e- Jurnal Mitra Pendidikan
Jurnal Mitra Pendidikan adalah Jurnal hasil penelitian dalam bidang pendidikan. Isi jurnal ini diharapkan menjadi inspirasi para Tenaga Pendidik dalam pengembangan profesinya
Articles
181
Articles
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN SISWA DALAM MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN SAMPAI ANGKA 20 DENGAN MENGGUNAKAN PERMAINAN BOLA KERANJANG SISWA KELAS 1 SD NEGERI KALIANGKRIK I

Widiastuti, Erni

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 11 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan keaktifan siswa dalam materi penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai angka 20 setelah diterapkannya permainan bola keranjang pada siswa kelas 1 SD Negeri Kaliangkrik I semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019.Penulisan ini dilakukan dengan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas 1 SD Negeri Kaliangkrik I semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019 dengan jumlah siswa sebanyak 26 orang. Tindakan yang dilakukan dengan menerapkan metode demonstrasi menggunakan permaianan bola keraanjang. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus.Berdasarkan hasil yang diperoleh selama pelaksanaan penelitian tindakan kelas, dapat dijelaskan bahwa hasil belajar dan keaktifan siswa mengalamai peningkatan dibandingkan dengan sebelum tindakan dengan persentase berturut-turut 53,9%, 84,6% dan 92,3%. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan permainan bola  keranjang dapat meningkatkan hasil belajar matematika dan keaktifan siswa kelas 1 SD Negeri Kaliangkrik I semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019.

PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU SEJARAH DALAM MENGHADAPAI TANTANGAN ABAD 21

Fatmawati, Fatmawati, Setiawati, Debi

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 11 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Perkembangan masyarakat di abad 21 ditandai dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sangat pesat, sehingga mempengaruhi perubahan di bebagai aspek kehidupan, seperti ekonomi, sosial dan budaya. Perubahan-perubahan tersebut seperti pergeseran nilai budaya, perubahan orientasi hidup gaya hidup, tantangan hidup dan kebutuhan hidup. Oleh karena itu muncul permasalahan-permaslahan dalam masyarakat seperti perdagangan bebas, terorisme, isu suku agama dan ras (SARA), krisis moneter, pemanasan global, human trafccking, rasisme, degradasi moral  dan western. Sekolah sebagai lembaga pendidikan diharapkan dapat menghasilkan sumber daya manusia berkualitas tinggi, sehingga dapat bersaing dan membawa kemajuan dalam masyarakat. Untuk itu terjadi perubahan dalam paradigma pendidikan dan berusaha mneingkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya guru sejarah sebagai pelaku pendidikan harus dapat meningkatkan serta mengembangkan kompetensinya dalam aspek pedagogik, sosial, kepribadian dan profesionalisme. Hal tersebut dapat terlihat dalam kemampuan berkomunikasi dan bekerjasama, kemampuan berpikir kritis dan memcahkan masalah, kemmpuan menekankan pembelajaran yang bersifat contextual, serta kemmapuan dalam menggali informasi melalui literasi dan media berbasis ICT.

UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR TEMATIK MELALUI PENDEKATAN SCIENTIFIC DAN MODEL TPS KELAS III SEKOLAH DASAR

Alfiah, Siti Nur, Wardani, Naniek Sulistya

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 11 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah langkah-langkah pendekatan scientific dan model Think Pair Share dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas III SD. Dan mengetahui bagaimanakah pendekatan scientific dan model think pair share dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas III SD. Jenis Penelitian Tindakan kelas ini menggunakan model spiral Kemmis dan Taggart dengan prosedur penelitian minimal 2 siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data adalah teknik persentase. Hasil penelitian menunjukan terdapat peningkatan motivasi belajar tematik melalui pendekatan scientific dan model TPS kelas III SD terbukti. Hal ini ditunjukan oleh hasil perbandingan berdasarkan peningkatan motivasi belajar tematik melalui pendekatan scientific dan model TPS pada siklus satu dan dua. Rata-rata motivasi intrinsic dan ektrinsik masing-masing sebesar 82,61% dan 92,39%. Penelitian ini menunjukkan peningkatan aktivitas belajar dan motivasi dengan meningkatnya hasil belajar peserta didik sesuai KKM yang dimasksud.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBASIS MASALAH SISWA KELAS IV SD NEGERI 007 SIDOMULYO TAHUN AJARAN 2016/2017

