cover
Filter by Year

Analysis
Jurnal Organisasi Dan Manajemen
Published by Universitas Terbuka
Merupakan media informasi dan komunikasi para praktisi, peneliti, dan akademisi yang berkecimpung dan menaruh minat serta perhatian pada pengembangan organisasi dan manajemen. Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Terbuka.
Articles
136
Articles
‚Äč
EVALUASI KINERJA SAHAM BERTANGGUNGJAWAB SOSIAL (STUDI PADA SAHAM-SAHAM YANG MASUK PERHITUNGAN INDEKS SRI-KEHATI)

Robiyanto, Robiyanto, Lakaba, Angriana

Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 14 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Severals studies on the performance of stocks, especially those that examine the constituent of social responsibility in the Indonesia Stock Exchange, in general still focus on the performance assessment of the SRI-Kehati index, have not specifically reviewed the performance of the constituent stocks of the SRI-Kehati index. Therefore, this study specifically examines constituent stocks of the SRI-Kehati index. The study period used is 2009 to 2017. The sample in this study are 13 stocks that consistently enter into the calculation of SRI-Kehati Index during the study period. The stock performance assessment will be performedusing Sharpe Index, Jensen Alpha, Treynor Ratio, Sortino Ratio, Information Ratio. Overall, the consistent stocks listed in the SRI-Kehati Index may not necessarily indicate good stock performance. From 13 stocks, some have negative results which can be classified as non-performing stock. Berbagai penelitianterkait kinerja saham-saham bertanggungjawab sosial di Bursa Efek Indonesia secara umum masih berfokus pada penilaian kinerja indeks SRI-Kehati, namun belum secara khusus mengkaji kinerja saham-saham pembentuk indeks SRI-Kehati. Oleh sebab itu penelitian ini scara khusus mengkaji saham-saham pembentuk indeks SRI-Kehati. Periode penelitian yang digunakan adalah periode tahun 2009 hingga tahun 2017. Sampel dalam penelitian ini adalah 13 saham yang secara konsisten masuk ke dalam perhitungan Indeks SRI-Kehati selama periode penelitian. Penilaian kinerja saham akan dilakukan dengan menggunakan Indeks Sharpe, Jensen Alpha, Rasio Treynor, Rasio Sortino, Information Ratio. Secara keseluruhan, saham-saham yang konsisten terdaftar dalam Indeks SRI-Kehati belum semua menunjukkan kinerja saham yang baik. Dari 13 saham yang diteliti masih ada beberapa saham dengan hasil negatif yang berarti masih mempunyai kinerja saham yang buruk.  

ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING PEOPLES BEHAVIOR IN USING ELECTRONIC PAYMENT INSTRUMENTS

Sudibyo, Sri Darmadi, Maarif, Mohammad Syamsul, Sukmawati, Anggraini, Affandi, M Joko

Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 14 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku masyarakat menggunakan alat pembayaran elektronik (APE). Pengertian APE dalam penelitian ini dibatasi pada kartu debet dan kredit. Penggunaan APE di Indonesia saat ini masih menghadapi permasalahan yang kompleks. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan memberikan kuesioner kepada responden. Survei dilakukan kepada masyarakat di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) dengan total responden 400 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Kriteria yang dipergunakan dalam memilih sampel penelitian adalah responden yang berusia antara 17-56 tahun mengingat usia ini adalah usia kerja produktif dan merupakan nasabah aktif pemilik akun di bank selaku pemegang kartu debet atau kartu kredit. Untuk menjawab tujuan penelitian tersebut, digunakan Structural Equation Modelling (SEM). Menurut teori perilaku yang direncanakan (the planned behavior theory), behavior dipengaruhi oleh intention, sedangkan intention dipengaruhi oleh attitude, subjektif norm, dan perceived behavioral control. Hasil analisis SEM menunjukkan bahwa behavior masyarakat dalam menggunakan APE dipengaruhi secara dominan oleh intention, sementara intention tersebut dipengaruhi oleh perceived behavioral control. The objective  of this study is to analyze the factors that influence peoples behavior in using Electronic Payment Instruments (APE). In this study, the definition of APE is limited to debit and credit card. The use of APE in Indonesia is still facing complex problems. The data used in this study is primary data by giving questionnaires to respondents. The survey was conducted on communities in Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang and Bekasi (Jabodetabek) with a total of 400 respondents. The criteria used to select the research sample are respondents aged between 17-56 years, this age is the productive age of work and  an active customer who owns the account at the Bank as the holder of a debit card or credit card.To answer that objective, Structural Equation Modeling (SEM) is used in this study. Following the theory of Planned Behavior, the behavior is influenced by intention, whereas intention is influenced by attitude, subjective norm, and perceived behavioral control. The result of SEM analysis shows that peoples behavior in using APE is influenced by the intention, meanwhile intention is influenced by perceived behavioral control.

