cover
Filter by Year
JURNAL SERAMBI ILMU
ISSN : 16934849     EISSN : 25492306
Journal Serambi Ilmu is published since 2003, consistence to publishing the orginil manuscript of educational sourced from research results, conceptual ideas, studies and application of theory or literature review that has never been sent or published in other journals anywhere
Articles
101
Articles
PENINGKATAN KEMAMPUAN MODIFIKASI LINGKUNGAN MIKRO PENYIMPANAN KACANG-KACANGAN PADA MASYARAKAT PENGELOLA INDUSTRI PANGAN MELALUI PENDIDIKAN PRAKTEK

Hakim, Lukmanul, Irhamni, Irhamni, Zainuddin, Zainuddin, AG, Burhanuddin

JURNAL SERAMBI ILMU Vol 30, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.884 KB)

Abstract

UUD nomor 16 tahun 2006 tentang system penyuluhan pertanian berperan mendorong petani lebih berpartisipatif dalam kegiatan sosial. Interaksi sosial yang bersifat partisipatif akan berjalan dengan baik, apabila didukung oleh faktor lingkungan. Ketertarikan serangga pada kacang-kacangan (Fabaceae)dapat disebabkan warna atau kandungan kimia sebagai sumber makanan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganperilaku serangga Callosobruchus maculatus (Fab.)dengan cahaya dan jenis kacang pada lingkungan mikro termodifikasi. Penelitiandilakukan di Gampong Cot Mesjid, Kota Banda Aceh dengan menggunakan Racangan Acak Lengkap Faktorial, terdiri dari dua faktor. Faktor pertama 4 warna cahaya, yaitumerah, kuning, hijau dan putih. Faktor kedua3 jenis kacang, yaitu kacang hijau, kacang kedelai dan kacang merah.Hasil penelitian menunjukkan cahaya merah lebih disukai serangga uji. Pemilihan pada warna cahaya dipengaruhi oleh panjang gelombang dari masing-masing cahaya. Panjang gelombang cahaya merah antara 6,60 ± 0,30 ƛ (nm), cahaya kuning antara 5,40 ± 0,30 ƛ (nm), dan cahaya hijau antara 4.80 ± 0.30 ƛ (nm). Sedangkan cahaya putih merupakan gabungan beberapa cahaya menjadi satu cahaya yang tampak (polychromatic). Penempatan telur (oviposisi)tertinggi pada kacang kedelai.Oviposisi) telur pada permukaan biji dipengaruhi oleh warna, bau, dan kandungan esensial. Warna lampu yang tidak disukai serangga hama gudang adalah warna putih, sehingga warna tersebut dapat direkomendasikan untuk penerangan ruang penyimpanan dan untukmenghindari oviposisi telurCallosobruchus maculatus Fabricius pada permukaan biji kacang.

PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN MADRASAH ALIYAH DAN HUBUNGANNYA DENGAN KINERJA KEPALA SEKSI PENDIDIKAN

Aisyah, Siti, Jamaluddin, Jamaluddin

JURNAL SERAMBI ILMU Vol 30, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.944 KB)

Abstract

Fenomena rendahnya mutu lembaga pendidikan harus dijadikan perhatian para manajer lembaga pendidikan, baik dan tingkat manajemen puncak (pejabat pemerintah di bidang pendidikan) maupun oleh para pengelola langsung lembaga pendidikan agar upaya-upaya meraih mutu pendidikan dapat dicapai secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara sub-sub pengembangan mutu (input, proses, dan output) terhadap mutu pendidikan dan kinerja Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Aliyah Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan metode analisis data regresi linier berganda, pengujian signifikan simultan dan pengujian signifikan parsial. Jumlah sampel yang digunakan adalah 219 orang responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan daftar pertanyaan (kuesioner) kepada responden dan penentuan sampel menggunakan Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial sub pengembangan mutu input tidak berpengaruh terhadap mutu pendidikan yang artinya sumber daya (manusia dan kelengkapannya) tidak berpengaruh bagi mutu pendidikan pada penelitian ini. Sub pengembangan mutu proses dan output berpengaruh terhadap mutu pendidikan yang artinya proses yang berlangsung dan hasilnya mempunyai pengaruh bagi mutu pendidikan pada penelitian ini, serta sub-sub pengembangan mutu (input, proses, dan output secara keseluruhan) berpengaruh terhadap kinerja Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Aliyah Kabupaten Aceh Tengah dan mutu pendidikan berpengaruh terhadap kinerja Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Aliyah Kabupaten Aceh Tengah.

