cover
Contact Name
Arhanuddin Salim
Contact Email
arhanuddin@iain-manado.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaliqra@iain-manado.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Islam Iqra'
ISSN : 16935705     EISSN : 28412108     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM IQRA' diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Manado bulan Juni dan Desember setiap tahun. Jurnal ini, berisi kajian seputar Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Guru Raudhatul Atfhal, Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Bahasa Arab.
Arjuna Subject : -
Articles 85 Documents
Postmodernisme dan Ideologi Budaya Nasional Buchari, Agustini
Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.521 KB) | DOI: 10.30984/jpii.v7i1.602

Abstract

Ciri utama postmodernisme dan postrukturalisme adalah penolakan terhadap adanya satu pusat, narasi besar, dan gerak sejarah yang monolinier. Postmodernisme dan postrukturalisme mensubversi uniformitas, homogenitas, dan totalisasi dengan memberikan intensitas terhadap perbedaan, multikulturalisme, pluralisme, bahkan relativisme. Postmodernisme sering dikacaukan dengan postrukturalisme. Postmodernisme adalah abad, zaman, era, generasi, dan periode, atau paham dan aliran dengan berbagai persoalannya, sedangkan postrukturalisme adalah tradisi intelektual, teori-teori yang digunakan untuk memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan postmodernisme itu sendiri.                           Kata Kunci : Postmodernisme, budaya, nasional 
Mazhab Filsafat Pendidikan dan Implikasinya terhadap Pendidikan Islam Mustafa, Mustafa
Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.378 KB) | DOI: 10.30984/jpii.v5i2.568

Abstract

Menemukan makna dan arah pendidikan adalah sebuah pencarian yang panjang, karena pendidikan  seirama dengan dinamika kehidupan dimana manusia itu hidup. Adanya rumusan tentang konsep pendidikan itu dilatar belakangi oleh faktor yang mengitarinya seperti nilai-nilai teologis, normatif, sosiologis, geografis, ekonomi, budaya dan agama. Dalam arti selain dari pertimbangan nilai teologis- normatif, maka dasar pendidikan juga memuat nilai historis, yaitu perkembangan pemikiran pendidikan dari waktu yang tidak terbatas, karenanya sangat banyak paradigma pendidikan sebagai muatan pemikiran untuk merekonstruksinya. Sehingga berbagai aliran dan mazhab dalam pendidikan menjadi pertimbangan dalam memberikan formulasi karena muatan kajiannya berdasarkan pertimbangan dan kepentingan dalam pendidikan. Disebabkan itu lahirnya berbagai mazhab dalam pendidikan sekalipun ada perbedaan pandangan dalam pendidikan agar kita dapat melihat aspek dan arah yang menjadi kajian masing-masingnya untuk dijadikan perbincangan karena dapat dikatakan  antara pendidikan Islam dan Barat memiliki persamaan dan perbedaan. Kata Kunci: Mazhab-Pendidikan
Nilai-Nilai Pendidikan Berbasis Karakter pada Pendidikan Dasar dan Menengah Baginda, Mardiah
Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.029 KB) | DOI: 10.30984/jpii.v10i2.593

