cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Home Economics Journal
ISSN : 25794272     EISSN : 25794280     DOI : -
Core Subject : Economy,
Home Economics Journal adalah jurnal ilmiah sebagai wadah pertukaran, pengembangan, dan desiminasi ilmu pengetahuan dalam ruang lingkup pendidikan vokasional di bidang boga, busana, rias, pariwisata dan industri kreatif.
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
Pengaruh Rasio Puree Krokot (Portulaca Oleracea L.) Dan Sari Kedelai Terhadap Sifat Organoleptik Mellorine Wahyuni, Wiwik; Hidayati, Laili
Home Economics Journal Vol 1, No 2 (2017): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.274 KB) | DOI: 10.21831/hej.v1i2.23273

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh rasio puree krokot dan sari kedelai terhadap sifat organoleptik yang meliputi mutu hedonik (flavor dan tekstur) dan hedonik (warna, flavor dan tekstur) mellorine. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua kali pengulangan dengan tiga perlakuan yaitu rasio puree krokot dan sari kedelai 20%:80%, 40%:60%, dan 60%:40%. Analisis data menggunakan ANOVA dengan uji lanjut DMRT.  Hasil penelitian uji mutu hedonik (flavor dan tekstur) dan uji hedonik (warna, flavor, dan tekstur) mellorine rasio puree krokot dan sari kedelai 20%:80%, 40%:60%, dan 60%:40% terdapat pengaruh yang signifikan pada taraf 5%. Rerata skor uji mutu hedonik dan uji hedonik tertinggi diperoleh dari mellorine rasio puree krokot dan sari kedelai 20%:80%
Analisis Tugas Akhir Skripsi Mahasiswa Pendidikan Teknik Busana Widjiningsih, Widjiningsih; Asiatun, Kapti
Home Economics Journal Vol 1, No 2 (2017): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.859 KB) | DOI: 10.21831/hej.v1i2.23278

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1). Pendekatan penelitian; (2). Populasi dan sampel; (3). Metode pengumpulan data; (4). Teknik analisis data; (5). Model pembelajaran; (6). Metode pembelajaran; (7). Bidang keahlian yang menjadi fokus penelitian; (8). Produk yang dihasilkan. Sampel  penelitian  adalah populasi  skripsi mahasiswa angkatan Tahun 2009/2010 sampai 2011/2012.  Analisis data yang digunakan analisis diskriptif. Hasil analisis konten: (1). Pendekatan penelitian adalah Reseach & Development sejumlah 43 skripsi  (37%), dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sejumlah 34 skripsi (29,31%); (2).  Populasi penelitian tersebar di SD, SMP, SMK Tata Busana, dan masyarakat, sejumlah 116, terbanyak di SMK sejumlah 107 (92,24%).  (3).  Metode terbanyak yaitu  observasi  (89,65%); Uji  validitas  yang  banyak adalah   validitas  konstruk  (55,63%),  dan  validitas  isi  (37,755).  Reliabilitas  yang  digunakan adalah Alfa Cronbach (50,35%), dan Antar Rater (35,66% ); (4). Analisis data terbanyak menggunakan analisis deskriptif (61,21%); (5). Implementasi model pembelajaran yang terbanyak model Saintifik (22%);  (6). Metode pembelajaran banyak digunakan: Ceramah (29.2%),  Demonstrasi (25.8%),   Tanya  Jawab  dan  Penugasan  masing-masing  (17.5%);  (7). Bidang  keahlian  fokus penelitian terbanyak diteliti Pola Busana  (24,14%); (8) Produk terbanyak Job Sheet (29.77%).
Implementasi Metode Inquiry Discovery untuk Pembentukan Kreativitas Mahasiswa dalam Seni Penyajian Makanan Komariah, Kokom
Home Economics Journal Vol 1, No 1 (2017): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.942 KB) | DOI: 10.21831/hej.v1i1.23283

