cover
Filter by Year
BASIS (BAHASA DAN SASTRA INGGRIS)
Jurnal ini mempublish hasil penelitian maupun non-penelitian dengan tiga topik berkaitan langsung dengan ilmu Bahasa, diantaranya Tekhnik pembelajaran bahasa dan sastra, Bahasa dan Sastra Inggris. Jurnal ini wadah publish artikel secara online dan cetak bagi Mahasiswa, Guru maupun Dosen. Adapun isi bahasa Jurnal Basis adalah bahasa Indonesia atau Inggris. Ada 3 topik utama dalam isi setiap artikel. Sebagai topik pilihan Jurnal Basis ini adalah Teaching Method, Linguistics and Literature
Articles
47
Articles
‚Äč
KESANTUNAN BERBAHASA PADA PEMBELAJARAN MAHASISWA UNIVERSITAS PUTERA BATAM

afriana, afriana, Mandala, Robby Satria

BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 5 No 2 (2018): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Print: Fakultas Bahasa dan Sastra, Online: LPPM UPB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The purpose of this study was to describe the attitude of the language towards the politeness of the language of the students of Putera Batam University. This study used a survey method. The sample in this study were 43 students of English Literature. Data obtained from observation sheets and questionnaires. Assessment is done using a Likert scale. The data analysis technique used descriptive statistics using technical regression analysis. The results of the study showed that language attitudes had a positive effect on student politeness. This finding recommends that the development of language attitudes will improve student language politeness. This study aims to analyze the language attitude of students of the English Literature study program at Putera University, then analyze the politeness of the students of the English Literature Study Program at the Putera Batam University. And the influence of language attitudes on the politeness of the language of students of English Literature Study Program, Putera Batam University.

KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF ARGUMENTASI MAHASISWA UNIVERSITAS PUTERA BATAM

SIMANJUNTAK, DAIRI SAPTA RINDU

BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 5 No 2 (2018): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Print: Fakultas Bahasa dan Sastra, Online: LPPM UPB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Keterampilan menulis sebagai salah satu keterampilan berbahasa merupakan keterampilan yang harus dimiliki oleh mahasiswa. Materi keterampilan menulis pada mata kuliah Bahasa Indonesia salah satunya adalah menulis paragraf argumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketereampilan menulis paragraf argumentasi mahasiswa Universitas Putera Batam yang terdiri dari 42 orang sampel yang diambil dengan teknik simple random sampling. Seluruh sampel merupakan mahasiswa semester dua yang mengikuti mata kuliah umum bahasa Indonesia pada tahun ajaran 2017/2018. Data penelitian ini adalah data tes keterampilan menulis. Tidak ada perlakuan yang diberikan kepada sampel untuk melihat bagaimana keterampilan menulis paragraf argumentasi mahasiswa secara alamiah. Berdasarkan hasil tes, diperoleh rata-rata nilai keterampilan menulis paragraf argumentasi mahasiswa adalah 53,64, dengan standar deviasi 7,14. Hasil tes keterampilan menulis tersebut dikelompokkan dalam tiga kategori, yaitu kategori cukup sebesar 11,90 %, kategori kurang sebesar 19,05 %, dan kategori sangat kurang sebesar 69,05 %. Disimpulkan bahwa keterampilan menulis paragraf arguementasi mahasiswa Universitas Putera Batam masih sangat rendah sehingga sehingga dosen harus mencari metode yang tepat untuk meningkatkan keterampilan menulis paragraf argumentasi tersebut.

GANGGUAN PELAFALAN FONEM TERHADAP ANAK-ANAK (BALITA) Suatu Kajian: Neurolinguistik

johan, johan

BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 3 No 2 (2016): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Print: Fakultas Bahasa dan Sastra, Online: LPPM UPB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian neurolinguistik, neurolinguistik adalah salah satu kajianinterdisplin ilmu antara ilmu linguistik dengan syaraf manusia. Di sini lebih mengutamakanbagaimana manusia itu memperoleh bahasa. a. Untuk menjelaskan gangguan fonem apa saja yangdialami oleh anak-anak di bawah usia lima tahun (balita) dalam bertutur setiap harinya. b. Untukmenjelaskan peta fonem yang dilafalkan anak-anak tersebut c. Untuk menjelaskan gangguan sarafapasaja yang terjadi pada anak-anak tersebut. Metode yang dipakai untuk mengumpulkan data inidalah metode simak, dengan teknik dasar sadap, teknik dasar lanjutan simak libat cakap (SLC),teknik rekam, dan teknik catat. Untuk Metode analisa data peneliti menggunakan metode kontribusioleh Sudaryanto dengan teknik bagi unsur langsung (BUL) dan didukung oleh teknik pelepasan,delesi, teknik lesap serta teknik ganti, substitusi, ekspansi, dan teknik perluas. Kemudian hasilpenelitian ini adalah: tuturan penutur barada pada tataran penultima dan ultima, penutur hanyadapat melafalkan kata-kata berada pada tingkat sonoritas. Secara persentase fonem yang dapatdituturkan hanya 9,7 % dan yang tidak dapat dituturkan 90,3 %.

