cover
Filter by Year
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
Published by UM Surabaya Publishing
ELSE adalah jurnal ilmiah tentang pendidikan dan pembelajaran sekolah dasar oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Articles
42
Articles
Peningkatan Ketuntasan Belajar IPS dengan Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Inkuiri Kelas V SDN 3 Lateng Banyuwangi Tahun Pelajaran 2015-2016

Barorotin, Barorotin

ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.57 KB)

Abstract

Pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis inkuiri merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Dengan konsep itu, hasil pembelajaran diharapkan lebih bermakna bagi siswa. Proses pembelajaran berlangsung alamiah dalam bentuk kegiatan siswa bekerja dan mengalami, bukan mentransfer pengetahuan dari guru ke siswa. Strategi pembelajaran lebih dipentingkan daripada hasil. Tujuan dari penelitian tindakan kelas (PTK) ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peningkatkan ketuntasan belajar siswa pelajaran IPS kelas V  dengan menerapkan model pembelajaran kontekstual berbasis inquiry. Dalam penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilakukan dalam 3 siklus, dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa  dengan mencapai standar ideal.Dari 56 % pada siklus I, dapat meningkat menjadi 68,5  %  pada siklus II, dan siklus ke III  85,5  %. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual berbasis inquiry dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa pada pelajaran IPS dengan ketuntasan mencapai 100  %. Kata Kunci:  Ketuntasan Belajar Siswa, Pembelajaran IPS di SD, Pembelajaran Kontekstual Berbasis Inkuiri

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Pembelajaran Kooperatif dengan Pendekatan Struktur Siswa Kelas V SDN 3 Singotrunan Kec. Banyuwangi Kab. Banyuwangi Tahun Ajaran 2016-2017

Murwaningsih, Dahlia

ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.65 KB)

Abstract

Dalam pembelajaran matematika sangat diperlukan strategi pembelajaran yang tepat yang dapat melibatkan siswa seoptimal mungkin baik secara intelektual maupun emosional. Karena pengajaran matematika menekankan pada keterampilan proses kelas dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain adalah guru dan siswa. Selain menguasai materi  seorang guru juga dituntut untuk menguasai strategi-strategi penyampaian materi tersebut, cara guru menciptakan suasana kelas akan berpengaruh terhadap respon siswa dalam proses pembelajaran. Model Pembelajaran Kooperatif adalah salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan aktifitas siswa, meningkatkan interaksi, meningkatkan penguasaan siswa terhadap materi pembelajaran dan akan meningkatkan motivasi siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran. Salah satu pendekatan dari model pembelajaraan kooperatif adalah pendekatan struktural, pada pendekatan ini memberikan pemecahan pada penggunaan struktur yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa. Diharapkan siswa bekerja sama dan saling membantu dalam kelompok kecil dan lebih pada penghargaan kooperatif dan penghargaan individu. Tujuan diadakan penelitian tindakan kelas ( PTK ) ini adalah untuk mengetahui hasil belajar matematika melalui pembelajaran kooperatif dengan pendekatan struktur. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 55,56 % pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 68,89 % dan siklus 3 mencapai 85,55 %, dan  secara klasikal telah mencapai ketuntasan. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif dengan pendekatan struktur dapat meningkatkan hasil  belajar siswa kelas IV dengan ketuntasan mencapai 100 %, dengan demikian penerapan pembelajaran kooperatif dengan pendekatan struktur efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pelajaran matematika  di SDN 3 Singotrunan Kec. Banyuwangi Kab. Banyuwangi.Kata Kunci: Hasil Belajar, Pembelajaran Matematika di SD, Pembelajaran Kooperatif dengan Pendekatan Struktur

Pembelajaran Berbasis CTL dan Inkuiri untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa

Putra, Deni Adi

ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.658 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui pembelajaran menggunakan modul berbasis CTL dan inkuiri. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian yaitu siswa kelas V SDN Sukorambi 01 Jember Tahun Pelajaran 2017/2018 sebanyak 38 orang dengan rincian 15 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus. Nilai rata-rata berpikir kritis siswa pada tahap prasiklus yaitu 49. Setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I nilai berpikir kritis siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata 69,34. Peningkatan ini masih belum mencapai ketuntasan secara klasikal sehingga dilakukan siklus II. Pada siklus II nilai rata-rata berpikir kritis siswa mencapai 79,16. Peningkatan pada siklus II ini sudah mencapai ketuntasan secara klasikal sehingga tidak perlu dikakukan siklus selanjutnya, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan modul berbasis CTL dan inkuiri dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kata kunci: CTL, Inkuiri, Kemampuan Berpikir Kritis