Abstract

Pemerintah telah menggalakkan pentingnya pendidikan karakter bagi siswa di sekolah.Berbagai program yang dicanangkan oleh pemerintah dalam upaya diimplementasikan pendidikan karakter.Kementerian Pendidikan Nasional sudah mencanangkan penerapan pendidikan karakter untuk semua tingkat pendidikan dari SD sampai Perguruan Tinggi.Kesimpulan: 1) Nilai-nilai pendidikan karakter bagi siswa Sekolah dasar dan menengah yaitu: Religius, jujur, toleransi, disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri, Demokratis, Rasa Ingin Tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Menghargai Prestasi, Bersahabat/Komunikatif, Cinta Damai, Gemar Membaca, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial.Tanggung Jawab. 2) Strategi dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter bagi siswa Sekolah dasar dan menengah yaitu: Memasukkan pendidikan karakter ke dalam semua mata pelajaran di sekolah, Membuat slogan-slogan atau yel-yel yang dapat menumbuhkan kebiasaan semua masyarakat sekolah untuk bertingkah laku yang baik, Membiasakan perlaku yang positif di kalangan warga sekolah, dan Melakukan pemantauan secara kontinyu, Memberikan hadiah (reward) kepada siswa yang selalu berkarakter baik.Rekomendasi: 1) Peran seorang kepala sekolah yang mempunyai kompetensi akademik, dimana dapat menyusun program-program yang berkaitan dengan penanaman nilai-nilai pendidikan karakter bagi anak sekolah dasar dan menengah. 2) Guru harus memasukkan target-target karakter dalam setiap mata pelajaran, sehingga dalam proses pembelajaran guru tidak hanya fokus pada materi-materi yang bersifat kognitif, akan tetapi bagaimana nilai-nilai karakter yang harus ditanamkan pada siswa sekolah dasar dan menengah.Kata Kunci: pendidikan, Karakter, Siswa
Kontribusi Komponen Proses Pendidikan dan Mutu Lulusan PTAI Terhadap Kepuasan Masyarakat Abdullah, Abdul Haris; Nento, Shinta
Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.209 KB) | DOI: 10.30984/jpii.v5i1.559

Abstract

This study aims to measure the contribution of the education process and the quality of graduates of the PTAI community satisfaction. The method is a survey research, data processing with software SPSS 14 for windows. Results showed there were positive and significant contribution either individually or jointly educational process and quality of graduates of community satisfaction.Keywords: Community Satisfaction, Contribution Process and Quality Graduates
Dasar-Dasar dan Ruang Lingkup Pendidikan Islam di Indonesia Baba, Mastang Ambo
Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.723 KB) | DOI: 10.30984/jpii.v6i1.616

Abstract

Wacana pendidikan dalam Islam tetap actual dan menarik untuk diperbincangkan. Kenyataanya, dunia pendidikan adalah dunia yang tidak pernah sepi dengan kritikan dan debat akademik, bahkan masalah pendidikan tidak pernah selesai sepanjangsejarah kehidupan manusia. Hal ini dikarenakan salah satu keunikan manusia jika dibandingkan dengan kehidupan makhluk lain, tidak pernah sepi dari nilai-nilai luhur yang dicita-citakan.Islam sebagai agama yang menempatkan pendidikan dalam posisi yang sangat penting. Hal ini pula diakui oleh Malik Fajar, bahwa hubungan Islam dan pendidikan bagaikan dua keeping mata sisi uang, artinya Islam dan pendidikan mempunyai hubungan filosofis yang sangat mendasar, baik secara ontologism, epistemologis, maupun aksiologis.Kata kunci: wacana, pendidikan islam, indonesiaWacana pendidikan dalam Islam tetap actual dan menarik untuk diperbincangkan. Kenyataanya, dunia pendidikan adalah dunia yang tidak pernah sepi dengan kritikan dan debat akademik, bahkan masalah pendidikan tidak pernah selesai sepanjangsejarah kehidupan manusia.[1] Hal ini dikearenakan salah satu keunikan manusia jika dibandingkan dengan kehidupan makhluk lain, tidak pernah sepi dari nilai-nilai luhur yang dicita-citakan.Islam sebagai agama yang menempatkan pendidikan dalam posisi yang sangat penting. Hal ini pula diakui oleh Malik Fajar, bahwa hubungan Islam dan pendidikan bagaikan dua keeping mata sisi uang, artinya Islam dan pendidikan mempunyai hubungan filosofis yang sangat mendasar, baik secara ontologism, epistemologis, maupun aksiologis[1]  Mastuhu, memperdayakan sistem ajaran Islam (Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999), h. 29
Merajut Perdamaian melalui Pendidikan Islam Sahari, Sahari
Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.119 KB) | DOI: 10.30984/jpii.v3i1.550

