Jurnal Numeracy
ISSN : 23550074     EISSN : 25026867
The Numeracy Journal (e-ISSN 2502-6867) is a periodical scientific publication dedicated to lecturers, students and educational observers to disseminate relevant studies, thinks and research results in the field of mathematics learning, critical study of mathematics learning, classroom action research research on mathematics curriculum, learning method of mathematic, learning media of mathematic, research on mathematics assessment, and research on the development of mathematics learning. Any visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files.
Articles 93 Documents
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Problem Posing Terhadap Kemampuan Representasi Matematika Siswa pada Materi Bangun Datar Segi Empat

Ruzi, Fachrudin ( STKIP BBG Banda Aceh ) , Muzakir, Ully ( STKIP BBG Banda Aceh )

Jurnal Numeracy Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Percetakan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.866 KB)

Abstract

Untuk dapat mengetahui apakah terdapat pengaruh pendekatan pembelajaran problem posing terhadap kemampuan representasi matematika pada materi bangun datar segi empat, maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul “Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Problem Posing Terhadap Kemampuan Representasi Matematika Pada Materi Bangun Datar Segi Empat Siswa Kelas VII SMP N 1 Baitussalam Aceh Besar Tahun Ajaran 2013/1014”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran  problem posing terhadap kemampuan representasi matematika, melihat aktivitas siswa, dan kemampuan guru terhadap pembelajaran materi bangun datar segi empat dengan menggunakan pendekatan pembelajaran problem posing siswa kelas VII SMP N I Baitussalam. Rancangan penelitian ini menggunakan one-group pretest-postest design. Populasi dalam penelitian berjumlah 57 siswa, sedangkan sampel yang diambil adalah salah satu kelas VII SMPN I Baitussalam yaitu kelas VIIA yang berjumlah 24 siswa. Tehnik pengumpulan data adalah melalui tes hasil belajar, lembar observasi siswa dan guru. Data dianalisis dengan menggunakan uji t dan a = 0,05 pada taraf signifikan, diperoleh berdasarkan derajat kebebasan (dk) = 46 dengan kriteria terima Ho jika– t1- ½α < ttabel < t1- ½α dan tolak Ho jika t mempunyai harga yang lain. Dari tabel distribusi t diperoleh t0,95(23) = 1,71. Karena ( thitung > ttabel )  yaitu 10,39 > 1,71 maka Ho ditolak dan H1 diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran problem posing berpengaruh terhadap kemampuan representasi matematika  pada siswa kelas VII SMPN I Baitussalam Aceh Besar.  Kata kunci: Problem Posing, Representasi Matematika, Materi Bangun Datar Segi Empat

ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN GRADED RESPONSE MODELS DI SMA NEGERI 1 SAKTI

Junaidi, Junaidi ( Universitas Jabal Ghafur Sigli )

Jurnal Numeracy Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Percetakan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.142 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir kritis Matematika siswa dengan menggunakan Graded Response Models. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Sakti tahun ajaran 2016-2017. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA₁ yang berjumlah 24 siswa. Untuk memperoleh data tentang kemampuan berpikir kritis Matematika siswa digunakan tes yang diberikan setelah proses pembelajaran berlangsung. Tes terdiri atas 5 butir soal yang disusun dengan mengacu pada indicator kemampuan berpikir kritis. Penyekoran setiap butir soal terdiri atas 4 kategori bertingkat (graded), yaitu dari 5 - 20 (5 = jawaban benar jika hanya sampai pada persoalan dasar; 10 = jawaban benar jika sampai pada persoalan menengah; 15 = jawaban benar jika sampai pada persoalan akhir; 20 = jawaban benar sempurna). Untuk analisis data dilakukan dengan menggunakan persentase yang dirumuskan oleh Arikunto. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh keterangan 9 dari 18 siswa yang mengikuti tes memiliki kemampuan berpikir kritis Matematika sangat tinggi, 1 dari 18 siswa yang mengikuti tes memiliki kemampuan berpikir kritis Matematika tinggi, 2 dari 18 siswa yang mengikuti tes memiliki kemampuan berpikir kritis Matematika rata-rata, dan 6 dari 18 siswa yang mengikuti tes memiliki kemampuan berpikir kritis Matematika rendah, serta tidak ada satu pun siswa yang mengikuti tes memiliki kemampuan berpikir kritis Matematika sangat rendah.Kata kunci : Graded Response Models, kemampuan berpikir kritis.

