INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication)
ISSN : 25485857     EISSN : 25487124
INJECT Journal is an academic journal published by Faculty of Dakwah State Institute for Islamic Studies (IAIN) Salatiga. INJECT journal focuses on the discussion of interdisciplinary communicatin, social-religious research that includes culture, social development and institution management using quantitative or qualitative research methods. This journal is a media to accommodate the result of research of students, lecturers, or practitioners.
Articles 44 Documents
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DETEKSI LOKASI KEBAKARAN LAHAN JATI DI DESA KALIJAMBE KECAMATAN BRINGIN KABUPATEN SEMARANG

Budyastomo, Avin Wimar

INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2152.191 KB) | DOI: 10.18326/inject.v1i1.63-80

Abstract

Kalijambe village is a village located in Bringin sub district of Semarang. The geographical position of the village Kalijambe is still largely in the form of rubber and teak plantations. Thus, the dry season is very prone of fires. The cause of the fire itself is caused by the citizens who burned the bush and grass growing around the rubber plants and teak. In the other hand, this case was not recognized by people that it was the cause of the fire. Geographic Information System to detect the fire location is intended to help Kalijambe  village government to see the areas affected by fire through the coordinate points contained on google map fire. The method used was the method of field survey conducted periodically. This research resulted that the affected areas were known and signed with black mark on the map location.AbstrakDesa Kalijambe adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Letak geografis dari desa Kalijambe sebagian besar masih berupa lahan perkebunan Karet dan Jati. Sehingga pada musim kemarau sangat rawan terhadap kebakaran. Penyebab dari kebakaran itu sendiri dari warga yang membakar lahan untuk membersihkan rumput maupun tumbuhantumbuhan  kecil yang berada disekitar tanaman karet dan jati. Namun hal tersebut belum disadari oleh warga akibat dari pembakaran tersebut. Sistem Informasi Geografis Deteksi lokasi kebakaran ini bertujuan untuk membantu pemerintah desa kalijambe melihat daerah terdampak kebakaran melalui titiktitik koordinat yang terdapat pada google map api. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey lapangan yang dilakukan secara periodik. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui letak daerah yang terdampak oleh kebakaran yang ditandai dengan warna hitam pada peta lokasi.

IBADAH RITUAL DALAM MENANAMKAN AKHLAK REMAJA

Kastolani, Kastolani

INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.858 KB) | DOI: 10.18326/inject.v1i2.127-144

Abstract

This article explained what was viewed as ritual worship; pray  and fasting to embed noble character. The purpose of worship in Islam are: (a) to strengthen belief and dedication to Allah; (b) to strengthen character, disciplining personality and his role as the agent trusted by  Allah on  earth;  (c) to strengthen  friend ship  and affection among  Muslim;  (d) to train spiritual and moral. Character occupies crucial role in human’s life, as individual as well as society member. It is because the fall and raise of the nation depends on how its society character.  The  whole  of  worship  system  in  Islam  has  close  relation  with  character founding  and  the  performance  of  ritual  worship  influences  noble  character,  because  good worship performance without having noble character will not useful. Abstrak Artikel ini menjelaskan apa yang dimaksud dengan ibadah ritual yaitu shalat dan puasa dalam menanamkan akhlak mulia. Tujuan ibadah dalam Islam yaitu: (a) Memperkuat keyakinan dan pengabdian kepada Allah. (b) Menguatkan karakter, mendisiplinkan diri dan peranannya sebagai wakil dan hamba yang dipercaya Allah di bumi. (c) Memperkuat tali persaudaraan dan kasih sayang diantara sesama muslim (d) Latihan spiritual dan moral. Kedudukan akhlak dalam kehidupan manusia menempati tempat yang sangat penting sekali, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Sebab jatuh bangunya suatu bangsa akan tergantung pada bagaimana akhlak warganya. Seluruh sistem peribadatan dalam Islam mempunyai hubungan yang erat dengan pembinaan akhlak dan pelaksanaan ibadah ritual berpengaruh terhadap akhlak karimah, karena ibadah yang baik tanpa akhlak yang mulia ibadah itu tidak akan berguna

APLIKASI TEORI SOSIOLOGI DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM

Mukhlishin, Ahmad, Suhendri, Aan

INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.459 KB) | DOI: 10.18326/inject.v2i2.211-234

