cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Organisasi Dan Manajemen
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 20859686     EISSN : 24429155     DOI : -
Merupakan media informasi dan komunikasi para praktisi, peneliti, dan akademisi yang berkecimpung dan menaruh minat serta perhatian pada pengembangan organisasi dan manajemen. Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Terbuka.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 11 No 2 (2015)" : 8 Documents clear
SUMBER DAYA ALAM UNTUK KESEJAHTERAAN PENDUDUK LOKAL: Studi Analisis Dampak Pertambangan Batu Bara Di Empat Kecamatan Area Kalimantan Timur, Indonesia Suharto, Rahmad Budi; Hilmawan, Rian; Yudaruddin, Rizky
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 11 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.25 KB)

Abstract

This study aims to provethe famous, so called: resource curse hypothesis is really exist in Indonesia. In contrast to empirical studies typically use an econometric methods, we choose alternative, to use a field survey approach to interview and photograph the factual conditions that occur. We chose coal mining in Kalimantan corridor with four sample sub-district (kabupaten) and cities in the province of East Kalimantan (Kutai regency and the city of Samarinda) as an object of research. More specifically, the purpose of this study is to answer the question: whether the coal mining activities affect (positive or negative) for the population in the surrounding area. Primarily concerned with the social and economic dimensions such as environmental quality, livelihoods and the shift pattern, cost of living, income, employment opportunities and openness sought. The results show facts from field, the implications and provide insight to the truth of the resource curse hypothesis debate. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hipotesis kutukan sumber daya alam (natural resource curse hypothesis) berlaku di Indonesia. Berbeda dengan penelitian empiris yang biasanya menggunakan pendekatan ekonometrik, kami memilih menggunakan pendekatan survei lapangan dengan wawancara dan memotret langsung kondisi faktual yang terjadi. Kami memilih pertambangan batu bara di koridor Kalimantan dengan empat sampel  wilayah kecamatan kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Timur (Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda) sebagai obyek penelitian. Lebih spesifik, tujuan penelitian ini untuk menjawab pertanyaan: apakah kegiatan pertambangan batu bara memberi dampak perubahan (positif atau negatif) bagi penduduk lokal di sekitar area terdampak. Terutama berkaitan dengan dimensi sosial dan ekonomi di antaranya seperti kualitas lingkungan, mata pencaharian dan pola pergeserannya, biaya hidup, penghasilan, kesempatan kerja dan keterbukaan berusaha. Hasil penelitian menyajikan temuan fakta, implikasi dan memberikan pencerahan terhadap perdebatan hipotesis kutukan sumber daya alam.
PENGARUH ROTASI AUDIT, WORKLOAD, DAN SPESIALISASI TERHADAP KUALITAS AUDIT PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2009-2013 Ishak, Febrian Adhi Pratama; Perdana, Halim Dedy; Widjajanto, Anis
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 11 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.549 KB)

Abstract

This purpose research is for to understand the effect of structure corporate governance to performance companies listing on the Indonesia Stock Exchange in 2012-2014. The sample used in this study were manufacturing  sector companies for the year 2012-2014. The method used in data collection is the secondary method of data collection, financial report its being obtained from website IDX. The method of analysis of this study used multiple regression .The result from research is indicate that structure corporate governance is significant effect on performance of manufacturing companies. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami efek dari struktur tata kelola perusahaan pada perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia pada 2012-2014. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor untuk tahun 2012-2014. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode pengumpulan data sekunder berupa laporan keuangan yang diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia. Metode analisis penelitian ini menggunakan regresi berganda. Hasil dari penelitian adalah menunjukkan struktur yang tata kelola perusahaan yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan manufaktur.
PENENTU JUMLAH INTERNAL CONTROL COMPLIANCE COMMENT DAN PENGARUHNYA TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA Christian, Yoshia; Sutaryo, Sutaryo
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 11 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.045 KB)