Desain Pembelajaran Materi Pengolahan Data Menggunakan Konteks Adiwiyata Melalui Pendekatan PMRI di SD

Hartini, Sri ( STKIP BBG Banda Aceh ) , Somakim, Somakim ( STKIP BBG Banda Aceh ) , Kesumawati, Nila ( STKIP BBG Banda Aceh )

Jurnal Numeracy Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Percetakan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.053 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lintasan belajar yang dapat membantu siswa dalam memahami konsep pengolahan data  dengan pendekatan PMRI menggunakan  konteks sekolah peduli dan berbudaya lingkungan (Adiwiyata) yang berkembang dari bentuk informal menuju bentuk formal. Metode yang digunakan adalah design research yang melalui tiga tahap, yaitu preparing for the experiment, design experiment, dan retrospective analysis. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VI A SD IBA Palembang yang terdiri atas 25 siswa. PMRI mendasari desain konteks dan aktivitas pada penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, rekaman video, mengumpulkan hasil kerja siswa, pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh lintasan belajar yang dapat mendukung konsep pengolahan data dari informal menuju formal meliputi aktivitas pengolahan data,mengolah dan menyajikan data ke dalam bentuk tabel dan menafsirkan sajian data. Hasil dari percobaan pembelajaran menunjukkan bahwa melalui serangkaian aktivitas yang telah dilakukan membantu pemahaman siswa tentang konsep pengolahan data. Kata kunci: Pengolahan Data,  Konteks Adiwiyata, PMRI

PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN OLEH MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA STKIP BINA BANGSA GETSEMPENA BANDA ACEH

Rimilda, Rimilda ( STKIP Bina Bangsa Getsempena )

Jurnal Numeracy Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Percetakan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.663 KB)

Abstract

Perkembangan Information and Communication Technology (ICT) atau Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam beberapa dekade terakhir berjalan sangat cepat. Teknologi saat ini telah menjadi alat penting dalam pembelajaran matematika. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pemanfaatan teknologi pembelajaran oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh? Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Pengambilan subyek penelitian menggunakan teknik purposif. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh yang duduk di semester 6 berjumlah lima orang mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah media dan teknologi pembelajaran matematika.. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu 1) Pemanfaatan teknologi pembelajaran matematika oleh mahasiswa program studi pendidikan matematika STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh sudah dilakukan dengan maksimal. Hal ini dikarenakan ketersediaan fasilitas teknologi di kampus sudah memadai. 2) Subyek penelitian menggunakan teknologi pembelajaran berupa laptop, infokus, dan  komputer. Laptop dan komputer sudah di instal dengan aplikasi penunjang seperti Software yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika. Software yang digunakan yaitu Just basic dan  Mathlab. Kata Kunci: Pemanfaatan, Teknologi Pembelajaran. Abstract The development of Information and Communication Technology (ICT) or Information and Communication Technology (ICT) in the last few decades has been running very fast. Todays technology has become an important tool in learning mathematics. The formulation of the problem in this research is how the use of learning technology by students of Mathematics Education Department STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh? The approach in this research uses qualitative approach and descriptive research type. Intake of research subjects using purposive technique. Subjects in this study are students of Mathematics Education Department STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh who sits in semester 6 amounted to five students who are taking media and mathematics learning technology courses .The conclusion of this research that is 1) Utilization of mathematics learning technology by students of mathematics education department STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh has been done with the maximum. This is because the availability of technology facilities on campus is adequate. 2) Research subjects using learning technology in the form of laptop, infokus, and computer. Laptops and computers have been installed with supporting applications such as software that can be used in learning mathematics. The software used is Just basic and Mathlab. Keywords: Utilization, Learning Technology.

BERPIKIR REFLEKTIF SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI PERBEDAAN GAYA KOGNITIF

Nasriadi, Ahmad Nasriadi ( Dosen Prodi Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena )

Jurnal Numeracy Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Percetakan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.471 KB)

