cover
Contact Name
Andista Candra Yusro
Contact Email
andista@ikipppgrimadiun.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mislan_fis03@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK)
ISSN : 24428868     EISSN : 2442904X     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) with registered number ISSN 2442-8868 (printed), ISSN 2442-904X(online) is scientific journals which publish articles from the fields of physics and physics education. JPFK will publish in two times issues Volume 1, Numbered: 1-2 are scheduled for publication: March and September.
Arjuna Subject : -
Articles 67 Documents
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH MEKANIKA BERDASARKAN ANALISIS KOMPETENSI Murniati, Murniati; Muslim, Muhammad
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.13 KB) | DOI: 10.25273/jpfk.v1i2.14

Abstract

Tugas utama tenaga pengajar di perguruan tinggi adalah melakukan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai Tri Darma Perguruan Tinggi. Pembelajaran dan penelitian memiliki kaitan yang erat dan saling menunjang. Tenaga pengajar yang berkualitas selalu berkeinginan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran yang dilakukan secara terusmenerus. Perbaikan dalam pembelajaran menjadi tanggung jawab dosen dan usaha dalam memperbaikinya dapat dilakukan melalui penelitian dan hasilnya dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Penguasaan ilmu dapat diperoleh dengan bantuan bahan ajar sebagai sumber belajar yang sampai saat ini memiliki peranan penting untuk menunjang proses pembelajaran. Bahan ajar sebaiknya mampu memenuhi syarat sebagai bahan pembelajaran, karena bahan ajar memiliki fungsi strategis bagi proses belajar mengajar, ia dapat membantu dosen dan mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran, sehingga dosen tidak terlalu banyakmenyajikan materi tetapi lebih banyak membimbing atau sebagai fasilitator. Disamping itubahan ajar dapat menggantikan sebagian peran dosen dan mendukung pembelajaranindividual. Dampak positifnya bagi mahasiswa, dapat mengurangi ketergantungan padadosen dan membiasakan belajar mandiri sesuai tingkat pendidikannya, hal ini jugamendukung prinsip belajar sepanjang hayat (long life education).
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Peserta Didik Terhadap Pembelajaran Fisika Kelas XI MIPA 1 SMA Titian Teras Muaro Jambi Sari, Novita; Suryanti, Krisna; Manurung, Santy Meilisa; Sintia, Sintia
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.888 KB) | DOI: 10.25273/jpfk.v3i2.1297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap motivasi pembelajaran fisika kelas XI MIPA 1 SMA Titian Teras. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat motivasi belajar termasuk dalam kriteria sedang. Penelitian tentang motivasi belajar siswa kelas XI MIPA 1 SMA TitianTeras MuaroJambi, menunjukkan bahwa rata-rata tingkat motivasi belajar termasuk dalam kriteria sedang untuk siswa kelas XI MIPA 1 SMA TitianTeras MuaroJambi .Banyak faktor yang mempengaruhi kontribusi terhadap pencapaian nilai rata-rata siswa, salah satunya motivasi belajar. Motivasi belajar sangat penting dalam proses pembelajaran karena proses belajar membutuhkan interaksi dan partisipasi aktif dari peserta didik untuk berhasil. 
CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Winarti, Winarti
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.272 KB) | DOI: 10.25273/jpfk.v1i1.4

