cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Bidan
Published by Ikatan Bidan Indonesia
ISSN : 25023144     EISSN : 26204991     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) merupakan jurnal publikasi ilmiah bidan yang terbit setiap 4 bulan sekali (3 edisi dalam setahun) dengan menggunakan sistem peer review untuk seleksi artikel. Makalah ditulis berdasarkan hasil penelitian atau pemikiran inovatif, yang akan diseleksi tim editor Jurnal Bidan. Naskah yang diterima naskah asli yang belum diterbitkan di media cetak, majalah/jurnal/media publikasi lain dengan bahasa akademis dan efektif. JIB menerima artikel/naskah asli yang relevan dengan bidang kebidanan, meta–analisis, hasil Penelitian, Studi Literatur, Clinical Practice, dan Case Report/laporan kasus.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 4 No 1 (2019)" : 6 Documents clear
BUDAYA PEMBERIAN JAMU CEKOK TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BATITA USIA 12 SD 36 BULAN Handajani, Sih Rini
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0809/jib.v4i1.73

Abstract

Latar Belakang, Kesulitan makan pada anak masih merupakan keluhan utama orang tua terhadap anaknya, terutama pada golongan batita. Pada usia toddler anak mengalami penurunan kebutuhan nutrisi yang dimanifestasikan dengan berkurangnya nafsu makan, fenomena ini dikenal sebagai anoreksia fisiologis (Wong, 2008). Sebagian masyarakat Jawa khususnya yang tinggal di kota Solo meyakini bahwa jamu cekok dipercaya memiliki khasiat sebagai perangsang nafsu makan anak sekaligus sebagai ramuan yang dapat  membunuh  cacing  pengganggu. Data studi pendahuluan yang dilakukan pada 5 balita yang diberi jamu cekok menunjukkan peningkatan berat berat badan antara 200 sampai 300 gram sebulan. Berat badan 3 orang balita meningkat 300 gram sedangkan 2 balita yang lain meningkat 200 gram sebulan. Tujuan penelitian untuk Mengetahui pengaruh budaya minum jamu cekok terhadap peningkatan berat badan batita usia 12-36 bulan di Wilayah kota Surakarta. Jenis penelitian ini adalah Eksperimen Semu (Quasi Experiment) dengan rancangan Non Equivalent Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Batita usia 12-36 bulan  di wilayah kota Surakarta yang datang ke 5 tempat jamu cekok di wilayah kota surakarta selama bulan Juni dan Juli 2015. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling sebanyak 100 batita. Pengumpulan data dengan melakukan penimbangan secara langsung pada batita yang diberi jamu cekok di tempat praktik pemberian jamu cekok.kemudian akan di lakukan penimbangan pada setiap minggunya selama 2 bulan dimulai  pada 1 juni 2015 sampai dengan 31 juli 2015 untuk mengetahui peningkatan berat badan balit analisis Univariat. Analisis bivariat dengan SPSS versi 16.0 denngan Uji normalitas dengan Uji Kolmogorov-Smirnov dan  dianalisis menggunakan uji statistik yang sesuai. Jika Salah satu dari kedua variabel yang akan diuji statistik berdistribusi tidak normal, maka uji analisis nonparametrik yaitu dengan Uji Mann-Whitney.Uji analisis dilakukan dengan menggunakan level of significant atau tingkat signifikansi sebesar 5%, yang dinyatakan dengan α= 0,05.
Risiko Ergonomi Low Back Pain Bidan Dalam Menolong Persalinan Pada Bidan Praktik Mandiri Aini, Nur; Rusmiati, Desi
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bidan dalam menjalankan tugas melayani pasien  berisiko tinggi mengalami low back pain terutama saat menolong persalinan1. Gerakan berulang saat melakukan penjahitan , saat memindahkan pasien, membungkuk dan posisi statis berdiri dalam durasi lama. Dampaknya dalam jangka waktu panjang dari keluhan lowbackpain seperti kelainan struktur tulang, HNP sampai kepada kelumpuhan.2 Tujuan penelitian ini  untuk menganalisis hubungan durasi kerja dan postur kerja dengan keluhan lowbackpain. Metode Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain observasional menggunakan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah bidan yang berpraktik di wilayah kecamatan Cimanggis  dengan sampel sebanyak 44 responden .Data dikumpulkan pada bulan Mei tahun 2015 menggunakan kuesioner dan menggunakan tools analisa risiko ergonomi yaitu RULA4, dianalisis secara deskriptif dan  analisis bivariat menggunakan uji Chi square. Hasil  Didapatkan bidan dengan keluhan  lowbackpain berat sebesar 61%, low backpain ringan sebesar 17%.  Analisa bivariat didapatkan hasil hubungan antara durasi kerja dengan lowbackpain  p value 0,010  ( OR 6,417) dan  postur kerja P 0,030 (OR 4,727). Kesimpulannya adalah terdapat hubungan antara durasi kerja  dan postur kerja dengan keluhan lowbackpain. Saran  Sebaiknya bidan bekerja dengan aman untuk tubuhnya dengan menjaga posisi tubuh yang baik dan meminimalisir  gerakan berulang dan statis .
