cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Metacommunication: Journal of Communication Studies
ISSN : 23564490     EISSN : 2549693X     DOI : -
MetaCommunication; Journal Of Communication Studies, is a Scientific Journal, Published Twice a year March And September. Published By Departement Of Communication Science, Faculty of Political and Social Sciences, Universitas Lambung Mangkurat. Articel is Focused on the results of research and Idea in the Study of Communication Science, Media, Communication Technology and Applied Communications.
Arjuna Subject : -
Articles 71 Documents
CITY BRANDING SEBAGAI STRATEGI KOMUNIKASI PARIWISATA KABUPATEN BUTON TENGAH KAMIL, SITTI UTAMI REZKIAWATY
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 2, No 1 (2017): Maret
Publisher : Metacommunication: Journal of Communication Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inter-regional tourism competition lately more competitive, to compete needed an effective strategy to develop the potential and uniqueness of the area to be competitive. For that management must be increasingly innovative attraction so tourists who come, want to repeat their visit in the tourist area. Which became the main issue raised related to tourism in the area today is how to improve the competitiveness of the region so that its potential can be explored to the fullest. Low regional competitiveness is often associated with a lack of knowledge (awareness) investors and tourists to the potential of the region and therefore many areas later realized the importance of branding the region to attracting investors and tourists as much as possible. Central Buton regency official blooms of administrative Buton since June 24, 2014 and is currently developing a tourism strategy which is owned given the enormous potential. City branding is judged to be the right strategy to be run by the Department of Culture and Tourism Central Buton regency in developing the tourism potential of the area. City branding is formed by elaborating on the brand image and brand Identity will be able to develop the potential and uniqueness of the area into a power of tourism.Keyword: City Branding, Branding,  Tourism AbstrakPersaingan pariwisata antar-daerah belakangan ini semakin kompetitif, untuk bisa bersaing dibutuhkan strategi yang efektif untuk mengembangkan potensi dan keunikan daerah agar berdaya saing. Untuk itu pengelolaan objek wisata harus semakin inovatif sehingga wisatawan yang dating, mau untuk mengulang kunjungan mereka di daerah wisata tersebut. Yang menjadi persoalan utama yang mengemuka terkait pariwisata di daerah saat ini adalah bagaimana meningkatkan daya saing daerah sehingga potensinya dapat tergarap dengan maksimal. Daya saing daerah yang rendah seringkali berkaitan dengan kurangnya pengetahuan (awareness) investor maupun wisatawan terhadap potensi yang dimiliki oleh daerah tersebut oleh sebab itu banyak daerah kemudian menyadari pentingnya melakukan branding terhadap daerah guna menjaring investor dan wisatawan sebanyak mungkin. Kabupaten Buton Tengah yang resmi mekar dari adminstratif Kabupaten Buton sejak 24 Juni 2014 lalu saat ini tengah mengembangkan strategi pariwisata yang dimiliki mengingat potensinya yang cukup besar.  City branding dinilai menjadi strategi yang tepat untuk dijalankan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buton Tengah dalam mengembangkan potensi wisata daerah. City branding dibentuk dengan mengelaborasi brand image dan brand Identity akan dapat mengembangkan potensi dan keunikan daerah menjadi kekuatan pariwisata.Keyword: City Branding, Branding,  Pariwisata.