Abstract

Dalam konteks agama Islam, perdamaian merupakan salah satu cita-cita universal yang diusung melalui pengutusan Muhammad SAW sebagai pembawa risalah Islam. Misi penyempurnaan akhlaq manusia (liutammima makrima al-akhlaq) mengandaikan sebuah proses transformasi manusia menuju terciptanya manusia yang memiliki karakter positif. Dalam hubungan antar elemen kebangsaan, dengan prinsip-prinsip penegakan akhlaq al-karimah ummat Islam Indonesia memiliki potensi besar untuk membangun hubungan harmonis di tengah situasi keberagaman kebudayaan. Untuk itulah, dibutuhkan upaya-upaya penggalian dan pembumian nilai-nilai perdamaian, anti-kekerasan dan keadilan guna mewujudkan kondisi masyarakat Indonesia yang lebih baik. Dengan jumlah yang mayoritas, ummat Islam seyogyanya dapat mengambil peran dan memberi sumbangsih besar terwujudnya keteraturan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, salahsatunnya melalui jalur pendidikan, baik formal, informal maupun non formal. Kata Kunci: perdamaian, pendidikan Islam
Menakar Akar-Akar Multikulturalisme Pendidikan di Indonesia Lundeto, Adri
Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.828 KB) | DOI: 10.30984/jpii.v11i2.584

Abstract

Multikulturalisme merupakan suatu paham atau situasi-kondisi masyarakat yang tersusun dari banyak kebudayaan. Multikulturalisme sering merupakan perasaan nyaman yang dibentuk oleh pengetahuan. Pengetahuan dibangun oleh keterampilan yang mendukung suatu proses komunikasi yang efektif dengan setiap orang dari sikap kebudayaan yang ditemui dalam setiap situasi yang melibatkan sekelompok orang yang berbeda latar belakang kebudayaannya.Multikulturalisme pendidikan di Indonesia muncul sebagai sebuah disiplin ilmu pada dekade 1960-an dan 1970-an, pendidikan berbasis multikulturalisme atau Multicultural Based Education, selanjutnya disingkat (MBE), telah didefinisikan dalam banyak cara dan dari berbagai perspektif. Dalam terminologi ilmu-ilmu pendidikan dikenal dengan peristilahan yang hampir sama dengan MBE, yakni pendidikan multikultural (Multicultural Education) seperti yang dipakai dalam konteks kehidupan multikultural negara-negara Barat.Kata Kunci: Multikulturalisme, pendidikan , pendidikan multikultural
Empat Variabel Penting yang Mempengaruhi Kinerja Guru Madrasah Ibtidaiyah di Kota Manado Bolotio, Rivai
Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.296 KB) | DOI: 10.30984/jpii.v7i2.607

Abstract

Artikel ini merupakan rangkuman dari hasil penelitian yang berhubungan dengan empat variabel penting yang mempengaruhi kinerja guru Madrasah Ibtidaiyah di Kota Manado. Keempat variabel dimaksud adalah budaya organisasi, pemahaman agama, pengalaman ibadah dan etos kerja.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif korelasional. Penelitian ini dilaksanaakn di Madrasah Ibtidaiyah di Kota Manado dengan sampel 96 yang diambil dari 127 guru dengan menggunakan proportional stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument tes dan nontes. Tes digunakan untuk mengumpulkan data tentang pemahaman agama dan nontes digunakan untuk mengumpulkan data budaya organisasi, pengamalan ibadah, etos kerja dan kinerja. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis jalur.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh langsung positif terhadap kinerja guru. Pemahaman agama berpengaruh langsung positif terhadap kinerja guru. Pengamalan ibadah berpengaruh langsung positif terhadap kinerja guru dan etos kerja berpengaruh langsung positif terhadap kinerja guru. Untuk meningkatkan kinerja guru maka upaya yang dilakukan terkait dengan empat variabel tersebut di antaranya menciptakan budaya organisasi yang kondusif, meningkatkan pemahaman agama guru dengan memperbaharui pengetahuan agama, meningkatkan pengamalan ibadah guru dengan memperkuat keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan, dan meningkatkan kesadaran diri, bahwa ketaatan dan kesungguhan dalam mengamalkan ibadah.Kata Kunci : Budaya organisasi, pemahaman agama, pengamalan ibadah, etos kerja dan kinerja.
Pendekatan Analisis Sistem Causal Loop Diagram (Cld) dalam Memahami upaya Pemerintah Meningkatan Akses Masyarakat terhadap Pendidikan Tinggi yang Berkualitas Abdullah, Abdul Haris
Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.376 KB) | DOI: 10.30984/jpii.v5i2.573

