cover
Filter by Year
Jurnal Pendidikan Islam Iqra'
ISSN : 16935705     EISSN : 28412108
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM IQRA' diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Manado bulan Juni dan Desember setiap tahun. Jurnal ini, berisi kajian seputar Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Guru Raudhatul Atfhal, Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Bahasa Arab.
Articles
73
Articles
Postmodernisme dan Ideologi Budaya Nasional

Buchari, Agustini

Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Ciri utama postmodernisme dan postrukturalisme adalah penolakan terhadap adanya satu pusat, narasi besar, dan gerak sejarah yang monolinier. Postmodernisme dan postrukturalisme mensubversi uniformitas, homogenitas, dan totalisasi dengan memberikan intensitas terhadap perbedaan, multikulturalisme, pluralisme, bahkan relativisme. Postmodernisme sering dikacaukan dengan postrukturalisme. Postmodernisme adalah abad, zaman, era, generasi, dan periode, atau paham dan aliran dengan berbagai persoalannya, sedangkan postrukturalisme adalah tradisi intelektual, teori-teori yang digunakan untuk memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan postmodernisme itu sendiri.                           Kata Kunci : Postmodernisme, budaya, nasional 

Dasar-Dasar dan Ruang Lingkup Pendidikan Islam di Indonesia

Baba, Mastang Ambo

Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Wacana pendidikan dalam Islam tetap actual dan menarik untuk diperbincangkan. Kenyataanya, dunia pendidikan adalah dunia yang tidak pernah sepi dengan kritikan dan debat akademik, bahkan masalah pendidikan tidak pernah selesai sepanjangsejarah kehidupan manusia. Hal ini dikarenakan salah satu keunikan manusia jika dibandingkan dengan kehidupan makhluk lain, tidak pernah sepi dari nilai-nilai luhur yang dicita-citakan.Islam sebagai agama yang menempatkan pendidikan dalam posisi yang sangat penting. Hal ini pula diakui oleh Malik Fajar, bahwa hubungan Islam dan pendidikan bagaikan dua keeping mata sisi uang, artinya Islam dan pendidikan mempunyai hubungan filosofis yang sangat mendasar, baik secara ontologism, epistemologis, maupun aksiologis.Kata kunci: wacana, pendidikan islam, indonesiaWacana pendidikan dalam Islam tetap actual dan menarik untuk diperbincangkan. Kenyataanya, dunia pendidikan adalah dunia yang tidak pernah sepi dengan kritikan dan debat akademik, bahkan masalah pendidikan tidak pernah selesai sepanjangsejarah kehidupan manusia.[1] Hal ini dikearenakan salah satu keunikan manusia jika dibandingkan dengan kehidupan makhluk lain, tidak pernah sepi dari nilai-nilai luhur yang dicita-citakan.Islam sebagai agama yang menempatkan pendidikan dalam posisi yang sangat penting. Hal ini pula diakui oleh Malik Fajar, bahwa hubungan Islam dan pendidikan bagaikan dua keeping mata sisi uang, artinya Islam dan pendidikan mempunyai hubungan filosofis yang sangat mendasar, baik secara ontologism, epistemologis, maupun aksiologis[1]  Mastuhu, memperdayakan sistem ajaran Islam (Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999), h. 29

Empat Variabel Penting yang Mempengaruhi Kinerja Guru Madrasah Ibtidaiyah di Kota Manado

Bolotio, Rivai

Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Artikel ini merupakan rangkuman dari hasil penelitian yang berhubungan dengan empat variabel penting yang mempengaruhi kinerja guru Madrasah Ibtidaiyah di Kota Manado. Keempat variabel dimaksud adalah budaya organisasi, pemahaman agama, pengalaman ibadah dan etos kerja.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif korelasional. Penelitian ini dilaksanaakn di Madrasah Ibtidaiyah di Kota Manado dengan sampel 96 yang diambil dari 127 guru dengan menggunakan proportional stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument tes dan nontes. Tes digunakan untuk mengumpulkan data tentang pemahaman agama dan nontes digunakan untuk mengumpulkan data budaya organisasi, pengamalan ibadah, etos kerja dan kinerja. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis jalur.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh langsung positif terhadap kinerja guru. Pemahaman agama berpengaruh langsung positif terhadap kinerja guru. Pengamalan ibadah berpengaruh langsung positif terhadap kinerja guru dan etos kerja berpengaruh langsung positif terhadap kinerja guru. Untuk meningkatkan kinerja guru maka upaya yang dilakukan terkait dengan empat variabel tersebut di antaranya menciptakan budaya organisasi yang kondusif, meningkatkan pemahaman agama guru dengan memperbaharui pengetahuan agama, meningkatkan pengamalan ibadah guru dengan memperkuat keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan, dan meningkatkan kesadaran diri, bahwa ketaatan dan kesungguhan dalam mengamalkan ibadah.Kata Kunci : Budaya organisasi, pemahaman agama, pengamalan ibadah, etos kerja dan kinerja.