KOMUNIKASI BRAND MARKETING RANJANG69 Fachrul Nurhadi, Zikri; Utami Dewi S.Y, Rosanti; Hendrawan, Heri; Karima, Nesya
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 2, No 2 (2017): September
Publisher : Metacommunication: Journal of Communication Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Penelitian ini dilatar belakangi fenomena launching kedai Ranjang69 yang selalu dibanjiri konsumen, bahkan keadaan tersebut bersifat konstan tidak mengalami penurunan yang signifikan, terjadi pada cabang kedai Ranjang69 yang berada di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Tujuan penelitian untuk menjelaskan komunikasi brand marketing Ranjang69, pembentukan brand image marketing Ranjang69, strategi komunikasi brand Ranjang69 dalam membangun kesadaran brand pada pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui cara wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi pustaka.  Adapun narasumber dalam penelitian ini ada 3 orang. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi brand marketing Ranjang69 yaitu dengan beberapa cara yang dilakukan secara online dan offline, serta menggunakan marketing  public relations dengan mengaplikasikan strategi pull (promosi/iklan), push (dorongan), dan pass (membentuk opini orang/ kelompok). Sedangkan pembentukan brand image marketing Ranjang69 yaitu dengan melakukan strategi marketing piramida terbalik yaitu dengan mengutamakan pangsa pasar anak muda agar lebih segmented, kemudian setelah terbentuk pangsa pasar anak muda maka dikelola dengan strategi marketing berbasis komunitas. Strategi komunikasi brand dalam membangun kesadaran brand bagi pelangan Rajang69, dengan menjaga keseimbangan antara marketing yang bertugas membuat pandangan konsumen terhadap brand Ranjang69 menjadi baik serta pelayanan terbaik yang harus diberikan kepada konsumen. Kata Kunci : Brand, Marketing, Ranjang69 Abstract. This research is based on the phenomenon of launching shop Ranjang69 which is always flooded with consumers, even the condition is constant does not decrease significantly, happened at branch of Kedai69 which is in West Java and Central Java. The purpose of research to explain brand marketing communications Ranjang69, the formation of brand image marketing Ranjang69, brand communication strategy Ranjang69 in building brand awareness to customers. This research use desciptive qualitative approach. Data collection techniques through in-depth interviews, participant observation, and literature study. The sources in this study there are 3 people. The result of the research shows brand marketing communication Ranjang69 is by some way done online and offline, and using marketing public relations by applying pull strategy (promotion / advertising), push (push), and pass (forming opinion of person / group). While the formation of brand image marketing Ranjang69 is by doing reversed pyramid marketing strategy that is by giving priority to market segmented young market segmented, then after formed the market share of young people then managed with community-based marketing strategy. Brand communication strategy in building brand awareness for customer Rajang69, by maintaining the balance between the marketing in charge of making the consumers view of brand Ranjang69 be good and the best service to be given to the consumer. Key Word: Brand, Marketing, Kedai69
KONSTRUKSI MAKNA RITUAL PEMAKAMAN BUDAYA TIONGHOA DI HEAVEN MEMORIAL PARK BOGOR Zakki Abdullah, Ahmad; Prihatiningsih, Witanti; Laura M B P, Ratu
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 2, No 2 (2017): September
Publisher : Metacommunication: Journal of Communication Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe burial or funeral for the deceased is a serious problem for ethnic Chinese. If the ordinance and procedure is incorrect, it will have an impact on the plight of the family. Heaven Memorial Park Bogor is a cemetery located on a hill and designed in harmony with aspects of Feng Sui and modern arrangement. This study aims to find out the construction of the meaning of Chinese Culture funeral rituals at Heaven Memorial Park Bogor. This research uses Erbert Blumer Symbolic Interaction theory. The method used is qualitative with phenomenology approach. The data were taken from Chinese families who buried their relatives at the Heaven Memorial