IMPLEMENTASI PENDEKATAN SCIENCE TECHNOLOGY SOCIETY (STS) PADA MATERI POKOK LINGKUNGAN HIDUP SEBAGAI UPAYA PENINGKATANLIFE SKILL SISWA

Jailani, Jailani, Abubakar, Abubakar, Anwar, Anwar

JURNAL SERAMBI ILMU Vol 30, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.592 KB)

Abstract

Pendekatan Science Technology Society merupakan salah satu pendekatan yang menghubungkan antara pembelajaran sains dengan kemajuan teknologi dan perkembangan masyarakat yang ada di sekitar siswa, siswa dilatih untuk memadukan pemahamannya tentang dunia alam (sains) dengan dunia buatan manusia (teknologi) dan dunia sosial melalui pengalaman siswa sehari-hari.Dengan demikiandiharapkan terjadi peningkatan life skill siswa.penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahuiprestasi belajar dan aktifitas belajar siswadengan menerapkanpendekatan STS pada materi pokoklingkungan hidup di SMP se Aceh Besar, 2) Mengetahui tingkat kemampuan guru dalam menerapkan pendekatan STSdalam rangka meningkatkan prestasi belajarsiswa, khususnya pada materi pokoklingkungan hidup, 3) Mengetahui tanggapan guru dan siswa terhadap penerapan pendekatan STSpada pembelajaran materi pokok lingkungan hidup. Populasi penelitian ini adalah guru sains dan siswa di SMP se Aceh Besar. Sampel diambil 10 SMP, masing-masing sekolah diambil 2 orang guru dan 10 orang siswa. Instrumen pengumpulan data digunakan lembar observasi, angket, dan wawancara.Data dianalisis secara deskriptif menggunakan rumus persentase dan analisis kualitatif secara narasi. Hasil analisis data dan temuan-temuan yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Implementasi pendekatan STSdapat meningkatkan kualitas aktivitas siswa, dapat meningkatkan hasil belajar siswa,dapat meningkatkan kualitas literasi sains dan teknologi siswa dengan baik. Serta meningkatnya respon siswa dan guru.

PENGARUH LATIHAN RENANG TERHADAP PENINGKATAN DAYA TAHAN KARDIOVASKULER PADA ATLET KLUB SEPAK BOLA

Yulinar, Yulinar, Kurniawan, Erizal

JURNAL SERAMBI ILMU Vol 30, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.646 KB)

Abstract

Renang adalah salah satu olahraga yang dianjurkan dalam agama Islam, berbagai manfaat dapat diperoleh dari olahraga renang, penelitian ini mengkaji tentang dampak dari latihan renang secara rutin yang dilakukan selama 6 minggu sebanyak 16 kali pertemuan dengan program sistem tangga yang disusun oleh peneliti untuk mengetahui peningkatan dari kemampuan daya tahan kardiovaskuler pada atlet klub sepak bola HIMAPORA Penjaskesrek FKIP Universitas Abulyatama. Hipotesis penelitian adalah latihan renang dapat meningkatkan daya tahan kardiovaskuler pada atlet klub sepak bola HIMAPORA Penjaskesrek FKIP Universitas Abulyatama. Berdasarkan perhitungan uji t di peroleh 8.21 dan hasil dari t- tabel adalah 2.16 dengan demikian 8.21 ≥ 2.16 atau t hitung lebih besar dari t tabel . Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis penelitian diterima kebenarannya. Hasil statistik dapat disimpulkan bahwa dengan melakukan latihan renang dapat meningkatkan kemampuan daya tahan kardiovaskuler pada atlet sepak bola HIMAPORA Penjaskesrek FKIP Universitas Abulyatama.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN BERPIKIR KRITISMAHASISWA

