ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan)
ISSN : 25022938     EISSN : 25022938
ARGIPA (Nutrition and Food Archives) is a Scientific Journal that contains research articles, carried out in the field of Clinical Nutrition, Community Nutrition, Management of Food and Food Technology Management Systems.
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 2 No 2 (2017)" : 6 Documents clear
PENGARUH EDUKASI GIZI TERHADAP PENGETAHUAN GIZI, SIKAP, DAN POLA MAKAN PADA PASIEN DIABETES TIPE 2 DI PUSKESMAS KECAMATAN CIRACAS Putri, Nindy Apriliani; Pritasari, Pritasari
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.373 KB)

Abstract

Pengaturan pola makan yang baik merupakan kunci utama dalampenanganan pasien Diabetes Melitus (DM). Pemilihan makanan yang tepat dapatmembantu pengontrolan gula darah. Konsumsi makanan tinggi serat dan indeksglikemik rendah dapat membantu mengontrol kadar glukosa darah pasien DM.Edukasi merupakan cara untuk meningkatan kualitas hidup pasien DM. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan onegroup pre-test post-test. Metode penyuluhan gizi menggunakan media booklet DietTinggi Serat dan Indeks Glikemik Rendah diharapkan mampu mengubahpengetahuan gizi, sikap, dan pola makan pasien DM. Pemilihan subjek denganpurposive sampling dengan total jumlah subjek sebanyak 66. Teknik analisis datadengan uji statistik paired T-test. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa adaperbedaan signifikan pengetahuan gizi, sikap, dan pola makan berdasarkan jumlahkonsumsi serat dan indeks glikemik pangan campuran (p<0,01) antara sebelum dandah dilakukan intervensi edukasi gizi
HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI, POLA MAKAN DAN PENGETAHUAN GIZI DENGAN STATUS GIZI SANTRI DI PONDOK PESANTREN YATIM AT-THAYYIBAH SUKABUMI Nurwulan, Endah; Furqan, Muhammad; Safitri, Debby Endayani
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.102 KB)

Abstract

Masalah gizi merupakan masalah kompleks yang dipengaruhi oleh faktorlangsung dan faktor tidak langsung. Asupan zat gizi, pola makan, dan pengetahuanmengenai gizi menjadi faktor yang memengaruhi gizi secara tidak langsung. Padamasa remaja membutuhkan asupan yang baik karena pada masa tersebut sedangmengalami pertumbuhan baik dari segi fisik maupun psikis, sehingga apabilamengalami kekurangan asupan akan mengalami pertumbuhan yang lambat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi, pola makan,dan pengetahuan gizi dengan status gizi santri di Pondok Pesantren Yatim AtThayyibah Sukabumi. Desain studi dalam penelitian ini adalah cross sectional danteknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah 76 subjekusia 13-18 tahun. Pada penelitian ini, tidak terdapat hubungan antara asupan zat gizi(p>0,05), pola makan (p>0,05) dan pengetahuan gizi (p>0,05) dengan status gizi.
HUBUNGAN POLA KONSUMSI GLUTEN DAN KASEIN, KEPATUHAN DIET GLUTEN FREE CASEIN FREE (GFCF) DENGAN PERILAKU AUTIS DI RUMAH AUTIS BEKASI Djati, Wahyu Permata Sri Tunggal; Faridi, Ahmad; Rahayu, Nur Setiawati
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.422 KB)

Abstract

Prevalensi anak autis semakin meningkat, sekitar tahun 2013 diperkirakanpenyandang autis di dunia mencapai 1 per 160 anak atau berkisar 0,3%. Terdapatdua jenis protein yang perlu dihindari oleh anak autis yaitu gluten dan kasein.Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola konsumsi gluten dankasein, kepatuhan diet Gluten Free Casein Free (GFCF) dengan perilaku autis diRumah Autis Bekasi. Subjek penelitian adalah penyandang autis di Rumah AutisBekasi yang berjumlah 25 anak. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desaincross sectional. Pengumpulan data pola konsumsi gluten dan kasein serta kepatuhandiet GFCF menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ), sedangkan dataperilaku autis dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner CARS2-ST (ChildhoodAutism Rating Scale 2 – Standard Version). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebihdari setengah jumlah subjek memiliki pola konsumsi gluten dan kasein yang jarang.Sebanyak 88% subjek tidak patuh menjalankan diet GFCF dan 76% subjekmenyandang perilaku autis tingkat berat. Hasil uji chi-square menunjukkan adanyahubungan antara pola konsumsi gluten dan kepatuhan diet GFCF dengan perilakuautis (p-value <0,05).
KERAGAMAN KONSUMSI PANGAN SEBAGAI FAKTOR RISIKO STUNTING PADA BALITA USIA 6-24 BULAN Wantina, Mira; Rahayu, Leni Sri; Yuliana, Indah
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.45 KB)

