cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
BASIS (BAHASA DAN SASTRA INGGRIS)
ISSN : 24069809     EISSN : 25278835     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini mempublish hasil penelitian maupun non-penelitian dengan tiga topik berkaitan langsung dengan ilmu Bahasa, diantaranya Tekhnik pembelajaran bahasa dan sastra, Bahasa dan Sastra Inggris. Jurnal ini wadah publish artikel secara online dan cetak bagi Mahasiswa, Guru maupun Dosen. Adapun isi bahasa Jurnal Basis adalah bahasa Indonesia atau Inggris. Ada 3 topik utama dalam isi setiap artikel. Sebagai topik pilihan Jurnal Basis ini adalah Teaching Method, Linguistics and Literature
Arjuna Subject : -
Articles 58 Documents
KECENDERUNGAN PENOKOHAN DALAM NOVEL BUMI CINTA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY oktavia, yunisa
BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 2 No 1 (2015): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.809 KB)

Abstract

Novel as a kind of literary that widely discussed by the public, especially for certain people who care and love towards literature. Novel can not be separated from the elements, they are intrinsic and extrinsic elements. Intrinsic elements as building of novel which covering the characterizations, themes and message,storyline, background, style, and viewpoints. Talking about the intrinsic elements of the novel, especially regarding the characterizations of the important element in literature. Characterizations belong to the naming issue, characterization, physical state, mental state, and the character. Eventually, the characterizations become a combination of character and disposition. This journal aims to describe the tendency of the characterizations contained in the novel Bumi Cintaby Habiburrahman El Shirazy. Characters and the physical state of the characters in the novel Bumi Cinta by Habiburrahman El Shirazy described and developed analytic and dramatic. Analytically, namely the direct author elaborated on the personality or characters, the author mentions that the figure pertinacious, stubborn, loving, and so on. While dramatic, the draftsman is not dispositive told directly by selecting names of characters, through physical depiction and through dialogue. Based on the data analysis and discussion of the conclusions of this study, it can be described as follows. First, the character Ayyas more highlighted in the novel Bumi Cinta by Habiburrahman El Shirazy. Second, the physical state Ayyas less portrayed as the main character in the novel Bumi Cinta by Habiburrahman El Shirazy so the physical of Ayyasis not handsome and ugly. Third, the supporting cast of characters in the novel Bumi Cintaby Habiburrahman El Shirazy can help to clarify the character of protagonist character. Fourth, the physical state of the novel Bumi Cinta by Habiburrahman El Shirazy is highlighted so that researcher can determines the physical state of the supporting cast as a whole.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS SISWA DENGAN METODE QUANTUM LEARNING oktavia, yunisa
BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 3 No 2 (2016): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.012 KB)

Abstract

This research aims to describe the process and analyze thescore result of learning the review text with quantum learning method in class VIII-3 at SMPN 20 Batam. In essence, the research aims to improve the learning process of writing a reviewtext. Furthermore, by providing a quantum learning method can improve students' test scores in writing a reviewtext. This research is a classroom action research  that use descriptive method. The research data is described qualitatively by observation checklist, field notes, questionnaires, and interviews. Data of learning outcome obtained from tests of writing reviewtext. This research was conducted in two cycles through four procedures: (1) planning, (2) actions, (3) observation, and (4) reflection. Based on the analysis of research finding, it can be summarized as follows;First, the learningprocess of writing the review text by using quantum learning method in class VIII-3 SMPN 20 Batam performed well in Cycle II. Second, the application of quantum learning method in writing a reviewtext in class VIII-3  SMPN20 Batam can improve the scoreof learning outcomes in writing reviewtext. The improvement was seen from the average count at each cycle, for example pra-cycles 58.72, 70.69 Cycle I and Cycle II 83.25.
THE CORRELATION NOUN PHRASE AND WRITING OF DESCRIPTIVE TEXT AT TENTH LEVEL STUDENTS OF SMA N 5 OKU Arizah, Mila; Ramadhona, Tri Molly
BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 6 No 1 (2019): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.114 KB) | DOI: 10.33884/basisupb.v6i1.1060