Abstract

The purpose of this study is to analyze factors that affect the numbers of ICCC received by local government and their association with financial reporting quality in Indonesia. This research develops a statistical model to report internal control compliance comments (ICCC) issued by Republic Indonesia Supreme Audit Board (BPK-RI) pursuant to audit  of Indonesian’s local government and has 454 selected samples to the local government for year 2011. This study uses data of local government financial statetements in the form of softcopy from Republic Indonesia Supreme Audit Board (BPK-RI) and other media publications. For testing the data, this study uses multiple regression to examine the factors that affect the numbers of ICCC received by local government and binary logistic regression to examine the association between ICCC and local government financial report quality in the next year.Result shows that unqualified audit opinion, government grade, and auditor education background  affect the number of ICCC received by local government while local government size, intenal audit capability and auditor profesional certification do not have any effect. This research also reveals that  number of ICCC received by local government is negatively associated with the financial reporting quality in the next period. It indicates that the local government has not been able to implement the auditor recommendations well. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah ICCC yang diterima pemerintah daerah dan pengaruhnya terhadap kualitas laporan keuangan di Indonesia. Penelitian mengembangkan suatu model statistik untuk melaporkan komentar dalam sistem pengendalian internal dan kepatuhan (ICCC) yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) berdasarkan audit pemerintah daerah di Indonesia dan menggunakan 454 sampel pemerintah daerah tahun 2011. Penelitian ini menggunakan data softcopy laporan keuangan pemerintah daerah yang diperoleh dari BPK dan media publikasi lainnya. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah ICCC yang diterima pemerintah daerah dan binary logistic regression untuk menguji pengaruh antara jumlah ICCC dengan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah satu tahun setelahnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa opini wajar tanpa pengecualian, peringkat kinerja pemerintah daerah, dan latarbelakang pendidikan auditor berpengaruh terhadap jumlah ICCC yang diterima pemerintah daerah sementara ukuran pemerintah daerah, kapabilitas APIP dan sertifikasi profesi auditor tidak memiliki pengaruh. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa jumlah ICCC yang diterima pemerintah daerah berpengaruh negatif terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah satu tahun setelahnya. Hal ini mengindikasikan bahwa pemerintah daerah belum mampu melaksanakan rekomendasi auditor dengan baik.
EFEKTIFITAS STRUKTUR ORGANISASI UPBJJ UT KUPANG Beliu, Junus J; Fina, Yusinta N
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 11 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.812 KB)

Abstract

This study was made to illustrate the effectiveness of UPBJJ UT Kupang’s organizational, with the aim of reviewing the UPBJJ UT Kupang’s organizational structure which include reporting relationships, allocating of tasks and responsibilities and grouping by function. Results of research conducted qualitatively show that the UPBJJ UT Kupang’s organizational structure was not reflect the reporting relationship, allocating of tasks and responsibilities, and grouping by function. Work unevenly among staff UPBJJ UT Kupang caused not reflect the organizational structure for equity and provide space for stacking work on certain staff. Therefore, the evaluation needs to be done so that there harmony in work. Penelitian ini dibuat untuk menggambarkan efektifitas struktur organisasi UPBJJ  UT Kupang, dengan tujuan untuk  mengkaji struktur organisasi UPBJJ UT Kupang yang meliputi hubungan pelaporan, alokasi tugas dan tanggung jawab dan pengelompokan menurut fungsi. Hasil penelitian yang dilakukan secara kualitatif menunjukkan bahwa struktur organisasi UPBJJ UT Kupang belum mencerminkan adanya hubungan pelaporan, alokasi tugas dan tanggung jawab, dan  pengelompokkan menurut fungsi. Pekerjaan belum merata diantara staf UPBJJ UT Kupang yang disebabkan struktur organisasi yang belum mencerminkan adanya pemerataan dan memberikan ruang terhadap menumpuknya pekerjaan pada staf tertentu.  Oleh karena itu evaluasi perlu dilakukan sehingga terjadi keselarasan dalam bekerja.
ANALISIS PRODUCT MAPPING DAYA SAING EKSPOR PRODUK PRIMER INDONESIA DAN CHINA Sabaruddin, Sulthon Sjahril
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 11 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.902 KB)

