cover
Filter by Year
Bernas
Published by Universitas Asahan
ISSN : 02167689     EISSN : -
JURNAL PENELITIAN PERTANIAN BERNAS Universitas Asahan dengan nomor ISSN 0216-7689 didedikasikan untuk menyebarkan makalah hasil penelitian (Research Article), ulasan kritis (Review Articles) dan Komunikasi Singkat (Short Communication) di bidang luas Agronomi, Hortikultura dan Kehutanan, Lanskap, Ekonomi dan Pembangunan Pertanian, Pengukuran Lahan dan Perbaikan Lahan, Ilmu Alam dan Lingkungan, Mesin Pertanian, Industri Makanan, dan lain-lain yang dapat memberikan pengetahuan bagi masyarakat umum, akademisi dan profesional. Jurnal Penelitian Pertanian Bernas terbit 2 kali dalam setahun yakni bulan Februari dan Juli, namun pada kebutuhan tambahan dilakukan penerbitan pada bulan Oktober.
Articles
85
Articles
RESPON PEMBERIAN PUPUK NPK GROWER DAN PUPUK FESES AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium cepa var ascalonicum (L)

Winanda, Anggi, Efendi, Elfin, Safruddin, Safruddin

Bernas Vol 15, No 1 (2019): Bernas February 2019
Publisher : University of Asahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Asahan, Kecamatan Kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan, Propinsi Sumatera Utara dengan ketinggian tempat 20 m dpl, topografi datar dan iklim tipe C. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2018 dan berakhir pada bulan Mei 2018. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor perlakuan dan tiga ulangan, faktor pertama adalah pemberian pupuk NPK Grower (N) terdiri dari 3 taraf yaitu G0 (tanpa perlakuan), G1 (20 g/plot) dan G2 (40 g/plot), dan fator kedua adalah pemberian pupuk kandang ayam (A) terdiri dari 4 taraf yaitu A0 (kontrol), A1 (0,5 kg/plot), A2 (1,0 kg/plot) dan A3 (1,5 kg/plot). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk NPK Grower berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan (G2) menghasilkan tinggi tanaman 35,35 cm, jumlah daun sebesar 11,67 helai, jumlah anakan sebesar 8,08 anakan. Perlakuan dosis pupuk feses ayam berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Perlakuan terbaik diperoleh pada dosis 1,5 kg/plot (A3) menghasilkan tinggi tanaman 35,20 cm, jumlah daun sebesar 10,44 helai, jumlah anakansebesar 6,67 anakan. Interaksi perlakuan pupuk NPK Grower dan pupuk feses ayam tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah.

EFEKTIVITAS AIR KELAPA MUDA SEBAGAI ZPT DAN PUPUKANORGANIK DALAM MERANGSANG PERTUMBUHAN BIBIT STEK TEBU G3 KULTUR JARINGAN

Durroh, Badiatud

Bernas Vol 15, No 1 (2019): Bernas February 2019
Publisher : University of Asahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan perendaman air kelapa dan jenis pupuk yang memberikan pertumbuhan terbaik tanaman tebu G3 asal kultur jaringan. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan November 2017 sampai Februari 2018 di Kebun Pendidikan dan Penelitian (KP2) Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (Completely Randomized Design) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah perendaman air kelapa yaitu kontrol (tanpa perendaman air kelapa), perendaman dengan konsentrasi 150 ml/L,perendaman dengan konsentrasi 300 ml/L, dan perendaman dengan konsentrasi 450 ml/L. Faktor kedua adalah berbagai jenis pupuk yaitu tanpa pupuk, pupuk standart ( pupuk urea 6g + SP36 4g + KCL 4g), pupuk NPK 9 g, dan pupuk formula 150 ml/L. Data dianalisis dengan sidik ragam (analysis of variance). Apabila ada beda nyata maka dilanjutkan dengan uji jarak berganda (Duncan’s Multiple Range Test) pada jenjang nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkanpengaruh perendaman air kelapa dan pemberian berbagai macam pupuk yang memberikan hasil baik adalah pada perendaman konsentrasi 150 ml/L dengan pemberian pupuk formula 150 ml/L, perendaman kosentrasi 150 ml/L dengan pemberian pupuk standart dan perendaman dengan kosentrasi 450 ml/L dengan pemberian pupuk formula.kombinasi ini memberikan hasil berat segar batang tinggi yaitu 30,33g, 328,33 g , dan 327,17 g. 