Ibrahim, Ibrahim, Akmal, Nurul, Marwan, Marwan, Hasan, Said

JURNAL SERAMBI ILMU Vol 30, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.611 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran berbasis masalah dengan peningkatan hasil belajar dengan keterampilan berpikir kritis mahasiswa Biologi Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Semester tiga Prodi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Tahun Ajaran 2017/2018terhadap 19 mahasiswa.Analisis data eksperimen untuk mengukur hasil belajar mahasiswa dengan uji-t (Independent Sample t-test) dan keterampilan berpikir kritis menggunakan analisis deskripsi persentase, program statistic software computer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan nilai rata-rata N-gain untuk kelas Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) adalah 60,64 (sedang) dan kelas konvensional adalah 48,72 (sedang). Hasil uji-t diperoleh nilai t hitung sebesar 4,61 dan t tabel 2,009 sehingga t- hitung > t- tabel. Hasil penyebaran angket tentang keterampilan berpikir kritis mahasiswa diperoleh nilai rata-rata 95% (kategori sangat baik).Maka dapat disimpulkan diperoleh bahwa terdapat perbedaan penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap peningkatanhasil belajar dan hubungan yang rendah denganketerampilan berpikir kritis mahasiswa pada perkuliahan Zoologi Invertebrata di Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BELAJAR BAHASA INGGRIS MAHASISWANON-PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS

Dauyah, Ema, Yulinar, Yulinar

JURNAL SERAMBI ILMU Vol 30, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.738 KB)

Abstract

The purpose of this study is to identify the factors that affect the students motivation of Non-English student’s of Teacher Training and Education Faculty (FKIP), Universitas Abulyatama. It also aims to evaluate which of the subfactor of motivation gives more impact towards thestudents learning. The study utilized the qualitative research methodby incorporating the questionnaire which consisted of 2 factors of intrinsic motivation and 3 factors of extrinsic motivation where each of sub factor consisted of 10 questions. The questionnaire was in the form of Likert Scale.The sample was 50 students from different major of FKIP that was chosen by using purposive random sampling. The data from the questionnaire was analysed by using statistical procedure and explained descriptively. The finding showed that the extrinsic motivation was more contributive towards thestudents’ motivation (39,66) compared to intrinsic factor (36,65). The result also showed that two sub factor of extrinsic motivation; quality of the lecturer and teaching learning (40,2) and the supporting learning facilities (39,6) were two dominant factors that can improve the students motivation.Thus, This result gives the the implication on what should be consider in the language learning especially in learning English. As such, the quality of the lecturer and the learning facilities should be improved as it will increase the students motivation in the language learning

PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU SEKOLAH DASAR

Fahmi, Cut Nurul, Nurliza, Eli, AR, Murniati, Usman, Nasir

JURNAL SERAMBI ILMU Vol 30, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.883 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh imformasi dan data pelaksanaan supervisi akademik dalam meningkatkan kompetensi guru. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penyusunan program supervisi akademik dirumuskan dengan melibatkan Dinas Pendidikan serta para pengawas dengan cara menganalisis program yang telah lalu. Sasaran utama kegiatan supervisi akademik para pengawas sekolah adalah pengembangan kemampuan guru dalam aspek pembelajaran; (2) Teknik supervisi yang di laksanakan pengawas adalah dengan kunjungan kelas, diskusi kelompok, pembicaraan individul, semua teknik yang di gunakan masih bersifat umum; (3) Faktor pendukung pelaksanaan supervisi akademik adalah memberi motivasi agar guru memiliki dorongan dan kemauan dalam melaksanakan pembelajaran dan melatih berbagai metode mengajar. faktor penghambat adalah alokasi waktu yang kurang dalam pelaksanaan supervisi akademik karena banyak sekolah yang harus di bina sehingga semua guru tidak bisa mendapat pembinaan maksimal dari pengawas, seorang pengawas membina sampai dengan 10 sekolah.

