ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan)
ISSN : 25022938     EISSN : 25022938
ARGIPA (Nutrition and Food Archives) is a Scientific Journal that contains research articles, carried out in the field of Clinical Nutrition, Community Nutrition, Management of Food and Food Technology Management Systems.
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 1 No 2 (2016)" : 6 Documents clear
VITAMIN D PADA KEHAMILAN Aji, Arif Sabta
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.132 KB)

Abstract

Defsiensi atau insufsiensi vitamin D termasuk masalah kesehatan masyarakatyang global. Status vitamin D dalam kehamilan mempunyai peran penting terhadapkesehatan ibu dan janin. Selain peran klasiknya dalam metabolisme tulang danmineral dalam tubuh, vitamin D dan gen Vitamin D Receptor (VDR) juga mempunyaiperan penting lain terkait sebagai penstimulasi proliferasi dan diferensiasi kuranglebih 200-300 gen. Hal tersebut banyak mempunyai peran dalam perkembangan janin,membuat vitamin D penting untuk diperhatikan saat kehamilan. Tujuan tinjauanpustaka ini untuk memaparkan lebih jauh bagaimana implikasi terkait vitamin D padastatus kesehatan ibu hamil dan janinnya. Banyak penelitian terkait status 25(OH)Dserum dihubungkan dengan outcome kehamilan seperti reeklampsia (PE), GestasionalDiabetes Mellitus (GDM), proses kelahiran Caesar, kesehatan tulang, kelahiranprematur, pertumbuhan janin terhambat, kecil masa kehamilan, dan berat badanlahir rendah (BBLR). Peningkatan kebutuhan vitamin D meningkat saat kehamilandibanding biasanya. Oleh karena itu, direkomendasikan suplementasi vitamin Duntuk ibu hamil yang defsiensi, yang dosis aman dan efektifnya mencapai 4000 IU/hari. Sumber utama vitamin D yang paling efektif adalah paparan sinar matahariUVB (90%) dan sumber makanan vitamin D (10%). Faktor penentu utama yangmemengaruhi status vitamin D adalah gaya hidup, sikap, dan perilaku masyarakatterhadap paparan sinar matahari (pemakaian tabir surya, pemakaian baju, letakgeografs, sunscreens) dan rendahnya asupan makanan yang mengandung vitaminD. Oleh karena itu, pada perempuan yang menjalani pelayanan antenatal pertamadianjurkan untuk diberi informasi terkait pentingnya peran vitamin D saat kehamilanuntuk kesehatan ibu dan bayinya.
EVALUASI MUTU PROTEIN BISKUIT YANG MEMANFAATKAN BLONDO DAN DIPERKAYA DENGAN TEPUNG IKAN GABUS Iswahyudi, Iswahyudi; Rimbawan, Rimbawan; Damayanthi, Evi
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.356 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk menganalisis daya cerna sejati atau true digestibility(TD), biological value (BV), dan net protein utilization (NPU) biskuit. Penelitian inimenggunakan 25 tikus jenis Sprague dawley yang berumur 29-32 hari. Penelitian terbagimenjadi dua tahap, yaitu tahap adaptasi dan tahap intervensi. Tahap adaptasi dilakukanselama 4 hari dengan memberikan ransum standar (AOAC, 1995) dan aquades secaraad libitum. Tahap intervensi dimulai dengan mengelompokkan 25 tikus menjadi 5kelompok, yaitu: kelompok A (ransum biskuit standar), kelompok B (ransum biskuitblondo), kelompok C (ransum biskuit blondo + ikan gabus), kelompok K1 (ransumnon-protein), dan kelompok K2 (ransum kasein). Intervensi dilakukan selama 10 hari.Selama intervensi, ransum yang diberikan, ransum sisa, urin, dan feses dikumpulkandan ditimbang untuk keperluan analisis. Data dianalisis menggunakan Analysis ofVariants (ANOVA). Jika hasil ANOVA berbeda nyata (p<0,05) maka dilanjutkandengan uji Duncan’s dengan selang kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkanbahwa total konsumsi ransum, perubahan berat badan dan Feed Conversion Effciency(FCE) berbeda nyata (p<0,05). Nilai TD, BV dan NPU dari kolompok ransum kasein,biskuit standar, biskuit blondo dan kelompok biskuit blondo + ikan gabus tidakberbeda nyata (p>0,05).
EDUKASI GIZI SEIMBANG TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN PADA CALON PENGANTIN DI KOTA PEKANBARU Alza, Yessi; Fitriani, Fitriani; Atasasih, Hesti; Roziana, Roziana; Khotimah, Husnul
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.003 KB)