Park cemetery in Bogor. The results showed that ethnic Chinese buried their relatives in the Heaven Memorial Park Bogor based on hereditary cultures, honoring ancestors, seeking blessings and Feng Sui. The conclusion of this research stated that ethnic Chinese retain their traditions and rituals from generation to generation based on their religions and beliefs. Key Word: Funeral Rituals, Tionghoa, Heaven Memorial Park Bogor AbstrakTata cara penguburan atau pemakaman orang yang sudah meninggal merupakan masalah serius bagi etnis Tionghoa, karena jika tata caranya tidak benar, maka akan berdampak pada nasib buruk keluarga yang ditinggalkan. Heaven Memorial Park Bogor merupakan sebuah pemakaman yang berada di atas bukit dan dirancang selaras dengan aspek-aspek Feng Sui dan penataan modern. Penelitian ini bertujuan mengetahui konstruksi makna ritual pemakaman Budaya Tionghoa di Heaven Memorial Park Bogor. Penelitian ini menggunakan teori Interaksi Simbolik Erbert Blumer. Metode yang digunakan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data diambil dari keluarga Tionghoa yang memakamkan kerabatnya di pemakaman Heaven Memorial Park Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnis Tionghoa memakamkan kerabatnya di tempat tersebut berdasarkan budaya turun temurun, menghormati leluhur, mencari keberkahan dan Feng Sui. Kesimpulannya, etnis Tionghoa mempertahankan tradisi serta ritual secara turun temurun berdasarkan agama dan kepercayaan yang dianut. Kata Kunci: Ritual Pemakaman, Tionghoa, eaven Memorial Park Bogor
POLA Q-MARKETING PERSPEKTIF KOMUNIKASI PEMASARAN THE Q MARKETING PATTERN ON MARKETING COMMUNICATION PERSPECTIVE ., Sutamaji; Pareno, Sam Abede; Putranto, Teguh Dwi
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 3, No 1 (2018): Maret
Publisher : Metacommunication: Journal of Communication Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT                 The rapid growth of digital-based information today, has implications for the need to improvisation and innovation in all areas of life, including business and marketing. Through this reality, in the emerging business world of terms internet marketing, mobile marketing and e-commers. Looking at the problems that, the researchers feel the need to conduct a study of how internet marketing patterns are seen through the perspective of marketing communications. In this study, the researcher examines the new business pattern, which is Q-marketing applied by beauty products company which only two years stand, but succeeded in having a fantastic sales turnover, that is PT Unionfam Azaria Berjaya.Keywords:  Q-Marketing, e-Commers, marketing communication.  ABSTRAK Semakin pesatnya arus informasi berbasis digital dewasa ini, berimplikasi pada keharusan untuk melakukan improvisasi dan inovasi di segala lini kehidupan, tak terkecuali dunia bisnis dan pemasaran. Melalui realitas inilah, dalam dunia bisnis muncul istilah internet marketing, mobile marketing dan e-commers. Konsep bisnis ini, mengandalkan segala proses pemasarannya melalui dunia digital. Melihat persoalan ini, maka peneliti merasa perlu melakukan kajian tentang bagaimana pola internet marketing ini yang dilihat melalui perspektif komunikasi pemasaran. Pada pembahasan ini, peneliti mengkaji pola bisnis baru, yakni Q-marketing yang diterapkan oleh perusahaan produk kecantikan yang baru dua tahun berdiri, namun berhasil memiliki omset penjualan yang fantastis, yakni PT. Unionfam Azaria Berjaya.Kata Kunci: Q-Marketing, e-Commers, komunikasi pemasaran.
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK OPINION LEADER DALAM DIFUSI PROGRAM PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN LEMBAGA LOKAL DI PEDESAAN (Opinion Leader Political Communication Strategy in Diffusion Development Program and Development of Local Institutions in Rural) Oktarina, Selly; Sarwoprasodjo, Sarwititi
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 3, No 1 (2018): Maret