Peningkatan Prestasi Belajar Matematika melalui Metode ARIAS (Assurance-Relevance- Interest-Assesment-and Satisfaction) Kelas V SDN 2 Tamanagung Kec. Cluring Kab. Banyuwangi Tahun Pelajaran 2016-2017

Murtini, Sri

ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.175 KB)

Abstract

Belajar merupakan suatu kegiatan kreatif. Belajar bukan berarti hanya menyerap tetapi juga merekonstruksi kembali apabila suatu saat dibutuhkan pengetahuan tersebut.. Belajar Matematika akan maksimal jika siswa terlibat langsung  secara aktif mengamati, membuat, mencari sebab akibat dan menyelesaikan masalah tersebut. bukan hanya strategi penyelesaian, tetapi juga  proses terjadinya  hal tersebut .yang membutuhkan strategi tersebut contohnya jarak tempuh.waktu tempuh, kecepatan, bahan bakar,harga bahan bakar. Pembelajaran melalui  metode ARIAS ( Assurance, Relevance, Interest, Assesment And Satisfaction ) dapat melatih siswa untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan atau soal-soal yang berkaitan dengan materi yang dipelajari.menunjukan panjang kali lebar kali tinggi  ketemua volume suatu benda , Pelajaran dengan metode ini siswa ikut aktif mengukur menghitung  dengan metodeARIAS ( Assurance, Relevance, Interest, Assesment And Satisfaction ) siswa  diminta menyelesaikan soal yang disediakan.secara  kelompok  maupun individu. Tujuan diadakan penelitian tindakan kelas ( PTK ) ini adalah untuk mengetahui berapa  prosentasi peningkatan prestasi belajar Matematika melalui metode AREAS  ( Assurance, Relevance, Interest, Assesment And Satisfaction ) kelas V SDN  2 Tamanagung Cluring. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar dengan mencapai standar ideal. Dari 59,09 % pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 68,63 % dan siklus 3 mencapai 81,36%, dan secara klasikal telah tercapai ketuntasan. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa  Pembelajaran melalaui  metode ARIAS ( Assurance, Relevance, Interest, Assesment And Satisfaction ) dapat meningkatkan prestasi belajar  Matematika  kelas V  SDN 2 Tamanagung Cluring Banyuwangi Tahun Pelajaran 2016- 2017  dengan ketuntasan mencapai100 %. Kata Kunci : Prestasi  Belajar Siswa, Metode ARIAS (Assurance, Relevance, Interest, Assesment And Satisfaction), Pelajaran Matematika di SD

Peningkatan Hasil Belajar Siswa melalui Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar IPS pada Siswa Kelas IV SDN Jatijejer Trawas-Mojokerto TA 2017-2018

Dewi, Anggra Lita Sandra, Rahmawati, Ery

ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.62 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk ntuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui pemanfaatan lingkungan sebagai Sumber Belajar IPS pada siswa Kelas IV SDN Jatijejer Trawas-Mojokerto TA 2017-2018 dengan jumlah murid 30 siswa yang terdiri dari 20 perempuan dan 10 laki-laki. Penelitian perbaikan pembelajaran ini dilatar belakangi oleh kemampuan siswa kelas Kelas IV SDN Jatijejer Trawas-Mojokerto yang tidak memenuhi target yang sudah ditentukan. Dengan adanya masalah tersebut sehingga dilakukan perbaikan pembelajaran dalam 2 siklus berupa Penelitian Tindakan Kelas melalui pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar IPS. Langkah-langkah yang ditempuh dalam pelaksanaan pembelajaran adalah memotivasi siswa melalui tanya jawab tentang aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dengan pemanfaatan lingkungan, menjelaskan materi melalui ceramah, Tanya jawab, mengerjakan soal, pembahasan hasil kerja dan evaluasi. Kemudian pada siklus 1 dan 2 menggunakan media pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar, nilai rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai siklus 1 dan siklus 2  43,33 %dan 83,33 % Hal ini berarti hasil belajar siswa dengan materi tentang aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam mengalami kemajuan karena hasil evaluasi siklus 1 dan siklus 2 mengalami peningkatan.

