e- Jurnal Mitra Pendidikan
ISSN : 26147254     EISSN : 25500481
Jurnal Mitra Pendidikan adalah Jurnal hasil penelitian dalam bidang pendidikan. Isi jurnal ini diharapkan menjadi inspirasi para Tenaga Pendidik dalam pengembangan profesinya
Articles
219
Articles
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INTRODUCTION, MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING DAN MINAT MEMBACA TERHADAP PRESTASI BELAJAR DENGAN MATERI DEMOKRASI PANCASILA KELAS XII DI SEKOLAH SMK NEGERI 7 SURABAYA

Harmiyati, Harmiyati

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran problem based introduction, pembelajaran mind mapping dan minat membaca. Penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki nilai berbicara yang kurang bagus untuk mata pelajaran PPKn. pembelajaran yang dilakukan dengan cara diskusi sebagai penilaian. Penelitian ini dilaksanakan disekolah SMK Negeri 7 Surabaya.  Penelitian ini menggunakan teknik sampel penuh untuk semua anggota responden dengan total 72 siswa.  dengan rancangan penelitian paradigma ganda dengan  dua variabel independent Penelitian ini menggunakan pre-test dan post-test. Hasil penelitian ini diperoleh dengan data sebagai berikut: skor tertinggi problem based introduction adalah 84,90 yang dapat mempengaruhi prestasi belajar. Skor terendah mind mapping 74,16 Hasilnya adalah peningkatan signifikan model pembelajaran berbasis problem based introduction, model pembelajaran mind mapping dan rendahnya minat membaca sebesar 47%.

SITUS CANDI JAGO SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH DI KOTA MALANG

Setiawan, Hendri, Setiawati, Debi

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Situs Candi Jago terletak di di dusun Jago, desa Tumpang, Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Candi Jago merupakan pendharmaan Raja Singasari ke-4 yang bernama Wisnuwardhana yang meninggal tahun1268 M. .Bagian atap candi mengalami kerusakan sehingga tidak berbentuk, Akan tetapi di bagian dinding candi dan kaki candi terdapat relief yang memiliki nilai historis. Untuk bagian dinding terdapat relief berupa ceritera pabel atau ceritera binatang, sedangkan pada kaki candi terdapat relief tentang Arjuna Wiwaha. Disamping itu juga terdapat arca-arca perwujudan dewa dan dewi bercorak Hindu. Ceitera pabel dan Arjuna Wiwaha mengandung nilai nation building, yang dapat disampaikan kepada siswa-siswi di Malang, melalui pembelajaran sejarah. Oleh karena itu situs candi jago tidak hanya menyimpan nilai peradaban Hindu dan budha pada masa yang lampau, akan tetapi dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran sejarah yang inovatif dan contextual.

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN BELAJAR PENGUASAAN DAUR HIDUP HEWAN DI KELAS IV-B SD NEGERI 13 BLANG MANGAT TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Rukiah, Rukiah

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada materi Daur Hidup Hewan melalui penerapan model Pembelajaran Cooperative Tipe Jigsaw  Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV-B SD Negeri 13 Blang Mangat tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 22 siswa. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa dan guru. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (action research class) sebanyak dua siklus. setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan prestasi ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan dari prasiklus sampai siklus II, yaitu prasiklus (13,64%) atau 3 siswa dengan rata-rata 53,18, siklus I (54,55%) atau 12 siswa dengan rata-rata 67,73, sedangkan siklus II (100%) atau 22 siswa dengan rata-rata 82,27. Hal ini membuktikan bahwa dengan penerapan Model Pembelajaran Kooperative Tipe Jigsaw mampu meningkatkan hasil belajar siswa.

PENERAPAN METODE MIND MAPPING GUNA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS VII SMPN 02 RENGAT TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Yusnaini, Yusnaini

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII dalam pembelajaran ilmu pengetahuan alam melalui penggunaan Model Pembelajaran Mind Mapping di SMPN 2 Rengat.Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII  ang berjumlah 26 siswa.Penelitian berlangsung pada semester II Tahun Ajaran 2016/2017.Hasil belajar yang diperoleh dari penelitian ini adalah adanya peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan Model Pembelajaran Mind Mapping . Untuk persentase ketercapaian KKM mengalami kenaikan, yaitu kenaikan tes hasil belajar pada siklus I sebesar 61% menjadi 80% pada siklus II. Pada instrumentes, melebihi target yang diharapkan yaitu sebesar 75% dari jumlah seluruh siswa yang mampu mencapai standar KKM.Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa dengan menggunakan Mind Map maka hasil belajar siswa mengalami peningkatan.Hal tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan persentases pencapaian pada tiap siklusnya.

