Machine : Jurnal Teknik Mesin
Articles
36
Articles
RANCANG BANGUN MESIN MINI PENGKONDISIAN UDARA TIPE WATER COOLED CONDENSOR DENGAN PENGONTROLAN TEMPERATUR KABIN BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO

Homzah, Ozkar F., Haryanto, Haryanto

Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 4 No 2 (2018): Journal Machine Vol. 4 No. 2 Oktober 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak   Penelitian ini berupa rancang bangun sebuah prototipe mini pengkondisian udara tipe water cooled water serta melalukan pengujian prototipe dengan menggunakan variable berupa temperatur nyaman kabin yang dicapai 22,8oC~26,7oC. Dalam pengujian prototype bertujuan mengkaji kinerja hasil rancang bangun berbasis mikrokontroler Arduino Uno untuk pengontrolan temperatur kabin yaitu sensor temperatur DS18B20 dan tanpa menggunakan Arduino Uno. Penelitian ini dilakukan  selama satu jam dengan lima waktu pengujian yaitu pada menit 0 ke 10, menit 11 ke 20, menit 21 ke 30, menit 31 ke 40, menit 41 ke 50 dan menit 51 ke 60. Hasil penelitian menunjukan pengunaan mikrokontroler Arduino menghasilkan konsumsi rata-rata daya kompresor berkisar 247watt~264watt dan ketika temperatur minimum evaporator sebesar 8oC  tercapai, maka konsumsi daya kompresor mengalami penurunan antara 70,22%  sampai dengan 93,29%. Hal yang sama juga terjadi ketika temperatur maksimum evaporator tercapai (20oC), konsumsi daya kompresor juga mengalami penurunan diantara 59,77%  hingga 72,02%. Sedangkan hasil pengujian tanpa menggunakan mikrokontroler Arduino konsumsi daya kompresor selalu cenderung konstan pada menit 10 hingga menit ke 60, dimana rata-rata konsumsi daya kompresor berurutan berkisar 267watt~ 275watt untuk tiap capaian temperatur evaporator. Dalam hasil pengujian berbasis mikrokontroler Arduino memberikan penghematan konsumsi energi listrik berupa daya kompresor sebesar 14,65 watt untuk tiap 10 menit pengujian. Hasil penelitian juga diketahui pengontrolan temperatur berbasis mikrokontroler perlu dilakukan agar koefisieb kinerja (coefficient of performance) mesin dapat dijaga konstan serta salah satu langkah agar kompresor tidak bekerja secara terus-menerus (continuously) pada saat temperatur kabin tercapai, dalam hal ini dapat menjaga umur pemakaian kompresor.

MODIFIKASI DIAMETER INLET DAN PENGARUH KEKERASAN KARET TERHADAP HASIL LADA PADA MESIN PENGUPAS LADA SISTEM CRUSHER

Rosa, Firlya, Rodiawan, Rodiawan, kustiawan, elyas

Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 4 No 2 (2018): Journal Machine Vol. 4 No. 2 Oktober 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK Penelitian terdahulu didapatkan spesifikasi mesin terbaik pada kemiringan piringan sebesar 0,68° dengan diameter inlet sebesar 30 mm. Kapasitas  input mesin yang didapat sebesar 1 kg/jam dan kapasitas output mesin sebesar 0,64 kg/jam. Dari hasil evaluasi, untuk memperbesar kapasitas input perlu memperbesar diameter inlet dan menganalisa pengaruh kekerasan karet terhadap hasil pengelupasan lada. Dari hasil memperbesar diameter inlet didapatkan kapasitas input menjadi 6 kg/jam atau meningkat 5 kalinya dibandingkan kapasitas input penelitian terdahulu. Dengan kekerasan karet 60 shore A didapatkan persentase lada terkelupas sebesar 72,13%  dengan kapasitas output mesin sebesar 4,33 kg/jam. Untuk kekerasan karet sebesar 70 shore A didapatkan persentase lada terkelupas sebesar 73,03%  dengan kapasitas output mesin sebesar 4,38 kg/jam. Secara visualisasi, lada kering dengan kekerasan 60 shore A lebih putih dibandingkan lada kering kekerasan dengan kekerasan 70 shore A.