Nurlita, Nurlita

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 11 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran PKN terdapat 16 orang siswa di bawah KKM ( 75 )  dari total 25 siswa pada SD Negeri 007 Sidomulyo  pada tahun pelajaran 2016/2017 membuat peneliti menggunakan model pembelajaran kontekstual berbasis masalah yang bertujuan agar memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 007 Sidomulyo  yang akan dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dan 1 kali ulangan harian. Peneliti menggunakan model pembelajaran kontekstual berbasis masalah di dalam kelas. Setelah dilakukan evaluasi UH-1 dan UH-2 hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan yaitu : prasiklus hanya 12 peserta didik yang mencapai KKM (75) atau 48%. Pada siklus 1 naik menjadi 17 orang siswa atau 68% dan pada siklus 2 juga meningkat menjadi 23 orang siswa atau 92 %. Jadi bisa disimpulkan dengan penggunaan model pembelajaran model pembelajaran kontekstual berbasis masalah dapat memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar siswa. Diharapkan guru dapat menerapkan model pembelajaran kontekstual berbasis masalah dalam proses pembelajaran.

PENERAPAN METODE STAD GUNA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS III SDN 002 SEKIP HULU SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Mainam, Mainam

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 11 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa kelas III pada mata pelajaran IPA terdapat 11 orang siswa di bawah KKM (70)  dari total 20 siswa pada SD Negeri 002 Sekip Hulu Rengat pada tahun pelajaran 2016/2017 membuat peneliti menggunakan metode STAD yang bertujuan agar memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri 002 Sekip Hulu Rengat yang akan dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dan 1 kali ulangan harian. Peneliti menggunakan metode STAD di dalam kelas. Setelah dilakukan evaluasi UH-1 dan UH-2 hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan yaitu : prasiklus hanya 9 peserta didik yang mencapai KKM (70) atau 45%. Pada siklus 1 naik menjadi 14 orang siswa atau 70% dan pada siklus 2 juga meningkat menjadi 18 orang siswa atau 90%. Jadi bisa disimpulkan dengan penggunaan metode STAD dapat memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar siswa. Diharapkan guru dapat menerapkan pendekatan CTL dalam proses pembelajaran.

PENGEMBANGAN MODUL E-LEARNING BERBASIS WEB DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN PADA MAHASISWA IKIP BUDI UTOMO MALANG

Firdausi, Faizah Ulumi, Setiani, Puspita Pebri

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 11 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian pengembangan modul e-learning dalam pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan memiliki tujuan modul e-learning menjadi alternatif bahan ajar berbasis web yang mudah diakses dan digunakan mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang karena menggunakan kecanggihan IT. Modul e-learning berbasis web pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan diperuntukkan untuk mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang dimana matakuliah pendidikan pancasila dan kewarganegaraan menjadi mata kuliah wajib sebagai pembentuk karakter berbudiutama mahasiswa yang selaras dengan visi kampus IKIP Budi Utomo Malang Pelaksanaan penelitian diawali dengan Research and information, dimana Research and information digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang kebutuhan bahan ajar yang gampang diakses oleh mahasiswa dengan kecanggihan IT. Kemudian dilanjutkan pada model ADDIE. Berdasarkan hasil dari penelitian melalui tahap validasi dan implementasi  maka dapat disimpulkan Modul e-learning berbasis Web yang dikembangkan merupakan modul pembelajaran yang efektif, inovatif, kreatif dan menyenangkan sehingga dapat menumbuhkan rasa berbudiutama mahasiswa dalam matakuliah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

PENGARUH METODE RESITASI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SISWA KELAS VII SMP PEMBANGUNAN BOGOR

Mariyam, Siti, Triwoelandari, Retno, Nawawi, H. Kholil

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 11 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Salah satu metode yang bisa membuat anak menjadi aktif dalam pembelajaran adalah metode resitasi. Dimana peserta didik dapat menggali informasi dan mengembangkan serta mengaplikasikan pengetahuan yang ada secara mandiri melalui latihan dan pelaksanaan tugas yang diberikan guru. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) untuk mengetahui penerapan metode resitasi pada mata pelajaran PAI, 2) untuk mengetahui motivasi belajar PAI, 3) untuk mengetahui pengaruh metode resitasi terhadap motivasi belajar PAI. Hasil dari penelitian ini yaitu: 1) terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata motivasi belajar PAI siswa kelas VII-A sebelum dan sesudah metode resitasi, 2) terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata motivasi belajar PAI siswa kelas VII-B sebelum dan sesudah metode ceramah, 3) terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata motivasi belajar akhir siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kesimpulan dalam penelitian ini, bahwa skor rata-rata siswa dalam kelas kontrol mengalami peningkatan, namun peningkatan tersebut tidak semaksimal di kelas eksperimen.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 4 SD NEGERI KEMETUL TAHUN PELAJARAN 2017/2018