KONTRIBUSI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH TERHADAP TINGKAT PERTUMBUHAN PENDAPATAN DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA

Ariwibowo, Prasetio, Mauludin Insana, Dwi Rorin

Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 14 No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.889 KB)

Abstract

This study aims to analyze the potential and contribution of retribution revenue from the City Administration Government of Central Jakarta, East Jakarta, and South Jakarta to the total DKI Jakarta Original Regional Revenue (PAD). This study uses primary data and secondary data. Qualitative descriptive analysis method focused on the development strategy of MSME business empowerment in the form of retribution income performance based on purposive sampling and literature study with Growth analysis testing tools and Share analysis. Growth rate (Growth) Temporary Location retribution income (LokSem) and Patronage Locations (LokBin) in the city government The administration of South Jakarta, Central Jakarta, and East Jakarta has fluctuated every month. Total revenue retribution (Loksem and Lokbin) Administrative City Administration of South Jakarta, Central Jakarta, and East Jakarta does not have a large influence on the total Regional Original Revenue (PAD) of DKI Jakarta Province in 2016.In order to improve the performance of retribution, it can be concluded that the strategy in the form of a Performance SOP and Performance Accountability Report (LPJK) in each month has an integrated Management Information System for all SME & Trade Sub-Centers in DKI Jakarta, analyzing 5 C (Capital, Collateral, Character, Capacity , and Condition) and 7 P (Personality, Party, Purpose, Prospect, Payment, Profitabillity, and Protection). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan kontribusi pendapatan retribusi dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan terhadap total Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Metode analisis deskriptif kualitatif yang difokuskan pada strategi pengembangan pemberdayaan usaha UMKM dalam bentuk kinerja pendapatan retribusi yang berdasarkan purposive sampling dan studi kepustakaan dengan alat uji analisis Growth dan analisis Share. Tingkat pertumbuhan (Growth) pendapatan retribusi Lokasi Sementara (LokSem) dan Lokasi Binaan (LokBin) di Pemerintah kota Administrasi Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur mengalami fluktuatif tiap bulannya. Total pendapatan retribusi (Loksem dan Lokbin) Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur tidak memiliki pengaruh yang besar terhadap total Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi DKI Jakarta di Tahun 2016. Guna meningkatkan kinerja retribusi, dapat disimpulkan strategi berupa Terdapat SOP Kinerja dan Laporan Pertanggung Jawaban Kinerja (LPJK) di tiap bulannya, memiliki Sistem Informasi Manajemen terpadu bagi seluruh Sudin UKM & Perdagangan di DKI Jakarta, melakukan analisa 5 C (Capital, Collateral, Character, Capacity, and Condition) dan 7 P (Personality, Party, Purpose, Prospect, Payment, Profitabillity, and Protection).

DIMENSI KEMISKINAN DI WILAYAH PESISIR PADA KABUPATEN INDRAGIRI HULU PROPINSI RIAU

Rahayu, Heffi Christya, Sarungu, J J, Hakim, Lukman, Soesilo, A M

Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 14 No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.847 KB)

Abstract

This purpose of this study  to analyze the poverty of the region in Indargiri Hilir regency. This study uses panel data. The data used in this study results of Podes survey in 2003, 2006, 2008, 2011 and 2014. The sample used amounted to 465 villages. The results of variables of electric users, TVRI users, hospital distance to the village and access to hospitals have negative and significant value, indicating more and more people use electricity, TVRI and access to hospitals will reduce poverty. While the river variables for crossing between villages and rivers for transportation have positive and insignificant values, indicating that the more rivers for transportation the more poverty will increase. Tujuan menganalisa kemiskinan  di daerah di Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini menggunakan data panel. Data yang digunakan dalam penelitian ini hasil survei Podes tahun 2003, 2006, 2008, 2011 dan 2014. Sampel yang digunakan berjumlah 465 desa. Hasil penelitian Variabel pengguna listrik, pengguna TVRI, Jarak rumah sakit  ke desa dan akses rumah  sakit mempunyai nilai negatif dan signifikan, yang menandakan semakin banyak masyarakat menggunakan listrik, TVRI dan akses rumah  sakit maka akan mengurangi kemiskinan. Sedangkan variabel sungai untuk melintas antar desa dan sungai untuk transportasi mempunyai nilai positif dan tidak signifikan, yang menandakan bahwa semakin banyak sungai untuk transportasi maka kemiskinan akan semakin meningkat.