PENGARUH PERLAKUAN JARAK TANAM DAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) BATANG PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogea L)

Muchli, Muchli, Ningsih, Sri Susanti, Purba, Deddy Wahyudin

Bernas Vol 15, No 1 (2019): Bernas February 2019
Publisher : University of Asahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Asahan Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan Propinsi Sumatera Utara, dengan tofografi datar berada pada ketinggian ± 35 m diatas permukaan laut. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2018 hingga April 2018. Bahan penelitian yang digunakan antara lain benih kacang tanah varietas gajah, pupuk oranik cair batang pisang, air, pestona (bahan aktif Azadiracthin) untukmengendalikan hama dan penyakit pada tanaman kacang tanah secara pestisida organik. Alat penelitian yang digunakan adalah parang babat, cangkul, garu dan parang bacok digunakan untuk membersihkan areal penelitian, gergaji, tang, papan, kuas, cat, paku dan palu digunakan untuk membuat plank dan papan plot penelitian. Ember untuk membuat larutan pestisida, Gembor dan Hand Sprayer sebagai alat penyiram, meteran untuk mengukur areal penelitian, ukuran plot dan tinggi tanaman dan alat tulis dan alat-alat yang kebutuhannya disesuaikan.Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah perlakuan jarak tanam (J) dengan 4 taraf yaitu J1 = 30 cm x 10 cm, J2 = 30 cm x 20 cm, J3 = 30 cm x 25 cm dan J4 = 30 cm x 33 cm. Hasil penelitian Perlakuan jarak tanam menunjukkan adanya pengaruh nyata terhadap pertumbuhandan hasil produksi tanaman kacang tanah. Dengan perlakuan terbaik menggunakan jarak tanam 30 cm x 33 cm menghasilkan 1,29 kg. Perlakuan pupuk organik cair batang pisang terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah terbaik dengan dosis 500/ml air per plot. Interaksi antara perlakuan jarak tanam dan pemberian pupuk organik cair batang pisang terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah menunjukan pengaruh yang tidak nyata terhadap seluruh parameter yang diamati.

PENGARUH URIN KELINCI DAN MEDIA TANAM BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SELADA (Lactuca sativa) SECARA HIDROPONIK DENGAN SISTEM WICK

Cahyani, Nisrina Ayu, Hasibuan, Syafrizal, CH, Rita Mawarni

Bernas Vol 15, No 1 (2019): Bernas February 2019
Publisher : University of Asahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian dilaksanakan di lahan yang berada di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, pada bulan Desember 2017 hingga Februari 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian urin kelinci dan media tanam berbeda terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada (lactuca sativa) secara hidroponik dengan sistem wick. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan AcakKelompok (RAK), sedangkan rancangan perlakuannya adalah Faktorial, yang terdiri atas dua faktor yang diteliti, yaitu :1. Faktor Urin Kelinci (U) terdiri dari 3 taraf U0: 0 ml/liter air, U1 : 5 ml/liter air, U2 : 10 ml/liter air, 2. Faktor Media Tanam (M) terdiri dari 3 jenis M1 : Rockwool, M2 : Arang Sekam Padi, M3 :Serbuk Gergaji, dengan 3 ulangan. Peubah amatan yang diamati: TinggiTanaman, Jumlah Daun, Kandungan Klorofil, Berat Basah Tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian urin kelinci berpengaruh tidak nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, kandungan klorofil dan berat basah pada semua umur pengamatan. Media tanam berpengaruh nyata pengamatan tinggi tanaman umur 3,4, dan 5 MST, jumlah daun semua umur pengamatan dan berat basah tanaman dengan media tanam terbaik M2 (Arang Sekam Padi). Interaksi urin kelinci dan media tanam tidak berpengaruh pada semua parameter pengamatan.

