cover
Filter by Year
Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling
Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, ISSN 2503-3417 (online), ISSN 2548-4311 (print), is a peer-reviewed journal which publishes articles on practice, theory, and research in all areas of Guidance and Counseling also education related to Guidance and Counseling. Every submitted manuscript will be reviewed by at least two peer-reviewers using double blind review method. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling is published by Department of Guidance and Counseling, Faculty of Education, Universitas Negeri Malang in collaboration with Asosiasi Bimbingan dan Konseling (ABKIN).
Articles
67
Articles
Hubungan Antara Mindfulness dengan Kepuasan Hidup Mahasiswa Bimbingan dan Konseling

Waskito, Pranazabdian, Loekmono, J.T. Lobby, Dwikurnaningsih, Yari

Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Department of Guidance and Counseling, Faculty of Education, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.766 KB)

Abstract

Abstract: The research aimed at identifying the relation between mindfulness and life satisfaction among guidance and counseling students. The research was a correlational study using Kendall’s Tau-b correlation analysis technique. The respondents were 135 students from the Guidance and Counseling Study Program, Faculty of Teachers Training and Education, Universitas Kristen Satya Wacana. The data were gathered using the mindfulness scale and the life satisfaction scale. The results of the research showed that there had been positive and significant relationship between mindfulness and life satisfaction among the students of Guidance and Counseling Study Program, Faculty of Teachers Training and Education, Universitas Kristen Satya Wacana with the correlation coefficient rxy = 0.172 and p 0.007 (p < 0.01). The higher mindfulness score, the higher satisfaction score of life, and vice versa Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mindfulness dengan kepuasan hidup mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan teknik analisis korelasi Kendall’s Tau-b. Responden adalah 135 mahasiswa Bimbingan dan Konseling (BK), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Data dikumpulkan dengan instrumen skala mindfulness dan skala kepuasan hidup. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan dengan arah positif antara mindfulness dengan kepuasan hidup pada mahasiswa BK FKIP UKSW dengan koefisien korelasi rxy = 0,172 dan p = 0,007 (p < 0,01). Artinya, semakin tinggi skor mindfulness, maka akan semakin tinggi skor kepuasan hidupnya, begitu pula sebaliknya.DOI: https://doi.org/10.17977/um001v3i32018p099

Permainan Roda Pelangi sebagai Media untuk Meningkatkan Karakter Fairness Siswa Sekolah Dasar

Setyaputri, Nora Yuniar, Krisphianti, Yuanita Dwi, Puspitarini, Ikke Yuliani Dhian

Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Department of Guidance and Counseling, Faculty of Education, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.471 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the effectiveness of Roda Pelangi game to improve elementary school students’ fairness character. The research method was an experiment with a nonequivalent control group design type. The research instruments were: interview guidelines; observation guidelines; and Fairness Character Measurement Scale. The sample were twelve fourth grade students of Permata Ummat Trenggalek Integrated Islamic Elementary School that was chosen through purposive sampling. The significance score obtained based on data analysis using independent sample t-test was 0.047<0.05. The result showed Roda Pelangi game can improve elementary school students’ fairness character. Based on these results, it recommended: school counselor can use Roda Pelangi game in the guidance and counseling service process, especially to improve elementary school students’ fairness character; further researchers can use Roda Pelangi game to examine other variables and at other school levels using other research designs such as true experiment or guidance and counseling action research.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan permainan Roda Pelangi untuk meningkatkan karakter fairness siswa Sekolah Dasar (SD). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan jenis nonequivalent control group design. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara; pedoman observasi; dan Skala Pengukuran Karakter Fairness. Sampel berjumlah dua belas siswa kelas IV SD Islam Terpadu (IT) Permata Ummat Trenggalek yang dipilih secara purposif. Skor signifikansi yang diperoleh berdasarkan analisis data menggunakan independent sample t-test adalah 0,047<0,05. Hasil menunjukkan bahwa permainan Roda Pelangi dapat meningkatkan karakter fairness siswa SD. Berdasarkan hasil tersebut maka disarankan: guru Bimbingan dan Konseling (BK) dapat menggunakan media permainan Roda Pelangi dalam proses layanan BK, khususnya untuk meningkatkan karakter fairness siswa SD; peneliti selanjutnya dapat menggunakan media permainan Roda Pelangi untuk meneliti variabel lain dan pada jenjang sekolah lainnya menggunakan desain penelitian lain seperti true experiment maupun penelitian tindakan BK.DOI: https://doi.org/10.17977/um001v3i32018p108