ANALISIS STRATEGI KLASTER INDUSTRI CANTING CAP DI KOTA PEKALONGAN

Basir, Moh Abdul

Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 14 No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.328 KB)

Abstract

InThis study aims to analyze the strategic position of the canting cap industry cluster in Pekalongan City. The population in this research is the perpetrators of micro and small and medium enterprises canting cap in Pekalongan City. To determine the strategic position of cluster canitng cap, SWOT analysis and General Electric (GE) analysis were used. The results show that the canting cap industry clusters have a medium-sized competitive appeal and strength, so the right strategy to develop a canting cap is to identify growth factors, specialization and selective investment. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis posisi strategis dari klaster industri canting cap di Kota Pekalongan. Populasi dalam penelitian ini adalah para pelaku  usaha mikro kecil dan menengah canting cap di Kota Pekalongan. Untuk menentukan posisi startegis klaster canitng cap digunakan analisis SWOT dan analisis General Elektrik (GE). Hasil penelitian menunjukkan posisi klaster industri canting cap mempunya daya tarik dan kekuatan persaingan yang menengah, sehingga strategi yang tepat untuk mengembangkan usaha canting cap adalah mengidentifikasi faktor pertumbuhan, spesialisasi, dan melakukan investasi yang selektif.   

KONTRIBUSI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH TERHADAP TINGKAT PERTUMBUHAN PENDAPATAN DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA

Ariwibowo, Prasetio, Mauludin Insana, Dwi Rorin

Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 14 No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This study aims to analyze the potential and contribution of retribution revenue from the City Administration Government of Central Jakarta, East Jakarta, and South Jakarta to the total DKI Jakarta Original Regional Revenue (PAD). This study uses primary data and secondary data. Qualitative descriptive analysis method focused on the development strategy of MSME business empowerment in the form of retribution income performance based on purposive sampling and literature study with Growth analysis testing tools and Share analysis. Growth rate (Growth) Temporary Location retribution income (LokSem) and Patronage Locations (LokBin) in the city government The administration of South Jakarta, Central Jakarta, and East Jakarta has fluctuated every month. Total revenue retribution (Loksem and Lokbin) Administrative City Administration of South Jakarta, Central Jakarta, and East Jakarta does not have a large influence on the total Regional Original Revenue (PAD) of DKI Jakarta Province in 2016.In order to improve the performance of retribution, it can be concluded that the strategy in the form of a Performance SOP and Performance Accountability Report (LPJK) in each month has an integrated Management Information System for all SME & Trade Sub-Centers in DKI Jakarta, analyzing 5 C (Capital, Collateral, Character, Capacity , and Condition) and 7 P (Personality, Party, Purpose, Prospect, Payment, Profitabillity, and Protection). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan kontribusi pendapatan retribusi dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan terhadap total Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Metode analisis deskriptif kualitatif yang difokuskan pada strategi pengembangan pemberdayaan usaha UMKM dalam bentuk kinerja pendapatan retribusi yang berdasarkan purposive sampling dan studi kepustakaan dengan alat uji analisis Growth dan analisis Share. Tingkat pertumbuhan (Growth) pendapatan retribusi Lokasi Sementara (LokSem) dan Lokasi Binaan (LokBin) di Pemerintah kota Administrasi Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur mengalami fluktuatif tiap bulannya. Total pendapatan retribusi (Loksem dan Lokbin) Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur tidak memiliki pengaruh yang besar terhadap total Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi DKI Jakarta di Tahun 2016. Guna meningkatkan kinerja retribusi, dapat disimpulkan strategi berupa Terdapat SOP Kinerja dan Laporan Pertanggung Jawaban Kinerja (LPJK) di tiap bulannya, memiliki Sistem Informasi Manajemen terpadu bagi seluruh Sudin UKM & Perdagangan di DKI Jakarta, melakukan analisa 5 C (Capital, Collateral, Character, Capacity, and Condition) dan 7 P (Personality, Party, Purpose, Prospect, Payment, Profitabillity, and Protection).