Abstract

ABSTRAKGizi dan makanan tidak saja diperlukan bagi pertumbuhan, perkembanganfsik, mental, dan kesehatan, tetapi diperlukan juga untuk fertilitas atau kesuburanseseorang agar mendapatkan keturunan. Keadaan gizi ibu sebelum konsepsiberpengaruh terhadap pembuahan, kesehatan janin, dan kesehatan ibu. Pertumbuhanjanin dan berat badan anak dilahirkan sangat dipengaruhi oleh status gizi ibu hamil,baik sebelum maupun selama hamil. Ibu dengan status gizi kurang memiliki simpananzat-zat gizi yang tidak cukup untuk menunjang tumbuh kembang janin dan kesehatanibu, akibatnya pertumbuhan janin terhambat, bayi cacat sejak lahir, keguguran danbayi lahir dengan berat rendah (BBLR). Rendahnya status gizi dipengaruhi olehrendahnya pengetahuan mengenai makanan yang bergizi. Suatu perbuatan yangdidasari oleh pengetahuan akan lebih baik daripada perbuatan yang tidak didasarioleh pengetahuan. Pengetahuan merupakan domain yang sangat penting untukterbentuknya tindakan seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuipengaruh edukasi gizi terhadap perubahan pengetahuan tentang gizi seimbang padacalon pengantin di Kota Pekanbaru. Penelitian ini bersifat Pre-Eksperimental denganrancangan penelitian one group pre-post test dengan jumlah sampel sebanyak 51 orangyang diambil secara accidental sampling. Variabel yang diteliti adalah pengetahuan calonpengantin. Analisis data menggunakan teknik paired t test dengan bantuan programSPSS for windows versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yangsignifkan (p-value=0,000) rerata persen pengetahuan gizi responden antara sebelumdan setelah edukasi yakni rerata pengetahuan sebelum diberikan edukasi sebesar 45,9± 13,211% naik menjadi 62,37 ± 15,916%.
HUBUNGAN POLA MAKAN, AKTIVITAS FISIK, DAN STATUS GIZI DENGAN PROFIL LIPID PADA PASIEN WANITA MENOPAUSE YANG MENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DI POLIKLINIK JANTUNG RSPAD GATOT SOEBROTO DITKESAD Parameshwari, Murtikanti; Iwaningsih, Sri
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.529 KB)

Abstract

ABSTRAKBerlawanan dengan persepsi umum, penyakit jantung koroner ternyatamerupakan penyebab utama kematian pada wanita. Menopause merupakan faktorrisiko penyakit jantung koroner pada wanita yang tidak dapat diubah. Beberapapenelitian mengatakan bahwa menopause dapat memengaruhi profl lipid. Polamakan yang baik, aktivitas fsik yang cukup, dan status gizi yang normal dapatmenjadi pencegahan sekunder bagi penderita penyakit jantung koroner yang biasanyamemiliki profl lipid yang tidak normal. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untukmengetahui hubungan antara pola makan, aktivitas fsik, dan status gizi dengan profllipid pada pasien wanita menopause yang menderita penyakit jantung koroner diRSPAD Gatot Soebroto Ditkesad. Metode penelitian ini adalah cross sectional denganmenggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan didapatkan sampelberjumlah 47 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan bermaknaantara pola makan dan status gizi dengan kadar kolesterol total (p=0,024, p=0,001). Adapula hubungan bermakna antara pola makan dan status gizi dengan kolesterol LDL(p=0,024, p=0,001).
POLA KONSUMSI ORANG DENGAN HIV/AIDS (ODHA) PEREMPUAN KE LOMPOK DUKUNGAN SEBAYA NUSA TENGGARA BARAT Mardhiati, Retno
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.36 KB)