Tipe - Tipe Belajar dalam Proses Pembelajaran

Talibo, Ishak

Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penguasaan terhadap tipe-tipe belajar pembelajaran yang secara langsung dapat meningkatkan kompetensi pedagogis adalah sebagai usaha nyata (quality assurance) profesionalisme pembelajaran. Penguasaan terhadap tipe-tipe pembelajaran juga dapat diartikan sebagai bukti keseriusan pendidik untuk meningkatkan secara berkelanjutan kualitas proses pembelajaran peserta didik sebagai stakeholders, bahkan merupakan salah satu bukti komitmen pendidik dalam meningkatkan profesionalismenya dengan paradigma baru pembelajaran. Kualitas pembelajaran seorang pendidik sangat strategis karena ia berfungsi sebagai ujung tombak terjadinya perubahan (the agent of change) dari belum bisa menjadi bisa, dari belum menguasai menjadi menguasai dan belum mengerti menjadi mengerti. Oleh karena itu, keberhasilan perubahan suatu kualitas pengajaran suatu lembaga pendidikan apapun tergantung kepada keberhasilan kualitas pendidik dalam menerapkan tipe-tipe belajar di dalam proses pembelajaran, kualitas tidak menjadi sekonyong-konyong tapi berakar dari sebuah perencanaan, kerja keras dan komitmen, gagal menerapkan tipe-tipe belajar dalam proses pembelajaran berarti gagal pula melaksanakan dan menyelenggarakan proses belajar mengajar dengan baik, yang menyebabkan hasilnya tidak sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Kata Kunci : Tipe-tipe Belajar, Proses, Pembelajaran

Penerapan Pendidikan dan Pelatihan Berbasiskan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) pada Balai Diklat Keagamaan Manado

Anwar, Muhammad

Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan selama ini lebih berorientasi pada pemenuhan kompetensi pada aspek kognitif. Pada kenyataannya, aspek kognitif saja dinilai tidak cukup karena tujuan pendidikan dan pelatihan juga mesti berorientasi pada pemenuhan aspek emotional spiritual quotient (ESQ). Dan hal ini harus terintegrasi pada semua materi/mata diklat termasuk mata pelajaran sains. Misalnya, penanaman motivasi untuk melestarikan bumi atau hikmah penciptaan semesta melalui pelajaran biologi.Dengan demikian, pemilihan peserta diklat teladan yang selama ini lebih banyak mendasarkan pada penilaian cognitive – based competition semata, sudah saatnya paradigma itu ditinjau kembali. Peserta diklat teladan bukan saja peserta yang berprestasi dalam hal “ranking kelas”, akan tetapi peserta diklat yang berkarakter mandiri, takwa, peka sosial, seharusnya mendapat apresiasi dan penilaian lebih. Lingkungan yang sehat bukan saja memberikan stimulasi positif sebagai proses transfer pengetahuan, tetapi juga memudahkan optimalisasi nilai-nilai luhur dalam lingkup pendidikan. Lingkungan sehat dapat dibentuk melalui budaya yang sehat pula. Mengembalikan fungsi fasilitas ibadah di lingkup akademik. Misalnya, memberikan ruang ibadah kepada peserta diklat, baik peserta diklat yang beragama islam, kristen, katolik, budha, hindu, maupun konhuchu. Hal ini dimaksudkan agar mengerjakan sesuatu harus selalu mengingat kepada Tuhan, Sang Pencipta.Oleh karena itu, untuk meningkatkan sumber daya manusia pada Kementrian Agama khususnya pada Balai Diklat Keagamaan Manado, maka diperlukan model pendidikan dan pelatihan yang berbasis ESQ. ESQ ini dapat di integrasikan pada kurikulum dan silabus pada program pendidikan dan pelatihan pada setiap penyelenggaraan diklat. Dengan adanya muatan kurikulum dan mata diklat yang terintegrasi pada Emotional Quotient  (EQ) dan Spiritual Quotient (SQ), maka ke depan akan didapatkan sumber daya manusia yang siap pakai, baik secara IQ, EQ, maupun SQ. Kata Kunci : Pendidikan dan Pelatihan, Emosial Spiritual Question.