PENGAJARAN KOSA KATA BAGI MAHASISWA EFL DENGAN MENGGUNAKAN GAME

rudianto, gaguk, Aldriani, Yessie

BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 5 No 2 (2018): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Print: Fakultas Bahasa dan Sastra, Online: LPPM UPB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Regardless of the vocabulary teaching in EFL students is neglected, the role of vocabulary becomes more and more essential in both second language teaching more over foreign language one. Putting off vocabulary teaching happens because many English teachers are not confident enough to decide both method and technique of teaching vocabulary. This paper is written to give interesting alternative of vocabulary teaching technique with the hope to meet challenge of teaching vocabulary

PERBANDINGAN PERIBAHASA BAHASA INDONESIA DAN BAHASA INGGRIS: KAJIAN SEMANTIK KOGNITIF

Kurniawan, Muhammad Hafiz

BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 5 No 2 (2018): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Print: Fakultas Bahasa dan Sastra, Online: LPPM UPB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Bahasa merupakan media untuk berkomunikasi antar sesama manusia dan hal tersebut sering juga disebut sebagai fungsi bahasa sebagai fungsi ekspresif dan sosial yang tidak bisa dipisahkan. Kedua fungsi tersebut itulah lalu muncul keberagaman penggunaan bahasa yang salah satunya adalah penggunaan peribahasa untuk mengekspresikan sesuatu dalam percakapan sehari-hari yang terkait dengan fungsi sosial bahasa. Peribahasa yang merupakan salah satu artefak bahasa menunjukkan ciri budaya masyarakat pengguna peribahasa tersebut. Oleh karena itu, penilitian ini bertujuan untuk membandingkan dua peribahasa dari bahasa Inggris dan bahasa Indonesia untuk menganalisis unsur-unsur yang dipakai dalam kedua bahasa tersebut sehingga dapat diketahui ciri-ciri budaya dari bahasa Inggris dan bahasa Indoesia. Data yang diambil dari penelitian ini adalah data yang terdapat di kamus Oxford dan buku peribahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan model prisma yang dikembangkan oleh Geeraerts yang kemudian disederhanakan untuk mengenalisis metafora yang digunakan dalam peribahasa Indonesia dan Inggris. Hasil dari penilitian ini menunjukkan bahwa peribahasa mencerminkan budaya dari pengguna peribahasa tersebut.

CHILD LITERATURE GENRE FORMULATION IN WALT DISNEY ANIMATION MOVIE

Linda, Lisma, Arianto, Tomi

BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 5 No 2 (2018): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Print: Fakultas Bahasa dan Sastra, Online: LPPM UPB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang formulasi pada child literature genre dengan sumberdata berupa Walt Disney Animation Movie sellection. Tangled (2010), Brave (2012) and Frozen (2013) merupakan 3 movie Walt Disney yang dipilih sebagai data dalam penelitian ini. Pendekatan yang digunakan oleh peneliti dalam kajian ini berupa pendekatan sastra popular pada genre sastra anak berdasarkan teori Cawelty dan teori pendukung lainnya. Sastra anak pada umumnya merupakan sebuah karya yang diciptakan untuk anak-anak yang mana bahasa dan ceritanya lebih sederhana dan mudah dipahami dengan tujuan untuk menghibur dan mendidik anak-anak pada usianya; membantu anak dalam mengembangkan imajinasi, mampu memahami arti kehidupan, mampu membedakan karakter manusia dan lain sebagainya. Namun lebih dari itu Sastra anak juga menampilkan sesuatu yang unrealistic tetapi dapat diterima oleh anak tersebut sebagai sesuatu yang wajar dan masuk akal dalam sebuah film. Hal ini disebabkan oleh kecerdasan produsen dalam menentukan arah produksinya sehingga masyarakat benar-benar merasa dipuaskan. Dalam kajian inilah peneliti menemukan bahwa meskipun alur plot dalam karya popular disajikan dengan berbagai macam inovasi dan kreatifitas produser namun ada formulayang menjadi konvensi sehingga sastra anak dapat diterima sebagai kewajaran sehingga mengaburkan batasan realitas dan unrealitas dalam karya sastra.