Abstract

This research attempts to analyze the mapping competition of the Indonesian and Chinese primary products in order to identify and map the strengths and weaknesses of Indonesian products vis-à-vis China. To examine this, the study uses tools such as the SMART Model (Software for Market Analysis and Restrictions on Trade), Social Accounting Matrix 2008 (SAM 2008), Normalized Revealed Comparative Advantage (NRCA) and the Product Mapping. The results of the competition analysis found that Indonesia which rely on the export of primary products, in overall it is predicted to win the competition against China as the Indonesian primary products have better competitiveness than China. However, in the future, the competition will be fiercer, therefore, Indonesia should make efforts to improve further the competitiveness of Indonesian exports. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi peta persaingan produk primer Indonesia dan China guna mengidentifikasi dan memetakan kekuatan dan kelemahan produk Indonesia dalam persaingan dengan produk-produk primer asal China. Guna menelaah studi ini, beberapa perangkat dimanfaatkan yakni SMART Model (Software for Market Analysis and Restrictions on Trade), Sistem Neraca Sosial Ekonomi 2008 (SNSE 2008), Normalized Revealed Comparative Advantage (NRCA) dan Product Mapping. Hasil analisis peta persaingan kedua negara, Indonesia yang mengandalkan ekspor produk primer diperkirakan secara keseluruhan unggul dibandingkan produk primer dari China karena Indonesia memiliki daya saing yang lebih baik dibandingkan China. Namun demikian, perlu diperhatikan bahwa persaingan ke depan akan berlangsung semakin ketat, oleh karena itu Indonesia perlu melakukan upaya untuk meningkatkan daya saing ekspor Indonesia.
PENGARUH FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK LOYALITAS MAHASISWA UNIVERSITAS TERBUKA Ayuni, Devi; Mulyana, Andy
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 11 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.367 KB)

Abstract

Online tutorials is one form of e-learning are given UT. Since the registration period 2013.1 - 2014.2, the number of courses offered in Tuton increased 11% and participants increased 52%. Although Tuton has been growing rapidly, but the total decline in the number of students from the registration period 2013.1 to 2015.1. A decrease in the number of students can be justified as an indicator of lack of loyalty or retention of students. The main objective of this study was to test the relationships between the antecedents of loyalty, service quality, commitment, satisfaction, and reputation. The study population was coming from four faculties and one graduate program.Non probability method of sampling with judgmental sampling technique used in this study. The minimum required sample size of 200 respondents. Survey data collection is done by inviting respondents by email to fill out a questionnaire online in google site. Then the data were analyzed either descriptively and quantitatively using descriptive analysis and Structural Equation Modeling (SEM). Results of hypothesis testing showed 6 of 7 hypothesis is accepted with significant results. The sixth hypothesis are the influence of the quality of services to satisfaction; the effect on the reputation of the quality of services; the effect of commitment to student satisfaction; the effect of satisfaction to reputation; the effect of satisfaction on loyalty; and the effect of reputation on loyalty. As for the hypothesis is rejected is the effect of the reputation on commitment. Tutorial online merupakan salah satu bentuk e-learning yang diberikan UT.Sejak masa registrasi 2013.1-2014.2, jumlah mata kuliah yang ditawarkan dalam tuton bertambah sebesar 11% dan peserta tuton meningkat 52%. Walaupun tuton telah berkembang pesat, tetapi secara total terjadi penurunan jumlah mahasiwa dari masa registrasi 2013.1 hingga 2015.1. Penurunan jumlah mahasiswa dapat dijustifikasi sebagai salah satu indikator rendahnya loyalitas atau retensi mahasiswa.Tujuan utama dari penelitian ini adalah menguji relasi-relasi diantara anteseden loyalitas, yaitu kualitas jasa, komitmen, kepuasan, dan reputasi.Populasi penelitian ini adalah peserta tuton masa registrasi 2015.1 yang berasal dari 4 fakultas dan 1 program pascasarjana.Metode nonprobability sampling dengan teknik judgemental sampling digunakan dalam penelitian ini. Adapun ukuran sampel yang diperlukan minimum 200 responden. Pengumpulan data dilakukan  secara survei dengan mengundang responden melalui surel untuk mengisi kuesioner online dalam situs google. Kemudian data dianalisis baik secara deskriptif maupun kuantitatif menggunakan analisis deskriptif dan analisis Structural Equation Modelling (SEM). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan 6 dari 7 hipotesis diterima dengan hasil yang signifikan. Keenam hipotesis tersebut adalah pengaruh kualitas jasa terhadap kepuasan; pengaruh kualitas jasa terhadap reputasi; pengaruh komitmen terhadap kepuasan mahasiswa; pengaruh kepuasan terhadap reputasi; pengaruh kepuasan terhadap loyalitas; dan pengaruh reputasi terhadap loyalitas. Adapun satu hipotesis yang ditolak adalah pengaruh komitmen terhadap reputasi.
EFISIENSI PENERIMAAN PENDAPATAN ASET DAERAH (PAD) SUB SEKTOR PARIWISATA KABUPATEN/KOTA DI YOGYAKARTA 2008-2012 Anastasia, Febrian Sari; Santoso, Rokhedi Priyo
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 11 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.373 KB)