Pemikiran Pendidikan Fazlur Rahman

Mustafa, Mustafa

Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kelahiran seorang tokoh seperti Fazlur Rahman merupakan produk sejarah dari hasil  integrasi pendidikan, kebudayaan dan sosial masyarakt yang mengitarinya. Dimulai dari keluarga yang disiplin dalam mendidik telah melahirkan generasi yang jujur dan pemberani. Sejak uur 10 tahun Fazlur Rahman telah hafal Al-qur’an dengan baik. Dan ia juga mampu berbahasa arab klasik , Persia, ingris, prancis, dan jerman disamping bahsa Latin dan Yunani. Sebagai pemikir islam yang terkemuka dan kredibe, dengan keberanian intelektual yang mencengangkan , bukan saja ia takut kepada kontroversi, bahkan ia melihat konttoversi adlah bagian dari pada kontroversi kreatifitas intelektual yang tak mungkin dihindari. Karya-karya yang dianggap saripati pengetahuannya dibidang kalam, Al-qur’an, tasauf, fikih, filsafat, wawasan kesejarahan dan pendidikan Islam, yang sejalan dengan matakuliah yang diberikan di beberapa perguuran tinggi di Amerika dan Eropa dan ia juga telah melakukan banyak kajian terhadap pemikiran Ibnu sina, Al-Gazali, Ibnu Taimiyah, Syaikh Waliyullah, Muhammad Ikbal. Khususnya pemikiran Rahman dalam pendidikan merupakan konstribusinya terutama terhadap modernisasi pendidikan islam, ayng di latarbelakangi oleh pengamatannya terhadap pemikiran pendidikan islam di era modern terutama di Timur Tengah, dimana tujuan pendidikan tidak searah dengan tujuan positif, rendahnya kuaitas anak didik dengan munculnya pribadi yang terpecah yang belum memiliki komitmen spiritual dan intelektual yang mendalam terhadap islam, dikotomi sistem pendidikan, sulitnya menemukan pendidik yang berkualitas dan profesional yang memilik pikiran ayng kreatif dan terpadu dan minimnya saran pendidikan seperti buku-buku yang tersedia di perpustakaan merupakan sorotan pemikiran Fazlir Rahman.Kata kunci: Fazlur Rahman-Pemikiran-Pendidikan  

Pengembangan Karakter melalui Pendidikan Agama Islam

Ismail, Feiby

Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pendidikan tidak hanya merupakan transfer informasi, ilmu pengetahuan dan kecakapan serta keterampilan tertentu pada peserta didik, namun lebih dari itu bahwa pendidikan menekankan aspek sikap dan pembentukan karakter yang baik. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan sejumlah regulasi yang dikeluarkan Pemerintah telah mengindikasikan bahwa pendidikan perlu mengembangkan aspek sikap dalam membangun generasi muda yang cerdas yang penguasaan ilmu pengetahuan, santun dalam bertingkah laku, dan terampil serta tangguh dalam menghadapi segala tantangan kehidupan. Tulisan ini akan mengulas tentang pengembangan karakter melalui pendidikan agama Islam di Indonesia dan korelasinya dengan pembangunan mental dan spiritual anak bangsa.Kata Kunci: Karakter, Pendidikan Agama Islam