Abstract

Theory is the highest form of knowledge because not all experts are prominent in creating and producing new theories. This is the reason to highly respect people who have successfully made theories. Theory generally becomes the main goal of science. The most typical thing of theorists is that they do not merely describe social life or the history of social development stand-alone. They help us to view human society with different perspective. Therefore, we will understand about the information of social life through their masterpieces and farther we will comprehend about the essence of human social connections. AbstrakTeori merupakan bentuk tertinggi dari pengetahuan. Karena tidak semua para ahli pandai membuat dan menghasilkan teori-teori baru. Di sinilah mengapa orang yang berhasil membuat teori sangat dihargai, karena teori merupakan tujuan utama dari ilmu pengetahuan pada umumnya. Hal yang paling penting yang sama-sama dimiliki oleh para teoritikus adalah bahwa mereka tidak semata-mata melukiskan kehidupan sosial atau menceritakan sejarah perkembangan sosial demi kehidupan sosial, atau menceritakan sejarah perkembangan sosial itu sendriri. Mereka lebih berusaha membantu kita untuk melihat masyarakat manusia dengan cara tertentu sehingga apa yang kita peroleh dengan membaca karya-karya mereka tidak hanya lebih banyak informasi mengenai kehidupan sosial, melainkan sesuatu yang jauh lebih penting lagi, yaitu sebuah pemahaman yang lebih baik mengenai hakikat hubungan-hubungan sosial manusia.

TRANSFORMASI DAKWAH MELALUI KONSELING ISLAMI

Rozikan, Muhamad

INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.537 KB) | DOI: 10.18326/inject.v2i1.77-98

Abstract

Islamic counseling is one method of Islamic dakwah that possesses many advantages including the organized consultation. It is intended to find the problems that exist within the client or counselee that requires assistance from a counselor (da’i). Islam counselling is typically preventive, curative, and corrective (alleviation). Besides, counseling is conducted in group or individual, and face to face between the counselor and the client, so the problem and the solution can be revealed clearly. This method of preaching is perceivably quite relevant in dakwah on the consideration that the situation of the development of modern society often creates negative effects on the peaceful and comfort of human life. AbstrakKonseling Islami merupakan salah satu metode dakwah Islam yang memiliki berbagai kelebihan, diantaranya adalah terjadinya konsultasi yang terjadwal untuk menemukan permasalahan-permasalahan yang ada dalam diri klien atau konseli yang membutuhkan bantuan dari konselor (da’i), konseling Islam selain bersifat preventif atau pencegahan, juga bersifat kuratif dan korektif (pengentasan masalah), selain itu, konseling dilaksanakan secara kelompok atau individu dan face to face antara konselor dan klien, sehingga permasalahan dan solusinya dapat dikonsultasikan dengan jelas. Metode ini dipandang sangat relevan dalam berdakwah mengingat situasi perkembangan masyarakat modern yang kerap kali menimbulkan dampak yang negatif terhadap ketenangan dan kenyamanan kehidupan manusia.

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMK MUHAMMADIYAH SALATIGA

Ahmadiansah, Reza

INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.36 KB) | DOI: 10.18326/inject.v1i2.223-236

Abstract

The influence of work motivation and job satisfaction are very important in influencing the performance. This study was aimed to assess the effect of motivation and job satisfaction conducted to the teachers of Muhammadiyah Vocational School (SMK) of Salatiga performances with the total sample of 52 teachers. From the data analysis, it shows that the effect of motivation and job satisfaction to teachers performance in Muhammadiyah Vocational School (SMK) of Salatiga is significant with the significance of 0,003 < 0,05. Fvalue of 6,378, and effective contribution of 20,7%.

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN KOTA DI KOMUNITAS LEDHOK TIMOHO BALEREJO MUJAMUJU UMBULHARJO YOGYAKARTA

Wahyuni, Wahyuni

INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.18326/inject.v2i2.193-210