IMPLEMENTASI HUMOR DALAM PEMBELAJARAN DI STKIP AGAMA HINDU AMLAPURA

Jatiyasa, I Wayan

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini didasari oleh munculnya persepsi bahwa humor seringkali disamakan dengan lelucon, dan dianggap hanya akan mengganggu konsentrasi belajar, membuat kegaduhan, dan tujuan pembelajaran tidak tercapai serta kurangnya informasi pembelajaran dengan humor di perguruan tinggi. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Agama Hindu Amlapura, Bali. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa: 1) implementasi humor dalam pembelajaran di STKIP Agama Hindu Amlapura dapat ditinjau dari segi: efektivitas, waktu, dan jenis humornya; dan 2) persepsi mahasiswa terhadap implementasi humor dalam pembelajaran di STKIP Agama Hindu Amlapura, yaitu: (1) pembelajaran yang menyenangkan adalah pembelajaran yang disisipi humor; (2) humor efektif dalam pembelajaran di perguruan tinggi; (3) dosen STKIP Agama Hindu Amlapura memiliki humor yang baik; (4) dosen pengajar ideal adalah dosen humoris; (5) dosen paling humoris adalah dosen laki-laki; dan (6) humor sangat bermanfaat dalam pembelajaran.

PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK (Penelitian Quasi Eksperimen Terhadap Anak SDN Kebedilan Kota Serang)

Tristyanto, Budhi

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional engklek terhadap perkembangan sosial anak usia sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan penelitian quasi eksperimen dengan Non-equivalent Control Group Desaign.  Dengan menggunakan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah anak kelas II dan III SD Kebedilan Kota Serang. Berdasarkan hasil temuan penelitian yang dilakukan dari hasil pengamatan sikap anak, diperoleh nilai akhir rata-rata perkembangan sosial pada kelas eksperimen 32,3 sedangkan nilai rata-rata pada kelas kontrol 29,35. Kemudian pada uji-t kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh taraf signifikansi sebesar 0,024, karena 024 < 0,05 maka Ho ditolak. Selanjutnya rata-rata nilai N-Gain kelas eksperimen bernilai 0,4578, sedangkan rata-rata nilai N-Gain kelas kontrol bernilai 0,3398. Maka terdapat peningkatan dan perbedaan perkembangan sosial anak pada kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran dengan permainan tradisional engklek dengan perkembangan sosial anak pada kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran konvensional.

PENGEMBANGAN DESAIN DANANALISIS “STREET ART” DALAM PERSPEKTIF INTERAKSIONIS SIMBOLIK (Studi Masyarakat Urban di Kota Malang)

Fatmawati, Fatmawati, Novariyanto, Rizki Agung

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Perkembangan Street Art sebagai karya seni masyarakat urban mudah dijumpai di semua kota-kota besar di Indonesia. Wilayah Malang dikenal sebagai kota pendidikan dan kota wisata, tidak dapat terhindar dari perkembangan aliran seni Street Art. Dengan melekatnya kota pendidikan dan kota wisata, maka akan mempengaruhi pola kehidupan masyarakat di kota Malang. Fenomena perkembangan Street Art di kota Malang inilah yang menjadi alasan penulis untuk meneliti berkaitan dengan desain dan analisis Street Art yang dipandang dalam konsep interaksionisme simbolik. Pendekatan dalam interaksionisme Simbolik menekankan kepada kemampuan mental para aktor dalam kaitannya dengan tindakan dan interaksinya dalam berproses. Dalam kaitannya dengan karya seni Street Art mempunyai fungsi sebagai pelampiasan diri dalam menanggapi realitas kehidupan masyarakat secara umum. Dalam Street Art dipandang sebagai pelampiasan unsur persepsi pikiran masyarakat dipandang sebagai obyek dan subyek.