Front Matter

Hambali, IM

Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Guidance and Counseling, Faculty of Education, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.792 KB)

Abstract

Front Matter

Back Matter

Hambali, IM

Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Guidance and Counseling, Faculty of Education, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.036 KB)

Abstract

Back Matter

Pengembangan Website Cybercounseling Realita untuk Meningkatkan Keterbukaan Diri Siswa Sekolah Menengah Kejuruan

Prabawa, Abi Faizzarahman, Ramli, M, Fauzan, Lutfi

Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Guidance and Counseling, Faculty of Education, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1269.664 KB)

Abstract

Abstract: This research and development aims to produce a cybercounseling reality website and a reality cybercounseling guidebook to improve self-disclosure for Vocational High School students which are grateful theoretically and practically. The research and development study steps are: preliminary study, product development, and product test. Product’s guidelines are tested using one group pretest-posttest design. Product test results show that cybercounseling reality website is gratefully theoretically and practically and also effectively to improve Vocational High School students’ self-disclosure.Abstrak: Penelitian dan pengembangan ini bertujuan menghasilkan website dan panduan cybercounseling realita untuk meningkatkan keterbukaan diri siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berterima secara teoretis dan praktis. Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan dengan langkah: studi pendahuluan, pengembangan produk, dan uji produk. Panduan penggunaan produk diuji menggunakan one group pretest-posttest design. Hasil uji produk menunjukkan bahwa website cybercounseling realita berterima secara teoretis dan praktis serta efektif untuk meningkatkan keterbukaan diri siswa SMK.DOI: https://doi.org/10.17977/um001v3i22018p059

Kematangan Emosi Remaja Pelaku Bullying

Maryam, Siti, Fatmawati, Fatmawati

Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Guidance and Counseling, Faculty of Education, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.277 KB)

Abstract

Abstract: In recent year, there is a number of news in the mass media on violence in the school, including bullying. The high number of juvenile delinquency is the result of a lack of ability to control emotions in an acceptable way, causing the individual to easily engage the groups influence to perform negative behavior, including bullying behavior. From the above explanation, we interested to examine more deeply how the emotional maturity in adolescents bully in Junior High School 9 Banda Aceh. This study was done through quantitave method by using using the Emotional Maturity scale developed by Katkovsky and Gorlow. The results showed that most of the students had emotional maturity belonging to the low category with the percentage of 80.65%. To that end, parents and teachers have a very important role, in which they must be consistent in educating, being open and dialogical, not authoritarian, or imposing a will to the adolescents.Abstrak: Dalam beberapa tahun belakangan ini begitu banyak pemberitaan di media massa terkait kekerasan yang terjadi di sekolah, termasuk perilaku bullying. Tingginya angka kenakalan remaja merupakan akibat dari kurangnya kemampuan dalam mengendalikan emosi dengan cara yang dapat diterima norma, sehingga menyebabkan individu mudah terbawa pengaruh kelompok untuk melakukan perilaku tertentu, terutama perilaku negatif (perilaku bullying). Dari penjelasan di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih dalam bagaimana gambaran kematangan emosi pada remaja pelaku bullying di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 9 Banda Aceh. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik kuantitatif melalui skala Kematangan Emosi yang dikembangkan oleh Katkovsky dan Gorlow. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kematangan emosi yang tergolong pada kategori rendah dengan persentase 80.65%. Untuk itu, orang tua dan guru mempunyai peran yang sangat penting, dimana mereka harus konsisten dalam mendidik, bersikap terbuka serta dialogis, tidak otoriter, atau memaksakan kehendak.DOI: https://doi.org/10.17977/um001v3i22018p069

