cover
Contact Name
Agung Suharyanto
Contact Email
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL DIVERSITA
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 24611263     EISSN : 24611263     DOI : -
Journal Diversita is an open access, interdisciplinary journal for the rapid publication of original articles and reviews that focus on basic research in all areas of Biomarkers. The journal is broad scoped and considers topics from all related subjects of perception, cognition, attention, emotion, intelligence, phenomenology, motivation, brain functioning, psychological resilience, family resilience, natural sciences, medicine, humanities,mental disorders, psychophysics, psychiatry, applied psychology, parapsychology, physiological psychologists, Neuroscience, Molecular neuroscience, Cellular neuroscience, neuronal migration, circadian rhythms, Cognitive neuroscience, Systems neuroscience, Neurology, psychiatry, neurosurgery, psychosurgery, anesthesiology, neuropathology, neuroradiology, ophthalmology, otolaryngology, clinical neurophysiology, addiction medicine.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2017): Diversita Desember" : 7 Documents clear
Hubungan Lingkungan Kerja Fisik dengan Kepuasan Kerja Perawat di RSU Haji Medan Dewi, Aprilia Hikari; Aisyah, Siti
JURNAL DIVERSITA Vol 3, No 2 (2017): Diversita Desember
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.248 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v3i2.1254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji secara empirik apakah ada hubungan antara lingkungan kerja fisik dengan kepuasan kerja perawat di Rumah Sakit Haji Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Subjek penelitian adalah perawat di RS Haji Medan yang berjumlah 30 orang dengan menggunakan random sampling di susun berdasarkan skala Likert. Alat ukur yang digunakan adalah instrumen lingkungan kerja fisik yang terdiri dari 35 item dengan menujukkan koefisien reliabilitas 0,842 dan instrument kepuasan kerja yang terdiri dari 36 item dengan menujukkan koefisien reliabilitas 0,864. Analisis data ini menggunakan teknik r Product Moment. Berdasarkan analisis data, diperoleh bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dinyatakan diterima, yaitu ada hubungan positif antara lingkungan kerja fisik dengan kepuasan kerja, artinya makin baik lingkungan kerja fisiknya maka semakin tinggi pula kepuasan kerjanya. Hal ini dibuktikan melalui perhitungan analisis r Product Moment dengan nilai atau koefisen (Rxy) = 0.983 dan koefisien determinan (R2) = 0,967 menunjukan lingkungan kerja fisik dibentuk oleh kepuasan kerja sebesar 96,7%. Selanjutnya dilihat dari perhitungan mean hipotetik rata- rata 52,5 dan mean empiric rata – rata 104,93 serta standar deviasi = 9,95 diketahui bahwa lingkungan kerja fisik yang baik. Sedangkan kepuasan kerja perawat dari hitungan mean hipotetik rata - rata 67,5 dan mean empiric rata - rata 106,96  serta standar deviasi = 10,72 diketahui bahwa kepuasan kerja perawat dalam kategori tinggi
Pengaruh Motivasi dan Kemampuan Kerja Terhadap Efektivitas Pegawai Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur R, Ridwan
JURNAL DIVERSITA Vol 3, No 2 (2017): Diversita Desember
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.374 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v3i2.1420

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan pendekatan korelasional yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara kompetensi dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa ada pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai yang ditunjukkan oleh: 1) Persamaan regresi linier sederhana = 16,058 + 0,814 X1 dengan koefisien korelasi ry 1 sebesar 0,745 dan koefisien determinasi r2yi sebesar 0,555. Artinya bahwa ada 55,5 % variasi yang terjadi pada kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kompetensi kerja. 2). Persamaan regresi linier sederhana Y = 43,030 + 0,498 X2 dengan koefisien korelasi ry2 sebesar 0,552 dan koefisien determinasi r2y2 sebesar 0,305. Hal ini berarti 30,5% variasi yang terjadi pada kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh motivasi kerjanya. 3) Persamaan regresi linier multipel Y = -5,417 + 0,721 X1 + 0,377 X2. Hal ini berarti semakin baik kompetensi yang diikuti dengan kepemilikkan motivasi kerja secara bersama-sama, semakin baik kinerja yang diberikan pegawai. Selanjutnya, 72,2% variasi skor yang terjadi pada kinerja dapat dijelaskan secara bersama-sama oleh kompetensi dan motivasi kerja.
Pengaruh Pencahayaan Ruang Kerja Terhadap Stres Kerja Karyawan Biro Perencanaan dan Kerjasama Universitas Sumatera Utara Martian, Emmy; Suri, Findy
JURNAL DIVERSITA Vol 3, No 2 (2017): Diversita Desember
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.614 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v3i2.1255

