cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
aru_palaca@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
rantimouri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
BIOEDUSCIENCE
ISSN : 2614154X     EISSN : 26141558     DOI : -
BIOEDUSCIENCE is an open access journal that publishes research in the field of Biology and Biosain Education such as: Applied and implemented in education and learning, Botany, Zoology, Microbiology, Ecology, Biotechnology, Molecular Biology, Genetics, Bioinformatics, Cell and Developmental Biology, Biodiversity and Bioconservation. BIOEDUSCIENCE is published by Biology Education Study Program, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Indonesia regularly in June and December. ISSN : 2614-1558; P-ISSN : 2614-154X.
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
Pengaruh Pemberian Mikroorganisme Lokal (MOL) Rebung Bambu Surat (Gigantochloa vesticillata (Willd.) Munro) terhadap Pertumbuhan Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) Gustomi, Gustomi; Nurusman, Lutfah; Susilo, Susilo
BIOEDUSCIENCE Vol 2 No 1 (2018): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/j.bes/2181-871336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian mikroorganisme lokal (MOL) rebung bambu terhadap pertumbuhan bayam merah (Amaranthus tricolor L.). Penelitian dilaksanakan di rumah kaca UHAMKA dari bulan April sampai Juli 2015. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dan desain penelitian rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan tersebut adalah P0(kontrol), P1, P2, P3, dan P4 secara berurutan perlakuan dengan MOL rebung bambu surat 5; 10; 15; dan 20%. Perlakuan diberikan setiap minggu dan panen tanaman bayam merah dilakukan 35 setelah pindah tanam. Data setiap parameter dilakukan uji normalitas, uji homogenitas, lalu dianalisis dengan ANAVA 1 faktor pada α = 0,01. Selanjutnya dilakukan uji BNT untuk mengetahui beda pengaruh antar perlakuan. Pemberian MOL rebung bambu surat yang terbaik adalah perlakuan P2dengan tinggi, berat segar, dan berat kering tanaman secara berurutan 30,34 cm; 15,40 g; dan 1,04 g. Persentase tinggi, berat segar, dan berat kering tanaman bayam merah perlakuan P2 terhadap kontrol secara berurutan 200,66; 292,22; dan 297,14%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian MOL rebung bambu surat meningkatkan pertumbuhan bayam merah.
Penggunaan Metode Giving Questions And Getting Answer Terhadap Keaktifan Belajar Siswa SMA Lissa, Lissa
BIOEDUSCIENCE Vol 1 No 1 (2017): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/j.bes/1111-181107

Abstract

Metode pembelajaran di lapangan masih belum variatif dan inovatif serta guru kurang memacu keterlibatan siswa, sehingga berpengaruh terhadap keaktifan belajar siswa. Metode yang dapat melibatkan aktifitas siwa dan membuat siswa aktif yaitu metode Giving Question and Getting Answer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Giving Question and Getting Answer terhadap keaktifan belajar siswa pada materi ekosistem. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian True-Experimental Desigen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA di SMA Negeri 1 Krangkeng tahun akademik 2016/2017 yang berjumlah 166 siswa. Sampel 2 kelas yaitu kelas X MIPA 1 (eksperimen) yang berjumlah 30 siswa dan kelas X MIPA 2 (kontrol) yang berjumlah 29 siswa yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi keaktifan belajar siswa. Dari hasil analisis data yang telah dilakukan, diperoleh rata-rata skor keaktifan belajar siswa kelas eksperimen menggunakan metode Giving Question and Getting Answer adalah 31,97 dan rata-rata skor keaktifan belajar siswa kelas kontrol menggunakan metode konvensional adalah 29,40. Uji hipotesis yang digunakan yaitu uji t dan diperoleh nilai thitung = 4,486 dan ttabel= 1,672. Karena thitung > ttabel, maka HO ditolak. Artinya penggunaan metode Giving Question and Getting Answer berpengaruh terhadap keaktifan belajar siswa.
Pengembangan Mobile Learning Sistem Koordinasi Berbasis Android Hardinata, Restu; Murwitaningsih, Susanti; Amirullah, Gufron
BIOEDUSCIENCE Vol 2 No 1 (2018): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/j.bes/2153-581334