Abstract

Yogyakarta is endowed by rich natural and cultural-based tourism attractions. It significantly contributes to the revenue of regional owned-revenue in Yogyakarta. The purpose of this study is to calculate the level of efficiency and to identify the sources of inefficiency of regional owned-revenue from the tourism sub sector of five citiy/municipalities in Yogyakarta. The method used in this study is the Data Envelopment Analisys (DEA). The input variables are the number of tourists, the number of hotels, the number of tourism and travel agencies, the number of restaurants, and as well as the number of availability of supporting tourism facilities. These five input variables are combined by the output variable which is regional-owned revenue of tourism sub sector. The efficiency result shows that two regions, city of Yogyakarta and Sleman, have already reached efficiency. In contrast, the revenue from tourism sub sector of Kulon Progo has not been efficient yet.The source of efficiency is dominated by the number of tourism and travel agencies, while the main source of inefficiency comes from the lack of tourism supporting facilites. Besarnya kekayaan pariwisata yang dimiliki oleh Yogyakarta memberikan nilai pikat dan daya tarik wisatawan asing maupun lokal untuk dikunjungi. Hal tersebut memberi kontribusi pada Pendapatan Aset Daerah di Yogyakarta. Tujuan penelitian ini adalah menghitung tingkat efisiensi dan sumber-sumber efisiensi penerimaan Pendapatan Aset Daerah (PAD) sub sektor pariwisata di lima wilayah kota dan kabupaten di Yogyakarta.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Data Envelopment Analisys (DEA). Variabel input adalah jumlah wisatawan, jumlah hotel, jumlah usaha perjalanan wisata, jumlah rumah makan dan restaurant, serta jumlah sarana pendukung yang tersedia. Kelima variabel input dikombinasikan dengan variabel output PAD. Dari 5 Kabupaten/Kota di DIY terdapat 2 daerah yang mencapai nilai efisiensi yaitu Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman, sedangkan Kabupaten Bantul, Kulonprogo dan Gunung Kidul belum mencapai nilai efisiensi (inefisiensi). Nilai efisiensi tersebut didominasi oleh variabel input jumlah jasa perjalanan wisata sedangkan jumlah sarana pendukung menjadi sumber inefisiensi penerimaan PAD sub sektor pariwisata. 
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN NASABAH BANK, PENERAPANMETODEANALYTICAL HIERARCHY PROCESS Arlian, Ujang; Lestari, Etty Puji
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 11 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.386 KB)

Abstract

The development of the banking industry continues to progress over time. History has recorded that the banking industry advances occur after the deregulation package. Impact after the deregulation package that is increasing the number of private banks in Indonesia.Both private banks and state banks/enterprises vying to attract customers. Regional Development Bank (BPD), which has changed its name to the name of the province in Indonesia is also trying to implement a variety of strategies to encourage people to do deposits. The purpose of this study is to determine the level of satisfaction of bank customers who are in Lebong. The analytical method used is Analytical Hierarchy Process (AHP). Using four (4) criteria such as facilities, products, services, and security as a comparison between the two banks. The results showed that the criteria for the facility is a major factor in determining the level of customer satisfaction.Then followed the safety criteria for second place while the third and fourth position are the criteria of products and services.  Perkembangan industri perbankan terus mengalami kemajuan dari waktu ke waktu. Sejarah telah mencatat bahwa kemajuan industri perbankan terjadi setelah masa paket deregulasi. Dampak setelah masa paket deregulasi yaitu bertambah banyaknya bank swasta di Indonesia. Baik bank swasta maupun bank BUMN/BUMD berlomba-lomba untuk menarik nasabah. Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang telah berubah nama menjadi nama provinsi di Indonesia juga berupaya dengan menerapkan berbagai strategi untuk mengajak masyarakat melakukan simpanan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kepuasan nasabah perbankan yang terdapat di Kabupaten Lebong. Metode analisis yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP). Menggunakan 4 (empat) kriteria seperti fasilitas, produk, pelayanan, dan keamanan sebagai pembanding diantara kedua bank tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria fasilitas merupakan faktor utama didalam menentukan tingkat kepuasan nasabah. Kemudian disusul kriteria keamanan diposisi kedua sedangkan diposisi ketiga dan keempat ialah kriteria produk dan pelayanan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8