The Effect Of Pregnancy Exercise Use Of Birth Ball On Pain Perceptions and Self Efficacy On Primigravida During Labor SARI, Wenny Indah Purnama Eka
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan dan persalinan merupakan masa yang berkelanjutan dalam proses reproduksi manusia. Selama kehamilan, terjadi ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan perubahan fisik dan psikologis. Senam hamil merupakan salah satu cara untuk mempertahankan kesehatan ibu hamil serta mempersiapkan fisik dan mental untuk mencapai persalinan. Konseling kehamilan sangat penting untuk meningkatkan efikasi diri dan koping dalam persalinan. Senam hamil menggunakan bola persalinan dapat memfasilitasi keyakinan diri dalam bersalin dan meningkatkan kapasitas respon untuk menyesuaikan diri terhadap kemampuan mengatasi nyeri. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh senam hamil menggunakan bola persalinan terhadap persepsi nyeri dan efikasi diri pada primigravida selama persalinan.  Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control grup design, dengan jumlah sampel 34 responden. Pengambilan sampel secara konsekutif sampling dibagi dengan teknik random permutasi blok. Penelitian ini  mengukur persepsi nyeri persalinan dengan VAS dan efikasi diri selama persalinan menggunakan kuesioner yang diadaptasi dari CBSEI. Pengujian statistik menggunakan analisis uji Mann-Whitney dan uji chi square. Hasil penelitian terdapat pengaruh senam hamil bola persalinan terhadap persepsi nyeri persalinan (p=0,004), dan efikasi diri (p=0,000).  Simpulan penelitian adalah senam hamil menggunakan bola persalinan dapat mengurangi persepsi nyeri persalinan dan meningkatkan efikasi diri pada primigravida selama persalinan. Ibu hamil yang memiliki efikasi diri tinggi memiliki persepsi nyeri yang lebih ringan.
PENGARUH PELATIHAN KETERAMPILAN KONSELING TERHADAP SIKAP KADER POSYANDU DALAM PELAYANAN KONSELING PENCEGAHAN KANKER SERVIKS DI KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2018 NURASIAH, AI
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker serviks merupakan penyebab kematian nomor dua pada perempuan di dunia setelah kanker payudara,  sedangkan di Indonesia kanker serviks menduduki peringkat pertama. Sebanyak 15.000 kasus baru kanker leher rahim terjadi dengan angka kematian 7.500 kasus per tahun (Depkes RI,2015). Sedangkan di Jawa Barat pada tahun 2016 sebanyak 1,29% dan di Kabupaten Kuningan sebanyak 0,24%. Salah satu upaya untuk menekan tingginya kasus kanker serviks yaitu dengan memberikan konseling di tingkat dasar yaitu di masyarakat. Upaya ini bisa melibatkan kader posyandu, karena kader merupakan ujung tombak dalam kegiatan yang mendukung permasalahan kesehatan.  Akan tetapi, sebagian besar sikap kader posyandu dalam memberikan konseling masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pelatihan Keterampilan Konseling Terhadap Sikap Kader Posyandu Dalam Pelayanan Konseling Pencegahan Kanker Serviks  Di Kabupaten Kuningan Tahun 2018. Metode penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan desain non equivalent comparison group design. Sampel penelitian ini adalah kader posyandu di Desa Bayuning sebanyak 40 orang (20 orang kelompok kontrol dan 20 orang kelompok eksperimen) dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Teknik analisis data menggunakan Paired T-Tes. Hasil analisis bivariat didapatkan bahwa ada perbedaan sikap pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah penelitian (0,005), ada perbedaan keterampilan pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah penelitian (p=0,008). Diharapkan kader posyandu dapat memberikan konseling kepada seluruh wanita usia subur agar dapat mencegah kejadian kanker serviks serta begitu juga pihak puskesmas dapat melakukan pendampingan secara rutin terhadap kompetensi kader posyandu dan mengadakan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks.   Kata Kunci : sikap dan keterampilan konseling kader posyandu
PENGARUH TEMAN SEBAYA, LINGKUNGAN KELURGA DAN BUDAYA TERHADAP PERSEPSI REMAJA TENTANG PERNIKAHAN DIBAWAH UMUR Dumilah, Retno; Fariji, Achmad; Petralina, Bintang
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0809/jib.v4i1.130