MODEL MATEMATIS TURBIN PELTON DENGAN MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN JAVA

Gunarto, Gunarto, Abdullah, Asrul, Irawan, Doddy

Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 4 No 2 (2018): Journal Machine Vol. 4 No. 2 Oktober 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan merancang suatu model matematis turbin pelton dengan menggunakan bahasa pemrograman Java pada peralatan praktikum turbin pelton di Laboratorium Teknik Universitas Muhammadiyah Pontianak. Selain itu, program rumus sederhana ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam membuat laporan praktikum turbin pelton tanpa mengesampingkan perhitungan secara teoritisnya. Metode yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan incremental development method, dengan 4 (empat) tahapan. Tahapan pertama adalah merancang atau membuat interface dari model matematis perhitungan turbin pelton ini. Tahapan kedua membuat script dengan menggunakan bahasa pemrograman Java. Tahapan ketiga melakukan pengujian dengan program ini. Dan terakhir penggunaan program. Hasil dari penelitian, program sederhana ini dapat berjalan dengan baik meskipun masih banyak kekurangannya. Penggunaannya masih terbatas sehingga masih perlu pengembangan sehingga kedepannya dapat dipergunakan secara global.

ANALISIS PENGARUH ORIENTASI SERAT TERHADAP KEKUATAN IMPAK DAN MODEL PATAHAN KOMPOSIT POLYESTER BERPENGUAT SERAT GAHARU

Yuliyanto, Yuliyanto, Masdani, Masdani

Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 4 No 2 (2018): Journal Machine Vol. 4 No. 2 Oktober 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract   Komposit merupakan sistem yang tersusun melalui pencampuran dua material atau lebih yang berbeda, dalam bentuk dan komposisi. Antara kedua material atau lebih tidak larut satu sama lainnya. Komposit sangat berpengaruh terhadap sifat mekanik. Faktor yang  sangat berpengaruh adalah Fraksi serat, panjang serat serta perendaman yang digunakan. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh panjang serat, Perendaman dan perbandingan fraksi volume terhadap sifat mekanik untuk bahan komposit berpenguat serat kulit gaharu. Penelitian ini menggunakan fraksi panjang serat 20 mm, 40 mm, 60 mm, dengan waktu perendaman 1 jam, 2 jam, 3 jam dengan perbandingan fraksi volume 30%:70%, 40%:60% dan 50%:50% .Bahan yang digunakan serat Kulit Gaharu dengan kadar air 10%-12%. Pembuatan komposit menggunakan metode hand lay up. Pengujian yang dilakukan adalah uji Impact Charpy dengan standar pengujian ISO-179. Hasil penelitian uji impak akan dianalisa dengan perangkat lunak Design Expert 9. Hasil kekuatan impak terkecil dengan hasil 24.94 kj/m2 dengan parameter dengan panjang serat 3 mm, perendaman serat 3 jam dan persentase serat 30/70%. Hasil percobaan terbesar dengan dengan panjang serat 4 mm, perendaman serat 2 jam dan persentase serat 40/60%. Hasil Kekuatan impaknya  77.112 kj/m2.. Hasil percobaan tersebut memberikan pengaruh terhadap kekuatan impak, dimana perendaman dan persentase memberikan pengaruh yang sangat besar. Ini dikarenakan lamanya perendaman akan mempengaruhi serat sehinga mudah putus dan rapuh. persentase serat memberikan pengaruh yang besar pula disebabkan karena jika serat diatas 10% dan dibawah 50 % maka nilai uji impak besar pula. Tetapi jika persentase serat diatas 50 % maka nilai uji impak semakin kecil

PENGARUH MATERIAL BEARING TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR MOBIL HEMAT ENERGI TARSIUS GV-1

Wijianti, Eka Sari, Saparin, saparin

Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 4 No 2 (2018): Journal Machine Vol. 4 No. 2 Oktober 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada fungsi bearing dan poros roda pada kendaraan bermotor. Bearing adalah salah satu komponen kendaraan yang tidak boleh luput dari perhatian. Jika diabaikan, besi bulat kecil ini tidak befungsi maksimal, putaran roda menjadi berat karena gaya gesek yang terhambat. Komponen ini juga didesain minim friksi, sehingga ketika roda berputar bisa terjaga stabil. Ujungnya adalah level keborosan suatu kendaraan bisa lebih irit atau sebaliknya boros. Penelitian diaplikasikan pada mobil hemat energi Tarsius GV-1 milik mahasiswa Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung. Bearing yang digunakan adalah bearing seri 6000 dengan bahan keramik dan baja. Dimensi bearing adalah inner (ID) 10mm, outer (OD) 26mm dan lebar (B) 8mm. Diameter poros adalah 10mm (clearence precision running fit), 9,95mm (clearenc easy running fit) dan 9,90mm (clearance loose running fit). Pengujian jarak tempuh mobil dilakukan di Pantai Koala lintas timur Kabupaten Bangka. Panjang lintasan pengujian adalah sepanjang 2,2 km. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk bearing keramik memberikan daya gelinding yang lebih panjang sehingga jarak tempuh semakin jauh. Hal ini bisa dilihat dari jumlah bahan bakar yang dihabiskan dalam satu kali pengujian. Hasil terbaik diperoleh pada bearing diameter 9mm bahan keramik dengan toleransi sangat longgar dimana bahan bakar yang diperlukan untuk melintasi jarak tempuh 2,2 km adalah 14,33 ml sehingga konsumsi bahan bakar mencapai 154,19 km/liter.

