cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Home Economics Journal
ISSN : 25794272     EISSN : 25794280     DOI : -
Core Subject : Economy,
Home Economics Journal adalah jurnal ilmiah sebagai wadah pertukaran, pengembangan, dan desiminasi ilmu pengetahuan dalam ruang lingkup pendidikan vokasional di bidang boga, busana, rias, pariwisata dan industri kreatif.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2018): October" : 5 Documents clear
Pengembangan Video Pembelajaran Dodot Pengantin Puteri Gaya Solo Basahan Juniastuti, Eni; Yuswati, Yuswati; Tritanti, Asi
Home Economics Journal Vol 2, No 2 (2018): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.011 KB) | DOI: 10.21831/hej.v2i2.23294

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengembangkan naskah program video pembelajaran Dodot Pengantin Putri Gaya Solo Basahan, 2) untuk menguji kelayakan video pembelajaran Dodot Pengantin Putri Gaya Solo Basahan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development). Subyek penelitian adalah mahasiswa semester 3 dan semester 5 prodi D3 Tata Rias dan kecantikan FT UNY tahun angkatan 2008 yang sudah mengambil Mata Kuliah Pengantin Indonesia II dan angkatan 2009 yang belum mengambil Mata Kuliah Pengantin Indonesia II. Data penelitian dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif secara sederhana, yakni dengan membandingkan nilai rerata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengembangan Video Pembelajara Dodot pengantin gaya solo basahan terdiri dari beberapa tahapan antara lain: a)Terdapat perencanaan dalam merumuskan tujuan, disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa agar dapat tercapai kompetensi dibidang Tata Rias Pengantin.b) Pembuatan produk Video Pembelajara Dodot pengantin gaya Solo Basahan dengan prosedur yang direncanakan.c) Uji coba Video untuk memvalidasi produk, dengan validasi ahli materi,dan  ahli media yang berkompeten di bidang Tata Rias Pengantin Terutama penganti Gaya Solo Basahan . d) Merevisi hasil produk dan memperbaiki sebelum dilakukan uji coba dilapangan.e) Uji coba produk dilapangan atau pada pengguna produk tersebut.f) membuat laporan hasil sesuai dengan data yang diperoleh dilapangan baik dari ahli materi, ahli media dan pengguna Video Dodot pengantin gaya Solo Basahan 2) penelitian Video Pembelajaran Dodot Pengantin Putri Gaya Solo Basahan Puteri ini dalam kategori sangat layak sebagai sumber belajar menurut ahli media dan ahli materi, dan baik berdasarkan hasil uji coba di lapangan. 
Potensi Makanan Tradisional Kue Kolombeng Sebagai Daya Tarik Wisata Di Daerah Istimewa Yogyakarta harsana, Minta; Baiquni, Muhammad; Harmayani, Eni; Widyaningsih, Yulia Arisnani
Home Economics Journal Vol 2, No 2 (2018): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.781 KB) | DOI: 10.21831/hej.v2i2.23291

Abstract

Perkembangan industri pariwisata dapat memberikan peluang bagi berkembangnya produk-produk wisata, termasuk kuliner di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tingginya perkembangan industri pariwisata, memberikan peluang yang sangat besar bagi masyarakatnya, untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan pariwisata, khususnya wisata kuliner yang saat ini masih sangat terbatas jumlahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makanan tradisional sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teori Daya tarik Wisata dari Damanik dan Weber, (keunikan, originalitas, otentisitas, dan keragaman).Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa makanan tradisional  Kue Kolombeng merupakan suatu produk yang berdaya tarik wisata. Daya tarik wisata pada Makanan Tradisional Kolombeng adalah karena makanan Tradisional ini memiliki keunikan, originalitas, otentisitas, dan keragaman. Keunikan dapat dilihat dari adanya kombinasi kelangkaan dan kekhasan yang melekat pada makanan tradisional Kue Kolombeng. Originalitas makanan tradisional tergambar dari keaslian bahan makanan tradisional  dengan tetap mempertahankan bahan baku lokal asli dan proses dengan ,juga menggambarkan otentisitasnya, keragaman mengarah pada variasi bentuk dan nama. 
Tata Rias Fantasi Lionfish Lepu Dalam Pergelaran Drama Musikal Sabda Raja Mutiara Novita, Elok; Nadilah, Shabrina
Home Economics Journal Vol 2, No 2 (2018): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.135 KB) | DOI: 10.21831/hej.v2i2.23292