Abstract

Kreativitas  dapat dikembangkan  melalui berbagai cara, sementara ini implementasi inquiry dan descovery  pada  praktek seni penyajian makanan  belum pernah dikaji.  Melalui tulisan ini ingin diketahui  apakah penggunaan metode inquiry. Discovery berdampak pada pembentukan kreativitas seni penyajian makanan. Penelitian ini dilakukan  melalui penelitian tindakan kelas, metode  penelitian dimodifikasi dari Kemmis, setiap siklus  dibagi 3 tahap yaitu perencanaan, observasi dan tindakan serta refleksi.  Subjek penelitian adalah  39 orang mahasiswa. Pengumpulan data melalui observasi, angket dan wawancara, Analisis data dilakukan secara deskiptif kuantitatif. Hasil penelitian    menemukan  metode  inquiry discovery  menunjukkan kreativitas  proses  sangat baik (3,44) dan kreativitas  produk  baik (3,97), dan  kreativitas  individu  secara  rerata sangat baik (3,33). Dengan demikian  proses inquiry  dapat membentuk  peserta didik  untuk  berkreasi  pada  aktivitas  seni penyajian makanan, hal ini dapat dibuktikan dengan  produk yang dihasilkan  lebih bervariasi tidak terpancang pada contoh yang diberikan oleh dosen, dan  gambar atau model yang di dapatkan melalui  internet.
Pengembangan Komik Animasi Digital Untuk Simulasi American Service Ekawatiningsih, Prihastuti; Rinawati, Wika; Mustaqim, Ilmawan
Home Economics Journal Vol 1, No 2 (2017): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.755 KB) | DOI: 10.21831/hej.v1i2.23272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komik animasi untuk simulasi pembelajaran melayani makan dan minum (food and beverage service) di restoran, khususnya materi American Service. Penelitian dilakukan untuk merancang alur cerita American Service dalam bentuk komik, khusunya memilih materi American Service yang sesuai, membuat alur cerita dan mengembangan komik American Service. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan model 4D (define, design, developt and dissemination). Define dilakukan untuk menetapkan materi pembelajaran yang dapat disimulasikan dalam cerita komik. Desain dibuat bentuk komik dan developt dilakukan untuk menguji dan memperbaiki komik sekaligus menambah animasi. Disseminasi dilakukan dengan media on-line melalui situs internet Jurusan Pendidikan Teknik Boga dan Busana. Subjek penelitian untuk menguji produk  ditetapkan 5 pakar dan 40 orang calon pengguna. Metode pengumpulan data pengujian produk menggunakan teknik Delphi, Focus Group Discussion (FGD) dan observasi tampilan komik. Hasil  pengujian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Penelitian menghasilkan rancangan media komik digital American service dengan sistem American Service, menggunakan aplikasi Comicize-thecomics maker dan Photo talks:speech bubbles. Pada tahap ini dapat diidentifikasi materi untuk pengembangan komik berupa American service.
Studi Perkembangan Busana Pengantin Gaya Keraton Surakarta Di Kota Semarang Damayanti, Ariyana
Home Economics Journal Vol 2, No 1 (2018): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.601 KB)

Abstract

Seiring dengan adanya perkembangan jaman, busana pengantin lambat laun menembus keluar tembok keraton. Perkembangan busana dapat dilihat dari semakin bergesernya keinginan masyarakat dalam menggunakan busana pengantin tradisional untuk memilih busana pengantin yang lebih praktis. Tujan penelitian untuk mengetahui gambaran perkembangan busana pengantin gaya keraton Surakarta saat ini dan mengetahui desain busana pengantin gaya keraton Surakarta yang diminati calon pengantin. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara kepada kerabat keraton Surakarta, perias pengantin dan calon pengantin di Kota Semarang. Hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa busana pengantin Solo Putri saat ini sudah memiliki berbagai macam model busana, warna, bahan dan hiasan yang beragam. Busana pengantin Solo Basahan sudah tidak memakai dodot panjang tetapi saat ini model dodot sudah dibuat jadi, sehingga dalam pemakaian lebih praktis dan warnanyapun sudah beragam. Masyarakat cenderung menyukai busana pengantin modifikasi dilihat dari efisiensi, tenaga, waktu dan biaya. Busana pengantin yang lebih banyak diminati adalah busana pengantin Solo Putri, karena model kebayanya beragam  mulai dari model kerah, lengan yang dibuat sesuai keinginan dan biaya yang dikeluarkan lebih sedikit daripada busana Solo Basahan.
Pengembangan Video Pembelajaran Dodot Pengantin Puteri Gaya Solo Basahan Juniastuti, Eni; Yuswati, Yuswati; Tritanti, Asi
Home Economics Journal Vol 2, No 2 (2018): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.011 KB) | DOI: 10.21831/hej.v2i2.23294