Abstract

Sistem pendidikan nasional adalah keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Total jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2005 adalah sebesar 213.375.287 jiwa. Jumlah penduduk usia 0-19 tahun adalah sebesar 81.762.113 jiwa dengan rincian 41.882.482 jiwa adalah anak laki-laki dan 39.879.631 adalah anak perempuan. Dengan kata lain, anak usia 0-19 tahun memiliki proporsi sebesar 38,32 persen bila dibandingkan dengan keseluruhan populasi penduduk. Usia 19 tahun adalah adalah usia produktif sekaligus masalah. Setiap tahun sekolah lanjutan atas baik SMU maupun SMK sederajat meluluskan siswanya sebanyak dengan jumlah yang terus meningkat. Dari keadaan ini sedikitnya para lulusan tersebut memiliki kehendak melanjutkan studi kejenjang pendidikan tinggiKata Kunci: Causal Loop Diagram, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Nasional
Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran PQ4R Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran SKI (Sejarah Kebudayaan Islam) di MTs Negeri Unggulan Manado Darise, Indah Wahyuni; Idris, Husni; Mutmainah, Mutmainah
Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.964 KB) | DOI: 10.30984/jpii.v9i1.598

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan prestasi belajar antara kelas yang menggunakan strategi belajar PQ4R dengan kelas yang tidak menggunakan strategi belajar PQ4R pada mata pelajaran SKI di MTs Negeri Unggulan Manado. Strategi PQ4R merupakan singkatan dari Preview, Question, Read, Reflect, Recite and Review, sedangkan prestasi belajar peserta didik adalah hasil yang dicapai peserta didik setelah melewati proses pembelajaran. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII MTs Negeri Unggulan Manado tahun ajaran 2014-2015 yang berjumlah 208 orang. Adapun untuk sampelnya, peneliti menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Sampel penelitian terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan masing-masing jumlah untuk tiap kelas 32 orang. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan tes hasil belajar. Data hasil penelitian terlebih dahulu diadakan pengujian normalitas data dengan menggunakan uji chi kuadrat (2). Dari hasil perhitungan, untuk kelas eksperimen diperoleh 2 hitung = 6,46 dan kelas kontrol diperoleh 2  = 5,146  dan harga 2 tabel =7,815 ternyata 2 hitung   < 2tabel.  Setelah data berdistribusi normal, maka dilanjutkan dengan homogenitas data diperoleh Fhitung = 1,038 dan Ftabel = 2,37 ternyata Fhitung < Ftabel. Setelah uji homogenitas, maka dilanjutkan dengan uji regresi yang menghasilkan persamaan 3,35+0,79X. Setelah uji regresi dilanjutkan dengan uji student (uji-t) maka diperoleh harga thitung = -1,994 dan harga ttabel = 1,671 ternyata thitung > ttabel, sehingga kesimpulannya strategi PQ4R mempunyai pengaruh terhadap prestasi belajar peserta didik. Kata Kunci : Strategi Pembelajaran PQ4R, Prestasi belajar