Pengaruh Teknik Pembelajaran terhadap Keterampilan Bahasa Arab

Muzakkir, Abdul Kahar

Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Disetiap aktivitas manusia, bahasa merupakan hal fundamental dalam proses interaksi sosial baik dalam rangka penyampaian ide, gagasan, dan pengungkapan perasaan. Maksud dan tujuan seseorang akan tercapai jia penyampaian bahasa di pahami oleh kedua belah pihak dengan baik dan benar. Oleh karena itu penguasaan bahasa (baik lisan, tulisan, dan isyarat) merupakan hal yang tidak dapat dihindari termasuk bahasa arab sebagai bahasa internasional, membuka cakrawala dunia dan komunikasi masyarakat global.Bahasa Arab mempunyai peranan penting dalam penyampaian ilmu pengetahuan dan teknologi, sebagai bahasa pengantar dalam arus informasi global, yang memiliki fungsi sebagai bahasa ekonomi dan perdagangan, dan sebagai bahasa asing utama lingkungan pondok pesantren maupun madrasah di Indonesia. Bahasa Arab digunakan dalam banyak kepentinggan, antara lain dalam dunia komunikasi dan dunia kerja, dan pengunaan ini banyak dibahas pada perguruan tinggi.Kata Kunci: Bahasa Arab, pembelajaran, keterampilan

Hubungan antara Kemampuan Awal Matematika dan Motivasi Kuliah Mahasiswa dengan Hasil Belajar Statistika Dasar

Mutmainah, Mutmainah

Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hubungan antara kemampuan awal Matematika dengan hasil belajar statistika dasar mahasiswa STAIN Manado, (2) hubugan antara motivasi kuliah dengan hasil belajar statistika dasar mahasiswa STAIN Manado, dan (3) hubungan secara bersama-sama antara kemampuan awal matematika dan  motivasi kuliah dengan hasil belajar statistika dasar mahasiswa STAIN Manado.Metode penelitian yang digunakan adalah survey yang dilakukan pada 50 mahasiswa melalui teknik pengambilan sampel proporsional dan acak (proportional random sampling) pada 73 mahasiswa. Pengumpulan data penelitian hasil belajar statistika dasar dan kemampuan awal matematika di lakukan dengan  menggunakan instrumen tes hasil belajar berbentuk essay, dan data motivasi kuliah di kumpulkan dengan menggunakan angket skala lima.Analisis data menggunakan analisis regresi dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan positif, kuat dan berarti antara kemampuan awal matematika dengan hasil belajar statistika dasar, dengan kontribusi sebesar 82,81%; (2) terdapat hubungan positif, kuat, dan signifikan antara motivasi kuliah dengan hasil belajar statistika dasar dengan kontribusi sebesar 49,84%; dan dan (3) terdapat hubunga positif, kuat, dan berarti secara bersama-sama antara kemampuan awal matematika dan motivasi kuliah dengan hasil belajar statistika dasar dengan kontribusi sebesar 72,2%. Untuk itu disarankan pada dosen dalam menyajikan konsep materi statistika dasar agar: (1) meningkatkan kemampuan awal matematika mahasiswa dengan cara menjelaskan ulang konsep matematika disela-sela perkuliahan atau memberikan pembekalan diluar jam perkuliahan baik secara individu maupun kelompok tergantung dari banyaknya mahasiswa yang memiliki kemampuan rendah, dengan terlebih dahulu mendeteksi kemampuan awal matematika mahasiswa sebelum proses perkuliahan di laksanakan misalnya melalui pemberian tes awal, (2) meningkatkan motivasi kuliah mahasiswa melalui pengelolaan perkuliahan berbasis mahasiswa, misalkan melalui penerapan model-model pembelajaran.Kata kunci : kemampuan awal matematika, motivasi kuliah dan hasil belajar  

Implementasi Model dan Metode Mengajar dalam Pendidikan Islam

Nurhayati, Nurhayati

Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Model dan metode pengajaran memilki arti penting, karena dengannya menjadi wahana keberhasilan tujuan pendidikan. Penerapan model dan metode mengajar yang tidak tepat, berakibat pada kegagalan pendidikan. Model dan metode pengajaran initelah lama dipraktekkan Rasulullah SAW, ketika beliau berda di Makkah dan Madinah, model dan metode pengajaran inilah yang kemudian menjadi cikal bakal munculnya model dan metode pengajaran masa kini. Karena itulah, uraian tentang model dan metode mengajar sangat menarik untuk dikaji secara cermat dan mendalam.Kata kunci: model, metode, pendidikan Islam