yaitu manusia, lingkungan, kesehatan dan keperawatan. Untuk dapat memberikan keperawatan kesehatan jiwa yang holistis, komprehensif dan berkesinambungan sangat diperlukan perawat dengan pengetahuan dan ketrampilan khusus tentang keperawatan kesehatan jiwa sehingga memungkinkan mereka untuk dapat bekerja pada tiap tatanan pelayanan kesehatan.

Page 1 of 29 | Total Record : 289