Abstract

Stres kerja yang dialami karyawan dapat merugikan perusahaan ataupun organisasi tempatnya bekerja. Lingkungan kerja yang baik dan nyaman dapat menurunkan stress kerja karyawan sehingga karyawan dapat bekerja maksimal. Pencahayaan ruang kerja merupakan faktor penting pada lingkungan kerja. Intensitas cahaya yang sesuai membuat karyawan nyaman dan stress kerja berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pencahayaan ruang kerja terhadap stress kerja karyawan Biro Perencanaan dan Kerjasama Universitas Sumatera Utara. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen. Desain yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Pada saat pretest, diberikan skala stress kerja kepada subjek penelitian dan pencahayaan ruang kerja diukur dengan menggunakan lux meter. Kemudian intensitas cahaya ruang kerja dinaikkan dan diukur kembali dengan menggunakan lux meter. Setelah diberi tenggang waktu selama satu minggu, diadakan posttest dengan memberikan kembali skala stress kerja kepada subjek penelitian seperti pada saat pretest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stress kerja pada karyawan Biro Perencanaan dan Kerjasama Univeritas Sumatera Utara mengalami penurunan setelah intensitas pencahayaan ruang kerja dinaikkan. Hasil analisis statistik dengan menggunakan paired sample t-test menunjukkan t-hitung sebesar 5.179 dengan tingkat Sig (2-tailed) = 0.000 pada df = N-1 = 13-1 = 12 dengan nilai t-tabel = 2.179. keputusan : t-hitung > t tabel atau [5.179 > 2.179] maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh pencahayaan ruang kerja terhadap stress kerja karyawan Biro Perencanaan dan Kerjasama Universitas Sumatera Utara.
Hubungan Intimate Friendship dengan Self-Disclosure pada Mahasiswa Psikologi Pengguna Media Sosial Facebook Pohan, Fiona Almira; Dalimunthe, Hairul Anwar
JURNAL DIVERSITA Vol 3, No 2 (2017): Diversita Desember
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.899 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v3i2.1256

