cover
Filter by Year
BAREKENG: JURNAL ILMU MATEMATIKA DAN TERAPAN
Published by Universitas Pattimura
BAREKENG Journal (Jurnal ilmu Matematika dan Terapan) is one of the scientific publication media, which publish the article related to the result of research or study in the field of Pure Mathematics (analysis, algebra & number theory), Applied Mathematics (Fuzzy, Artificial Neural Network, Mathematics Modeling & Simulation, Control & Optimization, Ethno-mathematics, etc.), Statistics, Actuary, Logic, Geometry & Topology, Numerical Analysis, Mathematic Computation and Mathematics Education.
Articles
139
Articles
DEGRADATION MODEL OFPOLYETHYLENE TEREPHTHALATE BY ESCHERCHIA COLI BACTERIA

Talib, Taufan

BAREKENG: JURNAL ILMU MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol 12 No 2 (2018): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : MATHEMATIC DEPARTMENT FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES UNIVERSITY OF PATTIMURA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Degradation of Polyethylene Terephthalate (PET) using Escherchia Coli (E-Coli) bacteria in awhole cell biocatalys system. E-Coli bacteria will produce LC-Cutinase enzyme surface of the cell and coupled with PET, so PET can decompose. LC-Cutinase reaction and PET lasts for three days.  Models that are formed already can explains the phenomenon of PET degradation

PENJADWALAN WAKTU PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH DENGAN MENGGUNAKAN CPM (CRITICAL PATH METHOD)

Ilwaru, Venn Yan Ishak, Rahakbauw, Dorteus L., Tetimelay, Jeky

BAREKENG: JURNAL ILMU MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol 12 No 2 (2018): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : MATHEMATIC DEPARTMENT FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES UNIVERSITY OF PATTIMURA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penjadwalan proyek merupakan bagian yang paling penting dari sebuah perencanaan proyek, yaitu untuk menentukan kapan sebuah proyek dilaksanakan berdasarkan urutan tertentu dari awal sampai akhir proyek.CPM (Critical Path Method) merupakan salah satu metode yang di gunakan dalam menganalisis penjadwalan waktu kerja sebuah proyek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jalur kritis yang di dalamnya terdapat aktivitas-aktivitas kritis dan membandingkan penjadwalan waktu antara waktu kerja yang di jadwalkan pemilik proyek dan waktu kerja yang di jadwalkan dengan metode CPM, pada proyek pembangunan rumah tinggal tipe 84 ukuran 7m x 12m di desa Amahusu Kota Ambon. Dalam penelitian ini data yang di ambil adalah data primer, yang di peroleh langsung dari hasil wawancara antara pemilik proyek dan peneliti. Hasil pembahasan penelitian ini menunjukkan bahwa jalur kritis yang diperoleh jaringan kerja proyek pembangunan rumah ini adalah jalur A, B, E, J, N, O, Q yang meliputi aktivitas galian pondasi, pasang pondasi, pekerjaan (kusen, pintu, jendela), pemasangan gorden, pemasangan instalasi listrik, pengecatan, dan finishing. Sehingga waktu yang diperlukan untuk penjadwalan penyelesaian proyek tersebut berdasarkan hasil analisis CPM adalah 136 hari waktu normal dan 95 hari waktu cepat untuk penyelesaian proyek tersebut.

PENERAPAN ANALISIS JALUR TERHADAP FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB ANGKA KEMATIAN BAYI DI PROVINSI MALUKU

Kondo Lembang, Ferry, Romer, Christof F., Patty, Henry W.M.