Abstract

Menanamkan kemampuan berpikir kreatif adalah bagian yang sangat penting dalam  proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) efektifitas pembelajaran dengan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap keterampilan berpikir kreatif  siswa,  (2) perbedaan keterampilan berpikir kreatif pada siswa yang mengikuti pembelajaran denan Contextual Teaching and Learning (CTL).Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan pretest-posttest control group design. Variabel yang digunakan meliputi variabel bebas berupa pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) variabel terikat berupa keterampilan berpikir kreatif. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas X SMA Negeri 2 Banguntapan. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling sehingga kelas yang terpilih sebagai kelas eksperimen adalah kelas X-2 dan X-3 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa soal pretest-posttest yang bermuatan indikator kemampuan berpikir kreatif. Data rating scale dianalisis  bnbnm statistik deskriptif dan data soal pretest-posttest dianalisis menggunakan statistik inferensial (analisis uji-t dengan taraf signifikansi 5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran dengan Contextual Teaching and Learning (CTL) lebih efektif dibandingkan dengan kelas kontrol, (2) dari 5 indikator kemampuan berpikir kreatif yaitu berpikir lancar, fleksibilitas, orisinalitas, elaborasi dan evaluasi ternyata mempunyai nilai yang lebih tinggi dibandingkan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas kontrol.
Pengembangan Instrumen Tes Diagnostik VCCI Bentuk Four-Tier Test pada Konsep Getaran Zaleha, Zaleha; Samsudin, Achmad; Nugraha, Muhamad Gina
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.885 KB) | DOI: 10.25273/jpfk.v3i1.980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes diagnostik Four Tier Test untuk mendiagnostik pengubahan konseptual siswa pada materi getaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 3D. Model pengembangan 3D terdiri atas 3 tahap yaitu: 1) Define (Pendefinisian), 2) Design (Perancangan), dan 3) Develop (Pengembangan). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa lembar penilaian kualitas instrumen tes untuk ahli materi dan ahli evaluasi. Penilaian kualitas produk menggunakan skala likert dengan 5 skala yang dibuat dalam bentuk checklist. Adapun hasil penelitian yang dikembangkan adalah instrumen tes VCCI (Vibration Conceptual Change Inventory) bentuk four tier test untuk mendiagnostik pengubahan konseptual siswa. Instrumen tes diagnostik  VCCI ini terdiri dari 6 butir soal. Validasi butir soal meliput validitas isi yang ditinjau dari aspek materi, konstruksi, dan bahasa/budaya, serta kesesuiaian antara soal-soal dalam tes dengan indikator yang diperoleh dari pertimbangan  para dosen ahli. Berdasarkan validitas isi tersebut, 6 soal dinyatakan sangat layak digunakan dengan validitas rata-rata untuk aspek materi, konstruksi, dan bahasa/budaya adalah 0,99. Sedangkan validitas rata-rata untuk kesesuaian antara indikator dengan soal dan kesesuaian antara soal dengan aspek kognitif masing-masing sebesar 0,94 dan 0,89. Dari hasil validitas tersebut dapat dinyatakan bahwa instrumen tes diagnostik VCCI bentuk Four Tier Test yang dikembangkan valid dan sangat layak digunakan untuk mendiagnostik pengubahan konseptual siswa pada materi getaran.
Analisis Koefisien Attenuasi Bahan Plastik Menggunakan Sensor Cahaya Smartphone Pramuda, Adi; Hadiati, Soka; Sasono, Mislan
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.971 KB) | DOI: 10.25273/jpfk.v2i2.697