Publisher : Metacommunication: Journal of Communication Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT                 Politics has entered almost every level of society in urban and rural areas. Previously, rural people is very taboo with  "politics", but technological advances can be happen. Diffusion of development program, people in rural need  someone who can be trusted about the issue of  development. One of the political actors who have good credibility is the opinion leader in convincing about development program and development of local institution in rural. The aims of this research are to describe 1) public opinion of rural community, 2) opinion leader political communication strategy in diffusion of development program and  3) opinion leader communication strategy in the development of local institutions in rural. This study uses literature review that related to the topic and described in a descriptive. The results of this research indicate that people in rural areas consider that development programs still tend to be political because based on intervention and  interests in others that local institutions are formed still tend to be a formality. The political communication strategy of opinion leader in the diffusion of development program is  1) interactive communication, 2) political communication in propaganda, 3) communication of political awareness. Opinion leader communication strategy in local institution development is 1) conducting campaign of importance local institution, 2) forming and improving image of local institution, 3) keep harmony among stakeholders, 4) improving performance of change agents..Keywords:  interactive, propaganda, campaign, image, stakeholder.  ABSTRAK Politik sudah memasuki hampir setiap lapisan masyarakat dan berbagai isu yang ada baik di perkotaan maupun di pedesaan. Sebelumnya, bagi masyarakat pedesaan masih sangat tabu dengan namanya “politik”, akan tetapi dengan kemajuan teknologi hal ini dapat terjadi. Untuk meyakinkan masyarakat di pedesaan tentu saja membutuhkan seseorang yang dapat dipercaya mengenai isu pembangunan yang sedang berkembang. Salah satu aktor politik yang memiliki kredibilitas baik adalah opinion leader (pemuka pendapat) dalam menyakinkan masyarakat di pedesaan mengenai program pembangunan dan pengembangan lembaga tani di pedesaan..  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan opini publik masyarakat pedesaan, strategi komunikasi  opinion leader dalam difusi  program pembangunan dan strategi komunikasi  opinion leader dalam pengembangan  lembaga tani di pedesaan. Penelitian ini menggunakan studi literatur yang berkaitan dengan topik dan diuraikan secara deskriftip. Hasil penelitian ini menununjukkan bahwa masyarakat di pedesaan menganggap bahwa program pemerintah masih cenderung bersifat politik karena berdasarkan intervensi dan kepentingan serta lembaga tani yang terbentuk masih cenderung bersifat formalitas saja. Strategi komunikasi politik opinion leader dalam difusi program pembangunan adalah dengan melakukan 1) komunikasi interaktif, 2) komunikasi politik berupa propaganda, 3) komunikasi penyadaran politik. Untuk strategi komunikasi opinion leader dalam pengembangan lembaga tani di pedesaan adalah dengan cara 1) melakukan kampanye pentingnya lembaga tani, 2) membangun dan memperbaiki citra lembaga tani, 3) menjaga keharmonisan antar stakeholder terkait, 4) meningkatkan kinerja agen perubahan..Kata Kunci: interaktif, propaganda, kampanye, citra, stakeholder.
PARTISIPASI PETANI DALAM KOMUNIKASI PENYULUHAN Alif, Muhammad
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 2, No 2 (2017): September
Publisher : Metacommunication: Journal of Communication Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstarctThis study aims to determine the level of participation in the Farmers Group Source Murni in agricultural extension activities and find out the problems faced by the Farmers Group Source Murni in the activities of Agricultural extension communication in Ulin North Urban Village Subdistrict Ulin basin Banjarbaru City. In this study the data used are Primary data and Secondary data. Primary data for this research is obtained from direct interview with respondent farmer by using questionnaire. secondary data obtained from literature study And the relevant agencies or agencies. sampling taken with a total population of 28 farmers. Results and Discussion. The results of this research are the followings of the members of the farmer groups in lecture activities. The percentage of attendance is 3.45% because the respondent farmers feel that the implementation of Agricultural extension communication is not so interesting and less interesting