Abstract

Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupangizi terutama kualitas dan keragaman pangannya. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk menganalisis hubungan keragaman konsumsi pangan dengan stunting padabalita usia 6-24 bulan. Desain penelitian ini adalah cross-sectional. Subjek dalampenelitian ini berjumlah 82 balita yang berusia 6-24 bulan. Pengumpulan datadilakukan di Desa Cimayang Banten. Teknik analisis data yang digunakan adalahchi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan antara keragamankonsumsi pangan dengan stunting pada balita usia 6-24 bulan (p<0,05). Semakinberagam konsumsi pangan, maka status gizi semakin baik. Edukasi tentangkeragaman konsumsi pangan diperlukan terutama kepada ibu yang memiliki balita.
PENGETAHUAN GIZI IBU, POLA MAKAN, ASUPAN ZAT GIZI DAN STATUS GIZI ANAK DENGAN AUTISM SPECTRUM DISORDER (ASD) Sopiandi, Redy
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.412 KB)

Abstract

Penerapan diet bebas gluten dan kasein dianggap dapat meringankan kondisianak autis. Namun, diet ini mulai dikaitkan dengan risiko status gizi lebih pada anakdengan Autism Spectrum Disorder (ASD). Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui hubungan antara pengetahuan gizi ibu, pola makan, asupan energi danzat gizi makro dengan status gizi anak autis di Sekolah Citra Anindya Bintaro,Tangerang Selatan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survei dengandesain Cross Sectional. Pemilihan subjek menggunakan teknik purposive sampling danjumlah subjek sebesar 32 orang. Analisis data yang digunakan yaitu uji statistik ChiSquare. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan bermakna (p<0,05) antarapola makan, asupan energi, dan asupan lemak dengan status gizi anak autis. Tidakada hubungan yang bermakna (p>0,05) antara pengetahuan gizi ibu, asupan protein,dan asupan karbohidrat terhadap status gizi anak autis.
PEMANFAATAN SARI KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINENSIS JACQ) PADA PEMBUATAN COOKIES SEBAGAI MAKANAN TINGGI PRO VITAMIN A (β-KAROTEN) Innaddinnulillah, Innaddinnulillah; Sofyaningsih, Mira
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.744 KB)

Abstract

Penelitian pembuatan produk makanan yang tinggi β-karoten seperti biskuit danmi yang telah dilakukan adalah menggunakan minyak sawit kasar dan minyak sawitmerah. Pemanfaatan β-karoten dalam bentuk sari kelapa sawit dan dijadikan modifikasiresep pada pembuatan cookies belum dilakukan. Tujuan penelitian ini adalahmenghasilkan cookies tinggi pro-vitamin A (β-karoten) dengan memanfaatkan sari kelapasawit. Perbandingan margarin dan sari kelapa sawit pada pembuatan cookies yaitu, 1:0(F0), 1:1 (F1), 1:3 (F2), dan 0:1 (F3). Penentuan cookies sari kelapa sawit terbaikmenggunakan uji hedonik dengan panelis semi terlatih. Analisis data menggunakan ujiANOVA, bila p-value < 0,05 dilanjutkan dengan uji Duncan. Penerimaan balita terhadapproduk cookies sari kelapa sawit terbaik dibandingkan dengan cookies kontrol dianalisisdengan uji Friedman Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan air dalampembuatan sari kelapa sawit terbaik yaitu 100 ml/500 gram buah kelapa sawit. Hasil ujiragam penambahan sari kelapa sawit dapat memberikan penilaian mutu hedoniktertinggi terhadap warna dan tekstur cookies, namun tidak untuk rasa dan aroma cookies.Hasil uji ragam untuk uji hedonik memberikan penilaian yang tertinggi pada kesukaanterhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur cookies. Formula terbaik adalah cookies formulaF1 (1:1) yang memiliki nilai rata-rata uji hedonik tertinggi yaitu 3,8. Cookies sari kelapasawit terbaik dengan takaran saji 30 gram memiliki kandungan energi 152 kkal, lemak 8,16gram, protein 1,84 gram, karbohidrat 18 gram, dan β-Karoten 4020 μg per takaran saji.Cookies yang dihasilkan dapat diklaim sebagai cookies tinggi β-Karoten.

Page 1 of 1 | Total Record : 6