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menguji dan mendapatkan data secara empiris mengenai hubungan intimate friendship  dengan self disclosure pada mahasiswa pengguna media sosial Facebook di Fakultas Psikologi Universitas Medan Area angkatan tahun 2013. Sejalan dengan landasan teori, maka diajukan hipotesa yang berbunyi ada hubungan negatif antara intimate friendship dengan self disclosure. Dimana semakin tinggi intimate friendship mahasiswa, maka semakin rendah self disclosure. Penelitan ini melibatkan 87 Mahasiswa/i fakultas psikologi angkatan tahun 2013 di Universitas Medan Area sebagai subjek penelitian. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen skala likert untuk skala intimate friendship dan skala self disclosure. Skala intimate friendship  disusun berdasarkan dimensi-dimensi menurut Sharabany (2008) yaitu: kejujuran dan spontanitas , kepekaan dan pengertian, kelekatan, eksklusifitas, memberi dan berbagi, penerimaan dan pengorbanan, kegiatan yang sama, kepercayaan dan kesetiaan. Skala self disclosure disusun berdasarkan dimensi-dimensi menurut (Devito, 1986) yaitu: amount/ kuantitas, valensi, ketepatan dan kejujuran, intensi, dan intimacy. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil terdapat hubungan negatif antara intimate friendship dengan self disclosure. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi, dimana rxy = - 0.372 ; p = 0.000 < 0.05. Nilai koefisien determinasi (R square) penelitian dengan nilai sebesar 0.138. Dapat diartikan bahwa variabel intimate friendship mempengaruhi self disclosure sebesar 13.8%. Dari hasil perhitungan mean hipotetik dan mean empirik diperoleh intimate friendship rendah dan self disclosure tinggi.
Hubungan Lingkungan Kerja Non Fisik dengan Kepuasan Kerja pada Perawat RSJ Prof.Dr.Muhammad Ildrem Sumatera Utara Nasution, Najmah Medina Sari; DR, Maqhfirah
JURNAL DIVERSITA Vol 3, No 2 (2017): Diversita Desember
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.34 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v3i2.1259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan lingkungan kerja non fisik dengan kepuasan kerja pada perawat di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Provinsi Sumatera Utara. Lingkungan Kerja Non Fisik adalah  lingkungan kerja yang tidak dapat ditangkap dengan panca indera manusia tetapi dapat dirasakan oleh para pekerja melalui hubungan-hubungan sesama pekerja maupun dengan atasan.Kepuasan Kerja merupakan suatu sikap, persepsi atau emosi yang dimiliki seseorang terhadap pekerjaannya.Subjek penelitian adalah perawat di RS. Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Provinsi Sumatera Utara sejumlah 150 perawat. Pendekatan yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan total sampling. Berdasarkan hasil perhitungan Analisis Korelasi Product Moment, dapat diketahui bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara lingkungan kerja non fisik dengan kepuasan kerja. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi rxy =  rxy =  0,510 ; sig 0,000. Dengan demikian maka hipotesis yang diajukan, dinyatakan diterima. Lingkungan kerja non fisik memberikan pengaruh  terhadap kepuasan kerja sebesar 26%. Dari hasil ini berarti diketahui bahwa masih terdapat 74% pengaruh dari faktor lain.
Perbedaan Kematangan Emosi Ditinjau dari Jenis Kelamin pada Remaja di SMAS Sinar Husni Medan Ulfa, Siti Annisyah; s, Syafrizaldi
JURNAL DIVERSITA Vol 3, No 2 (2017): Diversita Desember
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.824 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v3i2.1268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan kematangan emosi ditinjau dari jenis kelamin pada remaja di SMA Swasta Sinar Husni Medan. Subjek penelitian ini adalah remaja di SMA Swasta Sinar Husni Medan. Penelitian ini disusun berdasarkan metode skala Likert yang terdiri dari aspek-aspek kematangan emosi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis T-Test dengan t = 16.737 dan koefisisen signifikan 0,000 < 0,050. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, terdapat perbedaan kematangan emosi remaja laki laki dan perempuan dimana, kematangan emosi pada remaja perempuan berada pada kategori rendah, Sedangkan kematangan emosi pada remaja laki-laki berada pada kategori tinggi, Hal ini berarti hipotesis yang diajukan berbunyi ada perbedaan kematangan emosi ditinjau dari jenis kelamin pada remaja dengan asumsi remaja laki-laki lebih matang emosinya daripada remaja perempuan diterima.
Hubungan Dukungan Sosial dengan Harga Diri pada Mantan Pengguna Narkoba Nainggolan, Wita Sari; Sembiring, Shirley Melita
JURNAL DIVERSITA Vol 3, No 2 (2017): Diversita Desember
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.824 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v3i2.1257

Abstract

Penelitian bertujuan melihat hubungan antara dukungan sosial dengan harga diri pada mantan pengguna narkoba di Pemuda/i Mandiri Bersatu (PMB) Medan-Deli. Sampel penelitian ialah anggota PMB Medan-Deli yang berjumlah 32 orang dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Skala ukur yang digunakan adalah skala harga diri dan skala dukungan sosial. Skala harga diri  disusun berdasarkan aspek-aspek harga diri yang dikemukakan oleh sarafino (dalam Lubis, Namora dan Hasnida, 2009), skala dukungan sosial disusun berdasarkan aspek-aspek dukungan sosial yang dikemukakan oleh Coopersmith (dalam Lubis, Namora dan Hasnida, 2009).  Data dianalisa dengan menggunakan uji Product Moment. Hasil analisa menunjukkan ada hubungan antara dukungan sosial dengan harga diri pada mantan pengguna narkoba di PMB Medan-Deli (rxy = 0.900 ; p = 0.000 < 0,05). Dukungan sosial diketahui berkontribusi terhadap harga diri sebanyak 81,1% (R2= 0.811). dukungan sosial yang diterima oleh sampel diketahui tergolong tinggi (mean hipotetik 102,5 < mean empirik 122,97 dan selisihnya melebihi SD 17,943). Harga diri sampel tergolong tinggi (mean hipotetik 100 < mean empirik 125,66 dan selisihnya melebihi SD 15,800).

Page 1 of 1 | Total Record : 7