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran mobile learning berbasis Android untuk siswa Kelas XI SMA/MA, serta mengetahui kualitas produk media pembelajaran mobile learning yang telah dihasilkan sehingga layak digunakan dalam pembelajaran biologi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) yang diadaptasi dari model pengembangan ADDIE. Tahapannya ada 5 tahap yaitu: 1) Analysis (Analisis), 2) Design (Perancangan), 3) Development (Pengembangan), 4) Implementation (Implementasi), dan 5) Evaluation (Evaluasi), namun hanya dilaksanakan hingga tahap keempat, yaitu Implementasi. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Media yang dikembangkan diujicobakan kepada 75 siswa kelas XI IPA SMAN 6 Jakarta dan 55 siswa kelas XI IPA SMAN 3 Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran mobile learning sistem koordinasi berbasis Android yang telah dikembangkan berdasarkan penilaian ahli media sebesar 89,71% dengan kategori Sangat Baik dan penilaian ahli materi sebesar 95,83% dengan kategori Sangat Baik. Uji coba pada siswa di sekolah SMAN 6 Jakarta didapatkan hasil kualitas media pembelajaran dengan persentase 85,13% dengan kategori Baik. Uji coba yang kedua dilakukan pada siswa di sekolah SMAN 3 Bekasi didapatkan hasil kualitas media pembelajaran dengan persentase 86,91% dengan kategori Sangat Baik. Berdasarkan hasil perolehan data menunjukkan bahwa media pembelajaran mobile learning berbasis Android materi sistem koordinasi pada manusia layak digunakan sebagai sumber belajar siswa kelas XI SMA.
Pertumbuhan Organ Vegetatif Tomat Merah (Lycopersicum esculentum, L. var commune) dan Tomat Ungu (Lycopersicum esculentum, L. var indigo rose) Sebagai Sumber Belajar Biologi SMA Kelas XII Dhaniaputri, Risanti; Irawati, Hani
BIOEDUSCIENCE Vol 2 No 1 (2018): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/j.bes/2187-941383

Abstract

Tujuan: Pembelajaran adalah suatu proses dasar pendidikan, dimana kegiatan pembelajaran merupakan suatu interaksi antara guru dan siswa, baik interaksi secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan sumber belajar dan media ajar. Sumber belajar dapat dibedakan menjadi sumber belajar yang telah tersedia, dan sumber belajar yang dikembangkan atau didesain. Salah satu sumber belajar yang dapat dikembangkan yaitu berupa hasil penelitian. Hasil penelitian pengukuran pertumbuhan batang dan daun tumbuhan tomat merah (Lycopersicum esculentum, L. var commune) dan tomat ungu (Lycopersicum esculentum, L. var indigo rose) dapat dipakai sebagai sumber belajar Biologi SMA Kelas XII materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Metode: Sebelum menganalisis hasil penelitian sebagai potensi sumber belajar, terlebih dahulu dilakukan penelitian eksperimen, yaitu menanam tomat merah dan tomat ungu, kemudian dibandingkan pertumbuhan organ vegetatifnya. Untuk dapat dijadikan sebagai sumber belajar, hasil penelitian dianalisis dari segi kejelasan potensi, kejelasan tujuan, sasaran, informasi yang diungkap, pedoman eksplorasi dan perolehan yang diharapkan. Hasil: Pada penelitian pertumbuhan tomat merah dan tomat ungu ditemukan mekanisme proses pertumbuhan yang terjadi pada organ vegetatif batang dan daun, sehingga telah sesuai dengan materi Biologi kelas XII SMA. Kesimpulan: Potensi sumber belajar biologi pada tomat merah dan tomat ungu ditemukan proses pertumbuhan, yaitu terjadinya penambahan massa dan volume sel pada organ vegetatif batang dan daun.
Struktur Populasi Dan Aktivitas Harian Lutung Budeng (Tracypithecus auratus) Di Taman Wisata Alam Situgunung Sukabumi Faruq, Hilman
BIOEDUSCIENCE Vol 1 No 1 (2017): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/j.bes/1119-231144