Abstract

Salah satu tujuan pembelajaran matematika di sekolah adalah agar siswa memiliki kemampuan memecahkan masalah. Pemecahan masalah matematika merupakan suatu proses atau sekumpulan aktifitas siswa yang dilakukan untuk menemukan solusi dari masalah. Dalam memecahkan masalah matematika, perbedaan karakteristik siswa perlu mendapat perhatian guru. Salah satu karakteristik yang penting untuk diperhatikan guru adalah gaya kognitif.  Hal ini dikarenakan bahwa gaya kognitif berhubungan dengan cara penerimaan dan pemrosesan informasi seseorang, sehingga sangat berpengaruh terhadap keberhasilan siswa memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana berpikir reflektif siswa SMP dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari perbedaan gaya kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, subjek penelitian terdiri dari dua siswi kelas VIII SMP Al-Azhar Menganti-Gresik Jatim. Penelitian dimulai dengan menentukan subjek penelitian menggunakan instrumen MFFT. Kemampuan matematika yang relatif sama serta kesediaan siswa juga menjadi pertimbangan dalam memilih subjek, kemudian peneliti memberikan TPM dan wawancara kepada setiap subjek. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Hasil penelitian yang diperoleh adalah berpikir reflektif subjek yang bergaya kognitif reflektif  dan subjek yang bergaya kognitif impulsif dalam memecahkan masalah matematika adalah berbeda. Dalam melaksanakan tahapan pemecahan masalah matematika, subjek yang bergaya kognitif reflektif terlihat sangat berhati-hati dalam setiap tahapannya. Sehingga saat terjadi kesalahan subjek yang bergaya kognitif reflektif sadar akan kesalahannya dan memperbaiki kesalahan tersebut. Sedangkan subjek yang bergaya kognitif impulsif cenderung cepat dan kurang berhati-hati dalam memecahkan masalah yang dihadapinya. Sehingga ketika terjadi kesalahantidak menyadarinya. Kata Kunci: Berpikir Reflektif, Pemecahan Masalah, Gaya Kognitif

KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK SISWA SMP PADA MATERI LINGKARAN BERBENTUK SOAL KONTEKSTUAL DITINJAU DARI GENDER

Anggraeni, Rinny ( IKIP Siliwangi Bandung ) , Herdiman, Indri ( IKIP Siliwangi Bandung )

Jurnal Numeracy Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Percetakan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.623 KB)

Abstract

Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis atau mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematik siswa perempuan dan laki-laki pada soal kontekstual materi lingkaran di jenjang SMP. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa kemampuan pemecahan masalah matematik subjek perempuan lebih baik dibandingkan subjek laki-laki. Hal ini tercermin dari hasil perolehan rata-rata skor benar setiap indikator yang menunjukkan bahwa subjek perempuan memiliki rata-rata lebih tinggi dibanding subjek laki-laki. Hal tersebut dipengaruhi oleh manajemen waktu subjek perempuan yang lebih baik dibandingkan subjek laki-laki, dimana dalam melakukan penyelesaian subjek perempuan cenderung melewati terlebih dahulu langkah penyelesaian atau soal yang dianggap sulit untuk selanjutnya mengerjakan terlebih dahulu soal lainnya. Akan tetapi, untuk hal lainnya tidak terdapat perbedaan yang mendasar antara subjek perempuan dan laki-laki dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematik berbentuk soal kontekstual materi lingkaran yang diajukan. Kata Kunci: kemampuan pemecahan masalah matematik,  lingkaran, soal kontekstual, gender AbstractThis research includes descriptive qualitative research that aims to analyze or know the problem solving ability of mathematics of female and male students on matter contextual circle material in junior high school. From the results of this study obtained that the problem solving ability of mathematics subject of woman better than subject of man. This is reflected in the results of the average scores on average of each indicator indicating that the subject of women has a higher average than the male subject. It is influenced by the management of women subject time is better than the subject of men, where in completing the subject of women tend to go through the first step solving or problems that are considered difficult to further do the other first. However, for other things there is no significant difference between the subject of women and men in solving the problem of mathematical problems in the form of contextual matter of circle material proposed. Keywords: mathematical problem solving ability, circle, contextual problem, gender

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Penalaran Siswa Pada Materi Bangun Ruang Sederhana

Kemala Sari, Intan ( STKIP BBG Banda Aceh )