KOMPARASI ALGORITMA C4.5 DAN NAIVE BAYES YANG DIKEMBANGKAN MENJADI WEB INTELLEGENCE PADA PERHITUNGAN BONUS TAHUNAN KARYAWAN DI PT.ABC

Tutupoly, Taransa Agasya, Alfarobi, Ibnu

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pengklasifikasian Data Mining saat ini diimplementasikan ke berbagai bidang ilmu, salah satunya adalah algoritma klasifikasi yang ada dapat diterapkan ke penilaian kinerja karyawan yang berimbas langsung pada bonus karyawan PT.ABC, Algoritma klasifikasi yaitu Decission Tree (C4.5) dan Naive Bayes paling tepat digunakan sebagai penerapan teknologi berbasis web intellegence untuk pemberian bonus tahunan untuk karyawan di PT.ABC yang setiap tahunnya selalu mengalami perubahan karyawan dikarenakan turn over yang cukup tinggi, tidak achieve target didukung dengan label pendukung “Ya” atau “Tidak”, dari hasil eksperimen yang dilakukan, setelah dilakukan pengujian dengan menggunakan dataset yang sama pada kedua algoritma dengan melakukan perbandingan terhadap nilai AUC dan Confusion Matrix, di dapat bahwa algoritma yang sesuai untuk diterapkan pada dataset perhitungan bonus karyawan dari kedua algoritma Decission Tree C4.5 dan Naive Bayes yang dimana memiliki nilai Area Under Curve (AUC) sebesar 0.991 dan Accuracy atau Confusion Matrix sebesar 99%.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING, EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR

Mardjuki, Aloysius

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Prolem Based Learning, Example dengan mata pelajaran Matematika. Serta untuk menemukan pengaruh yang mempengaruhi pembelajaran hasil belajar siswa dan kemampuan berpikir kritis peserta didik di SMK. Subjek dari Penelitian ini adalah siswa kelas XII SMK Negeri 7 Surabaya. Jenis penelitian ini yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Desain ini Penelitian ini adalah rancangan desain faktoral 2 X 2, total sample penuh dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar. Penelitian ini menggunakan pre-test dan post-test. Hasil penelitian ini diperoleh dengan data sebagai berikut: skor tertinggi motivasi tinggi yang dapat mempengaruhi hasil belajar. Skor max 79,52 model pembelajaran Prolem based learning adalah 79,52, skor maxnimal 73,56. Skor minimum model pembelajaran Example Non Example 76,13. Hasilnya adalah peningkatan signifikan model pembelajaran Prolem based learning, Example Non Example.

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PKN SISWA KELAS V SDN KENONGO 1 KECAMATAN TULANGAN KABUPATEN SIDOARJO

Yatin, Ulfah

e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Salah satu mata pelajaran yang diajarkan di Sekolah Dasar adalah Kewarganegaraan. PKn mempelajari manusia di semua aspek kehidupan dan interaksinya dalam masyarakat. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengatakan bahwa PKn adalah pelajaran yang sangat membosankan. Kebosanan ini benar-benar bukan disebabkan oleh materi yang cenderung teoritis dan menghafal, melainkan disebabkan oleh cara mengajar yang diterapkan oleh guru terkadang monoton, tidak variatif sehingga suasana kelas menjadi tidak kondusif. Dengan menggunakan pembelajaran talking stick model diharapkan dapat meningkatkan prestasi siswa serta untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran berlangsung dalam materi Peraturan hukum pusat dan daerah. Model pembelajaran ini merupakan model pembelajaran yang digunakan sebagai alternatif dalam meningkatkan kegiatan pembelajaran yang dilakukan untuk meningkatkan prestasi belajar pada mata pelajaran PKn siswa kelas V SDN Kenongo 1 yang berjumlah 36 siswa. Penelitian ini menggunakan alur perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi pada setiap siklus. Metode yang digunakan adalah tes, dan observasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes objektif, lembar observasi untuk guru dan siswa. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa penerapan model pembelajaran Talking Stick berhasil. Hal ini dapat dibuktikan dari persentase siswa sebelum menerapkan model pembelajaran talking stick sebesar 63,88% dan setelah menerapkan model pembelajaran talking stick sebesar 79,30%. Aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran dapat dikategorikan dengan baik. Pembelajaran model Talking Stick membutuhkan kerja guru yang berkelanjutan, membangkitkan gairah belajar siswa sehingga siswa terbiasa untuk memecahkan masalah mereka sendiri dengan baik.