Abstract

Untuk menekan mainstream yang negatif terhadap penggunaan smartphone, salah satunya adalah dengan kajian yang inovatif dan menarik untuk memanfaatkan smartphone sebagai media bantu pembelajaran, eksperimen sains dan fisika. Pada penelitian ini dikaji karakteristik koefisien attenuasi bahan plastik menggunakan sensor cahaya pada smartphone secara sederhana. Hasil penelitian menunjukkan filter bahan plastik berwarna kuning dan biru yang digunakan didapati memiliki nilai R2 yang secara teknis cukup relevan untuk menunjukkan karakteristik linier attenuation coefficient. Sedangkan tren dari μ (attenuation coefficient) filter bahan plastik berwarna merah cenderung sesuai untuk tren polinomial dengan nilai R2 yang jauh lebih baik dari pada tren linier. Pemilihan filter yang tepat menjadi hal yang penting untuk mempermudah pembelajaran, selain sebenarnya tersembunyi berbagai konsep fisika yang menarik bila didapatkan hasil yang mungkin berbeda dengan teori dasarnya. Penggunaan smartphone untuk eksperimentasi sederhana sesuai dengan langkah yang dipaparkan dalam penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi siswa untuk akrab dengan persamaan Lambert-Beer, selain itu, dapat menjadi batu loncatan untuk mempelajari peristiwa absorbsi serta transmisi cahaya oleh bahan.
PEMBELAJARAN IPA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK MENGGUNAKAN MODEL LEARNING CYCLE DAN DISCOVERY LEARNING DITINJAU DARI AKTIVITAS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR Maduretno, Tri Wahyuni; Sarwanto, Sarwanto; Sunarno, Widha
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.117 KB) | DOI: 10.25273/jpfk.v2i1.19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pebelajaran IPA dengan pendekatan saintifik antara siswa yang belajar melalui model learning cycle dan discovery learning, antara siswa yang mempunyai aktivitas belajar tinggi dan rendah, antara siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi dan rendah, serta interaksi-interaksinya terhadap prestasi belajar pengetahuan, sikap dan keterampilan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 2 Masaran Sragen tahun pelajaran 2014/2015. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling sejumlah 2 kelas. Data dikumpulkan dengan metode tes tertulis untuk prestasi belajar aspekpengetahuan dan metode observasi untuk motivasi, aktivitas, prestasi belajar aspek sikap, dan keterampilan. Teknik analisis data menggunakan analisis anava 2x2x2. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Klasifikasi Benda. Hasil pada penelitian ini adalah (1) ada pengaruh yang signifikan penggunaan pendekatan saintifik melaui model learning cycle dan discovery learning terhadap prestasi belajar; (2) tidak ada pengaruh yang signifikan tingkat aktivitas siswa baik tinggi maupun rendah terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan dan keterampilan; (3) ada pengaruh yang signifikanmotivasi belajar tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar  aspek sikap dan keterampilan; (4) ada interaksi antara pendekatan saintifik menggunakan model discovery learning dan learning cycle dengan aktivitas belajar tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar siswa; (5) ada interaksi antara pendekatan saintifik menggunakan model discovery learning dan learning cycle dengan motivasi tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan dan keterampilan; (6) tidak ada interaksi antara aktivitas belajar tinggi dan rendah dengan motivasi belajar tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar siswa; (7) tidak ada interaksi antara pendekatan saintifik dengan model pembelajaran yang diterapkan, aktivitas dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa.
Identifikasi dinamika sumber tremor vulkanik Gunungapi Raung berdasarkan analisis fraktal Wildani, Arin; Umamah, Chairatul; Budiyono, Agus
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1027.828 KB) | DOI: 10.25273/jpfk.v4i1.1763

Abstract

Tremor vulkanik merupakan salahsatu gelombang seismik yang biasa terekam di sekitar gunungapi dan dapat menjadi indikasi akan terjadinya suatu letusan. Pengetahuan secara kuantitatif mengenai parameter fisis tremor vulkanik dapat melengkapi dalam memprediksi terjadinya suatu letusan. salahsatu parameter fisis tremor vulkanik yaitu nilai dimensi fractal. Pada penelitian ini digunakan rekaman data seismik tremor vulkanik Gunungapi Raung dari tahun 2011- 2013. Berdasarkan hasil seleksi data maka didapatkan 21 kejadian tremor vulkanik Gunungapi Raung. Pada penelitian dilakukan analisis fraktal dengan merekonstruksi diagram attraktor dari tremor vulkanik menggunakan teorema delay embedding. Analisis data dilakukan dengan menentukan delay time menggunakan Mutual Information dan dimensi embedding dari masing-masing kejadian tremor vulkanik menggunakan False Nearest Neighbour (FFN). delay time tremor vulkanik gunungapi Raung didapatkan sebesar 0,085 s  dan dimensi embedding tremor vulkanik gunungapi Raung didapatkan berada dalam rentan 4-5. Dimensi fraktal tremor vulkanik gunungapi berada dalam range 1,81– 2,15. Perubahan secara temporal nilai dimensi fraktal mengindikasikan bahwa tremor vulkanik disebabkan oleh  sistem non linier didalam pipa konduit berbentuk silinder.
ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN HUKUM COLUMB Handhika, Jeffry; Suparmi, Suparmi; Cari, Cari
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.553 KB) | DOI: 10.25273/jpfk.v1i1.10

