cover
Filter by Year

Analysis
JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK
Published by Politeknik APP Jakarta
JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK / INDUSTRIAL AND LOGISTIC MANAGEMENT JOURNAL (JMIL) (ISSN : 2598-5795) is a periodical peer-reviewed scientific open access journal published by Polytechnic APP Jakarta, Ministry of Industry (Kemenperin) and Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia - Indonesian Express Delivery Companies Association (ASPERINDO). The legal standing of this journal is based on issued letter by LIPI under SK no. 0005.25985795/JI.3.1/SK.ISSN/2017 (first version was begun from 31 May 2017) and its barcode 97725985795 for online version. JMIL also invites academician/researchers/contributors to submit research papers, technical papers, conceptual papers, and case study reports in the scope of Logistics Management, Industrial Marketing, and International Trade in Bahasa Indonesia or English written. Published twice a year in MAY and NOVEMBER.
Articles
36
Articles
MULTIPLIER EFEK PENINGKATAN INVESTASI SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN DI KAWASAN INDUSTRI TERHADAP KINERJA SEKTOR PENGANGKUTAN/LOGISTIK

Winardi (Kementerian Perindustrian), Winardi ( Ministry of Industry ) , Kustanto (Kementerian Perindustrian), Heru ( Ministry of Industry )

JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK Vol 2, No 2 (2018): November 2018 (in press)
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Sektor industri pengolahan merupakan sektor ekonomi yang memberikan kontribusi terbesar terhadap perekonomian nasional sehingga kinerja industri pengolahan sangat mempengaruhi kinerja ekonomi secara menyeluruh. Investasi sektor industri saat ini diwajibkan berlokasi di dalam kawasan industri dalam rangka meningkatkan efisiensi, menataan ruang, pengelolaan lingkungan dan mengoptimalkan multiplier efek terhadap sektor-sektor ekonomi laininya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis multiplier efek peningkatan investasi sektor industri pengolahan di kawasan industri terhadap kinerja sektor pengangkutan/logistik. Model analisis menggunakan Model Social Accounting Matrix (SAM) yaitu analisis multiplier efek. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan investasi sektor industri pengolahan yang berlokasi di kawasan industri memberikan multiplier efek terhadap peningkatan kinerja sektor pengangkutan/logistik berupa peningkatan pendapatan sektor pengangkutan/logistik.

PENERAPAN PROSES DAN TEKNIK PERAMALAN – STUDI KASUS DI MANUFAKTUR TRANSFORMER

Oey (Bina Nusantara University), Elia ( International Business Management Program, Management Department, BINUS Business School Undergraduate Program, Bina Nusantara University, Jakarta, Indonesia 11480 ) , Ayrine (Bina Nusantara University), Gabriella Karolina ( International Business Management Program, Management Department, BINUS Business School Undergraduate Program, Bina Nusantara University, Jakarta, Indonesia 11480 ) , Dwi Yanitra (Bina Nusantara University), Purnomo Rizky ( International Business Management Program, Management Department, BINUS Business School Undergraduate Program, Bina Nusantara University, Jakarta, Indonesia 11480 )

JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK Vol 2, No 2 (2018): November 2018 (in press)
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.727 KB)

Abstract

Peramalan permintaan sangat penting untuk proses bisnis dan keuntungan organisasi. Peramalan permintaan produk yang baik memerlukan keahlian dan kehandalan dari staff perencana. Riset ini adalah studi kasus di sebuah perusahaan manufaktur transformer di Indonesia, yang hendak menerapkan proses peramalan permintaan dan model peramalan yang cocok untuk produknya. Studi ini dapat memperlihatkan langkah langkah sistimatis yang diperlukan dalam meramalkan permintaan dari keempat produk yang ditelti. Untuk masing masing produk, 6 model peramalan dievaluasi dan model terbaik dipilih dengan cara mengoptimasi parameter peramalan yang memberikan kesalahan terkecil. Model peramalan yang dipilih adalah model yang sederhana tetapi cukup lengkap dilihat dari parameter tren maupun pengaruh musim yang mungkin terjadi dalam peramalan permintaan. Studi ini memberikan dasar bagi perusahaan untuk melakukan dan memonitor proses peramalan yang berkesinambungan untuk proses bisnis mereka.