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengembangkan naskah program video pembelajaran Dodot Pengantin Putri Gaya Solo Basahan, 2) untuk menguji kelayakan video pembelajaran Dodot Pengantin Putri Gaya Solo Basahan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development). Subyek penelitian adalah mahasiswa semester 3 dan semester 5 prodi D3 Tata Rias dan kecantikan FT UNY tahun angkatan 2008 yang sudah mengambil Mata Kuliah Pengantin Indonesia II dan angkatan 2009 yang belum mengambil Mata Kuliah Pengantin Indonesia II. Data penelitian dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif secara sederhana, yakni dengan membandingkan nilai rerata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengembangan Video Pembelajara Dodot pengantin gaya solo basahan terdiri dari beberapa tahapan antara lain: a)Terdapat perencanaan dalam merumuskan tujuan, disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa agar dapat tercapai kompetensi dibidang Tata Rias Pengantin.b) Pembuatan produk Video Pembelajara Dodot pengantin gaya Solo Basahan dengan prosedur yang direncanakan.c) Uji coba Video untuk memvalidasi produk, dengan validasi ahli materi,dan  ahli media yang berkompeten di bidang Tata Rias Pengantin Terutama penganti Gaya Solo Basahan . d) Merevisi hasil produk dan memperbaiki sebelum dilakukan uji coba dilapangan.e) Uji coba produk dilapangan atau pada pengguna produk tersebut.f) membuat laporan hasil sesuai dengan data yang diperoleh dilapangan baik dari ahli materi, ahli media dan pengguna Video Dodot pengantin gaya Solo Basahan 2) penelitian Video Pembelajaran Dodot Pengantin Putri Gaya Solo Basahan Puteri ini dalam kategori sangat layak sebagai sumber belajar menurut ahli media dan ahli materi, dan baik berdasarkan hasil uji coba di lapangan. 
Krekers Tepung Jantung Pisang Sebagai Usaha Diversifikasi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal Triastuti, Unggul Yuyun; Priyanti, Esteria; Diana, Tri Rettagung; Kurnianingsih, Kurnianingsih
Home Economics Journal Vol 2, No 1 (2018): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.322 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui tingkat kesukaan krekers dengan penambahan tepung jantung pisang dan mengetahui kandungan karbohidrat, lemak dan protein dari krekers dengan prosentase penambahan jantung pisang yang terbaik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, dengan membandingkan krekers yang menggunakan penambahan tepung jantung pisang sebanyak 15%, 20% dan 25% dari berat bahan kering. Tahapan pelaksanaan penelitian terdiri dari 2 tahap yaitu tahap pembuatan tepung jantung pisang dan tahap pembuatan krekers jantung pisang. Setiap perlakukan dilakukan 3 kali pengulangan agar mendapatkan formula resep yang tepat. Setelah mendapatkan formula resep yang tepat kemudian dilakukan uji tingkat kesukaan. Berdasarkan hasil uji tingkat kesukaan panelis terhadap rasa, warna, tekstur dan aroma dari krekers jantung pisang menunjukkan nilai rerata tertinggi pada produk dengan penambahan 15% tepung jantung pisang. Nilai rerata sebesar 3,33 (netral) untuk rasa, 3,30 (netral) untuk warna, 3,07 (netral) untuk tekstur dan 3,00 (netral) untuk aroma. Oleh sebab itu, produk tersebut merupakan produk yang dapat diterima oleh panelis dari segi rasa, aroma, tekstur dan warna. Hasil uji kandungan gizi dari dari krekers dengan penambahan sebanyak 15% tepung jantung pisang yaitu kadar karbohidrat 32,44%, kadar lemak 13,02% dan kadar protein 6,20%.
Pengaruh Hidrokoloid pada Karakteristik Sensoris Kue Kering Non-Gandum Anggraeni, Andian Ari; Handayani, Titin Hera Widi; Palupi, Sri
Home Economics Journal Vol 2, No 1 (2018): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.641 KB)