BAREKENG: JURNAL ILMU MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol 12 No 2 (2018): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : MATHEMATIC DEPARTMENT FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES UNIVERSITY OF PATTIMURA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dan keberhasilan pembangunan di suatu negara. AKB merupakan kematian anak kurang dari satu tahun. Kematian bayi diukur sebagai tingkat kematian bayi yang merupakan jumlah kematian anak di bawah satu tahun per 1000 kelahiran. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni mendapatkan faktor-faktor penyebab AKB di Provinsi Maluku menggunakan metode Analisis Jalur. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa AKB tertinggi berada diwilayah kota Tual yaitu sebesar 36 per 1000 kelahiran. Selanjutnya variabel eksogen (X) yang berpengaruh terhadap variabel endogen jumlah bayi dengan resiko Berat Badan Lahir Rendah (Y1) untuk model jalur sub struktur I yakni variabel ibu hamil yang diukur Lingkar Lengan Atas (LILA)(X1) dengan nilai |thitung| sebesar 7,251 dimana lebih besar dari nilai ttabel = 2,262, sedangkan untuk model jalur sub struktur II variabel eksogen (X) yang berpengaruh terhadap variabel endogen Persentase AKB tiap kabupaten/kota di Maluku (Y2) yakni variabel jumlah ibu hamil yang diukur LILA (X1), jumlah ibu hamil yang melakukan kunjungan ke puskesmas untuk imunisasi (X2), dan jumlah ibu hamil yang melaksanakan kunjungan ke puskesmas pertama kali saat melahirkan (X3) dimana masing-masing memiliki nilai |thitung| sebesar 2,836; 3,535; dan 2,837lebih besar dari nilai ttabel = 2,262.

PENERAPAN PROSES HIERARKI ANALITIK (PHA) DALAM MENGATASI MASALAH KEMACETAN LALU LINTAS DI KOTA AMBON

Talakua, Mozart W., Batlajery, Jemsr S.

BAREKENG: JURNAL ILMU MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol 12 No 2 (2018): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : MATHEMATIC DEPARTMENT FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES UNIVERSITY OF PATTIMURA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kepadatan lalu lintas yang meningkat akhir-akhir ini di Kota Ambon telahmenimbulkan masalah yang cukup serius, seperti waktu tempuh perjalanan yang bertambahlama dan pencemaran udara yang semakin meningkat. Masalah kemacetan di Kota Ambon ini dapat diselesaikan dengan menggunakan metode ProsesHierarki Analitik (PHA). Data penelitian ini diperoleh dengan menyebarkan 100 kuesioner kepada masyarakat Kota Ambon yang memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Hasil penelitian ini dengan menggunakan metode Proses Hierarki Analitik ternyata masyarakat Kota Ambon yang memiliki SIM menganggap aspek pengelolaan yang paling mempengaruhi kemacetan yaitu sebesar 45,2%, sedangkan yang menjadi prioritas utama dalam mengatasi kemacetan adalah pembenahan jalur angkutan umum sebesar 19,6%. Kata Kunci : Transportasi, Kebijakan, Sistem, Transportasi Umum.

PENERAPAN ANALISIS KONJOIN DALAM PENILAIAN DOSEN FMIPA TERHADAP PEMBUKAAN PROGRAM STUDI STATISTIKA DI UNIVERSITAS PATTIMURA

Aulele, Salmon Noce, Taihuttu, Helda Y., Talakua, Mozart W.

BAREKENG: JURNAL ILMU MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol 12 No 2 (2018): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : MATHEMATIC DEPARTMENT FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES UNIVERSITY OF PATTIMURA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Analisis konjoin adalah  salah satu analisis statistik multivariat yang dapat digunakan untuk mengetahui keadaan suatu produk atau jasa. Pada penelitian ini analisis konjoin diterapkan untuk mengetahui penilaian dosen terhadap pembukaan program studi statistika di universitas pattimura. Atribut yang perlu diperhatikan yaitu jumlah dosen, banyaknya ruangan kuliah, peminat program studi, kondisi laboratorim, kondisi perpustakan, dan pengguna lulusan. Data diperoleh dari 50 dosen FMIPA. Hasil penelitian ini diketahui bahwa keadaan Program Studi Statistika nantinya memiliki karakteristik dosen statistika cukup, ruangan kuliah kurang, peminat program studi banyak, kondisi laboratorium baik, kondisi perpustakaan dan pengguna lulusan banyak dan menurut pendapat dosen FMIPA atribu yang sangat perlu diperhatikan adalah atribut jumlah dosen.  Kata kunci: Analisis Konjoin, Penilaian Dosen, Program Studi Statistika

SISTEM PREDIKSI TINGKAT PENGANGGURAN DI PROVINSI MALUKU MENGGUNAKAN ANFIS (ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM)

Rahakbauw, Dorteus Lodewyik, Tanassy, Muh. Iskandar, Tomasouw, Berny P.