FAKTOR EKSTERNAL DALAM PENENTUAN STRATEGI DASAR PROGRAM PENDIDIKAN BIDANG REKAYASA LOGISTIK DAN RANTAI SUPLAI

Aurachman (Universitas TELKOM), Rio ( Universitas Telkom )

JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK Vol 2, No 2 (2018): November 2018 (in press)
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.386 KB)

Abstract

Dalam perencanaan strategi pendidikan di bidang logistik dan SCM (Supply Chain Management) dapat menggunakan pendekatan Evaluasi faktor eksternal. Penelitian ini mengusulkan pendekatan sumber media massa dan berita terkini sebagai landasan menentukan faktor eksternal agar rumusan yang didapatkan bersifat terbaru dan lebih kontekstual. Faktor eksternal tersebut lalu dianalisis untuk diambil rumusan strategi yang cocok untuk pendidikan Rekayasa Logistik. Strategi mengerucut ke dalam beberapa hal utama; meskipun belum saatnya mengarah secara penuh ke Industri 4.0, sebaiknya kurikulum pendidikan mencakup keilmuan yang selaras dan menunjang keilmuan tersebut, Softskill yang perlu ada dalam Pendidikan Rekayasa Logistik dan supply chain adalah kemampuan berbahasa inggris dan kemampuan mencari data,  Objek kajian dari Pendidikan Rekayasa Logistik perlu mempertimbangkan beberapa bidang yang sedang meningkat kini yaitu logistik dan SCM kelautan, e commerce, dan zona internasional., lulusan perlu dibekali dengan kemampuan melakukan efisiensi proses bisnis dan digitalisasi proses bisnis.

DAMPAK KINERJA BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN KULIAH CALON MAHASISWA POLITEKNIK X CIMAHI

Suharyanto (Universitas Kebangsaan), Suharyanto ( Kebangsaan University )

JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK Vol 2, No 1 (2018): page : 03-95
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.202 KB)

Abstract

Jasa penyelenggaraan pendidikan tinggi saat ini menjadi kegiatan yang menuntut usaha keras dalam meraih mahasiswa baru. Banyaknya lulusan sekolah menengah tingkat atas (SMA/SMK) yang berniat melanjutkan studi menjadi peluang yang baik. Untuk menangkap peluang tersebut, institusi perguruan tinggi harus bersaing ketat dengan perguruan tinggi lain, dengan menerapkan bauran pemasaran yang tepat. Artikel ini merupakan hasil penelitian tentang kinerja bauran pemasaran serta dampaknya terhadap keputusan kuliah calon mahasiswa Politeknik X Cimahi. Populasi dalam penelitian ini adalah calon mahasiswa pendaftar tahun 2017. Sampel diambil secara acak sederhana sebanyak 50 calon. Analisis hubungan variabel kinerja bauran pemasaran  terhadap keputusan kuliah menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bauran pemasaran memberikan dampak cukup signifikan 61,4% terhadap keputusan kuliah, dan 38,6% dipengaruhi oleh faktor lain. Model regresi yang terbentuk adalah Y= 0,690X+1,248.

ANALISIS RANTAI NILAI UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PADA DISTRO SCREAMOUS

bernik, merita ( Faculty of Economics and Business, Padjadjaran University ) , Gunawan (Universitas Padjadjaran), Tamara Nur WUlan ( Universitas Padjadjaran )

JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK Vol 2, No 1 (2018): page : 03-95
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.393 KB)

Abstract

Era perdagangan bebas saat ini memacu persaingan yang ketat antara perusahaan yang menyediakan jasa atau produk yang berkualitas tinggi dengan harga yang bersaing, dan dapat memberikan nilai yang lebih pada konsumen. Distro Screamous adalah perusahaan ritel yang bergerak di bidang industri pakaian. Untuk mendapatkan nilai yang lebih Distro Screamous harus memiliki keunggulan kompetitif, salah satunya dengan menganalisis rantai nilai pada Distro Screamous. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu metode penelitian dengan cara mengumpulkan data yang menggambarkan secara sistematis dan akurat mengenai pelaksanaan rantai nilai pada Distro Screamous. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk data primer dilakukan dengan wawancara, observasi dan kuesioner. Penyebaran kuesioner menggunakan metode non probability sampling. Pelaksanaan rantai nilai pada Distro Screamous sudah baik dengan memiliki nilai rata-rata sebesar 4,18. Akan tetapi, ada beberapa dalam pelaksanaan rantai nilai yang masih ada di bawah rata-rata yaitu diantaranya: Infrastruktur Perusahaan, Sumber Daya Manusia dan Operasi. Dalam pelaksanaan rantai nilai Distro Screamous memiliki beberapa kendala yang harus dihadapi sehingga Distro Screamous melakukan upaya untuk meningkatkan pelaksanaan rantai nilai. 