Jurnal Numeracy Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Percetakan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.124 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perangkat pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif, serta dapat meningkatkan penalaran geometri ruang bagi siswa SD kelas IV. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa RPP, Lembar Aktivitas Siswa, dan media pembelajaran untuk mendukung proses belajar mengajar. Pengembangan perangkat pembelajaran tersebut mengikuti prosedur pengembangan produk dari Plomp yang meliputi lima tahap yaitu: (1) investigasi awal; (2) desain; (3) realisasi/konstruksi; (4) tes, evaluasi, dan revisi; dan (5) implementasi. Hasil penelitian menunjukkan perangkat pembelajaran yang dikembangkan memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas, serta dapat mengembangan penalaran siswa. Uji coba lapangan menunjukkan bahwa penalaran siswa pada konsep keruangan telah memenuhi kriteria baik dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran berada pada kategori sangat aktif. Oleh karena itu, perangkat pembelajaran dapat dikatakan valid, praktis, dan efektif, serta dapat meningkatkan penalaran. Selain itu, perangkat pembelajaran dalam penelitian ini dapat dijadikan sebagai pedoman bagi guru untuk mengembangkan perangkat pembelajaran lainnya sesuai dengan karakteristik materi pembelajaran. Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran Matematika, Penalaran, Geometri Bangun Ruang 

ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIK DAN MATHEMATICAL HABITS OF MIND SISWA SMP PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR

Purwasih, Ratni ( IKIP Siliwangi ) , Rahma Sari, Novi ( IKIP Siliwangi ) , Agustina, Sopia ( IKIP Siliwangi )

Jurnal Numeracy Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Percetakan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.341 KB)

Abstract

Kemampuan literasi matematik siswa di Indonesia menurut studi PISA masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara-negara lainnya dan hanya dapat menyelesaikan 2 level dari 6 level literasi matematika. Selain kemampuan literasi matematik yang perlu ditingkatkan, aspek afektif siswa juga perlu ditingkatkan sebagaimana tujuan kurikulum 2013 yaitu pendidikan berkarakter. Oleh karena itu, peneliti ingin melakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeksripsikan kemampuan literasi matematik pada level 3 dan 4 (skala menengah) dan mathematical habits of mind siswa SMP. Penelitian ini mengambil lokasi di SMP Negeri 47 Bandung dan subjek penelitian adalah kelas IX-C yang terdiri dari 33 siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Instumen yang digunakan yaitu instrumen tes dan non tes berupa angket. Hasil penelitian ini adalah 1)  Kemampuan literasi matematik level 3 siswa SMP tergolong sedang, sedangkan pada level 4 tergolong rendah, 2) Mathematical Habits of Mind siswa SMP tergolong kuat. Kata Kunci: kemampuan literasi matematik, dan mathematical habits of mind AbstractThe ability of students mathematical literacy in Indonesia according to the PISA study is still relatively low compared to other countries and can only complete 2 levels of 6 levels of mathematical literacy. In addition to the mathematical literacy skills that need to be improved, the affective aspects of the students also need to be improved as the objectives of the 2013 curriculum are character education. Therefore, the researcher wanted to do research which aims to describe the ability of mathematics literacy at level 3 and 4 (middle scale) and mathematical habits of mind of junior high school students. This research takes place in SMP Negeri 47 Bandung and the subject of research is class IX-C consisting of 33 students. The research method used is descriptive qualitative method. The instruments used are test and non test instruments in the form of questionnaires. The results of this research are 1) The ability of mathematics literacy level 3 junior high school students are moderate, while at level 4 is low, 2) Mathematical Habits of Mind junior high school students are strong. Keywords: mathematical literacy ability, and mathematical habits of mind

EFEKTIFITAS PENERAPAN PENDEKATAN OPEN ENDED UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI DIMENSI TIGA DI SMA NEGERI 1 UNGGUL BAITUSSALAM

Fitriati, Fitriati ( Dosen Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena ) , Edema, Deumi Edema ( Alumni Prodi Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena )

Jurnal Numeracy Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Percetakan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.067 KB)