Abstract

Hukum Coloumb merupakan bahan kajian yang diperoleh mahasiswa ketika menempuh matakuliah Fisika Dasar II. Dalam penelitian ini, ditemukan kesalahan dalam menyelesaikan soal penerapan hukum Coloumb. Kesalahan dalam menentukan arah gaya Coloumb dialami oleh semua mahasiswa Fisika. Ditemukan bahwa ketidakpahaman konsep gaya Coloumb mempengaruhi kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah gaya Coloumb. Solusi penyelesaian bertahap penentuan arah vektor gaya dapat mengatasi masalah yang dialami mahasiswa.
Analisis Sifat Lasing Bahan Optical Amplifier untuk Sistem Komunikasi Optik Menggunakan Aplikasi Berbasis MATLAB Susanto, Rudi; Hasanah, Herliyani
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.626 KB) | DOI: 10.25273/jpfk.v3i2.1524

Abstract

Artikel ini berisi tahapan pembuatan aplikasi dengan GUI Matlab yang digunakan untuk menganalis sifat lasing kaca tellurite yang didadah ion erbium dengan teori Judd Ofelt. Tahapan pembuatan aplikasi terdiri dari 1) analisis kebutuhan fungsional, 2) melakukan kajian formulasi model matematis judd ofelt, 3) membuat aplikasi perhitungan parameter judd ofelt dengan Matlab dan 4)  Pengujian. Hasil pengujian menunjukkan rata rata error terbesar adalah 5,79% pada komposisi x=1,0 sedangkan rata rata error terkecil adalah 0,17% dari hasil ini aplikasi yang dibuat dapat digunakan untuk menganalis sifat lasing. Berdasarkan analisis parameter Judd Ofelt memiliki trend Ω2> Ω6> Ω4 yang bersesuaian dengan komposisi  lain yaitu TBZNbEr10, SALSFEr, LBTAFEr, TZN dan PKBAEr. Berdasarkan hal tersebut, kaca memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai penguat optik dalam sistem komunikasi optik . 
Analisis Kausalitas Pemahaman Konsep Dengan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Pada Pemecahan Masalah Fisika Trianggono, Mochammad Maulana
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.042 KB) | DOI: 10.25273/jpfk.v3i1.874

Abstract

Kemampuan berpikir tingkat tinggi memiliki peranan penting dalam membentuk karakter kreatif dan kritis seseorang dalam menyelesaikan permasalahan fisika. Kemampuan berpikir tingkat tinggi pada umumnya didukung oleh kualitas pemahaman konsep seseorang, dalam artian kualitas pemahaman seseorang terhadap suatu konsep sinergi dengan kualitas kemampuan berpikir tingkat tingginya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hubungan kausalitas antara pemahaman konsep dengan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pemecahan masalah fisika berdasarkan data penelitian yang telah dilakukan di kelas X IPA 2 SMAN 4 Jember. Data pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kreatif diperoleh melalui ­pre-test dan post-test menggunakan tes objektif dan uraian. Data hasil penelitian tersebut dianalisis menggunakan analisis regresi linier dan dijelaskan secara deskriptif berdasarkan n-gain­ pada masing-masing indikator pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kreatif. Kajian tentang hubungan kausalitas antara pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kreatif menunjukkan bahwa keduanya memiliki pengaruh yang saling konstruktif dalam menghasilkan penyelesaian yang komprehensif dari suatu permasalahan fisika.