delivery. Implementation of activities followed by members of farmer groups can be seen in the implementation of activities in demonstration activities with the frequency of presentation percentage of 55% because the farmers respondents feel that the implementation of agricultural extension through the demonstration of interesting delivery then affect the presence of farmers in following the extension. There are some problems commonly faced by farmers group of Sumber Murni in agricultural extension activities in Ulin Utara Urban Village that is less information from agricultural extension about the material given, time in giving less accurate in conducting counseling, less interesting discussion in the implementation counseling by extension workersKeywords: Participation, Communication Extension  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi pada Kelompok Tani Sumber Murni dalam kegiatan penyuluhan pertanian dan mengetahui permasalahan yang dihadapi Kelompok Tani Sumber Murni dalam kegiatan Komunikasi penyuluhan pertanian di Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan landasan Ulin Kota Banjarbaru.Pada penelitian ini data yang dipergunakan adalah data Primer dan data Sekunder.  Data primer untuk penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan petani responden dengan menggunakan daftar pertanyaan. data sekunder diperoleh dari  studi kepustakaan Serta dinas atau instansi yang terkait. penarikan sampel di ambil dengan total populasi yakni sebanyak 28 petani.Hasil dan Pembahasan. Hasil dari penelitian ini adalah pelaksanaan yang di ikuti para anggota kelompok tani dalam kegiatan- kegiatan bersifat ceramah. Persentasi kehadirannya adalah 3.45 % dikarenakan petani responden merasa bahwa pelaksanaan Komunikasi penyuluhan pertanian tidak begitu menarik dan kurang menarik penyampaiannya.Pelaksanaan kegiatan yang di ikuti para anggota kelompok tani dapat dilihat dalam pelaksanaan kegiatan- kegiatan dalam kegiatan demontrasi dengan frekuensi persentasi kehadirannya 55 % dikarenakan petani responden merasa bahwa pelaksanaan penyuluhan pertanian melalui cara demonstrasi menarik penyampaiannya maka dari itu mempengaruhi kehadiran petani dalam mengikuti penyuluhan. Ada beberapa Permasalahan yang biasa dihadapi oleh kelompok tani Sumber Murni dalam kegiatan penyuluhan pertanian di Kelurahan Landasan Ulin Utara yakni, kurang lengkapnya informasi dari penyuluh pertanian tentang materi yang di berikan, waktu dalam memberika pnyuluhan yang kurang tepat dalam melaksanakan penyuluhan, kurang menarik pembahasan dalam pelaksanaan penyuluhan oleh penyuluhKata Kunci : Partisipasi, Komunikasi Penyuluhan,
HUBUNGAN ANTARA PERHATIAN IBU-IBU DALAM MENONTON IKLAN GIZI DI TELEVISI DENGAN KUALITAS PERAWATAN GIZI DI KECAMATAN BANJARMASIN SELATAN KOTA BANJARMASIN Sarwani, Sarwani
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 2, No 2 (2017): September
Publisher : Metacommunication: Journal of Communication Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penulisan ini merupakan deskriptif analisis kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui 1. Apakah ada hubungan antara frekuensi ibu-ibu balita dalam menonton iklan gizi yang ditayangkan di Indosiar dengan kualitas perawatan gizi balita, 2. Apakah ada hubungan antara durasi ibu-ibu balita dalam menonton  iklan gizi yang ditayangkan di Televisi dengan kualitas perawatan gizi balita, 3. Apakah ada hubungan antara faktor pendidikan, penghasilan dan pekerjaan dengan kualitas perawatan gizi balita di Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu balita yang bertempat tinggal di Kecamatan Banjarmasin Selatan yang mempunyai anak berumur antara 6-23 bulan yang mempunyai akses terhadap siaran Televisi. Metode pengambilan sampel adalah metode pengambilan sambel bertahap, dengan  mengkombinasikan sampel secara porpusif, yaitu: memilih dua kelurahan yang dianggap mewakili yaitu kelurahan Kelayan Tengah dan Kelayan Selatan dan pengambilan sampel sampel secara acak sederhana (Simple random sampling) dengan mengambil 10 % dari jumlah Populasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ada hubungan antara fekuensi yang berisikan pesan-pesan gizi di Televisi dengan kualitas penyediaan makanan, dimana keeratan hubungan berdasarkan koefisien korelasi (Guidford) adalah hubungan yang rendah tapi