STUDI KASUS PENERAPAN VENDOR MANAGED INVENTORY PADA SISTEM RANTAI PASOK

Martono (Sekolah Tinggi Manajemen PPM), Ricky ( Sekolah Tinggi Manajemen PPM )

JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK Vol 2, No 1 (2018): page : 03-95
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.867 KB)

Abstract

Konsep Vendor Managed Inventory (VMI) merupakan salah satu pendekatan dalam mengelola inventori yang efisien antara pemasok dan konsumen di dalam sebuah sistem rantai pasok. Dengan VMI, pemasok  menempatkan  inventorinya  di  konsumen,  namun  kepemilikan  inventori  berpindah  kepada konsumen ketika inventori digunakan. Keuntungan menerapkan VMI diantaranya adalah mengurangi proses pemesanan inventori dan mengurangi pemakaian ruang penyimpanan inventori di pemasok. Untuk mencapai ini dibutuhkan koordinasi, komunikasi, dan kehandalan sistem produksi dan pemesanan inventori yang tangguh untuk menerapkan VMI. Dalam kondisi dimana pemasok merupakan anak perusahaan dari konsumen, maka koordinasi tidak selalu menempatkan pemasok dan konsumen pada posisi setara. Terlebih ketika infrastruktur pemasok tidak sekuat konsumen. Penelitian ini dikhususkan pada studi kasus di sebuah perusahaan farmasi dan pemasoknya dimana pemasok merupakan anak perusahaannya. Informasi diperoleh melalui wawancara kepada pihak terkait di pemasok dan konsumen. Hasil pengamatan menunjukkan kelebihan dan hambatan dalam menerapkan VMI, sehingga dibutuhkan komitmen jangka panjang untuk mencapai keberhasilan yang lebih baik.

PENENTUAN RUTE KENDARAAN PADA SISTEM DISTRIBUSI LOGISTIK PASCA BENCANA (STUDI KASUS)

andriansyah, andriansyah ( Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala ) , Sentia (Universitas Syiah Kuala), Prima Denny ( Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala )

JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK Vol 2, No 1 (2018): page : 03-95
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.529 KB)

Abstract

Indikator keberhasilan dari penenggulangan bencana dapat dilihat dari sistem logistik bencana. Salah satu cara untuk merancang sistem logistik bencana yang baik adalah dengan membuat jaringan distribusi yang efektif dan efisien. Permasalahan yang sesuai dengan perancangan jaringan ini adalah vehicle routing problem. Fungsi tujuan dari permasalahan adalah penentuan rute optimal untuk mendistribusikan bantuan dari gudang ke para korban dengan durasi waktu yang minimum. Metode pemecahan untuk menyelesaikan permasalahan menggunakan algoritma branch and bound, insertion heuristic, dan local search. Hasil yang didapatkan dengan algoritma branch and bound dan algoritma local search bersifat optimal global yaitu dengan waktu tempuh 1,0562 jam. Namun waktu komputasi menggunakan algoritma branch and bound sangat lama hingga 22 jam sedangkan algoritma local search hanya membutuhkan waktu 60 detik. Algoritma insertion heuristic juga menghasilkan solusi dengan waktu tempuh 1,1030 jam. Solusi ini bersifat optimal lokal, namun waktu komputasinya sangat singkat yaitu hanya 0,001 detik. 