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung jumlah individu dalam kelompok yang berbeda dan melihat aktivitas harian lutung budeng (Tracypithecus auratus) di Taman Wisata Alam Situgunung Sukabumi. Metode yang digunakan adalah scan sampling, yaitu dengan menghitung dan mengamati prilaku sepanjang hari secara langsung. Kelompok yang diamati terdiri dari 2 kelompok. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni 2009.  Hasil penelitian struktur populasi menunjukkan bahwa terdapat 25 ekor yang masing – masing terdiri dari kelompok 1 sebanyak 13 ekor ddan kelompok 2 sebanyak 12 ekor. Sedangkan persentase aktivitas dapat disimpulkan bahwa kelompok 1 makan 47,98%, gerak 25,74% dan istirahat 26,80% sementara kelompok 2 makan 48,06%, gerak 25,74% dan istirahat 26,28%.
Penerapan Media Kartu KUPUBIL sebagai Pengayaan Materi Ujian Nasional Biologi Adinugraha, Fajar
BIOEDUSCIENCE Vol 2 No 1 (2018): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/j.bes/2159-671236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan cara permainan media kartu KUPUBIL (Kartu Untuk Persiapan Ujian Biologi). Selain itu, untuk mengamati hasil nilai Ujian Nasional Biologi setelah dilakukan eksperimen menggunakan kartu KUPUBIL. Penelitian ini juga untuk mengetahui persepsi peserta didik tentang kebermanfaatan kartu KUPUBIL. Jenis penelitian adalah pre experimental design.  Desain penelitian adalah the one-shot case study design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA SMA Citra Kasih Jakarta dengan sampel 12 siswa pemilih UNBK Biologi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling. Bentuk kartu KUPUBIL berjumlah 96 buah dengan ukuran 7,5 cm x 11 cm. Kartu berisi gambar-gambar yang sering keluar di soal Ujian Nasional. Permainan kartu ini dimodifikasi dari permainan kartu pada umumnya. Hasil menunjukkan bahwa media kartu ini mampu meningkatkan nilai Ujian Nasional. Nilai Try Out 6 (sebelum perlakuan) yaitu 67,92 sedangkan nilai Ujian Nasional (sesudah perlakuan) yaitu 73,75. Persepsi peserta didik terhadap kebermanfaatan media kartu ini adalah sangat positif. Hal ini ditunjukkan dari hasil wawancara kepada responden yang memberikan apresiasi dan merasakan manfaat dari media kartu KUPUBIL. Media pembelajaran kartu KUPUBIL dapat digunakan sebagai altenatif media pembelajaran dalam mempersiapkan Ujian Nasional Biologi.
Uji Coba Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tim Games Tournament pada Konsep Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia di Kelas XI IPA MAN Tasikmalaya Mu'minah, Iim Halimatul
BIOEDUSCIENCE Vol 1 No 1 (2017): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/j.bes/1106-101080

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kecocokan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament jika diterapkan pada proses pembelajaran konsep Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia di kelas XI IPA MAN Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa soal pilihan ganda sebanyak 50 soal dengan lima option. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA MAN Tasikmalaya sebanyak 2 kelas, dengan jumlah peserta didik sebanyak 35 orang yaitu 10 orang laki-laki dan 25 orang perempuan. Sampel diambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Dari hasil penelitian, pengolahan, dan analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara hasil pretest dan posttest. Selain itu pula dari hasil uji t diperoleh thitung 2,99 dan -ttabel -1,69. Hal tersebut disebabkan oleh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament yang membantu peserta didik dalam proses pembelajaran, karena pada dasarnya model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament menekankan pada daya ingat, keaktifan dan pemahaman peserta didik terhadap suatu materi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament cocok diterapkan untuk menjelaskan konsep Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia di kelas XI IPA MAN Tasikmalaya.
Identifikasi Rhodamin B dalam Lipstik di Pasar Jakarta Timur dengan Metode KLT dan Spektrofotometri UV-VIS Riyanti, Hurip Budi; Sutyasningsih, Sutyasningsih; Sarsongko, Anggun Wisnu
BIOEDUSCIENCE Vol 2 No 1 (2018): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/j.bes/2168-731338