Abstract

Banyak problematika yang ditemukan dalam pembelajaran matematika seperti rendahnya prestasi, kreatifitas dan kemampuan pemecahan masalah matematika merupakan akibat dari penggunaan pendekatan pembelajaran kurang tepat. Beragam pendekatan sebenarnya dapat diterapkan, salahsatunya adalah pendekatan Open-ended yaitu sebuah pendekatan yang menggunakan  masalah matematika yang dirumuskan sedemikin rupa sehingga memiliki solusi yang ganda atau beragam. Pembelajaran Open Ended lebih mementingkan proses dari pada produk yang akan membentuk pola pikir dan ragam berpikir sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Metode yang digunakan untuk penelitian ini berupa Pretest-Posttest Control Group Design dengan populasinya adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Unggul Baitussalam dan sebagai sampelnya adalah kelas X2 dan X3, di mana siswa kelas X2 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X3 sebagai kelas konvensional. Untuk mendapatkan data penelitian, dilakukan dengan observasi aktivitas siswa, observasi kemampuan guru, angket respon siswa, dan teskemampuan pemecahan masalah siswa. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan persentase sesuai dengan kriteria keefektifan yang telah ditentukan dan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Open Ended efektif digunakan untuk mengajar pada materi sudut di kelas X2 SMA Negeri 1 Unggul Baitussalam dan berdasarkan pengujian hipotesis pada taraf signifikan α = 0,05 dan derajat kebebasan (dk) = 41 diperoleh thitung = 3,7067 dan ttabel = 1,67 sehingga thitung > t(1α ) yaitu 3,7067 > 1,67, dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan dengan menggunakan pendekatan Open Ended efektif dari pada kemampuan pemacahan masalah siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional pada materi sudut, hal ini juga ditunjukkan oleh hasil dari lembar observasi, lembar respon siswa, dan hasi tes yang diperoleh siswa yang telah mencapai ketuntasan belajar sebesar 90,47 %. Kata Kunci: Pendekatan Open Ended, Kreativitas Belajar, Kemampuan Pemecahkan Masalah Matematika.

PENGEMBANGAN LKS BERBASIS RICH TASK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN KONEKSI DAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP

Arasyid, Hunen ( STKIP Bina Bangsa Getsempena ) , Novita, Rita ( STKIP Bina Bangsa Getsempena ) , Fitriati, Fitriati ( STKIP Bina Bangsa Getsempena )

Jurnal Numeracy Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Percetakan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.5 KB)

Abstract

Salah satu kelemahan siswa dalam belajar matematika ialah kurangnya diterapkan LKS dalam proses pembelajaran, sehingga kemampuan koneksi dan berpikir reflektif matematis siswa rendah terutama pada materi statistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan koneksi dan berpikir matematis siswa melalui pengembangan LKS Berbasis Rich Tasks pada materi Statistik di SMP Negeri 8 Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah R & D dalam pengembangan LKS dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP N 8 Banda Aceh pada tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 137 siswa. Yang menjadi sampel adalah kelas VII-1 dengan jumlah 20 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan tes awal (pre test) dan tes akhir (post test), data tersebut diolah dengan menggunakan Uji-t. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan koneksi dan berpikir reflektif matematis siswa mengalami penigkatan setelah menggunakan LKS Berbasis Rich Task. Peningkatan kemampuan koneksi dan berpikir reflektif dapat dilihat dari nilai rata-rata siswa pada saat pretest dan postest. Adapun nilai rata-rata pre test kemampuan koneksi matemastis siswa adalah 54,5 dan nilai rata-rata post test adalah 67,1. Sedangkan nilai rata-rata pre test tentang kemampuan berpikir reflektif adalah 48,1 dan nilai rata-rata post test tentang kemampuan berpikir reflektif adalah 60,8. Artinya kemampuan koneksi dan berpikir reflektif matematika siswa meningkat setelah penerapan LKS berbasis rich task. Kata Kunci: Pengembangan Rich Tasks,Kemampuan Koneksi dan Berpikir Reflektif Matematis. Abstract One of the disadvantages of students in learning mathematics is the lack of applied is Student Worksheet (LKS) in the learning process, so that the capability of connection and reflective thinking mathematically students is low especially in the materials the stats. This research aims to know the capacity of the connection and the mathematical thinking of students through the development of Rich Tasks Based on LKS material Statistics at Junior High School 8 Country of Banda Aceh. The approach used in this study is R & D in development is LKS by the type of research experiments. The population of the research was the whole grade VII Junior High School  8 Banda Aceh at 2016/2017 school year totalling 137 students. The sample is being Class VII-1 with a total of 20 people. Data collection is done with the initial tests (pre test) and tests of late (post test), the data is processed by using a t-Test. The results showed the ability of connection and reflective thinking mathematically students experiencing penigkatan after using the LKS Based Rich Task. Increased ability of connection and reflective thinking can be seen from the average value of the students at the time of pretest and postest. As for the average value of pre test connection capabilities of matemastis students is 54.5 and the average rating is 67.1 test post. While the average value of pre test of reflective thinking ability is 48.1 and the average value of the post test of reflective thinking ability is 60.8. This means that the ability of connection and reflective thinking math students increase after the implementation of LKS based rich task.  Keywords: Development f Rich Tasks, The Ability Of The Mathematical Reflective Thinking and Connections.

Page 1 of 10 | Total Record : 93