pasti (0,32) sedangkan pada frekuensi menonton iklan-iklan yang berisikan pesan gizi dengan kualitas pemberian makanan  tidak mempunyai hubungan. Begitu pula ada hubungan antara durasi menonton iklan yang berisikan pesan-pesan gizi dengan kualitas penyediaan makanan dimana keeratan hubunagan berdasarkan koefisien korelasi (Guidford) adalah hubungan yang rendah tetapi pasti (0,40), begitu pula dengan durasi menonton iklan-iklan ytang berisikan pesan-pesan gizi dengan kualitas pemberian makanan dimana keeratan hubungan berdasarkan koefisien korelasi (Guidford) adalah hubungan yang cukup berarti (0,45). Tidak ada hubungan antara faktor pendidikan dengan kualitas penyediaan makanan begitu pula tidak ada hubungan antara faktor pendidikan dengan  kualitas pemberian makanan, ada hubungan antara faktor penghasilan dengan kualitas penyediaan makanan dimana keeratan hubungan berdasarkan koefisien korelasi (Guidford) adalah hubungan cukup yang berarti (0,56) sedangkan pada pemberian makanan tidak ada hubungan antara faktor pekerjaan dengan kualitas pemberian  makanan sedangkan faktor pekerjaan dengan kualitas penyediaan makanan tidak ada hubungan begitu pula dengan faktor pekerjaan tidak mempunyai hubungan dengan kualitas pemberian makanan. Kata Kunci : Menonton Iklan, Kualitas Perawatan Gizi, Televisi     ABSTRACT This writing is a descriptive quantitative analysis which purposes are to know: 1. Is there any relation between the frequencies of toddler’s mothers when watching nutritional advertisements aired on Indosiar with the quality of the toddler’s nutrition care, 2. Is there any relation between the duration of toddler’s mothers when watching nutritional advertisements in Television with the quality of toddler’s nutrition care, 3. Is there any relation between educational factor, income, and occupation with the quality of toddler’s nutrition care in South Banjarmasin District, Banjarmasin City. The populations included in this research are mothers residing in South Banjarmasin District whose toddlers aged between 6 to 23 months and have access to Television programs. Samples are determined by using Multistage Sampling, combining purposive sampling method by choosing two administrative villages that can be considered as representative, which are Central Kelayan and South Kelayan, and Simple Random Sampling by taking 10% as a sample from overall population. The result: there is relation between frequency of nutritional messages in Television with the quality of food provided, where the intensity of the relation based on coefficient and correlation (Guidford) is a low but certain relation (0.32); whilst the frequency of watching nutritional messages advertisements and the quality of food serving doesn’t have any relation. Likewise, there is a relation between the duration of watching nutritional advertisements with the quality of food provided, where the intensity of the relation based on coefficient and correlation (Guidford) is a low but certain relation (0.40); while the duration of watching nutritional advertisements with the quality of food serving, where the intensity of the relation based on coefficient and correlation (Guidford) is a moderate relation (0.45). There is no relation between educational factors and the quality of food provided; it is also applied to relation between educational factors and the quality of food serving, there is a relation between the income and the quality of food provided where the intensity of the relation based on coefficient and correlation (Guidford) is a moderate relation (0.56). Meanwhile in food serving, not only there is no relation between the occupational factor and the quality of food serving, but also there is no relation between occupational factors and the quality of food serving; all the while occupational factors doesn’t have any relation to the quality of food serving. Keywords: Watching Advertisement, the Quality of Nutritional Care, Television
KOMODIFIKASI KEHIDUPAN PRIBADI ARTIS DALAM TAYANGAN MUSIK (KAJIAN KRITIS HIPERREALITAS BAUDRILLARD) Hanief, Lalita
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 1, No 1 (2016): Maret