RELATIONSHIP OF GROWTH AND YIELD MINI TUBERS OF POTATO UNDER COCOPEAT MEDIA AND FREQUENCY OF FERTILIZER

Putra, Fajrin Pramana, Saparso, Saparso, Suparto, Slamet Rohadi, Faozi, Khavid

Bernas Vol 15, No 1 (2019): Bernas February 2019
Publisher : University of Asahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The research aimed to determine the growth variable correlated to the mini tubers yield of potato and obtained the media thickness of cocopeat and frequency of fertilizer which was good for growth and yield of potato mini tubers. The research is arranged to use complete randomized block design with three replications. The main factor was the thickness of media cocopeat with three levels, which was 10 cm, 15 cm and 20 cm. The second factor was the frequency of nutrients with two levels, which was three days and six days. The results of the research showed that the number of mini tubers yield were influenced by frequency of fertilizer and were not the thickness of cocopeat media.The number of mini tubers yield were correlated with height plant, leaf area, root length, number of stolon, and stolon effectivity. The number mini tubers yield were most affected by number of stolon, and stolon effectivity with the regression model that was Ŷ = - 4.21588** – 0.00338 XPHns + 0.00003 XLAns – 0.00377 XRLns + 0.52317 XNST** + 0.08233 XSE**.

THE EFFECTS OF PESTICIDES ON THE HEALTH OF PEASANT COCOA FARMERS IN MUNYENGE, SOUTH WEST CAMEROON

Achancho, Amambang Arnold, Nsobinenyui, Divine, Tasah, Martin Mih, Nghonjuyi, Ndaleh Wozerou

Bernas Vol 15, No 1 (2019): Bernas February 2019
Publisher : University of Asahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

There is a significant increase in the use of pesticide and these chemicals have potential adverse effects on human health. This study aimed to investigate the effects of exposure to pesticides on the liver, heart and lungs functions of 296 cocoa farmers with more than 1 year experience. One hundred non-farmers were recruited as a control group to compare levels of alanine aminotransferase (ALT) and aspartate aminotransferase (AST). The results indicated that AST and ALT were significantly (P<0.05) increased in pesticide-exposed workers compared withcontrol. However, there was a positive correlation between AST and ALT among exposed group. Increase in chemical applications was positively correlated with increase in the levels of AST and ALT in the blood. Munyenge farmers require more attention on pesticide use so as to limit the health hazards caused by the side effects of these chemicals.

EFFECT OF ORGANIC NPK FERTILIZER AND HANTU PLANT GROWTH REGULATOR (PGR) APPLICATION ON GROWTH AND YIELD OF CELERY (Apium graveolus L.)

Kurniawan, Indra, Efendi, Elfin, Purba, Deddy Wahyudin

Bernas Vol 14, No 3 (2018): Bernas October 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.875 KB)

Abstract

This research was conducted on Durian street, Kisaran Timur, Asahan Regency of North Sumatera Province with flat topography and is at an altitude of 15 m above sea level. The study was conducted from March to May 2017. This research was arranged based on Factorial Randomized Block Design with 2 treatment factors and 3 replications. The first factor is organic NPK with 3 levels: N0 = 0 g/plot, N1 = 25 g/plot, N2 = 50 g/plot. Second factor with PGR Hantuwith 4 levels ie Z0 = 0 ml/l water, Z1 = 1 ml/l water, Z2 = 2 ml/l water, and Z3 = 3 ml/l water. The results showed that organic NPK fertilizer was the best treatment that produced 32,34 cm height, 21,58 pieces of leaves, 65,53 g per plant and 1.75 kg per plot production. The best treatment of PGR Hantu was obtained at a dose of 2 ml/l of water yielding a plant height of 30.99 cm, thenumber of leaves was 21.86 pieces, the production per plant was 67.15 g and the production per plot was 1.78 kg. The interaction between organic NPK fertilizer and PGR Hantu had no significant effect on all observed variables.