Abstract

Penelitian ini mengembangkan produk kue kering non-gandum dari tepung komposit berbahan dasar tepung singkong modifikasi (mocaf). Kue kering choco-chips, kastengel, dan nastar dari tepung terigu (WF), modified cassava flour/mocaf (MCF), tepung beras (RF), tepung maizena (MF), isolat protein kedelai (ISP), dan hidrokoloid (xanthan gum (XG) dan guar gum (GG). Kue kering dievaluasi secara sensoris untuk menganalisa warna, aroma, tekstur, rasa dan penerimaan keseluruhan. Berdasar hasil uji sensoris, ditentukan kompisisi terbaik yang menghasilkan produk dengan tingkat kesukaan yang tidak berbeda nyata dengan produk gandum. Hasil penelitian menunjukkan: 1) kue kering choco-chips dari mocaf 70%, tepung beras 25%, ISP 5% dan xanthan gum 2% basis tepung, menghasilkan produk dengan karakteristik sensoris  lebih disukai daripada sampel lain, 2) kue kering kastengel dari mocaf 85%, tepung maizena 10%, ISP 5% dan xanthan gum 2,5% basis tepung, menghasilkan produk dengan karakteristik sensoris    tidak berbeda nyata dengan sampel gandum, dan 3) kue kering nastar dari mocaf 75%, tepung beras 20%, ISP 5% dan guar gum 2% basis tepung, menghasilkan produk dengan karakteristik sensoris tidak berbeda nyata dengan sampel gandum.
Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada Laboratorium Tata Rias dan Kecantikan Tritanti, Asi; Siregar, Ika Pranita
Home Economics Journal Vol 1, No 1 (2017): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.754 KB) | DOI: 10.21831/hej.v1i1.23285

Abstract

Penelitian bertujuan: (1) mengetahui penerapan K3 di prodi tata rias untuk  diri sendiri, alat dan bahan praktik, serta area kerja, (2) membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai K3 untuk kegiatan praktik (2) tata kecantikan kulit, (3) tata kecantikan rambut, dan (4) tata rias pengantin. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif model interaktif Miles dan Huberman. Subjek penelitian adalah mahasiswa prodi tata rias  semester genap 2015/2016 dan semester ganjil 2016/2017, dosen dan laboran Prodi Tata Rias. Data dikumpulkan dengan lembar observasi, kuisioner dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif  kualitatif. . Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di prodi tata rias pada diri sendiri, alat dan bahan praktik, serta area kerja praktik sudah diterapkan. Mahasiswa, laboran dan dosen pengampu memiliki komitmen melakukan K3, memiliki pengetahuan dasar K3, dan bersedia menerapkan K3 sesuai dengan SOP yang berlaku, Standar Operasional Prosedur yang sesuai prinsip K3 untuk (2) bidang keahlian tata kecantikan kulit dibuat dengan memperhatikan prinsip dasar dan kompetensi tata kecantikan kulit, (3) tata kecantikan rambut dibuat dengan memperhatikan prinsip dasar dan kompetensi tata kecantikan rambut, dan (4) praktik tata rias pengantin dibuat dengan memperhatikan konsep dasar dan jenis tata rias pengantin dengan kompetensi rias pengantin Indonesia, pengantin Barat, dan Pengantin Muslim
Potensi Makanan Tradisional Kue Kolombeng Sebagai Daya Tarik Wisata Di Daerah Istimewa Yogyakarta harsana, Minta; Baiquni, Muhammad; Harmayani, Eni; Widyaningsih, Yulia Arisnani
Home Economics Journal Vol 2, No 2 (2018): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.781 KB) | DOI: 10.21831/hej.v2i2.23291

Abstract

Perkembangan industri pariwisata dapat memberikan peluang bagi berkembangnya produk-produk wisata, termasuk kuliner di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tingginya perkembangan industri pariwisata, memberikan peluang yang sangat besar bagi masyarakatnya, untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan pariwisata, khususnya wisata kuliner yang saat ini masih sangat terbatas jumlahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makanan tradisional sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teori Daya tarik Wisata dari Damanik dan Weber, (keunikan, originalitas, otentisitas, dan keragaman).Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa makanan tradisional  Kue Kolombeng merupakan suatu produk yang berdaya tarik wisata. Daya tarik wisata pada Makanan Tradisional Kolombeng adalah karena makanan Tradisional ini memiliki keunikan, originalitas, otentisitas, dan keragaman. Keunikan dapat dilihat dari adanya kombinasi kelangkaan dan kekhasan yang melekat pada makanan tradisional Kue Kolombeng. Originalitas makanan tradisional tergambar dari keaslian bahan makanan tradisional  dengan tetap mempertahankan bahan baku lokal asli dan proses dengan ,juga menggambarkan otentisitasnya, keragaman mengarah pada variasi bentuk dan nama.