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan yang signifikan antara Noun Phrase dan penulisan teks deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik untuk mengumpulkan data adalah tes frase kata benda dan tes tertulis. Penelitian ini dilakukan di SMA N 5 OKU. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 5 OKU tahun akademik 2018/2019 dan sampelnya adalah 122 siswa yang dipilih secara acak dari populasi. Data dikumpulkan dengan menggunakan noun phrase test dan tes tertulis. Data dianalisis dengan menggunakan analisis korelasional dan terkomputerisasi dengan menggunakan SPSS 23. Setelah melakukan penelitian, peneliti mendapatkan data yang menunjukkan bahwa ada korelasi yang signifikan antara frasa kata benda dan penulisan teks deskriptif. Korelasi signifikan dalam hal koefisien korelasi adalah 0,424. Ini berarti hipotesis penelitian (Ha) hipotesis alternatif diterima dan (Ho) hipotesis nol ditolak.
THE DESCRIPTION OF HANDS SHAKE AND VOICE TREMBLES IN CONDUCTING CLASS PRESENTATION BY THE 4TH SEMESTER STUDENTS AT PUTERA BATAM UNIVERSITY Hulu, Fasaaro
BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 5 No 1 (2018): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.67 KB) | DOI: 10.33884/basisupb.v5i1.330

Abstract

The purpose of this research is to identify the students’ hands shake and voice trambles in conducting presentation.  The method used is qualitative describtive method. In data collection, researcher applied the closed quesionnaire through fifty students in three classes and to analyse the data by comparing and  categorisation according to each its parts. And result displays in the form of text, table and chart. The result of this present research were found by the fifty students which were involved in the presentation. The first result were 33 students who got hands shake an there were 17 students who did not got hands shake in conducting presentation. the second, there were 34 students who got voice trembles and 16 students who did not got voice trembles in doing the class presentation. The most dominant faced by students in doing presentation is the voice trembles and the more dominant is the hands shake as found 16 students.
ANALYSIS OF LORD CAPULET CHARACTERS IN SHAKESPEARE’S “ROMEO AND JULIET” DRAMA BASED ON SIGMUND FREUD PERSONALITY THEORY rudianto, gaguk
BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 2 No 1 (2015): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.555 KB)

Abstract

Setiap manusia mempunyai kepribadian masing-masing. Kepribadian inilah yang membuat setiap manusia merupakan mahluk Tuhan yang unik atau tidak ada yang benar-benar sama. Untuk menganalisa kepribadian seseorang banyak sekali pendekatan psikologi yang bisa diterapkan. Salah satu dari tehnik analisa kepribadian tersebut adalah teori kepribadian yang ditemukan oleh bapak psikologi dunia yaitu Sigmund Freud. Beliau menemukan unsur-unsur dari kepribadian yaitu Id, ego dan super ego. Id adalah unsur kepribadian yang didapat semenjak lahir. Unsur kepribadian ini adalah unsur kepribadian dibawah alam sadar termasuk naluriah dan isting. Menurut Freud, id adalah sumber dari semua energy phisic dan id bekerja berdasarkan prinsip kesenangan atau kenyamanan. Jika kebutuhan id ini tidak dipenuhi maka membuat badan kita tidak merasa tidak nyaman, tegang atau cemas. Unsur kepribadian selanjutnya adalah ego. Ego adalah unsur kepribadian manusia yang kedua yang bekerja berdasarkan prinsip kenyataan. Ego bertugas untuk memenuhi kebutuhan id berdasarkan unsur kenyataan yang ada. Sedangkan superego adalah norma sosial ataupun keagamaan yang dilakukan oleh ego untuk memenuhi kebutuhan dari idnya
PENERAPAN TEORI ANTROPOLINGUISTIK MODERN (COMPETENCE, PERFORMANCE, INDEXICALITY, & PARTISIPATION) DALAM UMPASA BUDAYA BATAK TOBA SIMANJUNTAK, DAIRI SAPTA RINDU
BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 2 No 2 (2015): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.691 KB)