STUDI KELAYAKAN KONDISI MINYAK TRAFO EXISTING

Dwinanto, Dwinanto, Sudrajad, Agung, Lusiani, Rina, Darmawan, Nandang

Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 2 No 1 (2016): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.763 KB)

Abstract

Seiring dengan laju pembangunan produksi baja pada sinter plant area. Minyak transformator dalam memenuhi kebutuhan industri mengandung banyak senyawa-senyawa didalamnya. Untuk mengetahui permasalahan yang sering terjadi pada suatu minyak trafo, para peneliti sering menciptakan cara agar minyak trafo mempunyai daya isolasi yang baik. Salah satu cara yang digunakanya itu uji kuantitas minyak. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik minyak trafo melalui pengujian Gas Chromatography Mass ?? Spectrometry (GCMS) dan Thermal Gravimetric Analysis (TGA) serta mobil Gas Chromatography (GC) untuk memisahkan dan mendeteksi jenis - jenis gas yang telah diekstrak dari minyak sampel. Dan baur tester Untuk menentukan Tegangan isolasi pada trafo, penggunaan jangka panjang minyak. Dari hasil pengujian GCMS dapat diketahui minyak trafo memiliki senyawa yang baik terdapat pada sample 2 karena tidak memiliki senyawa sulfur, pada pengujian TGA sample yang memiliki weigh loss yang kecil adalah sample 1 dan hasil kualitas GC sample 2 hasilnya sangat baik karena minyak dalam kondisi baru, dan hasil pengujian baur tester tegangan tembus yang baik terdapat pada sample 2 dan 3

PEMILIHAN MATERIAL RING PADA ILLIZAROV RING EXTERNAL FIXATION

Erwin, Erwin, Ramandhan, Akbar Ramandhan, Andayani, Ratih Diah

Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 2 No 1 (2016): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.96 KB)

Abstract

Fracture pada tulang membutuhkan fiksasi yang stabil agar tulang dalam masa pemulihan tidak mengalami beban berlebih dan berubah posisi, untuk itu dibutuhkan sebuah alat fiksasi. Alat fiksasi ini terdiri dari 2 jenis yang ditanam didalam atau yg berada diluar tubuh. Untuk menjaga posisi tulang dan menahan beban dibutuhkan material yang memiliki sifat sifat yang ringan tahan karat, dan miliki kekakuan. Dalam penelitian ini digunakan metode yang dikembangkan oleh Asbhy dan M. Farag dalam memilih material yang sesuai dengan kondisi operasional yang disyaratkan, dan harga yang relative murah. Material kadidat terdiri dari Aluminum alloy (al 2014), Stainless steel 304, Brass, Titanium alloy (Ti 6AL4V). Beryllium. Material yang terpilih memenuhi figure of merit adalah Beryllium

RANCANG BANGUN FIXTURE DALAM PROSES PENGENDURAN MUR CENTRIFUGAL OIL CLEANER DI PLTD MERAWANG

Rosa, Firlya, Rodiawan, Rodiawan, Suhendra, Tri

Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 2 No 1 (2016): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.174 KB)

Abstract

Centrifugal Oil Cleaner (COC) adalah sebuah perangkat yang bekerja menggunakan prinsip sedimentasi berputar yang menempatkan objek dalam rotasi disekitar sumbu tetap dengan menggunakan gaya sentrifugal pada gravitasi yang ditempatkan pada Diesel ALLAN NO 2 di PLTD Merawang. Dalam perawatannya, bagian dinding rotor pada COC harus dibersihkan dengan cara mengendurkan mur pengikat rotor cover dari rotor body. Untuk mempermudah proses pembukaan COC, maka perlu dirancang fixture guna membantu dalam pengenduran mur pengikat rotor yang lebih efisien waktu, meminimalisasikan penggunaan peralatan dibandingkan pengenduran secara konvensional. Perancangan fixture menggunakan metode Pahl-Beitz dan proses pembuatan menggunakan mesin yang tersedia. Hasil waktu pengenduran mur COC secara manual lebih cepat 2 detik dibandingkan dengan menggunakan fixture. Namun, dalam penggunaan peralatan lebih sedikit dan hanya 1 operator terlibat sehingga keselamatan operator lebih terjamin