Abstract

ABSTRAKODHA perempuan yang tertular HIV dari suami lebih banyak mengalamipenurunan percaya diri dan mutu hidup. Kepercayaan diri ini memengaruhi polakonsumsi makan ODHA perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptifdengan data kuantitatif. Desain yang digunakan adalah cross sectional. Pengumpulandata dilakukan dengan wawancara ODHA perempuan dengan kuesioner padaahun 2012. Populasi penelitian ini adalah seluruh ODHA perempuan yang terdaftarmenjadi anggota di Kelompok Dukungan Sebaya Nusa Tenggara Barat, berjumlah 25orang. Sampel adalah total populasi, dengan teknik sampling yang digunakan adalahsampling jenuh. Hasil menunjukkan sebagian besar ODHA perempuan memilikirekuensi mengonsumsi makanan lengkap 3 kali (72%), dan frekuensi konsumsimakanan camilan 2 kali (40%). ODHA perempuan paling banyak menyatakan jarangmengonsumsi sayuran setiap hari (40%) dan jarang mengonsumsi buah-buahan setiaphari (84%). Sebagian besar ODHA perempuan tidak pernah mengonsumsi makanankemasan (68%) dan jarang mengonsumsi makanan cepat saji (60%). Kebiasaan minumsusu pada ODHA perempuan sangat jarang sekali, hanya 4% yang menyatakan selaluminum susu. Kebiasaan minum teh manis juga jarang dilakukan (60%) dan sebagianbesar tidak mengonsumsi kopi (56%). ODHA perempuan yang menyatakan seringmengonsumsi minuman kemasan ada 8%. Konsumsi obat herbal dan suplemen masiharang dilakukan, paling banyak menyatakan tidak pernah mengonsumsi suplemen44%) dan obat herbal (80%). Upaya pendekatan edukasi gizi merupakan hal yangpenting untuk dilakukan pada ODHA perempuan melalui program KelompokDukungan Sebaya.
PENGARUH SUPLEMENTASI SERAT PSYLLIUM HUSK DAN DIET RENDAH KALORI SEIMBANG TERHADAP KADAR APO B PENYANDANG OBES I Yulia, Rozana Nurftri; Tambunan, Victor; Prijanti, Ani Retno
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.402 KB)

Abstract

  ABSTRAKPrevalensi obesitas meningkat setiap tahun secara global dan menjadi salahsatu faktor yang berperan pada peningkatan morbiditas dan mortalitas penyakitkardiovaskuler (PKV). Obesitas berkaitan dengan kelainan profl lipid aterogenik, salahsatunya peningkatan kadar low-density lipoprotein (LDL). Partikel LDL mengandungapolipoprotein B (apo B), yang merupakan apolipoprotein dominan. Protein apo Bdapat menjadi penanda untuk mengetahui risiko aterosklerosis. Pemeriksaan apo Bdapat menjadi penanda peningkatan risiko PKV yang lebih baik. Penurunan asupanharian direkomendasikan disertai penambahan serat sesuai kecukupan serat harianIndonesia. Pemberian serat larut, yaitu psyllium husk (PH) diduga bermanfaat padadislipidemia terutama dalam menurunkan kadar kolesterol LDL dan apo B. Penelitianini bertujuan mengetahui perubahan kadar apo B pada penyandang obes I setelahsuplementasi serat PH 8,4 g/hari dan diet rendah kalori seimbang (DRKS) 1200 kkal/hari selama 4 minggu. Penelitian dengan desain uji klinis paralel acak tersamar ganda.Secara random subjek dibagi menjadi dua kelompok; kelompok perlakuan (KP) dankelompok kontrol (KK). Subjek KP mendapat PH 8,4 g/hari dan DRKS, sedangkan KKmendapat plasebo dan DRKS. Data yang diperoleh meliputi sebaran dan karakteristiksubjek, asupan energi, makronutrien, serat, dan air, serta kadar apo B awal dan akhirpenelitian. Analisis data menggunakan uji t tak berpasangan dan Mann-Whitneydengan batas kemaknaan 5%. Sejumlah 28 subjek dapat mengikuti penelitian hinggaselesai (KP dan KK masing-masing 14). Tidak dilaporkan efek samping berbahayaselama perlakuan. Sebagian besar subjek perempuan, median usia subjek KP danKK berturut-turut 35,0 (30-45) tahun dan 34,50 (30-48) tahun, IMT 28,0 ± 1,1kg/m2dan 27,2 ± 1,4 kg/m2. Jumlah asupan energi total subjek KP 1130,9 ± 221,9 kkal/harilebih tinggi signifkan (p = 0,02) daripada KK 1024,3 ± 269,9 kkal/hari. Karbohidratsederhana pada KP (35,6 (8,3-69,9)) g/hari lebih tinggi signifkan dibandingkanKK (13,8 (3,4-55,5)) g/hari. Asupan serat subjek belum mencukupi anjuran (20–35g/hari), yaitu KP 17,2 ± 2,8 g/hari dan KK 8,6 (5,2-15,2) g/hari walaupun dengansuplementasi PH. Penurunan kadar apo B pada KK (-6,1 ± 8,9 mg/dL) lebih besar tidak signifkan (p = 0,13) dibandingkan pada KP (-1,3 ± 7,3 mg/dL). SuplementasiPH 8,4 g/hari dan DRKS 1200 kkal/hari selama 4 minggu berturut-turut tidak lebihbaik dalam menurunkan kadar apo B dibandingkan plasebo dan DRKS 1200 kkal/haripenyandang obes I.Kata kunci: serat psyllium husk, diet rendah kalori seimbang, kadar apo B, obes I

Page 1 of 1 | Total Record : 6