EFEKTIVITAS DIRECT METHOD DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INGGRIS MAHASISWA

hulu, fasaaro, Ambalegin, Ambalegin

BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 5 No 2 (2018): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Print: Fakultas Bahasa dan Sastra, Online: LPPM UPB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan dari peneltian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan mahasiswa dalam berbicara (speaking) bahasa inggris sebelum dan setelah menerapkan metode langsung (direct method) dan apakah kemampuan berbicara (speaking) bahasa inggris mahasiswa meningkat melalui penerapan metode langsung atau direct method dalam pengajaran melalui pengukuran kategori penguasaan grammar, vocabulary dan pengucapan oleh, (Villalobos, 2010). Dan model penelitian eksperimen yang digunakan adalah one group pre-test and post test experimental design (Cohen, Manion & Morrison, 2007), experimental (O1 X O2) Metode pengumpulan data menggunakan observasi, interview dan recording serta analisa data melalui pengelompokan dan perbandingan berdasarkan kategori; unsatisfied (US) category, fair (F) category,  good (G) category, very good (VG) category dan excellent (E) category. Hasil dari penelitian pada pre-test ditemukan masuk pada kategori US=10 mahasiswa, F=26 mahasiswa, G=15 mahasiswa, VG= 2 mahasiswa dan E = 0, tidak ada mahasiswa ditemukan dan hasil post-test yakni US = 0, tidak ada mahasiswa ditemukan, F = 7 mahasiswa, G = 22 mahasiswa, VG = 20 mahasiswa dan E = 4 mahasiswa. Maka dampak peningkatan yang positif setelah perlakuan direct method pada pengajaran terhadap kemampuan mahasiswa meningkat cukup tinggi yaitu pada hasil pre-test kategori kemampuan mahasiswa masih terdapat nilai kategori US dan tidak ada mahasiswa yang masuk pada kategori E sedangkan pada hasil post-test, kategori kemampuan beberapa mahasiswa masuk pada kategori E dan kategri US tidak ada lagi.

AMBIGUITY OF GENDER IDENTITY IN SHAKESPEARE‚??S TWELFTH NIGHT

Daulay, Resneri

BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 5 No 2 (2018): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Print: Fakultas Bahasa dan Sastra, Online: LPPM UPB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Gender is often identified with sex and gender, even though they have different concepts. It is associated with men and women who are socially and culturally formed. Understanding about masculine and feminine discourses are formed to identify gender identity which men must behave masculine and women must behave feminine. Taking William Shakespeare‚??s Twelfth Night play as its object, this study aims to see how gender identity displayed and describe the ambiguity of gender identity that is acted by character in the play. The data which were taken from the play were analyzed by relating them to the secondary data taken from references discussing the gender identity depicted in the play. The study concluded that sex, gender and sexual orientation are something that is fluid, not natural and changing and constructed by social conditions. Changes of the identity can be said changing with the form performativity shown, namely by disguise.

STRATEGI PERMINTAAN DALAM BAHASA MINANGKABAU: TINJAUAN DARI PERSPEKTIF JENDER

Suryani, Melly Siska

BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 3 No 1 (2016): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Print: Fakultas Bahasa dan Sastra, Online: LPPM UPB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

 This study aims at describing request strategies based on gender perspective. The study  was conducted by collecting data, analyzing data dan presenting the result of analysis. The data were obtained by using observation, recording and note taking technique. They were 40 informants involved, 20 male and 20 female. Having collected the data, they were analyzed by using referential method, translational and pragmatic identity method. Futhermore, the result of analysis was presented in formal and informal method. The analysis indicated that  there were eight  forms used : direct utterance, indirect utterance, literal utterance, non literal utterance, direct literal utterance, indirect literal utterance, direct non literal utterance, and indirect non literal utterance

MORFO MORFOSINTAKSIS DAN SEMANTIK

johan, johan

BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 2 No 1 (2015): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Print: Fakultas Bahasa dan Sastra, Online: LPPM UPB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.727 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian morfosintaksis dan morfosemantik yang bertujuan untuk: 1) mencari apa bentuk berbeda yang dimiliki oleh kata (morfologi), 2) mencari di mana frase dan kata dan kalimat itu muncul (distribusi), dan apa yang ditentukan dalam frase atau kalimat tersebut (fungsi). Penelitian ini menggunakan metode dan teknik catat dan teknik library research. Penelitian ini menggunakan teknik Sudaryanto. Data dianalisis dengan metode kontribusi dan teknik analisis bagi unsur langsung. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses afiksasi, reduplikasi, komposisi tidak dapat dipisahkan dari kajian morfosintaksis dan morfosemantik dan hal itu juga tidak dapat dipisahkan dari aspek tatabahasa yang berkaitan dengan pembentukan perkataan dan pembinaan ayat. Kedua bidang kajian ini sama-sama berlandaskan pada ilmu morfologi sebagai dasar utama pembahasannya.