Abstract

Penelitian  ini adaptasi dari penulisan proyek akhir mahasiswa D3 Tata Rias& Kecantikan yang menggelar acara drama musikal sabda raja mutiara. Adapun tujuan pembuatannya  untuk memperlihatkan proses hasil rias fantasi mulai dari merancangtata  rias fantasi, merancang  kostum dan kelengkapanya sampai aplikasi rias fantasi  dan menata kostum dengan kelengkapannya pada tokoh Lionfish Lepu dan mempergelarkan drama musikal Sabda Raja Mutiara yang terdapat tokoh Lionsfish Lepu. Metode yang digunakan untuk endapatkan hasil rias fantasi tokoh Lionfish Lepu menggunakan R&D dengan model pengembangan 4D, yaitu: 1) define; 2) design; 3) develop; 4) disseminate. Waktu penelitian dilakukan di lab tata rias dan kecantikan lt 2 program studi Tata Rias& Kecantikan , jurusan PTBB, FT-UNY. Hasil yang diperoleh dari proyek akhir ini, yaitu: 1) rancangan tata rias fantasi dan rancangan kostum serta kelengkapannya; 2) terwujudnya aplikasi tata rias fantasi berupa ; 3) terselenggara penampilan tokoh Lionfish Lepu dalam sebuah pergelaran di auditorium UNY 26 Januari 2017 pukul 13.00 wib yang dihadiri 850 penonton.
Peningkatan Self-Directed Learning Readiness Mahasiswa Dalam Mata Kuliah Fotografi Dasar Melalui Flipped Classroom Dan Ict Satrio, Putra Uji Deva; Utami, Athika Dwi Wiji
Home Economics Journal Vol 2, No 2 (2018): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.981 KB) | DOI: 10.21831/hej.v2i2.23274

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Lesson Study berbasis Classroom Action Research. Kegiatan Lesson Study mencakup 3 tahap kegiatan dalam satu siklus yaitu Plan, Do, dan See selama 3 siklus yang melibatkan dua dosen observer. Hasil Lesson Study menunjukkan bahwa pelaksanaan Lesson Study selama 3 siklus ini, antara lain : (1) Suasana perkuliahan menjadi “lebih hidup” ditunjukkan oleh meningkatnya keaktifan belajar mahasiswa selama 3 siklus tersebut; (2) Penerapan Flipped classroom meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan, yang dapat dilihat dari adanya peningkatan keaktifan dan kesiapan mahasiswa pada setiap siklusnya saat berada pada sesi tanya jawab dan diskusi kelompok; (3) Terjadi perubahan pola pembelajaran dosen berupa semakin mengurangi penggunaan ceramah dan menambah variasi metode serta penggunaan media; (4) Semua dosen yang terlibat baik dosen model maupun dosen observer ada kecenderungan semakin bisa bekerja sama dengan teman sejawat ,semakin terbuka dalam mengemukakan kekurangan, dan semakin berkeinginan untuk selalu meningkatkan kualitas pembelajarannya; dan (5) Tanggapan mahasiswa terhadap penerapan flipped classroom berbantu ICT terhadap kemandirian mahasiswa pada perkuliahan Fotografi Dasar adalah positif.
Rancangan Pembelajaran Teaching Factory Di Smk Tata Busana Fitrihana, Noor
Home Economics Journal Vol 2, No 2 (2018): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.538 KB) | DOI: 10.21831/hej.v2i2.23293

Abstract

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2015  tentang pembangunan sumber daya industri menyatakan bahwa  penyelenggaraan pendidikan vokasi industri berbasis kompetensi harus dilengkapi dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), pabrik dalam sekolah (teaching factory), dan tempat uji kompetensi (TUK). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 tahun 2016 tentang standar proses pendidikan dasar dan menengah menyatakan bahwa salah satu model pembelajaran yang perlu dikembangkan adalah  pembelajaran yang menghasilkan karya berbasis pemecahan masalah (project based learning) disesuaikan dengan karakteristik kompetensi dan jenjang pendidikan.  Kedua peraturan ini menjadi landasan implementasi teaching factory (TEFA) di sekolah menengah kejuruan (SMK). Makalah ini selanjutnya akan membahas tentang rancangan pembelajaran  TEFA di SMK kompetensi keahlian Tata Busana

Page 1 of 1 | Total Record : 5