Sholeh, Muhammad, Harjono, Nyoto, Airlanda, Gamaliel Septian

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 11 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Proses siswa dan guru memperoleh skor rendah, berdasarkan pengamatan yang dilaksanakan pada siswa kelas 4 SD Negeri Kemetul, khususnya pada pembelajaran KD Menggunakan konsep keliling dan luas bangun datar sederhana, demikian pula hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar matematika dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah pada siswa semester II tahun ajaran 2017/2018. Jenis penelitian yang digunakan yaitu PTK ruang kelas kolaboratif, dilakukan dalam dua siklus masing-masing siklus terdiri dari tiga pertemuan. Instrumen pengumpul data menggunakan observasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif komparatif yaitu membandingkan proses dan hasil belajar sebelum tindakan, dengan kondisi setelah dilakukan tindakan (siklus I dan siklus II). Perolehan aktivitas guru prasiklus yang memperoleh total skor 32 dengan  persentase 40%, kemudian aktivitas siswa memperoleh total skor 31 dengan  persentase 38%. Peningkatan skor aktivitas guru pada siklus II sebesar 71 dengan presentase 89%, skor aktivitas siswa sebesar 67 dengan presentase 84%. Rata-rata hasil belajar prasiklus sebesar 62,1 meningkat menjadi 83.42 pada siklus II. Penerapan model pembelajaran berbasis masalah berarti dapat meningkatkan proses dan hasil belajar matematika.

HUBUNGAN MODEL PEMBINAAN AKHLAK DENGAN AKHLAK SANTRI DI PESANTREN KECAMATAN CARINGIN BOGOR

Hasanah, Euis Afifah, Muhyani, Muhyani, Nawawi, H. Kholil

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 11 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Skripsi ini mengkaji tentang hubungan model pembinaan akhlak dan akhlak santri di Pondok Pesantren Kecamatan Caringin Bogor. Penulisan skripsi ini dimaksudkan  untuk  mengetahui seberapa tinggi akhlak santri di Pesantren tersebut di atas, apakah ada hubungan yang signifikan antara model pembinaan akhlak dengan akhlak santri. Tujuan penelitian ini mengungkapkan sejauh mana pengaruh pembinaan pesantren terhadap akhlak santri serta apakah model pembinaan  akhlak berpengaruh  terhadap akhlak santri di Kecamatan Caringin Bogor. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1 untuk mengetahui akhlak santri di Pondok Pesantren Kecamatan Caringin, 2) mengetahui Model Pembinaan akhlak santri di Kecamatan Caringin, 3) untuk mengetahui Pengaruh model pembinaan santri terhadap akhlak santri di Kecmatan Caringin. Hasil dari penelitian ini yaitu: 1) Model pembinaan akhlak santri di Pondok pesantren Kecamatan Caringin Bogor mendapatkan rata-rata nilai 71,7, 2) Akhlak santri di Pondok pesantren Kecamatan Caringin Bogor mendapatkan nilai 88,6, 3) Terdapat korelasi yang signifikan antara Model Pembinaan akhlak dengan akhlak santri. Kesimpulan dalam penelitian ini, bahwa memiliki hubungan yang sangat rendah antara model pembinaan akhlak dengan akhlak santri.

DESKRIPSI KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL PELUANG

Febriani, Alvi, Mampouw, Helti Lygia, Setyadi, Danang

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 11 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Proses berpikir tingkat tinggi tidak hanya mengetahui suatu informasi tetapi mampu melibatkan kemampuan untuk menganalisis informasi, menemukan pokok–pokok pikiran, membuat hipotesis, menarik kesimpulan serta menghasilkan suatu solusi yang berkualitas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dalam menyelesaikan soal Peluang. Subjek penelitian ini adalah tiga siswa SMP yang terdiri dari satu siswa berkemampuan tinggi, satu siswa berkemampuan sedang, dan satu siswa berkemampuan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: siswa berkemampuan tinggi sudah memenuhi indikator menganalisis, mengevaluasi, dan mengkreasi. Siswa berkemampan sedang sudah mampu memenuhi indikator menganalisis, mengevaluasi, tetapi belum mampu memenuhi indikator mengkreasi. Siswa berkemampuan rendah sudah mampu memenuhi indikator menganalisis, tetapi belum mampu memenuhi indikator mengevaluasi dan mengkreasi.