CONTAGION EFFECT DAN INTEGRASI PASAR MODAL DI KAWASAN ASIA, EROPA DAN AMERIKA

Robiyanto, Robiyanto, Hartanto, Aldhi Fajar

Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 14 No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Capital market integration is a very interesting topic to study because it is constantly evolving along with the development of time and conditions that occur in the capital markets in the world. This study examines the integration of capital markets and the contagion effect of capital markets in Asia, Europe and America. This study uses monthly closing data of Jakarta Composite Index (JCI) for Indonesia, (KLCI) for Malaysia, PSE Composite Index (PSE) for Philippines, Straight Times Index (STI) for Singapore, SET Index (SET) for Indonesia Thailand, NIKKEI 225 for Japan, FTSE 100 for UK, DAX 30 for Germany, CAC 40 for France, IBEX 35 for Spain, Dow Jones for USA during period of January 2012 until December 2016. The result of this research is there is no comovement between capital markets of Indonesia, Malaysia, Philippines, Singapore, Thailand, Japan, UK, Germany, France, Italy, Spain and the United States. Integrasi pasar modal merupakan topik yang masih sangat menarik untuk dikaji karena senantiasa berkembang seiring dengan perkembangan waktu dan kondisi yang terjadi pada pasar modal-pasar modal yang ada di dunia. Penelitian ini mengkaji integrasi pasar modal dan contagion effect dari pasar modal di Asia, Eropa dan Amerika. Penelitian ini menggunakan data penutupan bulanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk Indonesia, Kuala Lumpur Composite Index (KLCI) untuk Malaysia, PSE Composite Index (PSE) untuk Filipina, Straight Times Index (STI) untuk Singapura, SET Index (SET) untuk Thailand, NIKKEI 225 untuk Jepang, FTSE 100 untuk Inggris, DAX 30 untuk Jerman, CAC 40 untuk Prancis, IBEX 35 untuk Spanyol, Dow Jones untuk Amerika Serikatselama periode bulan Januari 2012 sampai dengan Desember 2016. Hasil penelitian ini adalah tidak terdapat comovement antara pasar modal Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Jepang, UK, Jerman, Perancis, Italia, Spanyol, dan Amerika Serikat.

ANALISIS COST VOLUME PROFIT DAN METODE ACTIVITY BASED COSTING UNTUK PENJUALAN BARANG BEKAS

pitoyo, rubianto

Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 14 No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.461 KB)

Abstract

This research target is to see the cost volume profit of scraps sales by using  activity based costing method for the scrap of iron, scrap of cardboard, and scrap of plastic. In this research is used qualitative approach because policy of cost volume profit analysis, needing research having the character of exploration as a mean to know the effectivity and efficiency of applying the policy of cost/expense report which have been specified by management. Cost volume profit analysis represent the method to analyse the policy operate for and marketing to net profit, by virtue relation between variable cost, fixed cost, price sell per unit, and mount the output. Activity based costing is calculation system which correlating expense with the activity using resources and also adding the costs of resources to object cost like product, service or account of relocation intermediaries expense/cost by activity conducted for the object cost. The results showed that the operating profit of used goods sales generated using Activity Based Costing method is greater than if using conventional system. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat Cost Volume Profit penjualan barang bekas dengan menggunakan metode Activity Based Costing untuk barang bekas, yaitu besi bekas, kardus bekas, dan plastik bekas. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif dikarena kebijakan analisis biaya volume laba, memerlukan penelitian yang bersifat eksploratif dengan tujuan untuk mengetahui efektifitas dan efisiensi penerapan kebijakan pelaporan biaya yang telah ditetapkan oleh manajemen. Analisis Biaya Volume Laba merupakan metode untuk menganalisis kebijakan operasi dan pemasaran terhadap laba bersih, berdasarkan atas hubungan antara biaya variabel, biaya tetap, harga jual per unit, dan tingkat output. Activity Based Costing adalah sistem perhitungan yang mengaitkan biaya dengan aktivitas yang menggunakan sumber daya serta membebankan biaya-biaya sumber daya pada objek biaya seperti produk, jasa atau tempat penampungan biaya perantara berdasarkan aktivitas yang dilakukan untuk objek biaya tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laba operasi penjualan barang bekas yang dihasilkan menggunakan metode Activity Based Costing lebih besar dibandingkan jika menggunakan sistem konvensional.