Abstract

ABSTRACT   Under the age of marriage is a problem that happened on some regions in Indonesia. This condition have an impact on the fertile period which is longer, higher complication of deliveries and also conflicts of households that triggered by immature psychological. The aims of this research was to determine the affect of adolescents’ peers, families environment and culture toward the perception of teenagers about under the age of marriage by using cross sectional design. The population research was all the adolescent girls recorded as students of 8th and 9th class in Jayakerta Junior High School in 2017 that met the inclusion criteria, covering 317 students. After calculated using formulas obtained test 2 proportion of the total sample at least as much as 92 respondents was chosen by simple random sampling. Analysis results showed that respondents who have their peers who do not support wedding under the age had a chance to have good perception 2,632 times and respondents who have families environment does not support under the age of marriage has a chance to have good perception 2,524 times higher than the respondents who have families environment support  under the age of wedding.   Keywords : adolescent’s peers, families environment, culture, the perception of teenagers, under the age of marriage References : 26 (2009-2017)
STUDI TENTANG POLA ASUH, PUSAT INFORMASI DAN KONSELING KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA (PIK-KRR) DAN KEJADIAN KEHAMILAN REMAJA Anjarwati, Anjarwati; Astuti, Andari Wuri; Kurniawati, Herlin Fitriana; Kurniawati, Herlin Fitriani; Tyas, Desy Nuri Fajar Ning
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Gunungkidul, merupakan kabupaten yang mempunyai angka kehamilan remaja sebanyak 310 pada tahun 2016, 220 diantaranya merupakan kehamilan pra nikah. Penelitian ini bertujuan untuk menggali gambaran dan pengalaman orang tua dan remaja mengenai pola asuh, pelayanan kesehatan reproduksi remaja, dan kehamilan remaja sebelum nikah. Desain penelitian adalah exploratory sequential-mixed methods, terdiri dari fase penelitian kuantitatif dan fase penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden menyampaikan bahwa pola asuh orang tua menurut remaja dan orang dalam kategori demokratis yaitu 65% dan 85%. Pengetahuan terhadap PIK-KRR, berdasarkan perspektif remaja dan orang tua mayoritas menunjukkan bahwa responden memiliki pengetahuan baik yaitu sebesar 85% dan 60%. Mayoritas responden juga menunjukkan sikap baik terhadap PIK-KRR dari remaja dan orang tua, yaitu 90% dan 70%. Pada fase kualitatif didapatkan 6 tema yaitu“tidak ada yang mengekang”, diskusi tentang masalah kesehatan reproduksi remaja; informasi terkait dengan pelayanan kesehatan reproduksi remaja; hubungan sexual sebelum menikah dan kehamilan tidak diinginkan; konsekuensi dari kehamilan; dan dukungan dan harapan. Pola asuh orang tua bukan menjadi satu-satunya determinan yang menyebabkan kehamilan itu terjadi tetapi ada faktor lain seperti peer influence, kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, ketidaktersediaan akses pelayanan kesehatan reproduksi remaja dan tidak adanya keterlibatan orang tua dalam program-program intervensi untuk pencegahan kehamilan pra nikah pada remaja. Diperlukan model inovasi dan strategi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja sebagai upaya menurunkan angka kehamilan remaja.

Page 1 of 1 | Total Record : 6