BAREKENG: JURNAL ILMU MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol 12 No 2 (2018): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : MATHEMATIC DEPARTMENT FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES UNIVERSITY OF PATTIMURA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pengangguran merupakan salah satu permasalahan yang belum terselesaikan dengan baik sampai saat ini meskipun sudah dilakukan berbagai upaya untuk menurunkan jumlah tingkat pengangguran. Tingkat pengangguran masih mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Untuk itu dilakukan prediksi jumlah tingkat pengangguran untuk membuat kebijakan yang perlu dilakukan berdasarkan hasil prediksi. Pada penelitian ini akan dibuat sistem prediksi tingkat pengangguran menggunakan ANFIS (Adaptive Neuro Fuzzy Inference System). Untuk mendapatkan struktur ANFIS yang baik dan keanggotaan yang akan dipilih dilakukan pelatihan data lalu dipilih fungsi keanggotaan dengan error terkecil sebagai keanggotaan parameter yang diuji. Kemudian data diuji menggunakan fungsi keanggotaan tersebut lalu menghasilkan sebuah sistem prediksi yang nantinya menjadi sistem yang digunakan sebagai prediksi. Hasil penelitian ini diperoleh rata-rata presentasi error sistem prediksi tingkat pengangguran sebesar 4.49%.

MATRIKS SCORE DAN APLIKASINYA DALAM PENGAMANAN PESAN RAHASIA

Tomasouw, Berny Pebo, Mado, Glevi E., Persulessy, Elvinus R.

BAREKENG: JURNAL ILMU MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol 12 No 2 (2018): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : MATHEMATIC DEPARTMENT FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES UNIVERSITY OF PATTIMURA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The exchange of general information or confidential information between two persons through a medium does not guarantee its safety. This makes the sender of information and the recipient of information needs to be vigilant. In this case, the role of data encoding is very important. One of the most commonly used and recognized data encryption is cryptography. Cryptography is a technique for encrypting data through the process of encryption and decryption process by using certain keys so as generate new data that is secret. One of the cryptography is the security of secret messages using the Score matrix. The score matrix is defined as a symmetric matrix  with elements of complex number and  is a diagonal matrix.

PENENTUAN PROGRAM DANA PENSIUN PADA GEREJA PROTESTAN MALUKU MENGGUNAKAN METODE INDIVIDUAL LEVEL PREMIUM

Sinay, Lexy J, Pattireuw, Delvin S, Wattimena, A Z

BAREKENG: JURNAL ILMU MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol 12 No 2 (2018): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : MATHEMATIC DEPARTMENT FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES UNIVERSITY OF PATTIMURA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tenaga kerja merupakan salah satu aset utama dalam pembangunan nasional. Pendeta, pemuka agama Kristen Protestan, merupakan tenaga kerja sekaligus profesi yang memegang peranan penting dalam membina karakter umat Kristen untuk beriman dan bertaqwa, serta bermanfaat bagi bangsa dan negara. Gereja Protestan Maluku sebagai suatu denominasi dan organisasi gereja memiliki manajemen keuangan dalam membiayai dana pensiun para pendetanya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan program dana pensiun para pendeta dalam organisasi Gereja Protestan Maluku menggunakan metode individual level premium, kemudian mengkomparasi hasil penghitungan tersebut dengan program dana pensiun yang dimiliki oleh Gereja Protestan Maluku. Hasil yang diperoleh adalah program dana pensiun menggunakan metode individual level premium lebih optimal dibandingkan program dana pensiun yang dikeluarkan oleh pihak Sinode GPM, karena penghitungan nilai manfaat yang diperoleh setiap peserta menggunakan metode individual level premium sesuai dengan masa kerja, proporsi gaji akhir dan iuran yang dibayarkan oleh para pendeta, sedangkan penghitungan oleh pihak sinode tidak sesuai.