GROWTH RESPONSE AND YIELD OF ONION (Allium ascalonicum L) AGAINST CHICKEN MANURE FERTILIZER AND DIFFERENT OF CROPPING DISTANCE APPLICATION

Pratama, Andre Wahyu, Ansoruddin, Ansoruddin, Ningsih, Sri Susanti

Bernas Vol 14, No 3 (2018): Bernas October 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1229.303 KB)

Abstract

This research was conducted in Dusun Benteng Jaya Village, Sei Balai Subdistrict, Batu Bara District, Province North Sumatera with altitude of place 5 m asl, flat topography and climate type C. The research was conducted in May 2017 to 2017. This research was arranged based on Factorial Randomized Block Design with 2 treatment factors and 3 replications. The first factor is the dosage of chicken manure (A) fertilizer with 4 levels: A0 0 kg / plot, A1 = 0.5 kg / plot, A2 = 1.0 kg / plot and A3 = 1.5 kg / plot. The second factor was treatment of crop distance (J), with 3 levels ie J0 = 20 cm x 20 cm (25 plants per plot), J1 = 20 cm x 25 cm (20 plants per plot), and J3 = 20 cm x 50 cm (10 plants per plot). The results of the treatment of chicken manure have a significant effect on the growth and production of onion, with the best dose at 1.5 kg / plot (A3)treatment. Different plant distance treatment significantly affected on growth and production of onion, with the best cropping distance 20 cm x 50 cm (J3). The interaction between chicken manure application and different cropping distance treatment on growth and production of onion showed no significant effect on all parameters observed.

EFFECT OF SOME TYPE CULTIVATING MEDIUM AND LIQUID SUPPLEMENT FERTILIZER APPLICATION ON GROWTH AND YIELD OF PEPPER (Piper nigrum L.) IN POLYBAG

Hasibuan, Raja Doli Syaifuddin, Ansoruddin, Ansoruddin, Ningsih, Sri Susanti

Bernas Vol 14, No 3 (2018): Bernas October 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.324 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Sei Renggas, Jl. Gajah, Kec. Sei Renggas, Kab. Asahan pada ketinggian 15 m dari permukaan laut. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2017. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama aplikasi media tanam terdiri dari 3 taraf: M1 =Topsoil + sekam padi, M2 = Topsoil + sekam padi + arang sekam (1: 1: 1), M3 = Topsoil +sekam padi + pupuk kandang sapi (1: 1: 1). Faktor kedua pemberian Pupuk Pelengkap Cair (PPC), terdiri dari 3 taraf. P0 = tanpa PPC (0 ml/liter air/plot), P1 = PPC SuperVit (2 ml/liter air/plot), P2 = PPC NASA (2 ml/liter air/plot). Pemberian media tanam berpengaruh terhadap pertambahan tinggi tanaman pada semua umur amatan dan pertambahan luas daun pada umur 4 dan 8 MST. Pemberian pupuk pelengkap cair berpengaruh terhadap pertambahan tinggitanaman pada semua umur amatan, pertambahan luas daun pada umur 4 dan 8 MST dan pertambahan jumlah daun. Tidak terjadi interaksi antara pemberian media tanam dan pupuk pelengkap cair terhadap pertumbuhan bibit tanaman lada.

EFFECT OF COW MANURE BOKASHI FERTILIZER AND SOLID FERTILIZER APPLICATION ON GROWTH AND YIELD OF EGGPLANT (Solanum melongena) IN POT MADE FROM STEM OF OIL PALM PLANTS

Rianto, Beni, Zulia, Cik, Efendi, Elfin

Bernas Vol 14, No 3 (2018): Bernas October 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.482 KB)

Abstract

This research was conducted in the research garden Faculty of Agriculture University of Asahan, Kisaran Naga Village, Kisaran Barat Subdistrict, Asahan District in March to May 2017. The experiment was arranged in Randomized Complete Block Design with two factors and three replication. The first factor is 3 degree of cow faces bokashi fertilizer application that is F1 = 10 ton/ha (1 kg/plot), F2 = 20 ton /ha (2 kg/plot), F3 = 30 ton/ha (3 kg/plot). Second factor is the solid fertilizer application that is S0 = 0 ton/ha (control), S1 = 10 ton/ha (1 kg/plot), S2 = 20 ton/ha (2 kg/plot). Parameters were observed is hight plant (cm), production per plant (g), production per plot (kg). The result of the research showed that the cow faces bokashi fertilizer have effect on production per sampel about 1.984,45 g and production per plot about 7,44 kg. Solid fertilizer have effect on production per sampel about 2046,63 g and production per plot about 7,69 kg. No interaction of the cow faces bokashi fertilizer and solid fertilizer on growth and yield of eggplant.