Abstract

 
Hubungan antara Pengetahuan Lingkungan Hidup dengan Tingkat Kepedulian Warga Dalam Pengolahan Sampah di Bank Sampah Nusa Indah Raya Bahri, Muhamad Saiful; Meitiyani, Meitiyani; Astuti, Yuni
BIOEDUSCIENCE Vol 1 No 1 (2017): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/j.bes/1101-051082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan lingkungan hidup dengan tingkat kepedulian warga dalam pengolahan sampah di Bank Sampah Nusa Indah Raya. Tempat penelitian di Kelurahan Cipondoh Komplek P dan K Kota Tangerang Provinsi Banten. Penelitian dilakukan pada bulan Maret hingga Oktober 2015. Populasi penelitian ini adalah seluruh warga RW. 05 Kelurahan Cipondoh. Sedangkan sampel adalah nasabah yang terdiri dari pengurus dan anggota Bank Sampah RW. 05 yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif. Pengumpulan  data  diperoleh menggunakan instrumen berupa Tes dan Angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier, dilanjutkan dengan analisis korelasi sederhana dan koefisien determinasi. Hasil regresi linier memperoleh Fhitung = 0.798 < Ftabel = 2.41 yang menunjukan adanya hubungan yang linier dari dua variabel X dan Y dengan persamaan regresi Y = 73,756 + 0,142X. Hasil perhitungan koefisien korelasi diperoleh rhitung  = 0,291 < rtabel (5%) = 0,374 yang berarti HA ditolak. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan lingkungan hidup dengan tingkat kepedulian warga dalam pengolahan sampah di Bank Sampah Nusa Indah Raya. Kontribusi pengetahuan lingkungan hidup dengan tingkat kepedulian warga sebesar 8,46%.
Inokulum Mikoriza Arbuskula sebagai Pupuk Hayati pada Tanaman Gandum (Triticum Aestivum L.) Erwin, Erwin
BIOEDUSCIENCE Vol 1 No 1 (2017): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/j.bes/1138-441180

Abstract

Peranan mikoriza arbuskula (MA) dalam bidang pertanian telah terbukti sangat signifikan, namun terkendala dengan ketersediaan inokulum berkualitas untuk diaplikasikan di lapang. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik inokulum MA dan pemanfaatannya sebagai pupuk hayati tanaman Gandum (Triticum aestivum L). Parameter yang diuji pada tanaman gandum (T. aestivum L.) ialah pertumbuhan cendawan mikoriza arbuskula yaitu persen kolonisasi, jumlah entry point, hifa internal, arbuskula dan vesikula, dan pertumbuhan tanaman yaitu tinggi tajuk, berat basah dan kering tajuk, dan berat basah akar. Kolonisasi akar dan struktur cendawan yaitu entry point, hifa internal arbuskula dan vesikula menunjukkan hasil meningkat sehingga bisa dijadikan sebagai jumlah inokulum yang akan diinokulasikan ke tanaman gandum. Peningkatan kolonisasi juga berkorelasi positif dengan pertumbuhan gandum yaitu tinggi tajuk, bobot basah, bobot kering tajuk, dan bobot basah akar. Respon terbaik kolonisasi MA untuk pertumbuhan tanaman gandum diperoleh pada gandum galur Oasis dan SBR, sedangkan respon terendah kolonisasi MA pada tanaman gandum galur S03.

Page 1 of 3 | Total Record : 28