ANALISA HASIL PENGELASAN KAKI PULSATOR PENGGERAK JIG YUBA KK SINGKEP UNTUK MENDAPATKAN KEKUATAN KONSTRUKSI OPTIMAL

Rodiawan, Rodiawan, Suhdi, Suhdi, Isnadi, Mukhlas

Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 2 No 1 (2016): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.541 KB)

Abstract

Pulsator merupakan salah satu alat penggerak jig yang digunakan PT. Timah Tbk dalam proses pemisahan bijih timah dan mineral-mineral ikutan lainnya berdasarkan perbedaan berat jenis (B.J). Kerusakan yang terjadi pada pulsator khususnya pada kaki, dapat disebabkan adanya getaran tinggi yang ditimbulkan jig secara terus-menerus saat beroperasi sehingga membuat baut pengikat lama-kelamaan akan menjadi aus. Proses perbaikan yang dilakukan PT. Timah (Persero) Tbk terhadap kerusakan kaki pulsator adalah dengan cara pengelasan, yaitu penyambungan kaki pulsator yang rusak (patah) dengan material cor atau pelat. Mengingat pentingnya pulsator terhadap proses pemisahan biji timah, maka dilakukanlah penelitian terhadap hasil lasan kaki pulsator tersebut menggunakan elektroda AWS A5.15 cin-1, cin-2 dan cin-3 yang digunakan PT. Timah (Persero) Tbk. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan elektroda yang tepat digunakan untuk proses pengelasan kaki pulsator agar hasil lasan tersebut dapat memberikan kekuatan konstruksi lasan yang optimal. Adapun metode penelitian yang dilakukan adalah dengan cara eksperimen yaitu dengan membandingkan elektroda cin-1, cin-2 dan cin-3 merek Nikko Steel terhadap proses pengelasan kaki pulsator dengan menggunakan material pulsator dan pelat sebagai sambungan. Setelah pengelasan dilakukan kemudian menganalisa hasil lasan kaki pulsator tersebut dengan meninjau dari hasil uji ketangguhan, kekerasan dan struktur mikro lasan. Hasil pengujian didapatkan material cin-3 memiliki nilai kekerasan serta ketangguhan yang lebih tinggi dibandingkan material cin-1 dan cin-2, dengan nilai kekerasan 109 HRB dan nilai ketangguhan 6,53 joule/mm². Tingginya nilai kekerasan serta katangguhan material cin-3 dibandingkan dengan material cin-1 dan cin-2 bila dilihat dari struktur mikro adalah pada material cin-3 terdapat butiran karbida yang sangat keras pada batas butir perlit yang kuat dan tangguh

PERFORMA HARD MACHINING PADA AISI-01 ALLOY TOOL STEEL

Wiyono, Slamet, Pramono, Agus

Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 2 No 1 (2016): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.359 KB)

Abstract

Pemesinan material keras atau lebih dikenal dengan hard machining technology merupakan teknologi pemesinan lanjut yang mampu memberikan keuntungan secara finansial karena mampu mereduksi biaya produksi hingga 15-25%. Salah satu keterbatasan yang menjadi permasalahan utama adalah terbentuknya white layer pada permukaan produk yang terjadi selama proses pemesinan disebabkan temperatur pemotongan yang tinggi. White layer merupakan lapisan struktur yang memiliki sifat mekanis yang keras sehingga mampu meningkatkan ketahanan aus. Namun demikian memiliki efek negatif terhadap surface finish dan kekuatan lelah produk. Karena sifatnya yang keras, white layer meyebabkan permukaan produk memiliki sifat getas dan berpotensi menyebabkan kegagalan retak dan pada akhirnya mengakibatkan kegagalan produk. Pada penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kecepatan potong yang tinggi terhadap terbentuknya white layer pada pemesinan akhir AISI-01 alloy tool steel 59.06 HRC menggunakan polycrystalline cubic boron nitride, dan indexable geometri perkakas potong yang digunakan adalah CNGA-120408. Metode pemesinan yang digunakan adalah variable speed machining, 80 m/menit dan 120 m/menit. Scaning electron microscopes (SEM) digunakan untuk memprediksi surface topography yang dapat menjelaskan fenomena white layer sedangkan komposisinya dilakukan pengujian dengan EDX Ray. Hasil pengamatan menggunakan SEM menunjukkan bahwa pada penerapan kecepatan potong yang lebih tinggi mampu mereduksi ketebalan white layer. Pada komposisi kimia material tidak mengalami perubahan yang signifikan. Sedangkan hasil uji kekerasan menunjukkan bahwa proses ini juga tidak menyebabkan penurunan nilai kekerasan pada material secara berarti