Abstract

This studies, discusses the application of the modern anthropolinguistics (competence, performance, indexicality, and participation) in Umpasa of Batak Toba culture. The linguistic anthropology examines the structure and relationships through kinship term, the concept of color, parenting, or examine how community members communicate with each other in certain situations such us the costum ceremonies, then connects it with the culture’s concept. Umpasa contains the poetic value, contains philosophy of life that is ‘Hagabeon’ (happiness), ‘Hamoraon’ (wealth), ‘Hasangapon’ (respected), and ‘Saur Matua’ (longevity and prosperity). The writer applies the anthropolinguistics modern theory to know how is the knowledge of a language that is controlled by a speaker of a language and the use of language that is evident in the actual communication as a reflection of the mind of speaker regarding the sign that have a relationship existential with the referenced and the involvement of the speaker to produce the form of acceptable speech in in ‘umpasa’ of Batak Toba culture.
GANGUAN RESEPTIF MAHASISWA DALAM MENJAWAB SOAL-SOAL LISTENING: SUATU KAJIAN NEUROPRAGMATIK Johan, Mhd.; Sastra, Gusdi; Revita, Ike
BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 2 No 1 (2015): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.132 KB)

Abstract

Penulisan tesis ini bertujuan untuk menemukan gangguan reseptif mahasiswa dalam menjawab soal-soal listening. Selanjutnya dijelaskan juga bentuk gangguan reseptif mahasiswa dan dideskripsikan perbedaan tuturan antara penutur dengan pendengar berdasarkan uji speech analyzer pada mahasiswa, serta dijelaskan faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan pemahaman antara penutur dan pendengar. Data penelitian ini adalah tuturan lisan dan tulisan mahasiswa yang mengalami gangguan reseptif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak, pada data gangguan reseptif ini digunakan teknik dasar: teknik sadap, teknik lanjutan yang terdiri dari teknik simak libat cakap (SLC), teknik rekam, teknik catat dan teknik rekam dengan speech analyzer. Untuk analisis data digunakan metode agih dilanjutkan dengan teknik dasar berupa teknik bagi unsur langsung yang dilanjutkan dengan teknik lesap, teknik ganti, dan teknik ulang. Berdasarkan hasil analisis ditemukan beberapa bentuk gangguan reseptif, perbedaan tuturan antara penutur dengan pendengar bardasarkan uji speech analyzer, dan apa penyebab perbedaan pemahaman penutur dengan pendengar dalam mendengar teks lisan. Kemudian dalam memahami makrostruktur seperti gangguan dalam mencari tema pokok suatu cerita dengan persentase berat adalah 95,2% normal adalah 4,8%. Gangguan dalam meringkas 80% (berat) dan 20% (ringan), menangkap pesan implisit 16% (berat), 63% ringan dan 21% normal. Gangguan daya ingat 56,2 (berat), 43,8% normal. Kemudian penulis juga menemukan gangguan pragmatik seperti pragmatik reseptif, gangguan dalam memaknai pesan moral 21% (berat), 37% (ringan), 42% (normal), gangguan dalam penginterpratasian humor suatu cerita, dan gangguan koherensi.
ARCHETYPES AND ROMANTICISM IN ESTABLISHING NATIONAL IDENTITY AS REFLECTED IN TOLKIEN’S THE SILMARILLION Putra, Emil eka
BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 1 No 2 (2014): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.405 KB)