Publisher : Metacommunication: Journal of Communication Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri Musik di Indonesia mengalami perkembangan pesat seiring munculnya stasiun televisi swasta di awal tahun 90an. Audience memenuhi kebutuhan akan hiburan melalui tayangan media massa. Hiburan membuat kondisi relaks, serta mampu melepaskan kepenatan  atas rutinitas. Setiap hari stasiun tv menayangkan acara musik, agar tidak terkesan monoton maka tim produksi menyelingi dengan sesi interview dengan artis serta liputan keseharian artis mulai bangun tidur, saat perjalanan menuju tempat syuting, juga kegiatan lainnya. Salah satu contoh tayangan musik yang mengkomodifikasi masalah pribadi artis adalah Dahsyat di RCTI. Awalnya konsep Dahsyat adalah musik show dengan dipandu 4 orang host, namun saat ini setelah melampaui 7 tahun, Dahsyat merubah konsepnya dengan meliput masalah pribadi artis. Tujuan tulisan ini adalah untuk mengkaji bagaimana bentuk komodifikasi kehidupan pribadi artis dalam tayangan musik Dahsyat di RCTI. Televisi berdampak kepada ketentuan dan konstruksi selektif pengetahuan sosial, imajinasi sosial dimana kita mempersepsikan dunia realitas yang dijalani orang lain, dan secara imajiner merekonstruksi kehidupan mereka dan kehidupan kita melalui dunia secara keseluruhan yang dapat dipahami (Hall dalam Barker, 2005:271). Hasil kajian penelitian ini adalah  komodifikasi masalah pribadi artis terjadi pada tayangan musik Dahsyat. Konsep tayangan musik berubah menjadi panggung drama. Musik yang ditampilkan prosentasenya sangat kecil dibanding drama yang ditampilkan
GAYA PENGELOLAAN KONFLIK DALAM KOMUNIKASI KELUARGA URBAN DI ERA DIGITAL Prasanti, Ditha; Limilia, Putri
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 2, No 2 (2017): September
Publisher : Metacommunication: Journal of Communication Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTAs social beings, humans learn to communicate in the smallest layer of society, the family. Without us knowing, in family relationships, humans experience various kinds of interactions that often also trigger the occurrence of conflict. This is what is interesting to study. Everyone in a family certainly has a conflict management style different from each other, especially for urban families. Moreover, the current digital era requires humans to use a variety of sophisticated digital media that continues to grow. Therefore, the researcher were interested to raise this research with the focus of study that is "Conflict Management Style in Urban Family Communication in Digital era".The focus of this research are: (1) to know the conflict management style that happened in urban family communication in digital era; (2) to know the type of media used in the communication process for urban families in the digital era.This research uses qualitative approach with descriptive method. Researchers using data collection techniques include: observation, in-depth interviews, and documentation studies. The results of this study indicate that: (1) conflict management styles used in urban family communication include avoiding, competing, and compromising; (2) the type of media used in the communication process for urban families in this digital age is social media including BBM group, Whatsapp group, LINE, facebook, and instagram.Keywords: Style, Management, Conflict, Communication, Family, Digital era ABSTRAKSebagai makhluk sosial, manusia belajar berkomunikasi dalam lapisan terkecil masyarakat, yaitu keluarga. Tanpa kita sadari, dalam hubungan keluarga, manusia mengalami berbagai macam interaksi yang tak jarang pula memicu terjadinya konflik. Hal inilah yang menarik untuk diteliti. Setiap orang dalam sebuah keluarga tentu memiliki gaya pengelolaan konflik yang berbeda satu sama lain, khususnya bagi keluarga urban. Apalagi era digital saat ini menuntut manusia untuk menggunakan beragam kecanggihan media digital yang terus berkembang. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengangkat penelitian ini dengan fokus kajian yakni “Gaya Pengelolaan Konflik dalam Komunikasi Keluarga Urban di era Digital”.Adapun yang menjadi fokus penelitian ini adalah: (1) mengetahui gaya pengelolaan konflik yang terjadi dalam komunikasi keluarga urban di era digital; (2) mengetahui jenis media yang digunakan dalam proses komunikasi bagi keluarga urban di era digital.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) gaya pengelolaan konflik yang digunakan dalam komunikasi keluarga urban meliputi menghindari, bersaing, dan berkompromi; (2) jenis media yang digunakan dalam proses komunikasi bagi keluarga urban di era digital ini adalah media sosial meliputi BBM group, Whatsapp group, LINE, facebook, dan instagram.Kata Kunci:Gaya, Pengelolaan, Konflik, Komunikasi, Keluarga, era Digital