Modul Latihan Self-assessment: Media bagi Siswa Sekolah Menengah Atas untuk Tahap Awal Perencanaan Karier

Antika, Eni Rindi, Mappiare-AT, Andi, Zen, Ella Faridati

Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Guidance and Counseling, Faculty of Education, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.25 KB)

Abstract

Abstract: In general, the particular research and development aimed to produce modules for students and guidebook modules for counselor which is acceptable both theoretically and practically. The acceptability is assessed in the terms of format or design, as well as the material content and practice. The developmental procedures adapted from Borg and Gall model, namely: (1) stage I preliminary study and planning, (2) stage II product development, (3) stage III product trial, (4) stage IV product revision, and (5) final product. The product was a Self-Assessment Training Module as a Career Stage Planning of Students in Senior High School and its guidebook. The results of product trials showed that the developed product had a “very good” acceptability score. In conclusion, the product is accepted both theoretically and practically. The acceptability of the product give implications that the using of Self-Assessment Training Module can help the students to recognize, assess, and understand themselves, and then they can plan their careers appropriately. The module can help the school counselor to guide students in self-assessment as the initial stage of career planning.Abstrak: Tujuan penelitian dan pengembangan ini secara umum adalah menghasilkan modul untuk siswa, dan panduan modul untuk konselor yang berterima secara teoretis dan praktis. Keberterimaan dilihat dari segi format atau desain bentuknya, serta dari segi isi materi dan latihannya. Prosedur pengembangannya mengadaptasi model Borg and Gall, yaitu: (1) tahap I studi pendahuluan dan perencanaan, (2) tahap II pengembangan produk, (3) tahap III uji coba produk, (4) tahap IV revisi produk, dan (5) produk akhir. Produk yang dihasilkan adalah Modul Latihan Self-Assessment sebagai Rangkaian Tahap Perencanaan Karier Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan panduannya. Hasil uji coba produk  menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan memiliki nilai keberterimaan “sangat baik”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa produk dapat berterima secara teoretis dan praktis. Keberterimaan tersebut membawa implikasi pada penggunaan Modul Latihan Self-Assessment yang dapat membantu siswa untuk mengenali, menilai, dan memahami dirinya sehingga dapat merencanakan karier secara tepat. Adapun panduan modul dapat membantu konselor untuk membimbing siswa melakukan latihan self-assessment sebagai tahap awal perencanaan karier.DOI: https://doi.org/10.17977/um001v3i22018p075

Pemanfaatan Media Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah se-Kota Yogyakarta

Prasetiawan, Hardi, Alhadi, Said

Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Guidance and Counseling, Faculty of Education, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.887 KB)

Abstract

Abstract: The particular study aimed to know the utilization of media in guidance and counseling service provided by school counselor. Quantitative approach was used in the study. The research instrument was questionnaire with five alternative answers, such: very often; often; rare; sometime; and never. The result of the study showed the use of media in guidance and counseling service by school counselor ranging from visual media, electronic media; audio visual media; computer media.Abstrak: Studi ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media bimbingan dan konseling dalam layanan bimbingan dan konseling oleh guru bimbingan dan konseling. Metode yang digunakan menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan berupa angket dengan lima alternatif jawaban yaitu: sangat sering; sering; jarang; kadang-kadang; dan tidak pernah. Hasil dari studi ini secara terperinci menunjukkan implementasi pemanfaatan media bimbingan dan konseling mulai dari media visual, media elektronik, media audio visual, dan media komputer dalam setiap layanan bimbingan dan konseling yang diberikan oleh guru bimbingan dan konseling.DOI: https://doi.org/10.17977/um001v3i22018p087

Integrasi Konseling Kelompok Cognitive Behavior Therapy dengan Passive Music Therapy untuk Mereduksi Academic Anxiety, Efektifkah?