ANALISIS EFEK MUSIM HUJAN DAN KEMARAU TERHADAP HARGA BERAS

Jati (Kementerian Perdagangan), Kumara ( Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan, Kementerian Perdagangan )

JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK Vol 2, No 1 (2018): page : 03-95
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.043 KB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis efek dari musim hujan dan kemarau terhadap harga beras. Metode yang digunakan yaitu Autoregressive and Moving Average (ARMA) dan Autoregressive Conditional Heteroskedasticity/Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (ARCH/GARCH) dengan variabel dummy. Data yang digunakan yaitu stok dan harga beras harian dari 29 Januari 2014 sampai dengan 29 Januari 2018. Penggunaan model ARMA-ARCH/GARCH dapat menunjukkan bahwa model ini bisa untuk membantu melihat pola pergerakan harga beras. Model ARMA (0,1)-ARCH (1) dengan variabel dummy yaitu musim kemarau secara signifikan ternyata lebih mempengaruhi kondisional varians harga beras dibandingkan dengan variabel dummy musim hujan. Pemangku kepentingan perlu lebih memperhatikan fluktuasi harga beras terutama apabila pada musim kemarau karena pasokan beras relatif lebih sedikit dan hanya terjadi panen puso.

KEBIJAKAN PERSEDIAAN SUKU CADANG DI PT ABC MENGGUNAKAN METODE RCS (RELIABILITY CENTERED SPARES)

Dwi Atmaji, Fransiskus Tatas ( Telkom University ) , Utama Putra (Telkom University), Anak Agung Ngurah Nanda

JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK Vol 2, No 1 (2018): page : 03-95
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.004 KB)

Abstract

Berdasarkan data dari bagian produksi dan bagian perawatan mesin, waktu berhenti beroperasi (downtime) untuk mesin JDK di PT.ABC adalah yang tertinggi. Tingginya downtime ini diakibatkan oleh tidak adanya spare part atau komponen pengganti saat mesin tersebut rusak sehingga waktu mesin berhenti semakin lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan menentukan kebijakan persediaan suku cadang, khususnya komponen-komponen kritis yang ada di mesin JDK. Metode Reliability Centered Spare (RCS) digunakan dalam penelitian ini, metode ini pada intinya bertujuan untuk menentukan kebijakan suku cadang yang optimal pada sebuah mesin dalam rentang periode tertentu. Hasil penelitian dengan metode RCS menunjukkan bahwa kebijakan persediaan suku cadang untuk semua komponen kritis mesin JDK dalam satu tahun ke depan adalah dengan melakukan penyimpanan atau persediaan komponen dengan sejumlah berikut: packing valve :469 buah; teflon:134 buah; bearing pump:10 buah; mechanical seal:26 buah; motor pump:10 buah; packing pump:141 buah;motor driving reel:9 buah; bearing driving reel:45 buah;mechanical seal driving reel:163 buah;packing heat exchanger:70 buah; site glass:29 buah; dan pressure gauge: 7 buah. 

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI

Hanafi (Universitas Syah Kuala), Andhi Sukma ( Syah Kuala University ) , Almy (Management and Science University), Chairil ( Manajemen and Science University ) , Siregar (Politeknik APP), M. Tirtana ( Polytechnic APP Jakarta Ministry of Industry )

JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK Vol 2, No 1 (2018): page : 03-95
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.081 KB)

Abstract

Gaya kepemimpinan merupakan gaya yang digunakan oleh seorang pemimpin untuk memimpin organisasi dengan menggunakan sumber daya yang ada dalam organisasi untuk mencapai tujuan organisasi. Sumber daya manusia merupakan salah satu sumber daya yang ada dalam organisasi yang dapat dimanfaatkan pemimpin untuk pencapaian tujuan organisasi. Pegawai merupakan sumber daya manusia yang dapat dimanfaatkan oleh seorang pemimpin dalam mencapai tujuan organisasi. Dalam melaksanakan tugasnya dalam pencapaian tujuan organisasi, dapat diukur dengan tingkat kinerjanya. Tingkat kinerja merupakan perbandingan antara sasaran kerja yang ditetapkan dengan produktifitas kerja pegawai. Selain hal yang tersebut diatas, motivasi kerja juga sangat mempengaruhi perilaku pegawai dalam melaksanakan tugasnya yang berpengaruh terhadap tingkat kinerja. Motivasi kerja pegawai dipengaruhi dari internal dan eksternal. Salah satu pengaruh eksternal untuk peningkatan motivasi kerja pegawai berasal dari seorang pemimpin dalam menjalankan gaya kepemimpinannya. Gaya kepemimpinan yang sesuai dengan organisasi akan berpengaruh terhadap tingkat motivasi kerja pegawai, sehingga secara signifikan dapat meningkatkan kinerja pegawai dalam suatu organisasi.