PEMBERITAAN MENGENAI CALON GUBERNUR JAWA BARAT 2018 RIDWAN KAMIL Pasaribu, Anggian Lasmarito
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 3, No 1 (2018): Maret
Publisher : Metacommunication: Journal of Communication Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT                 The research entitled “WEST JAVA GOVERNOR ELECTION 2018 RIDWAN KAMIL PRESS RELEASE (FRAMING ANALISYS ON TRIBUN JABAR AND PIKIRAN RAKYAT ONLINE MEDIA SEPTEMBER 2017 EDITION) West Java Governor Election 2018 Ridwan Kamil Press Release (Framing Analisys on Tribun Jabar and Pikiran Rakyat Online Media September 2017” has a purpose to see how media broadcasted about Golkar Party support issue to one of the candidate West Java Governor 2018 Ridwan Kamil which is framed by two of Online Media it is jabar.tribunnews.com and pikiran-rakyat.com September 2017 edition reviewed by syntax structure, thematic, script, and rhetorical. The theory that used by the writer in this research is Zhongdang Pan and Kosicki Framing Analysis. This research method is Qualitative Research Method. This research result showed about jabar.tribunnews.com online media does showing neutral news framing. This case showed by broadcasted statement matched with interviewees statement. Interviewees selection is balanced as jabar.tribunnews.com choose interviewees from both side, which is from Ridwan Kamil side and Golkar Party. While news framing that has been done by pikiran-rakyat.com online media showing partiality to Dedi Mulyadi side as delegation from Golkar Party also as Ridwan Kamil opponent in coming West Java Governor Election 2018. This case showed by news content on pikiran-rakyat.com which always put perspective on Dedi Mulyadi than Ridwan Kamil. Interviewees that used by pikiran-rakyat.com always selected from Dedi Mulyadi and Golkar Party only. There is no representative from Ridwan Kamil side. Conclusion on this research seen by the significant difference both jabar.tribunnews.com and pikiran-rakyat.com online media in news framing about Golkar for Ridwan Kamil in West Java Governor Election 2018 support issue.Keywords:  News, Online Media, West Java Election, Mass Media Construction.  ABSTRAK Penelitian yang berjudul “Pemberitaan Mengenai Calon Gubernur Jawa Barat 2018 Ridwan Kamil (Analisis Framing Pada Media Online Tribun Jabar dan Pikiran Rakyat Edisi September 2018)” bertujuan untuk melihat bagaimana pemberitaan mengenai isu dukungan Partai Golkar kepada salah satu calon kandidat Gubernur Jawa Barat 2018 Ridwan Kamil yang dibingkai oleh dua media online yaitu jabar.tribunnews.com dan pikiran-rakyat.com edisi bulan September 2017 ditinjau dari struktur sintaksis, tematik, skrip dan retoris. Teori yang penulis pakai pada penelitian ini adalah analisis framing Zhongdang Pan dan Kosicki. Metode penelitiannya adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa media online jabar.tribunnews.com melakukan pembingkaian berita yang lebih netral. Hal ini terlihat dari isi berita yang disampaikan sesuai dengan pernyataan narasumber. Pemilihan narasumber pun berimbang dimana jabar.tribunnews.com memilih narasumber dari kedua pihak yaitu dari pihak Ridwan Kamil dan Partai Golkar. Sedangkan pembingkaian berita yang dilakukan oleh media online pikiran-rakyat.com lebih menunjukan keberpihakan kepada pihak Dedi Mulyadi selaku perwakilan dari Partai Golkar sekaligus lawan Ridwan Kamil dalam Pilgub Jabar 2018 mendatang. Hal ini terlihat dari isi berita pada pikiran-rakyat.com yang selalu melihat dari sisi Dedi Mulyadi dibandingkan Ridwan Kamil. Narasumber yang dipakai pada berita di pikiran-rakyat.com pun hanya mengambil dari Dedi Mulyadi dan Partai Golkarnya saja, tidak ada dari pihak Ridwan Kamil.  Kesimpulan pada penelitian terlihat perbedaan yang cukup signifikan antara media online jabar.tribunnews.com dan pikiran-rakyat.com dalam membingkai berita mengenai isu dukungan Partai Golkar untuk Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018..Kata Kunci: Berita, Media Online, Pilgub Jabar, Konstruksi Media Massa.