Penerapan Metode Partisipatori untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Kelas VI SDN 6 Tamanagung Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi Tahun Pelajaran 2016-2017

Rahayu, Yulia Tri

ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.515 KB)

Abstract

Bahasa merupakan salah satu hasil kebudayaan yang harus dipelajari dan harus diajarkan. Dengan bahasa kebudayaan suatu bangsa dapat dibentuk, dibina dan dikembangkan serta dapat diturunkan kepada generasi-generasi mendatang. Pengajaran bahasa Indonesia pada hakikatnya merupakan salah satu  sarana mengupayakan suatu pengembangan dan pembinaan bahasa Indonesia secara terarah.  Oleh sebab itu melalui proses pengajaran bahasa diharapkan siswa mempunyai kemampuan yang memadai untuk dapat berbahasa Indonesia secara baik dan benar. Penulis ingin berpatipasi terhadap kemajuan belajar Bahasa Indonesia kelas VI.dengan memilih dari sekian banyak metode diantaranya adalah Penerapan Metode Partisipatori dan Metode Kerja Kelompok Upaya Peningkatan Prestasi Belajar  Bahasa Indonesuia   Kelas VI SDN 06 Tamanagung melalui metode ini siswa dituntut berperan aktif mengikuti penjelasan Guru ,diskusi,   kelompok, merangkum hasil diskusi Bahasa Indonesia,  membacakan hasil diskusi didepan kelas,mampu mengexpesikan berbahasa Indonesia dengan tepat ,siswa selalu  ingin meningkatkan terus pada pelajaran berikutnya secara antusias Siswa dianggap sebagai penentu keberhasilan belajar. Siswa sebagai subyek belajar. Dengan berpartisipasi aktif, siswa dapat menemukan hasil belajar. Guru hanya bersifat sebagai pemandu atau fasilitator. Selain itu, dengan metode kerja kelompok dapat meningkatkan kerjasama siswa dalam kelompok dan meningkatkan kemampuan bersosialisasi dengan temannya. Tujuan diadakan penelitian tindakan kelas (PTK) ini adalah untuk mengetahui sejuah mana peningkatan prestasi belajar siswa dalam pelajaran bahasa Indonesia dengan menerapkan metode partisipatori dan metode kerja kelompok.Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 55% pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 67,5 % dan siklus 3 mencapai 85 %,  secara klasikal telah mencapai ketuntasan. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia dengan metode partispatori dan metode kerja kelompok efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan ketuntasan mencapai 100 %. KataKunci: Metode Partisipatori, Kerja Kelompok, Prestasi belajar Bahasa Indonesia

Problematika Implementasi Kurikulum 2013 di SD Wajak

Amelia, Delora Jantung

ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.983 KB)

Abstract

Pendidikan di Sekolah Dasar sudah mengalami beberapa pergantian kurikulum. Perubahan yang terakir ditingkat sekolah dasar yaitu kurikulum 2013 yang mana pada kurikulum 2013 pembelajaran tidak berbentuk satuan mata pelajaran, tetapi berorientasi dengan tema atau dikenal pembelajaran tematik. Pembelajaran tematik yaitu pembelajaran yang mengintegrasikan beberapa mata pelajaran ke dalam satu tema. Pembelajaran tematik di Sekolah Dasar pada awalnya dikurikulum KTSP hanya ada di kelas rendah, akan tetapi pada kurikulum 2013 pembelajaran tematik berada disemua kelas. Pada penelitihan ini membahas tentang kendala-kendala yang dialami oleh guru, dan kepala sekolah SD Muhammadiyah 07 Wajak tentang implementasi kurikulum 2013 di SD Muhammadiyah 07 Wajak, Kabupaten Malang. Perolehan data dilakukan dengan cara observasi, instrumen angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan problematika implementasi kurikulum 2013 Di SD Muhammadiyah 07 Wajak Kabupaten Malang, yang mana problematika tersebut berasal dari eksteren dan interen. Dari eksteren penerapan kurikulum yang tidak menetap, misalnya setelah menggunakan kurikulum 2013k embali lagi ke KTSP kemudian kembali lagi pada kurikulum 2013. Orang tua siswa yang tidak begitu menyukai penerapan kurikulum 2013. Kendala dari interen meliputi pembuatan media, proses belajar mengajar di kelas, sarana dan prasarana, serta penguasaan guru terhadap imlementasi kurikulum 2013. Kata Kunci: Problematika, Implementasi, Kurikulum 2013