PERANAN PEDAMPING WILAYAH DALAM PENINGKATAN KETRAMPILAN KEPALA SEKOLAH DALAM MELAKSANAKAN SUPERVISI PEMBELAJARAN

Zainuddin, Zainuddin

JURNAL SERAMBI ILMU Vol 30, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.455 KB)

Abstract

Rendahnya kompetensi kepala sekolah dalam mengindentifikasi berbagai masalah dalam melaksanakan supervisi pembelajaran merupakan suatu masalah. Faktor penyebabnya adalah kepala sekolah tidak pernah terlibat langsung dalam pembelajaran di kelas, rendahnya kemampuan guru dalam merencanakan pembelajaran, lemahnya kemampuan guru mengembangkan materi pembelajaran sesuai dengan tuntutan materi dan kebutuhan siswa, dan rendahnya kemampuan guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang menyenangkan siswa belajar. Jumlah kepala sekolah binaan adalah 13 orang kepala SD. Penelitian yang dilaksanakan selama 3 bulan sejak Januari – Maret 2018, dalam 2 siklus, dengan prosedure perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi.Memperoleh hasil meningkatnya ketrampilan kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi pembelajaran dengan melakukan pembinaan, pembekalan dan dorongan agar kepala sekolah rutin melaksanakan supervisi pembelajaran di sekolah. Melalui pendampingan dapat meningkatkan ketrampilan kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi pembelajaran. Usaha meningkatkan ketrampilan kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi pembelajaran memperoleh hasil yaitu pra siklus 1 nilai 65,45 pada katagori sedang (C), siklus 1 nilai 70,89 dengan katagori sedang (C), dan siklus 2 dengan nilai 80,08 dalam katagori baik (B).

UPAYA PENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI HIMPUNAN

Ainun, Nur, Almukarramah, Almukarramah, Roslina, Roslina, Asri, Khairul

JURNAL SERAMBI ILMU Vol 30, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.592 KB)

Abstract

Tujuan umum penelitian adalah untuk mendapatkan informasi tentang kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengolahan data dianalisis dengan statistik kuantitatif. Pengolahan data peneliti menggunakan bantuan SPSS 16.0. Analisis statistik yang dilakukan berupa memberikan skor pretes dan postes, menghitung rataan dan standar deviasi, menguji normalitas dan uji homogenitas data pretes sebagai syarat Uji kesamaan rata-rata, menghitung N-Gain, melakukan uji perbedaan N-Gain, dan melakukan pengujian interaksi antara faktor pembelajaran terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Pelaksanaan penelitian dari bulan April s.d November 2018 di SMPN 1 Unggul Sukamakmur dan Kampus Universitas Serambi Mekkah. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa: 1) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa yang memperoleh pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah siswa dengan pembelajaran biasa (konvensional) berdasarkan keseluruhan siswa, 2) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa yang memperoleh pembelajaran Problem Based Learning lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah siswa dengan pembelajaran biasa (konvensional) berdasarkan pengelompokkan siswa, dan 3) Terdapat interaksi antara penerapan pembelajaran dan pengelompokkan siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa, dikarenakan kelompok memberikan hasil yang berbeda terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah.

KEMAMPUAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PADA SMA NEGERI 7 BANDA ACEH

Aini Zakiyah, Aini Zakiyah

JURNAL SERAMBI ILMU Vol 16, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.495 KB)

Abstract

Abstrak Artikel ilmiah ini adalah tulisan hasil penelitian yang merupakan bagian dari Tugas Akhir Mahasiswa S2 (tesis), dalam artikel ilmiah ini menjelaskan tentang kemampuan kepala sekolah yang merupakan salah satu pendukung dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru, strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru, dan kendala-kendala yang dihadapi oleh kepala sekolah dalan melaksanakan program peningkatan kompetensi guru. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah,wakil kepala sekolah, guru senior/ketua MGMP, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kepala SMA Negeri 7 Banda Aceh telah melakukan program peningkatan kompetensi guru dalam program kerjanya, program peningkatan kompetensi guru tersebut adalah program pembinaan disiplin tenaga kependidikan, pemberian motivasi, penghargaan (reward), dan persepsi. 2) Strategi lainya yang ditempuh oleh kepala SMA Negeri 7 Banda Aceh untuk peningkatan kompetensi guru adalah dengan mengirim guru-guru ke lembaga pelatihan atau penataran, mengadakan program Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), seminar dan workshop, dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Untuk strategi peningkatan kompetensi guru, dalam pelaksanannya sudah terlihat ke arah perbaikan khususnya dalam mengajar, sudah ada peningkatan kemampuan guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. 3) Kendala-kendala yang dihadapi adalah sarana dan prasarana masih kurang, selain itu juga yang menjadi kendala adalah waktu yang terbatas. Kata kunci: Kemampuan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi guru