Situmorang, Dominikus David Biondi, Mulawarman, Mulawarman, Wibowo, Mungin Eddy

Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Guidance and Counseling, Faculty of Education, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.854 KB)

Abstract

Abstract: The aim of this study is to determine the effectiveness of group counseling with cognitive behavior therapy approach using passive music therapy technique to reduce the academic anxiety of students who is writing thesis. The research used quasi-experimental design (pretest, posttest, and follow-up). Group counseling was conducted for five meetings, and follow-up was performed two weeks after the treatment. Research subjects were seven students. Purposive sampling technique was used to select the subjects, that is based on inclusion criteria and level of academic anxiety which is obtained from academic anxiety scale (rxy = 0.536-0.823, coefficient alpha = 0.963). The results showed that group counseling with cognitive behavior therapy approach using passive music therapy technique was significantly effective to reduce the students’ academic anxiety in pretest vs. posttest and pretest vs follow-up, but in posttest vs. follow-up there was a slight increase in academic anxiety. Passive music therapy which is integrated into group counseling with cognitive behavior counseling approach, it is not only able to solve the individual problems but also able to help individuals to analyze their thoughts and behaviors through passive music activities with guided imagery.Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan konseling kelompok pendekatan cognitive behavior therapy (CBT) dengan teknik passive music therapy dalam mereduksi academic anxiety mahasiswa penyusun skripsi. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental (pretest, posttest, dan follow-up). Konseling kelompok dilaksanakan selama lima pertemuan, dan follow-up dilakukan dua minggu setelah treatment. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tujuh mahasiswa. Pemilihan subjek menggunakan teknik purposive sampling yaitu didasarkan pada kriteria inklusi dan tingkat academic anxiety yang diperoleh dari academic anxiety scale (rxy = 0.536-0.823, coefficient alpha = 0.963). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok pendekatan CBT dengan teknik passive music therapy secara signifikan efektif untuk mereduksi academic anxiety mahasiswa pada saat pretest vs posttest dan pretest vs follow-up, namun pada saat posttest vs follow-up terjadi sedikit peningkatan academic anxiety. Passive music therapy yang diintegrasikan dalam konseling kelompok pendekatan CBT tidak hanya dapat mengatasi masalah individu, tetapi juga dapat membantu individu menganalisis pikiran dan perilaku mereka sendiri, melalui aktivitas musik pasif dengan guided imagery.DOI: https://doi.org/10.17977/um001v3i22018p049

Meningkatkan Percaya Diri Siswa melalui Teknik Cognitive Defusion

Saputra, Wahyu Nanda Eka, Prasetiawan, Hardi

Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Department of Guidance and Counseling, Faculty of Education, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.077 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to identify the effectiveness of cognitive defusion technique to increase students’ self confidence. This study used a pre-experimental design with one group pre-test post-test design. Subject in this study were six vocational high school student which have low self-confidence. The instrument used is self-confidence scale. To analyze the subjects’ self confidence after receiving cognitive defusion technique, we use the wilcoxon sign test. The results confirm that students confidence level score were increase after being treat using cognitive defusion technique. It can be concluded that cognitive defusion technique are effective for improving students self-confidence.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan teknik cognitive defusion untuk meningkatkan percaya diri siswa. Penelitian ini menggunakan pre-experimental design dengan rancangan one group pre-test post-test design. Subjek dalam penelitian ini melibatkan enam siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di kota Yogyakarta yang memiliki tingkat percaya diri rendah. Instrumen yang digunakan adalah skala percaya diri. Analisis yang digunakan untuk menguji perbedaan percaya diri sebelum dan sesudah diberikan perlakuan konseling teknik cognitive defusion adalah uji jenjang bertanda Wilcoxon. Hasil menunjukkan bahwa terdapat kenaikan skor tingkat percaya diri siswa setelah diberikan perlakuan berupa konseling teknik cognitive defusion. Dapat disimpulkan bahwa teknik cognitive defusion efektif untuk meningkatkan tingkat percaya diri siswa.DOI: https://doi.org/10.17977/um001v3i12018p014