Abstract

AbstractThe empowerment for poor urban society by TAABAH includes three concepts: objectives, strategies and models of empowerment. The purpose of this study is to describe the concept, implementation and results of the program of empowering the poor urban society by TAABAH in Ledhok Timoho, Balerejo 50/05 Mujamuju RT, Umbulharjo, Yogyakarta (DIY). TAABAH was founded as a media and agencies that facilitate social problems experienced by the poor and wanderers in the region of DIY. This research uses qualitative research methods, descriptive by conducting observation toward objects and interpreting the description into words. The results of this research show that the empowerment by TAABAH are firstly in the tangible form such as Gajah Wong school, trash bins and others, and secondly in the intangible form such as the independence character the community based business.AbstrakPemberdayaan masyarakat miskin kota oleh TAABAH ini meliputi tiga konsep: tujuan, strategi dan model–model pemberdayaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konsep, implementasi dan hasil program pemberdayaan masyarakat miskin kota oleh TAABAH di Ledhok Timoho, Balerejo RT 50/05 Mujamuju, Umbulharjo, Yogyakarta (DIY). TAABAH didirikan sebagai media dan lembaga yang memfasilitasi permasalahan sosial yang dialami kaum miskin kota dan kaum jalanan di wilayah DIY. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, yaitu pengamatan suatu obyek dan menginterprestasikannya dalam uraian kata–kata. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan yang dilakukan oleh TAABAH yaitu: pertama, hasil berbentuk material seperti adanya Sekolah Gajah Wong, bak sampah dan lain–lain. Kedua, hasil berbentuk kemandirian seperti adanya usaha bagi masyarakat.

DAKWAH ISLAMIYAH DAN PROSELYTISME; TELAAH ATAS ETIKA DAKWAH DALAM KEMAJEMUKAN

Yahya, Yahya

INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.13 KB) | DOI: 10.18326/inject.v1i1.81-98

Abstract

This article focuses on proselytism which convert from one’s point of view to other point of view in religion contact, that covers two things; an attempt to convert person from religion to other and convert person from one sect to other. In modern era, Islam is missionary religion that obligates its worshipers to expand its missions where it has rules, ethics, and glorioushabit in preaching the religion. The main duty as preacher, he has to comprehend well his religion teaching with various approaches; normative theological, anthropologic, sociologic, philosophic, historical, cultural, and physiologic approach so that religion understanding will be optimal, consciously do the religion teaching, thus it will awaken and return to itspure potency which is purposed to get the happiness in the world and hereafterAbstrakArtikel ini fokus pada proselytisme yang merupakan upaya untuk mengonversi atau memindahkan seseorang dari satu sudut pandang ke sudut pandang  lainnya, dalam konteks keagamaan, yang mencakup dua hal yakni upaya untuk mengonversi seseorang dari satu agama ke agama lain, dan mengonversi seseorang dari satu aliran keagamaan ke aliran lainnya baik perubahan keimanan dan kepercayaan atau aliran keagamaan. Di era modern, Islam sebagai agama misi yang mewajibkan pemeluknya untuk menyebarluaskan ajarannya yang telah memiliki aturan main, etika, dan kebiasaan luhur dalam berdakwah. Tugas utama pendakwah harus memahami ajaran agama dengan berbagai macam pendekatan teologis normatif, antropolgis, sosiologis, filosofis, historis, budaya, dan psikologis agar pemahaman agama bisa optimal, mengamalkan ajaran agama secara sadar, sehingga menjadikannya bangkit dan kembali ke potensi fitrinya yang tujuannya adalah bahagia di dunia dan akhirat.

PENGEMBANGAN KARAKTER MULTIKULTURAL MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN CIVIC EDUCATION (Studi Pada Mahasiswa Jurusan KPI Fakultas Dakwah IAIN Salatiga)

Rasimin, Rasimin

INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.363 KB) | DOI: 10.18326/inject.v1i2.145-164

Abstract

Multicultural was resulted from the effect of intersection of individual right among society or civil right in state. Multicultural as the base essence is able to resist the violence existence. This research used Research and Development (R&D) method. This research showed that: (a) the modernization progress in Salatiga  influenced the shifting of social life in the students social environment. (b) Communication and Broadcasting of Islam Department (KPI) of Dakwah Faculty positively appreciated model of multicultural character development in civic education learning because it was regarded as innovative model and appropriate with the environment of social society of students. (c) Model of multicultural character development was effective to develop the awareness of tolerant among students. (d) Lecturers were able to deliver civic education material using this model. (e) The supremacy of this model was in the learning objective, affective aspect became the main target, while cognitive and psychomotor aspect became proponent factor. Abstrak Multikultural merupakan bentuk sikap persinggungan hak individu dalam masyarakat. Multikultural sebagai ukuran esensial yang mampu meminimalisisr terjadinya kekerasan. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D). Hasil penelitian menujukan bahwa: (a) Kemajuan kota Salatiga terhadap modernisasi yang mempengaruhi pada bergesernya kehidupan bermasyarakat di lingkungan sosial mahasiswa. (b) Jurusan KPI Fakultas Dakwah menyambut positif model pengembangan karakter multikultural dalam pembelajaran civic education karena dianggap inovatif. (c) Model pengembangan karakter multikultural efektif meningkatkan kesadaran bertoleransi mahasiswa. (d) Dosen memiliki kompetensi untuk dapat menyampaikan materi kuliah civic education menggunakan model pengembangan karakter multikultural. (e) Keunggulan model ini terletak pada tujuan pembelajaran, aspek afektif menjadi target utama sementara aspek kognitif dan aspek psikomotor menjadi faktor pendukung.