Pengembangan Media Pembelajaran Pop Up Book Materi Pokok Kenampakan Permukaan Bumi pada Mata Pelajaran IPA Kelas III SDN 1 Banaran Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung

Mustofa, Refita, Syafiah, Rohmatus

ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.648 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena rendahnya kesadaran guru mengenai pentingnya penggunaan media pembelajaran dalam menunjang keberhasilan kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu perlu adanya pengembangan media pembelajaran yaitu media pop up book. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah prosedur pengembangan media pop up book, tingkat validitas media pop up book,serta untuk mengetahui respon siswa terhadap media pop up book. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D). Penelitian ini melalui beberapa tahapan menurut langkah pengembangan menurut Borg dan Gall. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 1 Banaran sejumlah 10 siswa. Instrumen penelitiannya yaitu lembar validasi dan lembar angket respon siswa. Jenis data yang didapatkan berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Media pop up book yang dikembangkan dinyatakan layak dengan perolehan rata-rata skor 4,44 dari ahli materi dan rata-rata skor 4,80 dari ahli media, dan rata-rata skor 4,72 dari ahli pengguna, dimana keseluruhan hasil perolehan rata-rata skor masuk dalam kategori Sangat Baik. Sedangkan respon siswa terhadap media pop up book pada uji coba terbatas mendapatkan rata-rata 95% dengan kategori Sangat Baik. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa media pop up book materi pokok kenampakan permukaan bumi pada mata pelajaran IPA kelas III SD yang telah dikembangkan layak untuk digunakan. Kata Kunci: IPA; Kenampakan Permukaan Bumi; Media Pop Up Book

Perkuliahan Bermodel Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction (ARCS) Menumbuhkan Motivasi Belajar Calon Guru SD

DA, Fenia Reny

ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.479 KB)

Abstract

Pembelajaran yang dikembangkan ARCS dapat meningkatkan perhatian mahasiswa, mengembangkan relevansi kebutuhan mahasiswa, membuat harapan positif untuk sukses dan memiliki kepuasan dalam keberhasilan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh motivasi belajar colon guru SD Universitas PGRI Palembang melalui penerapan model pembelajaran Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction (ARCS). Metode penelitian Quasy Experimental Design dengan rancangan Posttest-Only Control Design. Populasi seluruh mahasiswa semester dua PGSD Universitas PGRI Palembang. Sampel adalah Kelas 2A dan 2C. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes prestasi belajar yakni Ujian Akhir Semester. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t untuk tes akhir pada taraf signifikan α=0,05 diperoleh thitung = 2,799 >  ttabel = 1,665, sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh model Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction (ARCS) menumbuhkan motivasi belajar calon guru SD. Kata Kunci: Model ARCS, Motivasi Belajar

Penerapan Metode Dongeng dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Menggosok Gigi pada Anak Taman Kanak-Kanak

Rachmayani, Dita, Kurniawati, Yunita, Lestari, Sumi

ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.112 KB)

Abstract

Pentingnya pemahaman perilaku sehat sejak usia dini dapat berdampak positif bagi tumbuh kembang anak. Salah satu perilaku sehat pada anak yaitu menggosok gigi. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku menggosok gigi pada anak taman kanak-kanak dengan menggunakan metode dongeng. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen dengan desain the one-group pretest-posttest. Hasilnya diperoleh nilai Z = -3.241 dengan signifikansi 0.001 (<0,05) maka dapat disimpulkan bahwa metode dongeng efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku anak. Kata Kunci: Dongeng, Perilaku, Menggosok, Gigi, Anak