Abstract

This research demonstrates the relationship of fantasy fiction, archetypes, romanticism and nationalism in one of fantasy fiction, namely Tolkien’s The Silmarillion. Since fantasy fiction, with the stereotype of escapism, is less appreciated this article is written in attempt to give more appreciation to fantasy fiction. Analysis to show the relationship of fantasy fiction, archetype, romanticism and nationalism is carried out by applying archetypal approach and Frye’s concept of mythos. This analysis is aimed at determining the position of the story in Frye’s mythos taxonomy and its values. The values, then, are compared with values found in English nationalistic discourse. The result of this analysis indicates that the story of The Silmarillion can be classified as tragic mythos. However, tragedy in the Silmarillion is elaborated differently from the characteristics of the mythos suggested by Frye. Tragedy of The Silmarillion is collective in its nature. The uniqueness of tragedy in The Silmarillion, then, is read as representation of fellowship spirit value in English nationalistic discourse. The Silmarillion also shows wisdom and historical continuity values parallel with values found English nationalistic discourse. From these values The Silmarillion shows that pastoral life with its collectivity, wisdom and tranquility as an ideal life for English people. Further, the revealed values also shows that in establishing England national identity, Tolkien, like his national identity builders predecessor, refers to old wisdoms. He refers to values that are perceived as part of values in previous past gloriuos era. By doing so it can be concluded that in establishing the national identity Tolkien uses the same method with his predecessor; refering back to the previous golden era—a kind of romanticism.
EFEKTIFITAS MEDIA AUDIO VISUALDALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS SISWA evyanto, winda
BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 5 No 1 (2018): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.287 KB) | DOI: 10.33884/basisupb.v5i1.454

Abstract

Media ada di mana-mana; media sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita. Pada saat ini Orang-orang lebih mudah mendapatkan informasi dan pencerahan berkat layanan media. Walaupun ada Keluhan tentang efek negatifnya telah didengar dan bahkan mereka yang mengkritik media untuk dampak negatifnya tidak dapat mengabaikan fakta bahwa media dapat digunakan sebagai alat yang efektif untuk mendidik, menginformasikan dan menghibur. Untuk berbagai alasan, Audio visual Media, terutama video pasti diakui sebagai salah satu alat paling efektif dalam pendidikan. Tujuan Untuk mengetahui pengaruh keterampilan berbicara  siswa kelas VIII di SMPN 21 kota Batam, SMPN 11 kota Batam, dan SMPN 35 kota Batam dalam pembelajaran bahasa  Inggris sebelum  menggunakan metode  Media Audio Visual. Dan Untuk mengetahui pengaruh keterampilan berbicara  siswa kelas VIII di SMPN 21 kota Batam, SMPN 11 kota Batam, dan SMPN 35 kota Batam dalam pembelajaran bahasa  Inggris sesudah  menggunakan metode  Media Audio Visual. Dari hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan penulis, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : Setelah dilakukan pengembangan dengan diketahui bahwa siswa SMPN 21 kota Batam, SMPN 11 kota Batam, dan SMPN 35 kota Batam lebih mudah untuk memahami materi atau informasi yang disampaikan oleh guru, apabila dibandingkan dengan penggunaan sebelumnya. Artinya tujuan pembelajaran dapat tercapai secara lebih efektif untuk materi bahasa inggris pada siswa SMPN 21 kota Batam, SMPN 11 kota Batam, dan SMPN 35 kota Batam  Setelah adanya pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris untuk siswa SMPN 21 kota Batam, SMPN 11 kota Batam, dan SMPN 35 kota Batam terbukti lebih efektif apabila dibandingkan sebelum adanya pengembangan    
ISLAMIC CULTURAL APPROACH IN TEACHING ENGLISH Dalmeri, Dalmeri
BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 1 No 2 (2014): JURNAL BASIS UPB
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.718 KB)

Abstract

This paper analyzes the cultural approach to language learning is taught in English. A foreign language teacher has a responsibility to implement most of approaches above mention in order to socialize the language learners into what members of the target language society consider being linguistically and socio culturally appropriate behavior. Consequently, a successful language learner must be adapted in the culture (acculturation) of the target language.