PERAMALAN JUMLAH PELANGGAN TELEPON BERBAYAR TAHUN 2017 DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ARIMA(𝐩, 𝐝, 𝐪)

Rahakbauw, Dorteus L., Lesnussa, Yopi Andry, Waas, Rethalina

BAREKENG: JURNAL ILMU MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol 12 No 1 (2018): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : MATHEMATIC DEPARTMENT FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES UNIVERSITY OF PATTIMURA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pertumbuhan pertelekomunikasian dapat dilihat dari perkembangan jumlah pelanggan telepon berbayar. Peningkatan kesejahteraan masyarakat seiring dengan perkembangan telekomunikasi itu, dapat ditunjukan oleh beberapa indikator yang dapat digunakan oleh para pengambil kebijakan untuk menentukan strategi pembangunan yang terkait dengan pertelekomunikasian secara nasional maupun regional. Penelitian ini menggunakan model ARIMA(?, ??, ??) dan software Minitab 16. Metode ARIMA sendiri merupakan suatu metode peramalan terbaik untuk perhitungan jangka pendek. Model yang didapat dalam penelitian ini adalah ARIMA(1,1,1) dengan koefisien parameternya adalah 1 ? = 0.8895, 1 θ = 0.9783 dan 0β = -11.757.

KORELASI MULTIVARIABEL ENSO, MONSUN DAN DIPOLEMODE TERHADAP VARIABILITAS CURAH HUJAN DI MALUKU

Elake, Alexander Y., Talahatu, Merlin, Nanlohy, Pieldrie

BAREKENG: JURNAL ILMU MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol 12 No 1 (2018): BAREKENG : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : MATHEMATIC DEPARTMENT FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES UNIVERSITY OF PATTIMURA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Analisis korelasi multivariabel antara curah hujan diMaluku (Ambon, Tual, dan Saumlaki) dengan anomali suhu the El Niño Southern Oscillation (ENSO) di daerah Niño 3.4 Samudera Pasifik, angin Monsun di wilayah Maluku serta anomali suhu Dipole Mode Event (DME) di Samudera Hindia telah dilakukan dengan analisa korelasi parsial dan berganda. Analisis tersebut dilakukan untuk data selama 10 tahun kalender yaitu dari Januari 2005 ?? Desember 2014 yang meliputi dua periode kejadian El Niño (tahun 2006/07 dan 2009/10), dua tahun fasa ENSO Normal (2005 dan 2013), dan tiga periode La Niña (2007/08, 2010/11, dan 2011/12). Pengaruh interaksi ENSO, Monsun dan Dipole Mode terhadap curah hujan Maluku ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi berganda (rb1) yang berkisar antara 0,748 ?? 0,999 dan nilai koefisien penentu berganda (rpb1) dengan kisaran 55,9??99,8% pada fasa El Niño. Sedangkan untuk fasa ENSO Normal nilainya berturut-turut rb2 = 0,807??0,905 dan rpb2 = 64,6 ?? 81,9%, dan untuk fasa fasa La Niña adalah rb3 = 0,674??0,964 dan rpb3 = 45,4?? 92,9%. Pengaruh ENSO yang dominan terhadap curah hujan Ambon terlihat pada fasa El Niño dan fasa La Niña, sedangkan Monsun lebih dominan pada ENSO Normal. Untuk Tual, pengaruh ENSO, Monsun, dan Dipole Mode sama-sama terlihat pada fasa El Niño dan fasa La Niña, sedangkan Monsun lebih dominan dari Dipole Mode pada ENSO Normal. Sementara pengaruh Dipole Mode sangat dominan terhadap curah hujan Saumlaki.