CONTAGION EFFECT DAN INTEGRASI PASAR MODAL DI KAWASAN ASIA, EROPA DAN AMERIKA

Robiyanto, Robiyanto, Hartanto, Aldhi Fajar

Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 14 No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.897 KB)

Abstract

Capital market integration is a very interesting topic to study because it is constantly evolving along with the development of time and conditions that occur in the capital markets in the world. This study examines the integration of capital markets and the contagion effect of capital markets in Asia, Europe and America. This study uses monthly closing data of Jakarta Composite Index (JCI) for Indonesia, (KLCI) for Malaysia, PSE Composite Index (PSE) for Philippines, Straight Times Index (STI) for Singapore, SET Index (SET) for Indonesia Thailand, NIKKEI 225 for Japan, FTSE 100 for UK, DAX 30 for Germany, CAC 40 for France, IBEX 35 for Spain, Dow Jones for USA during period of January 2012 until December 2016. The result of this research is there is no comovement between capital markets of Indonesia, Malaysia, Philippines, Singapore, Thailand, Japan, UK, Germany, France, Italy, Spain and the United States. Integrasi pasar modal merupakan topik yang masih sangat menarik untuk dikaji karena senantiasa berkembang seiring dengan perkembangan waktu dan kondisi yang terjadi pada pasar modal-pasar modal yang ada di dunia. Penelitian ini mengkaji integrasi pasar modal dan contagion effect dari pasar modal di Asia, Eropa dan Amerika. Penelitian ini menggunakan data penutupan bulanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk Indonesia, Kuala Lumpur Composite Index (KLCI) untuk Malaysia, PSE Composite Index (PSE) untuk Filipina, Straight Times Index (STI) untuk Singapura, SET Index (SET) untuk Thailand, NIKKEI 225 untuk Jepang, FTSE 100 untuk Inggris, DAX 30 untuk Jerman, CAC 40 untuk Prancis, IBEX 35 untuk Spanyol, Dow Jones untuk Amerika Serikatselama periode bulan Januari 2012 sampai dengan Desember 2016. Hasil penelitian ini adalah tidak terdapat comovement antara pasar modal Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Jepang, UK, Jerman, Perancis, Italia, Spanyol, dan Amerika Serikat.

IMPLEMENTASI SWOT PADA INSTITUSI PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN ANGKA PARTISIPASI KASAR

Anfas, Anfas, Zainuddin, Zainuddin

Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 14 No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This study aims to measure the opportunities and challenges Institusion Universitas Terbuka of Regional office Ternate (UPBJJ-UT Ternate) through the expectations of high school students towards universities. Students expectations of higher education are measured by the marketing mix of higher education services which include products, prices, places, promotions, people, process and physical evidence. This research is a qualitative descriptive study. The sources of information in this study were students in class XII in the city of Tidore Islands and West Halmahera Regency with a total sample of 461 students. Data collection techniques use interviews, observation and documentation. Data were analyzed using models from Milles and Michael Huberman with the stages of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing.  The results of the study show that: 1) In the aspect of the product, students consider universities that have study programs / majors that are of interest to students; 2). In the price aspect, students consider universities that offer SPP fees affordable; 3). In the aspect of place, students are more expecting higher education that is close to the city center; 4). In the aspect of promotion, students prefer universities that conduct face-to-face promotions in their schools; 5). In the aspect of people, students expect universities that have lecturers / tutors with capable educational qualifications; 6). In the aspect of process, students expect universities that have easy new student registration programs; and 7). In the aspect of physical evidence, students expect higher education institutions with comfortable learning spaces. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur peluang dan tantangan Institusi Universitas Terbuka pada kantor regional (UPBJJ-UT Ternate) melalui ekspektasi siswa SLTA terhadap Perguruan Tinggi. Ekspektasi siswa terhadap perguruan tinggi diukur dengan bauran pemasaran jasa perguruan tinggi yang meliputi produk, harga, tempat, promosi, sumber daya manusia, aktivitas operasional dan sarana dan prasarana. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber informasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII di kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Barat dengan total sampel sebanyak 461 Siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan model dari Milles dan Michael Huberman dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pada aspek produk, siswa lebih mempertimbangkan perguruan tinggi yang memiliki program studi/jurusan yang diminati oleh siswa; 2). Pada aspek harga, siswa lebih mempertimbangkan perguruan tinggi yang menawarkan biaya SPP yang terjangkau; 3). Pada aspek tempat, siswa lebih mengharapkan perguruan tinggi yang dekat dengan pusat kota; 4). Pada aspek promosi, siswa lebih memilih perguruan tinggi yang melakukan promosi melalui tatap muka langsung di sekolah mereka; 5). Pada aspek sumber daya manusia, siswa lebih mengharapkan perguruan tinggi yang memiliki dosen/tutor dengan kualifikasi pendidikan yang kapabel; 6). Pada aspek aktivitas operasional, siswa lebih mengharapkan perguruan tinggi yang memiliki program pendaftaran mahasiswa baru yang mudah; dan 7). Pada aspek sarana dan prasarana, siswa lebih mengharapkan perguruan tinggi dengan ruang belajar yang nyaman.