ISLAM NUSANTARA: SEBUAH ARGUMENTASI BERAGAMA DALAM BINGKAI KULTURAL

Astuti, Hanum Jazimah Puji

INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.638 KB) | DOI: 10.18326/inject.v2i1.27-52

Abstract

The emergence of Islam Nusantara is the typical of Indonesia, where Islam Nusantara is declared as a universal religion, manifested in its teachings including religious law (fiqh), trust (faith), and the ethical (the moral). Although Islam Nusantara gives a new ambience in Islam by assimilating a culture into religion, this method is not contagious to the purity of Islamic teachings by taking Quran and Hadith as the guidances and directions in the Indonesian social life. Islam teaches mutual respect and reciprocal tolerance. This religion teaches the adherents to love others, to mercy and nurture regardless of race, nationality, and social structure. This is in line with the Indonesian Islam commonly called ‘Islam Nusantara’. It can be said that someone who lived in the religion, including people that comprehend the religion intrinsically, occupies religion as a guide of life, applies and practices based on the belief. At the social level, religious values   serve as the basis for adopting a life policy. AbstrakPemunculan Islam Nusantara merupakan ciri khas Indonesia, di mana Islam Nusantara ini di nyatakan sebagai agama yang universal, dimanifestasikan dalam ajarannya, yang mencakup hukum agama (fiqh), kepercayaan (tauhid), serta etika (akhlak). Meskipun Islam Nusantara memberikan nuansa baru dalam beragama Islam dengan memasukkan budaya dalam agamanya, namun cara beragama seperti ini tidak menghilangkan kemurnian ajaran Islam itu sendiri, dengan menjadikan al Quran dan Hadits sebagai pedoman dan tuntunan dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Dalam beragama, Islam mengajarkan untuk saling menghargai dan saling toleransi, agama yang mengajarkan penganutnya untuk saling menyayangi, mengasihi dan mengayomi tanpa me mandang ras, kebangsaan, serta struktur sosial. Hal ini sejalan dengan Islamnya Indonesia yang biasa disebut ‘Islam Nusantara’. Dapat dikatakan seseorang yang menjalani agama itu, termasuk orang yang menghayati agamanya dengan cara intrinsik, agama dijadikan sebagai pedoman hidup, dijalankan dan diamalkan sesuai dengan keyakinannya. Pada tataran sosial nilai-nilai agama dijadikan sebagai dasar dalam mengambil kebijakan hidup.

PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM PEMBINAAN ANAK ASUH MELALUI LIFE SKILL DI PANTI ASUHAN DARUL HADLANAH PATI

Siswanto, Siswanto

INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.546 KB) | DOI: 10.18326/inject.v2i1.123-140

Abstract

In the process of social services, it must be bear in mind about the importance of relationships and social interaction, communication to help children develop themselves, through motivation, encouragement and support, as well as other techniques. The results of this study indicate that a social worker should be sensitive and savvy in mapping out a social issues that exist in an institution. As caretakers should work collectively in conducting the activities empowerment and providing mentoring activities of life skills. Life skill aims to provide future capabilities after leaving Darul Hadlanah orphanages. Therefore, the orphanages can apply those skills in the future. AbstrakDalam proses pelayanan sosial harus memahami pentingnya relasi dan interaksi sosial, dan komunikasi menggunakannya untuk membantu anak mengembangkan dirinya, melalui motivasi, dorongan dan dukungan, serta teknik-teknik lainnya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa seorang pekerja sosial harus peka dan paham dalam memetakan sebuah persoalan sosial yang ada di sebuah lembaga tersebut. Sebagaimana pengasuh bahu membahu dalam melakukan kegiatan pemberdayaan dan memberikan pendampingan dalam memberikan kegiatan life sekill. Life skill disini dimaksudkan untuk memberikan bekal kelak setelah keluar dari lembaga Panti Asuhan Darul Hadlanah. Kemudian membekali keterampilan atau skill terhadap klien agar kedepan anak asuh yang ada di Panti Asuhan tersebut bisa mengaplikasikan jenis keterampilan yang dia pelajari selama di panti asuhan